cover
Contact Name
Ahlal Kamal
Contact Email
Ahlal.pkl@gmail.com
Phone
+6285285123236
Journal Mail Official
redaksijurnalsinergi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Jermani Husein, Desa Lokbangkai RT.07 No.40 Kecamatan Banjang Kab, Lok Bangkai, Kec. Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan 71416
Location
Kab. hulu sungai utara,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin
ISSN : -     EISSN : 31090559     DOI : -
Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin adalah publikasi ilmiah yang bertujuan untuk memfasilitasi pertukaran gagasan, riset, serta temuan ilmiah yang berasal dari berbagai disiplin ilmu, guna memberikan kontribusi yang signifikan bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan pemecahan masalah global. Jurnal ini mencakup berbagai bidang ilmu, meliputi pendidikan, teknologi, ekonomi, kesehatan, manajemen, keagamaan, ilmu sosial dan humaniora, serta bidang-bidang terapan lainnya.Sebagai wadah akademik yang mengedepankan kualitas dan keberagaman perspektif, Sinergi menerbitkan artikel penelitian asli, tinjauan pustaka, studi kasus, serta pemikiran konseptual yang didasarkan pada metodologi ilmiah yang kuat dan analisis mendalam. Dengan berfokus pada penerapan teori dan riset dalam konteks praktis, jurnal ini tidak hanya menyasar akademisi dan peneliti, tetapi juga para praktisi, pengambil kebijakan, dan pihak-pihak terkait yang dapat memanfaatkan temuan ilmiah untuk meningkatkan kualitas kehidupan dan pembangunan di berbagai sektor. Diterbitkan dua kali setahun, Jurnal Sinergi berkomitmen untuk menjadi platform terbuka yang mempertemukan berbagai perspektif dari seluruh penjuru dunia. Jurnal ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi lintas disiplin, memfasilitasi integrasi pengetahuan dalam rangka menghasilkan solusi inovatif, serta mendorong pemecahan masalah kontemporer di tingkat lokal, nasional, dan global. Melalui sinergi antara berbagai ilmu, jurnal ini memberikan ruang bagi ide-ide baru yang dapat memperkaya wacana akademik, memperluas cakupan penelitian, serta mendukung keberlanjutan pembangunan dalam konteks sosial, ekonomi, dan teknologi. Sinergi juga menekankan pentingnya keagamaan dan nilai-nilai kemanusiaan sebagai elemen penting dalam membangun peradaban yang berkeadilan, berkelanjutan, dan beradab.
Articles 157 Documents
Analisis Sistematis Faktor Sosial-Kultural yang Mempengaruhi Keberhasilan Belajar Mahasiswa di Perguruan Tinggi Nabila Aswa Putri; Agus Lestari
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThe success of student learning in higher education is influenced by socio-cultural factors that shape their motivation, attitudes, and ability to adapt to the academic environment. This study was conducted to identify and synthesize findings regarding the role of socio-cultural factors in supporting student learning success. The method used was a Systematic Literature Review (SLR) with the PRISMA protocol through article searches on Google Scholar using the keywords “socio-cultural factors,” “students,” and “learning success.” From the selection process, 13 articles meeting the inclusion criteria were obtained and analyzed thematically. The synthesis results show that social support, academic culture, cultural adaptation, as well as self-belief and resilience are key factors affecting learning success. Students who have the ability to adapt to campus norms and cultural values tend to have better motivation and academic achievement. These findings emphasize the need for universities to create an inclusive learning environment and provide cultural adaptation guidance for students from diverse backgrounds. Keywords: socio-cultural factors, learning success, students, higher education, SLR. Abstrak Keberhasilan belajar mahasiswa di perguruan tinggi dipengaruhi oleh faktor sosial-kultural yang membentuk motivasi, sikap, dan kemampuan mereka dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan akademik. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi dan mensintesis temuan mengenai peran faktor sosial-kultural dalam mendukung keberhasilan belajar mahasiswa. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA melalui penelusuran artikel pada Google Scholar menggunakan kata kunci “faktor sosial-kultural”, “mahasiswa”, dan “keberhasilan belajar”. Dari proses seleksi, diperoleh 13 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara tematik. Hasil sintesis menunjukkan bahwa dukungan sosial, budaya akademik, adaptasi budaya, serta keyakinan diri dan resiliensi merupakan faktor utama yang memengaruhi keberhasilan belajar. Mahasiswa yang memiliki kemampuan beradaptasi dengan norma dan nilai budaya kampus cenderung memiliki motivasi dan prestasi akademik yang lebih baik. Temuan ini menegaskan perlunya perguruan tinggi menciptakan lingkungan belajar yang inklusif serta menyediakan pendampingan adaptasi budaya bagi mahasiswa dari latar belakang berbeda. Kata kunci: faktor sosial-kultural, keberhasilan belajar, mahasiswa, pendidikan tinggi, SLR
Antara Gembala Dan Domba : Menakar Batas Otoritas Pemimpin Rohani Dalam Gereja Kristen Stasha Diva Sudijanto; Rinawati; Agus Suharyono
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper explores the authority of spiritual leaders (pastors) within the Christian church, particularly in the Protestant tradition, with a focus on the boundaries of their authority and the congregation’s responsibilities. Through a study of biblical texts, theological articles, and the insights of church leaders, the author examines how authority is understood as a delegated mandate from God, yet remains constrained by Scripture. The analysis reveals three key findings: (1) spiritual leaders must emulate Christ’s model of leadership as servant and example; (2) their authority is limited and accountable to both the congregation and God; and (3) congregants are called to honor, obey, and, when necessary, rebuke leaders in a proper manner. The study concludes that spiritual authority is a blessing when exercised according to Scripture, but carries the risk of abuse when left unchecked. Keywords: pastor, Christian leadership authority, church, congregation, pastoral ministry   Abstrak Tulisan ini membahas otoritas pemimpin rohani (gembala) dalam gereja Kristen, khususnya tradisi Protestan, dengan fokus pada batas‐batas kewenangan dan tanggung jawab jemaat. Melalui kajian literatur Alkitab, artikel teologis, dan pandangan para pemimpin gereja, penulis mengeksplorasi bagaimana otoritas dipahami sebagai amanat Allah yang delegatif, namun tetap dibatasi oleh firman. Analisis menunjukkan bahwa otoritas gembala lahir dari karakter saleh dan tanggung jawab melayani jemaat, didukung prinsip bahwa Kristus adalah Kepala Gereja.Hasil kajian menegaskan tiga temuan utama: (1) pemimpin rohani harus meneladani model kepemimpinan Kristus sebagai pelayan dan teladan, (2) otoritas mereka dibatasi dan harus bertanggung jawab di hadapan jemaat dan Allah,dan (3) jemaat dipanggil untuk menghormati, menaati serta menegur pemimpin secara tepat. Tulisan ini menutup dengan kesimpulan bahwa otoritas rohani adalah berkat ketika digunakan sesuai Alkitab, tetapi berpotensi menjadi penyalahgunaan ketika lepas kendali. Kata kunci : gembala, otoritas pemimpin kristen, gereja, jemaat, pastoral
Analisis Pengaruh Kualitas Aplikasi Shopee Untuk Meningkatkan Kepuasan Pelanggan Menggunakan Metode Pieces Framework (Studi Kasus Pada Pelanggan Shopee Di Yogyakarta) Zean Cealcei Br Depari; Ilmardani Rince Ramli; Vaniloran Elysa Andriani
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the influence of the Shopee application’s quality on customer satisfaction in the Yogyakarta area using the PIECES Framework. The PIECES Framework serves as a comprehensive evaluation tool consisting of six key dimensions: Performance, Information, Economics, Control, Efficiency, and Service. The research uses a descriptive quantitative method, with samples selected through purposive sampling involving 100 active Shopee users in Yogyakarta. Data were collected through a questionnaire using a Likert scale and analyzed by calculating the average scores for each PIECES dimension. The results show that the Information and Efficiency dimensions achieved average scores of ≥4.20 and are categorized as Very Satisfied. Meanwhile, the Economics, Control, Service, and Performance dimensions scored between 4.00–4.19, which fall into the Satisfied category. These findings indicate that Shopee excels in delivering accurate Information and efficient transaction processes, although there is still room for improvement in other areas. In conclusion, the overall quality of the Shopee application contributes positively to customer satisfaction. This research offers practical implications for developers to enhance system Performance and provides theoretical insights for evaluating e-commerce Information systems. Keywords: application quality, customer satisfaction, Shopee, PIECES Framework, system evaluation, e-commerce, descriptive quantitative, Yogyakarta, performance, information, economics, control, efficiency, service, active users.   