cover
Contact Name
Hoirul Anam
Contact Email
hoirulanama96@gmail.com
Phone
+6287848003826
Journal Mail Official
hoirulanama96@gmail.com
Editorial Address
Dusun Kara Laok desa: Kara kecamatan Torjun kabupaten Sampang provinsi Jawa Timur
Location
Kab. kulon progo,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Al-Iqtisodiyah : Jurnal Ilmu Ekonomi dan Ekonomi Islam
ISSN : -     EISSN : 3090730     DOI : -
FOCUS Al-Iqtisodiyah: Journal of Islamic Economics and Economics provides scientific articles developed through the publication of articles, original research reports, reviews, and scientific commentaries in Economics SCOPE Al-Iqtisodiyah: Journal of Islamic Economics and Economics includes research papers from researchers, academics, and practitioners. Specifically, papers discussing the following general topics are invited 1. Principles of Islamic Economics 2. Islamic Finance 3. Micro and Macro Sharia Economics 4. Sharia-Based Development Economics 5. Sharia Economic Law 6. Business Ethics from an Islamic Perspective 7. Economics
Articles 28 Documents
Penyelesaian Pembiayaan Murābahah Bermasalah Di Koperasi Syariah At-Thohiry Semar Abdullah
Al-Iqtisodiyah : Jurnal Ilmu Ekonomi dan Ekonomi Islam Vol. 1 No. 2 (2025): Ilmu Ekonomi dan Ekonomi Islam
Publisher : Al-Iqtisodiyah : Jurnal Ilmu Ekonomi dan Ekonomi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karena unsur keamanan dan risikonya lebih rendah dibandingkan akad Mudhārabah dan Musyārakah, akad murābahah sangat banyak dicari oleh lembaga keuangan syariah. Meskipun demikian, tidak ada kendala dalam pembiayaan Murābahah ketika diterapkan, seperti yang ditunjukkan oleh Koperasi Syariah At-Thohiry Semar (KST Semar). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji unsur-unsur yang berkontribusi terhadap pembiayaan Murābahah bermasalah serta bentuk dan pendekatan penyelesaian masalahnya. Koperasi Syariah At-Thohiri Semar (KST Semar) menawarkan pembiayaan murābahah. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif yaitu melakukan teknik wawancara data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penyebab permasalahan dipicu oleh dua faktor, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Sedangkan dalam penyelesaian Murābahah yang bermasalah. Abstract Due to their lower security and risk elements than Mudhārabah and Musyārakah contracts, murābahah contracts are highly sought after by Sharia financial institutions. Nonetheless, there are no issues with Murābahah finance when it is implemented, as demonstrated by the At-Thohiry Semar Sharia Cooperative (KST Semar). The purpose of this study is to examine the elements that contribute to problematic Murābahah financing as well as the form and approach of problem-solving. The At-Thohiri Semar Sharia Cooperative (KST Semar) offers murābahah financing. The method used is a qualitative method, namely conducting data interview techniques through interviews, observation and documentation. The research results show that the factors causing the problem are triggered by two factors, namely internal factors and external factors. Meanwhile, in resolving problematic Murābahah
Kebijakan Pengelolaan Urbanisasi Pemerintah Republik Indonesia dalam Perspektif Maqasid Syariah Jasser Auda Tiara Sari
Al-Iqtisodiyah : Jurnal Ilmu Ekonomi dan Ekonomi Islam Vol. 1 No. 1 (2025): Ilmu Ekonomi dan Ekonomi Islam
Publisher : Al-Iqtisodiyah : Jurnal Ilmu Ekonomi dan Ekonomi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

dihadapi oleh Pemerintah Republik Indonesia, terutama dalam mengelola proses perpindahan penduduk dari desa ke kota yang semakin meningkat. Dalam konteks ini, artikel ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan pengelolaan urbanisasi pemerintah Indonesia dengan perspektif Maqasid Syariah menurut Jasser Auda. Penelitian ini termasuk dalam klaster kualitatif dengan cara pengumpulan data melalui penelitian-penelitian terdahulu yang relevan, analisis data menggunakan kondensasi data, display data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Maqasid Syariah merujuk pada tujuan-tujuan utama syariat Islam yang mencakup perlindungan terhadap agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta. Perspektif