cover
Contact Name
Neneng
Contact Email
neneng@malahayati.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
neneng@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Midwifery Journal
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 2775393X     EISSN : 27467953     DOI : https://doi.org/10.33024/mj.v5i3
Core Subject : Health,
MJ : Midwifery Journal, dengan nomor E-ISSN 2746-7953 (media online) dan P-ISSN 2746-7953 (media cetak) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh LPPM Universitas Malahayati MJ: Midwifery Journal merupakan jurnal yang memiliki fokus utama pada hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dikembangkan dengan pendekatan interdispliner dan multidisiplin. Proses penerimaan naskah selalu terbuka setiap waktu, naskah yang sudah disubmit oleh penulis akan direview oleh reviewer yang ahli dalam bidang kebidanan dan kesehatan. MJ : Midwifery Journal telah menggunakan Open Journal System dimana penulis, editor dan reviewer bisa memantau proses naskah secara online. Dalam satu tahun MJ : Midwifery Journal terbit sebanyak 4 kali yaitu pada bulan Maret, Juni, September, Desember.
Articles 147 Documents
Pengaruh Pemberian Buah Kurma Pada Ibu Hamil Terhadap Onset Laktasi Di Pmb Di Wilayah Kerja Puskesmas Segala Mider Kota Bandar Lampung Putriana, Yeyen; Risneni, Risneni; Pingkan AY, Davila
MIDWIFERY JOURNAL Vol 2, No 4 (2022): Volume 2 Nomor 4, Desember 2022
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v2i4.8623

Abstract

 Background :Lactation onset is the onset period for enhancing milk until milk production for the first time or the mother's perception of when her milk comes out that is characterized by a hard, heavy, swollen breast until milk or colostrum comes out that lasts 72 hours after delivery. Date Palm is one of the fruits that contain Galacktogogue which can be used as a breast milk booster. It can enhance milk production and prevent late-onset of lactation when date palms can be consumed by pregnant women regularly.Objective : The aim of this study is to determine the differences in lactation onset among mothers who ate date palm and did not eat date palm in Segalamider Public Health Center, Bandar Lampung City 2021. Methode  :The type of this research is a Quasy Experiment Design with Non-Equivalent Control Group Design approach. Methode : The population of this study is all pregnant women in the PMB working area of Segalamider Public Health Center whose pregnancy age was ≥ 36 weeks, while the sample of this study was divided into two types, such as; the control and the treatment group. Result : Based on the results of the statistical test, there is an effect of giving date palm on the onset of lactation in the PMB of the Segalamider Public Health Center in Bandar Lampung City as evidenced by the Sig (2-tailed) value of 0.001 <0.05, it can be concluded that H_0 is rejected and H_a is accepted. It indicates that there is an effect of giving date palm on the onset of lactation in the PMB of the Segalamider Public Health Center, Bandar Lampung City. The conclusion of this study is giving date palm to pregnant women is proven to be effective in preventing late-onset of lactation. Suggestion :For this reason, mothers are advised to consume date palm regularly as an alternative to prevent late-onset of lactation. Keywords : Date Palm, Pregnant, ASI, Onset, Lactation  ABSTRAK Latar Belakang : Onset laktasi adalah masa permulaan untuk memperbanyak air susu sampai air susu keluar pertama kali atau persepsi ibu kapan air susunya keluar yang ditandai dengan payudara terasa keras, berat, bengkak sampai air susu atau kolostrum keluar yang berlangsung dalam 72 jam setelah persalinan. Keterlambatan dalam onset laktasi dapat menyebabkan bayi diberikan susu formula akibat nya gagal tasi eklusif. Buah Kurma merupakan buah yang mengandung Galacktogogue yang dapat dijadikan sebagai ASI booster dan mencegah terjadinya keterlambatan onset laktasi.  Tujuan:  dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan onset laktasi pada ibu yang mengonsumsi buah kurma dan tidak mengonsumsi buah kurma di PMB Wilayah Kerja Puskesmas Segalamider Kota Bandar Lampung tahun 2021Metode : Jenis penelitian ini adalah Quasy Eksperiment Design dengan pendekatan Non Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang ada di PMB Wilayah Kerja Puskesmas Segalamider yang usia kehamilanya ≥ 36 minggu sedangkan sampel dari penelitian ini dibagi dua yaitu kelompok kontrol dan kelompok perlakuan. Data yang diambil berupa data primer dan analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dengan mencari nilai rata-rata, median, minimum, maksimum dan analisa bivariat menggunakan uji T-test Independent yang sebelumnya dilakukan uji normalitas dan uji homogenitas.Hasil : dari penelitian ini yaitu, kelompok ibu hamil yang mengonsumsi buah kurma memiliki rata-rata waktu onset laktasi 3,575 jam dan kelompok ibu hamil yang tidak mengonsumsi buah kurma memiliki rata-rata waktu onset laktasi 6,225 jam dan dibuktikan dengan hasil nilai Sig (2-tailed) 0,001 < 0,05 bahwa  ditolak dan  diterima dan terdapat perbedaan waktu rata-rata onset laktasi pada kelompok yang diberikan dan tidak diberikan buah kurma, sehingga ada pengaruh pemberian buah kurma terhadap onset laktasi di PMB Wilayah Kerja Puskesmas Segalamider Kota Bandar Lampung. Kesimpulan terdapat pengaruh pemberian  buah kurma terhadap onset laktasiSaran Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan ibu hamil mengonsumsi buah kurma untuk mencegah terjadinya keterlambatan onset laktasi. Kata Kunci : Kurma, Hamil, ASI, Onset, Laktasi, 
KAJIAN STATUS GIZI, POLA JAJAN DAN KEMAMPUAN DAYA TANGKAP SAAT BELAJAR MASA NEW NORMAL PADA SISWA SD Wahyuni, Islah
MIDWIFERY JOURNAL Vol 1, No 4 (2021): Volume 1 Nomor 4, Desember 2021
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v1i4.5675

