cover
Contact Name
Neneng
Contact Email
neneng@malahayati.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
neneng@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Midwifery Journal
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 2775393X     EISSN : 27467953     DOI : https://doi.org/10.33024/mj.v5i3
Core Subject : Health,
MJ : Midwifery Journal, dengan nomor E-ISSN 2746-7953 (media online) dan P-ISSN 2746-7953 (media cetak) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh LPPM Universitas Malahayati MJ: Midwifery Journal merupakan jurnal yang memiliki fokus utama pada hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dikembangkan dengan pendekatan interdispliner dan multidisiplin. Proses penerimaan naskah selalu terbuka setiap waktu, naskah yang sudah disubmit oleh penulis akan direview oleh reviewer yang ahli dalam bidang kebidanan dan kesehatan. MJ : Midwifery Journal telah menggunakan Open Journal System dimana penulis, editor dan reviewer bisa memantau proses naskah secara online. Dalam satu tahun MJ : Midwifery Journal terbit sebanyak 4 kali yaitu pada bulan Maret, Juni, September, Desember.
Articles 154 Documents
Kondisi Sanitasi Rumah Penderita TB Paru Lestari, Dwanti; Masra, Ferizal
MIDWIFERY JOURNAL Vol 3, No 2 (2023): Volume 3 Nomor 2 Juni 2023
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v3i2.10364

Abstract

Background: Tuberculosis or often called TB is an infectious disease caused by Mycobacterium tuberculosis, which can be caused by Mycobacterium tuberculosis. attacks the lungs and other organs. The source of transmission of this disease is TB patients, especially patients who contain TB germs in their sputum. When the patient coughs or sneezes, the patient spreads germs into the air in the form of phlegm droplets.Purpose: Get an overview of the condition of the house in pulmonary TB patients in the working area of the Puskesmas Rajabasa Inpatient, South LampungMethods: This research is descriptive study. It was carried out in March 2022. The population as well as the sample for this study were all the houses with pulmonary TB patients, which were registered at the Puskesmas Rajabasa Inpatient from January to December 2021 as many as 38 patients.Results: The results of the research that have been carried out are 38 respondents. regarding the discussion of the condition of the house in patients with pulmonary TB who do not meet the requirements, including 55.3%, Humidity 78.9%, Lighting 47.4%, Floor 15.8%, Walls 23.7%, and Density of occupants of the house 68.4%Conclusion: The condition of the houses of pulmonary TB sufferers in the working area of Puskesmas Rajabasa is still a risk factor for pulmonary TB disease for residentssuggestion: Puskesmas must continue to socialize and educate the public about the dangers of pulmonary TB, as well as outreach about efforts that must be made by the community so that this disease can be prevented Keywords: Tuberculosis, Healthy House, Ventilation, Humidity ABSTRAK Latar Belakang: Tuberculosis atau sering disebut TBC adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis, yang dapat menyerang paru dan organ lainnya. Sumber penularan penyakit ini adalah pasien TBC terutama pasien yang mengandung kuman TBC dalam dahaknya. Pada waktu batuk atau bersin, pasien menyebarkan kuman ke udara dalam bentuk percikan dahak.Tujuan: Mendapatkan gambaran kondisi rumah pada penderita TB Paru di wilayah kerja Puskesmas Rawat Inap Rajabasa Lampung SelatanMetode: Penelitian ini bersifat deskriptif yaitu untuk mendapatkan gambaran keadaan rumah penderita TB Paru di wilayah kerja Puskesmas Rawat Inap Rajabasa Lampung Selatan. Dilaksanakan pada bulan Maret 2022. Populasi sekaligus sebagai sampel penelitian ini adalah seluruh rumah penderita TB paru, yang teregistrasi pada Puskesmas Rawat Inap Rajabasa dalam kurun waktu bulan januari sampai bulan desember 2021 sebanyak 38 penderita.Hasil: Kondisi yang tidak memenuh syarat rumah penderita TB Paru diantaranya adalah ventilasi 55,3%, kelembaban 78,9%, pencahayaan 47,4%, lantai 15,8%, dinding 23,7%, dan kepadatan hunian 68,4%.Kesimpulan: Kondisi rumah penderita TB Paru di wilayah kerja Puskesmas Rajabasa masih merupakan faktor resiko terjadi penyakit TB Paru bagi penghuninyaSaran: Pihak Puskesmas harus terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang bahayanya penyakit TB Paru, dan sosialisasi tentang upaya-upaya yang harus dilakukan masyarakat agar penyakit ini dapat dicegah Kata kunci: TB Paru, Rumah Sehat, ventilasi, kelembaban  
EFEKTIVITAS PERAWATAN PAYUDARA (BREAST CARE) TERHADAP PEMBENGKAKAN PAYUDARA (BREAST ENGORGEMENT) PADA IBU MENYUSUI Septiani, Ranny; Sumiyati, Sumiyati
MIDWIFERY JOURNAL Vol 2, No 2 (2022): Volume 2 Nomor 2, Juni 2022
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v2i2.6922