ini memberikan landasan untuk menilai apakah kebijakan urbanisasi yang diterapkan tidak hanya efektif dalam konteks pembangunan ekonomi dan sosial, tetapi juga memperhatikan kesejahteraan masyarakat dalam rangka mencapai tujuan-tujuan syariat yang lebih luas. Dengan menggunakan pendekatan analitis terhadap berbagai kebijakan yang ada, artikel ini menemukan bahwa kebijakan urbanisasi yang berfokus pada penyediaan infrastruktur, pemerataan ekonomi, dan perlindungan sosial dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat urban dan sejalan dengan tujuan maqasid untuk melindungi harta dan jiwa. Namun, kebijakan tersebut perlu lebih sensitif terhadap aspek spiritual dan sosial masyarakat, agar dapat lebih memperhatikan keseimbangan antara pembangunan material dan moralitas masyarakat dalam perspektif Islam. Pembahasan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam merumuskan kebijakan pengelolaan urbanisasi yang lebih berkelanjutan dan berpihak pada pencapaian tujuan kesejahteraan umat menurut Maqasid Syariah. AbstractUrbanization management policy is one of the major challenges faced by the Government of the Republic of Indonesia, especially in managing the increasing migration of people from rural areas to cities. In this context, this article aims to analyze the Indonesian government's urbanization management policy from the perspective of Maqasid Syariah according to Jasser Auda. This research falls under the qualitative cluster, with data collection through relevant previous studies, and data analysis using data condensation, data display, and drawing conclusions. The results of this study show that Maqasid Syariah refers to the main objectives of Islamic law, which include the protection of religion, life, intellect, lineage, and property. This perspective provides a foundation to assess whether the urbanization policy implemented is not only effective in terms of economic and social development but also considers the well-being of society in achieving the broader goals of Islamic law. By using an analytical approach to various existing policies, this article finds that urbanization policies focusing on infrastructure provision, economic equality, and social protection can improve the quality of urban life and align with the Maqasid objectives of protecting property and life. However, these policies need to be more sensitive to the spiritual and social aspects of society, so they can better balance material development and societal morality from an Islamic perspective. This discussion is expected to contribute to formulating more sustainable urbanization management policies that are aligned with achieving the welfare goals of the ummah according to Maqasid Syariah.
Analisis Pengelolaan Dana Simpanan Mudharabah (Simubah) Pada Bmt Babussalam Jombang Moh Badrus Sholeh; Rahma Sandhi Prahara
Al-Iqtisodiyah : Jurnal Ilmu Ekonomi dan Ekonomi Islam Vol. 1 No. 1 (2025): Ilmu Ekonomi dan Ekonomi Islam
Publisher : Al-Iqtisodiyah : Jurnal Ilmu Ekonomi dan Ekonomi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan perkembangan ekonomi masyarakat, permintaan pembiayaan yang diajukan masyarakat semakin meningkat. Hal tersebut bisa dilihat dari survey permintaan dan penawaran pembiayaan perbankan, diketahui pada April 2022 kebutuhan pembiayaan korporasi  dengan Saldo Bersih Tertimbang (SBT) sebesar 29,0%, hal tersebut lebih tinggi dibandingkan pada Maret 2022 yang hanya dengan SBT sebesar 15,6%.  BMT Babussalam merupakan salah satu lembaga keuangan mikro syariah yang bergerak di bidang  penghimpunan dan penyaluran dan kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan dana simpanan mudharabah di BMT Babussalam dan kendala yang dihadapi serta solusi yang digunakan. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, lokasi penelitian ini di BMT Babussalam. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah triangulasi sumber data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam pengelolaan dana simpanan mudharabah BMT Babussalam telah menerapkan lima fungsi manajemen keuangan yakni, fungsi planning  mengatur uang kas, menghitung laba rugi, dan merencanakan arus kas, fungsi budgeting mentukan jumlah dana pembiayaan dan investasi, fungsi controlling mengecek neraca harian dan  rapat evaluasi setiap triwulan, fungsi auditing melakukan pemeriksaan laporan keuangan dan mendatangkan audit dari luar, fungsi reporting membuat laporan keuangan dan diinformasikan kepada pengurus, pengelola, dan anggota. Kendala yang dihadapi adalah kredit bermasalah. Salah satu solusi yang digunakan adalah melakukan restrukturisasi. AbstractAlong time with economic development of  community, the demand for financing submitted by the community is increasing. This can be seen from the survey of demand and supply of bank financing, it is known that in April 2022 was necessary need to corporate financing with a WNB of 29.0%, this was higher than in March 2022 which was only with a WNB of 15.6%. BMT Babussalam is the one of sharia microfinance institutions engaged in collecting and distributing toward community. This study aims to find out how the management of mudharabah savings funds in BMT Babussalam and what are the obstacles faced and how solutions are used. This type of research is qualitative with a case study approach, the location of this research is in BMT Babussalam. The are used to techniques of collection data observation, interviews, and documentation. The teqniques of analyzing data is used triangulation of data sources. The results of this thesis that show’s in managing mudharabah savings funds, BMT Babussalam has implemented five financial management functions, such us, the planning function of managing cash, calculating profit and loss, and planning cash flow, the function of budgeting determines the amount of finance and investment funds, the controlling function checks the daily balance sheet and evaluation meetings every quarter, the auditing function checks financial statements and brings in external audits, The reporting function are make financial statements and is informed to management, managers, and members. The hindrence is faced non-performing credit. One of the solutions is used to restructure.
DAMPAK KEBIJAKAN MONETER TERHADAP INFLASI Alfira Kelda; Lutfi Ananda Widya Syari; Naila Dava Eliza; Suci Hayati
Al-Iqtisodiyah : Jurnal Ilmu Ekonomi dan Ekonomi Islam Vol. 1 No. 1 (2025): Ilmu Ekonomi dan Ekonomi Islam
Publisher : Al-Iqtisodiyah : Jurnal Ilmu Ekonomi dan Ekonomi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebijakan moneter memiliki peran penting dalam mengendalikan inflasi dan menjaga keseimbangan ekonomi melalui suku bunga, pasokan uang, dan operasi pasar terbuka. Studi ini melihat bagaimana kebijakan moneter mempengaruhi inflasi dan seberpa efektif kebijakan tersebut. Hailnya menunjukan bahwa kebijakan moneter yang ketat menekan inflasi dengan mengurangi permintaan, sementara kebijakan ekspansif mendorong pertumbuhan tetapi berisiko meningkatkan inflais. Efisiensi kebijakan dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti harga komoditan dan nilai tukar. Koordinasi kebijakan moneter dan kebijakan fiskal dalam stabilitas ekonomi yang berkelanjutan adalah hal yang diperlukan.Oleh karena itu, koordinasi kebijakan moneter dan fiskal diperlukan untuk stabilitas ekonomi yang berkelanjutan.Metodologi penelitian ini bersifat kualitatif, dan mencakup analisis literatur yang meneliti berbagai sumber data, termasuk publikasi pemerintah dan jurnal ilmiah. AbstractMonetary policy has an important role in controlling inflation and maintaining economic balance through interest rates, money supply, and open market operations. This study looks at how monetary policy affect inflation and how effective it as. The results show that tight monetary policy suppresses inflation by reducing demand, while expansionary policy promotes growth but risks increasing inflation. The efficiency of the policy is impacted by external factors such as commodity prices and the exchange rate . Thus, the coordination of monetary policy and fiscal policy in sustainable economic stability is necessary. Therefore, monetary and fiscal policy coordination is necessary for sustainable economic stability. This study’s methodology is qualitative, and it includes a literature analysis that examines a range of data sources, including government publications and scholary journals. 
