cover
Contact Name
Julina BR Sembiring
Contact Email
azkatepu@gmail.com
Phone
+6282162165553
Journal Mail Official
rekammedic@helvetia.ac.id
Editorial Address
Jl. Kapt Sumarsono 107, Helvetia, Medan, Sumatera Utara - 20124, Indonesia.
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Rekam Medic
ISSN : -     EISSN : 26146398     DOI : 10.33085
Jurnal Rekam Medic dikelola oleh Program Studi Administrasi Rumah Sakit, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Institut Kesehatan Helvetia. Jurnal mencakup tema yang fokus pada bidang administrasi dan layanan kesehatan di rumah sakit di Indonesia. Terbitan ini berisi artikel bidang berkaitan dengan Kebijakan Pelayanan, Admnistrasi dan Rekam Medik. Jurnal Rekam Medic diterbitkan berkala 2 kali dalam setahun pada bulan Februari dan Agustus. Artikel yang diserahkan ke jurnal ini akan ditinjau oleh editor dan reviewer. Naskah artikel ilmiah yang dimuat dalam Jurnal Rekam Medic mencakup ranah penelitian, penerapan, atau konseptual. JRM tersedia online dan akses terbuka, sehingga penulis dan peneliti dapat lebih mudah mengakses hasil penelitian yang telah dipublikasikan di JRM.
Arjuna Subject : -
Articles 98 Documents
Faktor yang Berhubungan dengan Catatan Keperawatan Rekam Medis Rawat Inap di RSU Hidayah Manisha, Manisha; Ilham, Muhammad Adiul; Irwanto, Hardiansyah
Jurnal Rekam Medic Vol 4, No 2 (2021): Edisi Agustus
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jrm.v4i2.5075

Abstract

Pendahuluan; rekam medis berupa catatan yang menguraikan tentang identitas, pemeriksaan pasien, diagnosis, pengobatan, tindakan dan pelayanan lain yang dilakukan oleh dokter dan dokter gigi maupun tenaga kesehatan lainnya sesuai dengan kompetensinya. Berdasarkan data rekam medis RSU Hidayah pada tahun 2019 tercatat sebanyak 756 rekam medis pasien yang sudah pulang yang masuk ke dalam unit rekam medis. Dari hasil survei awal pada bulan Januari 2020 di Unit Rekam Medis, peneliti menemukan beberapa berkas rekam medis yang tidak lengkap tercatat. Tujuan; untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan catatan keperawatan rekam medis rawat inap. Metode; penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan Cross sectional. Populasi pada penelitian ini seluruh seluruh perawat yang memiliki STR atau Serkom sebanyak 20 orang dengan sampel yang diambil menggunakan tehnik total sampling sebanyak 20 orang. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan statistik uji chi-square. Hasil; hasil analisis uji chi-square menunjukkan bahwa nilai p masing-masing variabel antara lain pendidikan perawat diperoleh p-value = 0,017, pengetahuan perawat diperoleh p-value = 0,006 dan pengalaman perawat diperoleh p-value = 0,004. Kesimpulan; ada hubungan pendidikan, pengetahuan dan pengalaman perawat tentang rekam medis dengan catatan keperawatan rekam medis rawat inap
Hubungan Mekanisme Koping dengan Beban Kerja Perawat Instalasi Rawat Inap di Rumah Sakit Umum Mitra Medika Tanjung Mulia Ritawan, Ritawan; Dedi, Dedi; Siregar, Maya Ardilla; Nisa, Widiya
Jurnal Rekam Medic Vol 7, No 2 (2024): Edisi Agustus
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jrm.v7i2.6253