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas aplikasi Shopee terhadap kepuasan pelanggan di wilayah Yogyakarta menggunakan PIECES Framework. PIECES Framework berfungsi sebagai alat evaluasi komprehensif yang terdiri dari enam dimensi utama: Performance, Information, Economics, Control, Efficiency, dan Service. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif, dengan sampel dipilih secara purposive sampling yang melibatkan 100 pengguna aktif Shopee di Yogyakarta. Data dikumpulkan melalui kuesioner menggunakan skala Likert dan dianalisis dengan menghitung skor rata-rata untuk setiap dimensi PIECES. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi Information dan Efficiency mencapai skor rata-rata ≥4,20 dan dikategorikan Sangat Puas. Sementara itu, dimensi Economics, Control, Efficiency, dan Service mendapat skor antara 4,00–4,19, yang termasuk dalam kategori Puas. Temuan ini menunjukkan bahwa Shopee unggul dalam memberikan Informasi yang akurat dan proses transaksi yang efisien, meskipun masih ada ruang untuk perbaikan di area lain. Kesimpulannya, kualitas aplikasi Shopee secara keseluruhan berkontribusi positif terhadap kepuasan pelanggan. Penelitian ini menawarkan implikasi praktis bagi pengembang untuk meningkatkan kinerja sistem dan memberikan wawasan teoritis untuk mengevaluasi sistem informasi e-commerce. Kata Kunci: kualitas aplikasi, kepuasan pelanggan, Shopee, PIECES Framework, evaluasi sistem, e-commerce, kuantitatif deskriptif, Yogyakarta, performance, information, economics, control, efficiency, service, pengguna aktif.
Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Remaja Memilih Gaya Hidup Punk Sebagai Upaya Pencarian Jati Diri Di Jalan Medan-Sampali Sani Susanti; Sabila Alvina; Cika Mufhida; Putri Dia Sakina; Sabrina Maharani
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the factors influencing adolescents to join the punk subculture as a form of self-expression, their survival strategies, and the perceptions of the local community toward street punk youth in Medan. A qualitative descriptive approach was employed, with eight main subjects aged 17–25 years who reside on Jalan Medan–Sampali and approximately 300 local community members. Data were collected through in-depth interviews, observations, and field documentation, then analyzed thematically and verified through triangulation. The findings indicate that adolescents join the punk community to seek identity, freedom of expression, and social solidarity. Street punk youth demonstrate survival strategies through mobility, informal economic activities, and the application of the DIY (“do it yourself”) principle. Community perceptions are mixed; some appreciate their creativity and solidarity, while others are concerned about potential disruptions to public order. These results provide insights into the social dynamics of street punk subcultures and the interaction between adolescents and the local community. Keywords: punk youth, subculture, street adolescents, identity, social solidarity   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi remaja memilih subkultur punk sebagai wadah ekspresi diri, strategi bertahan hidup mereka, dan persepsi masyarakat sekitar terhadap keberadaan anak punk jalanan di Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan subjek utama delapan anak punk berusia 17–25 tahun yang menetap di Jalan Medan–Sampali, serta masyarakat sekitar yang jumlahnya sekitar 300 jiwa. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi lapangan, kemudian dianalisis secara tematik dan diverifikasi melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja bergabung dengan komunitas punk karena mencari identitas, kebebasan berekspresi, dan solidaritas sosial. Anak punk menunjukkan strategi bertahan hidup melalui mobilitas, kegiatan ekonomi informal, serta penerapan prinsip DIY (“do it yourself”). Persepsi masyarakat beragam; sebagian menghargai kreativitas dan solidaritas mereka, sementara sebagian lain mengkhawatirkan potensi gangguan ketertiban. Temuan ini memberikan wawasan tentang dinamika sosial subkultur punk jalanan serta interaksi antara remaja dan masyarakat lokal. Kata kunci: anak punk, subkultur, remaja jalanan, identitas, solidaritas social
