cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kebidanan
ISSN : 23018372     EISSN : 25497081     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Kebidanan Universitas Muhammadiyah Semarang (e-ISSN : 2549-7081) provides a medium for those who want to publish their scientific articles from either research results or innovations in the fields of midwifery and health
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2012): February 2012" : 14 Documents clear
PERBEDAAN TINGKAT NYERI PERSALINAN KALA I PADA IBU BERSALIN NORMAL PRIMIGRAVIDA DAN MULTIGRAVIDA DI RB NUR HIKMAH DESA KUWARON GUBUG KABUPATEN GROBOGAN TAHUN 2011 Durotun Afifah; Budi Mulyono; Ninik Pujiati
Jurnal Kebidanan Vol 1, No 1 (2012): February 2012
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.21 KB) | DOI: 10.26714/jk.1.1.2012.19-26

Abstract

Mengetahui perbedaan tingkat nyeri persalinan kala I pada ibu bersalin normal primigravida dan multigravida di RB Nur Hikmah Desa Kuwaron Gubug Kabupaten Grobogan. Jenis penelitian ini adalah penelitian komparasi, dengan pendekatan cross sectional. Populasi dan sampel adalah semua ibu yang bersalin normal sebanyak 30 ibu, terdiri atas 15 ibu primigravida dan 15 ibu multigravida, dengan teknik total sampling. Analisa data menggunakan T- Independent. Nyeri persalinan pada ibu primigravida sebagian besar mengalami nyeri berat sebanyak 10 orang (66,7%). Responden yang mengalami nyeri sedang sebanyak 4 orang (26,7%) dan nyeri sangat berat sebanyak 1 orang (6,7%). Nyeri persalinan pada ibu multigravida sebagian besar mengalami nyeri ringan sebanyak 9 orang (60%).Responden yang mengalami nyeri sedang sebanyak 6 orang (40%). Ada perbedaan tingkat nyeri persalinan kala I pada ibu bersalin normal primigravida dan multigravida di RB Nur Hikmah Desa Kuwaron Gubug Kabupaten Grobogan (p value = 0,000 < 0,05). Ada perbedaan tingkat nyeri persalinan kala I pada ibu bersalin normal primigravida dan multigravida di RB Nur Hikmah Desa Kuwaron Gubug Kabupaten Grobogan.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN SIKAP WANITA USIA SUBUR (WUS) TENTANG KEPUTIHAN FISIOLOGIS DAN PATOLOGIS DI LAPAS WANITA KELAS IIA KOTA SEMARANG TAHUN 2011 Rizka Sulistianingsih; Herry Suswanti Djarot; Dwi Wahyuni
Jurnal Kebidanan Vol 1, No 1 (2012): February 2012
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.115 KB) | DOI: 10.26714/jk.1.1.2012.91-98

Abstract

Wanita yang beranggapan keputihan patologis adalah keputihan fisiologis akan membuat wanita tersebut mengabaikan keputihan yang dideritanya sehingga penyakit yang diderita bisa semakin parah yaitu terjadinya infeksi dari bakteri, virus, jamur, atau juga parasit, yang bisa menyebabkan terjadinya kasus Infeksi Menular Seksual (IMS). Di Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2009, kasus IMS diobati sebesar 77,80%, mengalami penurunan bila dibandingkan dengan cakupan tahun 2008 sebesar 98,14%. Jumlah kasus IMS di Kota Semarang pada tahun 2009 berdasarkan laporan tercatat mencapai 2.471 kasus. Untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan sikap wanita usia subur (WUS) tentang keputihan fisiologis dan keputihan patologis di Lapas Wanita Kelas IIA Kota Semarang.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian analitik, dengan menggunakan pendekatan Cross sectional. Populasi adalah seluruh penghuni Lapas Wanita kela IIA Kota Semarang yang berumur 15-49 tahun. Sampel sebanyak 80 orang wanita usia subur dengan menggunakan teknik Sampling jenuh. Data yang dikumpulkan adalah pengetahuan dan sikap WUS tentang keputihan fisiologis dan patologis. Uji statistik yang digunakan adalah Rank Spearman.Sebagian besar WUS mempunyai pengetahuan yang baik tentang keputihan fisiologis danpatologis sebanyak 40 responden (50%) , mempunyai pengetahuan cukup sebanyak 34 responden (42,5%) dan sebagian kecil mempunyai pengetahuan yang kurang sebanyak 6 responden (7,5%). Sebagian besar WUS mempunyai sikap positif terhadap keputihan fisiologis dan patologis sebanyak 49 responden (61,3%) dan sebagian kecil mempunyai sikap negatif sebanyak 31 responden (38,3%). Dari uji hubungan antara pengetahuan dengan sikap wanita usia subur di dapatkan nila p value = 0,001 yang berarti bahwa ada “hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan sikap wanita usia subur tentang keputihan fisiologis dan patologis”. Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan sikap wanita usia subur tentang keputihan fisiologis dan patologis dengan p value = 0,001 .
GAMBARAN SIKAP TENAGA KESEHATAN DAN PELAKSANAAN METODE KANGGURU PADA BAYI BERAT LAHIR RENDAH DI RUANG PERINATOLOGI RSUD dr. SOEPRAPTO CEPU TAHUN 2011 Nawang Puspitaningtyas; Rahayu Astuti; Dewi Puspitaningrum
Jurnal Kebidanan Vol 1, No 1 (2012): February 2012
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.907 KB) | DOI: 10.26714/jk.1.1.2012.53-58