Abstract

Latar Belakang : Pembengkakan payudara merupakan kondisi fisiologis yang tidak menyenangkan ditandai dengan bengkak dan nyeri pada payudara yang terjadi karena peningkatan volume ASI, dan kongesti limfatik serta vascular. Pembengkakan payudara disebabkan karena keterlambatan dalam menyusui dini, ASI yang kurang sering dikeluarkan serta adanya batasan waktu saat menyusui. Pembengkakan payudara juga menyebabkan ibu menghentikan proses menyusui karena payudara terasa sakit, tidak nyaman saat menyusui dan proses menyusui dihentikan agar tidak menularkan penyakit kepada anaknya.Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui efektifitas perawatan payudara(Breast care) terhadap pembengkakan payudara (Breast Engorgement) pada ibu menyusui.Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan quasi eksperiment, one group dengan Pre test and Post Test Without  Control Group Design. Subjek penelitian ini yaitu ibu post partum  yang mengalami pembengkakan payudara. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu menyusui di wilayah Kabupaten Pringsewu. Subjek penelitian berjumlah 16 orang  Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini non probability sampling jenis consecutive sampling. Instrument menilai skala pembengkakan payudara dengan menggunakan Six Point Engorgement Scale (SPES). Analisis data penelitian dilakukan menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji statistic Wocoxon Sign rank.Hasil: Hasil Penelitian yang dilakukan terhadap 16 responden didapatkan bahwa ada perbedaan bermakna antara nilai skor pembengkakan payudara  sebelum dan setelah dilakukan intervensi berupa perawatan payudara (Breast Care) Hasil uji statistik  menunjukkan bahwa nilai Asymp Sig (2–tiled) 0,000 yang berarti < 0,05. Berarti. Simpulan: perawatan payudara efektif terhadap pembengkakan payudara pada ibu menyusui. bidan dapat melakukan edukasi, pelatihan dan pelayanan tindakan perawatan payudara pada ibu sejak masa kehamilan hingga masa nifas 
PEMBERIAN JUS SEMANGKA TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA WANITA USIA SUBUR Evizar, Evizar; Astriana, Astriana; Yuviska, Ike Ate; Sunarsih, Sunarsih
MIDWIFERY JOURNAL Vol 1, No 3 (2021): Vol 1.No.3 September 2021
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v1i3.5197

Abstract

Background High blood pressure is an increase in blood pressure in the arteries. In general, hypertension is an asymptomatic condition, in which abnormally high pressure in the arteries causes an increased risk of stroke, aneurysm, heart failure, heart attack, and heart damage. In 2018 women of childbearing age (WUS) at the Rajabasa Inpatient Health Center there were 148 people of which 46 (31.08%) had hypertension.The purpose is to know that there is an effect of giving watermelon juice on reducing blood pressure in women of childbearing age in Rajabasa Inpatient, South Lampung Regency in 2019.This type of research is quantitative, the research design is pre-experimental method with one group pretest posttest approach. The sample is 30 people, with purposive sampling technique. Data analysis with dependent T-test test.The results showed that the average blood pressure before the intervention was 150.97 mmHg/93.23 mmHg and the average blood pressure after the intervention was 132.90 mmHg/86.33 mmHg.The conclusion is that there is an effect of giving watermelon juice on reducing blood pressure in women of childbearing age in Rajabasa Inpatient, South Lampung Regency in 2019. The results of the t-test obtained p value 0.000 < (0.05).It is recommended for health workers, especially midwives, to give watermelon juice as an alternative to lower blood pressure.Keywords: Blood pressure, watermelon juice.  ABSTRAK Latar Belakang Tekanan darah tinggi merupakan suatu peningkatan tekanan darah di dalam arteri. Secara umum, hipertensi merupakan suatu keadaan tanpa gejala, di mana tekanan yang abnormal tinggi di dalam arteri menyebabkan meningkatnya risiko terhadap stroke, aneurisma, gagal jantung serangan jantung, dan kerusakan jantung. Pada tahun 2018 wanita usia subur (WUS) di Puskesmas Rawat Inap Rajabasa terdapat 148 orang dimana 46 (31,08%) mengalami hipertensi.Tujuan diketahui ada Pengaruh Pemberian Jus Semangka Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Wanita Usia Subur di Rawat Inap Rajabasa Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2019.Jenis Penelitian Kuantitatif, rancangan penelitian metode pra eksperimen dengan pendekatan one group pretest posttest. Sampel sebanyak 30 orang, Dengan teknik sampling purposive sampling. Analisa data dengan uji T-test dependent.Hasil penelitian menunjukan rata-rata tekanan darah sebelum intervensi 150,97 mmHg/93,23 mmHg dan rata-rata tekanan darah setelah intervensi sebesar 132,90 mmHg/86,33 mmHg.Kesimpulan diketahui Ada Pengaruh Pemberian Jus Semangka Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Wanita Usia Subur di Rawat Inap Rajabasa Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2019. Hasil uji t didapat p value 0,000 < α (0,05).Disarankan bagi tenaga kesehatan khususnya bidan agar memberikan jus semangka sebagai salah satu alternatif menurunkan tekanan darah.Kata Kunci      : Tekanan darah, jus semangka. 
Pengaruh Pemberian Biskuit Ubi Ungu Dan Biskuit (PMT) Terhadap Penambahan Lingkar Lengan Atas Ibu Hamil KEK Marisa, Walidatun; Sunarsih, Sunarsih; Utami, Vida Wira
MIDWIFERY JOURNAL Vol 3, No 1 (2023): Volume 3 Nomor 1 Maret 2023
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v3i1.5062

