cover
Contact Name
M Mahbubi
Contact Email
doel_gemmek@yahoo.com
Phone
+628563063077
Journal Mail Official
jurnalalmustofa@gmail.com
Editorial Address
Komplek Bamala Regency Jln KH Abdurrahman Wahid 314 Sidomukti Kraksaan Probolinggo Jawa Timur 67282
Location
Kab. probolinggo,
Jawa timur
INDONESIA
ALMUSTOFA: Journal of Islamic Studies and Research Service
ISSN : -     EISSN : 30900247     DOI : -
Focus of ALMUSTOFA: Journal of Islamic Studies and Research discusses on Islamic education, Islamic studies and information about the results of scientific studies for academics and practitioners in the field of Islamic education both theory and practice, researches of Islamic Education include: the development of instruments in evaluation of Islamic Education, development of instructional Islamic Education media, Islamic Education learning model development, and action research. ALMUSTOFA: Journal of Islamic Studies and Research. The subject covers textual and fieldwork studies with various perspectives of education, psychology, anthropology, sociology and many more. This journal warmly welcomes contributions from scholars of related disciplines. it also covers various issues on the Islamic studies within such number of fields as Islamic thought, Islamic law, political Islam, and Islamic economics from social and cultural perspectives.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 142 Documents
INTERKONEKSI AGAMA DAN SAINS: MEMAHAMI MAKNA BUAH DELIMA DALAM AL-QUR'AN, HADIS, DAN PENELITIAN KESEHATAN KONTEMPORER Vita Susmita; Intan Safira; Riski Maulana; Laila Sari Masyhur
Almustofa Journal of Islamic Studies and Research Vol 2 No 01 (2025): almustofa
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buah delima (Punica granatum) memiliki kedudukan penting dalam tradisi Islam dan mendapatkan perhatian signifikan dalam kajian ilmiah modern. Meskipun demikian, kajian interdisipliner yang mengintegrasikan perspektif teologis dari Al-Qur’an dan hadis dengan temuan ilmiah di bidang kesehatan masih relatif terbatas. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka tematik untuk mengkaji posisi dan manfaat delima berdasarkan sumber-sumber primer keislaman dan literatur ilmiah kontemporer. Dalam Al-Qur’an, delima disebutkan pada Surah Al-An‘am (6):99 dan Ar-Rahman (55):68 sebagai salah satu tanda kebesaran Allah, sementara hadis menganjurkan konsumsi delima dengan alasan nilai spiritual dan potensi terapeutiknya. Penelitian ilmiah menunjukkan bahwa delima mengandung berbagai senyawa bioaktif yang memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi, serta berperan dalam menurunkan risiko penyakit degeneratif seperti penyakit kardiovaskular dan kanker. Hasil kajian ini menegaskan bahwa buah delima tidak hanya memiliki nilai religius dan simbolik yang tinggi, tetapi juga manfaat empiris yang signifikan dalam konteks kesehatan. Oleh karena itu, delima relevan untuk dimasukkan dalam praktik kesehatan holistik yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Penelitian lanjutan sangat diperlukan untuk mengeksplorasi potensi aplikatif buah delima secara klinis dan farmakologis dalam pengobatan modern.
EVOLUSI IDEOLOGI AL-AZARIQAH: DARI EKSTREMISME KLASIK KE RADIKALISME KONTEMPORER Misnawi; Ishlakhatus Sa’idah; Abbadi Ishomuddin
Almustofa Journal of Islamic Studies and Research Vol 2 No 01 (2025): almustofa
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Al-Azariqah was the most extreme faction of the Khawarij sect that emerged in the early period of Islam, particularly during the post-Rashidun Caliphate era. This group was known for its violent actions and frequent practice of takfir against Muslims and other groups who did not conform to their beliefs. This article aims to explore the origins of Al-Azariqah, their attitudes and thoughts, and the analysis of their similarities with contemporary radical movement. By using a qualitative method and a historical-critical approach, the study reveals a stark contrast between Al-Azariqah and other Khawarij factions, as well as the ideological legacy they left behind in Islamic thought discourse. Al-Azariqah positioned themselves as a group that claimed exclusive religious purity. They also practiced religious teachings based on their own interests and through a textual and partial understanding of the contents of the Qur'an. This study also emphasizes that the existence of Al-Azariqah represents one of the earliest examples of how religious radicalism can emerge from political tension and crises of authority in Islamic history.
