cover
Contact Name
Muhammad Rizky
Contact Email
admin@jurnalpustakacendekia.com
Phone
+6281274887803
Journal Mail Official
admin@jurnalpustakacendekia.com
Editorial Address
Address : Jl. Sei Sahang, N0. 5296, Kec. IB 1, Kel. Lorok Pakjo, Kota Palembang E-Mail : admin@pengabdiancendekia.journalpustakacendekia.com HP/Wa : 081274887803
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Galen: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan
ISSN : -     EISSN : 30906369     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Focus and Scope Jurnal Galen: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan berfokus pada publikasi penelitian ilmiah dan kajian akademik di bidang farmasi serta kesehatan. Jurnal ini bertujuan untuk memperkaya wawasan ilmiah dan memberikan kontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan serta praktik di sektor farmasi dan kesehatan. Ruang lingkup Jurnal Galen mencakup berbagai aspek dalam ilmu farmasi dan kesehatan, antara lain: Farmasi Klinis dan Komunitas – Studi tentang penggunaan obat dalam praktik klinis dan komunitas, termasuk interaksi obat, farmakokinetika, dan farmakoepidemiologi. Farmasi Industri dan Teknologi Farmasi – Pengembangan dan formulasi obat, sistem penghantaran obat, serta inovasi dalam teknologi farmasi. Farmakologi dan Toksikologi – Penelitian mengenai mekanisme kerja obat, efek samping, serta toksisitas pada berbagai sistem biologis. Bioteknologi Farmasi – Pengembangan produk farmasi berbasis bioteknologi, termasuk vaksin, antibodi monoklonal, dan terapi berbasis gen. Manajemen dan Kebijakan Farmasi – Kajian mengenai regulasi, ekonomi farmasi, serta kebijakan dalam sistem kesehatan yang berkaitan dengan obat dan layanan farmasi. Kesehatan Masyarakat dan Epidemiologi – Penelitian terkait kesehatan masyarakat, pola penyakit, serta intervensi farmasi dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Obat Herbal dan Fitokimia – Eksplorasi dan pengembangan bahan alam untuk keperluan farmasi, termasuk uji aktivitas farmakologi serta keamanan penggunaan obat herbal. Analisis Farmasi dan Instrumentasi – Metode analisis dalam pengujian kualitas obat, kontrol mutu, serta teknik instrumentasi dalam bidang farmasi. Kedokteran dan Ilmu Kesehatan – Penelitian dan kajian terkait ilmu kedokteran, diagnosis klinis, terapi medis, manajemen pelayanan kesehatan, serta inovasi dalam bidang kedokteran untuk mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan. Ilmu Kesehatan Lainnya – Meliputi bidang terkait seperti kebidanan, keperawatan, fisioterapi, gizi, serta bidang kesehatan lain yang relevan dan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat. Dengan cakupan yang luas ini, Jurnal Galen diharapkan dapat menjadi sumber informasi ilmiah yang kredibel bagi akademisi, peneliti, praktisi, dan profesional di bidang farmasi, kedokteran, serta berbagai disiplin ilmu kesehatan lainnya.
Articles 187 Documents
Skizofrenia Paranoid dengan Gangguan Insight dan Kepatuhan Terapi: Sebuah Laporan Kasus Shelly Oktifani Rahmasita; Era Catur Prasetya
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.165

Abstract

 Skizofrenia paranoid yang ditandai gejala positif dominan seperti halusinasi auditorik dan waham kejar menimbulkan tantangan signifikan pada dewasa muda akibat gangguan insight dan ketidakpatuhan terapi, terutama di Indonesia dengan prevalensi 1,7 per 1000 dan kepatuhan rendah 50%. Mendokumentasikan perjalanan klinis, diagnosis, dan tatalaksana skizofrenia paranoid dengan gangguan insight. Studi kasus observasional deskriptif kualitatif di RS Muhammadiyah Lamongan menggunakan auto/heteroanamnesis, pemeriksaan status mental, skala GAF; analisis tematik dengan triangulasi DSM-5-TR/PPDGJ-III. Sampel purposive tunggal AS (laki-laki, 21 tahun, onset 2024).  Pasien mengalami bisikan auditorik, bayangan visual sejak 2024, perubahan perilaku, penolakan pengobatan menyebabkan kekambuhan 2025; diagnosis F20.0, capai GAF 81-90 pasca-terapi aripiprazole 5 mg BID plus trihexyphenidyl. Kombinasi farmakoterapi, psikoedukasi, sleep hygiene, dan dukungan keluarga berhasil mengontrol gejala serta fungsi optimal, menegaskan pentingnya intervensi biopsikososial komprehensif untuk pencegahan kekambuhan di pelayanan prime.
Gambaran Pengetahuan dan Sikap Remaja tentang Catcalling di SMA Islam Diponegoro Surakarta Pingkan Amelia Anggreini; Tri Susilowati
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.167