Abstract

Background: Nutritional problems experienced by pregnant women in Indonesia are chronic energy deficiency (CED). Pregnant women who experience CED will be able to cause babies born with low birth weight, prematurity, miscarriage, difficult labor, post partum bleeding and congenital defects. Avoiding that matters, additional nutrition for pregnant women is given in the form of additional food. Additional food is given to pregnant women to increase their daily nutritional needs. One of the foods that contain carbohydrates source which is quite important in our food security is sweet potato. The purpose: the study was to determine the effect of giving purple sweet potato with the nutritional status in the third trimester of pregnant women in the working area of Tri Karya Mulya Health Center Mesuji Regency in 2021.Methods: This research type is quantitative with a Quasi-experimental research design. The population/subjects taken in this research were pregnant women in the third trimester. The research was planned in the Working Area of Tri Karya Mulya Public Health Center, Mesuji Regency in 2021, the object of this research was the giving of purple sweet potato with the nutritional status of pregnant women. It was held in March - April 2021. The data collection used observation sheets. The data analysis was univariate and bivariate (t-test).The results: showed that the nutritional status before being given PMT + purple sweet potato was 20.6 cm and after being given PMT + sweet potato was 22.0 cm. The nutritional status before being given PMT was 20.1 cm and after being given PMT was 20.8 cm. Conclusion: There is an effect of giving purple sweet potato with the nutritional status of pregnant women TM II in the Work Area of the Tri Karya Mulya Public Health Center, Mesuji Regency in 2021 with a value (P value = 0.000). Suggestions: for health workers, especially midwives, to be able to increase activities based on local wisdom by planting sweet potatoes in every yard at home Keywords : Purple Sweet Potatoes and Nutritional Status of Pregnant Women ABSTRAK Latar Belakang: Masalah gizi yang dialami ibu hamil di Indonesia adalah kekurangan energi kronis (KEK). Ibu hamil yang mengalami KEK akan dapat menyebabkan bayi lahir dengan berat badan lahir rendah, prematuritas, keguguran, persalinan sulit, perdarahan post partum dan cacat bawaan. Untuk menghindarinya maka diberikan tambahan gizi bagi ibu hamil berupa makanan tambahan. Salah satu makanan yang mengandung sumber karbohidrat adalah ubi jalar.Tujuan penelitian: diketahui pengaruh pemberian ubi jalar ungu dengan status gizi ibu hamil TM II Di Wilayah Kerja UPT  Puskesmas Tri Karya Mulya Kabupaten Mesuji tahun 2021.Metode: Jenis penelitian kuantitatif desain penelitian Quasi eksperimen. Populasi adalah ibu hamil TM II di Wilayah Kerja UPT  Puskesmas Tri Karya Mulya Kabupaten Mesuji, sebanyak 48 ibu hamil  KEK, dengan jumlah sampel 30 yang dibagi menjadi 2 kelompok. Telah dilaksanakan pada bulan Maret - April  2021. Objek dalam penelitian ini adalah pemberian ubi jalar ungu dan status gizi ibu hamil.  Pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Analisis data secara univariat dan bivariat (uji t).Hasil penelitian: diketahui status gizi sebelum diberikan PMT + ubi jalar ungu adalah 20,6 cm dan setelah diberikan PMT + Ubi jalar adalah 22,0 cm.status gizi sebelum diberikan PMT adalah 20,1 cm dan  setelah diberikan PMT adalah 20,8 cm.Kesimpulan: Ada pengaruh pemberian ubi jalar ungu dengan status gizi ibu hamil TM II Di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Tri Karya Mulya Kabupaten Mesuji Tahun 2021dengan nilai (P value = 0,000).Saran: bagi tenaga kesehatan khususnya bidan untuk dapat meningkatkan kegiatan berbasis kearifan lokal dengan menanam ubi jalar di setiap perkarangan di rumah. Kata Kunci : Ubi jalar Ungu dan Status Gizi Ibu Hamil
Pemberian Buah Kurma Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Pada Remaja Putri Lathifah, Neneng Siti; Utami, Vida Wira
MIDWIFERY JOURNAL Vol 2, No 1 (2022): Volume 2 nomor 1, Maret 2022
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v2i1.3391

