cover
Contact Name
Ahlal Kamal
Contact Email
Ahlal.pkl@gmail.com
Phone
+6285285123236
Journal Mail Official
redaksijurnalsinergi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Jermani Husein, Desa Lokbangkai RT.07 No.40 Kecamatan Banjang Kab, Lok Bangkai, Kec. Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan 71416
Location
Kab. hulu sungai utara,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin
ISSN : -     EISSN : 31090559     DOI : -
Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin adalah publikasi ilmiah yang bertujuan untuk memfasilitasi pertukaran gagasan, riset, serta temuan ilmiah yang berasal dari berbagai disiplin ilmu, guna memberikan kontribusi yang signifikan bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan pemecahan masalah global. Jurnal ini mencakup berbagai bidang ilmu, meliputi pendidikan, teknologi, ekonomi, kesehatan, manajemen, keagamaan, ilmu sosial dan humaniora, serta bidang-bidang terapan lainnya.Sebagai wadah akademik yang mengedepankan kualitas dan keberagaman perspektif, Sinergi menerbitkan artikel penelitian asli, tinjauan pustaka, studi kasus, serta pemikiran konseptual yang didasarkan pada metodologi ilmiah yang kuat dan analisis mendalam. Dengan berfokus pada penerapan teori dan riset dalam konteks praktis, jurnal ini tidak hanya menyasar akademisi dan peneliti, tetapi juga para praktisi, pengambil kebijakan, dan pihak-pihak terkait yang dapat memanfaatkan temuan ilmiah untuk meningkatkan kualitas kehidupan dan pembangunan di berbagai sektor. Diterbitkan dua kali setahun, Jurnal Sinergi berkomitmen untuk menjadi platform terbuka yang mempertemukan berbagai perspektif dari seluruh penjuru dunia. Jurnal ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi lintas disiplin, memfasilitasi integrasi pengetahuan dalam rangka menghasilkan solusi inovatif, serta mendorong pemecahan masalah kontemporer di tingkat lokal, nasional, dan global. Melalui sinergi antara berbagai ilmu, jurnal ini memberikan ruang bagi ide-ide baru yang dapat memperkaya wacana akademik, memperluas cakupan penelitian, serta mendukung keberlanjutan pembangunan dalam konteks sosial, ekonomi, dan teknologi. Sinergi juga menekankan pentingnya keagamaan dan nilai-nilai kemanusiaan sebagai elemen penting dalam membangun peradaban yang berkeadilan, berkelanjutan, dan beradab.
Articles 384 Documents
Analisis Pengaruh Faktor Makro dan Faktor Murni terhadap Kinerja Keuangan melalui Kebijakan Perusahaan dan Kualitas Laporan Keuangan pada Perusahaan Sektor Logam yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Nanda; Hwihanus
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the influence of macro factors and pure factors on the financial performance of companies in the metal sector listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2020–2024 period, both directly and through mediating variables in the form of corporate policies and financial reporting quality. Macro factors are proxied by COGS ratio, inventory ratio, and trade payable ratio, while pure factors are measured through firm size, debt ratio, and working capital ratio. Corporate policies are proxied by DER, cash ratio, and fixed asset ratio, and financial reporting quality is measured through total accruals, audit quality, and current ratio. Financial performance is measured using ROA, GPM, and OPM. Keywords: Macro Factors, Firm-Specific Factors, Financial Performance, Corporate Policy, Financial Reporting Quality.   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor makro dan faktor murni terhadap kinerja keuangan perusahaan sektor logam yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024, baik secara langsung maupun melalui variabel mediasi berupa kebijakan perusahaan dan kualitas laporan keuangan. Variabel faktor makro diproksikan dengan rasio COGS, inventory ratio, dan trade payable ratio, sedangkan faktor murni diukur melalui firm size, debt ratio, dan working capital ratio. Kebijakan perusahaan diproksikan dengan DER, cash ratio, dan fixed asset ratio, serta kualitas laporan keuangan diukur melalui total accruals, audit quality, dan current ratio. Kinerja keuangan diukur menggunakan ROA, GPM, dan OPM. Kata kunci: Faktor Makro, Faktor Murni, Kinerja Keuangan, Kebijakan Perusahaan, Kualitas Laporan Keuangan