Abstract

Background: The nutritional status of students during this pandemic needs to be a concern for schools, in assessing their students' learning abilities. The pandemic that has occurred since the last two years has affected the process of learning life in schools, including in terms of how to realize clean living behavior in schools (PHBS). One of the indicators of PHBS in the school setting is consuming healthy food and efforts to eat healthy snacks, it has become an obligation for the school to facilitate the realization of healthy snack patterns for students. Healthy snacks will affect children's health, children's nutritional intake and nutritional status of school children. The results of initial observations on students of SDN 14 Mandau there are still students who have unhealthy patterns of nutritional intake, like to consume unhealthy snacks on the outskirts of the school, and the students' body stature is thin and the ability to learn is slow and fast.Objective: To determine nutritional status, snack patterns and the ability to capture power while studying at SDN 14 Mandau Mandau Duri Bengkalis Riau school students.Methods: Correlative research with a cross sectional approach using a total sampling technique with a sample of 30 students who have participated in the UKS Training and Establishment. Data was collected using a questionnaire, observing the capture power by giving pretest and posttest questions, physical examination using a checklist.The results  Indicators of the nutritional status of students showed that most of the students had normal height (TB/U) (-3 SD to 2) as many as 23 people (76.7%). Meanwhile, the majority of the nutritional status (BB/U) was good, as many as 27 people (90%). The majority of students' stature (BMI/U) is normal (-2 SD to 1), namely 26 people (86.7%). The indicator of the majority of students' snacks is unhealthy, namely 22 people (73.3%) with the most favorite type of snacks being meatballs / grilled sausages (13 people (43.3%). %)The conclusion is that there are indicators of nutritional status, height, and stature of students as well as snack patterns and the ability to catch students' learning abilities that must be considered by the school and parents at home.Suggestion: This research can be developed for further research, by adding other variables that may have an influence on nutrition on student achievement Keywords: Nutritional Status, Snack Patterns, Capability while studying, Elementary School Students  ABSTRAK Latar belakang:  Status gizi siswa dalam masa pandemi ini perlu menjadi perhatian bagi pihak sekolah, dalam menilai kemampuan belajar siswanya. Pandemi yang terjadi sejak kurang lebih dua tahun terakhir mempengaruhi proses kehidupan pembelajaran disekolah, termasuk dalam hal bagaimana mewujudkan perilaku hidup bersih disekolah (PHBS). Salah satu indikator PHBS di tatatan sekolah  adalah mengkonsumsi makanan sehat dan upaya jajanan sehat, sudah menjadi kewajiban bagi pihak sekolah untuk memfasilitasi terwujudnya pola jajanan yang sehat bagi siswanya. Jajanan sehat akan berpengaruh terhadap kesehatan anak, asupan nutrisi anak serta status gizi anak sekolah. Hasil observasi awal pada siswa SDN 14 mandau masih terdapat siswa yang memiliki pola asupan nutrisi yang kurang sehat, senang mengkonsumsi jajan tidak sehat dipinggiran sekolah, dan adanya perawakan tubuh siswa yang kurus serta daya tangkap belajar yang lambat dan cepat.Tujuan : Mengetahui  Status Gizi, pola jajan dan  kemampuan daya tangkap saat belajar pada siswa sekolah SDN 14 mandau Mandau Duri Bengkalis Riau.Metode: Penelitian corelatif  dengan pendekatan cross sectional menggunakan teknik total sampling dengan sampel 30 responden Siswa yang telah mengikuti Pelatihan dan Pembentukan UKS. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner, pengamatan daya tangkap dengan pemberian soal pretest dan post test, pemeriksaan fisik menggunakan daftar cecklist.Hasil penelitian: Indicator Status gizi siswa didapatkan data bahwa Sebagian besar siswa memiliki tinggi badan (TB/U)  normal  (-3 SD sampai 2) yaitu sebanyak 23 orang (76,7%). Sedangkan status gizi (BB/U) mayoritas baik yaitu sebanyak 27 orang (90%). Perawakan siswa (IMT/U) mayoritas normal (-2 SD sampai dengan 1)  yaitu 26 orang (86,7%). Indikator jajan siswa mayoritas tidak sehat yaitu 22 orang (73,3%)   dengan jenis jajanan yang paling terfavorit adalah bakso / sosis bakar (13 orang (43,3%). Daya tangkap siswa belajar sebagian besar baik  yaitu 19 orang (63,3%)Kesimpulan terdapat Indikator Status gizi, tinggi badan, dan perawakan siswa serta pola jajan dan kemampuan daya tangkap siswa saat belajar yang harus diperhatikan oleh pihak sekolah dan orangtua dirumah.Saran : penelitian ini dapat dikembangkan untuk penelitian selanjutnya, dengan menambahkan variabel lain yang dimungkinkan memiliki pengaruh terhadap gizi terhadap prestasi belajar siswa
PENGARUH AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP INTENSITAS NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF Abnurama, Lu'lu Nabila; Putri, Ratna Dewi; Yantina, Yuli; Amirus, Khoidar
MIDWIFERY JOURNAL Vol 1, No 1 (2021): Volume 1 Nomor 1,Maret 2021
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v1i1.3457