Abstract

Background The incidence of anemia is a problem most commonly found in young women. Based on the health profile of Lampung Selatan district in 2018, the prevalence of anemia in South Lampung in 2018, as much as 27.9% anemia in young women, in Rangai Tritunggal Village itself in 2018 there were 16 girls who had anemia.Purpose To determine the effect of giving dates to increase hemoglobin levels in anemic adolescent girls in Rangai Tritunggal Keacamatan Katibung Village, South Lampung Regency in 2020.Methods In this study, using a Quasy Experimental research type with a Pre-Post Test With Control design approach. Sampling using purposive sampling. The sample consisted of 22 people, 11 people for the treatment group and 11 people for the control group. Data analysis using paired t-test.Result Based on the results of the study, the difference in the average increase in Hb levels between the pre-test and post-test, in the experimental group was -1.3273gr / dl, was greater than the difference in the average increase in Hb levels in the control group, namely 0.2818gr / dl. using the Paired t-test statistical test showed the value of Sig. (2-tailed) 0.000 <0.05 means that there is an effect of giving dates on an increase in hemoglobin levels in young women with anemia in Rangai Tritunggal Village, South Lampung Regency in 2020.Conclusion There is an effect of giving dates on an increase in hemoglobin levels in anemic adolescent girls in Rangai Tritunggal village. Katibung Sub-district, South Lampung Regency in 2020.Suggestion can be used as input, evaluation and consideration to formulate or create new policies or programs in an effort to improve quality services for young women Keywords              : Anemia, Hemoglobin,  Palms , Teenagers ABSTRAK Latar Belakang Kejadian anemia merupakan masalah yang paling banyak ditemukan  pada remaja putri. Berdasarkan  profil  kesehatan  kabupaten lampung selatan tahun 2018, prevalensi anemia di Lampung selatan pada Tahun 2018,sebanyak  27,9% anemia pada remaja putri, di Desa Rangai Tritunggal sendiri pada tahun 2018 sebanyak 16 remaja putri yang mengalami anemia. Tujuan Untuk mengetahui pengaruh pemberian buah kurma terhadap peningkatan kadar Haemoglobin pada remaja putri anemia di Desa Rangai Tritunggal Keacamatan Katibung Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2020.Metode Pada penelitian ini menggunakan jenis penelitian Quasy Eksperimental dengan pendekatan Pre-Post Test With Control desain. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Sampel berjumlah 22 orang 11 orang untuk kelompok perlakuan dan 11 orang untuk kelompok kontrol.  Analisa data dengan menggunakan uji paired t-test.Hasil Berdasarkan hasil penelitian selisih rata-rata peningkatan kadar Hb antara pre-test dan post-test, pada kelompok eksperimen yaitu -1,3273gr/dl lebih besar daripada selisih rata-rata peningkatan kadar Hb pada kelompok kontrol yaitu 0.2818gr/dl.Hasil penelitian menggunakan uji statistic Paired t-test  menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) 0.000 < 0.05 artinya  ada pengaruh pemberian buah  kurma terhadap peningkatan kadar hemoglobin  pada Remaja Putri Anemia di Desa Rangai Tritunggal Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2020.Kesimpulan              Ada pengaruh pemberian buah kurma terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada remaja putri anemia di desa Rangai Tritunggal Kecamatn Katibung Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2020.Saran dapat digunakan sebagai bahan masukan, evaluasi dan pertimbangan untuk menyusun atau membuat kebijakan atau program baru dalam upaya peningkatan pelayanan pada remaja putri yang berkualitas Kata Kunci : Anemia, Buah Kurma ,Hemoglobin, Remaja
KACANG KEDELAI MUDA UNTUK KELANCARAN ASI Juliani, Sri; Nurrahmaton, Nurrahmaton
MIDWIFERY JOURNAL Vol 1, No 2 (2021): Vol.1 No.2 Juni 2021
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v1i2.4428

