cover
Contact Name
Ahlal Kamal
Contact Email
Ahlal.pkl@gmail.com
Phone
+6285285123236
Journal Mail Official
redaksijurnalsinergi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Jermani Husein, Desa Lokbangkai RT.07 No.40 Kecamatan Banjang Kab, Lok Bangkai, Kec. Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan 71416
Location
Kab. hulu sungai utara,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin
ISSN : -     EISSN : 31090559     DOI : -
Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin adalah publikasi ilmiah yang bertujuan untuk memfasilitasi pertukaran gagasan, riset, serta temuan ilmiah yang berasal dari berbagai disiplin ilmu, guna memberikan kontribusi yang signifikan bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan pemecahan masalah global. Jurnal ini mencakup berbagai bidang ilmu, meliputi pendidikan, teknologi, ekonomi, kesehatan, manajemen, keagamaan, ilmu sosial dan humaniora, serta bidang-bidang terapan lainnya.Sebagai wadah akademik yang mengedepankan kualitas dan keberagaman perspektif, Sinergi menerbitkan artikel penelitian asli, tinjauan pustaka, studi kasus, serta pemikiran konseptual yang didasarkan pada metodologi ilmiah yang kuat dan analisis mendalam. Dengan berfokus pada penerapan teori dan riset dalam konteks praktis, jurnal ini tidak hanya menyasar akademisi dan peneliti, tetapi juga para praktisi, pengambil kebijakan, dan pihak-pihak terkait yang dapat memanfaatkan temuan ilmiah untuk meningkatkan kualitas kehidupan dan pembangunan di berbagai sektor. Diterbitkan dua kali setahun, Jurnal Sinergi berkomitmen untuk menjadi platform terbuka yang mempertemukan berbagai perspektif dari seluruh penjuru dunia. Jurnal ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi lintas disiplin, memfasilitasi integrasi pengetahuan dalam rangka menghasilkan solusi inovatif, serta mendorong pemecahan masalah kontemporer di tingkat lokal, nasional, dan global. Melalui sinergi antara berbagai ilmu, jurnal ini memberikan ruang bagi ide-ide baru yang dapat memperkaya wacana akademik, memperluas cakupan penelitian, serta mendukung keberlanjutan pembangunan dalam konteks sosial, ekonomi, dan teknologi. Sinergi juga menekankan pentingnya keagamaan dan nilai-nilai kemanusiaan sebagai elemen penting dalam membangun peradaban yang berkeadilan, berkelanjutan, dan beradab.
Articles 157 Documents
Pandangan Ulama Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara Mengenai Batasan Kewajiban Taat Seorang Istri Kepada Suami Yang Tidak Melaksanakan Ajaran Agama Tri Widia Wati; Naila Khalidah
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nusyuz is more commonly known as a wife's disobedience to her husband, which gives the impression that it is one-sided, as though only the wife can disobey. In practice, however, disobedience can occur in both directions, from either the husband or the wife. If a husband fails to fulfill his responsibilities without a valid reason according to Sharia law, he is also considered nusyuz because of neglecting his responsibilities and failing to meet his rights and duties as the head of the household. This research aims to understand the views of scholars from Amuntai Tengah District regarding the limits of a wife's duty of obedience to a husband who does not practice religious teachings. The research method used is a descriptive qualitative approach, with data collection techniques including observation, interviews, and documentation. Data processing involved techniques such as data reduction, data display, and data verification. The results of the study show that several scholars believe the limits of a wife's obligation to obey her husband in Islam are clear. This obedience is conditional, meaning it only applies in matters that do not contradict Islamic law. A husband is considered nusyuz if, when advised by his wife, he restricts her and always becomes angry, using harsh words. However, a wife is allowed to advise a husband who does not follow religious teachings, and if the husband disregards her advice, she must be patient in providing counsel. This study recommends that husbands take responsibility for their obligations and duties toward their wives in order to build a sakinah mawaddah warahmah family. Keywords: Husband's Nusyuz, Husband's Responsibilities, Wife's Responsibilities