cover
Contact Name
JIM Sendratasik
Contact Email
jimpa90@usk.ac.id
Phone
+6285362345322
Journal Mail Official
taufik@usk.ac.id
Editorial Address
Jl. Tgk Chik Pante Kulu No.1 Kopelma Darussalam, 23111
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
JIM Sendratasik
ISSN : -     EISSN : 26202964     DOI : https://doi.org/10.24815/sendratasik.v10i1.35386
JURNAL ILMIAH MAHASISWA (JIM) SENDRATASIK Jurnal Ilmiah Mahasiswa (JIM) Sendratasik adalah karya tulis ilmiah mahasiswa Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala yang merupakan hasil penelitian skripsi. Jurnal ini berisi tentang kajian di bidang seni, baik seni drama, Tari, musik dan rupa sera pendidikan seni. Artikel ini dibimbing oleh pembimbing satu dan pembimbing dua sehingga menghasilkan artikel yang memenuhi kriteria untuk diterbitkan. Jurnal ini secara spesifik berfokus pada kajian pendidikan seni dan budaya yang mengintegrasikan dan mengembangkan kearifan lokal. Kami mendorong penelitian yang menggali nilai-nilai budaya tradisional, pengetahuan lokal, dan praktik seni adiluhung sebagai sumber inspirasi dan materi pembelajaran.
Articles 278 Documents
PENDOKUMENTASIAN TARI LAWEUT DI SANGGAR SENI SEULAWEUT DENGAN NOTASI LABAN Ashilla, Poetri; Zuriana, Cut; Ismawan, Ismawan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 9, No 4 (2024): NOVEMBBER 2024
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v9i4.33227

Abstract

Penelitian tentang Pendokumentasian Tari Laweut di Sanggar Seni Seulaweut dengan Notasi Laban ini bertujuan untuk mendokumentasikan gerak tari Laweut agar gerak tari tersebut secara detail lebih konsisten saat di gerakkan oleh penari. Penelitian ini menggunakan penelitian jenis kualitatif dengan menggunakan pendekatan koreografi yang bertujuan untuk mengetahui bentuk, teknik, dan isi. Subjek penelitian adalah tari Laweut pada Sanggar Seni Seulaweut sedangkan objek dalam penelitian ini adalah gerak tari Laweut. Data diperoleh dengen teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis yang digunakan adalah dengan mereduksi data terlebih dahulu kemudian menyajikannya dalam bentuk uraian singkat dan akhirnya dilakukan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tari Laweut dalam notasi laban untuk mengetahui arah hadap gerak yang bervariasi mulai dari depan, samping kanan, samping kiri, bawah, atas, belakang dan serong. Level gerak tari Laweut dengan menggunakan level rendah, sedang, dan tinggi. Volume gerak kecil, sedang, dan besar, serta pola perpindahan garis lurus, berbelok dan memutar. Tenaga tari Laweut menggunakan tenaga yang kuat dan lincah, namun ada pula gerak yang mengalun lembut, dan untuk mengetahui Waktu atau tempo yang digunakan dalam tari ini adalah tempo cepat dan lambat, sehingga memberi kesan lincah namun juga terlihat sisi kelembutannya. Bentuk notasi laban dalam tari Laweut tergolong gerak yang kompleks. Tari Laweut di Sanggar Seni Seulaweut memiliki 5 macam ragam gerak dengan masing-masing babak memiliki ketukan atau tempo yang berbeda dengan pengulangan gerak yang berbeda pula. 5 babak gerak pada tari Laweut adalah: Saleum, Saman, Likok, Kisah, dan Lanie.Kata Kunci: Pendokumentasian, Tari, Laweut, Notasi Laban.
NILAI-NILAI YANG TERDAPAT PADA SENI RAPAI DABOH DI DESA GEULANGGANG GAJAH KABUPATEN ABDYA Referinda, Hasnah; Hartati, Tengku; Ramdiana, Ramdiana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 9, No 4 (2024): NOVEMBBER 2024
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v9i4.33226