Abstract

Background Breast milk is the first natural food for babies. Breast milk provides all the energy and nutrients a baby needs for the first months of life. Lack of breast milk production results in the practice of breastfeeding in infants is not met. The purpose of this study was to find out the effect of edamame beans on the production of breast milk in postpartum mothers at the Pratama Clinic Yuliana Suci in East Simeulue Subdistrict of Aceh Province.Methods This research uses Quasy Eksperiment Design using one Group Pretest-Postest Design. The population in this study is all postpartum mothers day 2-7 amounted to 6 people and a sample of 6 people. this research uses purposive sampling technique with univariate and bivariate analysis. The results of the study obtained from data analysis with Wilcoxon test showed in mothers who postpartum can be concluded pre-test and post-test edamame beans. The results in the table are known that the value of P- value (0.025) < α0.05 then H0 rejected Ha received which means there is an influence of pre-test and post-test on the administration of edamame beans on the production of breast milk in postpartum mothers in the Pratama Clinic Yuliana Suci District East Simeulue Aceh Province Year 2020.The conclusions in this study showed the results that there is an influence of edamame beans on the production of breast milk in postpartum mothers. Suggestion It is expected that at the pratama clinic to provide information to breastfeeding mothers in increasing milk production, they can consume young soybeans. Keywords: Edamame Beans, Breast milk Production, Mrs. Postpartum ABSTRAK Latar Belakang : ASI adalah makanan pertama yang alami untuk bayi. ASI menyediakan semua energi dan nutrisi yang dibutuhkan bayi untuk bulan-bulan pertama kehidupan. Kurangnya produksi ASI mengakibatkan praktik pemberian ASI pada bayi tidak terpenuhi.Tujuan Penelitian : Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian kacang kedelai muda (kacang edamame) terhadap produksi asi pada ibu postpartum di Klinik Pratama Suci Yuliana Kecamatan Simeulue Timur Provinsi Aceh.Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan Quasy Eksperiment Design (Rancangan Eksperiment Semu) dengan menggunakan rancangan one Group Pretest-Postest Design. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh ibu postpartum hari ke 2-7  berjumlah 6 orang dan sampel 6 orang.Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian yang didapatkan dari analisa data dengan uji Wilcoxon menunjukkan pada ibu yang postpartum dapat disimpulkan pemberian kacang kedelai muda (kacang edamame) pre-test dan post-test. Hasil pada tabel diketahui bahwa nilai P- value (0.025) < α0.05 maka H0 ditolak Ha diterima yang artinya terdapat pengaruh pre-test dan post-test pada pemberian kacang kedelai muda (kacang edamame) terhadap produksi ASI pada ibu postpartum di Klinik Pratama Suci Yuliana Kecamatan Simeulue Timur Provinsi Aceh.Kesimpulan : dalam penelitian ini menunjukan hasil bahwa ada pengaruh kacang kedelai muda (kacang edamame) terhadap produksi ASI pada ibu postpartum.Saran : diharapkan pada klinik agar memberikan informasi pada ibu menyusui dalam meningkatkan produksi ASI dapt mengkonsumsi kacang kedelai. Kata kunci : Kacang Kedelai Muda (kacang edamame), Produksi ASI, Ibu Postpartum 
Kajian Time Series TB.Paru BTA(+) di Bandar Lampung Tahun 2021-2030 Helmy, Helina; Usmann, Sarip; Sujito, Enro
MIDWIFERY JOURNAL Vol 5, No 2 (2025): Volume 5 No 2 Juni 2025
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v5i2.21099

