cover
Contact Name
Fatrica Syafri
Contact Email
fatricasyafri@mail.uinfasbengkulu.ac.id
Phone
+6285709037738
Journal Mail Official
piaud@mail.uinfasbengkulu.ac.id
Editorial Address
Pagar Dewa, Kec. Selebar, Kota Bengkulu, Bengkulu 38211
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education
ISSN : 25992287     EISSN : 2622335X     DOI : 10.29300/ja.v8i1.6978
Al-Fitrah: Journal of Early Childhood Islamic Education merupakan jurnal ilmiah yang memfokuskan kajiannya pada pendidikan Islam anak usia dini. Jurnal ini memuat hasil penelitian, kajian teoritis, dan praktik terbaik dalam pembelajaran, pengasuhan, serta pengembangan karakter Islami pada anak usia dini. Al-Fitrah bertujuan menjadi wadah akademik bagi para pendidik, peneliti, dan praktisi untuk berbagi inovasi dan pemikiran kritis dalam konteks pendidikan anak usia dini yang berlandaskan nilai-nilai Islam.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 135 Documents
PEMAINAN BONEKA TANGAN DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BAHASA ANAK PADA PAUD KASIH BUNDA KELURAHAN PAJAR BULAN Silatulrahmi, Silatulrahmi; Febrini, Deni; Syarifin, Ahmad
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 3, No 2 (2020): Early Childhood Islamic Education
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ja.v4i1.4345

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh temuan adanya permasalahan di PAUD Kasih Bunda, seperti: alat dan permainan sangatlah minim dan kurang lengkap, perkembangan anak masih banyak di bawah rata-rata, anak belum bisa berbahasa yang baik karena keterlambatan dalam berbicara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pembelajaran dengan permainan boneka tangan dalam meningkatkan kemampuan bahasa anak pada PAUD Kasih Bunda di kelurahan Pajar Bulan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK), yaitu jenis penelitian yang mengacu kepada tindakan apa saja yang dilakukan guru secara langsung untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan pembelajaran di kelas. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti yaitu lembar observasi, catatan anekdot dan dokumentasi. Hasil penelitian dari data pengamatan yang telah diperoleh bahwa kemampuan bahasa anak dalam setiap siklus mengalami perkembangan. Hal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata skor pada Pra Siklus yaitu 33,58 dengan ketuntasan belajaran klasikal sebesar 16,7% kriteria sangat rendah. Pada Siklus I nilai rata-rata skor sebesar 41,38, meningkat sebanyak 24,96% menjadi dengan ketuntasan belajar klasikal sebesar 41,66% kriteria sedang. Pada Siklus II nilai rata-rata skor yaitu 49,94, lebih meningkat sebanyak 50% dengan ketuntasan belajar klasikal sebesar 91,66% kriteria sangat tinggi. Hal tersebut menunjukkan bahwa tindakan yang dilakukan melalui permainan boneka tangan dapat meningkatkan kemampuan bahasa anak kelompok A PAUD Kasih Bunda Kelurahan Pajar Bulan Kabupaten Seluma
SUMBER BELAJAR DAN ALAT PERMAINAN UNTUK PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Nurlaili, Nurlaili
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 1, No 2 (2018): Early Childhood Islamic Education
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ja.v2i1.1518

Abstract

Belajar merupakan komponen ilmu pendidikan yang berhubungan dengan tujuan dan bahan acuan interaksi, baik yang bersifat eksplisit maupun implisit (tersembunyi). Belajar dan pembelajaran dimulai dari peserta didik dari anak usia dini sampai dengan dewasa. Oleh karena itu, belajar merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi dan berperan penting dalam pembentukan pribadi dan perilaku individu, karena sebagian terbesar perkembangan individu berlangsung melalui kegiatan belajar.  Agar proses belajar dan pembelajaran anak usia dini berjalan dengan efektif dan efesien, maka diperlukan berbagai sumber belajar, alat permainan yang menarik agar proses pembelajaran disenangi oleh anak. Pendidikan anak usia dini adalah usaha yang dilakukan oleh orang dewasa kepada anak usia 0-8 tahun dengan tujuan untuk mengembangkan potensi yang ada dalam diri anak sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangan fisik dan rohaninya. Dalam pengembangan potensi yang ada pada anak usia dini, orang tua atau pendidik harus menggunakan sumber belajar dan alat permainan edukatif  yang sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangan anak.Kata Kunci :Sumber Belajar, Alat Permainan, AUD
Strategi dan Metode Efektif dalam Pembelajaran Bahasa Arab untuk Anak Usia 5-6 Tahun pada Pendidkan Anak Usia Dini Zahra, Sofia; Tasya, Luthfiyyah; Dinanti Lubis, Dea; Zahra Lubis, Hilda
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 8, No 1 (2025): Early Childhood Islamic Education
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ja.v8i1.6787