Abstrak Nusyuz lebih dikenal sebagai pembangkangan istri terhadap suami, yang memberikan kesan searah, seolah-olah hanya istri yang bisa membangkang. Padahal dalam praktiknya, pembangkangan bisa terjadi dari dua arah, baik suami maupun istri. Apabila seorang suami tidak dapat memenuhi tanggung jawabnya tanpa alasan yang sah menurut syariat maka suami tersebut juga dianggap nusyuz karena lalai terhadap tanggung jawabnya dan tidak dapat memenuhi hak dan kewajibannya sebagai kepala rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan Ulama Kecamatan Amuntai Tengah mengenai batasan kewajiban taat seorang istri terhadap suami yang tidak melaksanakan ajaran agama. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan Pengumpulan data dilakukan teknik observasi, wawancara dan dokumentar. Sedangkan pengolahan data menggunkan teknik reduksi data, display data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan pandangan beberapa ulama bahwa batasan kewajiban taat seorang istri kepada suami dalam islam adalah kewajiban taat seorang istri kepada suami dalam islam memilki batasan yang jelas. Ketaatan ini bersifat bersyarat, yaitu hanya dalam perkara yang tidak bertentangan dengan syariat islam. dan seorang suami nusyuz kalau dinasihati seorang istri pasti dia mengkekang dan selalu marah-marah dan berbuat kelakuan kata-kata keras. Tetapi seseorang istri boleh memberi nasehat kepada suami yang tidak melaksanakan ajaran agama kalau suami yang menghiraukan nasehat seorang istri harus mempunyai sifat sabar untuk manasehat seorang suami yang menghiraukan nasehat seorang istri. Penelitian ini merekomendasikan perlunya suami bertanggung jawab terhadap hak-hak kewajiban kepada istri untuk membangun keluarga sakinah mawaddah warahmah. Kata Kunci: Nusyuz Suami, Kewajiban Suami, Kewajiban Istri
Analisis Keadilan Dalam Pembagian Waris Menurut Surah An-Nisa Ayat 11 Ditinjau Dari Maqashid Syariah Anita Rahman
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study discusses the difference in inheritance shares between men and women in Surah An-Nisa verse 11, which is considered unfair by some, and its relationship with the theory of maqashid syariah. The purpose of this research is to understand the concept of justice in inheritance distribution, examine the protection of heirs' rights based on maqashid syariah, and the application of this concept of justice. This research is a library study with a maqashid syariah approach, using primary data from the Qur'an and secondary data from tafsir, faraidh books, and related journals. The research findings indicate that inheritance distribution in Surah An-Nisa verse 11 is a form of justice that guarantees the heirs' rights, with protection of five essential needs: religion, life, intellect, wealth, and offspring. Inheritance distribution according to Islamic law is not discrimination, but a form of justice that takes into account the social functions and responsibilities of heirs. This study shows that justice in Islam is not only mathematical, but also lies in the achievement of maslahat and the protection of the rights of all heirs in accordance with maqashid syariah. Keywords: Justice, Inheritance, Maqashid Syariah   Abstrak Penelitian ini membahas perbedaan bagian harta waris antara laki-laki dan perempuan dalam Surah An-Nisa ayat 11, yang dianggap tidak adil oleh sebagian kalangan, serta hubungannya dengan teori maqashid syariah. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami konsep keadilan dalam pembagian waris, mengkaji perlindungan hak ahli waris berdasarkan maqashid syariah, serta penerapan konsep keadilan tersebut. Jenis penelitian ini adalah penelitian pustaka dengan pendekatan maqashid syariah, menggunakan data primer dari Al-Qur’an dan data sekunder dari tafsir, buku faraidh, serta jurnal terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembagian waris dalam Surah An-Nisa ayat 11 adalah bentuk keadilan yang menjamin hak ahli waris, dengan perlindungan terhadap lima kebutuhan pokok: agama, jiwa, akal, harta, dan keturunan. Pembagian waris menurut syariat bukanlah diskriminasi, melainkan keadilan yang memperhitungkan fungsi sosial dan tanggung jawab ahli waris. Penelitian ini menunjukkan bahwa keadilan dalam Islam tidak hanya matematis, tetapi juga terletak pada pencapaian maslahat dan perlindungan hak seluruh ahli waris sesuai dengan maqashid syariah. Kata Kunci : Keadilan, Waris, Maqashid Syariah