Abstract

Introduction        : Labor pain is inherent physiology and is felt by every mother in labor. Pain management in labor with non-pharmacological methods is Aromatherapy, the aroma of essential lavender can provide comfort and relaxation to the body and mind of the mother, can stimulate the release of endorphin hormones so as to relieve labor pain. This study aims to determine the effect of lavender aromatherapy on the intensity of labor in the first phase of active labor in PMB. Mardiana, S.ST, Kec.Menggala, Kab. Tulang Bawang 2019.Research methods           : This type of research is quantitative, with a research design Quasi Experiment Design using the design of Two Group Pre-Post Test Design. The sampling technique used is Non Probability Sampling with Accidental Sampling techniques. This study uses a minimum sample of experimental research that is as many as 15 respondents per group (15 experimental groups and 15 control groups) to mothers in the first phase of active phase, where data collection uses observation sheets and SOP. Analysis of the data used is the Independent Sample T Test.Results and Conclusions           : From the results of research conducted by the author, it is known that the average value of labor pain intensity in the experimental group (Lavender Aromatherapy) was 5.27 (moderate pain), while in the control group results the average pain intensity was 7.53 (pain severe / severe) and a significance value of 0.000, P value α α (0.05) means that there is an influence of Lavender Aromatherapy on the intensity of labor pain during the active phase. The use of essential oils by inhalation is a fast, simple, and effective way to get the benefits of treatment. This non-pharmacological therapy provides many advantages and does not cause side effects or interference with the mother and fetus so lavender can be used as an alternative for the management of labor pain by midwives to improve service quality. Keywords            : Labor pain, Lavender Aromatherapy. 
Pengaruh Kompres Hangat Dengan Penurunan Keluhan Nyeri Pinggang Ibu Hamil TM III Wulandari, Dianisa Retno; Astriana, Astriana; Yantina, Yuli; Lathifah, Neneng Siti
MIDWIFERY JOURNAL Vol 5, No 1 (2025): Volume 5, Nomor 1 Maret 2025
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v5i1.20043