Abstract

Pendahuluan : Mekanisme koping adalah cara yang digunakan individu dalam menyelesaikan masalah, mengatasi perubahan yang terjadi, dalam situasi yang mengancam, baik kognitif maupun perilaku. Koping adalah proses dimana seseorang mencoba untuk mengatur perbedaan yang diterima antara keinginan (demans) dan pendapatan (resources) yang dinilai dalam suatu keadaan yang penuh tekan, koping dapat diarahkan untuk memperbaiki atau menguasai suatu masalah dapat juga membantu megubah persepsi atas ketidaksesuaian, menerima bahaya, melepaskan diri atau mengindari situasi stres. Tujuan : Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan mekanisme koping dengan beban kerja perawat instalasi rawat inap di rumah sakit umum mitra medika tanjung mulia. Metode: Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode Survei Analitik dengan pendekatan Cross sectional. Populasi dalam pengambilan sampel ini adalah perawat instalasi rawat inap yang berjumlah 70 responden. Pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling, yaitu teknik pengambilan sampel dimana jumlah sampel sama dengan populasi. Hasil: Hasil analisa dengan menggunakan Uji Chi- Square test memperlihatkan bahwa nilai signifikan probabilitas  (Asymp. Sign) Mekanisme koping 0,004 nilai sig α 0,05, hal ini membuktikan bahwa ada hubungan mekanisme koping dengan beban kerja perawat instalasi rawat inap di Rumah Sakit Umum Mitra Medika Medan Tahun 2022. Kesimpulan: Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukan bahwa secara statistik ada hubungan mekanisme koping dengan beban kerja perawat di Rumah Sakit Mitara Medika Medan Tahun 2022. untuk perawat disarankan agar dapat mempertahankan mekanisme koping untuk memproleh pelayanan kesehatan yang bermutu.
Pengaruh Mutu Pelayanan terhadap Loyalitas Pasien Rawat Jalan pada Instalasi Farmasi di Rumah Sakit Umum Cut Meutia Aceh Utara Batubara, Apriany Ramadhan
Jurnal Rekam Medic Vol 2, No 1 (2019): Edisi Februari
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jrm.v2i1.4188

Abstract

Pendahuluan: Untuk meningkatkan mutu dan efisiensi pelayanan instalasi farmasi di rumah sakit perlu adanya suatu standar pelayanan yang dapat digunakan sebagai pedoman dalam pemberian pelayanan kefarmasian. Dari hasil observasi peneliti terhadap 4 resep yang masuk ditemukan waktu yang dibutuhkan untuk pasien menerima obat masing-masing  resep obat jadi 21, 26 dan 32 menit dan obat racikan 46 menit. Selain itu dari wawancara yang dilakukan oleh peneliti terhadap pasien mengatakan tidak adanya penjelasan mengenai dosis dan penggunaan obat. Tujuan: untuk menganalisis pengaruh mutu pelayanan terhadap loyalitas pasien rawat jalan pada instalasi farmasi di Rumah Sakit Umum Cut Meutia Aceh Utara. Metode: Penelitian ini merupakan survey analitik dengan pendekatan cross sectional, dilkan di Rumah Sakit Umum Cut Meutia Aceh Utara dengan populasi seluruh pasien rawat jalan dari poli mata, kebidanan, klinik dan gigi. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan accidental sampling, yaitu teknik penentuan sampel berdasarkan kebetulan. Hasil:  penelitian menunjukkan ada hubungan tingkat efisiensi dengan loyalitas pasien dengan nilai chi-square Asymp.sig 2-sided 0,000 α 0,05 dan ada hubungan kepuasan pasien dengan loyalitas pasien dengan nilai chi-square Asymp.sig 2-sided 0,000 α 0,05. Hasil analisis mutivariat menunjukkan nilai F hitung 34.106 dengan signifikasi 0,000, dengan nilai probabilitas 0,05 maka secara serempak (Uji F) terdapat pengaruh antara variabel independen (Tingkat efisiensi dan kepuasan pasien) dengan variabel dependen (loyalitas pasien). Kesimpulan: Mutu pelayanan mempengaruhi  loyalitas, semakin baik mutu pelayanan semakin loyal pasien tersebut.
Hubungan Pelaksaan Discharge Planning dengan Tingkat Kepuasan Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit Mitra Medika Medan Litamara, Ayumi Febry; Muflih, Muflih; Marlina, Marlina
Jurnal Rekam Medic Vol 6, No 2 (2023): Edisi Agustus
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/.v6i2.6234