Peran Artificial Intelligence dalam Mendukung Proses Pembelajaran di Perguruan Tinggi In'am Isro'ati Marzuuqoh ZA; Agus Lestari
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The era of Industry 4.0 has accelerated digital transformation, with Artificial Intelligence (AI) emerging as a transformative technology in the higher education ecosystem. However, the rapid development of research has led to fragmentation of the literature and inconsistent empirical findings regarding its implementation. This Systematic Literature Review (SLR) aims to consolidate current evidence to map the forms of AI applications, analyze their impacts and challenges, and synthesize recommendations for AI implementation as a learning assistant in higher education institutions. By adopting the PRISMA protocol, the literature search was conducted on indexed databases such as Scopus, Google Scholar, and ERIC using a combination of keywords related to AI and higher education. A total of 15 empirical and conceptual studies published between 2023 and 2025 met the inclusion criteria for thematic analysis. The main findings reveal that AI is primarily implemented in the form of virtual assistant chatbots, intelligent tutoring systems, and adaptive learning platforms, which significantly contribute to improving learning process efficiency, personalizing materials, and providing responsive feedback. On the other hand, AI integration is also faced with complex challenges, including plagiarism vulnerabilities, data security issues, technology dependency, and the digital competency gap among educators. The implications of this synthesis emphasize the urgency of developing comprehensive institutional policy frameworks, strategic training programs for educators, and strengthening ethical principles in the use of AI to ensure optimal and sustainable integration in higher education environments. Keywords: Artificial Intelligence, Learning Assistants, Learning Personalization, Digital Transformation, AI Implementation.   Abstrak  Era Revolusi Industri 4.0 telah mengakselerasi transformasi digital, di mana Artificial Intelligence (AI) muncul sebagai teknologi transformatif dalam ekosistem pendidikan tinggi. Namun, perkembangan pesat penelitian mengakibatkan fragmentasi literatur dan inkonsistensi temuan empiris mengenai implementasinya. Systematic Literature Review (SLR) ini bertujuan untuk mengkonsolidasi bukti-bukti terkini guna memetakan bentuk aplikasi, menganalisis dampak dan tantangan, serta menyintesis rekomendasi implementasi AI sebagai asisten pembelajaran di perguruan tinggi. Dengan mengadopsi protokol PRISMA, penelusuran literatur dilakukan pada basis data terindeks seperti Scopus, Google Scholar, dan ERIC menggunakan kombinasi kata kunci terkait AI dan pendidikan tinggi. Sebanyak 15 studi empiris dan konseptual yang terbit antara tahun 2023 hingga 2025 memenuhi kriteria inklusi untuk dianalisis secara tematik. Temuan utama mengungkapkan bahwa AI diimplementasikan terutama dalam bentuk asisten virtual berbasis chatbot, sistem tutor cerdas, dan platform pembelajaran adaptif, yang berkontribusi signifikan terhadap peningkatan efisiensi proses belajar, personalisasi materi, dan responsivitas umpan balik. Di sisi lain, integrasi AI juga dihadapkan pada kompleksitas tantangan, termasuk kerentanan plagiarisme, isu keamanan data, ketergantungan teknologi, dan kesenjangan kompetensi digital pendidik. Implikasi dari sintesis ini menekankan urgensi pengembangan kerangka kebijakan institusional yang komprehensif, program pelatihan strategis bagi pendidik, dan penguatan prinsip etika dalam pemanfaatan AI untuk memastikan integrasi yang optimal dan berkelanjutan di lingkungan perguruan tinggi. Kata Kunci: Artificial Intelligence, Asisten Pembelajaran, Personalisasi Pembelajaran, Transformasi Digital, Implementasi AI.