Abstract

Background: Aerosols are solid or liquid suspensions that float in the atmosphere. Aerosol size is 0.001-100 µm. Aerosols <2.5 µm are fine particles, while >2.5 µm are coarse particles. The disease spreads through the air. Tuberculosis is still a major global health problem because it causes deaths from infectious diseases with a low ability to anticipate the incidence of BTA (+) Pulmonary TB in the city of Puskesmas working area in Bandar Lampung.Objective: To know the trend of BTA positive pulmonary TB disease in 2015-2021 based on time. Furthermore, it is predicted in 2021 until 2030. The type of research is descriptive study research using time series analysis. The population and sample in this study were all BTA (+) pulmonary TB case data.Methods: Time series analysis design based on time-based observation. Type of quantitative descriptive research. The subjects in this study were cases of patients with BTA positive pulmonary TB sourced from the Health Office in Bandar Lampung in 2019-2022. The data was analyzed using Brown's double exponential smoothing forecasting method. R squat can be categorized as strong (>0.75), moderate (<0.5) and weak (<0.25). This means that the more R squat approaches the number one, the better the memorization.Results:  The results of this study indicate that the trend of BTA (+) Pulmonary TB cases is predicted to continue to increase.Conclusion: Time model with Brown's double exponential smoothing method. Able to forecast Pulmonary TB BTA (+) in 2015-2020, using the equation, the results of forecasting the number of Pulmonary TB cases in 2021-2030 with Brown's double exponential smoothing method obtained experience a linear trend. Keywords: Time Seriess, TB.Paru BTA(+), Tren kasus  
Hubungan Pola Asuh Orang Tua Terhadap Kesiapan Remaja Dalam Menghadapi Pernikahan Dan Kehamilan Di Cirebon Nurhasanah, Nurhasanah; Aliah, Nur; Ratnasari, Eka
MIDWIFERY JOURNAL Vol 3, No 4 (2023): Volume 3 Nomor 4 Desember 2023
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v3i4.13492

Abstract

Background: The world population is approaching 8 billion people, Indonesia is approaching 300 million people, BKKBN data states that in 2020 the population of Indonesia will be 270.20 million people and 13.4 million will be aged 10-24 years (27.88%). The potential for community resources is large and the challenges of improving the quality of life of teenagers are increasing, one of which is teenage marriage. Adolescent life is closely related to the characteristics of parents' parenting patterns as the first madrasah for a child. Likewise with preparation for pregnancy which is the future of young women as future mothers.Purpose: this research is to prepare teenagers for marriage and pregnancy and to analyze the relationship between preparation for marriage and pregnancy in young women and their parents' parenting styles. The research was conducted in Cirebon City, West Java province, during January – December 2023.This research method: is an analytical research with a cross sectional approach. This research will look at each variable and a Chi Squere test will be carried out to answer the research hypothesis, that there is a relationship between parenting patterns and teenagers' preparation for marriage and pregnancy. This research was conducted on late adolescents (aged 18-19 years). The sampling technique used was purposive sampling, in this technique teenagers came from the city and district of Cirebon. The data analysis technique used is univariate and bivariate analysis with the help of SPSS version 23.The results of the research showed that parenting patterns with marriage preparation obtained a p-value = 0.239 (≥ 0.05). The relationship between parenting patterns and marriage preparation obtained a p-value = 0.225 (≥ 0.05).The conclusion of this research is that there is no relationship between parenting styles and teenagers' readiness to face marriage. There is no relationship between parenting styles and teenagers' readiness to face pregnancy.Suggestion: Parenting patterns remain fundamental in the development of a young woman's character in preparing for marriage and pregnancy, but in this era of digitalization, a young woman can also look for information related to matters relating to her reproductive health, in this case marriage. and pregnancy. Keywords: Teenagers, Marriage, Pregnancy ABSTRAK Latar Belakang : Populasi Masyarakat dunia mendekati 8 milyar penduduk, Indonesia mendekati 300 juta jiwa, Data BKKBN menyebutkan tahun 2020 jumlah pendudukan Indonesia 270,20 Juta Jiwa dan 13,4 juta berada diusia 10-24 tahun (27,88%). Potensi Sumber Daya Masyarakat yang besar dan tantangan peningkatan kualitas hidup remaja semakin tinggi, salah satunya adalah pernikahan usia remaja. Kehidupan remaja sangat erat kaitannya dengan karakteristikpola asuh orang tua sebagai madrasah pertama untuk seorang anak. Begitu juga dengan persiapan kehamilan yang menjadi masa depan dari remaja putri sebagai calon seorang ibu.Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk persiapan remaja dalam menghadapi pernikahan dan kehamilan dan menganalisis hubungan antara persiapan pernikahan dan kehamilan pada remaja putri dengan pola asuh orang tua. Penelitian dilakukan di Kota Cirebon, provinsi Jawa Barat, selama bulan Januari – Desember 2023.Metode penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini akan melihat masing-masing variable dan seterusnya dilakukan uji Chi Square untuk menjawab hipotesis penelitian, ada hubungan antara pola asuh orang tua dengan persiapan remaja menghadapi pernikahan dan kehamilan. Penelitian ini dilakukan pada remaja akhir (usia 18-19 tahun). Tehnik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, dalam Teknik ini remaja yang berasal dari Kota dan Kabupaten Cirebon. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariate dengan bantuan SPSS.Hasil penelitian menunjukkan pola asuh dengan persiapan pernikahan diperoleh p-value = 0,239 (≥ 0,05) Hubungan pola asuh dengan persiapan pernikahan diperoleh p-value = 0,225 (≥ 0,05).Kesimpulan penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan antara pola asuh orang tua dengan kesiapan remaja menghadapi pernikahan. Tidak terdapat hubungan antara pola asuh dengan kesiapan remaja menghadapi kehamilan.Saran: Pola asuh orang tua tetap menjadi suatu yang mendasar dalam perkembangan karakter seorang remaja putri dalam mempersiapkan pernikahan dan kehamilannya, namun di era digitalisasi ini seorang remaja puteri dapat jua mencari informasi-informasi terkait hal-hal yang berhubungan dengan kesehatan reproduksinya dalam hal ini pernikahan dan kehamilan. Kata kunci: Remaja, Pernikahan, Kehamilan
GAMBARAN PERILAKU CUCI TANGAN PAKAI SABUN (CTPS) PADA SISWA SEKOLAH DASAR KELAS V Silawati Ningsih, Tengku Hartian
MIDWIFERY JOURNAL Vol 1, No 4 (2021): Volume 1 Nomor 4, Desember 2021
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v1i4.5659

