cover
Contact Name
I Kadek Merta Wijaya
Contact Email
amritavijaya@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalundagi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Undagi : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa
Published by Universitas Warmadewa
ISSN : 23380454     EISSN : 25812211     DOI : -
Core Subject : Social, Engineering,
Undagi: Jurnal Ilmiah Arsitektur Universitas Warmadewa. Undagi: Jurnal Ilmiah Arsitektur Universitas Warmadewa, received the manuscript with a focus on research results and literature reviews in the field of architecture with the scope of the study, namely: (1) Architectural Conservation: building conservation and cultural landscape; (2) Anthropology Architecture: vernacular architecture, dwelling architecture, traditional architecture; (3) Building Science: tectonic in traditional architecture and the system of a building; (4) Urban Planning: space and place in architecture.
Arjuna Subject : -
Articles 238 Documents
Perencanaan Dan Perancangan Wisata Industri Ulat Sutra Di Kec. Abiansemal, Badung, Bali I Komang Edy Suparlan; I Kadek Merta Wijaya; I Ketut Sugihantara
Undagi : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa Vol. 9 No. 2 (2021): UNDAGI : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peminat kain sutra di bali yang meningkat 30% peningkatan nilai produksi kain sutra di kecamatan abiansemal memiliki 1 budidaya ulat sutra yang bertempat di desa sibangkaja namun belum mempunyai fasilitas yang lengkap untuk menunjang produksi akan benang sutra dan kain sutra sedangkan di kecamatan abinsemal ini mempunyai masyarakat yang bermata pencaharian sebagai penjahit kain tenun tetapi belum memiliki produsen lokal benang sutra agar dapat memenuhi kebutuhan untuk mendukung meningkatnya akan kain sutra maka perlu adanya sebuah wadah yang tidak hanya sebagai tempat pembuatan kain tetapi juga dapat digunakan sebagai tempat wisata auat berekreasi untuk meningkatkan akan kain di kabupaten badung dengan ini dapat di usulkan untuk mengajukan perencanaan dan perancangan wisata industri ulat sutra di kecamatan abiansemal, badung bali. dengan metode pengumpulan data yang digunakan studi literature, studi preseden dan wawancara dengan salah satu pelaku industri ulat sutra yang bernama Tri Edy Mursabda berdasarkan permasalahan di atas di usulkan perencanaan dan perancangan wisata industri ulat sutra di kec.abiansemal, badung, bali dengan menggunakan konsep dasar yaitu edukasi dalam berwisata dengan konsep ini mengolah bahan mentah berupa benang sutra yang di olah hingga menjadi kain sutra yang mempunyai harga jual yang tinggi
Wisata Edukasi dan Pengolahan Daging Sapi Berkelanjutan di Denpasar, Bali Putu Gus Lie Atmaja; I Wayan Runa; I Wayan Wirya Sastrawan
Undagi : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa Vol. 9 No. 1 (2021): UNDAGI : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/undagi.9.1.3508.123-133

Abstract

Provinsi iBali imerupakan isalah isatu iprovinsi idengan itingkat ikonsumsi idaging isapi iterbesar idi iIndonesia. iTingkat iproduksi idaging isapi idi ibali ibelum idapat imengimbangi itingkat ikonsumsi idaging isapi idikarenakan ikurangnya ifasilitas ipendukung iserta iberalihfungsinya ilahan ipertanian iyang imerupakan isumber ipakan ihewan iternak isehingga imenyebabkan ikurangnya iproduksi idaging isapi. ibanyak ihewan iternak isapi idigembalakan idi isembarang itempat iseperti itempat ipembuangan isampah iyang imenyebabkan ikurangnya ikepercayaan imasyarakat iakan ikualitas idaging isapi iyang iberedar iserta ikurangnya ipengetahuan imasyarakat iakan iproses ipengembangan imaupun ipengolahan idaging isapi. iHal iini imemiliki iketidak isesuaian itingkat ikonsumsi idengan iproduksi iserta itingkat ikepercayaan imasyarakat ipadahal itren ikonsumsi idaging isapi isemakin imeningkat isetiap itahunya. iTujuan idari iperancangan iini iyaitu imenyediakan ifasilitas iedukasi idan ipengolahan idaging isapi iyang imemiliki isarana idan iprasarana imemadai iyang imampu imewadahi isetiap ikegiatan idengan imenerapkan ikonsep iEdukative iin isustainable ilivestock iserta itema iarsitektur ihijau idengan imenjaga ikeberlangsungan isecara iterus imenerus ibaik ihemat ienergy, itepat iguna ilahan, imemaksimalkan ipenggunaan iair,serta imemanfaatkan ienergy ialami iyang isesuai idengan iaktifitas ipengguna.
Penerapan Konsep Humanistik pada Desain Glam Camp Di Kintamani, Bangli I Kadek Brahes Suara; Ni Wayan Meidayanti Mustika; I Gede Surya Darmawan
Undagi : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa Vol. 9 No. 1 (2021): UNDAGI : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/undagi.9.1.3509.163-171