Abstract

Penelitian ini berjudul Nilai-Nilai yang Terdapat pada Seni Rapai Daboh di Desa Geulanggang Gajah Kabupaten Abdya. Mengangkat masalah apa saja nilai- nilai yang terdapat pada Seni Rapai Daboh di Desa Geulanggang Gajah Kabupaten Abdya. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah nilai-nilai yang terdapat pada Seni Rapai Daboh di Desa Geulanggang Gajah Kabupaten Abdya. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini ialah seniman, ahli seni dan khalifah seni Rapai Daboh di Desa Geulanggang Gajah Kabupaten Abdya. Objek pada penelitian ini adalah nilai-nilai yang terdapat pada seni Rapai Daboh. Pengumpulan data digunakan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Seni Rapai Daboh merupakan seni pertunjukan yang mempertontonkan kesaktian seseorang kebal dari benda tajam dengan diringi irama pukulan rapai. Sedangkan nilai-nilai yang terkandung dalam Seni Rapai Daboh meliputi: nilai religius yang berupa nilai tauhid serta nilai dakwah, terlihat dalam syair-syairnya yang memuji keesaan Allah dan dakwah atau ajakan untuk melakukan perintah serta menjauhi larangan-Nya; nilai tradisi terlihat dari eksistensinya pertunjukan ini yang masih diulang-ulang sesuai perkembangan zaman serta memiliki aturan baku dalam pertunjukan yang masih dipertahankan seperti ritual salam-salam dengan khalifah dan pukulan rapai yang selaras dengan gerak daboh; nilai sosial Seni Rapai Daboh terlihat pada identitas masyarakat Aceh yang ada dalam kesenian ini serta kebersamaan dan gotong royong senimannya; nilai moral yang ada pada Seni Rapai Daboh terlihat dari sikap tawakkal dan rendah hati yang dipegang teguh oleh seniman kesenian ini; nilai estetika pada Seni Rapai Daboh ada pada nilai seninya yang meliputi seni musik pada pukulan rapai, seni tari pada gerakannya, seni sastra pada syairnya dan seni busana pada asesoris adat yang dipakai seniman.Kata Kunci: Rapai Daboh, Seni Pertunjukan, Nilai Religius, Nilai Tradisi, Nilai Sosial, Nilai Moral, Nilai Estetika AB
PERKEMBANGAN MUSIK IRINGAN TARI SEKAPUR SIRIH PADA SANGGAR LENGGANG MUDE COMMUNITY DI KABUPATEN ACEH TAMIANG Ulhusna, Annisa; Selian, Rida Safuan; Astuti, Yuli
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 9, No 4 (2024): NOVEMBBER 2024
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v9i4.33225

Abstract

Penelitian ini berjudul Perkembangan Musik Iringan Tari Sekapur Sirih pada Sanggar Lenggang Mude Community di Aceh Tamiang. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana perkembangan yang terjadi pada musik iringan tari Sekapur Sirih di kabupaten Aceh Tamiang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk perkembangan yang terjadi dalam musik iringan tari Sekapur Sirih pada sanggar Lenggang Mude Community kabupaten Aceh Tamiang. Penelitian menggunakan metode penelitian yang bersifat deskriptif yang bertujuan untuk meneliti pada kondisi objek yang alamiah. Sumber data yang dalam penelitian ini adalah sebagai narasumber antara lain Ibu Syafina Arham, Ibu Rezki Kurnia Putri, Ibu Elisa, S.Pd, M.Pd, dan Bapak Nuriza Auliatami. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah kualitatif yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil yang diperoleh peneliti menunjukkan bahwa Tari Sekapur Sirih adalah salah satu tari tradisional Aceh Tamiang yang umumnya dipentaskan untuk menyambut tamu dan dipersembahkan untuk memuliakan tamu agung yang datang. Tari Sekapur Sirih di Aceh Tamiang merupakan tari tradisi garapan salah satu seniman Tamiang yaitu Syafina Arham pada awal tahun 2000-an. Bertujuan untuk menciptakan kesenian khas dari Aceh Tamiang dalam rangka lahirnya kabupaten Aceh Tamiang sebagai daerah pemekaran dari kabupaten Aceh Timur. Musik iringan tarian Sekapur Sirih menggunakan beberapa alat musik khas Melayu yaitu gendang melayu, akordeon, dan biola. Musik iringan tari Sekapur Sirih dalam sanggar Lenggang Mude Community sudah menggunakan rekaman musik dalam bentuk MP3/CD/VCD yang diaransemen oleh Syafina Arham, dan kemudian tidak mengalami perubahan dalam perkembangannya secara signifikan dari semenjak didirikannya sanggar tersebut sampai sekarang.Kata Kunci: Perkembangan, Musik Iringan, Tari Sekapur Sirih
PENERAPAN MEDIA AUDIO VISUAL PADA PADA MATERI MENYANYIKAN LAGU WAJIB NASIONAL PADA SISWA DIKELAS VII SMPN 2 KLUET SELATAN Dwiana, Annisa; Ismawan, Imawan; Astuti, Yuli
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 9, No 4 (2024): NOVEMBBER 2024
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v9i4.33220