Analisis Pengaruh Proyek Pembuatan Video Pembelajaran terhadap Kreativitas dan Pemahaman Mahasiswa Vero Esra Utari; Agus Lestari
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  The advancement of technology demands a transformation in the learning process to enhance student engagement and the quality of understanding. Educational videos have become one of the most discussed media, as they provide a more concrete, engaging, and easy-to-understand learning experience. This study examines how the project of creating educational videos can impact creativity while simultaneously strengthening student comprehension through a Systematic Literature Review approach. Various studies have shown that visualization through videos can clarify concepts, encourage the exploration of ideas, and provide students with the opportunity to express their creativity in the form of tangible products. The synthesis results indicate that creating videos not only enhances creativity but also deepens comprehension as students are directly involved in the analysis, design, and presentation of the content. Thus, the educational video project is an effective strategy for developing both cognitive and creative aspects of students simultaneously. Keywords: Educational Video, Student Creativity, Comprehension, Learning Media, Systematic Literature Review.   Abstrak  Perkembangan teknologi menuntut proses pembelajaran untuk bertransformasi agar dapat meningkatkan keterlibatan dan kualitas pemahaman mahasiswa. Video pembelajaran menjadi salah satu media yang banyak disorot karena dapat menghadirkan pengalaman belajar yang lebih konkret, menarik, dan mudah dipahami. Penelitian ini mengkaji bagaimana proyek pembuatan video pembelajaran dapat memengaruhi kreativitas sekaligus memperkuat pemahaman mahasiswa melalui pendekatan Systematic Literature Review. Berbagai kajian menunjukkan bahwa visualisasi melalui video mampu memperjelas konsep, mendorong eksplorasi ide, serta membuka ruang bagi mahasiswa untuk mengekspresikan kreativitas mereka dalam bentuk produk nyata. Hasil sintesis menunjukkan bahwa pembuatan video tidak hanya meningkatkan kreativitas, tetapi juga memperdalam pemahaman karena mahasiswa terlibat langsung dalam proses analisis, perancangan, dan penyajian materi. Dengan demikian, proyek video pembelajaran merupakan strategi yang efektif untuk mengembangkan aspek kognitif dan kreatif mahasiswa secara bersamaan. Kata Kunci: Video Pembelajaran, Kreativitas Mahasiswa, Pemahaman, Media Pembelajaran, Systematic Literature Review.
Sikap Toleransi dalam Membangun Harmoni Sosial di Kalangan Mahasiswa dan Dosen Binus University Huang Mei Thieng; Chalysta Kezia Sodikim; Estella Nelvina; Fillipus Manson; Aryusmar; Heru Widoyo
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study explores the role of interfaith dialogue as a strategic approach to strengthening social harmony within pluralistic communities. The background of this research lies in the increasing tension, misunderstanding, and prejudice among groups that differ in religious identity, which often escalates into social conflict. The objective of this study is to describe how interfaith dialogue contributes to tolerance-building, conflict mitigation, and the creation of inclusive social spaces. The research employs a qualitative descriptive method supported by literature studies. The findings indicate that interfaith dialogue is effective in reducing negative perceptions, expanding mutual understanding, and reinforcing collective commitment to peace. This study also confirms that strengthening dialogue at the community level aligns with SDG 16, which emphasizes peace, justice, and strong institutions. The results highlight that dialogue-based initiatives—especially when involving youth, religious leaders, and community organizations—significantly contribute to building resilient and harmonious communities. Keywords: dialogue; harmony; interfaith tolerance; peacebuilding; SDG 16   Abstrak. Penelitian ini membahas peran dialog antarumat beragama sebagai pendekatan strategis dalam memperkuat harmoni sosial di tengah masyarakat yang plural. Latar belakang penelitian ini berangkat dari meningkatnya ketegangan, prasangka, dan kesalahpahaman antar kelompok berbeda agama yang berpotensi memicu konflik sosial. Tujuan penelitian ini adalah menggambarkan bagaimana dialog antaragama berkontribusi dalam membangun toleransi, mengurangi konflik, serta menciptakan ruang sosial yang inklusif. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan dukungan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dialog antaragama efektif dalam menurunkan persepsi negatif, memperluas pemahaman bersama, dan memperkuat komitmen kolektif terhadap perdamaian. Studi ini juga menegaskan bahwa penguatan dialog pada tingkat komunitas selaras dengan SDG 16 yang menekankan perdamaian, keadilan, dan institusi yang tangguh. Temuan menunjukkan bahwa inisiatif berbasis dialog—khususnya yang melibatkan pemuda, tokoh agama, dan organisasi masyarakat—berkontribusi signifikan terhadap pembangunan masyarakat yang tangguh dan harmonis. Kata kunci: dialog; harmoni; toleransi antaragama; pembangunan perdamaian; SDG 16    