Abstract

Glam camp di Daerah Kintamani menjadi salah satu alternatif fasilitas wisata yang yang sangat diminati oleh wisatawan domestik maupun manca negara yang sedang menikmati liburan di Pulau Bali beberapa tahun terakhir. Masih terdapat banyak permasalahan dari sisi manajemen dan desain dari fasilitas wisata alam glam camp di Daerah Kintamani sesuai data survey yang didapat untuk tujuan penyediaan pelayanan yang ideal bagi pengunjung. Beberapa permasalahannya adalah kurang nyamannya penataan area Glam camp, hubungan antar massa yang terlalu padat dan minimnya penyediaan fasilitas penunjang dan servis untuk yang menginap, akses lokasi yang sulit di jangkau dan tidak tertata serta pemanfaatan view yang kurang maksimal. Pendekatan konsep humanistic untuk perencanaan Glam camp di Kintamani ini dipilih sebagai solusi dalam menyelesaikan permasalahan desain secara umum dan memastikan kenyamanan pengguna dalam beraktifitas. Konsep Humanistik adalah konsep yang berkaitan dengan kebutuhan dasar manusia yang harus terpenuhi dalam berwisata alam sehingga akan terciptanya rasa keamanan, kenyamanan dan kepuasan bagi pengunjung pada tempat wisata ini. Metode yang digunakan dalam paparan ini adalah motode deskriptif kualitatif dan programatik. Luaran desain Glam camp di Kintamani, Bali yang menerapkan konsep Humanistik ini adalah desain glam camp yang bisa menjawab kebutuhan pengunjung baik dari segi kelengkapan fasilitas, pelayanan pengunjung dan keamanan pengunjung yang utama. Untuk tampilan bangunan yang mampu berintegrasi dengan konteks lingkungan diterapkan tema Arsitektur Tropis yang sangat sesuai dengan fungsi glam camp pada seting lingkungan alamiah di Kintamani, Bangli.
Rancang Bangun Pusat Kuliner dan Pasar Ikan Di Desa Ketewel , Kabupaten Gianyar I Putu Mahendra Sanjaya; I Ketut Sugihantara; I Gede Surya Dharmawan
Undagi : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa Vol. 9 No. 1 (2021): UNDAGI : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/undagi.9.1.3512.58-65

