cover
Contact Name
Syarif Maulidin
Contact Email
syarifmaulidi135@gmail.com
Phone
+62857813181261
Journal Mail Official
jurnal.almahabbah@stitbustanululum.ac.id
Editorial Address
Al-Mahabbah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Bustanul 'Ulum Lampung Tengah Jl. Kawista No. 15 Jayasakti Anak Tuha Lampung Tengah Lampung, Indonesia, 34161
Location
Kab. lampung tengah,
Lampung
INDONESIA
Al-Mahabbah : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
ISSN : 31094627     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.62448/ajmpi.v1i2
Core Subject : Science,
AJMPI (Al-Mahabbah Jurnal Manajemen Pendidikan Islam) focuses on the publication of scientific research result related to : Islamic Education Management Islamic Education Leadership Islamic School Management School Supervision and Education management covering textual investigation and field investigation with the perspective of education, philosophy, history, theology, sociology, anthroplogy, political science related to Islamic Education Management
Articles 19 Documents
MANAJEMEN PENDIDIKAN LITERASI MADRASAH HIDAYATUL MUBTADIIN LIRBOYO TINGKAT ALIYAH Harish, Abdullah
Al-Mahabbah : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 1 No. 3 (2025): Al-Mahabbah : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : STIT Bustanul 'Ulum Lampung Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62448/ajmpi.v1i3.361

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengelolaan pendidikan literasi di Madrasah Hidayatul Mubtadiin Lirboyo tingkat Aliyah serta implikasinya terhadap peningkatan literasi siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan fenomenologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pengelolaan pendidikan literasi di madrasah ini telah dilaksanakan secara efektif melalui perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, serta pengawasan dan evaluasi. Pendekatan tersebut memastikan program literasi berjalan sesuai rencana, terkoordinasi dengan baik, konsisten, serta dievaluasi untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa pada berbagai aspek. (2) Pengelolaan pendidikan literasi di madrasah ini berdampak signifikan terhadap peningkatan literasi siswa, khususnya literasi dasar, literasi media, dan literasi budaya. Program literasi berhasil meningkatkan kemampuan membaca, menulis, berbicara, serta berpikir analitis siswa. Literasi media berkembang melalui pelatihan jurnalistik serta penyediaan mading dan surat kabar, sementara literasi budaya meningkat melalui kewajiban memahami makna Pegon dalam teks keagamaan. Dengan demikian, Madrasah Hidayatul Mubtadiin Lirboyo tingkat Aliyah tidak hanya mencapai tujuan pendidikan literasi, tetapi juga berkontribusi dalam membentuk siswa yang kompeten dan kompetitif di era informasi.
PERAN KOMITE SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SDN 02 NEGARA AJI TUA KAB. LAMPUNG TENGAH Pramana, Ardi; Miftahul Munir
Al-Mahabbah : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 1 No. 3 (2025): Al-Mahabbah : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : STIT Bustanul 'Ulum Lampung Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62448/ajmpi.v1i3.362

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran komite sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan dasar melalui keterlibatan masyarakat, khususnya dalam mendukung program Pendidikan Agama Islam (PAI) dan pembentukan karakter religius siswa. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi peran komite sekolah dalam menjembatani kepentingan masyarakat dengan kebutuhan sekolah serta mengevaluasi kontribusinya terhadap peningkatan kualitas pembelajaran dan tata kelola pendidikan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research) yang memfokuskan pada analisis regulasi, teori manajemen pendidikan, serta hasil penelitian terdahulu yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komite sekolah memiliki peran strategis sebagai pemberi pertimbangan, pendukung, pengontrol, dan mediator dalam penyelenggaraan pendidikan. Keterlibatan komite tidak hanya terbatas pada pengawasan dan dukungan finansial, tetapi juga mencakup penguatan program keagamaan, peningkatan partisipasi masyarakat, serta pengawasan transparansi penggunaan dana pendidikan. Kesimpulannya, keberadaan komite sekolah berkontribusi signifikan dalam menciptakan tata kelola pendidikan yang lebih partisipatif, akuntabel, dan berorientasi pada mutu, terutama dalam pembinaan nilai religius siswa. Penelitian ini membuka prospek pengembangan model kemitraan sekolah-masyarakat yang lebih adaptif terhadap tantangan globalisasi dan perkembangan era digital, sekaligus menjadi rujukan praktis bagi sekolah dasar dalam memperkuat sinergi dengan masyarakat.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN KESISWAAN DALAM MENINGKATKAN PRESTASI AKADEMIK DAN NON AKADEMIK PESERTA DIDIK DI MAN 1 MOROWALI Aisyah, Siti; Qamar, Syamsul; Kasmawati
Al-Mahabbah : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 1 No. 3 (2025): Al-Mahabbah : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : STIT Bustanul 'Ulum Lampung Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62448/ajmpi.v1i3.363

