cover
Contact Name
Amanda Rosalina
Contact Email
amandarosalina@ppns.ac.id
Phone
+6285745937955
Journal Mail Official
amandarosalina@ppns.ac.id
Editorial Address
Jl. Teknik Kimia, Kampus ITS Sukolilo - Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
PROCEEDINGS CONFERENCE ON DESIGN AND MANUFACTURE AND ITS APPLICATION
ISSN : -     EISSN : 26548631     DOI : https://doi.org/10.33863/cdma.v8i1.2898
The aim of the Conference on Design Manufacture Engineering and Its Application (CDMA) is to provide a scientific platform for researchers, academics, and professionals to share and disseminate original research, innovative ideas, and practical developments in the fields of design engineering, manufacturing technology, and their multidisciplinary applications. CDMA welcomes the submission of theoretical and empirical papers that aim to advance knowledge, challenge conventional practices, and offer new insights into areas such as product design, manufacturing systems, industrial automation, materials engineering, and related domains. Submissions may employ various methodological approaches, including experimental research, modeling and simulation, qualitative studies, and data-driven analysis.
Articles 321 Documents
PERANCANGAN OVERHEAD CRANE SWL 7 TON DI WORKSHOP 2 PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR Marzuki Arwan; Pranowo Sidi; Imaniah Sriwijayasih
Proceedings Conference On Design Manufacture Engineering And Its Application Vol. 9 No. 1 (2025): 9th Proceedings of Conference on Design Manufacture Engineering and its Applica
Publisher : Proceedings Conference On Design Manufacture Engineering And Its Application

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33863/cdma.v9i1.3641

Abstract

Dalam industri manufaktur modern, efisiensi material handling menjadi kunci peningkatan produktivitas, di mana overhead crane memegang peran vital dalam memindahkan material berat. Workshop 2 saat ini dibatasi oleh kapasitas overhead crane SWL 5 ton yang kerap beroperasi mendekati beban maksimum, dengan kebutuhan pengangkatan mencapai 6,6 ton. Kondisi ini menuntut penggunaan dua crane secara bersamaan atau forklift, yang kurang efisien dan meningkatkan risiko kecelakaan. Selain itu, tidak tersedianya overhead crane 7 ton sebagai produk standar di pasaran serta tingginya biaya pemesanan khusus menjadi kendala operasional. Penelitian ini merancang overhead crane SWL 7 ton melalui metode perancangan sistematis menurut George E. Dieter, meliputi identifikasi kebutuhan, penyusunan spesifikasi teknis, perancangan konsep produk, pemilihan konsep, dokumen pembuatan produk. Konsep desain 1 dipilih sebagai alternatif terbaik dengan skor tertinggi 8,25 karena kekuatan struktural optimal, distribusi beban merata, bobot ringan, dan kemudahan manufaktur. Analisis kekuatan struktur menggunakan Finite Element Method pada Fusion 360 menunjukkan bahwa girder memiliki tegangan maksimum 49,488 MPa, safety factor 5,08, dan defleksi maksimum 3,141 mm, sedangkan end carriage mencapai tegangan maksimum 43,33 MPa, safety factor 5,6, dan defleksi maksimum 0,467 mm. Seluruh parameter berada dalam batas aman sesuai PerMen No. 5 tahun 1985 dan PerMen No. 8 tahun 2020. Estimasi total biaya mencakup bahan baku dan komponen Rp153.368.082, serta fabrikasi Rp33.678.200, sehingga total mencapai Rp187.046.282. Desain ini memberikan solusi aman, efektif, dan ekonomis untuk peningkatan sistem material handling di Workshop 2.
PENGARUH PENGGUNAAN SERAT ECENG GONDOK DAN SUBSTITUSI PASIR SILIKA DENGAN CANGKANG KERANG TERHADAP KEKUATAN BENDING DAN KETAHANAN BAKAR CALCIUM SILICATE BOARD Taryssa Cendekia Adiyanti Putri; Widya Emilia Primaningtyas; Farizi Rachman
Proceedings Conference On Design Manufacture Engineering And Its Application Vol. 9 No. 1 (2025): 9th Proceedings of Conference on Design Manufacture Engineering and its Applica
Publisher : Proceedings Conference On Design Manufacture Engineering And Its Application

