cover
Contact Name
MOHAMMAD SAWIR
Contact Email
moh.sawir26@gmail.com
Phone
+6285255939696
Journal Mail Official
journalspublik@gmail.com
Editorial Address
Jln. Kampus Umada, Kel. Tambun, Kec. Baolan, Kabupaten Tolitoli 94511, Sulawesi Tengah, Indonesia.
Location
Kab. toli toli,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Sektor Publik
ISSN : 30480035     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.56630/jsp.v1i1
Jurnal Sektor Publik (JSP) bertujuan untuk mempublikasikan penelitian kritis dan mutakhir yang diambil dari semua bidang studi politik serta pemerintahan, bertujuan untuk mempromosikan pengetahuan ilmiah, teoritis, pragmatis dan kontemporer, terbarukan dimana memberikan kontribusi konseptual dan metodologis yang jelas terhadap literatur nasional sampai dengan internasional yang ada. Artikel yang diterbitkan di Jurnal Sektor Publiktelah ditinjau sejawat dua kali oleh reviewer nasional. Keputusan diterima atau tidaknya suatu artikel ilmiah di jurnal ini akan diambil oleh dewan redaksi berdasarkan rekomendasi rekan-rekan. Jurnal Sektor Publik, dengan nomor registrasi ISSN 3048-0035 (online), adalah jurnal akses terbuka yang diterbitkan dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Madako Tolitoli.
Arjuna Subject : -
Articles 53 Documents
Strategi Pemerintah Desa Dalam Pelestarian Hutan Mangrove Di Desa Sandana Kecamatan Galang Kabupaten Tolitoli Wahdini D’Ain; Andi Nur’ Aini; Abdul Wahid Safar
Jurnal Sektor Publik Vol 2 No 1 (2025): Edisi Juni 2025
Publisher : FISIP Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jsp.v2i1.1027

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemerintah desa dalam pelestarian hutan mangrove di Dusun Nelayan Desa Sandana. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan lima informan yang ditentukan secara purposive. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, dan triangulasi. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peluang berupa dukungan kebijakan dan kolaborasi LSM, namun juga dihadapkan pada tantangan rendahnya kepedulian masyarakat dan lemahnya pengawasan. Strategi yang dijalankan mencakup penetapan tujuan konservasi jangka panjang, pelaksanaan reboisasi, serta edukasi kepada warga, namun masih ditemukan ketidakterlibatan masyarakat secara optimal dalam implementasi maupun evaluasi. Diperlukan penguatan koordinasi dan sistem pelaporan untuk efektivitas strategi pelestarian ke depan.
IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH NOMOR 4 TAHUN 2008 TENTANG LARANGAN PEREDARAN DAN PENJUALAN MINUMAN BERALKOHOL (STUDI KASUS DESA SIBALUTON KABUPATEN TOLITOLI) Andika, Andika; Masrin Gafar; Muhammad Iqbal
Jurnal Sektor Publik Vol 2 No 2 (2025): Edisi Desember 2025 (In Progress)
Publisher : FISIP Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jsp.v2i2.1047

Abstract

Memaknai dan mendeskripsikan implementasi Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2008 tentang larangan peredaran dan penjualan minuman beralkohol merupakan tujuan penelitian ini dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Dalam penelitian ini terdapat 6 informan yang dipilih melalui teknik purposive. Teori yang digunakan implementasi kebijakan model Edwars III. Analisa implementasi Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2008 di Desa Sibaluton Kecamatan Basidondo Kabupaten Tolitoli menggunakan 4 indikator yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan; 1) lemahnya transmisi pesan dan kurangnya kejelasan informasi yang disampaikan oleh para pembuat kebijakan serta kurangya sosisalisasi yang dilakukan mengakibatkan komunikasi antara pemerintah desa dengan masyakat tidak berjalan optimal. 2) sumber daya manusia atau implementor masih rendah dan tidak didukung oleh alokasi anggaran yang memadai. 3) sikap pemerintah desa sebagai pelaksana kebijakan belum menunjukkan komitmen dalam mengimplementasikan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2008. 4) tidak adanya kejelasan pembagian tugas dan wewenang di tingkat desa, serta tidak adanya prosedur tetap (SOP) yang dijadikan acuan dalam pelaksanaan.
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR DI DESA LAKATAN KECAMATAN GALANG KABUPATEN TOLITOLI Nurafni Yulianti; Daniati Hi. Arsyad; Muhammad Iqbal
Jurnal Sektor Publik Vol 2 No 2 (2025): Edisi Desember 2025 (In Progress)
Publisher : FISIP Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jsp.v2i2.1077