Abstract

Background: Hand washing is the activity of cleaning the palm, back of your hands and fingers to be cleaner than dirt and kill germs causing diseases that harm human health and make the hands smell good. Hand washing can reduce the number of bacterial colonies attached to the hands, and prevent the transmission of bacteria and diseases from one person to another. According to pauzan and hudzaifah al-fatih research, students' knowledge of hand washing is almost half (41.0%) students have a good level of knowledge, a small fraction (21.8%) students have a sufficient level of knowledge, and nearly half (37.8%) students have less knowledge, the results may be related to counseling about hand washing given by one of the soap products one week before the study begins.Purpose:Therefore, this research was conducted aimed at identifying the implementation factor of hand washing in grade v students in 194 Pekanbaru public elementary school in 2019.Methods: This type of research uses qualitative research types with descriptive research designs. The number of samples in this study was 91 respondents, taken using total sampling techniques. By collecting data using questionnaires and then done manual data processing (editing, coding sheet, tabulation), presented univariate data analysis.Results: The results of the study conducted on 91 respondents showed that the majority of respondents' knowledge was sufficient as much as 53 people (58.24%), the majority of positive respondents were 50 people (54.94%) and the respondent's school facilities were good as much as 69 people (75.82%).Conclusion: It can be concluded that the majority of respondents have implemented clean and healthy living but are still influenced by several factors in applying this including knowledge, attitudes and facilities in the school. To improve the knowledge and positive attitude of respondents towards cleanliness, it is necessary for the school to provide health education about clean living periodically.Suggestion It is hoped that the school can continue to monitor students in the application of continuous hand washing with soap.  Keywords: Application, Hand Washing and CTPS ABSTRAK Pendahuluan: Mencuci tangan adalah kegiatan membersihkan bagian telapak, punggung tangan dan jari agar lebih bersih dari kotoran dan membunuh kuman penyebab penyakit yang merugikan kesehatan manusia serta membuat tangan menjadi harum baunya. Mencuci tangan dapat mengurangi jumlah koloni bakteri yang menempel pada tangan, dan mencegah penularan bakteri dan penyakit dari satu orang ke orang yang lain. Menurut hasil penelitian Pauzan dan Hudzaifah Al-Fatih Tingkat pengetahuan siswa tentang cuci tangan hampir separuh (41.0%) siswa memiliki tingkat pengetahuan yang baik, sebagian kecil (21.8%) siswa memiliki tingkat pengetahuan yang cukup, dan hampir separuh (37.8%) siswa memiliki tingkat pengetahuan kurang, hasil tersebut mungkin terkait dengan diadakannya penyuluhan tentang cuci tangan yang diberikan oleh salah satu produk sabun satu minggu sebelum penelitian dimulai.Tujuan Penelitian: penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gambaran faktor penerapan cuci tangan pada siswa kelas v di sekolah dasar negeri 194 Pekanbaru tahun 2019.Metode: Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian Kuadengan desain penelitian deskriptif. Jumlah sampel pada penelitian ini berjumlah 91 responden, diambil dengan menggunakan teknik total sampling. Dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner dan kemudian dilakukan pengolahan data secara manual (editing, coding sheet, tabulasi), disajikan analisis data univariat.Hasil penelitian: yang dilakukan pada 91 responden menunjukkan bahwa mayoritas pengetahuan responden cukup yaitu sebanyak 53 orang (58,24%), mayoritas sikap responden positif yaitu sebanyak 50 orang (54,94%) dan fasilitas sekolah responden adalah baik yaitu sebanyak 69 orang (75,82%).Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa mayoritas responden telah menerapkan hidup bersih dan sehat karena didukung oleh beberapa faktor diantaranya pengetahuan, sikap dan fasilitas yang ada di sekolah.Saran Diharapkan pihak sekolah untuk dapat terus memantau siswi dalam penerapakn cuci tangan dengan sabun secara continue.  Kata Kunci: Penerapan, Cuci Tangan dan CTPS. 
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN POST PARTUM BLUES DI PMB NURHASANAH, S.Tr.Keb TELUK BETUNG BANDAR LAMPUNG Yuliasari, Dewi; Putri, Ratna Dewi
MIDWIFERY JOURNAL Vol 1, No 1 (2021): Volume 1 Nomor 1,Maret 2021
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v1i1.3450