Analisis Framing Pemberitaan Tentang Penetapan Status Bencana Nasional Sumatra dan Aceh oleh Pemerintah Pada CNNIndonesia.com dan Detiknews.com Zahra Aulia Kartika Subiyakto
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines framing analysis in news coverage of the declaration of national disaster status in Sumatra and Aceh, published in the online media CNNIndonesia.com and DetikNews.com. This study aims to analyze how these two media outlets frame and construct information related to government policy in declaring national disaster status, which has become a hot topic of discussion among the public. The research method used is a qualitative approach with framing analysis techniques, which are used to identify how the media define events, highlight certain aspects, and shape public understanding of disaster issues. Research data were obtained from related news published during the period of the declaration of national disaster status. The results of the study indicate differences in perspectives in news presentation between CNNIndonesia.com and DetikNews.com, which are reflected in the emphasis of issues, the selection of sources, and the construction of meaning regarding the role of the government and the impact of the disaster. This research is expected to contribute to the study of communication science, particularly regarding the role of online media in framing disaster policy issues and influencing public perception. Keywords: Framing Analysis, Disaster Reporting, National Disaster, Online Media, Government Policy.   Abstrak Penelitian ini membahas analisis framing pada pemberitaan mengenai penetapan status bencana nasional di wilayah Sumatra dan Aceh yang dimuat dalam media daring CNNIndonesia.com dan DetikNews.com. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kedua media tersebut membingkai dan mengonstruksi informasi terkait kebijakan pemerintah dalam menetapkan status bencana nasional yang menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik analisis framing, yang digunakan untuk mengidentifikasi cara media mendefinisikan peristiwa, menonjolkan aspek tertentu, serta membentuk pemahaman publik terhadap isu bencana. Data penelitian diperoleh dari berita-berita terkait yang dipublikasikan pada periode penetapan status bencana nasional. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan sudut pandang dalam penyajian berita antara CNNIndonesia.com dan DetikNews.com, yang tercermin dalam penekanan isu, pemilihan narasumber, serta konstruksi makna terhadap peran pemerintah dan dampak bencana. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam kajian ilmu komunikasi, khususnya terkait peran media daring dalam membingkai isu kebijakan bencana dan memengaruhi persepsi publik. Kata kunci: Analisis Framing, Pemberitaan Bencana, Bencana Nasional, Media Daring, Kebijakan Pemerintah.
Analisis Sosial Media Influencer, Konten Visaul terhadap Perilaku Pembelian dengan Literasi Keuangan, Kemudahan Pengiriman sebagai Intervening dan Kepercayaan sebagai Moderasi pada Mahasiswa dan Pekerja di Surabaya Jihan Bintang Angely; Hwihanus
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the influence of Social Media Influencers and Visual Content on Purchasing Behavior, with Financial Literacy and Ease of Delivery as intervening variables and Trust as a moderating variable in students and workers in Surabaya. The purchasing behavior of urban communities is currently heavily influenced by the development of social media, increasing exposure to digital content, and increasingly easy transaction and delivery processes. This condition raises the need to understand how these digital and psychological factors shape consumer purchasing decisions directly and indirectly. The research method uses a quantitative approach with a survey technique, which is distributed to students and workers who actively use social media and online shopping platforms. Data are analyzed using Structural Equation Modeling with the help of SmartPLS, to test direct effects, indirect effects, and moderating effects. The research model involves six main variables, namely Social Media Influencers (X1), Visual Content (X2), Financial