Analisis Pengaruh Inflasi Dan Nilai Tukar Terhadap Permintaan Uang di Indonesia Putri Eka Marsilal; Wulan Purnama Sari; Dela Khusnul Hotimah; Suci Hayati
Al-Iqtisodiyah : Jurnal Ilmu Ekonomi dan Ekonomi Islam Vol. 1 No. 1 (2025): Ilmu Ekonomi dan Ekonomi Islam
Publisher : Al-Iqtisodiyah : Jurnal Ilmu Ekonomi dan Ekonomi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh inflasi dan nilai tukar terhadap permintaan uang di Indonesia dengan menggunakan metode kualitatif. Data diperoleh dari wawancara dengan pakar ekonomi, analisis kebijakan moneter, serta studi literatur dari sumber resmi seperti Bank Indonesia dan Badan Pusat Statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inflasi yang tinggi cenderung menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap nilai uang, sehingga mendorong mereka untuk beralih ke bentuk aset yang lebih stabil. Sementara itu, perubahan nilai tukar berdampak pada tingkat transaksi dan likuiditas dalam perekonomian. Temuan ini memberikan wawasan bagi pembuat kebijakan dalam merancang strategi stabilisasi ekonomi yang lebih adaptif dan responsif terhadap kondisi makroekonomi.   Abstract This study analyzes the effect of inflation and exchange rates on the demand for money in Indonesia using qualitative methods. Data were obtained from interviews with economic experts, monetary policy analysis, and literature studies from official sources such as Bank Indonesia and the Central Bureau of Statistics. The results of the study indicate that high inflation tends to reduce public confidence in the value of money, thus encouraging them to switch to more stable forms of assets. Meanwhile, changes in exchange rates have an impact on the level of transactions and liquidity in the economy. These findings provide insight for policy makers in designing economic stabilization strategies that are more adaptive and responsive to macroeconomic conditions.  
Pengaruh E-Commerce Terhadap Kebiasaan Menabung Mahasiswa Febi Iain Metro Dewi Ajeng; Nindya Amelda; Putri Eem; Andi Satrio; Nata Johan; Suraya Murcitaningrum
Al-Iqtisodiyah : Jurnal Ilmu Ekonomi dan Ekonomi Islam Vol. 1 No. 3 (2025): Ilmu Ekonomi dan Ekonomi Islam
Publisher : Al-Iqtisodiyah : Jurnal Ilmu Ekonomi dan Ekonomi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The advancement of information technology has become the main driver of the emergence of e-commerce as a new alternative in more efficient and practical buying and selling transaction activities. This study aims to analyze the impact of the existence of e-commerce on the savings behavior of students at the Faculty of Islamic Economics and Business (FEBI) IAIN Metro. Using qualitative descriptive methods and a phenomenological approach, data were collected through in-depth interviews with students from various study programs. The research findings show that although e-commerce offers easy access and various forms of promotion that can encourage consumptive behavior, most students are still able to maintain savings habits through mature and disciplined financial planning. Factors such as the social environment, social media, and promotional features on e-commerce platforms do have an effect on increasing consumption, but awareness of financial literacy and the application of Islamic values ​​such as amanah and fathonah play an important role as controllers in financial decision making. Thus, this study concludes that e-commerce does not directly interfere with savings habits, as long as individuals have the ability to control themselves and effective financial planning. Keywords: e-commerce, Saving, consumptive, impulsive.   Abstrak Kemajuan informasi teknologi telah menjadi pendorong utama munculnya e-commerce sebagai alternatif baru dalam aktivitas transaksi jual beli yang lebih efisien dan praktis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak keberadaan e-commerce terhadap kebiasaan menabung mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Metro. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dan pendekatan fenomenologis, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan mahasiswa dari berbagai program studi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun e-commerce menawarkan kemudahan akses serta berbagai bentuk promosi yang dapat mendorong perilaku konsumtif, sebagian besar mahasiswa tetap mampu mempertahankan kebiasaan menabung melalui perencanaan keuangan yang matang dan disiplin. Faktor-faktor seperti lingkungan sosial, media sosial, dan fitur promosi dalam platform e-commerce memang berpengaruh terhadap peningkatan konsumsi, namun kesadaran akan literasi keuangan dan penerapan nilai-nilai Islam seperti amanah dan fathonah berperan penting sebagai pengontrol dalam pengambilan keputusan finansial. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa e-commerce tidak secara langsung mengganggu kebiasaan menabung, selama individu memiliki kemampuan mengendalikan diri dan perencanaan keuangan yang efektif.
