cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 845 Documents
KAJIAN PENGGUNAN ALAT UKUR DALAM TRANSAKSI BERAS DENGAN CARA KONVENSIONAL DI PEKAN PANGURURAN KECAMATAN PANGURURAN KABUPATEN SAMOSIR Puspa Dumasari Siregar; Luhut Sihombing; Emalisa Emalisa
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 9, No 11 (2018): Volume 9 No.11 November 2018
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (777.9 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jenis alat ukur dalam transaksi beras dengan cara konvensional; untuk mengetahui sejarah dan alasan penggunaan alat ukur dalam transaksi beras dengan cara konvensional di Pekan Pangururan;  Untuk mengetahui perbandingan validitas alat ukur dalam transaksi beras dengan cara konvensional di Pekan Pangururan; Untuk mengetahui distorsi pada pembeli dan penjual dalam transaksi beras dengan cara konvensional; Untuk mengetahui sikap penjual dan pembeli pada transaksi beras secara konvensional. Metode pengambilan sampel dilakukan dengan metode accidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 sampel penjual dan 30 sampel pembeli. Metode analisis yang digunakan adalah metode deskriptif, dan metode analisis likert. Hasil penelitian menunjukkan jenis alat ukur yang digunakan dalam transaksi beras dengan cara konvensional di Pekan Pangururan adalah tumba; Alat ukur Tumba sudah digunakan di pangururan sejak tahun 1960; Validitas alat ukur dalam transaksi beras dengan cara konvensional di Pekan Pangururan adalah rendah; Sebagian besar alat ukur tumba mengalami distorsi; Sikap penjual dan pembeli terhadap penggunaan alat ukur dalam transaksi beras dengan cara konvensional adalah positif. Kata Kunci : alat ukur, konvensional, beras, distorsi, validitas, sikap.
ANALISIS PRODUKSI DAN KELAYAKAN USAHATANI CABAI MERAH (Capsicum Annuum L.) (Kasus : Desa Tanjung Ibus, Kec. Secanggang, Kab. Langkat) Rahmah Yaumul Furqonisa; Thomson Sebayang; Sinar Indra Kesuma
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 9, No 11 (2018): Volume 9 No.11 November 2018
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1019.412 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah Untuk menganalisis produktivitas usahatani cabai merah dan pengaruh input produksi ( bibit, pupuk, pestisida, dan tenaga kerja ) terhadap jumlah produksi cabai merah, tingkat pendapatan  petani cabai merah, kelayakan usahatani cabai merah, dan menjelaskan kecenderungan harga cabai merah di Desa Tanjung Ibus, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat. Penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposive (sengaja), sementara penentuan sampel dilakukan dengan metode simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 54 petani. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode OLS dan analisis kelayakan usahatani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Produktivitas cabai merah masih tergolong rendah karena produktivitas cabai merah sebesar 11,53767 ton/ha < 20 ton/ha (referensi potensi). Input produksi bibit, pupuk, pestisida, dan tenaga kerja secara serempak berpengaruh nyata terhadap produksi cabai merah, namun secara parsial hanya bibit dan pupuk yang berpengaruh nyata. Pendapatan sebesar Rp. 10.781.640/ bulan per petani dan Rp. 58.406.941/bulan per hektar. Usahatani cabai merah layak untuk diusakahan ditinjau dari kriteria kelayakan R/C ratio yakni nilai R/C > 1 yaitu sebesar 2,74 per petani dan per hektar. Berdasarkan analisis Break Even Point dapat diketahui bahwa BEP produksi cabai merah per hektarnya sudah melampaui titik impas yaitu dengan rata-rata titik impas sebesar 4.257,05 Kg dengan BEP harga per hektarnya sebesar Rp. 12.413/ Kg. Berdasarkan hasil diatas, usahatani cabai merah didaerah penelitian sudah layak dan menguntungkan. Harga cabai merah ditingkat pedagang dan petani cenderung turun dan perkembangan harga cabai merah fluktuatif. Kata kunci : Produksi, Kelayakan, Kecenderungan Harga, Cabai Merah
