cover
Contact Name
Julina BR Sembiring
Contact Email
azkatepu@gmail.com
Phone
+6282162165553
Journal Mail Official
rekammedic@helvetia.ac.id
Editorial Address
Jl. Kapt Sumarsono 107, Helvetia, Medan, Sumatera Utara - 20124, Indonesia.
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Rekam Medic
ISSN : -     EISSN : 26146398     DOI : 10.33085
Jurnal Rekam Medic dikelola oleh Program Studi Administrasi Rumah Sakit, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Institut Kesehatan Helvetia. Jurnal mencakup tema yang fokus pada bidang administrasi dan layanan kesehatan di rumah sakit di Indonesia. Terbitan ini berisi artikel bidang berkaitan dengan Kebijakan Pelayanan, Admnistrasi dan Rekam Medik. Jurnal Rekam Medic diterbitkan berkala 2 kali dalam setahun pada bulan Februari dan Agustus. Artikel yang diserahkan ke jurnal ini akan ditinjau oleh editor dan reviewer. Naskah artikel ilmiah yang dimuat dalam Jurnal Rekam Medic mencakup ranah penelitian, penerapan, atau konseptual. JRM tersedia online dan akses terbuka, sehingga penulis dan peneliti dapat lebih mudah mengakses hasil penelitian yang telah dipublikasikan di JRM.
Arjuna Subject : -
Articles 95 Documents
Analisis Pelaksanaan Ketepatan Identifikasi Pasien Berdasarkan Standar Sasaran Keselamatan Pasien BR Tarigan, Dwi Feni Pebriyani
Jurnal Rekam Medic Vol 8, No 1 (2025): Edisi Februari
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jrm.v8i1.6330

Abstract

Latar Belakang: Identifikasi pasien merupakan salah satu sasaran keselamatan pasien di rumah sakit. Kesalahan identifikasi pasien di awal pelayanan akan berlanjut pada kesalahan pelayanan berikutnya. Kesalahan karena kekeliruan identifikasi pasien terjadi di hampir semua aspek atau tahapan diagnosis dan pengobatan sehingga diperlukan adanya ketepatan identifikasi pasien. Tujuan :Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan ketepatan identifikasi pasien di Rumah Sakit Surya Insani. Metode penelitian: Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan telaah dokumen. Informan yang menjadi narasumber yaitu tim keselamatan pasien, manajer keperawatan, kepala ruangan, petugas pendaftaran, perawat, bidan, pasien dan pendamping pasien. Hasil penelitian : menunjukkan bahwa pelaksanaan identifikasi pasien di Rumah Sakit Surya Insani sudah berjalan tetapi belum sesuai standar. Pengetahuan petugas kesehatan masih kurang; petugas tidak melakukan verifikasi data pasien; dan pasien tidak teredukasi dengan baik terkait pelaksanaan identifikasi pasien. Kesimpulan :Pelaksanaan identifikasi pasien tidak berjalan dengan baik karena karyawan yang sering berganti, kurangnya sosialisasi yang diberikan kepada petugas, kepatuhan petugas pada SPO masih kurang, dan tidak ada pelaporan pelaksanaan identifikasi pasien. Saran: Beberapa saran yang direkomendasikan dalam penelitian ini adalah rumah sakit perlu melakukan pengendalian dan pencegahan terhadap turnover intention karyawan; tim keselamatan pasien rumah sakit perlu melakukan sosialisasi prosedur identifikasi pasien; memberikan punishment dan reward kepada petugas kesehatan terkait pelaksanaan identifikasi pasien; melakukan pencatatan dan pelaporan pelaksanaan ketepatan identifikasi pasien; dan perlunya menekankan tanggung jawab petugas dalam menjelaskan pentingnya identifikasi pasien dan kegunaan gelang identitas pada saat pemasangan gelang identitas.
Pengaruh Motivasi Terhadap Kinerja Perawat Ruang Rawat Inap di Rumah Sakit Umum Bunda Kota Lhokseumawe Raharjo, Yuniati
Jurnal Rekam Medic Vol 2, No 1 (2019): Edisi Februari
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jrm.v2i1.4386

