cover
Contact Name
Sayono
Contact Email
say.epid@gmail.com
Phone
+628122545186
Journal Mail Official
say.epid@gmail.com
Editorial Address
Ruang 408 Lantai 4 Gedung Laboratorium Kesehatan Terpadu Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Semarang Jl. Kedungmudu Raya No.18 Semarang, 50273
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia
ISSN : 16933443     EISSN : 26139219     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia publishes scientific articles of research results in the field of public health in scope: Health policy and administration Public health nutrition Environmental health Occupational health and safety Health promotion Reproductive health Maternal and child health Other related articles in public health
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Volume 15. No. 1. Tahun 2020" : 10 Documents clear
Hubungan Infeksi Saluran Pernapasan Atas dengan Kejadian Stunting pada Anak Usia di Bawah 5 Tahun di Sampang Ernia Haris Himawati; Laila Fitria
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia Volume 15. No. 1. Tahun 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.099 KB) | DOI: 10.26714/jkmi.15.1.2020.1-5

Abstract

Latar Belakang: Stunting menjadi salah satu isu kesehatan di negara-negara berkembang termasuk Indonesia, dengan prevalensi yang tinggi yaitu 30.8%. Stunting tidak hanya dipengaruhi oleh faktor nutrisi, tetapi juga riwayat kesehatan seperti penyakit infeksi dan lingkungan rumah tangga. Tujuan: Untuk menganalisis hubungan kejadian ISPA dengan stunting dengan memperhitungkan perancu (status gizi ibu saat hamil, riwayat berat bayi lahir, kelengkapan imunisasi anak, riwayat diare dan sumber air minum). Metode: Studi potong lintang ini menerapkan total sampling dari data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Hasil: Kejadian ISPA berhubungan dengan stunting (p = 0.029) dengan OR 3.115 (95%CI 1.079-8.994). Namun setelah dikontrol dengan status gizi ibu saat hamil, riwayat berat bayi lahir, kelengkapan imunisasi anak, riwayat diare dan sumber air minum maka ISPA tidak berhubungan bermakna dengan stunting (p > 0.05), meskipun nilai OR tinggi, masing-masing ISPA 3.148 (95%CI 0.592-16.740), untuk diare OR 2.296 (95%CI 0.602-8.759) dan BBLR 2.851 (95%CI 0.772-10.528). Kesimpulan: Kejadian ISPA, diare dan BBLR pada anak berkontribusi terhadap kejadian stunting, masing-masing sebesar 3, 2.8 dan 2.2 kali.
Potensi Penularan Tuberculosis Paru pada Anggota Keluarga Penderita Tri Kristini; Rana Hamidah
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia Volume 15. No. 1. Tahun 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.192 KB) | DOI: 10.26714/jkmi.15.1.2020.24-28

Abstract

Latar Belakang: Tuberkulosis paru merupakan penyakit menular yang disebabkan Mycobacterium tuberculosis. Penularan terjadi ketika penderita TBC paru BTA positif batuk atau bersin dan tanpa disengaja penderita menyebarkan kuman ke udara dalam bentuk percikan dahak. Seorang penderita tuberkulosis paru BTA positif dapat menginfeksi 10-15 orang di sekitarnya. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi terduga dan kasus baru TBC paru di sekitar tempat tinggal penderita TBC paru BTA positif. Metode: Jenis penelitian observasional analitik dengan pendekatan  cross sectional. Populasi penelitian sebanyak 70 orang adalah seluruh anggota keluarga dari 35 penderita TBC paru BTA positif yang didiagnosa pada bulan Januari-Maret 2019 dan sedang menjalani pengobatan di wilayah kerja puskesmas Tlogosari Wetan. Sampel penelitian ditetapkan secara toral sampling. Hasil:  Intensitas kontak responden dengan penderita lebih dari 8 jam/hari sebanyak 71,4%.  Seluruh responden memiliki tingkat kepadatan hunian yang baik, artinya hunian tidak dalam kategori padat.  Responden yang merokok hanya 14,4%. Ventilasi kamar sebanyak 97,1% telah memenuhi standar kesehatan. status gizi hanya menemukan 1,4% responden yang masuk kategori kurus. Simpulan: Dari 70 anggota keluarga penderita TBC paru BTA positif ditemukan 5 orang terduga TBC paru. Diantara 5 orang terduga TBC paru tidak didapatkan kasus baru TBC paru.
Pengaruh Modifikasi Permainan Monopoli Terhadap Pengetahuan dan Sikap Siswa mengenai Keamanan Makanan Jajanan Weni Enjelina; Asih Febria Ningrum; Zulya Erda
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia Volume 15. No. 1. Tahun 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.095 KB) | DOI: 10.26714/jkmi.15.1.2020.29-34