KONTRIBUSI PENDAPATAN TENAGA KERJA ISTRI TERHADAP PENDAPATAN KELUARGA PETANI PADI SAWAH (Oriza sativa L.) (Kasus: Desa Sei Bamban, Kec. Sei Bamban, Kab. Serdang Bedagai) Rio Frayogi; Sinar Indra Kesuma; Lily Fauzia
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 9, No 11 (2018): Volume 9 No.11 November 2018
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (913.108 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Desa Sei Bamban, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis besar curahan tenaga kerja istri dalam usahatani padi sawah, untuk mengetahui besar pendapatan keluarga petani padi sawah, untuk menganalisis besar kontribusi pendapatan tenaga kerja istri terhadap pendapatan keluarga petani padi sawah, dan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kontribusi pendapatan tenaga kerja istri keluarga petani padi sawah. Metode untuk penentuan daerah penelitian dilakukan secara purvosive. Metode pengambilan sampel dilakukan dengan metode Simple Random Sampling. Metode penentuan jumlah sampel dilakukan dengan metode Slovin,. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan data primer dan data sekunder. Metode analisis data dilakukan dengan metode deskriptif dan metode analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa curahan tenaga kerja istri lebih kecil dari curahan tenaga kerja suami. Pendapatan keluarga petani padi sawah adalah sebesar Rp 3.548.877/Bulan. Kontribusi pendapatan tenaga kerja istri lebih kecil dari 40% terhadap total pendapatan keluarga petani padi sawah. Umur, jumlah tanggungan keluarga, tingkat pendidikan, pendapatan suami dan pendapatan keluarga berpengaruh signifikan secara nyata terhadap kontribusi pendapatan tenaga kerja istri keluarga petani padi sawah di Desa Sei Bamban. Kata Kunci : Kontribusi Pendapatan Tenaga Kerja Istri, Pendapatan          Keluarga Petani Padi Sawah, Usahatani Padi Sawah.
ANALISIS USAHATANI JERUK SIAM (Citrus nobilis var.microcarpa) (Studi kasus: Desa Muliarakyat Kecamatan Merek Kabupaten Karo) Pier Desmanto Zendrato; Meneth Ginting; Salmiah Salmiah
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 9, No 12 (2018): Volume 9 No.12 Desember 2018
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (876.845 KB)

Abstract

Tujuan  penelitian  ini  adalah    untuk  mengetahui  perkembangan  tanaman jeruk  5  tahun  terakhir  di  daerah  penelitian,  mengetahui  karakteristik  sosial ekonomi petani tanaman jeruk siam di daerah penelitian, menganalisis pengaruh input produksi terhadap produksi antara usahatani jeruk siam yang baru menghasilkan dan yang sudah lama menghasilkan, mengetahui perbandingan pendapatan antara usahatani jeruk siam yang baru menghasilkan dan yang sudah lama menghasilkan, menganalisis perbandingan kelayakan antara usahatani jeruk siam   yang   baru   menghasilkan   dan   yang   sudah   lama   menghasilkan,   dan mengetahui  apa  saja  yang  menjadi  kesulitan  petani  jeruk  siam  di  daerah penelitian. Metode analisis yang digunakan adalah metode deskriptif, metode analisis usahatani, analisis regresi linier berganda, metode analisis uji beda rata-rata, dan metode analisis kelayakan IRR (Internal Rate of Return), B/C (Benefit Cost Ratio), NPV (Net Present Value).   Penentuan daerah lokasi penelitian dilakukan secara purposivesampling. Teknik pengambilan sampel dengan metode stratified random samplingdengan jumlahsampel 60 orang, dimana sampel tanaman jeruk siam yang baru  menghasilkan  sebanyak  30 orang,  dan sampel  tanaman  jeruk siam yang sudah lama menghasilkan sebanyak 30 orang. Adapun tanaman jeruk siam yang baru menghasilkan dengan umur tanaman < 12 tahun dan tanaman jeruk siam yang sudah lama menghasilkan dengan umur ≥ 12 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan produksi jeruk siam diKecamatan Merekmengalami penurunanpada tahun 2013 hingga 2015 danmengalami peningkatan pada tahun 2016, terdapat perbedaan karakteristik antara petani jeruk siam yang sudah lama menghasilkan dan yang baru menghasilkan, terdapat perbedaan pengaruh input terhadap output usahatani jeruk siam yang sudah lama menghasilkan dan