Studi Literatur Pemikiran Ekonomi Islam Al-Ghazali: Relevansinya Terhadap Dinamika Ekonomi Global Saat Ini Divia Inge Salsabila; Prames Wary Tri Wulandari; Khairida Nur Rahmah; Alifian Aiman
Al-Iqtisodiyah : Jurnal Ilmu Ekonomi dan Ekonomi Islam Vol. 1 No. 3 (2025): Ilmu Ekonomi dan Ekonomi Islam
Publisher : Al-Iqtisodiyah : Jurnal Ilmu Ekonomi dan Ekonomi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This study examines the relevance of Imam Al-Ghazali’s economic thought in addressing modern economic challenges through a descriptive qualitative approach and literature review. By analyzing 30 scholarly publications from the SINTA database, this research highlights Al-Ghazali’s comprehensive contribution to Islamic economics, encompassing spiritual, ethical, and social dimensions. Core concepts such as maslahah (social welfare), distributive justice, the strategic role of the state, and business ethics serve as foundational pillars in constructing an economic system that is grounded not only in legality but also in divine values. The findings reveal that Al-Ghazali’s Sufi approach effectively harmonizes sharia and inner spiritual truths (haqiqah) within economic practice, framing economic activity as a form of worship and social responsibility rather than mere profit-seeking. The relevance of his ideas is reflected in contemporary instruments such as zakat, sukuk, and the just management of public finance. This study underscores the importance of internalizing spiritual values in the formulation of Islamic economic policies to achieve both barakah (divine blessing) and social sustainability.  Abstrak Penelitian ini mengkaji relevansi pemikiran ekonomi Imam Al-Ghazali dalam menghadapi tantangan ekonomi modern melalui pendekatan kualitatif deskriptif dan kajian pustaka. Dengan mengkaji 30 publikasi ilmiah dari basis data SINTA, penelitian ini menyoroti kontribusi Al-Ghazali terhadap ekonomi Islam secara menyeluruh, meliputi aspek spiritual, etika, dan sosial. Konsep maslahah (kesejahteraan sosial), keadilan distributif, peran strategis negara, dan etika bisnis menjadi fondasi utama dalam membangun sistem ekonomi yang tidak hanya berlandaskan pada legalitas, tetapi juga pada nilai-nilai ketuhanan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pendekatan sufi Al-Ghazali mampu menyelaraskan syariah dan hakikat dalam praktik ekonomi, menjadikan aktivitas ekonomi sebagai bentuk ibadah sekaligus tanggung jawab sosial, bukan sekadar alat untuk meraih keuntungan. Relevansi gagasannya tercermin dalam instrumen kontemporer seperti zakat, sukuk, dan pengelolaan keuangan publik yang berkeadilan. Penelitian ini menekankan pentingnya internalisasi nilai-nilai spiritual dalam formulasi kebijakan ekonomi Islam guna mewujudkan keberkahan dan keberlanjutan sosial.
