cover
Contact Name
Neneng
Contact Email
neneng@malahayati.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
neneng@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Midwifery Journal
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 2775393X     EISSN : 27467953     DOI : https://doi.org/10.33024/mj.v5i3
Core Subject : Health,
MJ : Midwifery Journal, dengan nomor E-ISSN 2746-7953 (media online) dan P-ISSN 2746-7953 (media cetak) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh LPPM Universitas Malahayati MJ: Midwifery Journal merupakan jurnal yang memiliki fokus utama pada hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dikembangkan dengan pendekatan interdispliner dan multidisiplin. Proses penerimaan naskah selalu terbuka setiap waktu, naskah yang sudah disubmit oleh penulis akan direview oleh reviewer yang ahli dalam bidang kebidanan dan kesehatan. MJ : Midwifery Journal telah menggunakan Open Journal System dimana penulis, editor dan reviewer bisa memantau proses naskah secara online. Dalam satu tahun MJ : Midwifery Journal terbit sebanyak 4 kali yaitu pada bulan Maret, Juni, September, Desember.
Articles 147 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGETAHUAN IBU TERHADAP PIJAT BAYI Salamah, Umi; AS, Adelia
MIDWIFERY JOURNAL Vol 1, No 3 (2021): Vol 1.No.3 September 2021
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v1i3.4873

Abstract

Latar Belakang : Pijat bayi adalah suatu pengungkapan rasa kasih sayang antara orang tua dengan anak lewat sentuhan pada kulit yang dapat memberikan dampak yang sangat luar biasa. Mengacu pada data World Heath Organization 2015, terdapat sekitar 70.000 bayi di Indonesia yang kehilangan nyawanya sebelum menginjak umur 28 hari dikarenakan oleh berbagai sebab termasuk diantaranya adalah masalah pada kulit). Tujuan : untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pengetahuan ibu terhadap pijat bayi di RT. 003 RW.018, Desa Segaramakmur Kecamatan Tarumajaya Bekasi Tahun 2020. Metode: Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan metode pendekatan cross sectional, menggunakan data primer. Teknik pengambilan dengan menggunakan teknik total sampling yaitu dengan mengambil seluruh anggota populasi menjdi sampel yang berjumlah 30 orang yang dilaksanakan pada bulan Mei 2020. Hasil: penelitian yang didapatkan bahwa usia yang tidak beresiko ada 20 responden (66,7%. Ibu yang memliki pendidikan tinggi ada 16 responden (53,3%). Ibu yang tidak bekerja sebanyak 16 responden (53,3%). Ibu dengan social ekonomi tinggi sebanyak 16 responden (53,3%). Ibu yeng mendapatkan sumber informasi secara langsung sebanyak 17 responden (56,7). Ada hubungan pengetahuan bayi dengan usia ( P value: 0,019 dan OR 0,12), pendidikan ( P value: 0,030 dan OR 07,5), Pekerjaan ,( P value: 0,030 dan OR 0,13),Sosial Ekonomi ,( P value: 0,004 dan OR 15,8) , sumber informasi ,( P value: 0,011 dan OR 10,8). Kesimpulan : seluruh variable terdapat hubungan dengan pengetahuan pijat bayi.
Gambaran Pengetahuan Wanita Usia Subur Terhadap Pemeriksaan Dini Kanker Serviks Di Puskesmas Kebon Jahe Kota Bandar Lampung Windiati, Diah Ayu; Iqmy, Ledy Octaviani; Fitria, Fitria
MIDWIFERY JOURNAL Vol 5, No 3 (2025): Volume 5 Nomor 3 September 2025
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v5i3.22361