Abstract

Pendahuluan: Pelayanan Keperawatan merupakan salah satu faktor penentu citra Rumah Sakit Umum Bunda Kota Lhokseumawe. Dari hasil survei awal di RSU Bunda Kota Lhokseumawe terhadap 10 pasien rawat inap berkaitan dengan kinerja perawat menunjukkan bahwa sebanyak 7 pasien menyatakan kurang puas terhadap asuhan keperawatan yang diberikan di rumah sakit tersebut. Mereka menerangkan perawat lambat menangani kebutuhan pasien dan kurang bersikap ramah tamah dalam mengatasi keluhan-keluhan pasien. Tujuan:  Untuk mengetahui pengaruh motivasi terhadap kinerja perawat ruang rawat inap di Rumah Sakit Umum Bunda Kota Lhokseumawe tahun 2016. Metode: penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi (penghargaan, tanggung jawab, gaji, kondisi kerja dan supervisi) terhadap kinerja perawat ruang rawat inap. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Umum Bunda Kota Lhokseumawe pada bulan Juni-Agustus tahun 2016. Analisis data yang dilakukan dengan uji Chi-square dan uji regresi linier berganda. Populasi dalam penelitian ini seluruh perawat ruang rawat inap RSU Bunda Kota Lhokseumawe yang berjumlah 65 orang dan seluruhnya dijadikan sampel. Hasil: penelitian uji Chi-square memperlihatkan bahwa nilai motivasi intrinsik Sig = 0,001 nilai p value 0,05 dan nilai motivasi ekstrinsik Sig = 0,020 nilai p value 0,05. Artinya H0 ditolak dan Ha diterima sehingga terdapat hubungan antara motivasi dengan kinerja perawat ruang rawat inap RSU Bunda Kota Lhokseumawe. Dari hasil uji regresi linier berganda, bahwa variabel motivasi intrinsik dengan nilai sig. 0.012 0,05 dan hasil variabel motivasi ekstrinsik 0.025 0,05 berarti terdapat pengaruh yang positif yang signifikan antara motivasi dengan kinerja perawat. Kesimpulan: dari penelitian ini adalah ada pengaruh motivasi terhadap kinerja perawat ruang rawat inap di Rumah Sakit Umum Bunda Kota Lhokseumawe Tahun 2016. Disarankan pada pimpinan Rumah sakit agar memberikan kesempatan kenaikan jabatan pada setiap perawat, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan perawat melalui program diklat, dan melakukan pengawasan melekat pada pelaksanaan asuhan keperawatan.
Kepatuhan dan Ketepatan Tenaga Perawat dalam Pengisian Asessment Predialisdi Rumah Sakit Khusus Ginjal Rasyida Tarigan, Wiranta; Muflih, Muflih; Butar-butar, Maria Harryanti
Jurnal Rekam Medic Vol 7, No 1 (2024): Edisi Februari
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jrm.v7i1.6239

Abstract

Pendahuluan: Assessment pre-dialisis dilakukan terhadap pasien yang mengalami gagal ginjal. Menurut Tatik (2018) dalam seminar Standar Mutu Pelayanan Pasien HD Instalasi Dialisis RSUP Dr. Sardjito disebutkan bahwa standar pelayanan pasien hemodialisa mencakup identifikasi pasien secara tepat, skrining awal untuk penyakit bawaan baik pasien baru maupun per 3-6 bulan untuk pasien lama, pemberian informed consent sebelum tindakan, dilakukan asesmen awal setiap pasien yang mencakup pemeriksaan fisik, lab, psikologis, nutrisi, riwayat pengobatan. Tujuan: penelitian ini adalah untuk mengetahui Kepatuhan dan Ketepatan Tenaga Perawat dalam pengisian assessment Predialisis Di Rumah Sakit Khusus Ginjal Rasida Medan. Metode: Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode Survei Analitik dengan pendekatan Cross Sectional, menggunakan uji chi- square. Populasi dalam penelitian ini adalah Perawat yang berada diruangan rawat inap Rumah Sakit Rasyida Medan Tahun 2023, dengan jumlah populasi 46 orang sedangkan sampel yang digunakan adalah total sampling yaitu sebanyak 46 responden. Hasil penelitian :  Berdasarkan hasil statistik yang didapat dengan menggunakan uji chi-square terlihat nilai sebesar 0,04. Karena nilai p-value (0,04) α (0,05). Kesimpulan : bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara Kepatuhan dan Ketepatan Tenaga Perawat Dalam Pengisian Assessment predialis di Rumah Sakit Khusus Ginjal Rasyida
Analisis Penyebab Ketidaktepatan Waktu Pelaporan Insiden Keselamatan Pasiendi RSU Bunda Thamrin Rangkuti, Dyna Safitri Rakhelmi; Silaen, Mangatas; Jamalludin, Jamalludin
Jurnal Rekam Medic Vol 1, No 2 (2018): Edisi Agustus
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jrm.v1i2.3978

