cover
Contact Name
Dedi Sufriadi
Contact Email
dedisufriadi@gmail.com
Phone
+6285260082672
Journal Mail Official
jurnal@indopublishing.or.id
Editorial Address
Jln. Malahayati KM. 9 No. 14 Desa Kajhu Kabupaten Aceh Besar, Indonesia 23373
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Indo Publishing
ISSN : 30898145     EISSN : 30901294     DOI : https://doi.org/10.63822/aksikita
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, ekonomi, agama, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 305 Documents
Pemberdayaan Berbasis Masyarakat di Desa Paya Luah Kecamatan Woyla Tahani, Jilan; Fayza; Agusmaini; Husna Mulia; Yuni Sahra; Wahyuni; Mardiana; Ardiul Suhaidi; Riski Ismawanda
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2025): OKTOBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/d08vyt66

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Paya Luah, Kecamatan Woyla, Kabupaten Aceh Barat, berfokus pada pemberdayaan masyarakat melalui bidang pertanian, pendidikan, kesehatan, dan tata kelola desa. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan kemandirian dan kualitas hidup masyarakat dengan pendekatan partisipatif dan berkelanjutan. Metode yang digunakan berupa deskriptif partisipatif, dengan melibatkan masyarakat secara langsung dalam setiap tahap program. Program utama meliputi pembuatan pupuk organik cair dari limbah sayur dan kulit buah, pengembangan ruang PAUD sebagai ruang literasi ceria, sosialisasi stop bullying, sosialisasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), pembuatan peta desa, serta pemasangan nomor rumah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya pertanian berkelanjutan, literasi, pola hidup sehat, serta tata kelola desa yang lebih tertata. Program ini berhasil menumbuhkan rasa kepemilikan masyarakat dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi Desa Paya Luah.
Pengolahan Daging Kelapa Menjadi Manisan Kelapa Kering di Desa Gunong Rambong Martin Christian Pane; Rahmawati; Yernia Wati Nazara; Cut Fanni Juliana Putri; Syaibah; Ajaftria; Dinda Try Ramadhaniati; Maulina Darajah; Melia Yunarsi
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2025): OKTOBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/b8gbgh37

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesukaan terhadap manisan kering daging kelapa. Salah satu aspek penting yang diperhatikan adalah penambahan sukrosa dalam proses pembuatannya. Metode yang digunakan ialah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan variasi penambahan sukrosa. Parameter yang dianalisis meliputi sifat kimia (kadar air, kadar abu, total gula, dan FFA) serta uji sensorik (rasa, warna, tekstur, dan aroma). Hasil analisis kimia menunjukkan bahwa penambahan sukrosa sebesar 70% menghasilkan perlakuan terbaik dengan kadar air 9,15%, kadar abu 0,91%, dan total gula 54,52%, sesuai dengan standar mutu SNI, sementara kadar FFA sebesar 0,94% belum memenuhi standar tersebut. Berdasarkan uji sensorik, penambahan sukrosa 70% lebih disukai pada aspek warna, tekstur, dan aroma, sedangkan penambahan sukrosa 60% lebih diminati pada aspek rasa.
PKM Pendampingan Santri TPQ Miftahul Huda Melalui Metode At-Tanzil di Desa Sumber Suko, Dringu, Probolinggo Luthviyah Romziana; Fika Khoirina Axmaliyatus Syamsiyyah
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2025): OKTOBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/g39r2f90

Abstract

Pembelajaran membaca Al-Qur'an di Desa Sumber Suko, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo masih menghadapi tantangan, seperti rendahnya kemampuan membaca Al-Qur'an, keterbatasan metode pembelajaran, dan belum adanya sistem evaluasi yang terstruktur. Untuk mengatasi persoalan tersebut, tim pengabdian menerapkan metode At-Tanzil melalui program pendampingan intensif. Metode ini mencakup tahapan pembelajaran mulai dari pengenalan huruf, pelafalan, pemahaman harakat, hingga penerapan hukum tajwid secara bertahap dan berulang. Kegiatan ini dilakukan melalui beberapa tahapan sistematis yaitu tahapan perencanaan, tahapan pelaksanaan dan tahapan evaluasi. Tahapan perencanaan dilakukan wawancara secara mendalam dengan para pengajar untuk memahami pengalaman mereka selama proses pendampingan. Pendampingan juga dilakukan secara intensif dengan penekanan pada prinsip pengulangan, pembelajaran bertahap dari tingkat dasar hingga lanjut, dan evaluasi berkesinambungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode At-Tanzil memberikan peningkatan yang signifikan terhadap kemampuan membaca Al-Qur'an, baik dari segi kelancaran bacaan, ketepatan penerapan tajwid, maupun peningkatan rasa percaya diri santri dalam membaca Al-Qur'an. Para pengajar juga menyatakan bahwa metode ini memudahkan mereka dalam mengidentifikasi kelemahan dan kekuatan santri melalui tahapan evaluasi yang terstruktur dan sistematis. Secara keseluruhan, penerapan metode At-Tanzil tidak hanya meningkatkan kualitas pembelajaran membaca Al-Qur'an, tetapi juga memperkuat peran pengajar dalam membimbing dan mengevaluasi santri secara lebih efektif dan efisien. Begitu juga metode At-Tanzil terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an di tingkat anak-anak hingga dewasa.
Pengaruh "Sosialisasi Terkait Bahaya Pernikahan di Bawah Umur (Usia Dini)" Terhadap Pemahaman Remaja Mengenai Bahaya Pernikahan Dini di MAN 2 Padang Lawas Mancar; Risky Hamdan; Arfin Hasibuan; Nurhayati Siregar; Muhammad Junaidi Dermawan; Ali Bonar; Ahmad Romadon; Fitri Linanda
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2025): OKTOBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/fmng4k63

