cover
Contact Name
I Kadek Merta Wijaya
Contact Email
amritavijaya@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalundagi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Undagi : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa
Published by Universitas Warmadewa
ISSN : 23380454     EISSN : 25812211     DOI : -
Core Subject : Social, Engineering,
Undagi: Jurnal Ilmiah Arsitektur Universitas Warmadewa. Undagi: Jurnal Ilmiah Arsitektur Universitas Warmadewa, received the manuscript with a focus on research results and literature reviews in the field of architecture with the scope of the study, namely: (1) Architectural Conservation: building conservation and cultural landscape; (2) Anthropology Architecture: vernacular architecture, dwelling architecture, traditional architecture; (3) Building Science: tectonic in traditional architecture and the system of a building; (4) Urban Planning: space and place in architecture.
Arjuna Subject : -
Articles 238 Documents
Pendekatan Healing Environment untuk Perancangan Pusat Pelayanan Terapi dan Rumah Singgah Kanker Anak di Denpasar Nilla Shanti Rimadhani Prasetyo; Ni Wayan Meidayanti Mustika; Anak Agung Gede Raka Gunawarman
Undagi : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa Vol. 9 No. 1 (2021): UNDAGI : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/undagi.9.1.3465.153-162

Abstract

Kanker merupakan penyakit yang cukup serius di Indonesia, khususnya jumlah pasien kanker anak di Bali kian meningkat setiap tahunnya. Permasalahan yang ada adalah kanker berdampak buruk tidak hanya pada aspek kesehatan fisik namun juga psikologis pada pasien, Pemulihan diperburuk oleh minimnya fasilitas pengobatan kanker anak yang didukung lingkungan pemulihan yang baik. Untuk mengatasi permasalahan ini dibutuhkan fasilitas pusat pelayanan terapi dan rumah singgah kanker anak yang mampu mendukung percepatan pemulihan pasien kanker anak. Suasana dan lingkungan merupakan salah satu elemen yang dapat mempengaruhi perkembangan penyembuhan. Kajian ini bertujuan untuk mendesain pusat pelayanan terapi dan rumah singgah kanker anak yang menerapkan pendekatan healing environment dan tema arsitektur modern tropis. Metode yang digunakan dalam paper ini adalah deskriptif kualitatif dan programatik yang bertujuan menganalisis sesuai dengan fakta dan kondisi sebenarnya. Hasilnya digunakan sebagai pendekatan desain dan diperkaya dengan konsep healing environment dan tropis modern.Penerapan konsep healing environment pada bangunan pusat pelayanan terapi dan rumah singgah kanker anak tmencakup penerapan konsep unsur panca indra dan unsur hubungan lingkungan terbangun dengan alam sekitar dan unsur penyembuhan psikologis. Adapun konsep healing environment secara fisik diwujudkan dalam desain fasilitas terapi kanker dan rumah singgah dengan memaksimalkan pencahayaan dan penghawaan alamiah, integrasi unsur alam dalam ruang, kontrol kebisingan, aspek warna menenangkan, kenyamanan visual, aroma dan penggunaan material alamiah. Hasil penerapan pendekatan healing environment dapat menghasilkan desain fasilitas terapi kanker anak dan rumah singgah yang suportif dan membantu proses pemulihan pasien kanker anak.
Perencanaan dan Perancangan Pusat Pelatihan Wushu di Kota Denpasar, Bali Muhamad Amin Yusuf; I Kadek Merta Wijaya; Gde Bagus Andhika Wicaksana
Undagi : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa Vol. 9 No. 2 (2021): UNDAGI : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Denpasar has 4 sports Wushu colleges, from 4 wushu sports colleges in Denpasar which are used as training sites for Denpasar wushu athletes, there is no training center in the form of a training building, training activities still borrow places including Paradewa Bali Wushu which functions as a gym, Suryatama Wushu its function as futsal, Garuda Dewata Wushu functions as a Universal School, and Udayana Wushu UKM. Equipment is very minimal, especially the fields for taolu and sanda are also not available, even if they are bought, there is also no place to send them, they do not have standard dimensions of the Taolu and Sanda wushu fields, there is no grouping of taolu and sanda wushu fields, no facilities to support training activities. This does not have a match between the activities at the available facilities, even though the development of the number of athletes, the increase in fans, is supported by the potential achievements achieved each year. The purpose of designing a training center in the form of a training building with adequate infrastructure, capable of accommodating training activities for athletes, having standard field dimensions, as well as field grouping by applying the concept of completeness and comfort and applying modern architectural themes with new facilities, free columns, the layout of the room is in accordance with user activities, the shape of the building can respond to the direction of the wind, considering that sports activities will certainly make the atmosphere of the room stuffy and smelly.
Kriteria Desain Perancangan Mall UMKM Bidang Industri Kreatif Di Denpasar I Kadek Dwika Satriya; I Wayan Widanan; Made Suryanatha Prabawa
Undagi : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa Vol. 9 No. 1 (2021): UNDAGI : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/undagi.9.1.3473.172-181

