cover
Contact Name
Khoirul Umam Addzaky
Contact Email
khoirulumam201806@gmail.com
Phone
+6282177705223
Journal Mail Official
fikr.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kawista No. 15 Jayasakti, Anak Tuha, Lampung Tengah, Lampung, Indonesia 34161
Location
Kab. lampung tengah,
Lampung
INDONESIA
Fikr: Jurnal Pemikiran Studi Islam
ISSN : -     EISSN : 31093795     DOI : https://doi.org/10.62448/fjpsi
The aim and scope of the journal covering all aspects of Islamic thought in Islamic studies and communicates studies, such as contemporary Islamic education, new interpretations of texts, Islamicate cultures, dawah (new) media, urban sufism, new waves of Islamism, and Muslim middle class phenomena.
Articles 6 Documents
Konseptualisasi Nilai-Nilai Moral dalam Perspektif Islam Khoirul Umam Addzaky; Clara Apriyanti
Fikr: Jurnal Pemikiran Studi Islam Vol. 1 No. 1 (2025): Fikr: Jurnal Pemikiran Studi Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Bustanul `'Ulum Lampung Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62448/fjpsi.v1i1.228

Abstract

In the modern era, moral education has become increasingly important as rapid developments in science and technology, coupled with globalization, have brought significant value changes in society. This study examines the Islamic perspective on moral values (akhlaq) and their fundamental role in Islamic education. Using a qualitative library research approach, this study analyzes primary Islamic sources including the Quran and Hadith, along with classical and contemporary Islamic scholarship on moral philosophy. The research explores the ontological, epistemological, and axiological dimensions of moral values in Islam, examining how Islamic moral principles are derived, understood, and applied. The findings reveal that Islamic moral values are grounded in divine revelation, characterized by their absolute, universal, and objective nature. The study demonstrates that moral education in Islam aims to develop insan kamil (perfect human beings) who embody noble character traits while avoiding reprehensible qualities. Classical Islamic philosophers such as Al-Ghazali, Al-Farabi, and Ibn Miskawaih contributed significantly to moral philosophy, emphasizing the connection between morality and human happiness. The research concludes that Islamic moral values serve as a comprehensive guide for human conduct, providing both worldly and spiritual guidance that remains relevant in contemporary contexts.
Tekstualisasi Dan Kontekstualisasi Hadis Larangan Berpergian Bagi Perempuan Tanpa Mahram Riky Supratama; Hilalludin Hilalludin
Fikr: Jurnal Pemikiran Studi Islam Vol. 1 No. 1 (2025): Fikr: Jurnal Pemikiran Studi Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Bustanul `'Ulum Lampung Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62448/fjpsi.v1i1.229

Abstract

This research examines the prohibition on women traveling without a mahram from both textual and contextual perspectives. The study begins by presenting the text of a hadith from Sahih Muslim, which states that a woman is not allowed to travel for three days unless accompanied by a mahram. It then explores the concept of mahram in Islam, including kinship, breastfeeding, and marital relations. In the textual analysis phase, the research reviews the opinions of the four major schools of thought (Hanafi, Maliki, Shafi’i, and Hanbali), which generally require the presence of a mahram for women traveling, especially for pilgrimage (hajj). The study also presents variations among scholars regarding the distance allowed for a woman’s journey and the conditions for safe travel. In the contextualization phase, the research critiques the purely textual approach by considering modern contexts where security measures for women have greatly improved. It finds that the original reason for the prohibition was to protect women’s safety and honor, which was relevant to the historical context. Therefore, modern social and security contexts should be considered in implementing the hadith to make its interpretation more relevant to contemporary women’s needs
Potensi dan Keterbatasan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) dalam Penafsiran Al-Qur’an Surat Al-Baqarah Ayat 188 Farhan Suhada; Anggun Puspita Ningrum
Fikr: Jurnal Pemikiran Studi Islam Vol. 1 No. 1 (2025): Fikr: Jurnal Pemikiran Studi Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Bustanul `'Ulum Lampung Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62448/fjpsi.v1i1.230

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali potensi dan keterbatasan AI dalam studi al-Qur’an khususnya dalam menafsirkan ayat-ayat al-Qur’an. terdapat beberapa hal yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini mengenai bagaimana peran AI dalam menafsirkan tema-tema al-Qur’an dan bagaimana keterbatasan yang dimiliki oleh AI dalam studi al-Qur’an. menggunakan metode eksperimen yaitu dengan menguji kemampuan AI melalui pertanyaan-pertanyaan seputar penafsiran untuk mendapatkan pemahaman maupun perbedaan yang dimiliki oleh AI tersebut, khususnya OpenAI ChatGPT dan MetaAI. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan terdapat persamaan dalam beberapa aspek ketika AI menafsirkan tema aktual dalam al-Qur’an, namun juga memiliki perbedaan yang sangat signifikan khususnya dalam menginterpretasi ayat tersebut dalam kontekstualisasi di era sekarang. Sehingga peran manusia tetap memiliki peran yang penting dan signifikan dalam penggunaan AI tersebut untuk menjadi validitas terhadap sebuah informasi yang disampaikan. Selain itu juga data-data yang disampaikan oleh AI tidak dapat diterima dengan mentah dikarenakan tidak menggunakan sumber ataupun referensi yang valid terutama dalam studi al-Qur’an sendiri.
Analisis Teori Nasikh-Mansukh dalam Studi Ulumul Qur’an Anggi Vidya Ningrum; Heri Waluyo; Ihsan Mustofa; Lilis Haryati
Fikr: Jurnal Pemikiran Studi Islam Vol. 1 No. 1 (2025): Fikr: Jurnal Pemikiran Studi Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Bustanul `'Ulum Lampung Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62448/fjpsi.v1i1.294