INTEGRASI KURIKULUM MERDEKA DAN AI DALAM PAI: MEMBANGUN GENERASI MUSLIM CERDAS,BERKARAKTER, DAN ADAPTIF DI ERA DIGITAL M. Mahbubi
Almustofa Journal of Islamic Studies and Research Vol 2 No 01 (2025): almustofa
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji integrasi Kurikulum Merdeka dan pembelajaran Kecerdasan Buatan (AI) dalam konteks Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk membangun generasi Muslim yang cerdas, berkarakter, dan adaptif di era digital. Kurikulum Merdeka memberikan kebebasan kepada pendidik untuk merancang dan mengimplementasikan pembelajaran yang lebih fleksibel, sementara AI menawarkan potensi untuk memperkaya pengalaman belajar melalui teknologi. Penelitian ini menyoroti bagaimana penggunaan AI, seperti pembelajaran adaptif dan analisis teks agama berbasis deep learning, dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap ajaran Islam, termasuk Al-Qur'an dan Hadis, serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan metode kualitatif dan studi kasus, penelitian ini mengeksplorasi penerapan teknologi dalam pembelajaran PAI di sekolah-sekolah yang telah mengadopsi Kurikulum Merdeka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi AI dalam pembelajaran PAI dapat meningkatkan efektivitas pengajaran, membantu siswa memahami konteks ajaran agama secara lebih mendalam, dan membangun karakter islami, seperti toleransi, empati, dan kedisiplinan. Selain itu, penggunaan teknologi juga memungkinkan pembelajaran yang lebih personalized, sesuai dengan kebutuhan dan kecepatan belajar masing-masing siswa. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam merumuskan strategi pendidikan yang menggabungkan nilai-nilai agama dengan kemampuan teknologis, untuk menciptakan generasi Muslim yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas dan kemampuan beradaptasi dengan perubahan zaman.
MERAJUT MASA DEPAN UMAT: PENGEMBANGAN PENDIDIKAN ISLAM DALAM PANDANGAN TRIMURTI GONTOR Rizqi Fajriansyah; Hilalludin Hilalludin
Almustofa Journal of Islamic Studies and Research Vol 2 No 01 (2025): almustofa
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan pendidikan Islam di era modern menghadapi tantangan kompleks akibat dinamika sosial, ekonomi, dan kemajuan teknologi. Situasi ini menuntut adanya pembaruan yang tidak hanya mempertahankan nilai-nilai agama, tetapi juga mengintegrasikan pengetahuan dan keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan zaman. Artikel ini mengkaji gagasan dan strategi pengembangan pendidikan Islam menurut Trimurti, para pendiri Pondok Modern Darussalam Gontor, sebagai upaya merajut masa depan umat melalui transformasi pendidikan yang visioner. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur dengan menelaah berbagai sumber pustaka untuk merumuskan kontribusi teoritis dan metodologis Trimurti dalam pengembangan lembaga pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa melalui kebijakan-kebijakan seperti Sintesa PMDG, Program Panca Jangka, pendirian Badan Wakaf, dan pelaksanaan Program PLMP, Trimurti berhasil membangun sistem pendidikan yang memadukan nilai-nilai tradisional pesantren dengan prinsip modernitas. Pendekatan ini tidak hanya memperkuat karakter dan spiritualitas peserta didik, tetapi juga mendorong lahirnya generasi yang berpikiran kritis, adaptif, dan siap berkontribusi bagi peradaban.
PENERAPAN KONSEP ISLAM DALAM EDUKASI LINGKUNGAN BAGI SISWA MA PONDOK PESANTREN AL MANSHUR AL ISLAMY KEDIRI Didik Tamamul Iman; Ida Bagus Afif; M. Fadil Nur Isnain; Riky Supratama
Almustofa Journal of Islamic Studies and Research Vol 2 No 01 (2025): almustofa
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan lingkungan hidup yang semakin kompleks menuntut pendekatan lintas disiplin, termasuk dari aspek pendidikan dan keagamaan. Islam sebagai agama yang menyeluruh telah mengajarkan pentingnya menjaga kelestarian alam sebagai bentuk tanggung jawab manusia sebagai khalifah di bumi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam penerapan nilai-nilai Islam dalam proses edukasi lingkungan di MA Pondok Pesantren Al Manshur Al Islamy Kediri. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan metode pengumpulan data berupa observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai-nilai Islam dilakukan secara terpadu dalam kegiatan pembelajaran, praktik kehidupan sehari-hari, serta program ekstrakurikuler berbasis lingkungan. Pendidikan lingkungan berbasis ajaran Islam tidak hanya menyasar dimensi kognitif dan afektif, tetapi juga memperkuat kesadaran spiritual bahwa menjaga alam merupakan bagian dari ibadah kepada Allah SWT. Nilai-nilai seperti amanah, tanggung jawab, dan kebersihan dijadikan landasan dalam membentuk karakter siswa yang peduli terhadap lingkungan. Dalam konteks ini, pondok pesantren berperan strategis dalam menanamkan sikap ekologis kepada generasi muda Muslim.
PERAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENANGANI KRISIS IDENTITAS DAN KESEHATAN MENTAL DI KALANGAN SISWA Muhammad Riziq Firdaus; Muhammad Izzul Haq; Fauzan Ananta Fahmi; Riky Supratama
Almustofa Journal of Islamic Studies and Research Vol 2 No 01 (2025): almustofa
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa remaja merupakan fase kritis dalam pembentukan identitas diri dan stabilitas mental individu. Di tengah arus globalisasi, derasnya budaya populer, serta eksposur media sosial yang intens, banyak remaja Muslim mengalami kebingungan nilai, penurunan rasa percaya diri, serta tekanan psikologis yang berdampak pada meningkatnya kasus kecemasan, depresi, dan perilaku menyimpang. Fenomena ini menunjukkan adanya krisis identitas dan gangguan kesehatan mental yang kian mengkhawatirkan di kalangan pelajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran pendidikan agama Islam dalam merespons fenomena tersebut dengan menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research). Hasil studi menunjukkan bahwa pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam membentuk identitas religius yang kuat, menanamkan nilai-nilai tauhid, serta membimbing siswa untuk memiliki ketahanan spiritual dan mental yang kokoh. Pendidikan Islam tidak hanya memberikan pemahaman teologis, tetapi juga membentuk karakter tangguh dalam menghadapi tekanan sosial, akademik, dan budaya. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan pentingnya integrasi nilai-nilai Islam dalam kurikulum pendidikan sebagai upaya preventif dan kuratif terhadap krisis identitas dan masalah kesehatan mental di kalangan siswa
PESANTREN DAN GLOBALISASI ANTARA PELESTARIAN TRADISI DAN TUNTUTAN ZAMAN Suti Amini; Bella Dinali; Haiyatun Magkfiroh; Ninda Suci Ramadhani; Musdalifah Musdalifah; riky Syaputra
Almustofa Journal of Islamic Studies and Research Vol 2 No 01 (2025): almustofa
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi kebijakan pendidikan di Pondok Pesantren LPK (Lembaga Pendidikan Keagamaan), yang berupaya menyeimbangkan pelestariantradisi pendidikan Islam dengan tuntutan modernisasi. Sebagai lembaga pendidikan yang awalnya dikenal dengan metode pengajaran tradisional seperti sorongan dan bandongan, Pesantren LPK telah berinovasi melalui adopsi kurikulum formal, penggunaan teknologi informasi, dan penyediaan fasilitas pendidikan modern. Selain itu, pesantren juga memperkenalkan pelatihan keterampilan praktis, seperti kewirausahaan dan ketrampilan menjahit, untuk membekali santri dengan keahlian yang relevan diera kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi lapangan, melibatkan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modernisasi pendidikan di pesantren ini merupakan respons terhadap perubahan sosial, tanpa menghilangkan esensi tradisi keislaman. Peran sentral Ustadz dan Ustadzah sebagai pemimpin dalam kebijakan pendidikan terbukti penting dalam menjembatani dunia tradisional pesantren dengan kebutuhan masyarakat modern. Pesantren LPK berhasil mempertahankan kontribusinya dalam pengembangan moral dan intelektual bangsa melalui kombinasi tradisi dan inovasi.
EFEKTIVITAS KOMUNIKASI INTERPERSONAL BHABINKAMTIBMAS DALAM MENGANTISIPASI PATOLOGI SOSIAL TINDAK PIDANA NARKOTIKA DI DESA LAM ARA, BANDA ACEH Safrizal, Safrizal
Almustofa Journal of Islamic Studies and Research Vol 2 No 01 (2025): almustofa
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada zaman era globalisasi dan teknologi berpengaruh pula terhadap perkembangan jaringan peredaran tindak pidana transnasional, salah satunya tindak pidana narkotika. Tindak pidana penyalahgunaan Narkotika merupakan masalah besar yang sedang menjadi topik populer sekaligus menjadi suatu keperihatinan bangsa Indonesia saat ini. Tindak pidana penyalahgunaan narkotika tersebut semakin marak dan bahkan para pelaku penyalahgunaan narkotika seolah-olah tidak tahu tentang adanya sanksi pidana yang akan menyertainya. Bagaimana Efektivitas Komunikasi Interpersonal Bhabinkamtibmas dalam mengantisipasi Patologi sosial tindak Pidana Narkotika di Masyarakat Desa Lam Ara Kecamatan Banda Raya Kota Banda Aceh. Kendala dan Solusi oleh Bhabinkamtibmas dalam Efektivitas Komunikasi Interpersonal Bhabinkamtibmas dalam mengantisipasi Patologi sosial tindak Pidana Narkotika di Masyarakat Desa Lam Ara Kecamatan Banda Raya Kota Banda Aceh. Metode pendekatan penelitian hukum yang digunakan adalah yuridis sosiologis. Dalam penelitian hukum yuridis sosiologis ini hukum dikonsepkan sebagai manifestasi makna-makna simbolik para pelaku sosial sebagaimana tampak dalam interaksi antar mereka. Adapun yang menjadi sumber data dalam penelitian ini adalah data primer, data yang diperoleh dari responden dengan cara melakukan wawancara. Peran Bhabinkamtibmas sebagai dinamisator, motivator, dan fasilitator dalam kehidupan bermasyarakat dapat berjalan dengan baik, apabila Polisi ada ditengah masyarakat. Apabila petugas Kepolisian berada di tengah-tengah masyarakat dapat menumbuhkan hubungan yang harmonis, maka silaturahmi dan interaksi Polisi dengan warga masyarakat, aparat lain yang bertugas di desa/kelurahan, seperti Babinsa dapat terjalin dengan baik. Polisi juga dapat melakukan program-program kegiatan kemasyarakatan sehingga menumbuhkan citra positif Polri di masyarakat, termasuk dalam mengantisipasi NARKOBA di masyarakat. 