The Influence Of Packaging Design On Consumer Purchasing Interest In Snack Products (Susu Ultra) Angelina Sibuea; Roi lenna; Debora Naftalisa
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Competition in the dairy beverage industry, both liquid and powdered milk, is becoming increasingly intense along with the growing activities of the population. One brand that has successfully maintained its position in the market is Susu Ultra. To sustain its business, in August 2013, Susu Ultra introduced an innovative new packaging made from eco-friendly tetra pak material. By leveraging its strong brand image as a nutritious and high-quality milk product, supported by an attractive packaging design, the company aims to increase consumer purchase intention. This study aims to analyze the influence of brand image and packaging design on consumer purchase intention for Susu Ultra products. The research employs a quantitative approach, using the accidental sampling technique with a total of 356 respondents. Data were analyzed using multiple linear regression with the help of SPSS 16.0 for Windows. The results show that brand image and packaging design have a significant effect on consumer purchase intention, with brand image being the dominant variable. This is because Susu Ultra is already a well-known brand in Indonesia and has product quality that makes it stand out from its competitors. Meanwhile, packaging design plays a less significant role in shaping purchase intention. Keywords: Brand Image, Packaging Design, Purchase Intention Abstrak Persaingan pada bisnis minuman susu baik susu cair maupun susu bubuk semakin ketat seiring dengan meningkatnya aktivitas penduduk. Salah satu produk minuman susu yang sukses di pasaran adalah Susu Ultra. Sebagai upaya menjaga kelangsungan bisnisnya, pada bulan Agustus tahun tahun 2013, Susu Ultra menciptakan inovasi kemasan terbaru yaitu kemasan tetra pak yang ramah lingkungan. Dengan memanfaatkan citra merek Susu Ultra sebagai minuman susu yang berkualitas dan mengandung semua gizi penting bagi tubuh serta didukung desain kemasan yang menarik, diharapkan akan mampu menarik minat konsumen.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membahas pengaruh citra merek dan desain kemasan terhadap minat beli konsumen pada produk Susu Ultra. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling dengan jumlah sampel 356 responden, serta menggunakan alat analisisregresi linear berganda dengan bantuan software SPSS 16.0 for windows.Hasil penelitian menunjukkan bahwa citra merek dan desain kemasan berpengaruh signifikan terhadap minat beli konsumen, dimana citra merek merupakan variabel yang dominan mempengaruhi. Hal ini karena merek Susu Ultra sudah terkenal di Indonesia dan memiliki kualitas yang mampu membuatnya terlihat menonjol dibandingkan pesaingnya. Sedangkan desain kemasan menjadi variabel yang kurang berperan dalam membentuk minat beli. Kata Kunci: Citra Merek, Desain Kemasan, Minat Beli
Peran Konektivitas Dewan Independen Dalam Mengurangi Risiko Bank: Implikasi Terhadap Stabilitas Keuangan Dan Kebijakan Moneter Bank Sentral Agus Revalen Simbolon; Aldi Desandro Sinaga; Arion Silver Aritonang; Eti
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banking stability is crucial for the health of the financial system, as high bank risk can disrupt overall economic stability. This study aims to analyze the role of independent directors’ connectedness in reducing bank risk and its implications for financial stability and central bank monetary policy. This study employs a quantitative method with a panel data approach to analyze the effect of independent directors’ connectedness on bank risk in six ASEAN countries (Indonesia, Malaysia, Singapore, Thailand, the Philippines, and Vietnam) during the 2018–2022 period. The connectedness of the board is measured through the interlinkages among board members, while bank risk is measured using the z-score. The results indicate that the higher the level of independent directors’ connectedness which reflects greater network capacity, access to information, and strategic coordination the lower the risk faced by banks.. Keywords: Independent Directors’ Connectedness, Bank Risk, Financial Stability, Monetary Policy, Bank Governance Abstrak Stabilitas perbankan sangat penting bagi kesehatan sistem keuangan, dan risiko bank yang tinggi dapat mengganggu kestabilan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran konektivitas dewan independen dalam mengurangi risiko bank dan implikasinya terhadap stabilitas keuangan serta kebijakan moneter bank sentral. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan panel data untuk menganalisis pengaruh konektivitas dewan independen terhadap risiko bank di enam negara ASEAN (Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Vietnam) selama periode 2018–2022. Konektivitas dewan diukur melalui keterhubungan anggota dewan, sementara risiko bank diukur dengan z-score. Hasil penelitian menunjukkan semakin tinggi tingkat konektivitas dewan independen yang mencerminkan kapasitas jaringan, akses informasi, dan koordinasi strategis yang lebih baik maka semakin kecil risiko yang dihadapi oleh bank. Kata Kunci : Konektivitas Dewan Independen, Risiko Bank, Stabilitas Keuangan, Kebijakan Moneter, Tata Kelola Bank
Optimasi Produksi Ayam Geprek dan Nasi Goreng di Rumah Makan Sentosa untuk Mencapai Keuntungan Maksimal dengan Program Linier Metode Grafik Yuanita Clark Lestari Simbolon; Anisa Bella Panjaitan; Lilian Putri Salsabila; Hasanatul Iftitah; Ulfa Khaira
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in the culinary sector, such as Rumah Makan Sentosa, continuously strive to innovate by offering menu items that appeal to customers. Although the business provides product variations such as Fried Chicken (Ayam Geprek) and Fried Rice (Nasi Goreng), Rumah Makan Sentosa faces challenges in determining the optimal production quantity to maximize profits. This study employs the linear programming graphical method to design an efficient production strategy under limited raw materials in Jambi City. The research methodology includes observation, interviews, and quantitative descriptive analysis. The results indicate that the optimal solution is producing 70 portions of Fried Chicken and 30 portions of Fried Rice, generating a maximum profit of Rp365,000. The largest contribution comes from Fried Chicken at Rp245,000, while Fried Rice contributes Rp120,000. Implementing linear programming at Rumah Makan Sentosa is expected to enhance production efficiency, reduce material waste, and support MSMEs in designing effective production strategies amid increasing competition in the culinary market. Keywords: MSMEs; Culinary Business; Linear Programming; Production Optimization; Profit Maximization Abstrak Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam sektor kuliner, seperti Rumah Makan Sentosa, terus berupaya berinovasi dalam menyajikan menu yang digemari pelanggan. Meskipun menawarkan variasi produk seperti Ayam Geprek dan Nasi Goreng, Rumah Makan Sentosa menghadapi tantangan dalam menentukan jumlah produksi yang tepat agar keuntungan dapat dimaksimalkan. Penelitian ini menggunakan program linier metode grafik untuk merancang strategi produksi yang efisien dengan keterbatasan bahan baku di Kota Jambi. Metode penelitian meliputi observasi, wawancara, dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa solusi optimal dicapai dengan memproduksi 70 porsi Ayam Geprek dan 30 porsi Nasi Goreng, dengan keuntungan maksimal sebesar Rp365.000. Kontribusi terbesar berasal dari Ayam Geprek sebesar Rp245.000, sementara Nasi Goreng menyumbang Rp120.000. Penerapan program linier pada Rumah Makan Sentosa diharapkan dapat meningkatkan efisiensi produksi, mengurangi pemborosan bahan, serta mendukung UMKM kuliner dalam menghadapi persaingan pasar yang semakin ketat. Kata Kunci: UMKM; Usaha Kuliner; Program Linier; Optimasi Produksi; Keuntungan Maksimal
Literatur Riview: Dampak Pemutusan Hubungan Kerja Terhadap Motivasi dan Loyalitas Karyawan Yang Bertahan Suhandi; Maghfirah; Nurfitrah; Anisa Rizki Amalia; Chrisdayanti Br. Ginting