Abstract

Catcalling merupakan salah satu bentuk pelecehan seksual verbal yang dominan terjadi di ruang publik dan menimbulkan dampak serius pada psikologis korban, seperti trauma, ketakutan, kecemasan, rasa malu, serta penurunan motivasi akademik. Kekerasan seksual menjadi bentuk kekerasan terhadap perempuan yang paling sering dilaporkan di Indonesia, dan Jawa Tengah menempati peringkat kedua tertinggi dalam kasus kekerasan terhadap perempuan. Berdasarkan data Yayasan Kakak Surakarta (2024), sebanyak 194 siswa (30,15%) sekolah menengah di Kota Surakarta mengaku pernah mengalami kekerasan seksual, dan 55 siswa di antaranya mengalami catcalling. Tujuan mendeskripsikan pengetahuan dan sikap remaja tentang catcalling di SMA Islam Diponegoro Surakarta. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian menggunakan teknik total sampling sebanyak 106 siswa. Instrumen penelitian berupa kuesioner tingkat pengetahuan sebanyak 15 item dan kuesioner sikap sebanyak 16 item. Data dianalisis secara univariat untuk mendeskripsikan pengetahuan dan sikap dan disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas tingkat pengetahuan siswa mengenai catcalling berada dalam kategori baik 57 (53,8%) siswa. Sementara itu, mayoritas sikap siswa terhadap catcalling berada dalam kategori cukup 56 (52,8%) siswa. Kesimpulan tingkat pengetahuan remaja di SMA Islam Diponegoro Surakarta tentang catcalling mayoritas dalam kategori baik dan sikap mereka terhadap fenomena tersebut mayoritas dalam kategori cukup.
Pengaruh Edukasi Media Video Tentang Anemia Terhadap Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Di Wilayah Puskesmas Gondang Kabupaten Sragen Bella Desi Saputri; Hutari Puji Astuti; Retno Wulandari
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.168

Abstract

Anemia merupakan suatu kondisi berkurangnya sel darah merah sehingga kapasitas pengangkutan oksigen tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan fisiologis tubuh. Video sangat efektif dalam edukasi kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan karena menarik dan artistik, mudah dimengerti, serta efektif dan informatif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh edukasi media video tentang anemia terhadap tingkat pengetahuan ibu hamil di Wilayah Puskesmas Gondang Kabupaten Sragen. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Pre eksperimental dengan One group pretest-posttest design, dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Gondang Kabupaten Sragen pada bulan Febuari – Mei 2025.. Sampel yang digunakan sebanyak 40 orang. Alat pengumpulan data menggunakan angket kuesioner. Analisis data yang digunakan yaitu analisis Wilcoxon. Hasil penelitian diketahui pendidikan responden paling banyak pendidikan responden paling banyak berpendidikan SMA 17 orang (42,5%), pekerjaan responden paling banyak swasta 20 orang (50,0%). Pengetahuan sebelum dilakukan intervensi media video paling banyak pengetahuan kurang 21 orang (52,5%) dan setelah dilakukan intervensi media video paling banyak pengetahuan cukup 21 orang (52,5%). Kesimpulan Ada pengaruh edukasi media video tentang anemia terhadap tingkat pengetahuan ibu hamil di Wilayah Puskesmas Gondang Kabupaten Sragen. (p value 0,000).
Eksplorasi Senyawa Alam Tanaman Obat dalam Desain Obat Modern: Integrasi Pendekatan Kimia Medisinal dan In Silico Neng Mirna Wati Dewi; Saeful Amin
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.91