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33863/cdma.v9i1.3663

Abstract

Pemanfaatan limbah organik menjadi bahan bangunan alternatif semakin penting di tengah isu lingkungan global. Melimpahnya limbah organik seperti cangkang kerang dan eceng gondok di daerah pesisir yang belum dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi ketahanan bakar papan calcium silicate yang diperkuat dengan serat eceng gondok dan menggunakan serbuk cangkang kerang sebagai substitusi pasir silika. Cangkang kerang mengandung kalsium karbonat tinggi dan memiliki potensi sebagai bahan alternatif pengganti agregat halus, sedangkan eceng gondok dapat dijadikan penguat alami pada material komposit. Penelitian dilakukan dengan metode hand lay-up dan uji ketahanan bakar sesuai standar ORE Test Method A. Komposisi yang diuji melibatkan variasi fraksi volume serat eceng gondok sebesar 15% serta substitusi pasir silika dengan cangkang kerang sebesar 100%. Hasil pengujian menunjukkan bahwa papan dengan 100% serbuk cangkang kerang mampu memadamkan api dalam 0 detik, menandakan sifat self-extinguishing yang baik. Analisis statistik menggunakan Two Way ANOVA menunjukkan bahwa variabel serat eceng gondok berpengaruh signifikan terhadap ketahanan bakar (P-value = 0,000 < α = 0,05), sedangkan substitusi pasir silika dengan cangkang kerang tidak memberikan pengaruh signifikan (P-value = 0,801 > α). Penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan serat eceng gondok berperan penting dalam meningkatkan ketahanan api papan kalsium silikat, sekaligus menawarkan solusi inovatif untuk pemanfaatan limbah organik.
OPTIMASI PARAMETER PEMOTONGAN LASER CUTTING TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN PADA MATERIAL ALUMINIUM DENGAN METODE TAGUCHI Sahita Dyah Purwa Ratri; Farizi Rachman; Amanda Rosalina
Proceedings Conference On Design Manufacture Engineering And Its Application Vol. 9 No. 2 (2025): 9th Proceedings of Conference on Design Manufacture Engineering and its Applica
Publisher : Proceedings Conference On Design Manufacture Engineering And Its Application

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33863/cdma.v9i1.3675

Abstract

Di era industri modern saat ini, perkembangan teknologi terus mengalami kemajuan pesat dan menjangkau berbagai sektor, termasuk bidang manufaktur yang menuntut efisiensi dan kualitas produk yang tinggi. Salah satu pendekatan yang digunakan untuk mencapai tujuan tersebut adalah optimasi parameter, yaitu metode yang diterapkan dalam proses manufaktur guna memperoleh kualitas produk yang optimal melalui serangkaian kegiatan penelitian terstruktur. Pada mesin laser cutting, terdapat sejumlah parameter yang mempengaruhi tingkat kekasaran permukaan dan kecepatan pemotongan material Aluminium 5083. Oleh karena itu, diperlukan optimasi parameter pemotongan agar dihasilkan kualitas permukaan yang terbaik dan memenuhi standar industri. Penelitian ini menggunakan metode Taguchi karena dinilai efisien dalam mengoptimalkan banyak variabel dengan desain eksperimen yang terorganisir menggunakan matriks orthogonal L9(3⁴). Evaluasi kualitas permukaan dilakukan dengan perhitungan rasio Signal-to-Noise (Smaller is Better) untuk menilai pengaruh empat parameter utama, yaitu titik fokus, tekanan gas, jarak nozzle, dan daya laser, masing-masing pada tiga level pengujian. Material yang digunakan adalah Aluminium 5083 dengan ketebalan 6 mm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi parameter optimal untuk meminimalkan kekasaran permukaan terdapat pada tekanan gas 14 bar, jarak nozzle 0,6 mm, dan daya laser 2250 W. Berdasarkan analisis ANOVA, kontribusi terbesar terhadap kekasaran permukaan berasal dari daya laser sebesar 43,11%, diikuti oleh jarak nozzle sebesar 33,62%, tekanan gas sebesar 12,32%. Kata kunci: ANOVA, kekasaran permukaan, laser cutting, metode taguchi
PERANCANGAN LIGHT-WEIGHT CONVERTIBLE FRAME BALANCE BIKE DENGAN SISTEM PENYESUAIAN UKURAN PENGGUNA MENGGUNAKAN PENDEKATAN ULRICH Osha Dea Ariyanti; Tri Andi Setiawan; Anda Iviana Juniani
Proceedings Conference On Design Manufacture Engineering And Its Application Vol. 9 No. 1 (2025): 9th Proceedings of Conference on Design Manufacture Engineering and its Applica
Publisher : Proceedings Conference On Design Manufacture Engineering And Its Application