Abstract

Penelitian yang berjudul Penerapan Media Audio Visual Pada Materi Menyanyikan Lagu Wajib Nasional Pada Siswa di Kelas VII SMPN 2 Kluet Selatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada peningkatan pada penerapan media audio visual terhadap kualitas belajar siswa dalam menyanyikan lagu wajib nasional dikelas VII SMPN 2 Kluet Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Populasi dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 22 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah observasi dan tes. Data yang diperoleh sebelum dan sesudah penerapan media audio visual menggunakan analisis data reduksi data deskripsi data penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media audio visual dapat meningkatkan kualitas belajar siswa dalam menyanyikan lagu wajib nasional, hal ini diperoleh dari hasil observasi aktifitas proses pembelajaran dan di peroleh dari hasil observasi, tes berdasarkan nilai pretes dan posttes berjumlah keseluruhan siswa 22 terdapat 4 siswa yang tuntas KKM dan 18 lainnya mendapatkan nilai di bawah KKM maka presentase perolehan nilai pretes sebesar 18,18% dengan perolehan nilai minimum 30, dan maksimum 70, setelah melakukan pembelajaran, diberikan posttes dengan pertanyaan yang sama nilai siswa yang tuntas KKM berjumlah 19 siswa dan tidak tuntas KKM sebanyak 3 siswa, presentase siswa pada nilai posttes 86,36% dengan nilai minimum 60 dan maksimum 90. Dari hasil observasi aktifitas siswa dalam proses pembelajaran pada materi menyanyikan lagu wajib nasional secara unisono dengan menggunakan penerapan media audio visual menunjukkan antusiasme siswa merespon dan memahami materi cukup baik.Kata Kunci : Media Audio Visual, Materi Menyanyikan lagu Wajib Nasional
BENTUK PENULISAN NOTASI LABAN TARI LIKOK PULO PADA SANGGAR SYECH AHMAD BAIDEHOEN DI PULO ACEH Triani, Cut Nadevi Wulan; Supadmi, Tri; Samsuri, Samsuri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 9, No 3 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v9i3.33217

Abstract

Penelitian ini berjudul, Bentuk Penulisan Notasi Laban Tari Likok Pulo Pada Sanggar Syech Ahmad Baidehoen di Pulo Aceh ini mengangkat masalah bagaimana bentuk notasi laban tari Likok Pulo di Desa Rabo, kemukiman Pulo Nasi Kecamatan Pulo Aceh Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gerak tari dalam bentuk penulisan notasi laban tari Likok Pulo pada sanggar Syech Ahmad Baidehoen di Pulo Aceh. Subjek penelitian adalah ketua dan anggota sanggar Syech Ahmad Baidehoen, sedangkan yang menjadi objek penelitian adalah tari Likok Pulo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif interpretatif yaitu menafsirkan segala sesuatu yang ada dibalik data yang ada. Pengumpulan data didasarkan pada observasi partisipan, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu mereduksi data terlebih dahulu selanjutnya menyajikan data tersebut berupa pendeskripsian singkat dan jelas, kemudian melakukan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tari Likok Pulo ini memiliki 25 ragam gerak serempak dan seirama dengan syair yang di nyanyikan oleh syahi dan penari. Kata Kunci : Tari, Likok Pulo, Notasi Laban
PENGEMBANGAN KECERDASAN KINESTETIK SISWA MELALUI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER SENI TARI DI SMP NEGERI 2 BANDA ACEH Rahmanita, Ayu; Supadmi, Tri; Ramdiana, Ramdiana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 9, No 3 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v9i3.33215