Abstract

It is important for children to learn a foreign language from an early age, one of which is Arabic. However, to obtain information, experience, and the ability to learn Arabic, it is essential to choose effective strategies and methods for children in learning Arabic. Because learning strategies and methods are essential components in learning, they must be adapted to the child's developmental stage. This study aims to identify various effective strategies and methods in learning Arabic for children aged 5-6 years. This research is a qualitative study with a descriptive research type. Data collection in this study was through data obtained from journals, books, and related articles. The results of the study indicate that effective Arabic learning strategies include direct strategies such as memory, cognition, and compensation, as well as indirect strategies such as metacognitive, affective, and social. In addition, effective methods in learning Arabic also include singing, writing, memorization, and play. By integrating creative and interesting strategies and methods, learning Arabic certainly becomes enjoyable for children.
BERMAIN OUTBOUND: UPAYA MENGOPTIMALKAN PERKEMBANGAN FISIK MOTORIK ANAK USIA 5-6 TAHUN Hidayat, Yusuf; Kurnia, Mimin; Mulyono, Nono; Dewi, Rosi Nursila
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 6, No 2 (2023): Early Childhood Islamic Education
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ja.v7i1.4397

Abstract

Bermain merupakan aktivitas yang paling disukai oleh anak usia dini, sehingga semua aktivitas anak selalu dimulai dan diakhiri dengan bermain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak bermain outbound bagi anak usia dini terhadap perkembangan kemampuan fisik motorik anak usia 5-6 tahun. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bermain outbound memberikan dampak signifikan terhadap perkembangan kemampuan fisik motorik anak usia 5-6 tahun, di antaranya: (1) anak mampu melakukan gerakan menggantung (bergelayut), (2) anak mampu melakukan gerakan melompat dan berlari secara terkoordinasi, (3) anak mampu melakukan gerakan antisipasi, (4) anak mampu melakukan gerakan tubuh secara terorganisasi, (5) anak mampu melakukan koordinasi gerakan matakaki-tangan-kepala, dan (6) anak mampu secara terampil menggunakan tangan kanan dan kiri dalam melatih keseimbangan tubuh. Selain itu, bermain outbound juga memberikan dampak terhadap aspek nilai agama dan moral, aspek kognitif; dan aspek sosial emosional. Kesimpulannya, bermain outbound memberikan dampak positif dan signifikan terhadap optimalisasi perkembangan fisik motorik anak usia 5-6 tahun, selain terhadap aspek nilai agama dan moral, aspek kognitif, serta aspek sosial emosional.
PENGEMBANGAN NIALI-NILAI KULTUR POSITIF PENDIDIKAN ANAK USIA DINI BERBASIS ISLAM Surahman, Buyung
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 1, No 1 (2018): Early Childhood Islamic Education
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ja.v1i2.1340

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan pengembangan nilai-nilai kultur positif Pendidikan Anak Usia Dini. Pengembangan nilai-nilai kultur positif tersebut berupa nilai keimanan, semangat hidup, keterbukaan, kejujuran, spirit belajar, menyadari diri, tata krama,  persatuan dan kesatuan, nilai sikap, disiplin, tanggung jawab, dan kebersamaan. Permasalahannya bagaimana Pendidikan Anak Usia Dini mengembangkan nilai-nilai kultur positif tersebut?. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menggunakan pendekatan naturalistik. Data yang diteliti adalah data pengembangan nilai-nilai kultur positif  pada tiga (3) Pendidikan Anak Usia Dini terakreditasi A di Bengkulu. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi, observasi, dan wawancara. Data dianalisis menggunakan analisis domain, taksonomi, komponensial, dan analisis tema kultural yang mengacu pada buku Spradley. Temuan penelitian membuktikan bahwa bentuk dan cara Pendidikan Anak Usia Dini melakukan pengembangan niali-nilai kultur positif berupa: nilai keimanan, semangat hidup, keterbukaan, kejujuran, spirit belajar, menyadari diri, tata krama,  persatuan dan kesatuan, nilai sikap, disiplin, tanggung jawab, dan kebersamaan. Pengembangan nilai-nilai ini dibungkus dan diterapkan oleh siswa dan guru di lingkungan sekolah, sehingga membuat sekolah bercirikan Islami ini maju dan berkembang dan dicintai oleh masyarakat. Kata kunci: Pengembangan Nilai-nilai
IMPLEMENTASI PENANAMAN KARAKTER CINTA TANAH AIR PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TK WIDIA NOOR KECAMATAN HAMPARAN PERAK KABUPATEN DELI SERDANG Raida, Aisyah Ananda; Widya, Rika
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 7, No 2 (2024): Early Childhood Islamic Education
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ja.v8i1.5008