Literacy (Z1), Ease of Delivery (Z2), Trust (M), and Purchasing Behavior (Y). The results of the study indicate that Social Media Influencers have a significant influence on Purchasing Behavior, while Visual Content is proven to have a significant influence on Trust, but does not directly influence Purchasing Behavior. Ease of Delivery is proven to have a significant influence on Trust, while Financial Literacy does not show a significant influence on either Trust or Purchasing Behavior. Trust has a significant and positive influence on Purchasing Behavior, but does not act as a mediator between the independent and dependent variables. In addition, all indirect effects through Trust are proven to be insignificant, indicating that the mediation path does not occur in this research model. Overall, the findings of this study confirm that influencers and consumer trust are still key factors that directly influence the purchasing behavior of urban communities, while visual factors, financial literacy, and ease of delivery have not been fully able to create an indirect influence through the trust mechanism. The results of this study are expected to contribute to digital business actors, marketers, and e-commerce platform developers in designing more effective marketing and operational strategies in influencing consumer purchasing decisions. Keywords: Social Media Influencer, Visual Content, Purchasing Behavior, Financial Literacy, Ease of Delivery, Trust, Surabaya, SEM-PLS.   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Sosial Media Influencer dan Konten Visual terhadap Perilaku Pembelian, dengan Literasi Keuangan dan Kemudahan Pengiriman sebagai variabel intervening serta Kepercayaan sebagai variabel moderasi pada mahasiswa dan pekerja di Surabaya. Perilaku pembelian masyarakat perkotaan saat ini banyak dipengaruhi oleh perkembangan media sosial, meningkatnya paparan konten digital, serta semakin mudahnya proses transaksi dan pengiriman barang. Kondisi ini menimbulkan kebutuhan untuk memahami bagaimana faktor-faktor digital dan psikologis tersebut membentuk keputusan pembelian konsumen secara langsung maupun tidak langsung. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik survei, yang disebarkan kepada mahasiswa dan pekerja aktif pengguna media sosial dan platform belanja online. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling dengan bantuan SmartPLS, untuk menguji hubungan langsung (direct effect), tidak langsung (indirect effect), serta efek moderasi (moderating effect). Model penelitian melibatkan enam variabel utama, yaitu Social Media Influencer (X1), Konten Visual (X2), Literasi Keuangan (Z1), Kemudahan Pengiriman (Z2), Kepercayaan (M), dan Perilaku Pembelian (Y). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Social Media Influencer berpengaruh signifikan terhadap Perilaku Pembelian, sementara Konten Visual terbukti berpengaruh signifikan terhadap Kepercayaan, namun tidak langsung memengaruhi Perilaku Pembelian. Kemudahan Pengiriman terbukti berpengaruh signifikan terhadap Kepercayaan, sedangkan Literasi Keuangan tidak menunjukkan pengaruh signifikan baik terhadap Kepercayaan maupun Perilaku Pembelian. Kepercayaan memiliki pengaruh signifikan dan positif terhadap Perilaku Pembelian, namun tidak berperan sebagai mediator antara variabel bebas dan variabel terikat. Selain itu, seluruh efek tidak langsung melalui Kepercayaan terbukti tidak signifikan, menunjukkan bahwa jalur mediasi tidak terjadi pada model penelitian ini. Secara keseluruhan, temuan penelitian ini menegaskan bahwa influencer dan kepercayaan konsumen masih menjadi faktor kunci yang secara langsung memengaruhi perilaku pembelian masyarakat urban, sementara faktor visual, literasi keuangan, dan kemudahan pengiriman belum sepenuhnya mampu menciptakan pengaruh tidak langsung melalui mekanisme kepercayaan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pelaku bisnis digital, pemasar, dan pengembang platform e-commerce dalam merancang strategi pemasaran dan operasional yang lebih efektif dalam memengaruhi keputusan pembelian konsumen. Kata kunci: Social Media Influencer, Konten Visual, Perilaku Pembelian, Literasi Keuangan, Kemudahan Pengiriman, Kepercayaan, Surabaya, SEM-PLS.