Abstract

Background : Cervical cancer is one of the leading causes of death among women in Indonesia, primarily due to low awareness of early detection. Early detection methods such as Pap smears, VIA, and HPV DNA testing, has been shown to be effective in reducing cervical cancer incidence. However, awareness and knowledge among women of reproductive age remain relatively low, including in the Kebon Jahe Community Health Center (Puskesmas) area of Bandar Lampung City.Purpose : To describe the knowledge of women of reproductive age (21-49 years) regarding early cervical cancer screening at the Kebon Jahe Community Health Center.Methods : This study used a descriptive quantitative method with a cross-sectional approach. A sample of 50 women of reproductive age was drawn using accidental sampling. Data were collected through a 20-item closed-ended questionnaire and analyzed univariately.Results : The results showed that most respondents had good (56%), fair (8%), and poor (36%) knowledge about early cervical cancer screening. Knowledge about cervical cancer in general was also considered good (58%), while knowledge about types of early detection was still considered poor (34%).Conclusion : Most women of reproductive age at the Kebon Jahe Community Health Center have good knowledge about cervical cancer and early screening, although there is still a fairly large proportion with less knowledge. It is hoped that health workers will increase health education and promotion activities regarding early detection of cervical cancer, and encourage women of reproductive age to actively undergo regular check-ups to reduce the incidence and mortality of cervical cancer. Keywords :Women of Reproductive Age, Cervical Cancer. ABSTRAK Latar Belakang : Kanker serviks merupakan salah satu penyebab utama kematian pada perempuan di Indonesia, terutama karena rendahnya kesadaran akan deteksi dini. Deteksi dini seperti pap smear, IVA, dan pemeriksaan HPV DNA terbukti efektif menurunkan angka kejadian kanker serviks. Namun, kesadaran dan pengetahuan wanita usia subur masih tergolong rendah, termasuk di wilayah kerja Puskesmas Kebon Jahe Kota Bandar Lampung.Tujuan : Diketahui gambaran pengetahuan wanita usia subur (21-49 tahun) terhadap pemeriksaan dini kanker serviks di Puskesmas Kebon Jahe.Metode : Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 50 wanita usia subur diambil dengan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup berisi 20 soal dan dianalisis secara univariat.Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik (56%), cukup (8%), dan kurang (36%) tentang pemeriksaan dini kanker serviks. Pengetahuan tentang kanker serviks secara umum juga tergolong baik (58%), sedangkan pengetahuan tentang jenis deteksi dini masih tergolong kurang (34%).Kesimpulan : Sebagian besar wanita usia subur di Puskesmas Kebon Jahe memiliki pengetahuan baik mengenai kanker serviks dan pemeriksaan dini, meskipun masih terdapat proporsi yang cukup besar dengan pengetahuan kurang. Diharapkan tenaga kesehatan meningkatkan kegiatan edukasi dan promosi kesehatan mengenai deteksi dini kanker serviks, serta mendorong wanita usia subur untuk aktif melakukan pemeriksaan secara berkala guna menurunkan angka kejadian dan mortalitas kanker serviks. Kata Kunci : Wanita Usia Subur, Kanker Serviks.
Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Rujukan Kasus Persalinan Di Wilayah Perbatasan Provinsi Kalimantan Utara Susanti, Susanti
MIDWIFERY JOURNAL Vol 3, No 1 (2023): Volume 3 Nomor 1 Maret 2023
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v3i1.9447

Abstract

Background The maternal mortality rate in North Kalimantan province in 2017 was 24 cases that occurred during pregnancy, childbirth and postpartum. Maternal deaths are caused by problems related to the level of awareness of the public or pregnant women to intensely carry out inspections or detections and also the lack of main road infrastructure as access to quality health care facilities. WHO data states that the risk of maternal death is 23 times higher in developing countries compared to developing countries. developed, in urban areas compared to rural areas both between countries and within countries. Difficulties in accessing services in rural areas are caused by the lack of infrastructure, modes of transportation, and the distance between residences with the existence of health services, and low resource management that allows pregnancy and delivery assistance services by non-medical personnel, knowledge and attitude and lack of support makes the problem more complex. .The Purpose is to find out the factors related to the referral of cases of mothers giving birth in the border areas of North Kalimantan provinceMethod The type of research used is quantitative research with a population of 55 puskesmas providing delivery services in the province of North Kalimantan. The type of sampling used was Proportionate Stratified Random Sampling, which consisted of 32 health centers in border areas which included 16 health centers in Malinau district and 15 health centers in Nunukan district.Results analysis with statistical tests using Chi Square found that there was no significant relationship between prevailing social values (p value = 0.247), travel time (p value = 0.187), distance traveled (p value = 0.187), means of transportation (p value = 0.104) and reference equipment (p value = 0.060).Conclusion there is no significant relationship between prevailing social values, travel time, travel distance, means of transportation and referral equipment. Keywords: referral, childbirth, border area,  ABSTRAK Latar Belakang Angka kematian ibu di provinsi Kalimantan Utara tahun 2017 sebanyak 24 kasus yang terjadi selama kehamilan, persalinan dan pasca persalinan. Kematian ibu tersebut disebabkan terkait permasalahan tingkat kesadaran masyarakat atau ibu hamil untuk intens melakukan pemeriksaan atau deteksi dan juga kurangnya infrastruktur utama jalan sebagai akses untuk mencapai fasilitas pelayanan kesehatan yang berkualitas.Data WHO menyebutkan resiko ibu mengalami kematian lebih tinggi 23 kali pada negara berkembang dibandingkan negara maju, pada daerah perkotaan dibanding daerah pedesaan baik antar negara maupun pada wilayah negara. Kesulitan akses layanan dipedesaan disebabkan oleh minimnya infrastruktur, moda transportasi, dan jauhnya tempat tinggal dengan keberadaan tempat layanan kesehatan, dan pengaturan sumber daya yang rendah sehingga memungkinkan pelayanan kehamilan dan penolong persalinan oleh tenaga nonmedis, pengetahuan dan sikap serta kurangnya dukungan menjadikan permasalahan menjadi kian komplek.Tujuan mengetahui faktor–faktor yang berhubungan terhadap rujukan kasus ibu bersalin di wilayah perbatasan provinsi Kalimantan UtaraMetode Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan populasi adalah seluruh puskesmas yang memberikan pelayanan persalinan di provinsi Kalimantan Utara sebanyak 55 puskesmas. Jenis pengambilan sampel yang digunakan adalah Proportionate Stratified Random Sampling yaitu terdiri dari 32 puskesmas di wilayah perbatasan yang mencakup 16 puskesmas di kabupaten malinau dan 15 puskesmas yang berada di Kabupaten Nunukan.Hasil Analisis dengan uji statistic menggunakan Chi Square didapatkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara nilai social yang berlaku (p value = 0,247), waktu tempuh (p value = 0,187), jarak tempuh (p value = 0,187), alat transportasi (p value = 0,104) dan peralatan rujukan (p value = 0,060).Simpulan : tidak ada hubungan yang signifikan antara nilai social yang berlaku, waktu tempuh, jarak tempuh, alat transportasi dan peralatan rujukan. Kata kunci : persalinan, rujukan, wilayah perbatasan   
PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PEMANFAATAN BUKU KESEHATAN IBU DAN ANAK Mundari, Risa
MIDWIFERY JOURNAL Vol 1, No 4 (2021): Volume 1 Nomor 4, Desember 2021
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v1i4.5678