Abstract

Salah satu asuhan yang dapat diberikan pada bayi berat lahir rendah selain inkubator adalah metode kanguru. Metode kanguru merupakan perawatan dengan kontak kulit antara ibu dan bayi yang bermanfaat untuk menstabilkan suhu tubuh dan memperbaiki keadaan umum bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran sikap tenagakesehatan dan pelaksanaan metode kanguru pada bayi berat lahir rendah di ruang perinatologi RSUD dr. Soeprapto Cepu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh tenaga kesehatan di ruang perinatologi RSUD dr. SoepraptoCepu yang berjumlah 15 orang dengan sampel jenuh Data-data yang dikumpulkan dianalisis secara univariat. Dari penelitian ini diketahui bahwa sebagian besar tenaga kesehatan memiliki sikap positif terhadap metode kanguru (60%) dan sebagian besar tenaga kesehatanpernah melaksanakan metode kanguru yaitu sebanyak (73.3%). Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa sebagian besar tenaga kesehatan memiliki sikap positif dan pelaksanaan yang baik.
PERBEDAAN PENGETAHUAN SEBELUM DAN SESUDAH PENYULUHAN TENTANG KONTRASEPSI IMPLAN (Studi pada WUS di Rw IV Desa Wonolopo Kecamatan Mijen Kota Semarang) Ely Rohmawati; Suprapti Suprapti; Fitriani Nur Damayanti
Jurnal Kebidanan Vol 1, No 1 (2012): February 2012
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.563 KB) | DOI: 10.26714/jk.1.1.2012.27-32

Abstract

Keluarga Berencana merupakan salah satu pelayanan kesehatan preventif yang paling dasar dan utama bagi wanita. Berdasarkan laporan pelaksanaan program kependudukan dan keluarga berencana Provinsi Jawa Tengah, minat wanita menggunakan kontrasepsi implan belum sesuai harapan. Penyebabnya sebagian masyarakat masih merasa takut memakai implan, terutama yang berada di desa.Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan pengetahuan WUS tentang kontrasepsi implan di RW IV Desa Wonolopo Kecamatan Mijen Kota Semarang Tahun 2011 sebelum dan sesudah penyuluhan. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (eksperimen quasi) dan menggunakan pendekatan “one group pretest-posttest”. Populasi yang diteliti adalah wanita usia subur yang mempunyai pasangan di RW IV Desa Wonolopo Kecamatan Mijen Semarang yang berjumlah 88 orang. Sampel yang diambil berjumlah 31 orang sesuai kriteria inklusi danekslusi. Teknik pengambilan sampel yang dipakai adalah sampling jenuh. Temuan dalam penelitian ini adalah ada perbedaan yang bermakna antara pengetahuan tentang kontrasepsi implant sebelum dan sesudah penyuluhan.
GAMBARAN KARAKTERISTIK IBU HAMIL YANG MENDERITA KEKURANGAN ENERGI KRONIS (KEK) DI KECAMATAN WONOSALAM KABUPATEN DEMAK Nora Puspita Sari; Nuke Devi Indrawati; Novita Kumalasari
Jurnal Kebidanan Vol 1, No 1 (2012): February 2012
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.087 KB) | DOI: 10.26714/jk.1.1.2012.81-86

