cover
Contact Name
-
Contact Email
jlj@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jlj@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran, Kec. Gn. Pati, Kota Semarang, Jawa Tengah 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Joyful Learning Journal
ISSN : -     EISSN : 2775295X     DOI : https://doi.org/10.15294/jlj
Core Subject : Education,
Joyful Learning Journal publishes research articles on the development of innovative and creative learning media, the effectiveness of a learning model, the comparison of a learning activity in elementary school, the relationship of a learning concept as well as conceptual studies on basic education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 45 Documents
Apresiasi Dan Reward  Guru Terhadap Pembentukan Motivasi Belajar Siswa Di SDN Sungai Andai 3 Sovarinda, Irena; Suriansyah, Ahmad; Budi Harsono, Arta Mulya; Widyarini, Tika Puspita; Fauzi, Zain Ahmad
Joyful Learning Journal Vol. 13 No. 4 (2024): Joyful Learning Journal: Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Apresiasi merupakan salah metode dalam menghadapi siswa, Apresiasi yang diberikan dari guru guna meningkatkan motivasi belajar pada siswa. Biasanya dapat berupa pujian, hadiah, serta penghargaan. Apresiasi yang diberikan ini diduga mampu meningkatkan motivasi siswa dalam pembelajaran. Karna siswa yang merasa dirinya dihargai akan cenderung lebih bersemangat dan terlibat dalam proses pembelajaran. Pemberian reward yang tepat dan adil dapat meningkatkan rasa bangga dan semangat belajar siswa, sehingga berdampak positif pada produktivitas perkembangan siswa. Namun, tantangan yang dihadapi dalam penggunaan reward adalah memastikan bahwa penghargaan yang diberikan adil, transparan, dan relevan dengan kebutuhan siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus untuk mengetahui lebih dalam bagaimana apresiasi guru terhadap pembentukan motivasi belajar pada siswa sekolah dasar Di SDN Sungai Andai 3. Metode kualitatif yang digunakan merupakan studi kasus, dengan tujuan mendapatkan pemahaman mendalam mengenai penggunaan apresiasi di sekolah. Di SDN Sungai Andai 3 guru turut serta dalam melakukan apresiasi yang dilakukan oleh para guru dengan memberikan reward, pujian, serta dukungan untuk anak. Anak berani memberikan kesan bahwasannya mereka pantas untuk mendapatkan apresiasi atas hal telah mereka lakukan untuk mengutarakan pendapatnya.
Kemampuan dan Pemahaman Belajar Anak Slow Learner: Dari Pendampingan Khusus Menjadi Kemandirian Belajar Nur Aliyah, Siti; Suriansyah, Ahmad; Budi Harsono, Arta Mulya; Ridhaningtyas, Latifa Putri; Annisa, Muhsinah
Joyful Learning Journal Vol. 13 No. 4 (2024): Joyful Learning Journal: Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena slow learner sering terjadi pada anak usia sekolah dasar, di mana anak tersebut mengalami tantangan untuk memahami materi pelajaran dan biasanya memiliki hasil belajar yang lebih rendah, pada kasus ini anak tersebut memerlukan perhatian khusus dari wali kelas dan guru pendamping khusus. Penelitian ini memiliki tujuan untuk memahami bagaimana peran dari guru wali kelas dan guru pendamping khusus (GPK) dapat membantu siswa slow learner melalui bimbingan yang sabar dan pendekatan belajar yang disesuaikan, termasuk dukungan tambahan dalam membaca dan menulis, Selain itu orang tua juga berperan aktif dalam mengawasi perkembangan belajar anaknya dirumah. Metode penelitian menggunakan jenis pendekatan kualitatif berbasis studi kasus digunakan dengan melibatkan guru wali kelas, GPK dan kepala sekolah SDN Sungai Andai 3 sebagai narasumber. Hasil menunjukkan bahwa kolaborasi antara GPK, wali kelas, dan orang tua menjadi faktor terpenting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung kemandirian siswa. Hal ini terbukti dengan adanya siswa slow learner yang didak didampingi oleh GPK lagi pada saat proses pembelajaran.