Abstract

Minat generasi milenial di Bali untuk mulai usaha berkontribusi sebesar 12,57 % terhadap Product Domestic Bruto (PDB). Dengan dukungan pemerintah contohnya Kota Denpasar yang terus berupaya mengembangkan dan memajukan ekonomi khususnya dalam bidang industri kreatif di kalangan milenial, dengan memberikan Kredit Usaha Rakyat yang difokuskan ke pelaku UMKM. Dalam memulai sebuah usaha adapun masalah yang dihadapi contohnya kurangnya tempat untuk mewadahi usaha tersebut, pemilihan tempat yang berpengaruh dalam perkembangan pemasaran produk, dan konsumen yang merasa kurang puas dengan pemasaran produk lewat online, karena konsumen tidak bisa melihat secara langsung produk yang ditawarkan dalam peneleitian ini akan menganalisis kriteria desain perancangan mall UMKM yang berlokasi di Denpasar. Metode pengumpulan data dalam penulisan ini yaitu dengan observasi lapangan, studi literatur, dan wawancara dengan beberapa pelaku UMKM lokal. Dari permaslahan yang ada maka diusulkan untuk membuat perancangan Mall UMKM Bidang Industri Kreatif di Denpasar sebagai wadah bagi pelaku UMKM dalam melakukan kegiatan komersial dan terus mengembangkan produk lokal di Bali. Serta memberikan fasilitas seperti workshop, exehibition, retail ( kuliner, kriya, fashion, dan lain sebagainya ), sekaligus menawarkan tema Green Architecture yang diharapkan dapat menguntungkan bagi civitas yang ada pada mall UMKM ini, serta menghilangkan pemahaman terhadap arsitektur Mall yang kurang ramah lingkungan.
Perencanaan dan Perancangan Sirkuit Drag Race Sebagai Sarana Untuk Memfasilitasi Hobi Balapan di Klungkung I Kadek Yandi Putra; I Nyoman Warnata; I Ketut Sugihantara
Undagi : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa Vol. 9 No. 2 (2021): UNDAGI : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The drag race event is held annually in Klungkung, on July 20 2014 the 2014 Drag Bike Cup Regent event was held, then on February 14 2016 the Klungkung Regent Drag Bike event was held, then on May 19 2019 the 2019 Drag Bike Championship event was held, the three of them took place at By Pass Ida Bagus Mantra, Kusamba, Klungkung due to the unavailability of circuit facilities that could accommodate the drag event in Klungkung. Until now, Klungkung Regency and even Bali Province does not yet have a circuit that accommodates drag activities, this results in outside official racing events, racing hobbyists still carry out illegal racing or illegal racing, the main factor as a cause of wild racing, namely the absence of racing circuit facilities, making automotive lovers choose highway instead (Lismaharia Febry, 2017). The Drag Race circuit is planned