Abstract

Artikel ini membahas tentang teori nasikh dan mansukh yang merujuk pada padasuatu hukum syariat yang lebih baru menghapuskan hukum yang lebih lama. Adapun beberapa asumsi dasar terkait teori ini yaitu konteks historis, kepentingan umum (Maqasid Al-Shariah), pengembangan pemikiran, prinsip keadilan, kesepakatan ulama. Menggunakan metode penelitian studi pustaka (library research), artikel ini menyimpulkan bahwa kontroversi mengenai nasikh (yang membatalkan) dan mansukh (yang dibatalkan) dalam al-Qur’an adalah topik yang sering dibahas dalam studi tafsir dan ilmu kalam. Banyak ulama berpendapat bahwa nasikh dan mansukh ada dalam al-Qur'an. Mereka berargumen bahwa beberapa ayat diturunkan dalam konteks tertentu dan kemudian diubah atau dibatalkan oleh ayat lain yang diturunkan setelahnya. Dan ada sebagian ulama berpendapat bahwa tidak ada ayat al-Qur’an yang benar-benar dibatalkan melainkan ada konteks dan penafsiran yang berbeda. Mereka berargumen bahwa perubahan hukum dapat terjadi karena perubahan konteks sosial atau kondisi umat. Terkait dengan adanya polemik dan perbedaan tentang keberadaan nasikh dan mansukh para ulama menyepakati bahwa terdapat rukun dan syarat dalam naskh
Pengaruh Trend Fashion Jilbab Terhadap Religiusitas Remaja Muslim Milenial Miftahur Rohman; Eni Septianingsih; Saryati Purwanigara
Fikr: Jurnal Pemikiran Studi Islam Vol. 1 No. 1 (2025): Fikr: Jurnal Pemikiran Studi Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Bustanul `'Ulum Lampung Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62448/fjpsi.v1i1.295

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan jilbab yang kini bukan hanya menjadi penutup kepala atau penutup aurat saja, namun pada zaman sekarang jilbab menjadi sebuah trend fashion yang banyak diminati masyarakat khususnya kalangan remaja. Sehingga, pandangan tentang jilbab pun seolah bergeser, bukan hanya pakaian penutup aurat tapi juga termasuk dalam kategori pakaian modern. Lihat sekarang busana muslimah kini mampu beradaptasi seiring dengan tuntunan era globalisasi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan melibatkan 30 orang sebagai sampel. Analisi data menggunakan teknik analisis regresi linier sederhana dengan SPSS 16,0 sebagai alat analisis. Hasil penelitian ini menunjukan bahawa variabel tren fashion jilbab berpengaruh positif dan signifikan terhadap religiusitas remaja. Hal ini dapat dilihat dari uji t yang memiliki nilai thitung sebesar 4,856 dengan sig. t sebesar 0,003 (p<0,05), sehingga keputusanya menolak Ho dan menerima Ha, maka trend fashion jilbab berpengaruh signifikan terhadap religiusitas remaja di Desa Tanjungjaya. Adapun nilai koefesien determinasi (R2) sebesar 27% yang berarti kontribusi trend fashion jilbab terhadap religiusitas remaja adalah sebesar 27% sedangkan sisanya 73% dipengaruhi oleh faktor lain diluar penelitian ini.
دور البيئة اللغوية في مهارة الكلام لدى الطلبة الجدد من الصف الأول بمعهد المدينة الحديث كارياتاني لامبونج الشرقية Fadhilah Hanjani Putri; Sulthan Syahril; Erni Zuliana; Asti Fauziah
Fikr: Jurnal Pemikiran Studi Islam Vol. 1 No. 1 (2025): Fikr: Jurnal Pemikiran Studi Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Bustanul `'Ulum Lampung Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62448/fjpsi.v1i1.312

Abstract

The reason for choosing this title is to find out how the Role of Bi'ah Lughowiyyah in improving the ability of Maharah Al-Kalam in New students of class 1 MTS, at the same time this research is expected to provide new insights into the environmental conditions in the Modern Islamic Boarding School of Madinah in implementing the role of Bi'ah Lughowiyah and knowing what are the obstacles and challenges for new students in implementing the mandatory language regulations in the Islamic Boarding School environment. The research method used is a descriptive qualitative approach, with data collection techniques through observation, interviews, and documentation, continued with empirical techniques through data reduction, data presentation and data verification and ending with data validity checking techniques. The involvement of this research is to direct it to an environment that aims for students to play an active role in foreign language activities in communicating with all residents at the Islamic Boarding School in daily activities. The results of this study indicate that the results of its implementation at the Islamic Boarding School, the role of Bi'ah Lughowiyah towards Maharah Al-Kalam in the first grade students of MTS is quite effective. The implementation of Bi'ah Lughowiyah is divided into two weeks using Arabic then the next two weeks using English and so on, so that the implementation of Bi'ah Lughowiyah in the Islamic Boarding School environment becomes more organized. For those who do not use a foreign language in the Islamic Boarding School environment, they will be punished according to their respective criteria. Thus, it can be concluded that Bi'ah Lughowiyah has a very significant role in forming and improving the Maharah Al-Kalam of new students. The implications of this study emphasize that optimization of the language environment in Islamic Boarding Schools must continue to be carried out so that Arabic language learning is more effective and sustainable.

Page 1 of 1 | Total Record : 6