Abstract

Penelitian ini berjudul Pengembangan Kecerdasan Kinestetik Siswa Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Seni Tari di SMP Negeri 2 Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganilisis tentang bagaimana pengembangan kecerdasan kinestetik siswa melalui kegiatan esktrakurikuler seni tari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah pembina ekstrakurikuler seni tari, dan siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler seni tari. Objek penelitian ini adalah pengembangan kecerdasan kinestetik siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler seni tari. Teknik pengumpulan data yang diunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun analisis pada penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan kecerdasan kinestetik siswa yang dilakukan melalui kegiatan ekstrakurikuler seni tari dengan indikator wiraga, wirama, dan wirasa. Pengembangan unsur wiraga dapat menguasai gerakan bagian tubuh ketika menari. Pengembangan unsur wirama dapat menyeimbangkan gerak dengan alunan musik. Pengembangan unsur wirasa dapat mengatur ekspresi wajah ketika menari. Dengan persentase belum berkembang 19%, mulai berkembang 50%, berkembang sesuai harapan 25%, dan berkembang sangat baik 6%.Kata Kunci : Pengembangan, Kecerdasan Kinestetik, Ekstrakurikuler Seni Tari
PENGELOLAAN SANGGAR HAKKA KOTA BANDA ACEH TERHADAP PELESTARIAN BARONGSAI PADA GENERASI SELANJUTNYA Amelia, Nurul; Hartati, Tengku; Nurlaili, Nurlaili
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 9, No 3 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v9i3.33214

Abstract

Penelitian ini berjudul Pengelolaan Sanggar Hakka Banda Aceh Terhadap Pelestarian Barongsai pada Generasi Selanjutnya. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah pengelolaan Sanggar Hakka di Kota Banda Aceh jika tidak ada generasi selanjutnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengeloaan sanggar Hakka di Kota Banda Aceh jika tidak ada generasi penerus selanjutnya. Penelitian ini berlangsung di Sanggar Hakka. Subjek penelitian ini adalah pelatih dan pemain Barongsai Sanggar Hakka Aceh objek penelitian ini adalah pengelolaan sanggar Hakka terhadap pelestarian Barongsai pada generasi selanjutnya. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode deskriptif analisis dengan menggunakan data kualitatif. Dengan teknik pengumpulan data melalui Observasi, Wawancara dan Dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian di Sanggar Hakka sejauh ini sudah berjalan dengan baik, hal ini dapat dilihat dari aspek-aspek pengelolaan yang telah berjalan sesuai yang diharapkan dengan adanya, perencanaan ,perorganisasian, dan pengawasan. Hasil yang baik ini dilihat melalui indikasi hasil yang dilihat dari prestasi mereka dapatkan setiap mereka berkompetisi. Namun dalam pengelolaan penggerakan sanggar Hakka mengalami kendala pada pembentukan regenerasi baru, hal ini dikarenakan banyak remaja berketurunan Tionghoa yang menetap di Banda Aceh memutuskan untuk melanjutkan studi sehingga berkurangnya regenerasi di sanggar ini, dikhawatirkan nanti berkurang terhadap pelestarian sanggar ini. Hal ini tidak membuat Harianto selaku pelatih sanggar Hakka patah semangat atas pencapaian kedepannya, dari kendala ini diharapkan dapat meningkatkan promosi dan pemahaman tentang kesenian ini agar semakin diminati khalayak ramai.Kata Kunci : Barongsai, Generasi, Pengeloaan Organiasasi, Pelestarian.
PEMBELAJARAN MUSIK ANSAMBEL DENGAN MENGGUNAKAN MODEL DIRECT INSTRUCTION DI SMP NEGERI 3 BANDA ACEH Nabila, Adek; Hartati, Tengku; Samsuri, Samsuri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 9, No 3 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v9i3.33209

Abstract

Penelitian ini berjudul Pembelajaran Musik Ansambel Dengan Menggunakan Model Direct Instruction Di SMP Negeri 3 Banda Aceh. Penelitian ini mengangkat masalah tentang bagaimana hasil pembelajaran Musik Ansambel dengan menggunakan model Direct Instruction. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Direct Instruction terhadap kemampuan bermain alat musik ansambel. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif, sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak tiga puluh tiga orang siswa. Data diperoleh dengan teknik observasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Teknik keabsahan data meliputi triangulasi sumber, triangulasi metode, dan triangulasi waktu. Teknik analisis menggunakan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan penerapan model pembelajaran Direct Instruction dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa yang awalnya siswa tidak bisa memahami bagaimana memainkan alat musik ansambel pianika, bell, jimbe, dan snare dengan notasi yang tepat dan pola pukulan yang benar. Maka, dari jumlah siswa 25 orang yang mengikuti pengambilan nilai, 20 orang dinyatakan lulus dan 5 orang belum lulus. Kata Kunci : penerapan, model Direct Instruction, musik ansambel
KAJIAN KOREOGRAFI TARI GAH DI SANGGAR PUSAKA NANGGROE KABUPATEN PIDIE Ginting, Anjali Br; Supadmi, Tri; Hartati, Tengku
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 9, No 3 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v9i3.33204

