cover
Contact Name
-
Contact Email
ojs.usmindonesia19@gmail.com
Phone
+6285297738787
Journal Mail Official
ojs.usmindonesia19@gmail.com
Editorial Address
https://e-journal.sari-mutiara.ac.id/index.php/tekesnos/editorial-team
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL
ISSN : 22708907     EISSN : 22708907     DOI : https://doi.org/10.51544/tekesnos.v7i1
Focus: Jurnal Teknologi Kesehatan dan Ilmu Sosial (TEKESNOS) diterbitkan oleh Program Studi Sistem Informasi Fakultas Sain dan Teknologi Informasi, Ilmu Kesehatan Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan serta Ilmu Sosial Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Sari Mutiara Indonesia di Medan sebagai media untuk menyalurkan hasil pemikiran yang mendasari teknologi menjadi hal penting di dalam segala keilmuan, baik dari segi kesehatan dan ilmu sosial. Jurnal TEKESNOS terbangun dari kolaborasi multidisiplin ilmu dalam menghasilkan penelitian dan pengabdian masyarakat pada bidang teknologi berbasis industri 4.0. Scope: Multidisplin ilmu bidang Teknologi, Kesehatan dan Sosial humaniora, ekonomi, kimia, dan displin ilmu lainnya berupa hasil penelitian.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 478 Documents
GAMBARAN KADAR TROMBOSIT PADA BALITA TERDIAGNOSA DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI RSU BUNDA THAMRIN Maniur Arianto Siahaan; Winda Irawati Zebua; Marti Silfia; Apriska Dewi Sipayung; Noor Chairunnisyah Nasution
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 8 No. 1 (2026): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/tekesnos.v8i1.6435

Abstract

Latar belakang: Gigitan nyamuk Aedes aegypti dapat menyebabkan Demam Berdarah Dengue (DBD), suatu penyakit virus. Salah satu tanda khas penyakit ini adalah penurunan jumlah trombosit (trombositopenia), yang dapat menjadi indikator keparahan penyakit. Balita termasuk kelompok rentan karena sistem kekebalan tubuh yang belum optimal. Tujuan: Mengetahui gambaran kadar trombosit pada balita yang terdiagnosa DBD di RSU Bunda Thamrin Medan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Sebanyak 20 sampel pasien balita dengan diagnosis DBD diperiksa kadar trombositnya menggunakan alat hematology analyzer di laboratorium RSU Bunda Thamrin. Hasil: Dari 20 sampel, sebanyak 17 pasien (85%) mengalami penurunan kadar trombosit (trombositopenia), sedangkan 3 pasien (15%) mengalami peningkatan kadar trombosit (trombositosis). Nilai terendah tercatat 43.000/µL dan tertinggi 463.000/µL. Kesimpulan: Sebagian besar pasien balita yang terdiagnosa DBD mengalami penurunan kadar trombosit di bawah normal. Hal ini menunjukkan trombositopenia masih menjadi masalah dominan pada kasus DBD balita dan penting untuk dijadikan indikator klinis dalam pemantauan serta penanganan pasien.
GAMBARAN KADAR KOLESTEROL PADA PASIEN YANG MENJALANI FISIOTERAPI DI RSU BUNDA THAMRIN MEDAN TAHUN 2026 Tiara Rajagukguk; Apriska Sipayung; Erlan Aritonang; Marlena Hulu
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 8 No. 1 (2026): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/tekesnos.v8i1.6436