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengimplementasi penanaman nilai-nilai karakter cinta tanah air pada anak usia 4-5 tahun di TK Widia Noor. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif. Setting penelitian bertempat di TK Widia Noor Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara. Subjek penelitian ini ialah kepala sekolah dan empat guru kelas kelompok A. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Data dianalisis menggunakan model analisis data yaitu data condensation, data display, dan conclusion drawing/verification. Hasil penelitian yang diperoleh meliputi: 1) Perencanaan pendidikan karakter cinta tanah air di TK Widia Noor dilakukan dengan memilih nilai-nilai karakter yang akan dikembangkan 2) Implementasi pendidikan karakter cinta tanah air menggunakan metode bercerita, diskusi, keteladanan, dan bermain peran.
MODEL PEMBELAJARAN MULTIPLE INTELEGENCES DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU PAUD Wijiati, Muridian; Khairiah, Khairiah
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 5, No 2 (2022): Early Childhood Islamic Education
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ja.v6i1.4388

Abstract

Lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD) telah menciptakan kesulitan menerapkan model pembelajaran yang menjadi persyaratan sebagai kualitas kinerja guru. Tujuan tulisan ini untuk memetakan dan menganalisis model pembelajaran mutiple intelegences dalam meningkatkan kinerja guru PAUD. Menggunakan metode kualitatif dsekriptif dengan pendekatan library reseach (studi kepustakaan). Hasilnya menunjukkan bahwa masih terdapat guru belum melakukan pembaharuan dalam proses pembelajaran kecuali merasa cukup dengan mengulang materi yang sudah diajarkan tahun sebelumnya, guru meninggalkan tugas pokok, fungsi dan tanggungjawabnya, hanya mengerjakan untuk keperluan-keperluan pribadi yang tidak jelas. guru juga tidak hadir tepat waktu atau mengakhiri pelajaran sebelum waktunya habis, guru belum mampu menciptakan kondisi kelas yang nyaman malah sebaliknya masih terdapat guru melakukan kekerasan secara psikologis kepada siswa, guru kurang kreatif, dan proses pembelajaran lebih banyak bersifat akademik dengan mengabaikan perkembangan anak usia bermain. Pembelajaran model multiple intelegences terbukti dapat meningkatkan kinerja guru. pembelajaan berbasis multiple intelegences tidak hanya mampu mengembangkan intelektualitas masing-masing peserta didik, melainkan juga dapat membantu meningkatkan kinerja guru, meningkatkan kreativitas guru dalam merancang pembelajaran yang berbasis pada pengembangan intelektualitas dan kreativitas siswa, sehingga menyebabkan adanya kesadaran tentang terlayaninya semua kebutuhan peserta didik secara beradab dan berkeadilan. Dengan demikian dapat disarankan, jika ingin kinerja guru PAUD, maka terapkanlah model pembelajaran multiple intelegences secara sempurna.
ADAPTASI SEKOLAH DALAM PENERAPAN STRATEGI BLENDED LEARNING PADA MASA PANDEMI COVID 19 DI KELOMPOK BERMAIN AL-LUBAWI SALATIGA Latifah, Ibdaul; Murniyati, Sri
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 5, No 1 (2022): Early Childhood Islamic Education
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ja.v5i2.4371

