cover
Contact Name
-
Contact Email
ojs.usmindonesia19@gmail.com
Phone
+6285297738787
Journal Mail Official
ojs.usmindonesia19@gmail.com
Editorial Address
https://e-journal.sari-mutiara.ac.id/index.php/tekesnos/editorial-team
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL
ISSN : 22708907     EISSN : 22708907     DOI : https://doi.org/10.51544/tekesnos.v7i1
Focus: Jurnal Teknologi Kesehatan dan Ilmu Sosial (TEKESNOS) diterbitkan oleh Program Studi Sistem Informasi Fakultas Sain dan Teknologi Informasi, Ilmu Kesehatan Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan serta Ilmu Sosial Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Sari Mutiara Indonesia di Medan sebagai media untuk menyalurkan hasil pemikiran yang mendasari teknologi menjadi hal penting di dalam segala keilmuan, baik dari segi kesehatan dan ilmu sosial. Jurnal TEKESNOS terbangun dari kolaborasi multidisiplin ilmu dalam menghasilkan penelitian dan pengabdian masyarakat pada bidang teknologi berbasis industri 4.0. Scope: Multidisplin ilmu bidang Teknologi, Kesehatan dan Sosial humaniora, ekonomi, kimia, dan displin ilmu lainnya berupa hasil penelitian.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 464 Documents
ANALISIS SENSITIVITAS ANTIBIOTIK TERHADAP BAKTERI ENTEROCOCCUS FAECALIS PADA INFEKSI SALURAN KEMIH (ISK) DI LABORATORIUM KLINIK BUNDA THAMRIN MEDAN TAHUN 2025 Silfia, Marti; Zebua, Winda Irawati; Purba, Denrison
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 7 No. 2 (2025): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/tekesnos.v7i2.6441

Abstract

Infeksi saluran kemih (ISK) merupakan salah satu infeksi bakteri tersering yang disebabkan oleh berbagai mikroorganisme patogen, salah satunya adalah Enterococcus faecalis. Meningkatnya resistensi terhadap antibiotik menjadi masalah penting dalam penatalaksanaan ISK. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola sensitivitas antibiotik terhadap E. faecalis pada pasien ISK di Laboratorium Klinik Bunda Thamrin Medan tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan laboratorium. Sampel berupa isolat urin pasien dengan hasil identifikasi E. faecalis melalui pewarnaan Gram, uji biokimia, serta pengujian sensitivitas menggunakan metode Kirby-Bauer disk diffusion dan alat VITEK 2 Compact terhadap 19 jenis antibiotik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E. faecalis sensitif terhadap golongan beta-laktam (Ampicillin, Amoxicillin, Amoxicillin/Clavulanic Acid, Ampicillin/Sulbactam, Piperacillin/Tazobactam, Imipenem), Linezolid, Vancomycin, Tigecycline, Nitrofurantoin, dan Trimethoprim/Sulfamethoxazole. Resistensi tinggi ditemukan terhadap Quinupristin/Dalfopristin, Ciprofloxacin, Levofloxacin, dan Tetracycline. Temuan ini menunjukkan pentingnya uji sensitivitas antibiotik sebelum pemberian terapi empiris guna meningkatkan efektivitas pengobatan dan mencegah resistensi antimikroba.
SENAM KAKI PADA PASIEN DIABETES MELITUS DENGAN RISIKO GANGGUAN INTEGRITAS KULIT : A SINGLE CASE STUDY Sinuraya, Elida; Frida L Saragih; Kristiani Lahagu; Flora Sijabat
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 7 No. 2 (2025): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/tekesnos.v7i2.6559