Abstract

Penelitian ini mengangkat masalah bagaimana Koreografi Tari Gah di Sanggar Pusaka Nanggroe Kabupaten Pidie. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan Koreografi Tari Gah di Sanggar Pusaka Nanggroe kabupaten Pidie. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini adalah koreografer, ketua, penari dan pemusik sanggar Pusaka Nanggroe. Objek dalam penelitian ini adalah tari Gah. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tari Gah merupakan tari kreasi baru yang diciptakan oleh Yusri Sulaiman Asyek, SKM,M.Kes., gerak tari Gah merupakan pola-pola ragam gerak dari gerak tradisi aceh seperti Laweut dengan menggunakan properti rebana kecil dan rencong. Awal penciptaan tari Gah, koreografer terlebih dahulu menetukan tema dasar sebelum melakukan proses penggarapan sehingga tercipta hasil karya yang baik. Sebuah karya tari yang diciptakan harus melalui beberapa tahap yang dimulai dari tahap eksplorasi gerak atau pencarian gerak, improvisasi, komposisi dan evaluasi gerak. Iringan musik tari Gah diiringi oleh alat musik tradisional, seperti serune kalee, rapai, geundrang dan juga menggunakan syair sebagai musik pengiring dan penuntun gerak tariannya. Tata busana yang digunakan dalam tari Gah merupakan busana tari tradisional Aceh pada umumnya dengan motif Awan Meucanek Modifikasi (Awan Berarak Modifikasi). Tata rias yang digunakan pada tari Gah adalah tata rias cantik sesuai dengan tema dan dapat menggambarkan karakter ketegasan dan keangguna perempuan Aceh. Kata Kunci : Kajian, Koreografi, Tari Gah
ANALISIS STRUKTUR TARI OTEH RODA DI SANGGAR BERU MENYE KEBET DESA KEBET KECAMATAN BEBESEN KABUPATEN ACEH TENGAH Hikmah, Daniatul; Supadmi, Tri; Hartati, Tengku
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 9, No 3 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v9i3.33200

Abstract

Penelitian ini berjudul Analisis Struktur Tari Oteh Roda di Sanggar Beru Menye Kebet Desa Kebet Kecamatan Bebesen Kabupaten Aceh Tengah. Tari Oteh Roda adalah karya tari hasil kreativitas salah satu seniman tari Aceh Tengah yaitu Bapak Ibrahim Syah pada tahun 1960. Tarian ini di angkat dari kegiatan petani wanita Aceh Tengah yang hendak memanen hasil garapan sawahnya. Ragam gerak Tari ini Memvisualisasikan aktivitas aktivitas proses panen padi mulai dari menjemur, mengayak, mengangkat, menumbuk padi hingga siap disantap sebagai makanan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah koreografer Tari Oteh Roda sedangkan objek dalam penelitian ini adalah Tari Oteh Roda dan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data kualitatif menggunakan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data, Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata hubungan antar elemen gerak Tari Oteh Roda yang memiliki unsur sikap dan unsur gerak, 2 unsur sikap kepala, 2 unsur gerak kepala, 2 unsur sikap badan 5 unsur gerak badan, 5 unsur sikap tangan, 12 unsur gerak tangan, 2 unsur sikap kaki dan 4 unsur gerak kaki, Tata hubungan hirarkis gramatikal tari Oteh Roda memiliki 219 motif gerak, 30 frase gerak, 12 kalimat gerak, dan 6 gugus gerak, Kemudian tata hubungan sintagmatis memiliki tata hubungan dari awal masuk hingga penutup, Yaitu dari gugus 1. Lari, 2. Padi, 3.Tampi, 4. Guel, 5. Panen, 6. Penutup. Tata hubungan paradigmatis terjadi didalam frase ke-3 dengan syair mejemur iwan lao porak sara gerbak mah kujingki da frase ke-5 dengan syair oteh roda lencem bijak olok cacak wemunampi . Kata Kunci : Analisis, Struktur, Tari, Oteh Roda

Page 2 of 28 | Total Record : 278