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The phenomenon of Termination of Employment has increased in recent years and has had a significant impact on the psychological condition and behavior of employees. This research aims to review in depth the relationship between layoffs, work motivation, and employee loyalty based on previous research results. The method used is a literature review by reviewing national journals, theses, and books in the last ten years. The results of the study show that layoffs not only have an impact on workers who are directly affected, but also reduce the work motivation of employees who are still surviving (layoff survivors) through increased anxiety and job insecurity. In addition, work motivation has been found to have a positive effect on employee loyalty, while non-transparent layoff policies tend to worsen employee commitment and retention. This finding confirms the importance of companies maintaining communication, providing psychological support, and implementing fair employment policies to maintain employee motivation and loyalty. Keywords: Termination of employment, motivation, employee loyalty     Abstrak Fenomena Pemutusan Hubungan Kerja semakin meningkat dalam beberapa tahun terakhir dan menimbulkan dampak signifikan terhadap kondisi psikologis maupun perilaku karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara mendalam hubungan antara PHK, motivasi kerja, dan loyalitas karyawan berdasarkan hasil-hasil penelitian terdahulu. Metode yang digunakan adalah literature review dengan menelaah jurnal nasional, skripsi, dan buku dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir. Hasil telaah menunjukkan bahwa PHK tidak hanya berdampak pada pekerja yang terdampak langsung, tetapi juga menurunkan motivasi kerja karyawan yang masih bertahan (layoff survivors) melalui peningkatan kecemasan dan job insecurity. Selain itu, motivasi kerja ditemukan berpengaruh positif terhadap loyalitas karyawan, sementara kebijakan PHK yang tidak transparan cenderung memperburuk komitmen dan retensi pegawai. Temuan ini menegaskan pentingnya perusahaan menjaga komunikasi, memberikan dukungan psikologis, serta menerapkan kebijakan ketenagakerjaan yang adil untuk mempertahankan motivasi dan loyalitas karyawan. Kata kunci: Pemutusan Hubungan Kerja, Motivasi, Loyalitas Karyawan
Strategi Sekolah dalam Pengelolaan Program Makan Bergizi Gratis sebagai Upaya Peningkatan Disiplin dan Prestasi Peserta Didik Noval Dwi Prandika; Desli Natalia Tinambunan; Nur Indah Sari; Linardo Pratama
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The free nutritious meal program is one of the government’s initiatives to enhance educational quality by ensuring students’ nutritional needs are met. This study aims to analyze school strategies in managing the free nutritious meal program as an effort to improve students’ discipline and academic achievement. The research employs a literature review method by examining six scholarly articles related to the implementation and impact of nutritious meal programs in schools. The findings reveal that the active involvement of schools in planning, organizing, and evaluating the program plays a vital role in its success. Properly managed programs have shown positive effects on students’ attendance, discipline, and learning motivation by providing sufficient nutritional support. Therefore, effective management strategies at the school level are crucial to fostering a healthy, productive, and sustainable learning environment. Kata kunci:  School Strategy, Student Management, Free Nutritious Meal, Discipline, Academic Achievement.   Abstrak Program makan bergizi gratis merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui pemenuhan kebutuhan gizi peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi sekolah dalam pengelolaan program makan bergizi gratis sebagai sarana peningkatan disiplin dan prestasi peserta didik. Metode yang digunakan adalah literature review dengan menelaah enam artikel ilmiah yang relevan mengenai implementasi dan dampak program makan bergizi di sekolah. Hasil kajian menunjukkan bahwa keterlibatan aktif sekolah dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program menjadi faktor penting dalam keberhasilan pelaksanaan. Program ini terbukti mampu meningkatkan kedisiplinan, kehadiran, serta semangat belajar peserta didik melalui penyediaan asupan gizi yang memadai. Oleh karena itu, strategi pengelolaan yang efektif di tingkat sekolah menjadi kunci dalam mendukung terciptanya lingkungan belajar yang sehat, produktif, dan berkelanjutan.   Kata kunci: Strategi Sekolah, Manajemen Peserta Didik, Makan Bergizi Gratis, Disiplin, Prestasi Belajar.  