to accommodate the activities of people who have a hobby of drag racing, later the community can channel their hobby of drag racing such as holding official competition events, as well as testing vehicles and driving skills outside official events quietly at the Drag Race Circuit without having to fear disturbing order on public roads and unsettling the general public. In addition, the Drag Race Circuit can serve as a means of education and entertainment for the general public that the hobby of drag racing is not as bad as what the general public has imagined so far.
Redesain Pasar Tradisional Mertasari Di Kabupaten Tabanan, Bali Made Adi Yuda Pramana; I Nyoman Warnata; Agus Kurniawan
Undagi : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa Vol. 9 No. 2 (2021): UNDAGI : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasar Tradisional sering kali membawa kesan citra buruk dan kumuh bagi estetika suatu wilayah. Begitu pula Kondisi Pasar Tradisional Mertasari yang bertempat di Desa Candi Kuning, Kabupaten Tabanan bercitra kumuh dan kurang tertata saat ini, sarana dan prasarana yang ada pada saat ini kurang memadai sehingga membuat pasar sepi pengunjung. Sepinya pengunjung merupakan masalah klasik yang harus dibenahi. Dari sekian banyaknya permasalah yang ada di Pasar tradional Mertasari ini, Redesain Pasar Tradisional Mertasari merupakan jawaban untuk memecahkan permasalahan secara arsitektural. Dengan tujuan untuk membenahi kondisi bangunan dan penataan kawasan pada Pasar Mertasari sehingga menaikkan minat masyarakat untuk berbelanja pada Pasar Tradisonal kembali meningkat dan tidak berkurang. Metode pengumpulan data menggunakan metode wawancara, metode ini dilakukan dengan cara mewawancarai secara langsung dengan orang yang berkompeten dibidangnya. Metode studi literatur, adalah metode pengumpulan data yang dilakukan dengan cara mencari dan memilah data dari literatur terkait. Serta metode dokumentasi, merupakan metode yang dilakukan dengan mengambil gambar guna memperjelas dan memperkuat data teoritis dengan mengambil foto langsung ke objek. Konsep komersial akan menjadi daya tarik pada pasar ini. Arsitektur Industrial Tropis yaitu dengan penyesuaian kondisi iklim dengan topografi daerah setempat yang akan menjadi suatu solusi arsitektur pada wilayah Pasar Tradisional Mertasari.
Fasilitas Penunjang Literasi Berbasis Creative Hub di Kecamatan Ubud Gianyar, Bali I Wayan Wira Yudha Kristiawan; Agus Kurniawan; Ni Putu Ratih Pradnyaswari Anasta Putri
Undagi : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa Vol. 9 No. 1 (2021): UNDAGI : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/undagi.9.1.3482.11-20