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33863/cdma.v9i1.3679

Abstract

Perancangan lightweight convertible frame balance bike ditujukan untuk anak usia 2 hingga 8 tahun dengan mengusung sistem modular pada bagian frame, fork, dan chainstays guna mengakomodasi pertumbuhan pengguna. Sistem modular ini memungkinkan penyesuaian panjang rangka dan ukuran roda secara fleksibel, sehingga komponen dapat diubah atau diganti sesuai kebutuhan. Spesifikasi utama desain meliputi material rangka Aluminium Alloy 6061, kapasitas beban maksimum 25 kg, serta kompatibilitas roda ukuran 12, 16, dan 20 inci. Tiga konsep desain dikembangkan dan dianalisis dari aspek struktural dan ergonomi. Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh desain memiliki nilai safety factor di atas 2 pada kondisi start-up maupun steady pedaling, yang memenuhi standar kelayakan struktural. Dari sisi ergonomi, ketiga konsep masih berada dalam kategori yang dapat ditoleransi, dan kenyamanan pengguna dapat ditingkatkan melalui pengaturan posisi stang serta sadel. Proses perancangan dilakukan menggunakan pendekatan Ulrich secara sistematis, dimulai dari identifikasi kebutuhan, pengembangan konsep, hingga seleksi desain akhir. Pemilihan desain terbaik dilakukan dengan metode Analytical Hierarchy Process (AHP), berdasarkan lima kriteria utama: bobot rangka, jumlah komponen, tegangan maksimum, defleksi maksimum, dan skor RULA. Berdasarkan hasil pembobotan, Konsep Desain 1 ditetapkan sebagai alternatif paling optimal dengan skor tertinggi sebesar 0,96. Rancangan ini membuktikan bahwa integrasi sistem modular, analisis struktural, evaluasi ergonomi, dan metode AHP mampu menghasilkan desain balance bike yang ringan, ergonomis, aman, dan adaptif terhadap pertumbuhan pengguna.
PERANCANGAN STRUKTUR MESIN SORTIR BIBIT TANAMAN MENGGUNAKAN METODE SCAMPER Muhammad Iman Dwi Darmawan; Dhika Aditya Purnomo; Widya Emilia Primaningtyas
Proceedings Conference On Design Manufacture Engineering And Its Application Vol. 9 No. 1 (2025): 9th Proceedings of Conference on Design Manufacture Engineering and its Applica
Publisher : Proceedings Conference On Design Manufacture Engineering And Its Application