Abstract

Partisipasi masyarakat dalam pembangunan infrastruktur di Desa Lakatan masih belum sepenuhnya optimal, terutama dalam pengambilan keputusan dan evaluasi. Meskipun masyarakat terlibat dalam pelaksanaan dan penggunaan fasilitas, hambatan seperti komunikasi yang kurang efektif dan keterbatasan sumber daya menyebabkan partisipasi mereka belum maksimal. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat secara lebih menyeluruh agar pembangunan dapat berjalan secara efektif, efisien, dan berkelanjutan. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur  di Desa Lakatan Kecamatan Galang Kabupaten Tolitoli. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, teknik  pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data melalui mengumpulkan data yang dibutuhkan secara sistematis, reduksi data yaitu merangkum data yag telah dikumpulkan, penyajian data yaitu menyusun sekumpulan data agar dapat dipahami dan mudah dianalisis, serta yang terakhir penarikan kesimpulan yaitu sebuah kesimpulan dari susunan data yang sudah dianalisis. Hasil penelitian peneliti menunjukkan bahwa dari 4 indikator teori (Wahyuningsi, 2019) dimana ada 2 indikator yang telah berjalan optimal yaitu partisipasi dalam pelaksanaan dan partisipasi dalam pengambilan pemanfaatan, sementara 2 indikator lainnya belum berjalan dengan baik yaitu partisipasi dalam pengambilan keputusan dan partisipasi dalam evaluasi, oleh karena itu secara umum partisipasi masyarakat dalam pembangunan infrastruktur di Desa Lakatan belum terlaksana dengan efektif dan efesien.
Peran Pemerintah Desa Dalam Penataan Lingkungan Pemukiman Desa Kinopasan Kecamatan Galang Kabupaten Tolitoli Hasliani, Hasliani; Abd Kahar; Eka De Pantmonsela Liow
Jurnal Sektor Publik Vol 2 No 2 (2025): Edisi Desember 2025 (In Progress)
Publisher : FISIP Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jsp.v2i2.1083

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih dalam bagaimana peran yang dijalankan oleh pemerintah desa dalam upaya penataan lingkungan pemukiman, khususnya penataan jalan menuju kantong produksi perkebunan masyarakat, serta faktor apa saja pendukung dan penghambat dalam penataan jalan di Desa Kinopasan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti yaitu observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi. Informan dalam penelitian ini berjumlah 7 orang yang dipilih melalui teknik purposive, yang terdiri dari Kepala Desa, Sekretaris, Kepala Dusun, Ketua BPD, Serta tiga orang masyarakat lokal. Informan kunci dalam penelitian ini adalah Kepala Desa Kinopasan. Proses analisis data yang digunakan melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan 6 indikator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi instruktif sudah terpenuhi karena kepala desa menjalankan peran kepemimpinan dengan baik, memberi arahan bijak dalam penataan lingkungan permukiman demi kepentingan masyarakat. Fungsi konsulatif sudah optimal karena pemerintah desa mampu mendorong partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan, khususnya yang terkait penataan jalan di Desa Kinopasan. Fungsi pelayanan masyarakat juga sudah cukup baik karena pelayanan pemerintah desa dinilai cukup baik, namun masih terkendala anggaran dalam penataan fisik, terutama perbaikan jalan. Fungsi pengembangan masyarakat sudah terpenuhi karena pemerintah desa selalu melibatkan masyarakat secara gotong royong dalam pembangunan dan menjadikan mereka sebagai penilai kebutuhan desa. Partisipasi pikiran masyarakat sudah terpenuhi karena mereka dilibatkan dalam memberi gagasan pada saat perencanaan pembangunan desa. Partisipasi tenaga kerja masyarakat di Desa Kinopasan sudah cukup baik melalui gotong royong, namun belum maksimal karena keterbatasan waktu yang diakibatkan oleh kesibukan pekerjaan masing-masing.
EFEKTIFITAS USULAN PROGRAM DESA MULYASARI PADA MUSRENBANG KECAMATANTAN LAMPASIO KABUPATEN TOLITOLI Rina Lestari; Muhammad Iqbal; Nursifa
Jurnal Sektor Publik Vol 2 No 2 (2025): Edisi Desember 2025 (In Progress)
Publisher : FISIP Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jsp.v2i2.1101