Abstract

Background: One of the efforts developed by the Indonesian Ministry of Health in order to reduce morbidity, high risk, maternal and neonatal mortality is to seek empowerment of families and communities through the use of Maternal and Child Health (KIA) books. The Maternal and Child Health Book (KIA) is a notebook and information on maternal and child health consisting of several health cards and a collection of various KIA counseling materials. The KIA handbook is very useful for mothers and their families because they can provide complete information about maternal and child health, identify high risks of pregnancy and know when and what types of services can be obtained at health care facilities. In addition, the KIA Handbook is a tool for early detection of disorders or problems in maternal and child health, a communication and counseling tool with important information for mothers and the community regarding services, maternal and child health, including referrals and packages (standards) of KIA services, nutrition, immunization, and child development.Purpose:  The general purpose of this study was to describe the knowledge of pregnant women about Maternal and Child Health books at the Kampung Sawah Health CenterMethods:  In this study, the author uses a descriptive method, namely the research design aims to describe certain variables. The sample in this study were all pregnant women who visited the puskesmas during the study, totaling 50 pregnant women. This research was carried out for 1 month which was carried out in November 2021. The data analysis used in this study was univariate data analysis.Results knowledge of pregnant women about the content, purpose and benefits of the MCH handbook and is still in the sufficient category as many as 20 people (40%) of the 50 respondents.Conclusion: Almost half of the knowledge of pregnant women about the meaning, content, benefits and objectives of the MCH handbook is still in the sufficient category, namely (40.00%)Suggestions; Provide complete and clear explanations and information in understanding and implementing the MCH Handbook through illustrated brochures so that it is easy for mothers to understand and practice.Keywords: KIA Book, Pregnant Mother, Knowledge, Benefit      Abstrak Latar Belakang : Salah satu upaya yang dikembangkan Kementerian Kesehatan RI dalam rangka menurunkan angka kesakitan, risiko tinggi, kematian ibu dan bayi baru lahir adalah mengupayakan pemberdayaan keluarga dan masyarakat melalui pemanfaatan buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) merupakan buku catatan dan informasi kesehatan ibu dan anak yang terdiri dari beberapa kartu sehat dan kumpulan berbagai materi penyuluhan KIA. Buku KIA sangat bermanfaat bagi ibu dan keluarganya karena dapat memberikan informasi yang lengkap tentang kesehatan ibu dan anak, mengidentifikasi risiko tinggi kehamilan dan mengetahui kapan dan jenis pelayanan apa yang dapat diperoleh di fasilitas pelayanan kesehatan. Selain itu, Buku KIA merupakan alat deteksi dini gangguan atau masalah kesehatan ibu dan anak, alat komunikasi dan konseling dengan informasi penting bagi ibu dan masyarakat mengenai pelayanan, kesehatan ibu dan anak, termasuk rujukan dan paket (standar) pelayanan KIA, gizi, imunisasi, dan tumbuh kembang anak.Purpose:  Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengetahuan ibu hamil tentang buku Kesehatan Ibu dan Anak di Puskesmas Kampung SawahMetode:  Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode deskriptif, yaitu desain penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan variabel tertentu. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang berkunjung ke puskesmas selama penelitian yang berjumlah 50 ibu hamil. Penelitian ini dilaksanakan selama 1 bulan yang dilaksanakan pada bulan November 2021. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data univariat.Hasil:  pengetahuan ibu hamil tentang isi, tujuan dan manfaat buku KIA masuk dalam kategori cukup sebanyak 20 orang (40%) dari 50 responden.Kesimpulan : : Hampir separuh dari ibu hamil masuk dalam katagori cukup  yaitu 40% dari 50 responden tentang pengetahuan ibu hamil tersebut tentang pengertian, isi, manfaat serta tujuan dari buku KIA  itu sendiri Saran ; Memberikan penjelasan dan informasi yang lengkap dan jelas dari nakes dalam memahami apa itu Buku KIA melalui brosur bergambar sehingga mudah dipahami dan dipraktekkan oleh ibu Keywords: Buku KIA, Pengetahuan, Ibu Hamil, Manfaat.
JUS SEMANGKA MEMPENGARUHI PENURUNAN TEKANAN DARAH TERHADAP PENDERITA HIPERTENSI PADA LANSIA Suharman, Suharman; -, Septiana; Rosmiyati, Rosmiyati
MIDWIFERY JOURNAL Vol 1, No 2 (2021): Vol.1 No.2 Juni 2021
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v1i2.3345