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33863/cdma.v9i1.3689

Abstract

Sektor pertanian Indonesia masih sangat bergantung pada metode manual dalam memantau kualitas bibit tanaman, yang sering kali menghasilkan penilaian yang tidak konsisten dan subjektif. Petani umumnya menilai bibit berdasarkan indikator visual seperti warna, ukuran, bentuk, dan tekstur daun. Proses ini tidak hanya rentan terhadap kesalahan manusia, tetapi juga memakan waktu, kurang efisien, dan sulit dilakukan dalam skala besar. Teknologi phenotyping menawarkan solusi dengan memungkinkan pemantauan dan klasifikasi secara presisi serta otomatis berdasarkan karakteristik fenotipe tanaman yang terukur. Meski demikian, penerapan teknologi phenotyping pada mesin pertanian praktis di Indonesia masih sangat terbatas, terutama pada sektor penyortiran bibit. Penelitian ini bertujuan untuk merancang struktur mesin sortir bibit tanaman yang mengintegrasikan teknologi phenotyping dengan metode SCAMPER sebagai kerangka desain kreatif. Metode SCAMPER digunakan untuk menghasilkan ide-ide inovatif melalui proses modifikasi, penggabungan, penggantian, adaptasi, serta penghapusan dan penyesuaian dari konsep yang telah ada. Desain akhir mencakup sistem konveyor untuk memindahkan bibit, lengan robot dengan tiga derajat kebebasan untuk proses sortir, serta sensor Intel RealSense untuk deteksi berbasis fenotipe. Struktur mesin dirancang untuk memastikan kekuatan mekanik, stabilitas operasional, dan fleksibilitas tinggi sehingga mampu beradaptasi pada berbagai jenis tanaman. Integrasi komponen ini diharapkan meningkatkan efisiensi, akurasi, dan skalabilitas proses sortir bibit, sekaligus mengatasi keterbatasan metode manual. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan peralatan pertanian cerdas dan menjadi referensi desain bagi otomatisasi sortir bibit di masa depan.
PEMILIHAN DESAIN ALAT LEPAS PASANG BRAKE CYLINDER SISTEM PENGEREMAN KERETA API DENGAN METODE SCAMPER Frida Syandini Nugroho; Rizal Indrawan; Widya Emilia Primaningtyas
Proceedings Conference On Design Manufacture Engineering And Its Application Vol. 9 No. 1 (2025): 9th Proceedings of Conference on Design Manufacture Engineering and its Applica
Publisher : Proceedings Conference On Design Manufacture Engineering And Its Application

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33863/cdma.v9i1.3696

Abstract

Pengereman merupakan komponen yang sangat vital dalam suatu sarana transportasi yang dimana fungsinya tidak hanya untuk mempertahankan kecepatan tetapi juga untuk memperlambat dan menghentikan kereta api. Sistem pengereman yang diterapkan biasanya berupa pengereman udara tekan yang bersifat otomatis dan terdapat komponen penting yang memiliki fungsi spesifik masing masing untuk mendukung proses pengereman pada kereta api salah satunya merupakan komponen brake cylinder. Brake cylinder merupakan salah satu komponen penting dalam sistem pengereman kereta api yang berfungsi mengubah tekanan udara menjadi gaya mekanik untuk menghentikan laju kereta api. Pada proses lepas pasang brake cylinder yang memiliki berat 45 kg saat ini masih dilakukan secara manual. Hal ini menimbulkan beberapa risiko kecelakaan kerja termasuk cedera punggung, tangan, kaki dan risiko kerusakan komponen brake cylinder. Penelitian ini bertujuan untuk merancang alat bantu yang dapat mempermudah proses lepas pasang brake cylinder dengan aman sesuai dengan aspek keselamatan kerja. Metode yang digunakan dalam perancangan ini adalah metode SCAMPER yaitu sebuah metode menggunakan pendekatan kreatif yang digunakan untuk menghasilkan ide baru dengan memanfaatkan pertanyaan yang dirancang untuk memicu pemikiran kreatif. Analisis yang dilakukan meliputi analisis struktural statis untuk memastikan kekuatan material dan struktur alat, serta analisis ergonomi untuk menilai kenyamanan yang memastikan bahwa ukuran, bentuk, dan fitur alat sesuai dengan kemampuan tubuh manusia. Hasil dari penelitian ini adalah rancangan alat bantu lepas pasang brake cylinder berbasis scissor lift yang memiliki kekuatan struktur yang baik, dapat menyesuaikan penggunaan alat secara ergonomis, mengurangi risiko kecelakaan kerja, dan risiko kerusakan komponen brake cylinder.
PEMILIHAN DESAIN KONSEPTUAL TROLI DRUM HIDROLIK UNTUK MENINGKATKAN ERGONOMI DAN KINERJA OPERASIONAL Kelvine Prasetya Aldy; Fipka Bisono; Ridhani Anita Fajardini
Proceedings Conference On Design Manufacture Engineering And Its Application Vol. 9 No. 1 (2025): 9th Proceedings of Conference on Design Manufacture Engineering and its Applica
Publisher : Proceedings Conference On Design Manufacture Engineering And Its Application