Game Based Learning (GBL) Terintegrasi Teknologi Dalam Peningkatan Minat baca Siswa di SDN Kampung Baru TAUFIK ARRAHMAN; Suriansyah, Ahmad; Budi Harsono, Arta Mulya; Pratiwi, Diani Ayu; Agusta, Akhmad Riyandi
Joyful Learning Journal Vol. 13 No. 4 (2024): Joyful Learning Journal: Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem addressed in this study is the significant changes brought about by the digital era in education, including a decline in students' reading interest due to dependency on technology. Reading skills are essential to support learning and critical thinking. An effort to address this issue is by implementing the Game-Based Learning (GBL) model utilizing technology. The research subjects are fifth-grade students at SDN Kampung Baru, Pelaihari Subdistrict, Tanah Laut Regency, South Kalimantan. The research method used is qualitative with a case study approach, involving the school principal, teachers, and students as participants. The results indicate that GBL creates an enjoyable learning environment, enhances reading interest, and motivates students. This study concludes that the GBL model aligns with contemporary developments by providing digital access and offering an effective approach without burdening students.
Kolaborasi Guru Kelas Dan Guru Pendamping Dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Inklusif Ningsih, Andriani; Suriansyah, Ahmad; Budi Harsono, Arta Mulya; Annisa, Muhsinnah; Novitawati
Joyful Learning Journal Vol. 13 No. 4 (2024): Joyful Learning Journal: Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kolaborasi antara wali kelas dan Guru Pendamping Khusus (GPK)  dikelas IV SDN Sungai Andai 3 dalam pendidikan inklusif, serta peran dukungan dari orangtua dan sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran siswa secara menyeluruh di sekolah inklusif. Studi ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis tematik, pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap wali kelas, GPK, kepala sekolah dan orangtua siswa. Hasil menunjukkan kolaborasi yang baik antara wali kelas dan GPK dalam mendukung perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran inklusif yang didukung oleh fasilitas dan kebijakan sekolah. Tantangan muncul dari keterbatasan sumber daya dan pemahaman orangtua. Faktor komunikasi yang kurang efektif antara pihak sekolah dan orangtua turut menjadi hambatan. Sehingga solusi yang diusulkan mencakup pelatihan berkala untuk para pengajar, peningkatan fasilitas pembelajaran, dan sosialisasi yang lebih intensif dengan orangtua agar dapat lebih memahami pentingnya pendidikan inklusif sehingga dapat meningkatkan kualitas pembelajaran inklusif dikelas IV SDN Sungai Andai 3.
DEVELOPMENT OF HOLISTIC COUNTING BOX LEARNING MEDIA TO IMPROVE STUDENTS' COGNITIVE ABILITIES IN MATHEMATICS SUBJECTS Agustin, Nurhaningtyas; Pradana, Akhmad Aji; Mubaidilla, Irfa'i Alfian; Suswatiningsih
Joyful Learning Journal Vol. 14 No. 1 (2025): Joyful Learning Journal: Maret 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem that is the background to this research is that there are students who still have difficulties learning mathematics. Apart from the high level of difficulty in learning mathematics, the teacher's method of delivery, which is considered monotonous, also makes students lazy about learning mathematics and results in most of them having low grades in this subject. This research is to see the validity of developing holistic counting box learning media to improve students' cognitive abilities. (2) To produce practical development of holistic counting box learning media to improve students' cognitive abilities. (3) To produce effective development of holistic counting box learning media to improve students' cognitive abilities. This research uses the Research and Development (R&D) method, which uses the 4-D development model. The 4-D development model includes 4 stages, namely definition, planning or design, development, and dissemination. Based on the validity test, the media meets the very valid category. Validation of the appropriateness of media expert data received a score of 96%. Validation of material expert eligibility with a score percentage of 97.5%. The level of practicality of the media obtained results with a percentage of 91%, the teacher's response to the media developed by the researcher with a percentage result of 95.5%, and the response of students to the media developed by the researcher with a percentage result of 97%, with each questionnaire result in very high criteria. Good. Student learning outcomes increased after being calculated using the gain normality test, with an average pretest score of 62.5 while the average posttest score was 89 and the average gain normality test calculation was 0.75 in the high category. The results of this research and development can be concluded that the holistic mathematics counting box learning medium is included in the valid, practical, and effective category for use in mathematics learning to improve students' cognitive abilities.