Abstract

In the adaptation process, it is not uncommon for mothers to experience discomfort even though it is physiological but still needs to be given a prevention and treatment. Some of the discomforts in the second and third trimesters include frequent urination 50%, vaginal discharge 15%, constipation 40%, flatulence 30%, leg swelling 20%, leg cramps 10%, headache 20%, striae gravidarum 50%, hemorrhoids 60%, 60% shortness of breath and 70% back pain (Astuti, 2009; Ni'amah, 2020). The purpose of the study was to know the effect of warm compresses on reducing low back pain complaints of pregnant women TM III in the Tanjung Bintang Health Center Work Area in 2021.This type of research is quantitative, pre-experimental method with a one group pretest – posttest design approach. The population in this study were pregnant women TM III working area of Tanjung Bintang Public Health Center, 52 people, total sampling technique, data analysis using univariate, and bivariate using dependent t-test experiment.The average low back pain of pregnant women TM III before being given warm compresses in the Tanjung Bintang Health Center Work Area in 2021 for 52 respondents, with a mean of 5.60 standard deviations of 1.159 standard errors of 0.161 and a min-max value of 4-8. The average low back pain for pregnant women TM III after being given warm compresses in the Tanjung Bintang Public Health Center in 2021 for 52 respondents, with a mean of 2.75 standard deviations of 1.186 standard errors of 0.164 and a min-max value of 0-6. The results of the statistical test using the dependent test obtained a p-value of 0.000 (0.05<0.05) which means that there is an effect of warm compresses on reducing low back pain complaints of pregnant women TM III in the Tanjung Bintang Health Center Work Area in 2021. in TM III pregnant women who experience low back pain. Keywords : Warm Compress, Back Pain, Pregnant Women  ABSTRAK Dalam proses adaptasi tidak jarang ibu akan mengalami ketidaknyamanan meskipun hal itu adalah fisiologis namun tetap perlu diberikan suatu pencegahan dan perawatan. Beberapa ketidaknyamanan trimester II dan III diantaranya sering buang air kecil 50%, keputihan 15 %, konstipasi 40%, perut kembung 30%, bengkak pada kaki 20%, kram pada kaki 10%, sakit kepala 20%, striae gravidarum 50%, hemoroid 60%, sesak nafas 60% dan sakit pinggang 70% (Astuti, 2009; Ni’amah, 2020). Tujuan penelitian diketahui pengaruh kompres hangat dengan penurunan keluhan nyeri pinggang ibu hamil TM III di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Bintang Tahun 2021.Jenis penelitian kuantitatif,  metode pra eksperimen dengan pendekatan one group pretest – posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil TM III Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Bintang, sebanyak 52 orang, teknik sampling total sampling, analisa data menggunakan univariat, dan bivariat menggunakan uji eksperimen t-tes dependen.Rata-rata nyeri pinggang ibu hamil TM III sebelum diberi kompres hangat di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Bintang Tahun 2021 terhadap 52 responden, dengan mean 5,60 standar deviasi 1,159 standar eror 0,161 dan nilai min-max 4-8. Rata-rata nyeri pinggang ibu hamil TM III sesudah diberi kompres hangat di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Bintang Tahun 2021 terhadap 52 responden, dengan mean 2,75 standar deviasi 1,186 standar eror 0,164 dan nilai min-max 0-6. Hasil uji statistik menggunakan tes-dependen didapat nilai p-value 0.000 (α<0.05) yang artinya terdapat pengaruh kompres hangat dengan penurunan keluhan nyeri pinggang ibu hamil TM III di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Bintang Tahun 2021. Dapat diaplikasikan sebagai pertimbangan secara rasional untuk pendekatan pada ibu hamil TM III yang mengalami nyeri pinggang. Kata Kunci : Kompres Hangat, Nyeri Pinggang, Ibu Hamil  
Faktor Yang Mempengaruhi Rendahnya Cakupan K4 Darmayanti, Ika; Rohmatin, Homsiatur
MIDWIFERY JOURNAL Vol 3, No 4 (2023): Volume 3 Nomor 4 Desember 2023
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v3i4.13055