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33863/cdma.v9i1.3701

Abstract

Pengangkutan dan pemindahan drum berisi material berat menjadi tantangan utama dalam dunia industri, khususnya di bengkel. Permasalahan ini tidak hanya mempengaruhi efisiensi operasional, tetapi juga keselamatan kerja dan produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menganalisis troli drum hidrolik berkapasitas 300 kg sebagai solusi alat bantu angkat drum di Bengkel Sumber Jaya. Dalam prosesnya, penelitian mengidentifikasi kebutuhan pengguna, menyusun daftar kebutuhan, dan mengembangkan desain berbasis metode Ulrich. Selanjutnya, konsep desain dirancang menggunakan pendekatan ergonomi dan teknik manufaktur yang optimal. Prototipe virtual dibuat menggunakan software Autodesk Fusion 360 dan software CATIA V5 untuk mengevaluasi kinerja desain serta tingkat ergonomis yang aman bagi pekerja. Metodologi penelitian yang diterapkan meliputi langkah-langkah identifikasi masalah, pengumpulan data kebutuhan, perancangan konsep, hingga evaluasi biaya manufaktur. Berdasarkan hasil penelitian, telah berhasil dirancang troli drum hidrolik berkapasitas 300 kg dengan memperhatikan aspek dimensi, ergonomi, dan proses manufaktur. Dari tiga alternatif, konsep ketiga dipilih sebagai desain terbaik karena memiliki ergonomi kategori sangat baik dengan skor RULA rendah (2), dimensi ringkas untuk area kerja terbatas, serta proses manufaktur yang relatif mudah. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan keselamatan kerja, mendukung produktivitas bengkel, serta menjadi acuan bagi pengembangan alat bantu material handling yang lebih efisien di masa depan.
OPTIMASI PARAMETER MESIN LASER TUBE CUTTING TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN MENGGUNAKAN METODE RESPON SURFACE Achmad Fajar Ferdinand; Farizi Rachman; Fipka Bisono
Proceedings Conference On Design Manufacture Engineering And Its Application Vol. 9 No. 2 (2025): 9th Proceedings of Conference on Design Manufacture Engineering and its Applica
Publisher : Proceedings Conference On Design Manufacture Engineering And Its Application

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33863/cdma.v9i1.3718

Abstract

Industri manufaktur modern menuntut peningkatan kualitas produk dan efisiensi proses produksi, termasuk pada proses pemotongan material logam. Mesin CNC Laser Tube Cutting 5000 TRUMPF banyak digunakan di berbagai sektor industri karena kemampuannya menghasilkan potongan presisi dengan kecepatan tinggi serta konsistensi hasil. Meski demikian, permasalahan berupa tingginya kekasaran permukaan dan deviasi dimensi pada pemotongan mild steel masih sering terjadi, sehingga berdampak pada meningkatnya jumlah produk cacat, waktu pengerjaan ulang, dan biaya produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kombinasi parameter pemotongan yang optimal guna meminimalkan kekasaran permukaan sekaligus meningkatkan keakuratan dimensi hasil potong. Metode yang digunakan adalah Response Surface Methodology (RSM) dengan desain Box-Behnken, melibatkan tiga parameter bebas, yaitu titik fokus sinar laser, tekanan gas, dan daya laser. Sebanyak 30 sampel diuji menggunakan variasi parameter yang telah dirancang secara sistematis, kemudian data dianalisis menggunakan ANOVA untuk mengevaluasi signifikansi pengaruh dan besarnya kontribusi setiap parameter. Hasil penelitian menunjukkan kombinasi optimal pada titik fokus 0 mm, tekanan gas 0,50 bar, dan daya laser 1800 W. Untuk kekasaran permukaan, titik fokus memberikan pengaruh paling signifikan (P- value 0,002; kontribusi 54%), diikuti tekanan gas (7%) dan daya laser (3%). Sedangkan pada keakuratan dimensi, kontribusi terbesar berasal dari tekanan gas (6,9%), disusul daya laser (2,2%) dan titik fokus (0,69%).
ANALISIS PENGARUH DIMENSI RUNNER INGATE DAN RISER TERHADAP NILAI CACAT POROSITAS PRODUK DUDUKAN POMPA PADA PENGECORAN INVESTMENT MENGGUNAKAN METODE TAGUCHI Irgifa Cahyhono; Widya Emilia Primaningtyas; Dian Asa Utari
Proceedings Conference On Design Manufacture Engineering And Its Application Vol. 9 No. 1 (2025): 9th Proceedings of Conference on Design Manufacture Engineering and its Applica
Publisher : Proceedings Conference On Design Manufacture Engineering And Its Application