Abstract

Penemuan obat modern berbasis senyawa alam kini semakin diperkuat dengan pendekatan kimia medisinal dan teknologi in silico yang memungkinkan efisiensi dan prediktivitas tinggi dalam proses desain molekuler. Review artikel ini bertujuan untuk memecahkan potensi senyawa bioaktif dari tanaman obat yang telah dikaji dalam lima tahun terakhir (2020–2025), melalui telaah sistematis terhadap literatur dari berbagai database ilmiah. Dalam kerangka kerja kimia medisinal, berbagai metode seperti docking molekuler, SAR, pemodelan farmakofor, serta prediksi ADMET digunakan untuk menilai interaksi molekul terhadap protein target terapeutik dan kelayakan senyawa sebagai kandidat obat. Analisis menunjukkan bahwa senyawa seperti kurkumin, gingerol, kaempferol, dan daucosterol memiliki afinitas pengikatan tinggi serta profil farmakokinetik yang mendukung. Simpulannya, integrasi pendekatan kimia medisinal dan simulasi komputasi berperan penting dalam pengembangan senyawa alam menjadi obat modern yang efektif dan aman.
ARTIKEL REVIEW: “MOLECULAR DOCKINGBERBAGAI JENIS TANAMAN SEBAGAI ANTIBAKTERITERHADAP TARGET ENZIM DNA GYRASE” Solihah, Adilla Nurafdilla; Saeful Amin
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.92

Abstract

Resistensi antibiotik merupakan masalah serius di bidang kesehatan karenamenurunkan efektivitas terapi dalam mengatasi infeksi bakteri. Oleh karena itu, pencarianagen antibakteri baru dari bahan alam menjadi penting. Salah satu pendekatan yangbanyak digunakan adalah molekular docking, yang mampu memprediksi interaksi antarasenyawa aktif tanaman dengan protein target bakteri secara cepat, efisien, dan hematbiaya. Artikel tinjauan ini merangkum hasil penelitian terkini mengenai potensi berbagaitanaman seperti daun kelor (Moringa oleifera), kunyit putih (Curcuma zedoaria), bawangputih (Allium sativum), jahe (Zingiber officinale), lempuyang (Zingiber aromaticum),rosela (Hibiscus sabdariffa L.), jeruk nipis (Citrus aurantiifolia), kumis kucing(Orthosiphon stamineus Benth), daun waru (Hibiscus tiliaceus), dan mangrove(Rhizophora stylosa) sebagai antibakteri. Senyawa bioaktif seperti quercetin,curcumenol, germacrone, alliin, gingerol, serta zerumbone dilaporkan memiliki afinitasikatan baik terhadap protein target bakteri, termasuk DNA gyrase, MurE, dan PBP2.Beberapa senyawa bahkan menunjukkan nilai binding affinity mendekati atau lebih baikdibandingkan antibiotik standar. Dengan demikian, molekular docking menggunakanperangkat lunak seperti AutoDock dapat dijadikan tahap awal skrining kandidat obatantibakteri alami. Pendekatan ini berpotensi mendukung pengembangan fitofarmakayang efektif dan aman dalam menghadapi resistensi antibiotik.
Studi Literatur : Peran Senyawa Flavonoid Dalam Menghambat Enzim α-amilase dan β-glukosidase Sebagai Antidiabetes Nurlichan, Suci Rahayu; Saeful Amin
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.93