Abstract

Berbagai faktor, terutama gaya hidup dan kondisi kesehatan, dapat memengaruhi kadar kolesterol dalam darah yang tinggi, karena kolesterol merupakan senyawa lemak yang dibutuhkan tubuh untuk membuat hormon dan membuat struktur sel.  Karena pola makan yang tidak sehat adalah penyebab utama, kadar yang berlebihan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.  Salah satu metode rehabilitasi pasien stroke adalah fisioterapi. Tujuan terapi fisik untuk pasien stroke adalah untuk meningkatkan kualitas hidup mereka, membantu mereka kembali ke pola pergerakan normal atau mendekati normal, dan mengurangi tingkat kecacatan yang mereka alami.  Fisioterapi adalah jenis perawatan kesehatan yang membantu seseorang atau kelompok mengembangkan, mempertahankan, dan memperbaiki gerak dan fungsi tubuh dengan penanganan manual sepanjang hidup. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kolesterol pasien yang menerima fisioterapi.  Penelitian deskriptif menggunakan pendekatan kualitatif.  Studi ini melihat 25 pasien yang menjalani fisioterapi di RSU Bunda Thamrin Medan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa 12 pasien (48%) memiliki kadar kolesterol normal, dan 13 pasien (52%) memiliki kadar kolesterol yang meningkat.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, berdasarkan jenis kelamin, sebagian besar pasien fisioterapi memiliki kadar kolesterol tinggi—sebanyak 7 pasien perempuan (28 %) dan 6 pasien laki-laki (24 %). Pasien perempuan lebih sering mengalami peningkatan kadar kolesterol dibandingkan laki-laki dan lebih sering ditemukan pada kelompok usia lanjut. Kadar kolesterol normal juga ditemukan pada pasien laki-laki, sebanyak 7 orang (28%), dibandingkan dengan 5 orang (20%), menunjukkan bahwa perempuan dalam penelitian ini lebih berisiko mengalami peningkatan kadar kolesterol karena perubahan hormon.
EFEKTIVITAS KELAS PRAKONSEPSI DALAM MENINGKATKAN KESIAPAN KEHAMILAN SEHAT DAN UPAYA PENCEGAHAN STUNTING PADA WANITA USIA SUBUR DI PUSKESMAS Ida Ria R Sidabukke; Mestika Lumbantoruan; Lince Naibaho
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 8 No. 1 (2026): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/tekesnos.v8i1.6437

Abstract

Strategi pencegahan stunting adalah melalui peningkatan kesehatan wanita usia subur sejak masa prakonsepsi. Kelas prakonsepsi merupakan bentuk intervensi edukatif yang bertujuan meningkatkan kesiapan kehamilan sehat melalui peningkatan pengetahuan, sikap, dan perilaku kesehatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas kelas prakonsepsi dalam meningkatkan kesiapan kehamilan sehat dan upaya pencegahan stunting pada wanita usia subur di Puskesmas Helvetia Medan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi experimental menggunakan One Group Pretest–Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 38 wanita usia subur yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi diberikan dalam bentuk kelas prakonsepsi yang mencakup materi kesehatan reproduksi, gizi prakonsepsi, pencegahan anemia, konsumsi asam folat, perencanaan kehamilan, serta pencegahan stunting. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data meliputi analisis univariat dan bivariat menggunakan Paired Sample t-test atau Wilcoxon Signed Rank Test dengan tingkat signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi sebagian besar responden memiliki kesiapan kehamilan sehat kategori cukup (47,4%), sedangkan setelah intervensi meningkat Disimpulkan bahwa kelas prakonsepsi efektif meningkatkan kesiapan kehamilan sehat dan upaya pencegahan stunting pada wanita usia subur. Program ini direkomendasikan untuk diintegrasikan ke dalam pelayanan kesehatan primer di Puskesmas sebagai strategi promotif dan preventif dalam mendukung percepatan penurunan stunting di Indonesia.menjadi kategori baik (73,7%).
ANALISIS FITOKIMIA EKSTRAK ETANOL DAUN PEGAGAN (CENTELLA ASIATICA (L.) URB.) DAN EVALUASI AKTIVITAS ANTIBAKTERI TERHADAP STAPHYLOCOCCUS AUREUS Dyna Grace Romatua Aruan; Jon Kenedy Marpaung; Erdiana Gultom; Wina Arni Lahagu; Lasmini Zai
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 8 No. 1 (2026): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/tekesnos.v8i1.6463

Abstract

Daun pegagan (Centella asiatica (L.) Urb.) mengandung berbagai metabolit sekunder berpotensi sebagai antibakteri alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik ekstrak daun pegagan melalui skrining fitokimia, serta mengevaluasi aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun pegagan terhadap Staphylococcus aureus. Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan ekstrak etanol daun pegagan yang diperoleh dengan metode maserasi. Karakterisasi meliputi penetapan kadar air, kadar abu total, kadar abu tidak larut asam, kadar sari larut air, dan kadar sari larut etanol. Aktivitas antibakteri diuji menggunakan metode difusi cakram pada konsentrasi ekstrak 25%, 50%, dan 75%. Hasil karakterisasi menunjukkan kadar air 1,7%, kadar abu total 9,3%, kadar abu tidak larut asam 1,1%, serta kadar sari larut air dan etanol masing-masing 0,39%. Skrining fitokimia menunjukkan adanya senyawa metabolit sekunder yang berpotensi sebagai antibakteri. Pengujian aktivitas antibakteri menghasilkan diameter zona hambat sebesar 9,6 mm, 10,4 mm, dan 12,8 mm pada konsentrasi berturut-turut 25%, 50%, dan 75%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun pegagan memiliki aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus dengan daya hambat yang meningkat seiring bertambahnya konsentrasi ekstrak.
ANALISIS TINGKAT KESADARAN TENAGA KERJA PEMANEN BUAH KELAPA SAWIT TERHADAP PENGGUNAAN ALAT PERLINDUNGAN DIRI (STUDI KASUS DI DESA DAMULI PEKAN KABUPATEN LABUHAN BATU UTARA) Rahmat Alyakin Dakhi; Donal Nababan; Mindo Tua Siagian; Noel Victodo Richlaider Saragih
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 8 No. 1 (2026): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/tekesnos.v8i1.6485