Analisa Pendidikan Keuangan dan Pengalaman Keuangan terhadap Literasi Keuangan dengan Pengetahuan Keuangan dan Sikap Keuangan Sebagai Intervening dan Pengaruh Sosial Sebagai Moderasi pada Mahasiswa di Jawa Timur Maharani Adi Pamasa; Hwihanus
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to analyze the effect of Financial Education and Financial Experience on Financial Literacy among university students by testing the mediating roles of Financial Knowledge and Financial Attitude, and the moderating role of Social Influence. Employing the quantitative Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) method on a sample of 70 student respondents in East Java, the results indicated that Financial Experience significantly and positively influences both Financial Knowledge and Financial Attitude. However, neither Financial Education nor Financial Experience showed a significant direct effect on Financial Literacy, and all mediation and moderation hypotheses were rejected (all P-values > 0.05). This critically suggests that while practical experience is effective in shaping knowledge and attitude, the mechanism for converting these into measurable Financial Literacy does not occur through the hypothesized intervening paths, nor does social influence serve as a strengthening factor. In conclusion, student financial literacy improvement is predominantly driven by internal factors, learning processes, and self-directed practice. Keywords: Financial Literacy, Financial Experience, Financial Attitude, PLS-SEM, Social Influence.   Abstrak Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Pendidikan Keuangan dan Pengalaman Keuangan terhadap Literasi Keuangan mahasiswa, dengan menguji peran mediasi Pengetahuan Keuangan dan Sikap Keuangan, serta peran moderasi Pengaruh Sosial. Menggunakan metode kuantitatif Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) pada sampel 70 responden mahasiswa di Jawa Timur, hasil menunjukkan bahwa Pengalaman Keuangan berpengaruh positif dan sangat signifikan dalam membentuk Pengetahuan Keuangan dan Sikap Keuangan. Namun, secara krusial, baik Pendidikan Keuangan maupun Pengalaman Keuangan tidak berpengaruh langsung signifikan terhadap Literasi Keuangan, dan seluruh hipotesis mediasi serta moderasi ditolak (semua P-value > 0,05). Temuan ini menyiratkan bahwa meskipun pengalaman praktis efektif membentuk pengetahuan dan sikap, mekanisme konversi menuju Literasi Keuangan yang terukur tidak terjadi melalui jalur perantara yang signifikan dan dorongan sosial tidak menjadi faktor penguat. Kesimpulannya, peningkatan Literasi Keuangan mahasiswa cenderung didorong oleh faktor internal, pembelajaran, dan praktik mandiri. Kata kunci: Literasi Keuangan, Pengalaman Keuangan, Sikap Keuangan, PLS-SEM, Pengaruh Sosial.
Strategi Manajemen Pembiayaan Pendidikan dalam Menunjang Keberlanjutan Madrasah Aliyah Daarul Muqimien Tangerang Ahmad Tontowi Jauhari; Ara Hidayat
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Educational financing management is a strategic factor in ensuring the sustainability of Islamic educational institutions, particularly private madrasas integrated with the Islamic boarding school system and facing limited funding sources. Madrasah Aliyah Daarul Muqimien Tangerang, as a boarding school-based madrasah, faces complex financing challenges to sustainably support formal education and Islamic boarding school programs. This study aims to analyze the educational financing management strategies implemented and their contribution to the institution's sustainability. This study uses a descriptive qualitative approach with a case study design. Data collection techniques were carried out through in-depth interviews, observation, and documentation, with research subjects including the madrasah principal, treasurer, teachers, and foundation managers. Data analysis was conducted using an interactive model that includes data reduction, data presentation, and conclusion drawing, and its validity was tested through triangulation of sources and techniques. The results of the study indicate that the financing management strategy at Madrasah Aliyah Daarul Muqimien is implemented in a planned manner through the preparation of the Work Plan and Budget (RKAM), the utilization of various funding sources, the application of efficiency principles and priority scales, and transparent monitoring and evaluation. This strategy contributes positively to the continuity of educational programs, institutional stability, and increased public trust. Thus, effective, accountable and Islamic-value-based financing management is an important key in supporting the sustainability of Islamic boarding school-based madrasas. Keywords: Educational Financing Management, Madrasah Sustainability, Islamic Boarding Schools, Madrasah Aliyah, Islamic Education   Abstrak Manajemen pembiayaan pendidikan merupakan faktor strategis dalam menjamin keberlanjutan lembaga pendidikan Islam, khususnya madrasah swasta yang terintegrasi dengan sistem pesantren dan memiliki keterbatasan sumber dana. Madrasah Aliyah Daarul Muqimien Tangerang sebagai madrasah berbasis boarding school menghadapi tantangan pembiayaan yang kompleks untuk menopang program pendidikan formal dan kepesantrenan secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen pembiayaan pendidikan yang diterapkan serta kontribusinya terhadap keberlanjutan lembaga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, dengan subjek penelitian meliputi kepala madrasah, bendahara, guru, dan pengelola yayasan. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi manajemen pembiayaan di Madrasah Aliyah Daarul Muqimien dilaksanakan secara terencana melalui penyusunan RKAM, pemanfaatan berbagai sumber dana, penerapan prinsip efisiensi dan skala prioritas, serta pengawasan dan evaluasi yang transparan. Strategi tersebut berkontribusi positif terhadap kontinuitas program pendidikan, stabilitas kelembagaan, dan peningkatan kepercayaan masyarakat. Dengan demikian, manajemen pembiayaan yang efektif, akuntabel, dan berlandaskan nilai-nilai Islam menjadi kunci penting dalam menunjang keberlanjutan madrasah berbasis pesantren Kata kunci: Manajemen Pembiayaan Pendidikan, Keberlanjutan Madrasah, Pesantren, Madrasah Aliyah, Pendidikan Islam
Pendekatan Konstruktivisme untuk Meningkatkan Kolaborasi Mahasiswa Aida Nurindah Silalahi; Agus Lestari
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article aims to explore various ways constructivism can help students collaborate in college learning. Traditional teaching methods remain a major issue in this research. This method makes students passive recipients of information, which hinders interaction and group work. Using a literature study methodology, this research investigates a number of scientific articles published between 2010 and 2024. These articles were found thru the Google Scholar, ScienceDirect, Scopus, and ERIC databases. The research results indicate that the constructivist approach has the ability to enhance social interaction among students, active learning mechanisms, group discussions, and opportunities for independent knowledge construction. Additionally, research has shown that strategies such as problem-based learning, project-based learning, and inquiry-based learning, which are based on constructivism, have the potential to create a conducive learning environment. Furthermore, previous research has indicated that strategies like problem-based learning, project-based learning, and inquiry-based learning, rooted in constructivism, have the capacity to foster a more collaborative and participatory learning environment. Therefore, this research confirms that the constructivist approach is a useful theoretical foundation for promoting student collaboration and supporting 21st-century skills. Keywords: Constructivism,Collaborative Learning, Student Collaboration, Higher Education, Active Learning   Abstrak Artikel ini beertujuan untuk mempelajari berbagai cara konstruktivisme dapat membantu siswa bekerja sama dalam pembelajaran di perguruan tinggi. Metode pembelajaran tradisional masih menjadi masalah utama dalam penelitian ini. Metode ini membuat siswa menjadi penerima informasi pasif, yang menghambat interaksi dan kerja sama kelompok. Menggunakan metodologi studi literatur, penelitian ini menyelidiki sejumlah artikel ilmiah yang dipublikasikan antara tahun 2010 dan 2024. Artikel-artikel ini ditemukan melalui basis data Google Scholar, ScienceDirect, Scopus, dan ERIC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan konstruktivisme memiliki kemampuan untuk meningkatkan interaksi sosial antar siswa, mekanisme pembelajaran aktif, diskusi kelompok, dan kesempatan untuk membangun pengetahuan secara mandiri. Selain itu, penelitian telah menunjukkan bahwa strategi seperti pembelajaran berbasis masalah, pembelajaran berbasis proyek, dan pembelajaran berbasis pertanyaan yang berbasis konstruktivisme memiliki kemampuan untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang kondusif. Selain itu, penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa strategi seperti pembelajaran berbasis masalah, pembelajaran berbasis proyek, dan pembelajaran berbasis pertanyaan berbasis konstruktivisme memiliki kemampuan untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih kolaboratif dan partisipatif. Oleh karena itu, penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan konstruktivisme merupakan landasan teoretis yang berguna untuk mendorong kolaborasi siswa dan mendukung kemampuan abad ke-21. Kata kunci: Konstruktivisme, Pembelajaran Kolaboratif, Kolaborasi Mahasiswa, Pendidikan Tinggi, Pembelajaran Aktif.