PROFESIONALISME GURU PAI DALAM MENGATASI TANTANGAN DIGITALISASI PEMBELAJARAN:: Studi Kasus Sekolah Tahfizhul Quran Al Kautsar Klaten Ibrahim Gitarius; Sepriadi; Faiz Roisuddin Hibatullah; Khairil Hafiz; Riky Supratama; Husna Nashihin
Almustofa Journal of Islamic Studies and Research Vol 2 No 01 (2025): almustofa
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi pendidikan di era digital telah memunculkan tantangan dan peluang baru, khususnya bagi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) yang memiliki peran strategis dalam pembentukan karakter peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh digitalisasi pembelajaran terhadap peran guru PAI, mengidentifikasi tantangan dalam penguasaan kompetensi digital, serta merumuskan strategi optimalisasi pembelajaran berbasis teknologi di Sekolah Tahfizhul Quran Al Kautsar Klaten. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi yang dilaksanakan pada bulan Juni 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi telah mengubah peran guru PAI menjadi lebih dinamis sebagai fasilitator dan pembimbing dalam konteks pembelajaran digital. Namun, sejumlah kendala seperti rendahnya literasi digital, keterbatasan infrastruktur, serta kesulitan dalam pengembangan konten islami berbasis multimedia menjadi hambatan yang signifikan. Untuk menjawab tantangan tersebut, diperlukan strategi komprehensif berupa pelatihan intensif, pengembangan bahan ajar digital yang bernilai, pemanfaatan platform pembelajaran yang tepat, dan penguatan komunikasi dengan wali peserta didik. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kolaborasi antara guru, sekolah, dan pemangku kepentingan guna menciptakan ekosistem pembelajaran agama yang inovatif dan tetap berakar pada nilai-nilai Islam
PENGARUH BUDAYA POPULER TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN AGAMA ISLAM M Mahbubi
Almustofa Journal of Islamic Studies and Research Vol 2 No 01 (2025): almustofa
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena One Piece sebagai karya budaya populer yang telah meraih kesuksesan global, tidak hanya sekadar hiburan, tetapi juga mengandung nilai-nilai moral yang dapat diintegrasikan dalam pendidikan karakter. Artikel ini menganalisis simbol perlawanan dalam One Piece, khususnya bendera Jolly Roger, yang melambangkan kebebasan, keadilan, dan perlawanan terhadap penindasan, dan membandingkannya dengan ajaran Islam mengenai perlawanan terhadap ketidakadilan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan analisis deskriptif, penelitian ini menggali bagaimana perjuangan karakter-karakter dalam One Piece, seperti Monkey D. Luffy dan kru Topi Jerami, sejalan dengan nilai-nilai Islam tentang keadilan, kebebasan, dan perlawanan terhadap penindasan. Penelitian ini juga mengeksplorasi potensi penerapan elemen-elemen budaya populer, seperti One Piece, dalam kurikulum pendidikan agama Islam untuk mengajarkan nilai-nilai karakter yang penting, seperti keberanian, solidaritas, dan keadilan. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai-nilai perjuangan dalam One Piece dapat dijadikan referensi positif dalam pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam, yang menekankan pentingnya perjuangan untuk kebebasan dan keadilan dengan cara yang sah dan sesuai dengan etika. Artikel ini juga menyarankan penggunaan budaya populer sebagai alat pengajaran yang relevan untuk meningkatkan pemahaman dan penerapan prinsip-prinsip moral Islam di kalangan generasi muda.

Page 8 of 15 | Total Record : 142