Abstract

Background: The K4 examination assists in monitoring the health of pregnant mothers regularly during the pregnancy period, ensuring that the health conditions of both the mother and the fetus progress well. One of the primary objectives of the K4 examination is to monitor the growth and development of the fetus. This examination helps ensure that the fetus is developing properly and maintains optimal health. Through the K4 examination, pregnant mothers can receive education, information, and counseling regarding proper pregnancy care, balanced nutrition, labor preparation, as well as postnatal care. This study aims of this study is to determine the factors influencing the low coverage of K4 in the working area of Ajung Primary Health Center. Method This study employed a quantitative research design with a descriptive correlational approach using a cross-sectional method. The population consisted of 35 respondents selected through total sampling technique. The analysis used the Chi-Square test. The research findings showed that the majority of respondents belonged to the multipara category, with 29 respondents (58%). Half of them had an income of 1 million to 2 million, totaling 25 respondents (50%). Most respondents had good knowledge, accounting for 38 respondents (76%). The majority also had good family support, with 34 respondents (68%), and most respondents achieved the target coverage of visits, totaling 39 respondents (78%). The results of the chi-square test analysis indicated a value of α<0.05, namely (0.000), for each independent variable (parity, economy, knowledge, and family support), leading to the conclusion that there is a correlation between the factors influencing the low coverage of K4 in the working area of Ajung Primary Health Center. These implications can serve as a basis for developing interventions involving various sectors, such as economic empowerment, improved accessibility to healthcare services, and increased family involvement in supporting K4. Keywords: family support, K4 coverage, economy, parity and knowleage ABSTRAK Latar belakang Pemeriksaan K4 membantu dalam pemantauan kesehatan ibu hamil secara teratur selama masa kehamilan, memastikan bahwa kondisi kesehatan ibu dan janin berjalan dengan baik. Salah satu tujuan utama pemeriksaan K4 adalah untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan janin. Pemeriksaan ini membantu memastikan bahwa janin berkembang dengan baik dan memiliki kesehatan yang optimal. Melalui pemeriksaan K4, ibu hamil dapat menerima edukasi, informasi, dan konseling tentang perawatan kehamilan yang benar, nutrisi yang seimbang, persiapan persalinan, serta perawatan pasca persalinan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Faktor faktor yang mempengaruhi rendahnya cakupan K4 di wilayah kerja Puskesmas Ajung. Metode Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, desain penelitian digunakan diskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Dengan jumlah populasi sebanyak 35 responden dengan tenik sampling total Sampling. Dan uji analisis yang digunakan menggunakan Chi- Square test. Dari hasil penelitian didapatkan sebagian besar responden memiliki parietas kategori multipara sebanyak 29 responden (58%), Separuh memiliki penghasilan 1juta-2juta sebanyak 25 responden (50%), Sebagian besar memiliki pengetahuan kategori baik sebanyak 38 responden (76%), Sebagian besar memiliki dukungan keluarga kategori baik sebanyak 34 responden (68%), Dan sebagian besar responden d memiliki cakupan kunjungan kategori tercapai sebanyak 39 responden (78%).Hasil uji analisis chi-square tets menunjukkan nilai α<0,05, yaitu ( 0,000) untuk setiap variabel bebas (parietas, ekonimi, pengetahuan dan dukungan keluarga) sehingga dapat disimpulkan ada Hubungan Faktor faktor yang mempengaruhi rendahnya cakupan K4 di wilayah kerja Puskesmas Ajung. Saran Implikasi ini dapat menjadi dasar untuk mengembangkan intervensi yang melibatkan berbagai sektor, seperti pemberdayaan ekonomi, peningkatan aksesibilitas layanan kesehatan, dan peningkatan peran serta keluarga dalam mendukung K4. Kata kunci: dukungan keluarga, cakupan K4, ekonomi, parietas dan pengetahuan,
PENGARUH TERAPI MUSIK KLASIK BEETHOVEN TERHADAP PENATALAKSANAAN CEMAS PADA PERSALINAN DI PMB WILAYAH KERJA PUSKESMAS KIBANG BUDI JAYA TAHUN 2020 Elyonasari, Ni Putu Fina
MIDWIFERY JOURNAL Vol 1, No 3 (2021): Vol 1.No.3 September 2021
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v1i3.3406

Abstract

Rata-rata kecemasan pretes dengan mean 24,33 standar deviasi 2,828, dengan skor kecemasan terendah 19 dan kecemasan tertinggi 29, kecemasan postes dengan mean sebesar 18,94 dan standar deviasi 2,817 dengan skor kecemasan terendah 14 dan kecemasan tertinggi 25. Uji statistic t-test didapat hasil p-value = 0.000<0.05 yang artinya terdapat pengaruh terapi musik klasik beethoven terhadap penatalaksanaan cemas pada persalinan. Saran diharapkan bagi bidan di PMB wilayah kerja puskesmas kibang budi jaya, dapat menerapkan terapi nonfarmakologi yaitu terapi music klasik Beethoven untuk menurunkan tingkat kecemasan ibu pada saat persalinan.
Prenatal Yoga Mempengaruhi Kualitas Tidur Ibu Hamil Aulya, Shaqilla Ikhfa; Yantina, Yuli; Astriana, Astriana
MIDWIFERY JOURNAL Vol 4, No 3 (2024): Volume 4, Nomor 3 September 2024
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v4i3.17507