Abstract

Background : Hypertension or high blood pressure is a condition when blood flows through blood vessels with greater strength than usual. Handling that can be done in addition to pharmacological therapy is to use non-pharmacological therapy or complementary therapy. One of the preventative measures to reduce blood pressure is by consuming watermelon. Purpose : know the effect of watermelon juice on blood pressure reduction in patients with hypertension at Bhayangkara Hospital, Bandar Lampung in 2020. Method : This type of research is quantitative research design with a quasi-experimental approach. The population in this study were all elderly people with hypertension at the Bhayangkara Hospital in Bandar Lampung as many as 46 people. Sample 16 people, the sampling technique used was purposive sampling Data collection using observation sheets and data analysis used was the T-dependent test. Result : showed that the average frequency distribution of blood pressure before giving Watermelon Juice was 150 mmHg, with SD 5.7, systolic value = 140-160 mmHg and diastole value = 80-100. The frequency distribution of average blood pressure after administration of Watermelon Juice was 119 mmHg, with SD 10.7 of systole = 100-138 and diastole = 77-99. Conclusion There is an influence of consumption of Watermelon Juice on the reduction in blood pressure in the elderly (p value 0,000 <0.05). Suggestions For the elderly and the community, for the community and family can apply appropriate herbal treatments to treat hypertension symptoms, one of which is to consume watermelon juice to reduce high blood pressure levels, so it can reduce the use of pharmacological drugs that have side effects..  Keywords: watermelon juice, hypertension, elder people ABSTRAK Latar belakang : Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah suatu kondisi ketika darah mengalir melalui pembuluh darah dengan kekuatan yang lebih besar dari biasanya.  Berdasarkana hasil pra survey di Rumah Sakit Bhayangkara Bandar Lampung pada bulan februari 2020 didapatkan jumlah laki-laki 102 orang dan perempuan 67 orang, dari 169 orang terdapat 46 orang mengalami hipertensi. Tujuan penelitian adalah diketahui Pengaruh Pemberian Jus Semangka Terhadap Penurunan Tekanan Darah Terhadap penderita Hipertensi di Rumah Sakit Bhayangkara Bandar Lampung tahun 2020.Metode :  Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan rancangan penelitian dengan pendekatan quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia yang mengalami hipertensi di Rumah Sakit Bhayangkara Bandar Lampung sebanyak 46 orang yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi dengan jumlah sampel 16 orang,  Teknik sampling yang digunakan purposive sampling Pengumpulan data dengan menggunakan lembar observasi dan analisa data yang digunakan adalah uji  T-dependent.Hasil : hasil penelitian didapatkan bahwa distribusi frekuensi rata-rata tekanan darah sebelum pemberian Jus Semangka adalah 150 mmHg, Distribusi frekuensi Rata-rata tekanan darah sesudah pemberian Jus Semangka adalah 119 mmHg,Kesimpulan Ada pengaruh konsumsi Jus Semangka terhadap penurunan tekanan darah pada lansia (p value 0,000 < 0,05).Saran bagi lansia dan masyarakat, dapat mengkonsumsi Jus Semangka dengan dosis Jus Semangka sebanyak 2 kali perhari atau 1000 gram perhari selama 7 hari serta mengikuti penyuluhan-penyuluhan tentang pencegahan tekanan darah tinggi untuk menambah pengetahuan lansia tentang penanganan penurunan tekanan darah tinggi. sehingga dapat mengurangi penggunaan obat-obatan farmakologi yang ada efek sampingnya. Kata Kunci  : Jus Semangka, Hipertensi, Lansia
Pengaruh Senam Hamil terhadap Nyeri Punggung Pada Ibu Hamil Putri, Chindy Anggita; Sunarsih, Sunarsih; Evrianasari, Nita
MIDWIFERY JOURNAL Vol 5, No 1 (2025): Volume 5, Nomor 1 Maret 2025
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v5i1.20041