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk memahami peran manajemen kesiswaan dalam meningkatkan prestasi akademik maupun non-akademik peserta didik, mengingat masih terdapat kesenjangan antara potensi siswa dengan pencapaian yang diharapkan dalam konteks pendidikan madrasah. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan strategi manajemen kesiswaan yang diterapkan di MAN 1 Morowali serta menganalisis kontribusinya terhadap pencapaian prestasi siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui wawancara mendalam dengan kepala madrasah, wakil kepala bagian kesiswaan, wali kelas, dan siswa, didukung studi pustaka dari jurnal-jurnal mutakhir tentang manajemen pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kesiswaan di MAN 1 Morowali meliputi perencanaan program akademik dan non-akademik, pelaksanaan kegiatan intra dan ekstrakurikuler, serta evaluasi secara berkala. Strategi ini terbukti berkontribusi positif terhadap peningkatan prestasi siswa, baik melalui pencapaian akademik di kelas maupun prestasi non-akademik di tingkat lokal dan nasional. Kesimpulannya, penerapan manajemen kesiswaan yang sistematis, kolaboratif, dan berbasis evaluasi berkelanjutan mampu mengoptimalkan potensi peserta didik dan mendukung pembentukan karakter serta prestasi mereka, sekaligus memberikan prospek pengembangan strategi serupa pada madrasah atau lembaga pendidikan Islam lainnya di masa depan.
MANAJEMEN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM MEMBANGUN MODERASI BERAGAMA PESERTA DIDIK DI MTS. MUHAMMADIYAH MALINO Nuraeni; Suban, Alwan; Suhardiman
Al-Mahabbah : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 1 No. 3 (2025): Al-Mahabbah : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : STIT Bustanul 'Ulum Lampung Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62448/ajmpi.v1i3.365

Abstract

Penelitian ini membahas manajemen pendidikan karakter dalam membangun moderasi beragama peserta didik di MTs. Muhammadiyah Malino, meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan tantangan dalam implementasinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Sumber data terdiri dari Kepala Madrasah, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, guru wali kelas, pembina ekstrakurikuler, dan peserta didik. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta diolah melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi teknik dan teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pendidikan karakter berbasis moderasi beragama dilakukan melalui rapat koordinasi dengan orangtua dan pelatihan moderasi bagi guru. Pelaksanaan dilakukan melalui kegiatan ekstrakurikuler seperti IPM, Hizbul Wathan, Tapak Suci, serta integrasi nilai karakter dalam pembelajaran Al-Islam Kemuhammadiyahan, Akidah Akhlak, dan Al-Qur’an Hadis. Tantangan utama meliputi pengaruh negatif teknologi dan media sosial yang dapat menimbulkan paham intoleran, serta pemahaman keagamaan yang belum sepenuhnya moderat di kalangan peserta didik dan lingkungan sekitar. Implikasi penelitian menekankan pentingnya sinergi antara sekolah, guru, dan lingkungan untuk menciptakan pendidikan yang mendukung penguatan moderasi beragama. Diperlukan manajemen pendidikan yang lebih komprehensif dan sistematis agar pendidikan karakter dan moderasi beragama dapat tertanam dengan baik pada peserta didik maupun guru.
PERAN KEPEMIMPINAN PROFETIK DALAM PENGEMBANGAN MUTU LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM DI MA BUSTANUL ULUM JAYASAKTI Jazuli, Syukron; Rohman, Miftahur
Al-Mahabbah : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 1 No. 3 (2025): Al-Mahabbah : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : STIT Bustanul 'Ulum Lampung Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62448/ajmpi.v1i3.367