Abstract

Keterbatasan wawasan dan keilmuan akan dapat mengkerdilkan pola pikir masyarakat, dikarenakan rendahnya kemampuan berliterasi dan minat baca. Minimnya fasilitas yang memadai menjadi faktor rendahnya minat baca. Perpustakaan merupakan sebuah fasilitas penunjang literasi non-formal yang berperan membuat pikiran masyarakatnya berkembang maju dan kreatif. Ubud terkenal dengan wisata alam dan seni budayanya namun ironinya, sektor pendidikannya tidak diimbangi dengan tersedianya fasilitas penunjang untuk meningkatkan literasi. Selain itu, Ubud terkenal akan seni menjadikannya sebagai salah satu titik tumbuh dari berbagai gerakan kesenian dan memiliki berbagai para pegiat maupun komunitas disegala aspek industri kreatif. Akan tetapi sulitnya menemukan fasilitas Creative Hub yang mampu mewadahi untuk meluapkan kekreativitasannya. UWRF kegiatan tahunan dalam peningkatan literasi dan kreatif yang setiap tahunnya mengalami 10% peningkatan kunjungan. Hal ini, menjadikan penulis untuk merancang fasilitas penunjang literasi berupa perpustakaan yang berbasis Creative Hub di Kecamatan Ubud dengan menggunakan konsep Flexibility Education in Creativity. Perancanaan fasilitas yang dirancang selain berusaha agar dapat memberikan suasana baru bagi penggunanya secara khusus dirancang dapat fleksibel dan mendukung kekreativitasan, tidak hanya sebatas ilmu formal tetapi dapat juga mewadahi kegiatan kreativitas dan kolaboratif dengan ruang-ruang kreatif. Pemanfaatan energi alami yang efisien dan optimal merupakan aspek rancangan Green Architecture untuk menunjang dari fungsi bangunan yang dirancang.
Perencanaan Dan Perancangan Sekolah Luar Biasa (SLB) Di Kabupaten Buleleng, Bali. Dewa Nyoman Ray Indra Prayoga; I Nyoman Gede Maha Putra; Made Suryanatha Prabawa
Undagi : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa Vol. 9 No. 2 (2021): UNDAGI : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyandang Disabilitas di Kabupaten Buleleng saat ini menempati kedudukan tertinggi diantara kabupaten lainnya yang ada di Bali, tetapi masih banyak penyandang disabilitas di kabupaten buleleng yang masih terlantar dan tidak mengenyam pendidikan, padahal penyandang disabilitas juga memiliki hak yang sama dengan orang normal untuk dapat mengenyam pendidikan yang layak untuk keberlangsungan hidupnya nanti, maka dari itu dibutuhkan wadah atau tempat yang layak untuk mewadahi penyandang disabilitas yang belum mengenyam pendidikan di Kabupaten Buleleng dengan mengusulkan Perencanaan dan Perancangan Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kabupaten Buleleng, Bali. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode studi literatur dengan melakukan browsing internet dan jurnal terkait dengan penelitian, Observasi lapangan dengan pengamatan langsung ke lokasi perencanaan dan metode survei dengan mengunjungi pihak terkait untuk mendapatkan data-data yang kuat. Konsep yang diterapkan yaitu Support Creativity yang mendukung kreativitas yang dimiliki oleh masing-masing individu, dengan tema Arsitektur Modern yang menciptakan kesederhanaan dalam sebuah desain agar pengguna dapat dengan mudah menggunakan fasilitas yang ada pada perencanan ini karena pengguna dari bangunan ini merupakan penyandang disabilitas yang merupakan individu yang memiliki kekurangan sehingga dalam perencanaan ini akan memberikan kelebihan dari setiap fasilitas yang disediakan didalamnya.
Model Rancang Bangun Co-working Space dan Creative Room yang Respon Terhadap Covid-19 di Sanur, Denpasar, Bali I Putu Panji Prabawantha; I Wayan Parwata; I Nyoman Gede Maha Putra
Undagi : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa Vol. 9 No. 1 (2021): UNDAGI : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/undagi.9.1.3486.114-122