Abstract

The decrease of sleeping quality on pregnant women may cause an absence of detoxification in the body at nights. Most pregnant women experienced sleeping difficulty and there were only few women, 1.9%, who was not awake at night during their the third trimester. One of therapies to reduce the sleeping difficulty is yoga. This study was to identify the effect of prenatal yoga on sleeping quality of pregnant women at Krakatau Clinic of Kemiling of Bandar Lampung in 2020.  This was a quantitative study with quasi experiment approach. The population comprised the whole pregnant women registered at the clinic. The population was 26 pregnant women. The sampling technique was total population. The samples were divided into two groups. The data collection technique was conducted through questionnaires. The research was conducted in July 2020. The analysis was through univariate and bivariate (T-Test).  The result indicated that the mean of sleeping quality of trimester III pregnant women before the intervention was 9.69 and after the intervention was 5.77. On the other side, the mean of sleeping quality on trimester III pregnant women on the first measurement was 9.54 and 8.08 on the second measurement. There was effect of prenatal yoga on sleeping quality of pregnant women at Krakatau Clinic of Kemiling of Bandar Lampung in 2020 (p value 0.000 < α = 0.05) as indication of sleeping quality improvement 3.923. The women are suggested to do prenatal yoga based on the training session. The midwives are suggested to give information on the yoga technique to gain better sleeping quality. Keywords         : prenatal yoga, sleeping quality, pregnancy ABSTRAKPenurunan kualitas tidur pada wanita hamil, mengakibatkan  tidak terjadinya proses detoksifikasi organ-organ tubuh, terutama pada malam hari. Tujuan Sebagian besar wanita hamil mengalami gangguan tidur dan hanya 1,9% saja wanita yang tidak terbangun pada malam hari selama kehamilan trimester ketiga, slah satu terapi yang dapat dilakuka untuk mengurangi gangguan tidur adalah dengan yoga. Diketahui pengaruh prenatal Yoga terhadap kualitas tidur ibu hamil di Klinik Krakatau Kemiling Bandar Lampung tahun 2020.Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan quasy eksperimen.  populasi seluruh ibu hamil. Jumlah populasi sebanyak 26 ibu, jumlah sampel sebanyak 26, tehnik sampel secara total populasi, dibagi menjadi 2 kelompok. Pengambilan data dengan menggunakan kuesioner. Penelitian telah dilaksanakan bulan Juli tahun 2020. Analisa data secara univariat dan bivariat (uji t).Hasil penelitian diketahui mean kualitas tidur pada ibu TM III sebelum pemberian intervensi dengan skor 9,69 dan sesudah intervensi prenatal yoga dengan skor 5,77.  Diketahui mean kualitas tidur pada ibu TM III sebelum pemberian intervensi 9,54 dengan kualitas tidur minimal 7 dan maximal 13. dan sesudah intervensi prenatal yoga sebesar 8,08 dengan kualitas tidur minimal 6 dan maximal 12.  Ada Pengaruh prenatal Yoga terhadap kualitas tidur ibu hamil di Klinik Krakatau Kemiling Bandar Lampung tahun 2020. (p-value 0,000 < α = 0,05) peningkatan kualitas tidur yang lebih baik yaitu sebesar 3,923. Saran ibu hamil melakukan senam yoga sesuai anjuran dan pembuatan SOP di klinik serta Memberi informasi kepada ibu tentang teknik peningkatan kualitas tidur dengan  senam yoga  Kata Kunci : Prenatal yoga, kualitas tidur, kehamilan
Kualitas Konsumsi Makanan Dengan Kejadian Stunting Ari, Deni; Hanifah, Iis
MIDWIFERY JOURNAL Vol 3, No 3 (2023): Volume 3 Nomor 3 September 2023
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v3i3.12226