yang baru menghasilkan, terdapat perbedaan pendapatan antara petani jeruk siam yang sudah lama menghasilkan dan yang baru menghasilkan, kelayakan usahatani jeruk siam yang sudah lama menghasilkan dan yang baru menghasilkan berbeda, dan kesulitan yang dialami oleh petani jeruk siam di daerah penelitian adalah Adanya erupsi gunung sinabung yang mempengaruhi pertumbuhan jeruk siam, harga jeruk yang dihasilkan tidak selalu tinggi, dimana harga jeruk siam rendah pada saat panen raya dan harga jeruk siam tinggi pada saat panen biasa, Pupuk yang dibutuhkan petani jeruk siam tidak selalu tersedia, serta adanya serangan lalat buah terhadap jeruk siam yang mengakibatkan berkurangnya hasil produksi jeruk siam.Kata  kunci  :Analisis  usahatani  jeruk  siam,  Karakteristik  sosial  ekonomi,  Perbandingan pendapatan, Kelayakan(IRR, NPV, B/C)
ANALISIS BIAYA SUMBERDAYA DOMESTIK USAHATANI JAGUNG (Zea Mays) VARIETAS NK-35 dan BISI-18 (Studi Kasus: Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat) Christ Y. Silalahi; Luhut Sihombing; Salmiah Salmiah
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 9, No 12 (2018): Volume 9 No.12 Desember 2018
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (745.881 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya saing usahatani jagung varietas NK- 35 dan BISI-18 di Kecamtan Selesai, Kabupaten Langkat.Metode penentuan daerah yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode purposive sampling. Metode analisis yang digunakan adalah metode deskriptif dan metode policy analysis matrix. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa usahatani jagung varietas NK-35 dan BISI-18 di Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat memiliki keunggulan  komparatif  dan  keunggulan  kompetitif  dalam  produksi  jagung sehingga layak untuk dikembangkan. Hal ini dapat dilihat dari nilai private cost ratio jagung varietas NK- 35 sebesar 0,0042 dan varietas BISI-18 sebesar 0,0721, dan  nilai  domestic  resource  cost  jagung  varietas  NK-35  sebesar  0,0811  dan varietas BISI-18 sebesar 0,0791. Keunggulan komparatif dan keunggulan kompetitif pada usahatani jagung di Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat peka terhadap perubahan  harga  output. Kenaikan  harga  output  akan mempengaruhi keunggulan komparatif dan keunggulan kompetitif pada usahatani jagung di Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat. Kata Kunci:Jagung, Biaya, Sumberdaya domestik
PENGARUH PENYULUHAN PERTANIAN TERHADAP PRODUKTIVITAS PADI SAWAH (Oryza sativa L.) (Kasus: Desa Kerapuh, Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai) Mutiara Pane; Sinar Indra Kesuma; Siti Khadijah Nasution
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 9, No 12 (2018): Volume 9 No.12 Desember 2018
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (895.8 KB)

Abstract

Padi masih menjadi makanan pokok sebagian besar masyarakat Indonesia. Tingkat kebutuhan terhadap padi yang tinggi membuat tanaman penting sekali menghasilkan produktivitas yang tinggi agar mampu mencukupi kebutuhan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani. Untuk meningkatkan produktivitas padi tersebut diperlukan adanya informasi maupun tata cara bertanam padi yang baik dan benar. Maka dari itu perlu adanya penyuluhan pertanian untuk menyampaikan informasi yang benar kepada petani agar mereka mampu mengelola dan mengembangkan usahatan mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan kegiatan penyuluhan pertanian; dan mengetahui pengaruh faktor-faktor penyuluhan pertanian terhadap produktivitas padi sawah.. Metode analisi yang digunakan dalam penelitian in adalah metode deskriptif dan metode analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan penyuluhan pertanian sudah cukup baik. Faktor pendidikan, lama berusahatani, program penyuluhan dan kompetensi penyuluh secara serempak berpengaruh nyata terhadap produktivitas di daerah penelitian. Kata Kunci : Penyuluhan pertanian, Produktivitas, Program penyuluhan,  Kompetensi penyuluh.