Abstract

Diabetes melitus merupakan sekelompok penyakit metabolik yang di tandai dengan hiperglikemia.. Aliran darah yang tidak lancar ke daerah perifer oleh karena hiperglikemia, berisiko terjadinya gangguan integritas kulit di daerah kaki. Tujuan: untuk mengetahui efektivitas dari senam kaki pada pasien Diabetes Melitus dengan risiko gangguan integritas kulit, Metode penelitian dengan disain deskriptive berupa studi kasus. Partisipan dalam penelitian ini adalah seorang perempuan yang berusia 43 tahun, mengeluh kakinya terasa kesemutan dan kebas. Ia telah menderita diabetes melitus sejak satu setengah tahun yang lalu. Intervensi latihan kaki diberikan selama tiga hari setiap pagi dan sore hari. Hasil: partisipan tidak menunjukkan adanya tanda dan gejala gangguan integritas kulit pada daerah kaki. Kesimpulan: latihan kaki efektive diberikan kepada pasien diabetes melitus dengan risiko terjadinya gangguan integritas kulit.
Dukungan Sosial Dan Kejadian Baby Blues Syndrome Pada Ibu Post Partum Di Wilayah Kerja Klinik Pratama Matahari Tanjung Morawa Tahun 2024 Siahaan, Julia Mahdalena; Yunida Turisna Octavia; Eva Kartika Hasibuan
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 6 No. 1 (2024): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Baby Blues Syndrome merupakan gangguan emosional ringan yang sering terjadi pada ibu post partum dan berpotensi berkembang menjadi depresi pascapersalinan apabila tidak ditangani secara adekuat. Salah satu faktor yang berperan penting dalam mencegah terjadinya Baby Blues Syndrome adalah dukungan sosial dari suami dan keluarga.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial dengan kejadian Baby Blues Syndrome pada ibu post partum di wilayah kerja Klinik Pratama Matahari Tanjung Morawa. Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 32 ibu post partum yang diambil dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner dukungan sosial dan Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 40,6% ibu post partum mengalami Baby Blues Syndrome. Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dengan kejadian Baby Blues Syndrome (p = 0,018).Kesimpulan: Dukungan sosial memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian Baby Blues Syndrome pada ibu post partum. Peningkatan dukungan sosial dari suami dan keluarga sangat diperlukan sebagai upaya pencegahan gangguan psikologis pascapersalinan.
Hubungan Efikasi Diri Dengan Kepatuhan Minum Obat Arv Pada Odha Hasibuan, Eva Kartika; Yunida Turisna Ocatvia; Putri Julyta
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Kepatuhan terhadap terapi Anti Retro Viral (ARV) merupakan kunci keberhasilan dalam pengobatan infeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV). Pengobatan ARV berkelanjutan mampu menekan HIV sehingga tidak terdeteksi, mengurangi risiko resistensi obat, meningkatkan kualitas dan kelangsungan hidup, meningkatkan kesehatan secara keseluruhan serta mengurangi risiko penularan HIV. Sebaliknya, ketidakpatuhan terhadap pengobatan merupakan penyebab utama kegagalan terapi. Tujuan: Adapun yang menjadi tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan efikasi diri dengan kepatuhan minum obat ARV pada ODHA di wilayah kerja klinik M-P (ODHA). Metode: Desain yang digunakan adalah cross sectional, menggunakan total sampling dengan sampel sebanyak 115 responden. Penelitian dilakukan di wilayah kerja klinik M-P (ODHA). Kriteria sampel pada penelitian ini adalah pasien yang menderita HIV, bersedia menjadi responden, mendapatkan pengobatan ARV dari klinik M-P. Uji statistik yang digunakan adalah chi square. Hasil: Hasil didapat dari variabel independen, efikasi diri “yakin” sebanyak 56,5%, dan variabel dependen kepatuhan” patuh (< 3 kali lupa minum obat) sebanyak 47%, dan hasil bivariat terdapat hubungan antara efikasi diri dengan kepatuhan minum obat ARV dengan P value 0,024 < α 0,05. Kesimpulan: Perlunya keterlibatan keluarga sebagai Pengawas Menelan Obat (PMO) dan keterlibatan kelompok sebaya serta dukungan tenaga kesehatan dalam meningkatkan kepatuhan minum obat ARV.
ANALISIS PEMANFAATAN BUNGA TELANG UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN UMKM DI KECAMATAN MEDAN AMPLAS, MEDAN, SUMATERA UTARA Hasibuan, Rahmawaty; Eka Rizki Meiwinda; Al Putri Oktavia; Sunanto; Tika Handayani
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 7 No. 2 (2025): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/tekesnos.v7i2.6806