Pengembangan Aplikasi Airport Taxi Sharing Berbasis Android Menggunakan RESTful API Muhammad Alhymni Russy Pranata; Yus Sholva; Hengky Anra
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Airport taxis are a means of transportation used to take passengers to their destinations. However, airport taxi services often operate one-way, where taxis return to the airport empty after dropping off passengers. To address this issue, this research develops an Airport Taxi Sharing application that was previously based on Progressive Web App (PWA) into an Android-based application. The aim of this application is to improve the efficiency of airport taxi services by utilizing Location Based Service (LBS) technology. This study also implements a RESTful API as the communication interface between the client application and the server. The system development method used is Rapid Application Development (RAD), with the system design based on Unified Modelling Language (UML). The application testing was carried out using integration testing, black-box testing, and User Acceptance Testing (UAT) to evaluate functionality and user satisfaction. The results show that the Android-based Airport Taxi Sharing application using RESTful API can increase the efficiency of airport taxi services by providing convenience for both drivers and passengers in the taxi booking and real-time tracking process. UAT showed high user satisfaction, both from customers and drivers. Keywords: Development, Android Application, Airport Taxi Sharing, Airport Taxi, Location Based Service (LBS), RESTful API. Abstrak Taksi bandara merupakan sarana transportasi yang digunakan untuk mengantar penumpang ke lokasi tujuan. Namun, layanan taksi bandara sering kali beroperasi satu arah, di mana taksi kembali ke bandara dalam keadaan kosong setelah mengantar penumpang. Untuk mengatasi permasalahan ini, penelitian ini mengembangkan aplikasi Airport Taxi Sharing yang sebelumnya berbasis Progressive Web App (PWA) menjadi aplikasi berbasis Android. Aplikasi ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi layanan taksi bandara dengan memanfaatkan teknologi Location Based Service (LBS). Penelitian ini juga mengimplementasikan RESTful API sebagai antarmuka komunikasi antara aplikasi klien dan server. Metode yang digunakan dalam pengembangan sistem adalah Rapid Application Development (RAD), dengan desain sistem berbasis Unified Modelling Language (UML). Pengujian aplikasi dilakukan menggunakan integration testing, black-box testing, dan User Acceptance Testing (UAT) untuk mengevaluasi fungsionalitas dan kepuasan pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi Airport Taxi Sharing berbasis Android yang menggunakan RESTful API dapat meningkatkan efisiensi layanan taksi bandara dengan memberikan kemudahan bagi pengemudi dan penumpang dalam proses pemesanan dan pelacakan taksi secara real-time. UAT menunjukkan tingkat kepuasan pengguna yang tinggi, baik dari pihak customer maupun driver. Kata kunci: Pengembangan, Aplikasi Android, Airport Taxi Sharing, Taksi Bandara, Location Based Service (LBS), RESTful API.
Pengaruh Harapan Lama Sekolah, Rata-Rata Lama Sekolah, Dan PDRB Terhadap Usia Harapan Hidup (UHH) Di Jawa Tengah Tahun 2020-2024 Denti Brina Azalia
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the effect of Expected Years of Schooling (HLS), Average Years of Schooling (RLS), and Gross Regional Domestic Product (PDRB) on Life Expectancy (UHH) in several regencies/cities. The data used is panel data consisting of 8 regencies/cities over the period 2021 to 2024. The method used is Panel Data Regression, with the best model selected through the Chow Test, Hausman Test, and Lagrange Multiplier Test. The model testing results indicate that the most appropriate model is the Common Effect Model (CEM), although the result of the Lagrange Multiplier Test (Breusch and Pagan LM test) shows no significant individual effects (Prob > chibar2 = 1.0000). The CEM estimation results show that partially, the variables HLS, RLS, and PDRB do not have a significant effect on UHH at the 5% significance level. However, simultaneously (F-Test), all independent variables have a significant effect on UHH (Prob > F = 0.0026). The R2 value of 0.4163 indicates that 41.63% of the variation in UHH can be explained by the variation in HLS, RLS, and PDRB, while the remaining 58.37% is influenced by other variables outside the model. Keywords: Panel Data Regression, Life Expectancy, Expected Years of Schooling, Average Years of Schooling, Gross Regional Domestic Product, Common Effect Model.   