Analisis Yuridis Peran Hukum Pidana Dalam Pencurian Pakaian Dan Tabung Gas Lpg Di Asrama Putri Natuna Tanjungpinang Kepulauan Riau Alvira Oktavia Jasmon; Audypopy Handayani; Fultokhon Daeli
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The legal analysis Concerning the Theft of Clothes and LPG Gas Cylinders at the Women's Dormitory in Natuna Tanjungpinang Riau Islands, investigates the legal implications and considerations regarding the incident. This abstract outlines the scrutiny of laws and regulations applicable to the theft case, focusing on property crimes and safety violations. The study aims to examine the criminologi dimensions and potential consequences for the involved individuals or parties. The investigation delves into the nuances of theft laws, property rights, and potential liabilities in the context of this specific scenario. The results and findings from this legal analysis are anticipated to provide insights into the legal proceedings and responsibilities related to the Theft of Clothing and LPG Gas Cylinders in the Natuna Women's Dormitory Tanjungpinang Kepulauan Riau, offering a comprehensive perspective on the applicable legal frameworks and potential judicial outcomes.   Abstrak Analisis hukum terkait Pencurian Pakaian dan Tabung Gas LPG di Asrama Putri Natuna Tanjun gpinang Kepulauan Riau, menyelidiki implikasi hukum dan pertimbangan terkait insiden tersebut. Abstrak ini merangkum telaah terhadap hukum dan regulasi yang berlaku terkait kasus pencurian, dengan fokus pada kejahatan properti dan pelanggaran keselamatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dimensi hukum dan konsekuensi potensial bagi individu atau pihak yang terlibat. Penelusuran dilakukan terhadap nuansa kriminologi pencurian, hak atas properti, dan potensi tanggung jawab dalam konteks skenario spesifik ini. Hasil dan temuan dari analisis hukum ini diharapkan memberikan wawasan terkait prosedur hukum dan tanggung jawab terkait Pencurian Pakaian dan Tabung Gas LPG di Asrama Putri Natuna Tanjungpinang Kepulauan Riau, memberikan perspektif komprehensif mengenai kerangka hukum yang berlaku dan potensi hasil hukum. Kata kunci: hukum pidana, kriminologi, pencurian.
Upaya Mewujudkan Karakter Peserta Didik Yang Berakhlak Mulia Faisal; Norwinda
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The word "character" originates from the Greek language meaning "to mark," which refers to the process of implanting good values into a person's behavior. Character education aims to improve the quality of the learning process by emphasizing the comprehensive and balanced strengthening of character and noble morals. This research aims to describe various efforts that can be made to realize students' noble moral character based on a literature review. The research was conducted using a qualitative method with a literature study approach. Data was collected from various written sources, such as journals and articles related to the research topic. The results show that various efforts can be made to realize a noble moral character, such as the exemplary behavior of parents and teachers, strengthening religious activities, habitual worship, effective student management, and optimizing the role of Islamic boarding schools or religious-based schools. Teachers hold a central position as educators and role models who influence moral development through their pedagogical, personal, social, and professional competencies. Overall, the formation of noble morals can only be realized through a holistic approach that consistently involves all parties. With effective synergy and a positive environment, students can grow into a generation of character, refinement, and noble morals, in accordance with Islamic values. Keywords: Character Education, Students, Exemplary Character/Morals. Abstrak Kata "karakter" berasal dari bahasa Yunani yang berarti "to mark" atau "menandai", yang merujuk pada proses menanamkan nilai-nilai baik dalam perilaku seseorang. Pendidikan karakter bertujuan untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran dengan menekankan penguatan karakter dan akhlak mulia secara komprehensif dan seimbang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan berbagai upaya yang dapat dilakukan untuk mewujudkan karakter peserta didik yang berakhlak mulia berdasarkan hasil kajian literatur. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif menggunakan pendekatan studi kepustakaan. Data dikumpulkan dari berbagai sumber tertulis, seperti jurnal dan artikel yang berkaitan dengan topik penelitian. Hasil penelitian menjukkan bahwa berbagai upaya dapat dilakukan untuk mewujudkan karakter yang berakhlak mulia, seperti keteladanan orang tua dan guru, penguatan kegiatan keagamaan, pembiasaan ibadah, pengelolaan kesiswaan yang baik, serta optimalisasi peran lembaga pesantren atau sekolah bercorak keagamaan. Guru memiliki posisi sentral sebagai pendidik dan teladan yang memengaruhi perkembangan akhlak melalui kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, maupun profesional.  Secara keseluruhan, pembentukan akhlak mulia hanya dapat terwujud melalui pendekatan holistik yang melibatkan seluruh pihak secara konsisten. Dengan sinergi yang efektif dan dukungan lingkungan yang positif, peserta didik dapat tumbuh menjadi generasi berkarakter, beradab, dan berakhlak mulia sesuai nilai-nilai Islam. Kata kunci: Pendidikan Karakter, Peserta Didik, Akhlak Mulia.