Hubungan Working Memory dengan Metalinguistik Siswa Kelas 2 Sekolah Dasar Mufidah, Ambar Ni'matul; Pratomo, Hafidz Triantoro Aji; nugroho, Setyadi
Joyful Learning Journal Vol. 14 No. 1 (2025): Joyful Learning Journal: Maret 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Reading requires cognitive skills such as working memory and requires metalinguistic awareness. In metalinguistic awareness we can distinguish the structure and meaning contained in a word or sentence. This study aims to determine whether working memory and metalinguistic awareness in grade 2 elementary school students in Surakarta can be related. Sampling used multistage sampling technique with a total of 60 respondents. The research technique used quantitative data analysis and the data collection process used meaningful, meaningless word reading materials, and metalinguistic awareness questions. The data were processed using the Spearman rank test with the results that the metalinguistic relationship with meaningful word reading time obtained a value of p 0.000, on the accuracy of reading meaningful words obtained a value of p 0.000, on the fluency of reading meaningful words obtained a value of p 0.000, on the time of reading meaningless words obtained a value of p 0.007, on the accuracy of reading meaningless words obtained a value of p 0.013, on the fluency of reading meaningless words obtained a value of p 0.007. The results showed that p<0.05 means that working memory with metalinguistics in grade 2 elementary school students in Surakarta can be said to be related.
Pengaruh Media Congklak Berbasis Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas III SD Negeri Megal Pada Materi Pembagian Erika Winda Juwita Ningrum; Sari, Elok Fariha
Joyful Learning Journal Vol. 14 No. 1 (2025): Joyful Learning Journal: Maret 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran matematika, khususnya pada topik pembagian, sering dianggap sulit oleh sebagian siswa karena kesulitan memahami konsep dasar pembagian sebagai pengurangan berulang. Untuk mengatasi hal ini, penggunaan media pembelajaran interaktif seperti congklak dinilai efektif. Selain itu, metode Problem-Based Learning (PBL) dapat meningkatkan keterlibatan siswa dengan berfokus pada pemecahan masalah yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi ketuntasan hasil belajar siswa pada materi pembagian menggunakan media congklak (2) menganalisis perbedaan hasil belajar siswa dengan dan tanpa penggunaan media congklak dan (3) mengidentifikasi efektivitas penggunaan congklak pada materi pembagian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain nonequivalent control group design. Analisis data dilakukan menggunakan uji one-sample t-test, independent sample t-test, dan N-gain. Penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa pada materi pembagian menggunakan media congklak dinyatakan tuntas yaitu lebih dari KKTP yang telah ditentukan dengan hasil uji t hitung (3,494) > t tabel (2,14479). Terdapat perbedaan signifikan hasil belajar antara kelompok eksperimen dan kontrol dengan nilai significance two-sided p (<0,001) < α (0,05). Selain itu, analisis N-gain menunjukkan bahwa peningkatan hasil belajar pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol yakni 65,48% dengan 31,74%. Dengan demikian, media congklak terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar topik pembagian pada siswa kelas III Sekolah Dasar.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SNOWBALL THROWING TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS PESERTA DIDIK KELAS IV SD Hanifah, Nazhifa Husna; Pangestu, Deviyanti; Astuti, Nelly; Rapani
Joyful Learning Journal Vol. 14 No. 1 (2025): Joyful Learning Journal: Maret 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Evaluasi hasil belajar peserta didik merupakan salah satu aspek penting dalam penilaian di dunia pendidikan. Penelitian ini berfokus pada evaluasi hasil belajar peserta didik untuk memahami kemajuan belajar peserta didik dan mengidentifikasi bagian dari pembelajaran yang memerlukan perbaikan sebelum intervensi dalam suatu mata pelajaran. Penelitian bertujuan untuk menilai tingkat pemahaman peserta didik dan memberikan dasar bagi perencanaan pembelajaran yang sesuai untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik di masa depan.Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar IPAS peserta didik kelas IV SD Negeri 6 Metro Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing terhadap hasil belajar IPAS peserta didik kelas IV SD. Metode penelitian ini adalah quasi experimental design. Populasi berjumlah 58 orang peserta didik, dan sampel 58 orang peserta didik. Penentuan sampel penelitian menggunakan non probability sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, studi dokumentasi, dan tes. Pengolahan data menggunakan rumus chi kuadrat, uji-F, dan regresi linier sederhana yang menunjukkan hasil terdapat pengaruh signifikan model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing terhadap hasil belajar IPAS peserta didik kelas IV SD dibuktikan dengan Fhitung> Ftabel (18,33 > 4,20). 