Abstract

Pendahuluan Keselamatan pasien rumah sakit adalah suatu sistem dimana rumah sakit membuat asuhan pasien lebih aman yang meliputi asesmen risiko, identifikasi dan pengelolaanhal yang berhubungan dengan risiko pasien, pelaporan dan analisis insiden Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab ketidak tepatan waktu pelaporan insiden keselamatan pasien di RSU Bunda Thamrin Metode Desain penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan study fenomenology. Informan dalam penelitian ini adalah, Direktur, perawat, ketua KPRS dan champion tim KPRS Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidak tepatan waktu pelaporan insiden keselamatan pasien di RSU Bunda Thamrin disebabkan oleh rasa malas dan takut  sehingga enggan untuk menuliskan kronologis insiden karena budaya keselamatan pasien yang belum menyeluruh di lingkungan rumah sakit Kesimpulan penelitian ini menyatakan bahwa ketidaktepatan waktu pelaporan insiden keselamatan pasien (IKP) disebabkan oleh gagalnya sosialisasi dan edukasi yang dilakukan oleh tim KPRS kepada seluruh karyawan rumah sakit.
Pengaruh Motivasi terhadap Kinerja Perawat Rawat Inap Rumah Sakit Umum Mitra Medika Medan Halawa, Ariston
Jurnal Rekam Medic Vol 4, No 1 (2021): Edisi Februari
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jrm.v4i1.4958

Abstract

Motivasi merupakan daya penggerak seseorang melakukan suatu aktivitas untuk memenuhi kebutuhannya. Setiap orang pada setiap saat selalu melakukan berbagai macam aktivitas. Aktivitas tersebut dapat terwujud dalam gerakan-gerakan yang dinamakan kerja. Dengan kata lain bekerja merupakan serangkaian aktivitas yang dilakukan seseorang untuk melaksanakan tugas yang menghasilkan suatu karya atau kinerja. Faktor penting yang menyebabkan seseorang bekerja adalah adanya kebutuhan yang harus dipenuhi. Sementara itu masalah yang diteliti dalam penelitian ini adalah apakah motivasi berpengaruh terhadap kinerja perawat rawat inap Rumah Sakit Umum Mitra Medika Tanjung Mulia Medan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian surveianalitik.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat rawat inap Rumah Sakit Umum Mitra Medika Medan yang berjumlah 193 orang dan sampel dalam penelitian inimenggunakan teknik accidental sampling yang berjumlah 66 orang perawat, jenis data yang digunakan adalah data primer, sekunder dan data tersier, sedangkan analisa data yang digunakan yaitu analisa univariat dan bivariat. Hasil uji regresi Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95%menunjukkan bahwa motivasi intrinsik berpengaruh terhadap kinerja perawat pada taraf signifikan 0,0420,05 makaHoditolakdanHaditerima, dan motivasi ekstrinsik berpengaruh terhadap kinerja perawat pada taraf signifikan 0,0480,05makaHoditolakdanHaditerima. Dapatdisimpulkan bahwa terdapatpengaruh  positif dansignifikan variabel motivasi (X) terhadap variabelkinerja(Y) artinyabahwaadapengaruhatau hubunganyangsearahantara motivasiterhadap kinerjasecaranyata.
Analisis Kelengkapan Rekam Medis Pasien Rawat Darurat pada Gejala Fever di RSUD Wangaya Kota Denpasar Purwanti, Ika Setya; Pandini, Putu Kanaya Aning; Aditya, Made Wahyu
Jurnal Rekam Medic Vol 6, No 1 (2023): Edisi Februari
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jrm.v6i1.5864