Abstract

Pernikahan di bawah umur masih menjadi permasalahan serius di Indonesia karena berdampak pada kesehatan, psikologis, pendidikan, serta masa depan remaja. Minimnya pemahaman tentang risiko pernikahan dini mendorong perlunya sosialisasi di  MAN 2 Padang Lawas, sebagai upaya pencegahan. Kegiatan pengabdian ini berfokus pada peningkatan pemahaman remaja mengenai bahaya pernikahan usia dini melalui sosialisasi yang interaktif, edukatif, dan sesuai dengan kebutuhan siswa. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan pengetahuan yang menyeluruh tentang dampak kesehatan, psikologis, sosial, dan ekonomi dari pernikahan dini serta menumbuhkan kesadaran pentingnya melanjutkan pendidikan dan menunda usia perkawinan. Metode yang digunakan berupa penyuluhan, diskusi kelompok, peresentasi power point, pemutaran video edukasi, serta tanya jawab. Strategi pelaksanaan dilaksanakan dengan melibatkan guru sebagai pendamping. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan hal ini terbukti dari hasil uji hipotesis mengunakan uji t menunjukkan bahwa nilai thitung = 1,994, dengan taraf α  = 0,05 dengan derajat kebebasan (df) 16-1=15, hasil di peroleh ttabel = 1,753. Hasil perhitungan di peroleh thitung > ttabel = 1,994> 1,753 sesuai dengan ketentuan dasar pengambilan keputusan bahwa Ho ditolak Ha diterima, artinya ada pengaruh yang signifikan antara "Sosialisasi Terkait Bahaya Pernikahan Di Bawah Umur (Usia Dini)" Terhadap Pemahaman Remaja Mengenai Bahaya Pernikahan Dini Di MAN 2 Padang Lawas. Dampaknya bagi masyarakat adalah tumbuhnya kesadaran untuk menolak praktik pernikahan usia dini serta meningkatnya dukungan sekolah dan keluarga dalam membimbing remaja agar lebih siap menghadapi masa depan. Dengan demikian, sosialisasi ini terbukti efektif sebagai upaya edukatif dalam menekan angka pernikahan dini dikalangan remaja.
Penerapan Biopori sebagai Solusi Ramah Lingkungan dalam Mengatasi Genangan Air dan Limbah Organik di Desa Lueng Jawa Kecamatan Woyla Kabupaten Aceh Barat Fujia Rahman; Aldi Marlanda; Rijalul Buhaiqi; Ovitaria Hasrah; Puja Hermawati; Safri Hayati; Razatul Vil Uza; Husnul Khatima; Zuhra
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2025): OKTOBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/tkmv4w30