Abstract

Kekayaan alam Kabupaten Gianyar tidak hanya mampu dijadikan objek pariwisata, namun hasil lautnya dapat menjadi penghasilan bagi masyarakat setempat. Di Kabupaten Gianyar belum terdapat pasar ikan, salah satunya di Desa Ketewel Kecamatan Sukawati, Gianyar. Sasaran dari perencanaan dan perancangan Pasar Ikan di Desa Ketewel ini adalah para profesi nelayan dan masyarakat luas di Desa Ketewel,Kabupaten Gianyar, hasil laut tidak hanya dapat dipasok dari dalam wilayah Kabupaten Gianyar, namun pasokan juga dapat didatangkan dari luar daerah sekitar, jika terjadi cuaca buruk yang menyebabkan nelayan tidak berlayar maka pasokan ikan juga diperlukannya dari luar wilayah seperti nelayan dari daerah Karangasem , Badung dan sekitarnya. Selain sebagai tempat berjualan , pasar ikan ini juga bertujuan untuk menambah tujuan destinasi wisata baru di Kabupaten Gianyar dan menjadi ciri khas tersendiri sebagai tujuan wisata berbelanja berbagai jenis produksi ikan dan wisata kuliner olahan ikan di Kabupaten Gianyar Bali.
Perencanaan Dan Perancangan Ruang Kreatif Di Badung – Bali ( Badung Creative Space ) I Made Arista Marta Dinata; Ni Wayan Nurwasih; Gde Bagus Andhika Wicaksana
Undagi : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa Vol. 9 No. 2 (2021): UNDAGI : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Creative space is needed in the development of a city where creative space can be a place for social interaction and communication between people, both in groups and individuals or in formal and in-formal terms. Currently, creative spaces are only known as open spaces such as parks or fields, due to the lack of socialization to the public regarding the term Creative Space. This creative space aims to provide facilities that can accommodate creativity for the community and art community as well as umkm to express, be creative and communicate in developing or creating innovative-creative activities. One of them is in Bali, especially Badung Regency which is generally famous for its tourism, where tourism and creative industries complement each other. Badung Regency, which has an advantage in the tourism sector and is the heart of the economy in Bali, is currently pushing the vision to strengthen micro, small and medium enterprises and a community-based creative economy. So it is necessary to provide creative space to accommodate or support these positive activities which can later be used for the training / education process, development and marketing of umkm and communities in Badung. With the provision of creative space facilities, it is hoped that these creative industry players can advance so that they can have a positive impact and can create new jobs for the surrounding community
Panti Jompo dengan Pendekatan Healing Environment di Denpasar Shinta Mustika Dewi Wijaya; I Gede Surya Darmawan; I Wayan Wirya Sastrawan
Undagi : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa Vol. 9 No. 2 (2021): UNDAGI : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bali is one of the provinces with the 4th largest elderly population in Indonesia. Denpasar City has a number of neglected elderly people as many as 416 people which causes a lack of elderly housing facilities. The increase in the number of neglected elderly people in Bali is still neglected from a social, cultural and psychological perspective and for example, the Wana Seraya Denpasar PSTW still shows that 50% of respondents experience depression and 50% of respondents live with poor quality. From a field survey in several nursing homes in Bali it is still not feasible to support the activities of the elderly based on existing standards. The purpose of this research is to analyze the characteristics of users, types of main rooms, be able to apply the concept of healing environment, and design themes, and be able to formulate planning and design concepts in the designed nursing home. Descriptive qualitative research method to determine natural conditions and researchers go directly to the field with the object of research so as to describe the data obtained clearly and in accordance with the conditions in the field. The results of this study are the provision of a residential facility, mental and physical health facilities, spiritual facilities for getting closer to oneself and a creative vessel that can improve the physical and psychological conditions of the elderly who have experienced a deteriorating condition with environmental assistance and pay attention to other architectural elements.
Kriteria Perancangan Pusat Pengembangan Dan Pelatihan Kaum Difabel Berbasis Empowerment Di Denpasar I Gede Wahyu Laksmana Krishna Deyan Putra; I Nyoman Gede Maha Putra; Ida Bagus Gede Parama Putra
Undagi : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa Vol. 9 No. 1 (2021): UNDAGI : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/undagi.9.1.3540.85-94

Abstract

Di kota Denpasar, Bali Banyak Kaum difabel yang tidak dapat Bekerja akibat dari banyaknya Tenaga kerja yang memiliki kekurangan Fisik (Difabel) ditolak dari perusahaan swasta maupun Negri. Dalam Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1997, dengan tegas dinyatakan bahwa penyandang cacat berhak mempunyai kesamaan kedudukan, hak dan kewajiban dalam berperan dan berintegrasi secara total sesuai dengan kemampuannya. Menurut Dirjen Pembinaan Penempatan Tenaga kerja pada tahun 2014 Jumlah Penyandang Disabilitas yang tidak bekerja sebesar 1.5000.000 dan hasil data dari Departemen Sosial RI Tahun 2008 Penyandang disabilitas yang tidak bekerja tercatat sebesar 74,4% dan penyandang disabilitas yang memiliki pekerjaan sebesar 25,6%. Perencanaan dan Perancangan Pusat Pengembangan dan Pelatihan bagi kaum disabilitas merupakan gagasan utama untuk sarana yang mewadahi kaum disabilitas dengan seluruh kegiatan yang berguna dalam peningkatan kemampuan dan keterampilan serta dapat didedikasikan untuk meningkatkan kualitas hidup kaum disabilitas. Adapun Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif yaitu penelitian mengenai riset yang bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis.
Konsep Perancangan Fasilitas Pusat Pelatihan Bola Basket Kursi Roda di Kota Denpasar I Putu Aldi Mustika Dinata; I Wayan Wirya Sastrawan; Ni Putu Ratih Pradnyaswari Anasta Putri
Undagi : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa Vol. 9 No. 2 (2021): UNDAGI : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