Abstract

Latar belakang: Bunga telang (Clitoria ternatea) salah satu dari tanaman yang semua bagiannya memiliki manfaat fungsional bagi tubuh manusia dan merupakan tanaman merambat yang memiliki potensi ekonomi tinggi dan sangat mudah tumbuh namun seringkali dibuat sebagai tanaman hias. Tujuan: Jurnal ini bertujuan untuk mengembangkan variasi produk dari bunga telang, dari bahan mentah menjadi produk bernilai untuk meningkatkan pendapatan seperti teh kering, sirup, dan pewarna alami, yang bermanfaat sebagai antioksidan, antidiabetes, antiobesitas, antikanker, antiinflamasi, antibiotik dan melindungi jaringan hati. Metode: yang digunakan adalah pelatihan pengolahan pangan dan strategi pemasaran digital. Penelitian ini masih memerlukan serangkaian uji klinis berkelanjutan. Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah metode analisis regresi linier berganda (Multiple Regression Analysis). Hasil: menunjukkan bahwa diversifikasi produk bunga telang mampu meningkatkan margin keuntungan sebesar 30-60% dibandingkan penjualan bunga segar. Penelitian ini masih memerlukan serangkaian uji klinis berkelanjutan. Hasil penelitian berdasarkan metode analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa variabel keberanekaragaman pengolahan buah nenas berpengaruh positif signifikan terhadap pendapatan pada UMKM kecamatan Medan Amplas, Sumatera Utara. Data diambil dari 25 UMKM yang ada di Kampung Rempak, Kabupaten Siak. Kesimpulan: Hasil penelitian menyatakan diversifikasi pengolahan bunga telang dampak positifnya yaitu akan menambah pendapatan daerah untuk distribusikan kembali kepada masyarakat. Sedangkan, dampak negatif yang akan ditimbulkan diantaranya meningkatnya harga bunga telang, inflasi semakin meningkat, dan daya beli masyarakat semakin menurun.
PENERAPAN ANTAR JEMPUT KOLEKSI PERPUSTAKAAN PADA SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA Rianto Sitanggang; Jelius Telaumbanua, Imran; Alexander F.K Sibero; Immanuel H G Manurung; Lius Luaha; Dedy Armiady
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 7 No. 2 (2025): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/tekesnos.v7i2.6807

Abstract

Latar belakang: Perpustakaan memiliki peran penting sebagai pusat sumber belajar yang mendukung kegiatan akademik. Namun, sistem manual yang masih diterapkan di Universitas Sari Mutiara Indonesia mengakibatkan berbagai kendala, seperti pencatatan data yang tidak efisien, potensi kesalahan dalam transaksi peminjaman/pengembalian, serta kesulitan dalam pencarian informasi. Tujuan: Untuk mengatasi masalah tersebut, penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sistem informasi perpustakaan berbasis web menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL. Sistem ini memungkinkan pengelolaan data buku dan anggota, proses peminjaman serta pengembalian buku secara digital, dan memberikan akses informasi yang lebih mudah kepada pengguna. Metode: Peneliti menggunakan metode Observasi Pengumpulan data dan informasi dilakukan dengan melakukan penelitian di perpustakaan Universitas Sari Mutiara Indonesia serta mengamati sistem yang saat ini berjalan di perpustakaan tersebut. Wawancara dalam Pengumpulan data dilakukan dengan cara berdialog langsung dengan pustakawan di Universitas Sari Mutiara Indonesia. Studi Pustaka Dalam metode ini, penulis mengumpulkan informasi yang digunakan sebagai referensi dengan mencari sumber dari buku dan jurnal yang tersedia di internet. Metode Pengembangan Sistem Salah satu model pengembangan perangkat lunak atau Software Development Life Cycle (SDLC) yaitu model waterfall atau air terjun. Model ini sering juga disebut model sekuensial linier (sequential linier) atau alur hidup (classic life cucle). Model ait terjun meyediakan pendekatan alur hidup perangkat lunak secara sekuensial atau terurut dimulai dari analisis, desain, pengkodean, pengujian, dan tahap pendukung Hasil: pengujian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu meningkatkan efisiensi, akurasi, dan kenyamanan layanan perpustakaan. Sistem ini juga dilengkapi dengan fitur perhitungan denda otomatis dan riwayat peminjaman, serta dapat diakses secara daring oleh anggota. Kesimpulan: penerapan fitur antar jemput koleksi juga membantu meningkatkan kepuasan pengguna dan mendukung transformasi digital di lingkungan perpustakaan. Integrasi fitur antar jemput dengan sistem manajemen perpustakaan yang sudah ada berjalan dengan baik sehingga memastikan kelancaran proses administrasi dan pelayanan. Namun, keberhasilan sistem ini juga bergantung pada kesiapan sumber daya manusia dan infrastruktur pendukung yang memadai.
PENERAPAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RUMAH SAKIT GUNA MENINGKATKAN MUTU PELAYANAN DI RS ADVENT MEDAN Naibaho, Ema Hardianti; Tamaralina Karona; Simhot Maruli Tua Simbolon
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 7 No. 2 (2025): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/tekesnos.v7i2.6852