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33863/cdma.v9i1.3721

Abstract

Investment casting atau pengecoran logam investasi merupakan salah satu metode pengecoran logam yang banyak digunakan dalam industri manufaktur karena kemampuannya menghasilkan produk dengan bentuk kompleks dan ketelitian tinggi. Meski demikian, proses ini memiliki tantangan tersendiri dalam tahapan proses produksinya, salah satunya adalah potensi terbentuknya cacat porositas yang dapat menurunkan kualitas maupun kekuatan mekanis produk. Cacat porositas umumnya terjadi akibat aliran logam cair yang turbulen, gas yang terperangkap dalam cetakan, Penyusutan saat pembekuan, serta desain gating system dan riser yang kurang optimal. Desain gating system yang meliputi runner dan ingate, serta penempatan dan ukuran riser, sangat memengaruhi kelancaran aliran logam dan proses pengisian cetakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi dimensi runner, ingate, dan riser terhadap cacat porositas pada produk hasil investment casting. Pendekatan yang digunakan meliputi simulasi pengecoran untuk memvisualisasikan pembentukan porositas, serta metode Taguchi sebagai alat optimasi untuk menentukan kombinasi parameter desain yang menghasilkan kualitas pengecoran terbaik. Dengan menerapkan desain eksperimen Taguchi dan pendekatan Smaller is Better, penelitian ini diharapkan mampu memberikan rekomendasi desain sistem pengecoran yang lebih efisien dan efektif, serta menjadi referensi bagi industri maupun mahasiswa untuk belajar dalam mengurangi jumlah produk cacat dan meningkatkan mutu hasil pengecoran.
PENERAPAN FMEA UNTUK MENGANALISIS MODE KEGAGALAN FUNGSIONAL PADA REACH STACKER: STUDI KASUS PERUSAHAAN JASA TERMINAL PETI KEMAS Muhammad Hisyam Fauzi; Anda Iviana Juniani; Cahya Ardie Firmansyah
Proceedings Conference On Design Manufacture Engineering And Its Application Vol. 9 No. 2 (2025): 9th Proceedings of Conference on Design Manufacture Engineering and its Applica
Publisher : Proceedings Conference On Design Manufacture Engineering And Its Application

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33863/cdma.v9i2.3724

Abstract

Reach stacker adalah alat angkut dan bongkar muat barang dengan model kombinasi antara forklift dengan mobile crane yang biasa digunakan di Perusahaan Jasa Peti Kemas. Reach stacker terdiri dari bagian struktural, komponen mekanis, komponen elektrik, dan sistem kontrol. Reach stacker memiliki peranan penting dalam angkut dan bongkar muat peti kemas, sehingga sering mengalami kegagalan fungsi karena intensitas pemakaian yang tinggi. Oleh karena itu, dapat menyebabkan kegiatan angkut dan bongkar muat terhenti ataupun terhambat. Penelitian ini dilakukan untuk menemukan akar permasalahan pada reach stacker dengan menganalisis sistem yang mengalami pemeliharaan karena kerusakan (breakdown maintenance). Data yang digunakan adalah data breakdown dan utilization reach stacker nomor 73 pada tahun 2021-2023. Metode analisis yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi kegagalan adalah metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) untuk mencari nilai Risk Priority Number (RPN). Hasil perhitungan RPN dapat digunakan untuk mengetahui komponen mana yang lebih kritis dan harus didahulukukan dalam perbaikan dan perawatan yang perlu dilakukan. Dalam mengidentifikasi fungsi setiap komponen dibutuhkan Function Block Diagram (FBD) untuk membantu mempermudah penyusunan FMEA. Dengan menggunakan analisis kuantitatif melalui metode FMEA, diperoleh nilai RPN tertinggi pada komponen spreader yaitu kegagalan mekanisme twistlock macet dengan nilai sebesar 360. Dari hasil analisis diharapkan dapat membantu perusahaan dalam menjaga keandalan reach stacker sehingga dapat menjaga produktivitas kerja.