Abstract

Background: Stunting is a condition of failure to thrive in children under 5 years of age (toddlers) due to chronic malnutrition and recurrent infections, especially in the first 1000 days of life (HPK), namely from the fetus to the child aged 23 months. The Purpose of this research is to determine the relationship between the quality of food consumption and the incidence of stunting in toddlers aged 6-23 months. Method: This research is a correlation research using a cross sectional approach. The population in this study were mothers and toddlers aged 6-23 months with stunting nutritional status, and a sample of 33 respondents was obtained using simple random sampling. Data collection includes coding, editing and tabulating, then the data is analyzed using SPSS with the chi-square test. To determine the strength and weakness of the relationship, use the Contingency Coefficient Test.Results, it was found that those who consumed poor quality food were 22 toddlers (66.7%). The results of the statistical test obtained Pvalue = 0.027 (probability value (p) <  (0.05) which means that H1 is accepted so it can be concluded that there is a relationship between the quality of food consumption and the incidence of stunting in Glundengan village, Wuluhan sub-district.Conclusion in the contingency coefficient test the value is equal to 0.372 means that the relationship between the quality of food consumption and the incidence of stunting is weak. Suggestion: Mothers who have toddlers with stunted nutritional status are expected to provide quality food intake so that the toddler's nutritional status becomes normal. Keywords: Quality of Food Consumption, Stunting Incidence. ABSTRAK Latar belakang: Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak dibawah usia 5 tahun (balita) akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang terutama pada periode 1000 hari pertama kehidupah (HPK), yaitu dari janin hingga anak berusia 23 bulan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kualitas konsumsi makanan dengan kejadian stunting pada balita usia 6-23 bulan.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian korelasi menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu dan balita usia 6-23 bulan dengan status gizi stunting, dan didapatkaan sampel sebanyak 33 responden yang diambil dengan menggunakan simple random sampling. Pengumpulan data meliputi coding, editing dan tabulating, kemudian data dianalisis menggunakan SPSS dengan chi-square test. Untuk mengetahui kuat lemahnya hubungan menggunakan Uji Koofesiensi kontingensi.Hasil penelitian didapatkan bahwa yang mengkonsumsi makanan yang tidak berkualitas adalah 22 balita (66,7%). Hasil uji statistik didapatkan Pvalue = 0,027 (nilai probabilitas (p)< a (0,05 ) yang artinya H1 diterimaKesimpulan bahwa ada hubungan kualitas konsumsi makanan dengan kejadian stunting di desa glundengan kecamatan wuluhan. Sedangkan pada uji koofesiensi kontingensi dimana nilainya sebesar 0,372 memiliki arti hubungan antara kualitas konsumsi makanan dengan kejadian stunting adalah lemah.Saran: Bagi ibu yang memiliki balita dengan status gizi stunting diharapkan memberikan asupan makanan yang berkualitas agar status gizi balita menjadi normal. Kata Kunci: Kualitas Konsumsi Makanan, Kejadian Stunting. 
Kontrasepsi Suntik 3 Bulan Mempengaruhi Kenaikan Berat Badan Ibu Fenniokha, Nabela Gyandra; Susilawati, Susilawati; Kurniasari, Devi; Evayanti, Yulistiana
MIDWIFERY JOURNAL Vol 2, No 3 (2022): Volume 2 Nomor 3,September 2022
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v2i3.8416

Abstract

Background The contraception that is mostly chosen by acceptors in Indonesia is 61.4% injectable contraception, but injection contraception has an impact that can cause weight gain. acceptors revealed that by using injectable contraception they felt it was more practical in the family planning process. The purpose of the study was to find the effect of 3-month injection contraception on maternal weight gain in Puskesmas Gedong Air Bandar Lampung in 2020. Methods This type of quantitative research, analytical research design with true experiment approach with two group posttest only design with control group design population in this study were all 804 family planning askreceptors, 40 samples divided into 2 groups, simple random sampling technique, this research has conducted in July 2020. data collection using observation sheets. Univariate and bivariate data analysis t-test (t-test). The results showed that the mean increase in body weight for 3 months injection family planning acceptors was 3,7 kg, the mean increase in body weight for 1 month injection family planning acceptors was 1,8 kg. Conclusion There is no effect of 3-month injection contraception on maternal weight gain at the Gedong Air Bandar Lampung Community Health Center in 2020, the statistical test results obtained p-value = 0.016 (pvalue> α = 0.05). Suggestion Health workers are expected to be able to provide counseling for hormonal contraceptive acceptors, especially injections to be able to switch to long-term nonhormonal contraceptives such as IUDs. Key words: body weight, contraception, 3 months injection,Kontrasepsi yang banyak dipilih oleh akseptor di Indonesia adalah kontrasepsi suntik sebanyak 61,4%, namun kontrasepsi suntik memiliki dampak yang dapat menyebabkan penambahan berat badan. akseptor mengungkapkan dengan menggunakan kontrasepsi suntik mereka merasa lebih praktis dalam proses KB. Tujuan penelitian diketahui Pengaruh Kontrasepsi Suntik 3 Bulan Terhadap Kenaikan Berat Badan Ibu Di Puskesmas Gedong Air Bandar Lampung Tahun 2020. Metode : Jenis penelitian kuantitatif, desain penelitian analitik dengan pendekatan true eksperimen dengan rancangan two group postest only With Control group design populasi dalam penelitian ini adalah seluruh askseptor KB sebanyak 804, sampel sebanyak 40 yang dibagi 2 kelompok, tekhnik sampling secara simple random sampling, penelitian ini telah di lakukan bulan Juli 2020. pengumpulan data dengan lembar observasi. Analisa data univariat dan bivariat uji t (t-test). Hasil penelitian Diketahui mean peningkatan berat badan akseptor KB Suntik 3 bulan seberat 3,7 Kg, mean peningkatan berat badan akseptor KB Suntik 1 bulan seberat 1,8 Kg. Kesimpulan Tidak ada Pengaruh Kontrasepsi Suntik 3 Bulan Terhadap Kenaikan Berat Badan Ibu Di Puskesmas Gedong Air Bandar Lampung Tahun 2020, hasil uji statistik didapatkan p-value = 0,016 (p-value > α = 0,05). Saran tenaga kesehatan diharapkan dapat memberikan konseling pada akseptor kontrasepsi hormonal khususnya suntik untuk bisa beralih kekontrasepsi nonhormonal jangka panjang seperti IUD. Kata kunci: berat badan kontrasepsi, suntik 3 bulan
Sanitasi Rumah Balita Penderita Pneumonia Valensia, Rikza; Masra, Ferizal; Barus, Linda; Indarwati, Suami
MIDWIFERY JOURNAL Vol 4, No 1 (2024): Volume 4, Nomor 1 Maret 2024
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v4i1.14683