Abstract

Latar Belakang yang meningkatkan hormone relaksan (hormone yang membuat otot relaksasi dan lemas), hal ini mempengaruhi fleksibilitas jaringan ligamen yang akhirnya meningkatkan mobilitas sendi di pelvis dan akan berdampak pada ketidakstabilan spinal dan pelvis serta menyebabkan rasa nyeri pada punggung. pengurangan rasa nyeri, dapat dilakukan dengan cara non farmakologi seperti senam hamil. Tujuan penelitian diketahui Pengaruh Senam Hamil Terhadap Nyeri Punggung Pada Ibu Hamil Di PMB Gusnila dan Neti Pesawaran  Tahun 2021. Metode Jenis penelitian kuantitatif rancangan penelitian quasi eksperimen pendekatan two group pretest-postest. Populasi penelitian ini adalah ibu hamil TM III sebanyak 61 dengan sampel sebanyak sampel sebanyak 30 orang, dimana sebanyak 15 orang akan dilakukan eksperimen dan 15 orang sebagai kelompok kontrol. Objek penelitian ini adalah nyeri /sakit punggung dan senam hamil. Penelitian telah dilaksanakan di PMB Gusnila Kabupaten Pesawaran pada bulan Juni - Juli 2021. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Analisi data secara univariat dan bivariat (Mann withney). Hasil penelitian nyeri punggung sebelum intervensi adalah 5,4, dan setelah intervensi adalah 2,8. Rata-rata nyeri punggung kelompok kontrol 5,6, sedangkan setelah edukasi pada kelompok kontrol 4,3. Ada pengaruh Senam Hamil Terhadap Pengurangan Nyeri Punggung Pada Ibu Hamil di PMB Gusnila Dan Neti Pesawaran Tahun 2021 dengan nilai p-value = 0,000. Saran : Diharapkan untuk meningkatkan program yang mendukung kesehatan dan pengetahuan ibu hamil tentang keluhan-keluhan yang biasa terjadi pada kehamilan dan cara penangananya, salah satunya dengan memaksimalkan adanya kelas ibu hamil.Kata Kunci : Senam Hamil, Nyeri Punggung ABSTRACTTHE EFFECT OF PREGNANT EXERCISE ON BACK PAIN IN PREGNANT WOMEN   Background Low back pain during pregnancy occurs due to changes in pregnancy hormones that increase relaxant hormones (hormones that make muscles relax and weak), this affects the flexibility of ligament tissue which ultimately increases joint mobility in the pelvis and will have an impact on spinal and pelvic instability and cause pain. on the back. There are many treatment options to reduce medical intervention when experiencing low back pain, which can be done by non-pharmacological methods such as pregnancy exercise. The purpose of the study is to know the effect of pregnant exercise on back pain in pregnant women at PMB Gusnila and Neti Pesawaran in 2021. This type of research is quantitative with a quasi-experimental research design with two. The population of this study was 61 pregnant women with TM III with a sample of 30 people, of which 15 people will be experimented with and 15 people will be the control group. The object of this research is back pain/backache and pregnancy exercise. The research has been carried out at PMB Gusnila, Pesawaran Regency in June - July 2021. Data collection uses observation sheets. Data analysis was univariate and bivariate (Mann withney). The results of the study of back pain before carrying out pregnancy exercises were 5.4, while the average back pain after carrying out pregnancy exercises was 2.8. The average back pain before IEC was done was 5.6, while the average back pain after IEC was done was 4.3. There is an effect of Pregnant Gymnastics on Reduction of Back Pain in Pregnant Women at PMB Gusnila and Neti Pesawaran in 2021 with a p-value = 0.000. Suggestion: It is expected to improve programs that support the health and knowledge of pregnant women about the complaints that usually occur in pregnancy and how to handle them, one of which is by maximizing the class of pregnant women. Keywords: Pregnancy Exercise, Back Pain
Karakteristik dan Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil dengan Kejadian Kurang Energi Kronis (KEK) Sulistianingrum, Lely
MIDWIFERY JOURNAL Vol 3, No 4 (2023): Volume 3 Nomor 4 Desember 2023
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v3i4.13379