Abstract

Kepemimpinan profetik menjadi salah satu pendekatan penting dalam menjawab tantangan mutu pendidikan Islam di era global yang sarat dengan kompleksitas. Model kepemimpinan ini menekankan integrasi nilai-nilai profetik Nabi Muhammad SAW, yaitu ṣidq, amānah, tablīgh, dan fatānah, sehingga relevan untuk membangun budaya mutu yang seimbang antara dimensi akademik, spiritual, dan sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran kepemimpinan profetik dalam pengembangan mutu lembaga pendidikan Islam dengan fokus pada relevansi, implementasi, serta tantangan yang dihadapi. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi pustaka, data diperoleh dari literatur relevan berupa buku, artikel jurnal, dan penelitian mutakhir sepuluh tahun terakhir, yang dianalisis melalui tahapan pengumpulan, reduksi, dan analisis data deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan profetik mampu membangun kepercayaan melalui kejujuran dan amanah, mendorong komunikasi efektif lewat tablīgh, serta memastikan kebijakan visioner melalui fatānah. Temuan ini juga menegaskan bahwa kepemimpinan profetik memiliki implikasi praktis dalam meningkatkan motivasi guru, loyalitas siswa, serta citra lembaga pendidikan Islam di masyarakat, di samping memperkuat tata kelola yang transparan dan berdaya saing. Kesimpulannya, kepemimpinan profetik bukan hanya kerangka konseptual normatif, tetapi juga strategi manajerial yang aplikatif untuk mengembangkan mutu pendidikan Islam secara berkelanjutan, sehingga dapat dijadikan acuan bagi lembaga pendidikan dalam menghadapi tuntutan zaman tanpa kehilangan identitas spiritualnya.
MODEL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM BERBASIS EKOTEOLOGI: UPAYA MEMBANGUN KESADARAN LINGKUNGAN DAN SPIRITUALITAS PENDIDIKAN Marwaji, Deden; Khoirunnisa, Reva Herdiyanti; Meila, Devi
Al-Mahabbah : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 1 No. 4 (2025): Al-Mahabbah : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : STIT Bustanul 'Ulum Lampung Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62448/ajmpi.v1i4.458

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi model manajemen pendidikan Islam berbasis nilai-nilai eko-teologis di MTs Sunanul Huda Natar, Lampung. Penelitian ini diposisikan dalam konteks yang lebih luas, yaitu mengintegrasikan kesadaran spiritual dan ekologis ke dalam kerangka manajemen pendidikan, yang semakin relevan dalam mengatasi krisis lingkungan dan moral kontemporer. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bagaimana prinsip-prinsip eko-teologis yang bersumber dari ajaran Islam—seperti tauhid (keesaan Tuhan) dan khalifah fil ardh (pengelolaan manusia di bumi)—dapat diinternalisasikan dalam manajemen lembaga pendidikan Islam. Menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan model analisis interaktif Miles dan Huberman, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk mengeksplorasi praktik-praktik manajerial dan dampaknya terhadap perilaku ekologis siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model manajemen eko-teologis menumbuhkan budaya sekolah yang sadar lingkungan, memperkuat karakter spiritual-ekologis siswa, dan meningkatkan kolaborasi antara guru, administrator, dan masyarakat setempat. Studi ini menyimpulkan bahwa mengintegrasikan nilai-nilai eko-teologis ke dalam manajemen pendidikan Islam tidak hanya memperkaya perkembangan spiritual, tetapi juga mendorong praktik pendidikan berkelanjutan yang selaras dengan pandangan dunia Islam. Penelitian selanjutnya didorong untuk mengembangkan kerangka kebijakan dan instrumen penilaian yang lebih luas guna mengevaluasi efektivitas model pendidikan eko-teologis dalam berbagai konteks pendidikan Islam.
Analisis Manajemen Strategik Dalam Peningkatan Mutu Pendidikan Haliza, Mizan Fitri; Anjelina; Hawari, Diding; Pratama, Linardo
Al-Mahabbah : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 1 No. 4 (2025): Al-Mahabbah : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : STIT Bustanul 'Ulum Lampung Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62448/ajmpi.v1i4.473