Abstract

Sering kali banyak permasalahan dalam kehidupan sehari hari terutamana dalam menangani sampah terutama sampah organic,banyak masyarakat di desa lueng jawa kec,woyla kab aceh barat kurang pemahaman dalam mengelolah sampah organi yang bisa di daur ulang lagi untuk kebutuhan lainnya, mahasiswa pengabdian kkn mencari solusi dalam permasalahan yang di alami oleh masyarakat di desa lueng jawa . Kegiatan ini dilakukan di beberapa lokasi di Desa Lueng Jawa yang sering mengalami genangan air dan dianggap cocok untuk dibuat lubang biopori sebagai upaya meningkatkan daya resap tanah. Khalayak sasaran dalam kegiatan ini adalah masyarakat Desa Lueng Jawa, terutama kelompok pemuda, ibu rumah tangga, serta perangkat desa. Mereka dipilih karena memiliki peran langsung dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mengelola sampah rumah tangga. Dengan melibatkan masyarakat secara menyeluruh, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa memiliki serta tanggung jawab bersama terhadap keberlanjutan lingkunganDengan program ini, diharapkan tercipta perubahan perilaku dan peningkatan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan, di mana masyarakat tidak hanya peduli pada kebersihan lingkungan, tetapi juga proaktif dalam mencari solusi untuk masalah lingkungan di tingkat lokal. Kegiatan untuk mengajarkan masyarakat tentang konsep dasar lubang biopori, fungsi ekologisnya, serta bagaimana sampah organik yang mereka hasilkan dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki kualitas lingkungan. Melalui penyuluhan, masyarakat akan diberdayakan untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi,Hal ini menunjukkan bahwa teknologi biopori tidak hanya berfungsi untuk menjaga kualitas tanah, tetapi juga memberikan nilai tambah berupa pupuk organik. keterlibatan masyarakat dalam proses pembuatan lubang dan penanaman pipa biopori memperlihatkan adanya partisipasi aktif dan kesadaran kolektif terhadap pentingnya menjaga lingkungan. Hal ini menjadi modal penting dalam menciptakan keberlanjutan program, karena masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga pelaku utama dalam pelestarian lingkungan
Pelestarian Ekosistem Mangrove dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir melalui Kuliah Kerja Nyata Tematik di Desa Saliki Swadia Gandhi Mahardika; Hajrah; Nurul Hidayah Noviana; Aldora Fahira Chermanda; Soleha Mutmainnah; Muhammad Gunawan Yunus; Nuraeni Munayya Khofifah; Tsaura An Nisa Salsabila; Faris Dwi Andhika; Juliana Lebang
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2025): OKTOBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/5b765214

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemberdayaan masyarakat dalam upaya pelestarian ekosistem mangrove di Pulau Taddutan, Desa Saliki, Kutai Kartanegara. Melalui serangkaian sosialisasi, diskusi partisipatif, dan pendampingan, masyarakat dan Kelompok Tani Hutan (KTH) Baji Minasa dilibatkan secara aktif dalam kegiatan penanaman mangrove serta pengelolaannya secara berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peningkatan pemahaman masyarakat mengenai manfaat ekologis dan ekonomis mangrove mampu memperkuat peran serta mereka dalam konservasi. Selain itu, terbentuknya kelembagaan KTH sebagai pengelola ekosistem mangrove lokal didukung oleh dukungan sosial dan fasilitasi dari tim pengabdi. Diharapkan, program ini mampu memberikan manfaat ekologis sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat pesisir melalui skema insentif berbasis karbon. Tantangan yang dihadapi meliputi persepsi masyarakat terhadap risiko dan manfaat, serta perlunya penanganan hama bagi pohon mangrove muda. Pemberdayaan masyarakat secara langsung melalui kegiatan ini menunjukkan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan pelestarian ekosistem mangrove secara berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir
Penguatan Kelembagaan dan Pemberdayaan Kelompok Tani Hutan Maccini Baji Taddutan Desa Saliki melalui Program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Perhutanan Sosial 21 Universitas Mulawarman Tahun 2025 Swadia Gandhi Mahardika; Ragasukma Mahardika; Hanif Ilman Maulana; Elsa Yolanda Sihotang; Novena Angelica Benisa; Nurhikmah; Nur Aulia Rahmah; Edelwais; Yogiyana Sriwahyuningsih; Adinda Putri Lestari; Riel Martin Sirait
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2025): OKTOBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/jxv4y039

Abstract

Artikel ini menyajikan hasil pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Perhutanan Sosial 21 Universitas Mulawarman Angkatan 51 Tahun 2025 yang dilaksanakan di Desa Saliki, Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas kelembagaan masyarakat, khususnya Kelompok Tani Hutan (KTH) Maccini Baji Taddutan, melalui serangkaian program kerja meliputi pembuatan video potensi desa, sosialisasi dan pendampingan hukum perdata, pelatihan pembukuan sederhana, workshop kewirausahaan berbasis lingkungan, digitalisasi UMKM, hingga sosialisasi literasi hukum dan perpajakan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat dalam aspek hukum, ekonomi, sosial, dan lingkungan yang mendukung terciptanya tata kelola kelembagaan yang lebih akuntabel serta pengembangan ekonomi berkelanjutan berbasis potensi lokal. Dengan demikian, program KKNT ini berkontribusi nyata dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, memperkuat kemandirian desa, serta mendukung pembangunan hukum dan sosial yang partisipatif serta berkelanjutan.
Penyuluhan Sanitasi dan Kebersihan dalam Upaya Peningkatan Kualitas Kesehatan Siswa SD Negeri 101848 Desa Lau Bekeri, Kecamatan Kutalimbaru Heppy Jelita Sari Batubara; Rama Yana; Syahrul Amin; Respia Mandasari; Naura Ajika Kayla Harahap
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2025): OKTOBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/q6124j02