Abstract

Denpasar memiliki jumlah kepadatan penduduk tertinggi di Provinsi Bali, Pertumbuhan penduduk yang meningkat mengakibatkan peningkatan drastis terjadi pada sektor pekerjaan, kurangnya penyerapan tenaga kerja akibat rendahnya kemampuan dan adanya WFH (work from home) akibat pandemi Covid-19, sehingga Sebagian pekerja kesulitan untuk mengerjakan pekerjaan kantor. Maka perlu di rencanakan fasilitas Ruang kerja bersama atau yang lebih di sebut dengan Co-Working dengan fasilitas Creative Room dimana metode bekerja dengan orang-orang lain dari perusahaan/organisasi yang berbeda di satu tempat dan lndustri Kreatif dapat bersinergi bangkit dalam keadaan seperti ini. Berlokasi di Jalan Danau TambIingan,Sanur,Bali Metode secara umum perancangan Co-working space dengan fasilitas Creative Room dengan Konsep Collaborative menggunakan metode deskriptif kualitatif dan programatik untuk menjelaskan permasalahan serta memaparkan kondisi eksisting serta diidentifikasi sesuai dengan teori dan standard yang pernah digunakan. Dengan penentuan Civitas,aktifitas,dan fasilitas dari hal tersebut menghasilkan lingkup zoning, desain sirkulasi,entrance dan bentuk pola massa yang tepat sesuai dengan kebutuhan, pendekatan ruang dalam yang sesuai dengan tema dan konsep dasar begitu juga dengan fasade bangunan, elemen ruang luar dengan persyaratan dari setiap fasilitas di dalam Co-working space dan Creative room ini. Maka dari itu dari beberapa pertimbangan menghasilkan desain yang tepat dan sesuai dengan fungsinya.
Konsep Desain Objek Wisata Kuliner Seafood di Kabupaten Jembrana, Bali Made Yogi Wikrama Putra; I Kadek Merta Wijaya; I Wayan Widanan
Undagi : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa Vol. 9 No. 2 (2021): UNDAGI : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

At present, the kinds of foods have begun to develop with different kinds of input from children to parents wanting to try a wide variety of growing foods, with restaurants that feed only 1 types of raw materials and yet can produce a variety of items that the buyer can select at his or her own convenience. The jembrana county has a high capacity of fisheries, but it is not comparable to the tourists visiting the jembrana district, with a demand to use the fisheries sector to attract tourists to the jembrana district with planning and designing a seafood tourist attraction in the jembrana district, Bali. The survey methods used are those with associated agencies that survey to get the data used. A literacy study method, which is a data study method done by retrieving needed data from the corresponding literature. As well as a method of field observation: direct observation to location. The concept of touring seafood is going to be an attraction in this building. Green architectural themes are expected to enable visitors to visit the seafood culinary attractions that capture the seafood culinary atmosphere by savoring the natural and ecologically sound of buildings in operation
Potensi Pengembangan Co-housing Sebagai Tipologi Hunian Masyarakat Milenial Dengan Strategi Pendekatan Arsitektur Tumbuh Di Kota Denpasar I Putu Bratha Ariyuda; I Nyoman Gede Maha Putra; Ni Wayan Meidayanti Mustika
Undagi : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa Vol. 9 No. 1 (2021): UNDAGI : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/undagi.9.1.3492.76-84

Abstract

Generasi milenial merupakan generasi dengan jumlah populasi terbanyak di Indonesia saat ini serta pertumbuhannya yang terus berkembang, sehingga keperluan mengenai tempat tinggal yang layak huni menjadi hal penting bagi mereka. Namun, belakangan ini generasi milenial diisukan sulit untuk memiliki rumah sendiri. Studi ini membahas mengenai potensi co-housing sebagai tipologi hunian yang dapat membantu generasi milenial untuk bisa mempunyai rumah sendiri. Penelitian ini berupaya untuk menyusun Co-housing sebagai tipologi hunian dengan menyesuaikan kondisi finansial masyarakat milenial, mulai dari penerapan material bangunan yang terjangkau, rencana pembiayaan secara komunitas, dan penerapan ruang bersama bagi komunitas. Usulan ini pun diimbangi dengan strategi berupa pendekatan arsitektur tumbuh sebagai solusi merencanakan ruang secara bertahap yang sesuai kebutuhan, baik dari sisi finansial maupun segi pekerjaan dari masing – masing pengguna. Hasil penelitian menunjukan, dengan diterapkanya strategi berupa penerapan material bangunan terjangkau, perencanaan ruang secara bertahap, serta ruang yang dapat digunakan secara bersama membantu generasi milenial untuk dapat mempunyai rumah sendiri secara bertahap sesuai kondisi finansialnya.

Page 6 of 24 | Total Record : 238