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel Harapan Lama Sekolah (HLS), Rata-rata Lama Sekolah (RLS), dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) terhadap Usia Harapan Hidup (UHH) di beberapa kabupaten/kota. Data yang digunakan adalah data panel yang terdiri dari 8 kabupaten/kota selama periode 2021 hingga 2024. Metode yang digunakan adalah Regresi Data Panel, dengan pemilihan model terbaik melalui Uji Chow, Uji Hausman, dan Uji Lagrange Multiplier. Hasil pengujian model menunjukkan bahwa model yang paling tepat digunakan adalah Common Effect Model (CEM), meskipun hasil dari Uji Lagrange Multiplier (Breusch and Pagan LM test) menunjukkan tidak adanya efek individu yang signifikan (Prob > chibar2 = 1.0000). Hasil estimasi CEM menunjukkan bahwa secara parsial, variabel HLS, RLS, dan PDRB tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap UHH pada tingkat signifikansi 5%. Namun, secara simultan (Uji F), semua variabel independen berpengaruh signifikanterhadap UHH (Prob > F = 0.0026). Nilai R2 sebesar 0.4163 menunjukkan bahwa 41.63% variasi UHH dapat dijelaskan oleh variasi HLS, RLS, dan PDRB, sedangkan sisanya 58.37% dipengaruhi oleh variabel lain di luar model. Kata Kunci: Regresi Data Panel, Usia Harapan Hidup, Harapan Lama Sekolah, Rata-rata Lama Sekolah, PDRB, Common Effect Model
Upaya Sekolah Menguatkan Pendidikan Multikultural untuk Persahabatan Lintas Agama Fedrick Larsson; Muhammad Nufail Fattah; Naufal Fathin Aziz; Steven Muliawan; Rafi Ahmad Pasha; Aryusmar; Heru Widoyo
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the field of education in Indonesia, multicultural challenges continue to appear, such as stereotypes directed at students from certain regions and the limited development of harmonious interfaith friendships. These issues indicate that diversity is not yet fully embraced within learning environments. Such conditions highlight the need for multicultural education that fosters cultural sensitivity, mutual respect, and the ability to collaborate across differences. Based on this context, the study aims to understand the importance of multicultural education in the learning activities at Kelompok Belajar Cinta Kasih. This research employs a descriptive qualitative approach with data collected through participatory observation and semi-structured interviews. Observations were conducted to examine student interactions, educators’ strategies in instilling multicultural values, and the learning culture that supports diversity. Interviews with educators, administrators, and learners were used to explore their perceptions, experiences, and practices related to multicultural education. Data analysis was carried out through reduction, presentation, and narrative conclusion drawing. The findings show that multicultural education at Kelompok Belajar Cinta Kasih plays a significant role in shaping attitudes of tolerance, empathy, cooperation, and openness in cross-cultural and interfaith interactions. Educators utilize interactive methods and direct experiences to cultivate values of diversity, while an inclusive learning environment strengthens the internalization of these values. The study affirms that multicultural education not only introduces differences but also builds social character that appreciates and celebrates diversity.   Keywords: empathy;Interfaith friendship;learning group;multicultural education;tolerance   Abstrak Dalam dunia pendidikan di Indonesia, persoalan multikultural masih sering muncul, seperti stereotip terhadap peserta didik dari wilayah tertentu dan kurangnya interaksi harmonis dalam pertemanan lintas agama. Situasi ini menunjukkan bahwa keberagaman belum sepenuhnya diterima secara utuh di lingkungan belajar. Kondisi tersebut menegaskan perlunya pendidikan multikultural yang mampu menumbuhkan sensitivitas budaya, sikap saling menghargai, dan kemampuan bekerja sama dalam perbedaan. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk memahami pentingnya pendidikan multikultural dalam kegiatan belajar di Kelompok Belajar Cinta Kasih. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif dan wawancara semi terstruktur. Observasi dilakukan untuk melihat interaksi antarsiswa,a strategi pendidik dalam menanamkan nilai-nilai multikultural, dan budaya belajar yang mendukung keberagaman. Wawancara dilakukan dengan pendidik, pengelola, dan peserta didik untuk menggali persepsi, pengalaman, dan praktik penerapan pendidikan multikultural. Analisis data dilaksanakan melalui proses reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan secara naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan multikultural di Kelompok Belajar Cinta Kasih berperan penting dalam membentuk sikap toleransi, empati, kerja sama, serta keterbukaan dalam interaksi lintas budaya dan lintas agama. Pendidik memanfaatkan metode interaktif dan pengalaman langsung untuk menanamkan nilai keberagaman, sementara lingkungan belajar yang inklusif memperkuat internalisasi nilai-nilai tersebut. Temuan ini menegaskan bahwa pendidikan multikultural tidak hanya mengenalkan perbedaan, tetapi juga membangun karakter sosial yang menghargai dan merayakan keberagaman.   Kata kunci: empati;kelompok belajar;pendidikan multikultural;pertemanan lintas agama;toleransi

Page 11 of 16 | Total Record : 157