Abstract

                Background: Chronic energy deficiency (CED) in pregnancy is a nutrition problem in Indonesia. The contribution and occurrence of SEZ in pregnant women will affect fetal growth and development. Pregnant women with nutrition and health problems have an impact on the health and safety of mothers and babies and the quality of babies born. The causes of the high prevalence of SEZ that are most often found in the community are behavioral factors such as lifestyle, eating patterns, and socioeconomic factors.                Objective: to determine the analysis of factors associated with the incidence of SEZ in pregnant women at the Way Kandis Health Center, Bandar Lampung City in 2023.               Method: This type of research is quantitative with cross sectional design. The population in this study were all pregnant women at the Way Kandis Health Center in Bandar Lampung. The sample was 70 respondents. The sampling technique used purposive sampling technique. Data were collected with a questionnaire sheet consisting of 15 questions, including the sub-theories of the definition of SEZ, signs and symptoms, how to identify pregnant women with SEZ, early detection of SEZ and prevention. Data collection included editing, scoring, coding, and tabulating, then data were analyzed by univariate and bivariate analysis manually with computer.                Results: The results showed that there was a relationship between parity and the incidence of SEZ in pregnant women with a p value of 0.001 <0.05, education with the incidence of SEZ with a p value of 0.014 <0.05 and the level of knowledge of pregnant women with a p value of 0.047 <0.05.               Conclusion: there is a relationship between maternal characteristics (parity and education) and the level of maternal knowledge with the incidence of SEZ at Way Kandis Health Center, Bandar Lampung City in 2023.                Suggestion: It is hoped that there will be an increase in socialization about Chronic Energy Deficiency (SEZ) in pregnant women, and as a consideration for puskesmas, especially in determining programs that support the reduction in the percentage of achievements of pregnant women with SEZ. Keywords: Pregnant women, Chronic Energy Deficiency, Malnutrition   
PENGARUH BUSY BOOK TERHADAP MOTORIK HALUS PADA ANAK USIA 3-4 TAHUN DI PAUD TUNAS PERMATA KECAMATAN WAY HALIM BANDAR LAMPUNG TAHUN 2021 Tri Novadela, Nora Isa; Valinda, Nisyasita
MIDWIFERY JOURNAL Vol 1, No 4 (2021): Volume 1 Nomor 4, Desember 2021
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v1i4.5618