Abstract

Latar belakang: untuk meningkatkan kesehatan ,mencegah dan mengobati penyakit ,serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat keluarga dan komunitas ,layanan kesehatan rumah sakit sangat penting. Jenis dan bentuk layanan rumah sakit ditentukan oleh tujuan, cakupan, dan organisasi perawatan kesehatan. Setiap rumah sakit harus membuat dan menerapkan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 82 Tahun 2013. SIMRS dimaksudkan untuk membantu operasional rumah sakit dengan mengumpulkan, memproses, menganalisis, menyajikan, dan meringkas data. Tujuan: mengetahui penerapan sistem informasi manajemen rumah sakit guna meningkatkan mutu palayanan di RS Advent Medan . Metode: secara kualitatif, Sistem Lunak (Soft System Methodology/SSM) dan NVivo 12 digunakan dalam penelitian eksplorasi kualitatif ini. Wawancara mendalam, tinjauan pustaka, dan observasi digunakan untuk mengumpulkan data. Hasil: menunjukkan bahwa SIMRS secara signifikan meningkatkan kualitas layanan, namun masih diperlukan peningkatan lebih lanjut. Kesimpulan: Terdapat kekurangan dalam penerapan sistem informasi manajemen rumah sakit guna meningkatkan mutu pelayanan di RS Advent Medan.
PENGUKURAN STATUS GIZI DAN PENGENALAN MAKANAN SEHAT PADA ANAK USIA DINI DI TK KALAM KUDUS MEDAN Juniwati Barus, Darwita; Henny Arwina Bangun; Taruli R Sinaga; Cinthia Agnes
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 7 No. 2 (2025): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/tekesnos.v7i2.6853

Abstract

Background: Early childhood education, such as kindergarten (TK), plays a crucial role in establishing the foundation for children's physical and cognitive development. Early childhood growth significantly impacts children's health, which is greatly influenced by the quantity and variety of food they eat. Nutritional problems in toddlers and young children remain a serious issue in Indonesia, with high prevalences of stunting, wasting, underweight, and overweight. All of these conditions are caused by an imbalance between nutritional intake and a child's body needs, which can negatively impact their health and cognitive development in the future. Furthermore, this can also increase a child's risk of disease and death. Objective: This study aims to examine the nutritional status of toddlers using indicators of height/age, weight/age, and height/weight. Method: This research is descriptive with sampling technique using total sampling which is done by taking all respondents who were at the time of the research as many as 37 children of Kalam Kudus Kindergarten Medan consisting of PAUD and Kindergarten A and Kindergarten B. Results: It was found that there were 37.85% indicators of TB/U nutritional status in the short and very short group 2.70% and there were 5.40% who were tall, Indicators of BB/U nutritional status in the less category 13.52% and very less nutrition 5.4% and 24.32% in the overweight category. Indicators of TB/BB nutritional status in the very less category 5.4%, less 13.52% and more risk 10.82% and more (obesity as much as 13.51%. Conclusion: It is hoped that there will be attention from parents regarding the provision of food at home, breakfast and provisions to be brought to school, teachers can also provide motivation and interesting games about healthy and nutritious food.
KEKUATAN HUKUM BAGI PEMILIK SKCK SEBAGAI PERSYARATAN CALON LEGISLATIF YANG PERNAH MELAKUKAN TINDAK PIDANA BERDASARKAN PERKAP No. 6 TAHUN 2023 (STUDI KASUS POLRESTABES MEDAN) Jelyta; Micael Jeriko Damanik; Simanjuntak, Marihot; Dirwan Manik; Sijabat, Togar
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 7 No. 2 (2025): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/tekesnos.v7i2.6861