ANALISIS TATANIAGA KERUPUK SAMBAL SPESIAL SIBOLGA DI KOTA SIBOLGA Novita Sari; Sinar Indra Kesuma; Emalisa Emalisa
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 9, No 12 (2018): Volume 9 No.12 Desember 2018
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (987.237 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis Saluran Tataniaga Kerupuk Sambal Spesial Sibolga di Kota Sibolga; untuk menganalisis fungsi-fungsi pemasaran yang dilakukan oleh lembaga-lembaga tataniaga ; untuk menganalisis biaya, margin tataniaga dan keuntungan yang diterima oleh tiap lembaga tataniaga masing-masing saluran tataniaga dan untuk menganalisis efisiensi saluran tataniaga. Metode penentuan sampel menggunakan metode snowball sampling, metode analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif. Hasil penelitian diketahui bahwa terdapat 3 saluran tataniaga Kerupuk Sambal Spesial Sibolga. Semua lembaga tataniaga melakukan semua fungsi-fungsi tataniaga yaitu pembelian, penjualan, penyimpanan, pengangkutan sedangkan pengolahan produk hanya dilakukan oleh produsen. Biaya, margin dan keuntungan pemasaran yang tertinggi ada pada saluran tataniaga pertama. Saluran tataniaga di daerah penelitian sudah efisien. Kata Kunci :fungsi tataniaga, biaya, margin, keuntungan, efisien
ANALISIS NILAI TAMBAH PENGOLAHAN IKAN TERI ASIN KERING Agus Bastian; Satia Negara Lubis; Sinar Indra Kesuma
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 9, No 12 (2018): Volume 9 No.12 Desember 2018
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1025.476 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan diDesa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal,dengan metode Purposive. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis berapa besar nilai tambah yang diperoleh dari pengolahan ikan teri basah  menjadi ikan teri asin kering, serta kendala yang dialami pada pengolahan  ikan teri asin kering di daerah penelitian. Metode analisis yang digunakan adalah metode deskriptif dan metode perhitungan nilai tambah Hayami. Hasil penelitian menyimpulkan: bahwa nilai tambah yang diperoleh dari pengolahan ikan teri asin kering adalah rendah, kendala yang dialami pengolahan ikan teri asin kering adalah ketersedian bahan baku, tenaga kerja, dan cuaca. Kata kunci : Ikan Teri, Pendapatan, Nilai Tambah.