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PADA PEMBELAJARAN IPAS PESERTA DIDIK  KELAS V DI SD NEGERI RAFIQ NUR FADILLAH, RAFIQ NUR FADILLAH; Pangestu, Deviyanti; Astuti, Nelly; Rapani
Joyful Learning Journal Vol. 14 No. 1 (2025): Joyful Learning Journal: Maret 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas V SD Negeri I Margajaya saat ini menjadi salah satu hambatan yang akan dihadapi peserta didik dalam menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Rendahnya kemampuan berpikir peserta didik salah satunya dikarenakan proses pembelajaran yang masib menggunakan model pembelajaran konvensional atau kurangnya variasi dalam proses pembelajaran. Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pengaruh penerapan model pembelajaran problem based learning terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik pada pembelajaran IPAS kelas V SD Negeri I Margajaya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian experiment semu (quasi experiment design) dengan desain penelitian yaitu non-equivalent control gruop design. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas V SD Negeri 1 Margajaya dengan jumlah 49 peserta didik. Penentuan sampel penelitian menggunakan teknik sampling jenuh yaitu teknik penentuan sampel apabila semua anggota populasi digunakan sebagai sampel. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, lembar observasi dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan adalah instrumen tes dengan bentuk soal essay. Instrumen tes akan di uji validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran soal. Pengujian data hipotesis dilakukan dengan menggunakan regeresi linier sederhana dengan hasil Fhitung ≥ Ftabel (43,70 ≥ 4,28), Hasil tes kemampuan berpikir kritis kelas eksperimen lebih besar yaitu sebesar 73,1% sedangkan pada kelas kontrol yaitu sebesar 64,5%. Sehingga dari data diperoleh menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran problem based learning terhadap kemampuan berpikir kritis pada pembelajaran IPAS peserta didik kelas V di SD Negeri 1 Margajaya. Kemudian rekomendasi dari hasil temuan penelitian ini yaitu penelitian ini diharapkan dapat menjadi gambaran, sumber, informasi, masukan dan penelitian relevan tentang pengaruh model pembelajaran problem based learning terhadap kemampuan berpikir kritis. 
POLICY DYNAMICS AND THE ROLE OF TEACHERS IN IMPLEMENTING THE INDEPENDENT CURRICULUM AT SDN KARANGANYAR TURI Irfan Hilmy; Purnama, Boby Bagas; Siregar, Amy Fitrani; Syifaaussakinnah; Sabarudin
Joyful Learning Journal Vol. 14 No. 1 (2025): Joyful Learning Journal: Maret 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui dinamika kebijakan dan peran guru dalam penerapan kurikulum merdeka di SDN Karanganyar Turi. Metode kualitatif digunakan dalam penelitian ini dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data digunakan dengan teknik observasi, wawancara dan studi dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan dengan cara kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Kesimpulan penelitian ini adalah kebijakan kurikulum merdeka identik dengan memberikan kebebasan kepada peserta didik untuk mengekplorasi pengetahuan yang bersumber dari manapun. Peran guru di SDN Karanganyar Turi dalam penerapan kurikulum merdeka sangat penting, antara lain guru sebagai fasilitator pembelajaran, guru sebagai pendidik, guru sebagai penasihat, guru sebagai motivator, dan lain sebagainya. Pada parktiknya, tentu terjadi banyak tantangan yang dihadapi antara lain: guru yang kurang memahami IT, muatan materi kurikulum merdeka teralu rumit, kesulitan dalam pelaksanaan pembelajaran, kurangnya bahan ajar dan media pembelajaran.