Aliran Filsafat Pendidikan yang Diterapkan oleh Tutor di Rumah Literasi Ranggi Annisa Fitri Nasution; Naila Nafisa Zulfa; Riwati Amelia; Ronal Malau; Elizon Nainggolan; Michael Yudha Pratama
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to identify and describe the educational philosophy streams applied by tutors at Rumah Literasi Ranggi during learning activities. This research employed a descriptive qualitative approach using observation, interviews, and documentation as data collection techniques. The findings indicate that tutors apply four educational philosophy streams: progressivism, constructivism, humanism, and reconstructionism. Progressivism appears in experiential learning activities such as group reading, drawing story content, and role-playing. Constructivism is reflected in the use of discussions and open-ended questions that encourage students to construct their own understanding. Humanism is seen through the tutors’ attention to learners’ comfort, motivation, and emotional needs. Reconstructionism is represented by the tutors’ effort to instill moral and social values through reading materials. The integration of these approaches demonstrates that non-formal education requires flexibility and eclectic strategies suited to learners’ needs. Keywords: educational philosophy, literacy, humanism, constructivism, progressivism   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan aliran filsafat pendidikan yang diterapkan oleh tutor di Rumah Literasi Ranggi dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai sumber pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tutor menerapkan empat aliran filsafat pendidikan yaitu progresivisme, konstruktivisme, humanisme, dan rekonstruksionisme. Progresivisme tampak dalam kegiatan belajar berbasis pengalaman seperti membaca bergiliran, menggambar isi cerita, dan bermain peran. Konstruktivisme terlihat dari diskusi dan pertanyaan terbuka yang mendorong peserta didik membangun pemahaman mereka sendiri. Humanisme tercermin dari perhatian tutor terhadap kenyamanan, motivasi, dan kebutuhan emosional anak. Rekonstruksionisme diwujudkan melalui penanaman nilai moral dan sosial yang dihubungkan dengan isi bacaan. Penerapan keempat aliran ini secara bersamaan menunjukkan bahwa pendidikan nonformal membutuhkan fleksibilitas dan pendekatan eklektik sesuai kebutuhan peserta didik. Kata kunci: filsafat pendidikan, literasi, humanisme, konstruktivisme, progresivisme
Intellectual Capital, Proporsi Komisaris Independen, dan Kepemilikan Institusional terhadap Opini Audit Aisyah Dwi Satrio Putri; Nera Marinda Machdar
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the influence of intellectual capital, the proportion of independent commissioners, and institutional ownership on audit opinions, with company size as a variable that moderates these relationships. This study was conducted through a literature review of various studies from 2019 to 2025 that discuss corporate governance, reporting quality, and the audit process. The findings show that intellectual capital can improve the quality of financial information, thereby increasing the chances of companies obtaining better audit opinions. The proportion of independent commissioners plays a role in strengthening the supervisory mechanism, which in turn increases the auditor's confidence in the reliability of financial statements. In addition, institutional ownership also helps to reduce opportunistic managerial actions, thereby having a positive impact on audit opinions. Company size was also found to influence the strength of the relationship between variables, as large companies generally have more adequate resources, control systems, and governance practices. Overall, this study confirms that internal company characteristics and company size play an important role in influencing external audit results. Keywords: Intellectual Capital, Independent Commissioners, Institutional Ownership, Audit Opinion, Firm  Size.   Abstrak Penelitian ini menelusuri pengaruh intellectual capital, proporsi komisaris independen, dan kepemilikan institusional terhadap opini audit, dengan ukuran perusahaan sebagai variabel yang memoderasi hubungan tersebut. Studi Temuan kajian menunjukkan bahwa intellectual capital dapat meningkatkan mutu informasi keuangan sehingga memperbesar peluang perusahaan memperoleh opini audit yang lebih baik. Proporsi komisaris independen berperan memperkuat mekanisme pengawasan, yang kemudian meningkatkan keyakinan auditor terhadap keandalan laporan keuangan. Selain itu, kepemilikan institusional turut membantu menekan tindakan manajerial yang bersifat oportunistik, sehingga berdampak positif pada opini audit. Ukuran perusahaan juga terbukti memengaruhi kekuatan hubungan antarvariabel, karena perusahaan besar umumnya memiliki sumber daya, sistem kontrol, dan praktik tata kelola yang lebih memadai. Secara keseluruhan, kajian ini menegaskan bahwa karakteristik internal perusahaan serta besarnya ukuran perusahaan berperan penting dalam memengaruhi hasil audit eksternal. Kata kunci: Intellectual Capital, Komisaris Independen, Kepemilikan Institusional, Opini Audit, Ukuran Perusahaan.