Abstract

Pendahuluan Ketepatan pengisian dokumen rekam medis merupakan salah satu faktor yang digunakan untuk menilai kualitas pelayanan kesehatan di Rumah Sakit. Semakin lengkap pengisian dokumen rekam medis, maka semakin baik mutu rekam medis tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan persentase kelengkapan pengisian identifikasi, autentifikasi, pencatatan, dan laporan penting yang benar pada dokumen rekam medis rawat darurat pasien dengan gejala demam di RSUD Wangaya Kota Denpasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, dengan jumlah sampel sebanyak 85 rekam medis rawat darurat pasien dengan gejala demam, yang dipilih menggunakan metode probability sampling dengan teknik acak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelengkapan pengisian identifikasi sebanyak 100%. Sedangkan pengisian autentifikasi pada Tanda Tangan DPJP 85 (100%),Cap Dokter 53 (62,4%),Tanggal Pelayanan 85 (100%), TTD Perawat 42 (49,4%), Nama Terang Dokter dan Perawat 73 (85,9%). Pecatatan Pembetulan Kesalahan Kata 80 (94,1%), Catatan Perkembangan Pasien 76 (89,4%), Assesmen Keperawtan Darurat 60 (70,6%) dan Tindakan Keperawatan yaitu 60 (70,6%). Pelaporan Keluhan Utama 77 (90,6%), Riwayat Penyakit 65 (76,5%), Pemeriksaan Fisik 60 (70,6%), Diagnosa Kerja 56 (65,9%) dan Tindakan 50 (58,8%). Kesimpulan dari keempat analisis kelengkapan tertinggi pengisian dokumen rekam medis rawat darurat pada gejala fever di RSUD wangaya Kota Denpasar yakni terdapat pada pengisian identifikasi. 
Analisis Faktor-faktor yang Memengaruhi Waktu Tunggu Pasien Rawat Jalan di Rumah Sakit Permata Bunda Saragih, Nila Hairani
Jurnal Rekam Medic Vol 3, No 2 (2020): Edisi Agustus
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jrm.v3i2.4917

Abstract

Pendahuluan;Permasalah Waktu tunggu Pasien di bagian Pendaftaran dan poliklinik di instalasi rawat jalan  RSU Permata Bunda medan masih jauh dari standar yang ditetapkan oleh pemerintah yaitu 60 menit. Tujuan;Faktor ini dapat dipengaruhi oleh pelayanan pada bagian pendaftaran dan Rekam Medis juga  pada bagian pelayanan dipoliklinik instalasi rawat jalan. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian mengenai faktor yang memengaruhi waktu tunggu di RSU Permata Bunda Medan.Metode;Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan metode penelitian kualitatif dengan paradigma interpretif.Hasil; Hasil penelitian ini diperoleh data bahwa faktor yang memengaruhi waktu tunggu pelayanan Kesehatan dikarenakan keterlambatan datangnya dokter dan ketidak sabaran dari pasien itu sendiri. Dari segi pendaftaran Ketidak lengkapan berkas terutama untuk pasien BPJS merupakan faktor yang utama. Ditambah lagi dengan ruangan penyimpanan berkas yang sangat jauh dari ruang pendaftaran menambah faktor keterlambatan pasien mendapat pelayanan kesehatan. Faktor kekurangan SDM di bagian pendaftaran juga berpengaruh terhadap waktu tunggu pada bagian pendaftaranKesimpulan; Yang sangat mempengaruhi waktu tunggu pelayanan rekam medis yaitu pengambilan rekam medis dan penyimpanan, ditambah lagi dengan ketidak lengkapan berkas yang dibawa pasien. Pada pelayanan di  poliklinik, keterlambatan dokter hadir menjadi faktor utama waktu tunggu di bagian rawat jalan di RSU Permata Bunda Medan.Saran;Perlu dilakukan pengoptimalan Sistem Informasi Rumah Sakit serta pemindahan ruang penyimpanan berkas rekam medis dan pelatihan bagi petugas rekam medik agar dapat melakukan pekerjaannya secara optimal ditambah lagi rumah sakit membuat suatu kebijakan untuk membagi jadwal poli mnjadi dua bagian untuk menghindari waktu tunggu pasien.
Tinjauan Penulisan Nama Pasien pada Map Rekam Medis di Rumah Sakit Mekar Sari Bekasi Dianty, Gebbrien Anggia; Viatiningsih, Wiwik; Dewi, Deasy Rosmala; Yulia, Noor
Jurnal Rekam Medic Vol 5, No 2 (2022): Edisi Agustus
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jrm.v5i2.5181