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan hiperglikemia akibat defisiensi sekresi insulin atau resistensi insulin. Terapi farmakologi yang tersedia sering menimbulkan efek samping, sehingga diperlukan alternatif pengobatan berbasis bahan alam. Flavonoid, senyawa bioaktif yang banyak ditemukan pada tumbuhan, telah diteliti memiliki potensi antidiabetes melalui mekanisme penghambatan enzim pencernaan karbohidrat serta perlindungan sel β pankreas. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan meninjau 10 artikel ilmiah dari database Google Scholar, PubMed, dan SINTA yang diterbitkan pada periode 2017–2025. Artikel dipilih berdasarkan relevansi topik, kesesuaian variabel, dan validitas hasil penelitian. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa flavonoid mampu menghambat aktivitas enzim α-amilase dan β-glukosidase, sehingga memperlambat absorpsi glukosa dan mencegah lonjakan gula darah pascaprandial. Selain itu, flavonoid dapat meningkatkan sensitivitas insulin, menekan glukoneogenesis di hati, serta melindungi sel β pankreas dari kerusakan oksidatif. Tanaman yang terbukti efektif meliputi daun sirsak, kembang telang, daun ubi jalar, kumis kucing, daun kersen, daun salam, daun jambu biji, daun sirih merah, daun belimbing wuluh, dan daun mangga. Dengan demikian, flavonoid berpotensi dikembangkan sebagai terapi tambahan yang aman untuk pengendalian diabetes melitus, meskipun penelitian lanjutan pada uji klinis manusia masih sangat diperlukan.  
Potensi Senyawa Alam sebagai Agen Antikanker Payudara: Tinjauan Terintegrasi In Silico dan In Vitro Ai Nuraisah; Saeful Amin
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.94

Abstract

Abstrak. Kanker payudara menjadi salah satu penyebab utama kematian di kalangan perempuan secara global, sementara terapi tradisional seperti kemoterapi, radioterapi, terapi hormon, dan terapi berbasis target menghadapi masalah terkait toksisitas, resistensi, serta biaya tinggi. Senyawa alami banyak dieksplorasi sebagai pilihan alternatif karena mengandung metabolit bioaktif yang mampu menghambat pertumbuhan sel kanker. Penelitian ini bertujuan meninjau bukti eksperimen in vitro dan pendekatan komputasional in silico mengenai efek antikanker senyawa alami terhadap kanker payudara. Penelusuran literatur dilakukan melalui basis data seperti PubMed, Google Scholar, dan ResearchGate, menghasilkan sepuluh artikel sesuai kriteria inklusi, yaitu penelitian dekade terakhir yang melakukan uji in vitro pada sel kanker payudara atau docking in silico terhadap target kanker. Hasil analisis menunjukkan beberapa jenis tanaman, termasuk Annona muricata, Solanum torvum, Merremia mammosa, dan Mangifera mangostana, terbukti menurunkan viabilitas sel MCF-7 dan T47D serta mendorong apoptosis. Penelitian in silico mengungkap flavonoid, xanton, dan alkaloid dari berbagai tanaman memiliki daya ikat kompetitif terhadap HER-2, ER-α, PR, dan STAT3, serta menunjukkan profil farmakokinetik menguntungkan. Temuan ini menegaskan senyawa alami berpotensi dikembangkan sebagai terapi pelengkap kanker payudara, meskipun penelitian lanjut berbasis in vivo dan uji klinis masih diperlukan untuk memastikan validitasnya.
Literatur Riview: Potensi Senyawa Bioaktif Tanaman Obat sebagai Agen Antidiabetes restu rianingsih; Saeful Amin
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.95

Abstract

Diabetes melitus merupakan gangguan metabolik kronis yang ditandai dengan hiperglikemia akibat gangguan sekresi atau kerja insulin. Meningkatnya prevalensi diabetes melitus tipe 2 (DMT2) mendorong pencarian terapi alternatif yang lebih aman dibandingkan obat sintetik. Artikel ini bertujuan merangkum temuan terkini mengenai potensi antidiabetes dari senyawa bioaktif tanaman obat, khususnya flavonoid dan fenolik. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka dengan menelaah artikel jurnal nasional dan internasional periode 2018–2025, meliputi studi in silico, in vitro, dan in vivo terkait agen antidiabetes berbasis bahan alam. Hasil kajian menunjukkan bahwa beberapa tanaman seperti kumis kucing (Orthosiphon stamineus), pepaya (Carica papaya), ketapang (Terminalia catappa), bunga telang (Clitoria ternatea), dan enceng gondok (Eichornia crassipes) memiliki mekanisme kerja ganda. Mekanisme tersebut meliputi penghambatan enzim pencernaan karbohidrat (α-glukosidase, α-amilase, maltase-glukoamilase), aktivasi PPAR-γ, serta pencegahan komplikasi diabetes. Senyawa bioaktif dari tanaman obat menunjukkan prospek menjanjikan sebagai agen antidiabetes alami dengan tingkat keamanan yang lebih baik dan mudah diakses masyarakat. Meski demikian, uji praklinis dan klinis masih diperlukan untuk memastikan efektivitas serta keamanan penggunaannya.
Penyuluhan Kesehatan Simulasi Pendidikan Kesehatan Kasus Stroke (Rom Spherical Grip) Kelompok 7 GADAR S1 Keperawatan Konefesi; Zaikar
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.114