STRATEGI PENGEMBANGAN AGRIBISNIS KOMODITI ASPARAGUS (Studi Kasus: Desa Suka Sipilihen, Kecamatan Tiga Panah, Kabupaten Karo) Reza Muttaqien Siregar; Satia Negara Lubis; Siti Khadijah Nasution
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 9, No 12 (2018): Volume 9 No.12 Desember 2018
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.135 KB)

Abstract

Tujuan  penelitian  ini  adalah untuk  mengetahui  pendapatan petani  dan  faktor- faktor yang mempengaruhinya, untuk mengetahui faktor internal serta faktor eksternal yang dihadapi dan dimiliki oleh agribisnis asparagus dan untuk menentukan strategi pengembangan agribisnis asparagus di Desa Suka Sipilihen, Kecamatan Tiga Panah, Kabupaten Karo. Metode penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposive, sementara untuk metode penentuan sampel digunakan metode sensus dengan jumlah sampel sebanyak 15 sampel. Data dianalisis dengan analisis regresi linier berganda, analisis deskriptif dan analisis SWOT. Dari hasil analisis regresi linier berganda diperoleh faktor-faktor yang mempengaruhi secara parsial (t-hitung), pengalaman dan luas lahan   berpengaruh nyata terhadap pendapatan petani asparagus dan berdasarkan analisis SWOT terletak di kuadran I (Agresif) dan strategi yang digunakan adalah strategi S-O (Strength- Opportunities).Kata Kunci:    Asparagus,   Pendapatan   Petani,   Analisis   Regresi   Linier Berganda, Analisis SWOT
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHATANI KOPI ARABIKA (Coffea arabica L) DI KECAMATAN PARANGINAN KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN Riko Sianturi; Meneth Ginting; Sinar Indra Kesuma
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 9, No 12 (2018): Volume 9 No.12 Desember 2018
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (880.314 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan perkembangan kopi arabika selama 5 tahun terakhir di Kabupaten Humbang Hasundutan; menganalisis faktor lingkungan internal dan eksternal yang mempengaruhi pengembangan usahatani kopi dan merumuskan alternatif strategi pengembangan usahatani kopi arabika di Kecamatan Paranginan. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, analisis IFE dan EFE, dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan luas lahan kopi arabika sebesar 533,5 ha dari tahun 2011-2015. Perkembangan produksi kopi arabika sebesar 1,89% per tahun dan perkembangan produktivitas kopi arbika sebesar 0,12% per tahun dari tahun 2011-2015. Faktor lingkungan yang mempengaruhi pengembangan usahatani kopi meliputi faktor kekuatan internal (penguasaan petani, dan pengalaman petani), kelemahan internal (modal petani, luas lahan, penggunaan teknologi, dan tingkat pengunaan teknologi yang rendah), Faktor peluang eksternal (harga  kopi, permintaan kopi, kondisi dan letak geografis, peran kelompok tani, dan otonomi), dan faktor ancaman eksternal (kurangnya bantuan dan dukungan dari pemerintah, tidak tersedianya lembaga pembinaan dan pengembangan kopi, produksi kopi dari daerah lain dan pertumbuhan ekonomi). Alternatif strategi berdasarkan hasil analisis SWOT 1) Meningkatkan kemampuan budidaya usaha tani melalui peningkatan penyuluhan dan pelaksanaan Demontration Plot, 2) Memanfaatkan otonomi daerah dalam mengembangkan sistem usaha tani yang didasarkan atas sumber daya dan menjadikan kopi sebagai tanaman andalan. 3) Meningkatkan sistem usaha tani melaui pembentukan koperasi dan penguatan kelompok tani. Kata Kunci: Kopi, Strategi, Agribisnis