Abstract

Latarbelakang: Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) memiliki kekuatan hukum yang berlaku secara nasional, termasuk bagi mantan narapidana, dengan mencantumkan riwayat hukum pemiliknya. Penerbitan SKCK oleh Polri berdasarkan Perkap Nomor 6 Tahun 2023 menimbulkan implikasi hukum terhadap pencalonan anggota legislatif. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekuatan hukum penerbitan SKCK bagi calon legislatif yang pernah melakukan tindak pidana, penerapan Perkap No. 6 Tahun 2023 di Polrestabes Medan, serta peran KPU dalam memastikan pemenuhan kriteria calon legislatif. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah normatif-empiris melalui wawancara dan analisis bahan hukum primer serta sekunder. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perkap No. 6 Tahun 2023 menjadi acuan dalam verifikasi keabsahan SKCK dan integritas calon legislatif. Kesimpulan: SKCK memiliki peran penting sebagai alat verifikasi administratif yang mendukung proses seleksi calon legislatif secara objektif. Penerapan Perkap Nomor 6 Tahun 2023 membantu menjamin integritas proses pencalonan tanpa mengabaikan hak politik warga negara yang telah menjalani sanksi pidana sesuai ketentuan hukum.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN PEMAKAIAN ALAT PELINDUNG DIRI PADA TENAGA KERJA PEMANEN DIVISI I DI PT. BAKRIE SUMATERA PLANTATIONS GURACH BATU KABUPATEN ASAHAN TAHUN 2025 Hutajulu, Johansen; Mindo Tua Siagian; Evawani Martalena Silitonga; Mido Ester J. Sitorus; Sarah Angelina Claudia Damanik
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 7 No. 2 (2025): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/tekesnos.v7i2.6894

Abstract

Latar belakang: Kecelakaan kerja masih menjadi masalah utama di sektor perkebunan, khususnya pada pekerja pemanen kelapa sawit. Penggunaan alat pelindung diri (APD) merupakan salah satu upaya pencegahan kecelakaan saat bekerja namun tingkat kepatuhan pekerja yang masih dikatakan tergolong rendah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan pemakaian alat pelindung diri (APD) pada tenaga kerja pemanen Divisi I di PT. Bakrie Sumatera Plantations Gurach Batu tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan metode cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh tenaga kerja pemanen divisi I sebanyak 30 orang, dan seluruh populasi dijadikan sampel (total populasi). Data dikumpulkan melalui kuesioner dan observasi langsung, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi Square dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil: Mayoritas pekerja berusia 33-40 tahun sebanyak 46,7% dan pekerja berpendidikan SMA 70,0%. Sebanyak 56,7% pekerja memiliki pengetahuan kurang baik, dan 60% pekerja merasa nyaman menggunakan APD, namun 70% pekerja menyatakan pengawasan masih kurang baik. Tingkat kepatuhan penggunaan APD masih tergolong rendah, yaitu 56,7% pekerja tidak patuh menggunakan alat pelindung diri. Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan (p=0,000) dan kenyamanan APD (p=0,000) dengan kepatuhan penggunaan alat pelindung diri (APD). Namun, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengawasan dengan kepatuhan penggunaan APD (p=0,127). Kesimpulannya, pengetahuan dan kenyamanan menjadi faktor utama yang berhubungan signifikan dengan kepatuhan pekerja, sedangkan pengawasan K3 tidak berhubungan. Untuk itu diperlukan upaya peningkatan pengetahuan dan kenyamanan Alat Pelindung Diri (APD) melalui edukasi tentang pentingnya penggunaan APD, pelatihan, dan penyediaan Alat Pelindung Diri (APD) yang nyaman dan sesuai untuk meningkatkan keselamatan kerja di lingkungan perkebunan.