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik ibu hamil yang menderita kekurangan energi kronis (KEK) di BPS DL kecamatan Wonosalam Kabupaten Demak. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pengambilan data dilakukan secara survei wawancara.Metode sampling yang digunakan adalah non random sampling dengan sampel jenuh. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner yang telah dilakukan uji validitas dan reliabilitasnya. Data yang dikumpulkan dianalisis secara univariat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa responden memiliki pengetahuan cukup tentang kekurangan energi kronis (KEK) sebanyak 15 orang (50%), sebagian besar responden memiliki tingkat pendidikan tamat SMA sebanyak 15 orang (50%), dan sebagian besar ibu hamil yang menderita kekurangan enegi kronik (KEK) memiliki status ekonomi yang tinggi yaitu sebanyak 18 orang (60%). Responden yang menderita kekurangan energi kronis mempunyai pengetahuan cukup tentang kekurangan energi kronis dengan tingkat pendidikan tamat SMA dan mempunyai status ekonomi yang tinggi.Tidak semua ibu hamil yang menderita kekurangan energi kronis (KEK) mempunyai tingkat pendidikan rendah dan status ekonomi yang rendah juga, tetapi masih banyak ibu hamil yang mempunyai tingkat pendidikan tinggi dan status ekonomi yang tinggi juga dapat menderitakekurangan energi kronis (KEK) .
PENGARUH HIPNOSIS PADA IBU BERSALIN PRIMIGRAVIDA TERHADAP APGAR SKOR BAYI BARU LAHIR DI BPM NY. M DESA TARUB KEC.TAWANGHARJO - GROBOGAN Ngaziz, Laili Nurul; Widyawati, Melyana Nurul; Mulyanti, Lia
Jurnal Kebidanan Vol 1, No 1 (2012): February 2012
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.475 KB) | DOI: 10.26714/jk.1.1.2012.47-52

Abstract

Penilaian apgar sangat penting karena untuk meminimalkan asfiksia pada bayi yang merupakan kelanjutan dari nilai apgar yang rendah. Pada waktu persalinan denyut jantung bayi juga harus di pantau dengan dopler atau linek untuk mengetahui kesejahteraan janin dalam kandungan. Jenis penelitian ini adalah eksperimental yang bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh hipnosis pada ibu bersalin primigravida terhadap apgar skor bayi baru lahir. Penelitian yang digunakan adalah praeksperimen dengan pendekatan static groupcomparison yaitu suatu rancangan penelitian yang menggunakan dua kelompok subyek diantaranya kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Efek perlakuan dilihat dari perbedaan pengukuran kedua kelompok. Dari analisis univariat didapat hasil dari distribusi responden berdasarkan apgar skor bayi baru lahir pada persalinan normal yang tidakdilakukan hipnosis (kelompok kontrol) bahwa bayi yang mengalami asfiksia ringan sebanyak 10 bayi (67%) dengan nilai apgar 4-6, bayi yang tidak mengalami asfiksia atau normal sebanyak 5 bayi (33%) dengan nilai apgar 7-10 . Sedangkan distribusi responden berdasarkan apgar skor bayi baru lahir pada persalinan normal yang dilakukan hipnosis (kelompok perlakuan) di dapat hasil bahwa semua bayi (100%) mempunyai nilai apgar normal yaitu dengan nilai apgar 7-10. Dari analisis bivariat uji Mann-Whiney didapat nilai p 0.000 yang berarti ada pengaruh yang signifikan dari hipnosis terhadap apgar skor bayi baru lahir padaibu bersalin primigravida.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN MELALUI METODE CERAMAH DAN DEMONSTRASI DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN TENTANG KANKER PAYUDARA DAN KETRAMPILAN PRAKTIK SADARI (Studi pada Siswi SMA Futuhiyyah Mranggen Kabupaten Demak) Aprilia Hidayati; Trixie Salawati; Siti Istiana
Jurnal Kebidanan Vol 1, No 1 (2012): February 2012
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.616 KB) | DOI: 10.26714/jk.1.1.2012.1-8