Analisis Pengaruh Kebijakan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Terhadap Kemiskinan Di Kalimantan Barat Ditinjau Dalam Perfektif Ekonomi Islam Ain Rahmi; Nurul Khaffifah
Al-Iqtisodiyah : Jurnal Ilmu Ekonomi dan Ekonomi Islam Vol. 1 No. 3 (2025): Ilmu Ekonomi dan Ekonomi Islam
Publisher : Al-Iqtisodiyah : Jurnal Ilmu Ekonomi dan Ekonomi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the impact of the Direct Cash Assistance (BLT) policy on poverty in West Kalimantan, particularly from the perspective of Islamic economics. West Kalimantan is one of the regions that receives the BLT program as a government effort to ease the economic burden on the community, with 3,350 households registered to receive assistance in Pontianak. According to BPS data, in 2021, West Kalimantan recorded the second-highest percentage of poor people in Kalimantan Island and had the highest percentage of poor children in 2016. The study found that although the BLT program had a positive impact on poverty reduction, the relationship between household consumption and poverty levels was not significant. The analysis results show that while there is a tendency for a unidirectional relationship, its strength is relatively weak and cannot be used as a strong basis for conclusions. From the Islamic economic perspective, the BLT program is expected to encourage the community to be more responsible in managing the assistance funds to meet basic needs, in line with the principles of social justice and economic empowerment of the ummah. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kebijakan Bantuan Langsung Tunai (BLT) terhadap kemiskinan di Kalimantan Barat, khususnya dari perspektif ekonomi Islam. Kalimantan Barat merupakan salah satu daerah penerima program BLT sebagai upaya pemerintah untuk meringankan beban ekonomi masyarakat, dengan jumlah 3.350 rumah tangga terdaftar sebagai penerima bantuan di Pontianak. Menurut data BPS, pada tahun 2021, Kalimantan Barat mencatat persentase penduduk miskin tertinggi kedua di Pulau Kalimantan dan memiliki persentase anak miskin tertinggi pada tahun 2016. Penelitian ini menemukan bahwa meskipun program BLT berdampak positif terhadap penanggulangan kemiskinan, namun hubungan antara konsumsi rumah tangga dan tingkat kemiskinan tidak signifikan. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun terdapat kecenderungan hubungan yang searah, namun kekuatannya relatif lemah dan tidak dapat dijadikan dasar yang kuat untuk mengambil kesimpulan. Dari perspektif ekonomi Islam, program BLT diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih bertanggung jawab dalam mengelola dana bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar, sejalan dengan prinsip keadilan sosial dan pemberdayaan ekonomi umat. 
Penyelesaian Sengketa Jual Beli Barang Bermasalah Melalui Arbitrase: Studi Kasus Motor Rusak Pasca Cod Nur Ihksan; Ahmad Jais; Tiara Sari
Al-Iqtisodiyah : Jurnal Ilmu Ekonomi dan Ekonomi Islam Vol. 1 No. 3 (2025): Ilmu Ekonomi dan Ekonomi Islam
Publisher : Al-Iqtisodiyah : Jurnal Ilmu Ekonomi dan Ekonomi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Cash on Delivery (COD) transaction system has become increasingly common in the sale and purchase of goods, including used motor vehicles. Although practical, this system poses legal risks, especially when the item received is damaged or does not match the promised condition. This article examines disputes in used motorcycle sales after COD transactions, and explores the possibility of resolving them through arbitration as a form of Alternative Dispute Resolution (ADR). This study employs a normative juridical method, analyzing relevant legislation and legal literature. The findings show that arbitration is difficult to apply in informal transactions due to the absence of a written agreement. However, a voluntary arbitration mechanism can be pursued if both parties agree after the dispute arises. This article also highlights the importance of legal protection for consumers and the need for legal literacy in informal, trust-based transactions. Abstrak Sistem transaksi Cash on Delivery (COD) semakin umum digunakan dalam jual beli barang, termasuk kendaraan bermotor bekas. Meskipun praktis, sistem ini memiliki risiko hukum, terutama jika barang yang diterima ternyata rusak dan tidak sesuai dengan yang dijanjikan. Artikel ini membahas sengketa jual beli motor rusak pasca transaksi COD, serta mengkaji kemungkinan penyelesaiannya melalui arbitrase sebagai bentuk Alternatif Penyelesaian Sengketa (ADR). Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan analisis terhadap peraturan perundang-undangan dan literatur hukum. Hasil kajian menunjukkan bahwa arbitrase sulit diterapkan dalam transaksi informal karena tidak adanya perjanjian tertulis. Namun, mekanisme arbitrase sukarela (voluntary arbitration) dapat dilakukan apabila kedua belah pihak menyepakatinya pasca sengketa. Artikel ini juga menyoroti pentingnya perlindungan hukum bagi konsumen serta perlunya edukasi hukum dalam transaksi informal berbasis kepercayaan.