Abstract

Stroke merupakan salah satu penyebab utama kematian dan kecacatan di Indonesia, termasuk di Kota Metro yang memiliki angka kejadian cukup tinggi. Rendahnya tingkat pengetahuan masyarakat mengenai faktor risiko, tanda-tanda awal, serta keterampilan dalam penanganan dini menjadi permasalahan serius yang perlu segera diatasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pasien stroke dan keluarganya dalam mengenali gejala dini stroke serta melakukan pertolongan pertama melalui penyuluhan dan simulasi interaktif. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi, pelatihan, penerapan media edukasi cetak dan digital, pendampingan, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan dan keterampilan peserta, dengan skor pengetahuan meningkat lebih dari 30% dan keterampilan praktis mencapai lebih dari 70% sesuai standar prosedur. Kegiatan ini tidak hanya memberikan dampak positif bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat kompetensi mahasiswa keperawatan dalam praktik lapangan. Dengan demikian, penyuluhan dan simulasi pendidikan kesehatan berbasis komunitas terbukti efektif sebagai upaya promotif dan preventif dalam menekan angka kecacatan serta meningkatkan kualitas hidup pasien stroke dan keluarganya.
Literature Review: Pengaruh Pendidikan Kesehatan HIV/AIDS terhadap Peningkatan Pengetahuan Remaja Ibnu Fauzi; Ayuda Nia Agustina
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.128

Abstract

Latar Belakang: Usia remaja merupakan usia permulaan dalam perkembangan seksual. Akibatnya, remaja cenderung mudah terjerumus pada perilaku seksual yang tidak bertanggung jawab. Perilaku seksual yang tidak bertanggung jawab memiliki dampak yang buruk, salah satunya yaitu risiko terkena penyakit infeksi menular seksual seperti HIV/AIDS. Upaya pencegahan pada remaja adalah pendidikan kesehatan yang dapat menolong remaja untuk menghadapi masalah hidup yang bersumber dari dorongan seksual. Tujuan: Menganalisis pengaruh pendidikan kesehatan HIV/AIDS terhadap peningkatan pengetahuan remaja berdasarkan studi empiris 10 tahun terakhir. Metode: Desain penelitian ini menggunakan literature review dengan kriteria inklusi dan kriteria PICOS. Metode dalam pencarian sumber atau artikel melalui database BASE (Bielefeld Academic Search Engine), NCBI (National Centre for Biotechnology Information), jurnal terakreditasi nasional GARUDA (SINTA: Science and Technology Indeks), dan SagePub yang berupa artikel atau jurnal yang diterbitkan dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Kata kunci yang digunakan terkait dengan pendidikan kesehatan, HIV/AIDS, dan pengetahuan remaja. Hasil: Berdasarkan literature review dari 7 jurnal didapatkan hasil bahwa terdapat pengaruh pendidikan kesehatan yang dibuktikan dengan adanya peningkatan pengetahuan pendidikan kesehatan HIV/AIDS, dimana terjadi perubahan pengetahuan sebelum dan setelah diberikan pendidikan kesehatan. Pemberian pendidikan kesehatan HIV/AIDS dapat meningkatkan sikap remaja lebih positif terhadap pencegahan HIV/AIDS. Kesimpulan: Pendidikan kesehatan HIV/AIDS dapat meningkatkan pengetahuan remaja dan meningkatkan sikap remaja lebih positif terhadap pencegahan HIV/AIDS. Diharapkan perawat dapat memberikan informasi tentang HIV/AIDS sebagai intervensi pendidikan kesehatan kepada remaja dalam mencegah perilaku seksual berisiko.