Abstract

Mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan melalui metode ceramah dan demontrasi dalam meningkatkan pengetahuan tentang kanker payudara dan ketrampilan praktik SADARI (studi pada siswi SMA Futuhiyyah Mranggen Kabupaten Demak). Metode : Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan rancangan penelitian “one group pre test dan post test. Sampelnya adalah para siswi SMA Futuhiyyah dan diambil dengan teknik cluster sampling sehingga didapat 55 sampel. Data didapat dari kuesioner untuk pengetahuan dan checklist untuk ketrampilan . Data dianalisis dengan menggunakan paired sample t test dan uji wilcoxon dengan α= 0,05. Hasil : Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ada perbedaan pengetahuan siswi tentang kanker payudara antara sebelum dan sesudah penyuluhan dengan z hitung sebesar 6,456 (p value = 0,000), dan ada perbedaan ketrampilan siswi melakukan ketrampilan SADARI dengan t hitung sebesar 48,252 (p value = 0,000). Kesimpulan : Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pendidikan kesehatan melalui metode ceramah tentang kanker payudara dan demonstrasi ketrampilan praktik SADARI berpengaruh terhadap pengetahuan siswi tentang kanker payudara dan ketrampilan praktik SADARI di SMA Futuhiyyah Kabupaten Demak.
HUBUNGAN KADAR HEMOGLOBIN IBU HAMIL DENGAN BERAT BAYI LAHIR DI RS PERMATA BUNDA KAB.GROBOGAN TAHUN 2011 Muazizah Muazizah; Herryanto Adi Nugroho; Agustin Rahmawati
Jurnal Kebidanan Vol 1, No 1 (2012): February 2012
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.299 KB) | DOI: 10.26714/jk.1.1.2012.73-80

Abstract

Tujuan Penelitian :Untuk menganalisis pengaruh hemoglobin wanita hamil terhadap berat bayi lahir Jenis penelitian : Jenis penelitian yang digunakan adalah analisis korelasi yaitu menganalisis hubungan antar variabel, korelasi untuk menentukan tingkat / kedekatan hubungan,dan untuk mengetahui arah hubungan antara dua variabel numerik. pendekatan retrospektif, teknik sampling yang digunakan adalah total sampling, teknik analisis yang digunakan adalah pengukuran pusat dan regresi linear sederhanaHasil Penelitian :Hasil analisis didapatkan rata –rata kadar Hb ibu hamil adalah 11,05 gr/dl.rata – rata berat bayi lahir adalah 2873,3 gr. Hasil nilai koefisien determinasi persamaan garis regresi dapat menerangkan 95,3 % variasi berat bayi lahir dengan persamaan berat bayi lahir = (-7515,96) + 940,07 * Hb ibu hamil. artinya berat bayi lahir dapat diperkirakan jika diketahui kadar hb ibu hamil. Nilai p value = 0,000 artinya alpha 5% bahwa regresi sederhana cocok dengan data yang ada dan menolak hipotesis nol, berarti ada hubungan linier antara hb ibu hamil dengan berat bayi lahir. dari nilai b=940,07 berarti bahwa setiap satu gram/dl hb ibu hamil variabel berat bayi lahir akan bertambah sebesar 940,07 gr. Saran : sebaiknya dilakukan penelitian untuk memprediksi BBL dari faktor lain.
LAMA KERJA DAN PENDIDIKAN SEBAGAI FAKTOR YANG BERPERAN DALAM PRAKTIK PIJAT BAYI DUKUN BAYI (Studi Kasus di Kecamatan Karangrayung Kabupaten Grobogan) Wiwid Ika Cahyani; Ali Rosidi; Wening Andarsari
Jurnal Kebidanan Vol 1, No 1 (2012): February 2012
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.581 KB) | DOI: 10.26714/jk.1.1.2012.87-90