Abstract

Musrenbang tingkat kecamatan merupakan salah satu agenda tahunan yang menjadi wadah bagi desa untuk menyampaikan usulan program, termasuk usulan pembangunan infrastruktur desa seperti jalan, kantor desa, balai desa dan lain sebagainya. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pelaksanaan musrenbang pada tingkat kecamatan dalam rangka realisasi usulan program Desa Mulyasari. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi. Ada 8 informan yang dipilih melalui teknik purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas musrenbang di tingkat kecamatan dalan merealisasikan usulan Desa Mulyasari belum berjalan efektif karena usulan program Desa Mulyasari belum menjadi usulan prioritas di tingkat kecamatan. Pada indikator pencapaian tujuan menunjukkan bahwa efektivitas pelaksanaan musrenbang Kecamatan Lampasio belum mencapai hasil yang diharapkan. Hal ini terlihat dari ketidaksesuaian antara target yang ditetapkan pada usulan program Desa Mulyasari dengan harapan pemerintah desa dan masyarakat lokal. Indikator integrasi, pemerintah kecamatan telah mengambil keputusan terkait usulan program, namun pemerintah Desa Mulyasari belum melakukan sosialisasi kembali kepada masyarakat mengenai hasil Musrenbang tingkat kecamatan. Selain itu, pemerintah kecamatan kurang memberikan informasi yang memadai tentang pelaksanaan Musrenbang desa, sehingga pemerintah desa terhambat mempersiapkan usulan-usulan lainnya yang sangat mendesak di tingkat desa. Indikator adaptasi, pemerintah Desa Mulyasari belum menyampaikan hasil musrenbang kepada masyarakat. Kondisi ini menyebabkan kerap kali masyarakat merasa kebingungan dan sering mempertanyakan status atau hasil usulan program yang dibahas pada tingkat kecamatan.
PERAN DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DALAM MENURUNKAN ANGKA PUTUS SEKOLAH DI RW 12 (SALU) KELURAHAN NALU KECAMATAN BAOLAN KABUPATEN TOLITOLI Moh Fadel; Abd Kahar; Andi Nur’ Aini
Jurnal Sektor Publik Vol 2 No 2 (2025): Edisi Desember 2025 (In Progress)
Publisher : FISIP Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jsp.v2i2.1329

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dalam menurunkan angka putus sekolah di Salu Kelurahan Nalu RW 12 Kecamatan Baolan Kabupaten Tolitoli. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi. Dengan teknik analisis melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan teori peran dengan 3 indikator yaitu peraturan, pelaksanaan dan perilaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator peraturan belum terpenuhi secara optimal. Hambatan utamanya meliputi distribusi bantuan pendidikan yang belum merata, sosialisasi program wajib belajar 12 tahun yang terbatas, serta rendahnya akses informasi bantuan atau beasiswa seperti BOS dan PIP sehingga masih banyak anak putus sekolah di Salu khususnya dari keluarga kurang mampu. Indikator pelaksanaan juga belum optimal, sosialisasi akan pentingnya pendidikan belum sepenuhnya menjangkau seluruh masyarakat, sehingga masih diperlukan strategi yang lebih efektif untuk menekan angka putus sekolah. Indikator perilaku juga belum terpenuhi secara maksimal. Sementara responsivitas, akuntabilitas dan efektivitas program masih perlu ditingkatkan melalui perencanaan, koordinasi dan evaluasi yang lebih tepat sasaran.
Penerapan Prinsip-Prinsip Good Governance di Kantor Sekretariat Kabupaten Tolitoli Moh Maruf Bantilan; Rahmawati
Jurnal Sektor Publik Vol 1 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : FISIP Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jsp.v1i1.1361