Abstract

Kecelakaan kerja di perkebunan kelapa sawit bisa terjadi sebagai akibat kedisplinan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesadaran tenaga kerja pemanen buah kelapa sawit dalam penggunaan alat perlindung diri. Jenis penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan penelitian Studi Kasus. Penelitian dilakukan di Perkebunan Sawit Rakyat di Desa Damuli Pekan Kabupaten Labuhan Batu Utara, April-Juni 2026. Informan kunci dalam penelitian ini adalah tenaga kerja pemanen buah kelapa sawit dan informan triangulasi adalah pemilik perkebunan sawit. Data primer dikumpukan melalui wawancara dan data sekunder diperoleh dari catatan, arsip atau publikasi. Keabsahan data diuji dengan menggunakan metode triangulasi. Teknik pengolahan dan analisis data dilakukan dengan langkah-langkah: Reduksi Data, Penyajian Data, Menarik Kesimpulan dan Verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepatuhan penggunaan APD dapat disimpulkan bahwa kepatuhan informan dalam penggunaan APD masih tergolong rendah, hal ini dibuktikan dengan hasil observasi dan wawancara yang menyatakan bahwa seluruh informan tidak lengkap menggunakan APD yang diwajibkan saat bekerja. Peningkatan dan perbaikan dari berbagai faktor misalnya faktor pengetahuan, sikap, ketersediaan APD, maupun pengawasan perlu diperlu dilakukan agar kepatuhan penggunaan APD dapat sepenuhnya berjalan dengan baik. Kurangnya edukasi dan pemahaman yang minim oleh parah pekerja sehingga mereka mengabaikan resiko kecelakaan kerja, serta kurangnya APD yang di sediakan oleh pihak pemilik perkebunan. Sikap pekerja sudah baik dalam menanggapi hal penggunaan APD, hanya saja dikarenakan pekerja yang belum terbiasa sepenuhnya menggunakan APD dan ketidaknyamanan menggunakan APD pada saat bekerja sehingga pekerja tidak selalu menggunakannya. Perilaku pekerja dalam penggunaan APD masih perlu ditingkatkan lagi, ditandai dengan kurangnya kesadaran akan risiko kecelakaan kerja. Untuk itu disarankan agar perusahaan lebih menekankan informasi tentang fungsi masing-masing APD secara lebih detail, sehingga pekerja dapat menggunakan APD yang sesuai dengan sebagaimana fungsinya. Demikian juga pengawasan khusus untuk APD perlu diterapkan agar lebih fokus dapat diatasi bila ada pekerja yang tidak menggunakan APD. Jadwal pengawasan yang sudah dibuat secara rutin sebaiknya disosialisasikan ke suluruh pekerja dan bentuk sanksi juga perlu lebih dipertegas tidak hanya teguran semata untuk pekerja yang tidak menggunakan APD.
REKONSTRUKSI KOMPETENSI ABSOLUT PENYELESAIAN KEPAILITAN BERBASIS AKAD SYARIAH DALAM SISTEM PERADILAN INDONESIA Sherhan; Dewi Suryani
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 8 No. 1 (2026): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/tekesnos.v8i1.6486