Filter by Year

2012 2019


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 3 (2019): Vol. 10 No. 3 Maret 2019 Vol 10, No 2 (2019): Vol. 10 No. 2 Februari 2019 Vol 10, No 1 (2019): Volume 10 No. 1 Januari 2019 Vol 9, No 12 (2018): Volume 9 No.12 Desember 2018 Vol 9, No 11 (2018): Volume 9 No.11 November 2018 Vol 9, No 10 (2018): Volume 9 No. 10 Oktober 2018 Vol 9, No 9 (2018): Volume 9 No. 9 September 2018 Vol 9, No 8 (2018): Volume 9 No. 8 Agustus 2018 Vol 9, No 7 (2018): Volume. 9 No. 7 Juli 2018 Vol 9, No 6 (2018): Volume 9 No. 6 Juni 2018 Vol 9, No 5 (2018): Volume 9 No. 5 Mei 2018 Vol 9, No 4 (2018): Volume 9 No. 4 April 2018 Vol 9, No 3 (2018): Volume 9 No. 3 Maret 2018 Vol 9, No 2 (2018): Volume 9 No. 2 Februari 2018 Vol 9, No 1 (2018): Volume 9. No. 1 Januari 2018 Vol 8, No 6 (2017): Volume 8. No. 6 Desember 2017 Vol 8, No 5 (2017): Volume 8. No. 5 November 2017 Vol 8, No 4 (2017): Volume 8. No. 4 Oktober 2017 Vol 8, No 3 (2017): Volume 8. No. 3 September 2017 Vol 8, No 2 (2017): Volume 8. No. 2 Agustus 2017 Vol 8, No 1 (2017): Volume 8. No. 1 Juli 2017 Vol 7, No 6 (2017): Volume 7. No. 6 Juni 2017 Vol 6, No 2 (2017): volume 6 no. 2 February 2017 Vol 6, No 1 (2017): volume 6 no. 1 January 2017 Vol 5, No 12 (2016): volume 5 no. 12 Desember 2016 Vol 5, No 11 (2016): volume 5 no. 11 November 2016 Vol 5, No 10 (2016): volume 5 no. 10 oktober 2016 Vol 5, No 9 (2016): volume 5 no. 9 september 2016 Vol 5, No 8 (2016): volume 5 no. 8 agustus 2016 Vol 5, No 7 (2016): volume 5 no. 7 juli 2016 Vol 5, No 6 (2016): volume 5 no. 6 juni 2016 Vol 5, No 5 (2016): volume 5 no. 5 Mei 2016 Vol 5, No 4 (2016): volume 5 no. 4 April 2016 Vol 5, No 3 (2016): volume 5 no. 3 Maret 2016 Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 No. 1 Januari 2016 Vol 5, No 2 (2016) Vol 4, No 12 (2015): Volume 4 No. 12 Desember 2015 Vol 4, No 11 (2015): Volume 4 No. 11 November 2015 Vol 4, No 10 (2015): Volume 4 No. 10 Oktober 2015 Vol 4, No 9 (2015): Volume 4 No. 9 September 2015 Vol 4, No 8 (2015): Volume 4 No. 8 Agustus 2015 Vol 4, No 7 (2015): Volume 4 No. 7 Juli 2015 Vol 4, No 6 (2015): Volume 4 No. 6 Juni 2015 Vol 4, No 5 (2015): Volume 4 No. 5 Mei 2015 Vol 4, No 4 (2015): Volume 4 No.4 April 2015 Vol 4, No 3 (2015): Volume 4 No.3 Maret 2015 Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 No. 2 Februari 2015 Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 No. 1 Januari 2015 Vol 3, No 11 (2014): Vol 3 No. 11 November 2014 Vol 3, No 10 (2014): Vol 3 No. 10 Oktober 2014 Vol 3, No 9 (2014): Vol 3 No. 9 September 2014 Vol 3, No 8 (2014): Vol 3 No. 8 Agustus 2014 Vol 3, No 7 (2014): Vol 3 No. 7 Juli 2014 Vol 3, No 6 (2014): Vol 3 No. 6 Juni 2014 Vol 3, No 5 (2014): Vol 3 No. 5 Mei 2014 Vol 3, No 4 (2014): Vol 3 No. 4 April 2014 Vol 3, No 3 (2014): Vol 3 No. 3 Maret 2014 Vol 3, No 2 (2014): Vol 3 No. 2 Februari 2014 Vol 3, No 1 (2014): Vol 3 No. 1 Januari 2014 Vol 2, No 12 (2013): Vol 2 No. 12 Desember 2013 Vol 2, No 11 (2013): Vol 2 No 11 November 2013 Vol 2, No 10 (2013): Vol 2 No 10 Oktober 2013 Vol 2, No 9 (2013): Vol 2 No 9 September 2013 Vol 2, No 8 (2013): Vol 2 No 8 Agustus 2013 Vol 2, No 7 (2013): Vol 2 No. 7 Juli 2013 Vol 2, No 6 (2013): Vol 2 No. 6 Juni 2013 Vol 2, No 5 (2013): Vol 2 No. 5 Mei 2013 Vol 2, No 4 (2013): Vol 2 No. 4 April 2013 Vol 2, No 3 (2013): Vol 2 No. 3 Maret 2013 Vol. 2 No. 2 Februari 2013 Vol 2, No 1 (2013): JURNAL AGRIBISNIS Vol 1, No 1 (2012) More Issue