Abstract

Background: Pneumonia is an acute infection that attacks lung tissue (alveoli) caused by various microorganisms such as viruses, fungi and bacteria. The population susceptible to pneumonia are children aged less than 2 years, elderly aged more than 65 years and people who have health problems (malnutrition, immunological disorders). Risk factors for pneumonia are nutritional status, non-exclusive breastfeeding, vitamin A supplementation, zinc supplementation, low birth weight babies, vaccination, and indoor air pollution, especially cigarette smoke and burnt smoke from the kitchen.Objective: to determine the sanitary conditions of homes for toddlers with pneumonia in the working area of the Puskesmas Rajabasa Indah Bandar Lampung, such as ventilation, humidity, location of the kitchen, type of fuel used and air pollution in the home.Method: The research design used is descriptive research. The population and sample were 64 homes for toddlers with pneumonia in the working area of Puskesmas Rajabasa Indah Bandar Lampung. The research was carried out in April 2022Results: The results of the study showed that the houses of toddlers suffering from pneumonia in the working area of the Puskesmas Rajabasa Indah Bandar Lampung had ventilation that met the requirements of 68.7%, had humidity that met the requirements of 60.9%, the location of the kitchen met the requirements of 45.3%, which used kerosene for cooking is 84.3% and the remainder is still using firewood as much as 15.7%, and indoor air quality that meets the requirements is 84.3%.Conclusion: There are still many toddlers suffering from pneumonia who live in homes where sanitation conditions are still low. And the suggestion is that the Puskesmas Rajabasa Indah Bandar Lampung must provide education to the community about healthy homes so that the risk of disease arising from unhealthy home sanitation can be reduced. Keywords: Pneumonia, Home Sanitation, Toddlers  Latar Belakang: pneumonia adalah infeksi akut yang menyerang jaringan paru-paru (alveoli) yang disebabkan oleh berbagai mikroorganisme seperti virus, jamur dan bakteri. Populasi rentan terserang pneumonia adalah anak-anak usia kurang dari 2 tahun, usia lanjut lebih dari 65 tahun dan orang yang memiliki masalah kesehatan (malnutrisi, gangguan imunologi). Faktor risiko pneumonia adalah status gizi, ASI non eksklusif, suplementasi vitamin A, suplementasi zinc, bayi berat badan lahir rendah, vaksinasi, dan polusi udara dalam rumah terutama asap rokok dan asap bakaran dari dapur.Tujuan: Untuk mengetahui kondisi sanitasi rumah balita pneumonia di wilayah kerja Puskesmas Rajabasa Indah Bandar Lampung seperti ventilasi, kelembaban, letak dapur, jenis bahan bakar di dapur, dan polusi udara dalam rumah.Metode: Penelitian menggunakan rancangan deskriptif. Populasi dan sampel adalah 64 rumah balita pneumonia di wilayah kerja Puskesmas Rajabasa Indah Bandar Lampung. Penelitian dilaksanakan pada bulan April 2022Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa rumah balita pneumonia di wilayah kerja Puskesmas Rajabasa Indah Bandar Lampung memiliki ventilasi memenuhi syarat sebanyak 68,7%, memiliki kelembapan memenuhi syarat 60,9%, letak dapur yang memenuhi syarat 45,3%, yang menggunakan minyak tanah untuk memasak sebesar 84,3% dan sisanya masih menggunakan kayu baakar sebanyak 15,7%, dan kualitas udara dalam rumah yang memenuhi syarat sebesar 84,3%.Kesimpulan: masih banyak balita pneumonia menempati rumah yang memiliki kondisi santiasi yang masih rendah. Dan sarannya adalah Puskesmas Rajabasa Indah harus melakukan penyuluhan ke masyarakat tentang rumah sehat agar dapat dikurangi resiko timbulnya penyakit yang disebabkan oleh kondisi sanitasi rumah yang tidak sehat. Kata Kunci: Pneumonia, Sanitasi Rumah, Balita