Abstract

Pendahuluan; Perencanaan pulang dengan integrasi pengasuh dikaitkan dengan penerimaan kembali 25% lebih sedikit pada 90 hari (risiko relatif (RR) = 0,75, interval kepercayaan 95% (CI) = 0,62-0,910 dan penerimaan kembali 24% lebih sedikit pada 180 hari (RR = 0,76 , 95% CI =0,64-0,90). Tujuan; untuk mengetahui hubungan pelaksanaan discharge planning dengan tingkat kepuasan pasien di Ruang Rawat Inap  Rumah Sakit Mitra Medika Medan pada Tahun 2021. Metode; Penelitian ini menggunakan desain penelitian survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien Rumah Sakit Mitra Medika Medan dan sampel yang digunakan adalah accidental sampling dengan jumlah sampel 58 orang. Teknik pengumpulan data dengan pengisian kuesioner oleh responden. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil; mayoritas discharge planning baik yaitu 36 responden (62,1%) dengan tingkat kepuasan kurang puas sebanyak 5 responden (8,6%) dan puas sebanyak 31 responden (53,4%), discharge planning kurang sebanyak 22 responden (37,9%) dimana mayoritas tingkat kepuasan kurang puas sebanyak 10 responden (17,2%) dan puas sebanyak 12 responden (20,7%) dimana tingkat kepuasan kurang puas dan puas masing-masing sebanyak 15 responden (25,9%) dan puas sebanyak 43 responden (74,1%). Hasil uji chi square dengan tingkat kepercayaan 95% dari nilai α = 0,05 maka dapat diketahui nilai p = 0,013 α 0,05. Kesimpulan; ada hubungan signifikan antara hubungan pelaksanaan  discharge planning dengan tingkat kepuasan pasien rawat inap di Rumah Sakit Mitra Medika Medan tahun 2021.
Hubungan Mutu Pelayanan Dokter Dengan Kepuasan Pasien Rawat Jalan di Puskesmas Londut Kabupaten Labuhanbatu Utara Hasibuan, Nurhakiki; Moriza, Tengku
Jurnal Rekam Medic Vol 1, No 1 (2018): Edisi Februari
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jrm.v1i1.3982

Abstract

Pengukuran tingkat kepuasan pasien mutlak dalam upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan. Melalui pengukuran tersebut, maka dapat diketahui sejauh mana dimensi-dimensi mutu pelayanan kesehatan yang telah di selenggarakan dapat memenuhi harapan Pasien. Tujuan; penelitian untuk mengetahui Hubungan Mutu Pelayanan Dokter Dengan Kepuasan Pasien Rawat Jalan di Puskesmas Londut Kabupaten Labuhanbatu Utara. Metode; Desain Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan explanatory research, pengambilan sampel yang diambil dengan menggunakan accidental sampling yaitu sebanyak 88 orang. Pengumpulan data diambil dari data primer dan data sekunder. Analisis data yang digunakan adalah menggunakan uji chi-square. Hasil;  penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mutu pelayanan hubungan responsiveness kategori cukup yaitu 48 responden (54,5%), reliability responden kategori cukup yaitu 48 responden (54,5%), assurance kategori cukup yaitu 50 responden (56,8%), empathy kategori cukup yaitu 53 responden (60,2%), tangible kategori cukup yaitu 44 responden (50,0%). Kesimpulan;  dalam penelitian ini menunjukkan bahwa  terdapat hubungan  yang signifikan antara Mutu Pelayanan Dokter Dengan Kepuasan Pasien Rawat Jalan Di Puskesmas Londut Kabupaten Labuhanbatu Utara. Melalui penelitian ini, sebaiknya pihak puskesmas khususnya dokter lebih meningkatkan ketepatan waktu dalam memberikan pelayanan kepada pasien dan lebih menjalankan komunikasi dua arah dengan pasien agar terciptanya hubungan yang baik antara dokter dan pasien.
Faktor yang Berhubungan Kepuasan Ibu Hamil Pengguna BPJS Subsidi pada Pelayanan KIA di Puskesmas Pintu Padang Kabupaten Tapanuli Selatan Rambe, Sondang Paulina
Jurnal Rekam Medic Vol 4, No 1 (2021): Edisi Februari
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jrm.v4i1.4959

Abstract

Latar belakang :Masalah yang timbul terhadap kepuasan Ibu Hamil Pengguna BPJS Subsidi pada Pelayanan KIA yaitu mareka tidak mau datang untuk memeriksakan ANC sehingga ketercapaian Kunjungan K4 di Puskesmas Pintu Padang turun. Angka kematian maternal dan neonatal di Indonesia masih cukup tinggi, pada tahun 2017 AKI di Indonesia adalah 226/100.000 kelahiran hidup dan AKB 34/1.000 kelahiran hidup. Tujuan penelitian untuk mengetahui Faktor-faktor yang Berhubungan Kepuasan Ibu Hamil Pengguna BPJS Subsidi pada Pelayanan KIA Di Puskesmas Pintu Padang Tahun 2020.Desain penelitian adalah penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasinya adalahseluruh ibu hamil yang menggunakan BPJS Subsidi di Puskesmas Pintu Padang yang berjumlah 32 ibu hamil. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total populasiyaitu berjumlah 32. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square.Hasil penelitian dengan uji statistik chi-square didapati komunikasi terapeutik p-value = 0.,0010.05, kompetensi tenaga kesehatan p-value = 0,0000,05, sikap petugas kesehatan p-value = 0,0000,05, dan sarana dan prasarana p-value = 0,0000,05.Kesimpulan penelitian ini memperlihatkan bahwa Ada Hubungan antara Komunikasi Terapeutik, Kompetensi, sikap, dan sarana dan prasarana dengan Kepuasan Ibu Hamil Pengguna BPJS Subsidi pada Pelayanan KIA Di Puskesmas Pintu Padang Tahun 2020. Disarankan bagi tenaga kesehatan untuk dapat meningkatkan rencana program puskesmas untuk melakukan promosi kesehatan mengenai Pelayanan KIA
Hubungan Kualitas Pelayanan Medis dengan Tingkat Kepuasan Pada Pasien BPJS Kesehatan di Instalasi Rawat Jalan UPT Puskesmas Bugul Kidul Kota Pasuruan Munadi, Windya Rizki Dwi; Sari, Ika Puspita; Huda, Muhammad Nurul; Sulistyawaty, Ety Diana
Jurnal Rekam Medic Vol 5, No 2 (2022): Edisi Agustus
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jrm.v5i2.5367