Abstract

Fine motor skills are the ability and flexibility to use fingers and tools to explore and express oneself in various forms. Currently the awareness of parents and the lack of active behavior of mothers in providing stimulation to children and ignorance in stimulating child development causes mothers not to understand how to stimulate their children according to the developmental age of the problem of fine motor skills in children. The purpose of this study was to determine the effect of busy books on fine motor skills in children aged 3 - 4 years at PAUD Tunas Permata, Wayhalim District, Bandar Lampung in 2021. This study used a Pre Experimental Design One Group Pretest Posttest research design. The population in this study were 30  children aged 3-4 years in PAUD Tunas Permata Bandar Lampung with purposive sampling technique obtained with a sample of 18 people. The data taken in the form of primary data and using the Wilcoxon test with the help of SPSS. The instrument used is an observation sheet. The results showed that the average fine motor skills of children aged 3-4 years before being given a busy book was 39.94% and after being given a busy book it was 88.72%. The results of the Wilcoxon test (p-value < 0.01) have a significant effect on the fine motor skills of children aged 3-4 years at PAUD Tunas Permata in 2021. Based on the results of this study, it is hoped that busy books can be used as an alternative in providing stimulation. for children to stimulate fine motor skills in children according to developmental age to prevent fine motor decline in early childhood Motorik halus merupakan kemampuan dan kelenturan menggunakan jari dan alat untuk mengeksplorasi dan mengekspresikan diri dalam berbagai bentuk. Saat ini kesadaran orang tua serta kurang aktifnya perilaku ibu dalam memberikan stimulasi kepada anak dan ketidaktahuan dalam stimulasi perkembangan anak menyebabkan ibu belum memahami cara menstimulasi anaknya sesuai dengan usia perkembangan terhadap permasalahan kemampuan motorik halus pada anak masih kurang. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya pengaruh busy book terhadap motorik halus pada anak usia 3 - 4 tahun di PAUD Tunas Permata Kecamatan Wayhalim Bandar Lampung Tahun 2021. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Pre Eksperimental Design One Group Pretest Posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 30 anak usia 3-4 tahun yang ada di PAUD Tunas Permata Bandar Lampung dengan teknik purposive sampling yang diperoleh dengan sampel 18 orang. Data yang diambil berupa data primer dan menggunakan uji wilcoxon dengan bantuan SPSS. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata motorik halus anak usia 3-4 tahun sebelum diberikan busy book adalah 39,94% dan setelah diberikan busy book menjadi 88,72%. Hasil uji wilcoxon ( p-value < 0,01) ada pengaruh yang signifikan pemberiaan busy book terhadap motorik halus anak usia 3-4 tahun di PAUD Tunas Permata tahun 2021. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan busy book dapat dijadikan salah satu alternatif dalam memberikan stimulasi kepada anak untuk merangsang motorik halus pada anak sesuai usia perkembangan untuk mencegah penurunan motorik halus pada anak usia dini.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Skrining Serologi Infeksi Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Karang Anyar Kabupaten Lampung Selatan Marlinda, Marlinda; Kurniasari, Devi; Evayanti, Yulistiana; Utami, Vida Wira
MIDWIFERY JOURNAL Vol 4, No 4 (2024): Volume 4, Nomor 4 Desember 2024
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v4i4.18405

Abstract

The World Healt Organitation (WHO) estimates that as many as 37 million births in the Southeast Asian region each year, while the total maternal and newborn deaths in this region are estimated at 170 and 1.3 million per year. AKI related to pregnancy, childbirth and childbirth was 305 per 100,000 live births. To find out the factors related to the serological screening behavior of maternal infections in pregnant women at the Karang Anyar Health Center in South Lampung Regency in 2019.Type of quantitative research, analytical research design and cross sectional approach. The population of all pregnant women was 42 people and a sample of 42 people with purposive sampling technique. Data collection uses questionnaire sheets and observations and statistical tests used Chi-Square statistical tests.There is a correlation between knowledge and serological screening behavior, obtained p-value (0,000 <α 0,05). OR: 19.00. There is a relationship between attitude and serological screening behavior, obtained p-value (0.006 <α 0.05). OR: 7,933. There is a relationship between health worker support and serological screening behavior, obtained by p-value (0,000 <α 0,05). OR: 30,600.There is a relationship between knowledge, attitudes and support of health workers by serological screening of maternal infections. It is necessary for pregnant women to increase their knowledge so that they understand more about the knowledge of the dangers of infection in mothers by routinely appreciating health education activities carried out by health workers. Keywords : Behavior Screening Maternal Infection, Knowledge, Attitude, Health Officer Support ABSTRAK World Healt Organitation (WHO) memperkirakan, sebanyak 37 juta kelahiran dikawasan Asia Tenggara setiap tahun, sementara total kematian ibu dan bayi baru lahir dikawasan ini diperkirakan 170 dan 1,3 juta pertahun. AKI yang berkaitan dengan kehamilan, persalinan, dan nifas sebesar 305 per 100.000 kelahiran hidup. Tujuan penelitian ini adalah diketahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku skrining serologi infeksi maternal pada ibu hamil di Puskesmas Karang Anyar Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2019.Jenis penelitian kuantitatif, rancangan penelitian analitik dan pendekatan  cross sectional. Populasi seluruh ibu hamil sebanyak 42 orang dan sampel sebanyak 42 orang dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner dan observasi dan Uji statistik yang digunakan uji statistik Chi-Square.Ada hubungan pengetahuan dengan perilaku skrining serologi, diperoleh p- value (0,000 <α 0,05). OR: 19,00. Ada hubungan sikap dengan perilaku skrining serologi, diperoleh p-value (0,006 <α 0,05). OR: 7,933. Ada hubungan dukungan petugas kesehatan dengan perilaku skrining serologi, diperoleh p-value (0,000 <α 0,05). OR: 30,600. Ada hubungan pengetahuan, sikap dan dukungan petugas kesehatan dengan perilaku skrining serologi infeksi maternal. Disarankan ibu hamil meningkatkan pengetahuan agar lebih mengetahui tentang pengetahuan akan bahaya infeksi maternal pada kehamilan dengan cara rutin berpartisipasi dalam kegiatan penyuluhan atau pendidikan kesehatan yang dilakukan petugas kesehatan. Kata Kunci : Perilaku Skrining Serologi Infeksi Maternal, Pengetahuan, Sikap, Dukungan Petugas Kesehatan 
Pijat Oksitosin Terhadap Tanda Kecukupan Asi Pada Bayi Ningsih, Astri Cahya; Rosmiyati, Rosmiyati; Isnaini, Nurul
MIDWIFERY JOURNAL Vol 3, No 3 (2023): Volume 3 Nomor 3 September 2023
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v3i3.12216