Abstract

Pandemi Covid -19 statusnya mulai menurun sehingga Indonesia memasuki di fase New Normal. Fase perubahan perilaku manusia dari wabah Covid19 yang semula segala bentuk kegiatan dibatasi sekarang berangsur kembali seperti sediakala. Dengan adanya New Normal segala aktivitaspun berubah tidak terkecuali dengan pembelajaran disatuan pendidikan Anak Usia Dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Adaptasi Sekolah dalam Penerapan Strategi Blended Learning yang dilaksanakan di Kelompok Bermain Al-Lubawi Salatiga pada masa new normal Pandemi Covid-19. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif deskriptif.. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Adaptasi Sekolah yang dilaksanakan mencakup seluruh elemen pendidikan, 2) Penerapan strategi blended learning dengan menggabungkan pembelajaran daring dan luring melalui Whatsaap Grup, agenda home visit, belajar mandiri di rumah serta simulasi pembelajran tatap muka terbatas. Dalam adaptasi sekolah dan pelaksanaan pembelajaran terdapat beberapa kendala diantaranya:1) penyederhanaan kurikulum membuat aspek perkembangan anak tidak terstimulasi secara maksimal, 2) Peran orangtua yang kurang optimal dalam membimbing anak, 3) Agenda home visit yang kurang merata 4) Kurangnya sinergi dan komunikasi antara pendidik dan wali murid, serta 5) Karakter anak yang berbeda-beda.
SENI TARI DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR ANAK USIA DINI USIA 5-6 TAHUN Lestari, Eva Dwi; Asiyah, Asiyah; Syarifin, Ahmad
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 3, No 1 (2020): Early Childhood Islamic Education
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ja.v3i2.4336

Abstract

Kecerdasan Motorik adalah segala sesuatu yang ada hubungannya dengan gerakan-gerakan tubuh yang didalamnya terdapat tiga unsur yang menentukannya yaitu otot, syaraf dan otak. Motorik kasar anak adalah gerakan tubuh yang menggunakan otototot besar dan seluruh anggota tubuh yang dipengaruhi oleh kematangan anak itu sendiri. Motorik kasar ini merupakan bagian dari aktivitas atau keterlampilan dari otot-otot besar. Sehingga dengan bertambahnya usia anak, maka kematangan syaraf dan otot anak berkembang pula. Salah satu cara dalam mengembangkan kecerdasan motorik kasar adalah melalui seni tari. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pengembangan seni tari untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia 5-6 tahun, apakah pengembangan seni tari dapat meningkatkan motorik kasar anak usia 5-6 tahun, bagaimana hasil penerapan seni tari untuk meningkatkan motorik kasar pada anak usia 5-6 tahun. Tujuan penelitian yaitu mengetahui bagaimana pengembangan seni tari untuk meningkatkan motorik kasar anak usia 5-6 tahun, mengetahui apakah pengembangan seni tari dapat meningkatkan motorik kasar anak usia 5-6 tahun, mengetahui bagaimana hasil penerapan seni tari untuk meningkatkan motorik kasar pada anak usia 5-6 tahun.Jenis penelitian dalam skripsi ini yaitu penelitian pengembangan atau research and development. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu instrument tahap pra pengembangan (observasi, angket, dokumentasi) dan instrument tahap pengembangan (lembar observasi kemampuan motorik kasar anak usia 5-6 tahun, format validasi produk, dokumentasi). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan persentase nilai motorik kasar anak usia 5-6 tahun yang awalnya 41, 94% meningkat menjadi 66, 94%. Dalam hal ini berarti terjadi peningkatan sebesar 25% dari pengembangan seni tari yang sudah di uji cobakan. Peningkatan yang terjadi juga menunjukkan bahwa seni tari efektif dilakukan untuk meningkatkan motorik kasar anak usia dini pada usia 5-6 tahun di PAUD Machita Kota Bengkulu.
DAMPAK POLIGAMI TERHADAP PERKEMBANGAN JIWA ANAK DI SELUMA SELATAN Novita, Tinsi; Nurlaili, Nurlaili; Syahbudin, Riskan
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 4, No 2 (2021): Early Childhood Islamic Education
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ja.v5i1.4362

Abstract

Praktek poligami seringkali membawa dampak buruk terhadap perkembangan jiwa anak. Atas dasar ini, permasalahan penelitian ini adalah apakah faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya poligami dan bagaimana dampak poligami terhadap perkembangan jiwa anak. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak poligami terhadap perkembangan jiwa anak di seluma selatan. Penelitian ini termasuk jenis penelitian Kualitatif dengan subjek anak dari pelaku pernikahan poligami yang tinggal di di Kecamatan Seluma Selatan Kabupaten Seluma, serta dengan objek perkembangan jiwa anak usia dini pada pasangan keluarga pernikahan poligami. Tahapan pengumpulan data yang dilaksanakan meliputi observasi, dokumentasi, wawancara. hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan jiwa anak usia dini pada pasangan keluarga pernikahan poligami, lebih banyak yang berdampak negatif dari pada yang berdampak positif. sehingga mempengaruhi perkembangan jiwa anak, karakteristik perkembangan sosial anak usia dini, aspek-aspek perkembangan jiwa anak usia dini pada keluarga pelaku pernikahan poligami.

Page 9 of 14 | Total Record : 135