Abstract

Pendahuluan:Kepuasan pasien adalah indikator pertama untuk mengukur standar puskesmas dan kualitas pelayanan. BPJS  Kesehatan  sebagai  Badan  Pelaksana   merupakan   badan   hukum   publik   yang dibentuk  untuk  menyelenggarakan  program  jaminan kesehatan   bagi  seluruh  rakyat  Indonesia. Kualitas pelayanan adalah suatu bentuk penilaian pasien terhadap pelayanan yang diterima. Beberapa studi meggunakan indikator kepuasan untuk menilai kualitas pelayanan. Tujuan: Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui hubungan  kualitas  pelayanan  medis   dengan  tingkat  kepuasan  pada  pasien  BPJS  Kesehatan  di  Instalasi  Rawat  Jalan  UPT Puskesmas Bugul Kidul Kota Pasuruan. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan sampel sejumlah 92 responden diidentifikasi menggunakan purposive sampling. Data kualitas dikumpulkan dengan menggunakan lembar kuesioner. Data tersebut dianalisis menggunakan uji statistik Chi-Square, dengan tingkat kemaknaan 95% ditolak (p0,05). Hasil: hasil analisis menunjukkan ada hubungan yang signifikan (p = 0,001) antara kualitas pelayanan dengan kepuasan pasien. Penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas pelayanan sangat mempengaruhi kepuasan pasien, peningkatan kualitas pelayanan yang diberikan akan meningkatkan kepuasan pasien. Kesimpulan: Dalam penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan untuk memperbaiki kualitas pelayanan BPJS di masyarakat secara umum dan khususnya di UPT Puskesmas Bugul Kidul Kota Pasuruan.
Faktor Yang Memengaruhi Pengelolaan Limbah Medis Di Rumkit Tk Ii Putri Hijau Rangkuti, Dyna Safitri Rakhelmi; Ilham, Muhammad Adiul; Putra, Chairulsyah; Amelia, Amelia; Putri, Febby Aprilia
Jurnal Rekam Medic Vol 8, No 2 (2025): Edisi Agustus
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/.v8i2.6706

Abstract

Pendahuluan; petugas cleaning service mempunyai resiko terbesar terpapar bahan biologi berbahaya (biohazard) dan kontak dengan alat medis sekali pakai (disposableequipment), seperti jarum suntik bekas maupun selang infus bekas. Limbah medis dianggap sebagai limbah paling berbahaya kedua di dunia dan perlu ditangani dan dibuang oleh petugas kesehatan terlatih. Berdasarkan dari survei awal yang dilakukan secara langsung oleh peneliti, masih ditemukan limbah medis yang belum ditangani dengan baik. Tujuan; untuk mengetahui faktor yang memengaruhi pengelolaan limbah medis di Rumkit TK II Putri Hijau Medan. Metode; penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan Cross sectional. Populasi pada penelitian ini seluruh petugas cleaning service sebanyak 22 orang dan sampel yang diambil menggunakan tehnik total sampel sebanyak 22 orang. Analisis data menggunakan analisis univariat, bivariat dan multivariat dengan statistik uji regresi logistik. Hasil; hasil analisis uji chi-square menunjukkan bahwa nilai p masing-masing variabel antara lain man diperoleh p-value = 0,010, methode diperoleh p-value = 0,000, machine diperoleh p-value = 0,000, material diperoleh p-value = 0,003 dan pengawasan diperoleh p-value = 0,001. Kesimpulan; ada pengaruh man, methode, machine, material dan pengawasan terhadap pengelolaan limbah medis
Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Sarana Prasarana terhadap Loyalitas Pasien Rawat Inap di RSU Martha Friska Multatuli Medan Harmoko, Harmoko
Jurnal Rekam Medic Vol 3, No 1 (2020): Edisi Februari
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jrm.v3i1.4888