Fenomena Minat Guru Gen Z Menjadi Supervisor Sebagai Dasar Foresight Dalam Perancangan Model Pembinaan Sosial Raihanah; Arief Dermawan
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of education in the digital era demands innovation in supervisory practices and social coaching for teachers. In this context, a new phenomenon has emerged, namely the low interest of Generation Z teachers (aged 22–28) in taking on supervisory roles. Therefore, this study aims to map the support, barriers, perceptions, and foresight of Generation Z in designing future social coaching models, while linking them to social coaching theories and the characteristics of the modern generation.This research employs a descriptive qualitative method with a phenomenological design to explore the experiences, perceptions, and expectations of Gen Z teachers regarding supervision. A total of 12 informants aged 21–28 were selected using purposive sampling. Data were collected through observation, in-depth interviews, documentation, and triangulation. The analysis was carried out thematically using social coaching theory and Generation Z characteristics theory. The findings indicate that the main barriers for Gen Z teachers in becoming supervisors include non-transparent bureaucracy, lack of resources, psychological challenges such as low self-confidence, and generational gaps in leadership. Supporting factors include structural support from schools, mentoring programs, leadership training, opportunities to take on managerial tasks, and a collaborative school culture. Regarding preferred supervisory models, most respondents favored collaborative supervision, followed by artistic, clinical, and scientific models, with a strong inclination toward supervision that is dialogic, flexible, evidence-based, and humanistic. Through foresight, respondents predicted that future social coaching models should be adaptive, digital, data-driven, collaborative, holistic, and able to facilitate teachers’ creativity and interests. Keywords: Generation Z, educational supervision, social coaching, foresight, supervision model, digital era. Abstrak Perkembangan pendidikan di era digital menuntut adanya inovasi dalam praktik supervisi dan pembinaan sosial bagi guru. Pada konteks ini muncul fenomena baru, yaitu rendahnya minat guru Generasi Z (usia 22–28 tahun). Maka dari itu, Penelitian ini bertujuan memetakan dukungan, hambatan, persepsi, serta foresight Generasi Z dalam merancang model pembinaan sosial masa depan, sekaligus mengaitkannya dengan teori pembinaan sosial serta karakteristik generasi modern. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan desain fenomenologi untuk menggali pengalaman, persepsi, dan harapan guru Gen Z terhadap supervisi. Sebanyak 12 informan berusia 21–28 tahun dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, serta triangulasi. Analisis dilakukan secara tematik dengan pendekatan teori pembinaan sosial dan teori karakteristik generasi Z.Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan utama guru Gen Z menjadi supervisor meliputi birokrasi yang tidak transparan, kekurangan sumber daya, tantangan psikologis seperti kurang percaya diri, serta kesenjangan generasi dalam kepemimpinan. Adapun faktor pendukung meliputi dukungan struktural sekolah, program mentoring, pelatihan kepemimpinan, kesempatan memegang tugas manajerial, serta budaya sekolah yang kolaboratif. Dalam hal preferensi model supervisi, mayoritas responden memilih supervisi kolaboratif, disusul model artistik, klinis, dan ilmiah, dengan kecenderungan kuat pada supervisi yang dialogis, fleksibel, berbasis bukti, dan humanis. Melalui foresight, responden memprediksi bahwa model pembinaan sosial masa depan harus adaptif, digital, berbasis data, kolaboratif, holistik, dan memfasilitasi kreativitas serta minat guru. Kata kunci: Generasi Z, supervisi pendidikan, pembinaan sosial, foresight, model supervisi, era digital.

Page 9 of 16 | Total Record : 157