Abstract

Pendahuluan: Sistem penamaan pasien adalah suatu tata cara penulisan nama pasien yang bertujuan untuk membedakan pasien yang satu dengan yang lainnya agar pemberian pelayanan kesehatan kepada pasien dapat berjalan dengan mudah dan lancar. Ada dua cara penulisan nama pasien: penulisan dengan sistem penamaan langsung dan sistem penamaan dengan nama keluarga (Family Name). Dalam praktiknya, nama pasien ditulis secara lengkap sesuai dengan Kartu Tanda Penduduk pasien. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan penamaan pasien di rekam medis oleh petugas rekam medis di RS Mekar Sari Bekasi. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah 96 berkas rekam medis pasien rawat jalan baru pada bulan April – Juni 2021. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 96 berkas rekam medis yang diteliti, 100% rekam medis menggunakan sistem penamaan langsung. Jumlah nama pasien terdiri dari 1 kata adalah 27 0,08%, terdiri dari 2 kata 50%, dan lebih dari 2 kata 22,92%. Terdapat 26 rekam medis (27,08%) yang nama pasien disingkat, 25 rekam medis (22,04%) yang namanya tidak ditulis sesuai kartu identitas, 8 rekam medis (8,33%) yang tidak ditulis nama pasiennya dalam huruf kapital, 100% penulisan nama pada rekam medis tidak menambah status dan gelar, dan 100% penulisan nama pada rekam medis dapat terbaca. Kesimpulan: Pasien yang memiliki nama 1 kata ada 27,08%, pasien yang memiliki nama 2 kata ada 50%, pasien yang memiliki nama 2 kata ada 22,92%. Map rekam medis dengan penulisan nama pasien yang disingkat adalah sebesar 27,08%.Penulisan nama pada map rekam medis yang sesuai dengan kartu identitas pasien adalah sebesar 73,96%.
Hubungan Kualitas Pelayanan Kesehatan dengan Kepuasan Pasien Rawat Inap Rumah Sakit Santa Elisabeth Sihaloho, Fanny Maylita
Jurnal Rekam Medic Vol 8, No 1 (2025): Edisi Februari
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jrm.v8i1.6382

Abstract

Kepuasan pasien adalah suatu keadaan dimana harapan pasien dipenuhi melalui kecepatan respon dari petugas dan pemberian kualitas pelayanan yang baik. Jadi dapat dipahami bahwa untuk memberikan rasa kepuasan kepada pasien perlu usaha ekstra dalam mewujudkannya. Kualitas pelayanan kesehatan adalah bentuk penilaian konsumen terhadap tingkat pelayanan yang diterima dengan tingkat pelayanan yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Kualitas Pelayanan Kesehatan Dengan Kepuasan Pasien Rawat Inap Di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan Tahun 2022. Penelitian ini menggunakan metode Cross Sectional Study. Dengan menggunakan teknik pengambilan sampel ini adalah accidental sampling yang berjumlah 64 responden instrument penelitian menggunakan kuesioner Kualitas Pelayanan Kesehatan dan Kepuasan Pasien Rawat Inap Di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan kualitas kurang baik dan kurang puas sebesar 64,1.0% dengan jumlah 41 responden. Pasien dengan kualitas pelayanan baik dan puas sebesar 40,6% dengan jumlah 26 responden. Uji statistik menunjukkan hasil p-value 0,004. Hal ini berarti ada antara hubungan kualitas pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Santa Elisabet Medan Tahun 2022 dengan keeratan korelasi r =0,354, oleh karena itu kualitas pelayanan kesehatan perlu diperhatikan dan diterapkan untuk meningkatkan kepuasan pasien rawat inap di Rumah Sakit Santa Eisabeth Medan.
Pengaruh Beban Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Instalasi Rekam Medis Di Rsud Aceh Singkil Marzia, Ennyl; Nur, Fauziah; Tarigan, Andini Mentari
Jurnal Rekam Medic Vol 2, No 2 (2019): Edisi Agustus
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jrm.v2i2.4889

Abstract

Salah satu sektor industri yang perlu mendapat perhatian khusus dalam hal beban kerja SDM adalah rumah sakit. Berdasarkan survei awal yang dilakukan di RSUD Aceh Singkil, diketahui bahwa dalam pembagian tugas di instalasi rekam medis petugas yang berprofesi rekam medis mendapat tugas yang lebih banyak dari petugas non rekam medis. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif menggunakan metode pendekatan studi kasus untuk mengetahui dan mengidentifikasi bagaimana pengaruh beban kerja terhadap kinerja pegawai pada instalasi rekam medis di RSUD Aceh Singkil tahun 2019 yang dilaksanakan mulai dari bulan Januari sampai dengan bulan Juni 2019. Informan penelitian ini berjumlah enam orang yang diperoleh dengan teknik Purposive Sampling. Hasil penelitian didapatkan pelaksanaan uraian tugas rekam medis masih tumpang tindih. Beban kerja di Instalasi Rekam Medis tidak merata. Kesimpulan penelitian ini adalah pelaksanan uraian tugas rekam medis masih tumpang tindih. Beban kerja rekam medis mempengaruhi kinerja pegawai.

Page 8 of 10 | Total Record : 95