Abstract

Abstract Background : According to nanny (2011), some factors influencing blues post-partum include hormonal factor, physical discomfort, inability to adapt with physical and hormonal changes, age and parity, experience in pregnancy and birthing processes, woman’s psychosocial such as education level, marital status, unwanted pregnancy, psychiatric disorder history, social-economy, stress in family, personal stress, and exhausted after birthing.The objective of this research was to find out the factors influencing blues post-partum case in Nurhasanah, Str.Keb midwifery clinic in Teluk Betung of Bandar Lampung in 2020.Methodology : This was a quantitative analytic research by using cross sectional approach. Population was all 2-4 days birthing mothers in Nurhasanah, Str.Keb midwifery clinic in Teluk Betung of Bandar Lampung. This research was conducted in 14 days and took 40 respondent samples by using purposive sampling techniqueResults : The statistic test result showed that age (p-value 0.004), parity (p-value 0.035), and physical discomfort (p-value 0.014) influenced blues post-partum case in Nurhasanah, Str.Keb midwifery clinic in Teluk Betung of Bandar Lampung in 2020. The researcher expects this research result to be additional information for midwifery clinics. Keyword                :Post Partum, Post Partum Blues, Usia  AbstrakLatar Belakang : Menurut Nanny (2011), beberapa faktor yang mempengaruhi post partum blues antara lain: faktor hormonal, ketidaknyamanan fisik, ketidakmampuan beradaptasi terhadap peru­bahan fisik dan emosional, faktor usia dan paritas, pengalaman dalam proses kehamilan dan per­salinan, latar belakang psikososial, stres yang dialami wanita itu sendiri, dan kelelahan pasca melahirkan. Tujuan dalam penelitian ini adalah diketahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian postpartum blues Di PMB Nurhasanah, S.Tr.Keb Teluk Betung Bandar Lampung Tahun 2020.Tujuan : Mengetahui factor-faktor yang berhubungan dengan  kejadian post partum blues di PMB Nurhasanah, S.Tr.Keb Teluk Betung Tahun 2020Metodologi : Jenis penelitian kuantitatif, rancangan penelitian menggunakan analitik menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah  ibu nifas 2-4 hari 65 ibu nifas Di PMB Nurhasanah, S.Tr.Keb Teluk Betung Bandar Lampung pada saat peneliti melakukan penelitian. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang melakukan persalinan atau ibu nifas 2-4 hari Di PMB Nurhasanah, S.Tr.Keb Teluk Betung Bandar Lampung pada saat peneliti melakukan penelitian selama 14 hari ditemukan ibu nifas 2-4 hari berjumlah 40 responden dalam penelitian ini teknik sampling yang digunakan adalah Purposive Sampling.Hasil : Didapatkan Berdasarkan hasil uji statistic, terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian postpartum blues Di PMB Nurhasanah, S.Tr.Keb Teluk Betung Bandar Lampung Tahun 2020 Ketidaknyamanan Fisik (p-value 0,014) Usia (p-value 0,004) Paritas (p-value 0,035). Diharapkan hasil penelitian agar dapat menjadi tambahan informasi bagi PMB. Kata Kunci          : Age,Post Partum,Post Partum Blues 

Page 8 of 16 | Total Record : 154