Abstract

Latar belakang: Pijat bayi merupakan sentuhan setelah kelahiran yang dapat memberikan jaminan adanya kontak tubuh berkelanjutan sehingga dapat mempertahankan perasaan nyaman dan aman. Dari survey pendahuluan di Kecamatan Karangrayung Kabupaten Grobogan dari 3 responden dukun bayi, mereka mempunyai pengalaman kerjaselama 8, 10, dan 15 tahun. Dari 3 responden tersebut 2 berpendidikan SD sedangkan 1 berpendidikan tidak lulus SD, dari 3 responden tersebut dalam melakukan praktik kurang baik. Tujuan :Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan lama kerja dukun bayi dan tingkat pendidikan dengan praktik pijat bayi di Kecamatan Karangrayung Kabupaten Grobogan. Metode :Jenis Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Subjek dari penelitian ini adalah semua dukun bayi tingkat Kecamatan di Karangrayung sebanyak 30 orang. Sampel adalah total populasi. Hasil :Berdasarkan hasil penelitian lama kerja dukun bayi terendah 2 tahun dan tertinggi 17 tahun, pendidikan terendah tidak sekolah dan tertinggi 6 tahun. Praktik yang dilakukan dukun bayi kategori baik 2 responden dan kurang 24 responden. Hubungan antara lama kerja dukun bayi dengan praktik pijat bayi kemudian dilakukan analisa dengan uji Korelasi Rank Spearman ,maka didapatkan nilai r hitung sebesar 0,918 > r tabel (30 responden) sebesar 0,361 dengan p value sebesar 0,001 < 0,05. Dan pendidikan dukun bayi dengan praktik pijat bayi Uji korelasi Rank Spearman, maka didapatkan nilai r hitung sebesar 0,108 < r tabel (30 responden) sebesar 0,361 dengan p value sebesar 0,000 < 0,05. Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikan antara lama kerja dan praktik pjat bayi.Tidak ada hubungan antara tingkat pendidikan dan praktik pijat bayi di Kecamatan Karangrayung Kabupaten Grobogan. Saran :Lama kerja praktik pijat bayi lebih ditingkatkan melalui penyuluhan di puskesmas atau pelatihan khusus dari bidan.
HUBUNGAN PENDIDIKAN, PARITAS, DAN PEKERJAAN IBU DENGAN STATUS GIZI IBU HAMIL TRIMESTER III DI PUSKESMAS BANGETAYU KECAMATAN GENUK KOTA SEMARANG TAHUN 2011 Bunga Widita Kartikasari; Mifbakhuddin Mifbakhuddin; Dian Nintyasari Mustika
Jurnal Kebidanan Vol 1, No 1 (2012): February 2012
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.903 KB) | DOI: 10.26714/jk.1.1.2012.9-18

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pendidikan, paritas, dan pekerjaan ibu dengan status gizi ibu hamil trimester III di Puskesmas Bangetayu Kota Semarang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian analitik dengan pendekatan crossectional menggunakansampel 36 ibu hamil trimester III di Puskesmas Bangetayu Kota Semarang pada bulan Juli-Agustus 2011. Data diperoleh melalui wawancara dengan pengisian kuesioner. Temuan hasil penelitian ini dilakukan dengan cara menganalisis hubungan antara pendidikan dengan status gizi ibu hamil trimester III diperoleh hasil penghitungan menggunakan Rank Spearman dengan nilai r = 0,195 dan diperoleh nilai p = 0,255 (p>0,05), sehingga dapat disimpulkan tidak ada hubungan yang signifikan antara pendidikan dengan status gizi ibu hamil trimesterIII. Analisis hubungan antara paritas dengan status gizi ibu hamil trimester III diperoleh hasil penghitungan menggunakan Rank Spearman dengan nilai r = 0,157 dan diperoleh nilai p = 0,361 (p>0,05), sehingga dapat disimpulkan tidak ada hubungan yang signifikan antara paritas dengan status gizi ibu hamil trimester III. Analisis hubungan antara pekerjaan dengan status gizi ibu hamil trimester III diperoleh hasil penghitungan menggunakan uji koefisien korelasi point biserial didapatkan nilai p = 0,004 (p<0,05), sehingga dapat disimpulkanbahwa ada hubungan yang signifikan antara pekerjaan dengan status gizi ibu hamil trimester III. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara pendidikan dan paritas ibu dengan status gizi ibu hamil trimester III. Ada hubungan yang signifikan antara pekerjaan ibu dengan status gizi ibu hamil trimester III.

Page 1 of 2 | Total Record : 14