Abstract

Sanitasi dan kebersihan merupakan faktor penting dalam peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya anak usia sekolah dasar. Observasi di SD Negeri 101848 Desa Lau Bekeri, Kecamatan Kutalimbaru menunjukkan masih banyak siswa yang belum membiasakan perilaku hidup bersih, seperti mencuci tangan dengan sabun, menggunakan alas kaki, serta menjaga kebersihan lingkungan. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri 2025 dilaksanakan dengan tujuan memberikan edukasi dan pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat. Metode yang digunakan adalah penyuluhan interaktif, praktik cuci tangan enam langkah, serta sesi tanya jawab dengan 90 siswa sebagai peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman siswa tentang pentingnya kebersihan diri dan lingkungan. Faktor pendukung kegiatan adalah dukungan pihak sekolah, kepala desa, serta masyarakat setempat, sedangkan kendala yang ditemui adalah keterbatasan fasilitas sanitasi sekolah. Dengan demikian, program edukasi sanitasi terbukti efektif meningkatkan kesadaran siswa, namun perlu ditindaklanjuti dengan peningkatan sarana sanitasi sekolah serta edukasi berkelanjutan.
Pemberdayaan Hasil dari Pemanfaatan Daun Pepaya Carica papaya dan Bawang Putih Allium sativum sebagai Pestisida Nabati di Desa Ranto Panyang Kecamatan Woyla Kabupaten Aceh Barat Sri Handayani; Aswin Nasution; Afnuril Hidaya; Julita; Rizki Ananda Azahra; Dira Hafsyah; T. Ponbit Pranata; Mawadda Rahmah; Anta sari Sigalingging
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2025): OKTOBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/h1de2q04

Abstract

Salah satu kegiatan pemberdayaan dari penggunaan pestisida kimia yang berlebihan di Sektor pertanian.Pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menerapkan pestisida nabati berbahan dasar daun pepaya (Carica papaya) dan bawang putih (Allium sativum) sebagai alternatif ramah lingkungan untuk mengendalikan hama tanaman.Pengabdian melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam proses pembuatan dan penerapan pestisida nabati di lahan pertanian.Pestisida nabati berbahan daun pepaya dan bawang putih terbukti efektif dalam mengendalikan berbagai jenis hama tanaman, guna mengurangi ketergantungan petani terhadap pestisida kimia.dan dapat  meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pertanian berkelanjutan dan pelestarian lingkungan. Keterlibatan aktif masyarakat dalam program ini juga memperkuat kemandirian petani dalam mengatasi masalah hama dengan cara yang ramah lingkungan. Kesimpulannya, pemanfaatan daun pepaya dan bawang putih sebagai pestisida nabati merupakan solusi alternatif yang efektif, ekonomis, dan berkelanjutan untuk mengendalikan hama tanaman di Desa Ranto Panyang. Program ini dapat dijadikan model untuk dikembangkan di wilayah pedesaan lainnya sebagai upaya mendukung pertanian berkelanjutan dan pelestarian lingkungan.
Pemanfaatan Limbah Menjadi Briket dan Flapling Blok dapat Mengatasi Sampah dan Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Gusti Fernandi; Samsul Rijal; Raji Baitia; Maulidia Ningsih; Rinawati; Aqila Naufal; Nurkhalifa; Anjelinannur; Yelli Muliasari; M. Nasir
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2025): OKTOBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/q0x01n91

Abstract

Program pengabdian pada masyarakata ini menguji potensi pemanfaatan limbah kopi dan sampah pelastik sebagai solusi inovatif untuk mengatasi permasalahan sampah dan meningikatkan ekonomi masyarakat di Desa Cot Lagan Bubon,kecamatan woyla, kabupaten aceh barat. Melalui pendekatan paetisipatif, program ini melibatkan ibu-ibu dan pemuda Desa dalam serangkati kegiatan, mulai dari penyuluhan tentang potensi limbah hingga pelatihan pembuatan briket dan pavling blok . Hasil uji cob menunjukkan bahwa briket dari limbah ampas kopi memiliki nilai kalor yang menjanjikan sebagai sumber energi alternatif, sementara pavling blok dari sampah plastik memenuhi standar kekuatan material kontruki. Program ini tidak hanya mengurangi volume sampah yang terbuang, tetapi juga membuka peluang beisnis baru juga bagi masyarakat. Tantangan yang dihadapi meliputi ketersediaan bahan baku yang stabil dan teknologi produksi yang efesien. Oleh karena itu, diperlukan kerjasama lintas sektor, pengembangan teknologi, penigkatan kualitas produk, serta edukasi masyarakata yang berkelanjutan. Program ini berpotensi menjadi modal bagi desa-desa lain dalam mengelolah sampah secara terpadu dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat malelui pemanfaatan sumber daya lokal.