Pengungkapan Environtment, Social, and Governance, Capital Intensity, dan Kepemilikan Manajerial Terhadap Agresivitas Pajak Tri Wahyuningsih; Nera Marinda Machdar
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article examines the influence of ESG disclosure, capital intensity, and managerial ownership on tax aggressiveness, considering tax governance as a moderating factor. The independent variables in this study include ESG, capital intensity, and managerial ownership, while tax aggressiveness is measured using the Effective Tax Rate (ETR). Tax governance is measured using the Tax Governance Index (TGI). This study uses a quantitative method with an associative approach and purposive sampling technique, resulting in 17 companies as samples. Data were analyzed using multiple linear regression and a moderation test with the help of Eviews software. This study is expected to contribute to the development of tax literature and provide a deeper understanding of the role of tax governance in strengthening or weakening the relationship between the studied variables and tax aggressiveness. Keywords: ESG, capital intensity, managerial ownership, tax aggressiveness, tax governance.   Abstrak Artikel ini membahas pengaruh pengungkapan ESG, capital intensity, dan kepemilikan manajerial terhadap agresivitas pajak, dengan mempertimbangkan tata Kelola pajak sebagai faktor moderasi. Variabel independen dalam penelitian ini mencakup ESG, intensitas modal, dan kepemilikan manajerial, sedangkan agresivitas pajak diukur menggunakan Effective Tax Rate (ETR). Tata kelola pajak diukur melalui Tax Governance Index (TGI). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif serta teknik purposive sampling, dan menghasilkan 17 perusahaan sebagai sampel. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda serta uji moderasi dengan bantuan software Eviews. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi bagi pengembangan literatur perpajakan serta memberikan pemahaman yang lebih mendalam terkait peran tata kelola pajak dalam memperkuat atau memperlemah hubungan antara variabel-variabel yang diteliti terhadap agresivitas pajak. Kata kunci: ESG, capital intensity, kepemilikan manajerial, agresivitas pajak, tata kelola pajak.
Kesenjangan dalam Praktik Pengelompokan Peserta Didik dan Implikasinya terhadap Keadilan Pembelajaran Gian Olivia Putri; Dwika Andreano; Muhammad Novrianto; Linardo Pratama
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Student grouping is a common strategy implemented in schools to manage diverse learning abilities and enhance instructional effectiveness. However, in practice, student grouping often creates disparities that affect educational equity. This study aims to comprehensively examine student grouping practices and their implications for equity in learning based on national and international research findings. This study employs a qualitative approach using a literature review method, analyzing various scholarly sources such as journal articles, undergraduate theses, master’s theses, and research reports published between 2015 and 2025. Data were analyzed using descriptive content analysis to identify forms of student grouping, emerging disparities, and their impacts on students’ academic, social, and psychological dimensions. The findings indicate that ability- or achievement-based grouping tends to widen learning gaps, particularly for students from disadvantaged socioeconomic backgrounds. Additionally, rigid and permanent grouping practices often lead to labeling and stigmatization, which negatively affect students’ motivation and learning experiences. Therefore, more flexible and inclusive grouping approaches, supported by differentiated instruction, are necessary to balance equity and effectiveness in learning. This study is expected to contribute to educators’ and policymakers’ understanding of designing fair and inclusive student grouping practices that address the diverse needs of all learners.   Keywords: Student Grouping, Ability Grouping, Educational Equity, Learning Disparities, Differentiated Instruction   Abstrak Pengelompokan peserta didik merupakan salah satu strategi yang umum diterapkan di sekolah untuk mengelola keberagaman kemampuan belajar dan meningkatkan efektivitas pembelajaran. Namun, dalam praktiknya, pengelompokan peserta didik sering kali menimbulkan kesenjangan yang berdampak pada keadilan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif praktik pengelompokan peserta didik serta implikasinya terhadap keadilan pembelajaran berdasarkan hasil penelitian nasional dan internasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur terhadap berbagai sumber ilmiah berupa artikel jurnal, skripsi, tesis, dan laporan penelitian yang dipublikasikan pada periode 2015–2025. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi secara deskriptif-analitis untuk mengidentifikasi bentuk pengelompokan peserta didik, kesenjangan yang muncul, serta dampaknya terhadap aspek akademik, sosial, dan psikologis peserta didik. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengelompokan berbasis kemampuan atau prestasi akademik berpotensi memperlebar kesenjangan pembelajaran, terutama bagi peserta didik dari latar belakang sosial ekonomi rendah. Selain itu, praktik pengelompokan yang bersifat permanen cenderung memunculkan labelisasi dan stigma yang berdampak negatif terhadap motivasi dan pengalaman belajar peserta didik. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan pengelompokan yang lebih fleksibel dan inklusif melalui penerapan pembelajaran berdiferensiasi guna menyeimbangkan prinsip pemerataan dan keadilan pembelajaran. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan refleksi bagi pendidik dan pengambil kebijakan dalam merancang praktik pengelompokan peserta didik yang lebih adil dan berpihak pada kebutuhan seluruh peserta didik.   Kata kunci: Pengelompokan Peserta Didik, Ability Grouping, Keadilan Pembelajaran, Pemerataan Pendidikan, Pembelajaran Berdiferensiasi.