Abstract

Mutu pendidikan merupakan aspek fundamental dalam pengembangan sumber daya manusia dan daya saing lembaga pendidikan. Peningkatan mutu pendidikan menuntut adanya sistem pengelolaan yang terarah, terencana, dan berkelanjutan, salah satunya melalui penerapan manajemen strategik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan manajemen strategik dalam peningkatan mutu pendidikan serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat keberhasilannya pada lembaga pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui penelusuran artikel jurnal nasional, skripsi, dan dokumen ilmiah yang relevan dengan topik manajemen strategik dan peningkatan mutu pendidikan pada database Google Scholar dan repositori perguruan tinggi. Analisis data dilakukan melalui tahapan identifikasi, seleksi sumber, dan analisis isi dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara induktif. Hasil kajian menunjukkan bahwa manajemen strategik berperan penting dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui perencanaan strategik yang berbasis analisis lingkungan, implementasi strategi yang berfokus pada penguatan kompetensi guru dan kualitas pembelajaran, serta evaluasi dan monitoring berkelanjutan. Keterlibatan stakeholder dan kepemimpinan yang efektif menjadi faktor pendukung utama, sementara keterbatasan sumber daya dan resistensi terhadap perubahan menjadi tantangan dalam implementasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen strategik merupakan pendekatan yang efektif dan relevan dalam meningkatkan mutu pendidikan secara sistematis dan berkelanjutan.
Analisis Peran Digital Leadership Kepala Sekolah Terhadap Kinerja dan Keterampilan Guru Di Indonesia Pada Era Digitalisasi: Sebuah Tinjauan Literatur Huwaidah, Nabila; Nono Hery Yoenanto; Fitri Andriani
Al-Mahabbah : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 1 No. 4 (2025): Al-Mahabbah : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : STIT Bustanul 'Ulum Lampung Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62448/ajmpi.v1i4.497

Abstract

Transformasi digital dalam pendidikan menuntut adanya kepemimpinan adaptif yang mampu mengarahkan sekolah menuju integrasi teknologi secara optimal. Kepala sekolah sebagai pemimpin digital berperan strategis dalam membangun budaya pembelajaran berbasis teknologi, mendukung pengembangan profesional guru, serta memastikan ekosistem pendidikan yang inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah pengaruh kepemimpinan digital kepala sekolah terhadap kualitas kinerja guru di Indonesia melalui pendekatan scooping review. Artikel-artikel nasional yang relevan dan sesuai dengan kriteria inklusi dianalisis secara sistematis untuk memetakan keterkaitan antara gaya kepemimpinan digital dengan kinerja guru. Hasil sintesis literatur menunjukkan bahwa kepemimpinan digital berdampak positif terhadap peningkatan integrasi teknologi dalam pembelajaran, penguatan kolaborasi antar guru, serta peningkatan kompetensi profesional. Kepala sekolah yang visioner, mendukung budaya belajar digital, dan menyediakan pelatihan berkelanjutan terbukti mampu mendorong guru untuk lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi pendidikan. Namun, tantangan berupa keterbatasan infrastruktur, kesenjangan literasi digital, serta konsistensi implementasi kebijakan masih menjadi hambatan dalam optimalisasi kepemimpinan digital. Penelitian ini menegaskan urgensi kepemimpinan digital sebagai faktor kunci dalam mewujudkan kinerja guru yang berkualitas di era digital.
Analisis Manajemen Mutu Pendidikan Dalam Meningkatkan Kualitas Pesantren Syaikh Daud Al-Masrur Muara Bungo Haliza, Mizan Fitri; Rahman, Ka; Handoko, Yudo
Al-Mahabbah : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 1 No. 4 (2025): Al-Mahabbah : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : STIT Bustanul 'Ulum Lampung Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62448/ajmpi.v1i4.535

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan manajemen mutu pendidikan dalam meningkatkan kualitas Pesantren Syaikh Daud Al-Masrur Muara Bungo serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan melibatkan pimpinan pesantren, kepala sekolah MTs, guru, staf administrasi, santri, wali santri, serta masyarakat sekitar. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen mutu pendidikan diterapkan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut yang dilaksanakan secara berkesinambungan. Penerapan manajemen mutu tersebut berdampak positif terhadap peningkatan kualitas proses dan sistem penyelenggaraan pendidikan yang tercermin dari meningkatnya kedisiplinan, kemandirian, akhlak, serta kemampuan keagamaan dan sosial santri. Faktor pendukung meliputi kepemimpinan pesantren yang kuat, komitmen guru, serta dukungan wali santri dan masyarakat, sedangkan faktor penghambat utama berupa keterbatasan sarana dan prasarana. Meskipun menghadapi berbagai kendala lembaga mampu mengelolanya secara fleksibel melalui perbaikan bertahap sehingga proses peningkatan mutu pendidikan tetap berjalan optimal

Page 2 of 2 | Total Record : 19