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi prinsip-prinsip good governance di Kantor Sekretariat Kabupaten Tolitoli dengan menggunakan metodologi deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui observasi sistematis, wawancara terstruktur, dan analisis dokumentasi menyeluruh. Temuan menunjukkan bahwa penerapan prinsip-prinsip good governance tetap kurang optimal, terutama mengenai dimensi disiplin, akuntabilitas karyawan, dan keterlibatan dalam proses pembuatan kebijakan. Selain itu, hambatan dalam pengelolaan data kemiskinan menghambat upaya pemerataan kesejahteraan. Studi ini mengadvokasi peningkatan pelatihan karyawan, memperkuat keterlibatan demokrasi, dan kemajuan dalam sistem data kemiskinan untuk memfasilitasi tata kelola yang lebih efektif dan akuntabel.
Tantangan dan Optimalisasi Pengelolaan Dana BUMDes Mokopido Tahun 2021 di Desa Pangkung Abd Kahar; Sarnawia
Jurnal Sektor Publik Vol 1 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : FISIP Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jsp.v1i1.1362

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengelolaan dana Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mokopido di Desa Pangkung, Kabupaten Tolitoli, yang tidak beroperasi pada tahun 2021. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumen. Analisis data dilakukan menggunakan kerangka teori pengelolaan keuangan dari Ahmad Yani yang mencakup tiga aspek: perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan dana BUMDes belum optimal. Aspek perencanaan dinilai sudah cukup baik, di mana program usaha budidaya bawang merah telah dirancang sesuai dengan potensi desa. Namun, proses ini gagal pada tahap penganggaran, karena Pemerintah Desa tidak mengalokasikan anggaran untuk BUMDes pada tahun 2021 akibat realokasi dana untuk penanganan Bencana Darurat dan Mendesak Desa (COVID-19). Akibatnya, aspek pelaksanaan juga tidak tercapai karena tidak ada dana yang dapat dicairkan, sehingga BUMDes Mokopido tidak beroperasi sama sekali. Penelitian ini merekomendasikan perlunya komitmen pemerintah desa untuk memastikan alokasi anggaran dan implementasi program BUMDes guna menggerakkan perekonomian desa.
Perilaku Aparatur Desa Dalam Memberikan Pelayanan Publik Di Kantor Desa Ogolali Kabupaten Tolitoli Nursam, Nursam; Nasmita
Jurnal Sektor Publik Vol 1 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : FISIP Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jsp.v1i1.1363

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan secara mendalam perilaku aparatur Desa Ogolali, Kecamatan Dampal Utara, Kabupaten Tolitoli, dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengumpulkan data primer dan sekunder melalui teknik observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan kerangka teori perilaku birokrasi dari Miftah Thoha (2005), yang difokuskan pada tiga indikator kunci: kepedulian, kedisiplinan, dan tanggung jawab kerja. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa perilaku aparatur Desa Ogolali belum menunjukkan kinerja yang optimal. Secara spesifik, ditemukan manifestasi perilaku yang belum selaras dengan indikator yang ditetapkan: rendahnya tingkat kedisiplinan tercermin dari inkonsistensi jam kerja; minimnya kepedulian terlihat dari respons yang kurang proaktif terhadap kebutuhan masyarakat; dan kurangnya tanggung jawab kerja teridentifikasi dari adanya penundaan penyelesaian tugas. Kesimpulannya, ketiga aspek perilaku tersebut secara kolektif berkontribusi pada belum tercapainya kualitas pelayanan publik yang diharapkan, yang mengindikasikan perlunya pembinaan dan peningkatan kapasitas aparatur desa secara berkelanjutan.
Evaluasi Program Penyediaan Air Bersih Di Desa Gio Kecamatan Tolitoli Utara Kabupaten Tolitoli Abdul Wahid Safar; Patmawati
Jurnal Sektor Publik Vol 1 No 2 (2024): Edisi Desember 2024
Publisher : FISIP Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jsp.v1i2.1364

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi Program Penyediaan Air Bersih di Desa Gio, Kecamatan Tolitoli Utara, Kabupaten Tolitoli. Menggunakan metodologi deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Temuan menunjukkan bahwa program penyediaan air bersih belum optimal, terutama karena kendala fasilitas (Pipa, lem, kran air) dan kurangnya pengelolaan program yang efektif. Selain itu, tidak adanya keseriusan dan upaya pemerintah dalam menyediakan serta memelihara fasilitas air bersih mengakibatkan ketersediaan air bersih bagi masyarakat Desa Gio masih terbatas dan belum sepenuhnya terpenuhi. Evaluasi berdasarkan dimensi masukan, proses, hasil, dan dampak menunjukkan bahwa keempat indikator tersebut belum tercapai.