People with disabilities are currently free to do activities or have careers in several fields, including sports. Physical limitations are no longer an obstacle to becoming a professional athlete. Wheelchair basketball is one of the sports for athletes with disabilities that has continually developed and increased interest in the last few years. Including in Bali Province itself, wheelchair basketball often holds training camps in Denpasar City. However, until now there is only one wheelchair basketball training facility at the Bali Island School and its eligibility does not meet the proper standard. So that the idea of ​​a training center facility design for wheelchair basketball emerged. Not only as a sports facility, but also equipped with educational, commercial, recreational and athlete health facilities in accordance with the needs of a sports training center. This facility is a training center facility specifically for athletes with disabilities, so it must adjust to international standards for more ergonomic accessibility, especially for users with disabilities.
Perencanaan dan Perancangan Rumah Sakit Ibu dan Anak Dengan Pendekatan Healing Environment di Kecamatan Sumberjambe Kabupaten Jember Doni Alex Santoso; I Wayan Parwata; Gde Bagus Andhika Wicaksana
Undagi : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa Vol. 9 No. 2 (2021): UNDAGI : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah Sakit Ibu dan Anak merupakan fasilitas kesehatan yang menangani pasien khusus ibu dan anak, dalam upaya untuk memberikan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat yang jauh dari pelayanan kesehatan maka perlunya fasilitas kesehatan yang bisa membantu proses penangan dengan cepat, kasus kematian yang cukup tinggi di Kabupaten Jember rata – rata diakibatkan oleh kurangnya fasilitas pelayanan kesehatan dan jarak untuk menuju pelayanan kesehatan sehingga membuat terlambatnya proses penanganan, selain itu kondisi lingkungan rumah sakit yang kurang memperhatikan psikologis dari pasien membuat suasana menjadi tidak nyaman dan membuat lambatnya proses pemulihan, kecamatan Sumberjambe hanya terdapat pelayanan kesehatan puskesmas dan masih belum bisa mengatasi persoalan kematian karena keterbatasan fasilitas dan peralatan. Metode yang digunakan yaitu metode pengumpulan data, metode penyajian data dan metode analisis data. Dari permasalah dan hasil analisa maka perlunya fasilitas pelayanan kesehatan rumah sakit ibu dan anak dengan pendekatan healing environment di kecamatan sumberjambe Kabupaten Jember ini diharapkan bisa membantu masyarakat yang jauh dari pelayanan kesehatan sehingga proses penanganan bisa berlangsung cepat,selain itu penerapan konsep healing environment dan tema modern tropis pada bangunan sehingga menampilkan sebuah lingkungan penyembuh dengan desain bangunan yang menyesuaikan kondisi iklim.
Redesain Gedung SLB/C Kemala Bhayangkari Dengan Pendekatan Arsitektur Inklusif Di Kabupaten Tabanan I Gst Ayu Agung Rahayu Rimtya Dewi; Ni Wayan Meidayanti Mustika; I Ketut Sugihantara
Undagi : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa Vol. 9 No. 2 (2021): UNDAGI : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SLB (extraordinary school) is a formal educational institution that serves education for children with special needs. In Tabanan Regency, there is a special school that specializes in educational facilities for people with Tuna Grahita, namely SLB / C Kemala Bhayangkari, which currently has 141 students consisting of 89 male students and 52 female students, and has 10 teachers or educators. This special school has not fulfilled the design according to the SLB standard and is tailored to the needs of mentally retarded children at every level of education. From the results of comparative observations with standard facilities at special schools, seen from the ratio of the number of students in the division of classes and the availability of classrooms, it can be concluded that this SLB / C Kemala Bhayangkari has excess students and still lacks existing space facilities, and the need for physical renovation of buildings, to realize student safety and comfort. The concept of User Responsiveness and Inclusive designs that will be applied adapt to the needs of this facility and make humans the main goal of the design. The design architecture prioritizes user needs, where designs that see the user's condition with their limitations and are designed to ensure user safety and responsive architecture. to the environment / surrounding conditions.

Page 7 of 24 | Total Record : 238