Analisis Spasial Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah dengan Pendekatan OLS dan GWR Naili Aulia Dewi; Tenry Kusuma Astuti; Salsabila Ayubita Pandega; Destifa Prastiti Kusuma; Rian Ahmadul Huda; Ahmad Adzkiya Abimanyu Daryono
Al-Iqtisodiyah : Jurnal Ilmu Ekonomi dan Ekonomi Islam Vol. 1 No. 3 (2025): Ilmu Ekonomi dan Ekonomi Islam
Publisher : Al-Iqtisodiyah : Jurnal Ilmu Ekonomi dan Ekonomi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the factors influencing poverty levels in Central Java Province using two analytical approaches: Ordinary Least Squares (OLS) and Geographically Weighted Regression (GWR). The OLS approach is used to examine global influences, while the GWR approach captures local variations in influence across regions. The three main variables examined in this study are the Gender Inequality Index (GIG), the Gini Index as an indicator of income inequality, and the Regency/City Minimum Wage (UMK). The analysis results indicate that both income inequality and gender inequality significantly influence poverty levels. However, the degree of influence of each variable varies across regions, as indicated by the GWR analysis. High income inequality and wide gender gaps contribute to high poverty rates, particularly in regions with low UMKs. Therefore, this study recommends inclusive and region-based policies. Some suggested policies include increasing gender equality through women's empowerment, strengthening regulations and implementing UMK policies to suit local needs, and developing social programs based on regional socio-economic conditions. With these steps, it is hoped that social and economic inequality can be reduced, so that the poverty rate in Central Java Province can be reduced significantly and sustainably. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah dengan menggunakan dua pendekatan analisis, yaitu Ordinary Least Squares (OLS) dan Geographically Weighted Regression (GWR). Pendekatan OLS digunakan untuk melihat pengaruh secara global, sementara GWR digunakan untuk menangkap variasi pengaruh antar wilayah secara lokal. Tiga variabel utama yang dikaji dalam penelitian ini adalah Indeks Ketimpangan Gender (IKG), Indeks Gini sebagai indikator ketimpangan pendapatan, serta Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK). Hasil analisis menunjukkan bahwa baik ketimpangan pendapatan maupun ketimpangan gender memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tingkat kemiskinan. Namun, tingkat pengaruh masing-masing variabel berbeda di setiap daerah, yang ditunjukkan dengan hasil analisis GWR. Ketimpangan pendapatan yang tinggi dan kesenjangan gender yang lebar berkontribusi terhadap tingginya angka kemiskinan, terutama di wilayah dengan UMK yang rendah. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan kebijakan yang bersifat inklusif dan berbasis wilayah. Beberapa kebijakan yang disarankan antara lain peningkatan kesetaraan gender melalui pemberdayaan perempuan, penguatan regulasi dan pelaksanaan kebijakan UMK agar sesuai dengan kebutuhan lokal, serta pengembangan program sosial yang berbasis pada kondisi sosial-ekonomi wilayah. Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan ketimpangan sosial dan ekonomi dapat ditekan, sehingga angka kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah dapat berkurang secara signifikan dan berkelanjutan.

Page 2 of 3 | Total Record : 28