Abstract

Pendahuluan; Salah satu usaha di sektor jasa pelayanan kesehatan adalah rumah sakit. Dalam Undang-Undang RI No. 44 Tahun 2009 Pasal 7 Ayat 1, dijelaskan bahwa rumah sakit harus memenuhi persyaratan lokasi, bangunan, prasarana, sumber daya manusia, kefarmasian, dan peralatan. Tujuan utama terselenggaranya pelayanan rumah sakit adalah pelayanan kesehatan yang baik, bermutu, profesional, dan diterima pasien. Kepuasan pasien adalah salah satu hasil akhir yang dapat menentukan sikap dan minat pasien untuk melakukan kunjungan ulang. Hasil survei awal menunjukkan bahwa perbandingan pasien baru 65% dan pasien lama 35% pada triwulan pertama tahun 2017. Hal ini menunjukkan kurangnya loyalitas pasien yang datang berobat kembali. Tujuan; untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan dan sarana prasarana terhadap loyalitas pasien rawat inap di RSU Martha Friska Multatuli. Metode; jenis penelitian survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah sebanyak 85 orang yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data multivariat dianalisis dengan menggunakan analisis uji regresi logistik biner. Hasil; penelitian menunjukkan variabel keterampilan teknis (p=0,003), akses terhadap pelayanan (p=0,008), efektivitas (p=0,001), hubungan antar manusia (p=0,000), efisiensi (p=0,000), kelangsungan pelayanan (p=0,000), kenyamanan (p=0,000), dan kualitas sarana prasarana (p=0,000) memiliki hubungan yang signifikan terhadap loyalitas pasien rawat inap. Sementara dari keseluruhan variabel tersebut tidak menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan terhadap loyalitas pasien rawat inap. Kesimpulan; ada hubungan kualitas pelayanan dan sarana prasarana terhadap loyalitas pasien rawat inap di RSU Martha Friska Multatuli Medan
Tinjauan Duplikasi Penomoran Rekam Medis Pasien di RSU Bhakti Asih Tangerang Amnur, Alvina Salsabila; Dewi, Deasy Rosmal; Indawati, Laela; Widjaya, Lily
Jurnal Rekam Medic Vol 5, No 1 (2022): Edisi Februari
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jrm.v5i1.5162

Abstract

Pendahuluan: Rumah Sakit merupakan fasilitas pelayanan kesehatan masyarakat tingkat pertama. Sebagai fasilitas pelayanan kesehatan, dalam melayani pasien terdapat duplikasi penomoran rekam medis. Sistem penomoran merupakan hal utama dalam pengelolaan rekam medis. Berulang kali ditemukan duplikasi penomoran rekam medis pasien rawat jalan di RSU Bhakti Asih Tangerang, sehingga menyebabkan pelayanan menjadi terganggu, rak rekam medis menjadi terlalu penuh serta riwayat pasien yang tidak terkendali. Tujuan: Untuk mendapatkan output satu rekam medis untuk satu pasien, mengidentifikasi SPO Pemberian Penomoran Rekam Medis Rawat Jalan, mengidentifikasi kejadian duplikasi penomoran, dan faktor – faktor yang menyebabkan terjadinya duplikasi penomoran rekam medis rawat jalan RSU Bhakti Asih Tangerang. Metode: Metode yang digunakan penelitian ini yaitu metode deskriptif kuantitatif. 56 sampel pasien yang memiliki dua nomor rekam medis yang sama. Hasil: Faktor – faktor yang menyebabkan terjadi duplikasi penomoran rekam medis, yaitu latar belakang pendidikan petugas pendaftaran, pasien yang tidak membawa kartu identitas pribadi, petugas yang kurang teliti dalam melayani pasien. Kesimpulan: dari 7975 pasien baru rawat jalan RSU Bhakti Asih Tangerang terdapat 56 duplikasi penomoran rekam medis yang terjadi. Dengan persentase bulan April 5,5% dengan 218 pasien baru, Mei 9% dengan 107 pasien baru dan Juni 0,4% dengan 7650 pasien baru.  Saran petugas melakukan Cross Check data pasien pada master index pasien baik pada pasien baru maupun pasien lama, petugas pendaftaran perlu pelatihan dan seminar agar dapat meningkatkan wawasan tentang sistem penomoran rekam medis. 

Page 9 of 10 | Total Record : 98