Abstract

Perluasan kompetensi Peradilan Agama dalam sengketa ekonomi syariah belum diikuti pengaturan yang tegas mengenai kepailitan dan penundaan kewajiban pembayaran utang yang bersumber dari akad syariah. Di satu sisi, Pasal 49 Undang-Undang Peradilan Agama menempatkan sengketa ekonomi syariah dalam kompetensi absolut Peradilan Agama. Di sisi lain, Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 secara khusus memberikan kewenangan pemeriksaan kepailitan dan PKPU kepada Pengadilan Niaga. Penelitian ini bertujuan menganalisis konstruksi kompetensi absolut kedua lingkungan peradilan tersebut dan merumuskan model rekonstruksi yang menjamin kepastian hukum sekaligus kepatuhan terhadap prinsip syariah. Penelitian menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, kasus, dan perbandingan terbatas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara de lege lata kepailitan berbasis akad syariah tetap berada dalam kompetensi Pengadilan Niaga karena sifat kepailitan sebagai sita umum, proses kolektif, dan rezim acara khusus yang berdampak erga omnes. Namun, penempatan tersebut menyisakan persoalan ketika keberadaan dan jumlah utang hanya dapat ditentukan melalui interpretasi akad serta prinsip syariah. Kebaruan penelitian ini terletak pada pemisahan fungsional antara sengketa sumber utang dan proses insolvensi kolektif. Penelitian menawarkan model dua tahap pada masa transisi serta pembentukan kamar niaga syariah dalam lingkungan Peradilan Agama sebagai desain jangka panjang, disertai harmonisasi undang-undang, sertifikasi hakim dan kurator, penerapan uji insolvensi, serta penguatan audit kepatuhan syariah.
HUBUNGAN STATUS GIZI DAN KEBIASAAN MEROKOK DENGAN KEJADIAN ISPA PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ONAN HASANG Ivan Elisabeth Purba; Frida Liharris Saragih; Evarina Sembiring; Agnes Nirwana Simarangkir
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 8 No. 1 (2026): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/tekesnos.v8i1.6496

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) adalah infeksi mempengaruhi saluran pernapasan, baik saluran pernapasan bagian atas maupun saluran pernapasan bagian bawah. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan status gizi dan kebiasaan merokok dengan kejadian ISPA di Puskesmas Onan Hasang Desain penelitian adalah kuantitatif dengan metode analisis korelasi cross sectional yang mengukur variabel bebas dan variabel terikat secara bersamaan atau simultan. Sampel: terdiri dari 65 orang. Hasil penelitian status gizi balita mayoritas gizi kurang terkena ISPA yaitu 76.92% dan kebiasaan merokok mayoritas ada yaitu 78.5%. Hasil uji statistik status gizi bayi dengan kejadian ISPA memiliki nilai P-Value 0.000 <0,05, maka dalam hal ini terima ha. Hasil uji statistik kebiasaan merokok dengan kejadian ISPA memiliki nilai p- Value 0.015 > 0,05, maka dalam hal ini ha diterima. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi bayi dan kebiasaan merokok terhadap kejadian ISPA. Saran peneliti yaitu penyuluhan kepada masyarakat oleh petugas puskesmas dan perhatian orang tua terhadap status gizi bayi.
MODEL PERLINDUNGAN HUKUM KEKAYAAN INTELEKTUAL KOMUNAL BERBASIS KEARIFAN LOKAL Ellieka Sari; Saudaranta Tarigan; Mareko Giawa
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 8 No. 1 (2026): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/tekesnos.v8i1.6511

Abstract

Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) merupakan aset budaya bangsa yang mencerminkan identitas, pengetahuan tradisional, dan kearifan lokal masyarakat Indonesia. Keberagaman budaya tersebut memiliki nilai sosial, ekonomi, dan hukum, namun perlindungannya masih menghadapi berbagai kendala, seperti lemahnya inventarisasi, dokumentasi, kelembagaan, serta potensi penyalahgunaan oleh pihak lain. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaturan hukum, implementasi perlindungan, hambatan, serta merumuskan model perlindungan hukum Kekayaan Intelektual Komunal berbasis kearifan lokal. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan socio-legal. Analisis dilakukan berdasarkan teori perlindungan hukum, teori keadilan, teori hak kekayaan intelektual, dan teori kearifan lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa regulasi KIK melalui Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2022 telah memberikan dasar perlindungan hukum, namun pelaksanaannya masih belum optimal. Penelitian ini menghasilkan Model Perlindungan Hukum Kekayaan Intelektual Komunal Berbasis Kearifan Lokal yang mengintegrasikan penguatan regulasi, kelembagaan masyarakat, digitalisasi inventarisasi, pemberdayaan komunitas, dan mekanisme pembagian manfaat (benefit sharing). Model ini diharapkan mampu memperkuat perlindungan KIK, menjaga keberlanjutan budaya, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pemilik kekayaan intelektual komunal.