Abstract

Background: Breast feeding for babies has an important meaning, especially concerning sufficiency of nutrition and other substances required for body immunity against diseases. Oxytocin massage is one solutions to overcome lack of breast milk production, where oxytocin hormone takes a role. Purpose:The objective of this research was to find out the influence of oxytocin massage to breast milk sufficiency for babies in Wirahayu, S.Tr., Keb private midwifery in Panjang of Bandar Lampung in 2020.   Methods: This was a quantitative research by using quasi-experiment design and one group pretest and posttest approach. Population was 20 mothers with babies of 3-6 months old visiting Wirahayu, S.Tr.,Keb in Panjang of Bandar Lampung. 20 respondent samples were taken by using purposive sampling. Data were collected by using questionnaires and observations and analyzed by using univariate and bivariate analyses by using paired t-test.   Result: The result showed that the average (mean) of breast milk sufficiency before and after oxytocin massage were 5.50 and 9.05 respectively. Statistic test result showed that there was an influence of oxytocin massage to breast milk sufficiency for babies in Wirahayu, S.Tr., Keb private midwifery in Panjang of Bandar Lampung in 2020 with p-value 0.000.Conclusion: There was an influence of oxytocin massage to breast milk sufficiency for babies in Wirahayu, S.Tr., Keb private midwifery in Panjang of Bandar Lampung in 2020.Suggestion Keywords : oxytocin massage,breast milk sufficiency signs ABSTRAK Latar Belakang: Pemberian ASI pada bayi mempunyai arti sangat penting ,terutama menyangkut pemenuhan kebutuhan gizi dan zat lain pembentuk kekebalan tubuh terhadap penyakit. Pijat oksitosin merupakan salah satu solusi untuk mengatasi ketidak lancaran produksi ASI, hormone yang berperan yaitu hormon oksitosin.Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui pengaruh pijat oksitosin terhadap tanda kecukupan ASI pada bayi di PMB Wirahayu, S.Tr.,Keb Panjang Bandar Lampung Tahun 2020.Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi Experiment dengan pendekatan one group pre test and post test design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang mempunyai bayi usia 3-6 bulan di PMB Wirahayu, S.Tr.,Keb Panjang Bandar Lampung yang berjumlah 20 responden. 20 sampel diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan dengan lembar kuesioner dan observasi. Data dianalisa dengan analisa univariat dan bivariat dengan uji paired T-Test.Hasil: Hasil penelitian menunjukan diketahui rata-rata (mean) tanda kecukupan ASI sebelum pijat oksitosin 5,50 dan rata-rata (mean) tanda kecukupan ASI sesudah pijat oksitosin 9,05. Berdasarkan hasil uji statistic didapatkan ada pengaruh pijat oksitosin terhadap tanda kecukupan ASI pada bayi di PMB Wirahayu, S.Tr.,Keb Panjang Bandar Lampung Tahun 2020 dengan p-value 0,000.Kesimpulan: Ada pengaruh pijat oksitosin terhadap tanda kecukupan ASI pada bayi di PMB Wirahayu, S.Tr.,Keb Panjang Bandar Lampung Tahun 2020.Saran ibu menyusui diharapkan agar dapat mencari informasi kesehatan tentang pentingnya pijat oksitosin melalui media cetak(buku,majalah,Koran atau tabloid) dan media massa (tv,internet) sehingga ibu akan mempunyai keterampilan dalam melakukan pijat oksitosin agar bayi mendapatkan cukup ASI dan tidak menemui kendala saat memberikan ASI Kata Kunci : Pijat Oksitosin, Tanda Kecukupan ASI, ibu menyusui

Page 10 of 15 | Total Record : 147