Abstract

Latar Belakang: Pengetahuan dan Sikap tentang keamanan makanan mempengaruhi tindakan siswa sekolah dasar dalam memilih makanan jajanan. Permainan monopoli merupakan media edukatif untuk memberikan informasi. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh modifokasi permainan monopoli terhadap pengetahuan dan sikap siswa tentang kemanan makanan jajanan. Metode: Penelitian pra eksperimen ini menerapkan desain one group pre test and post test. Subjek penelitian adalah 38 siswa kelas 4 SDN 013 Satu Atap Kota Tanjungpinang. Data pengetahuan dan sikap dikumpulkan menggunakan kuesioner, dan dianalissi secara bivariat menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Peningkatan rerata skor pengetahuan dan sikap siswa dari 7,58 dan 7,55 menjadi 8,26 dan 8,23 Hal ini menunjukkan peningkatan pengetahuan dan sikap yang signifikan, masing-masing sebesar 21% (p = 0,013) dan 31% (p = 0,002). Kesimpulan: Modifikasi permainan monopoli dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap siswa sekolah dasar tentang keamanan makanan.
Hubungan Karakteristik Individu dengan Pengetahuan tentang Pencegahan Coronavirus Disease 2019 pada Masyarakat di Kalimantan Selatan Anggun Wulandari; Fauzie Rahman; Nita Pujianti; Ayu Riana Sari; Nur Laily; Lia Anggraini; Farid Ilham Muddin; Agus Muhammad Ridwan; Vina Yulia Anhar; Muhammad Azmiyannoor; Diki Bima Prasetio
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia Volume 15. No. 1. Tahun 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.138 KB) | DOI: 10.26714/jkmi.15.1.2020.42-46

Abstract

Latar Belakang: Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) saat ini menjadi permasalahan dunia yang serius dengan jumlah kasusnya yang selalu mengalami peningkatan setiap harinya. Tujuan: Untuk mengetahui pengetahuan masyarakat Kalimantan Selatan tentang pencegahan Covid-19 beserta faktor karakteristik individu. Metode: Desain cross sectional dengan sampel berjumlah 1190 orang yang dipilih dengan menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner google form. Hasil: Dari 1190 masyarakat yang menjadi responden merupakan masyarakat dengan kategori umur remaja yaitu sebesar 93,7%, status pekerjaan tidak bekerja sebesar 77,2%, berjenis  kelamin perempuan sebesar 66,3%, posisi dalam keluarga sebagai anggota rumah tangga yaitu sebesar 97,8%, dan mempunyai pengetahuan yang baik tentang pencegahan Covid-19 sebesar 69,2%. Hasil uji chi square menunjukan nilai p antara umur, jenis kelamin, pendidikan, status pekerjaan dan posisi dalam keluarga dengan pengetahuan tentang pencegahan Covid-19  adalah 0,386, 0,013, 0,428, 0,515, dan 0,999. Kesimpulan: Umur, pendidikan, status pekerjaan dan posisi dalam keluarga dengan tidak memiliki hubungan dengan pengetahuan tentang pencegahan Covid-19. Namun, jenis kelamin memiliki hubungan dengan pengetahuan tentang pencegahan Covid-19.
Gerakan Masyarakat Hidup Sehat dalam Perspektif Implementasi Kebijakan (Studi Kualitatif) Dian Isti Cahyani; Martha Irene Kartasurya; Mohammad Zen Rahfiludin
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia Volume 15. No. 1. Tahun 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.357 KB) | DOI: 10.26714/jkmi.15.1.2020.10-18

Abstract

Latar Belakang: Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) merupakan upaya promotif dan preventif guna meningkatkan pola hidup sehat di masyarakat. GERMAS didukung oleh kebijakan Presiden dalam peraturan Instruksi Presiden RI Nomor 1 Tahun 2017. Harapan dengan adanya GERMAS adalah untuk menurunkan angka kematian dan kesakitan yang disebabkan karena perilaku masyarakat yang tidak sehat. Tujuan: Untuk menganalisis implementasi kebijakan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) di Kota Semarang. Metode: Penelitian kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan telaah dokumen. Informan berjumlah 17 orang (8 informan utama, 9 informan triangulasi) yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Hasil: Analisis implementasi kebijakan GERMAS menggunakan variabel sumber daya, komunikasi, struktur birokrasi, disposisi dan lingkungan belum berjalan dengan optimal. Hambatan dan masalah masih ada dalam mengimplementasikan kebijakan GERMAS ini. Kesimpulan: Implementasi kebijakan GERMAS sudah terlaksana dan masih berjalan sampai sekarang, akan tetapi masih diperlukan dukungan dari seluruh aspek lintas sektoral dan masyarakat.
Pengasapan Kandang Ternak: Perilaku Potensial Peningkatan Risiko Gigitan Anopheles pada Penduduk Daerah Endemik Malaria Husniyatun Nisrina; Didik Sumanto; Sri Widodo
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia Volume 15. No. 1. Tahun 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.648 KB) | DOI: 10.26714/jkmi.15.1.2020.35-41

Abstract

Latar Belakang: Vektor malaria terverifikasi di Purworejo adalah Anopheles aconitus dan Anopheles maculatus.  Vektor  bersifat zooantropofilik yang lebih menyukai darah kambing dibandingkan manusia. Kondisi ini menjadi peluang positif bagi upaya pengendalian malaria melalui pengalihan serangan gigitan Anopheles dari manusia ke ternak. Tujuan: Untuk mengeksplorasi kebiasaan pengelolaan ternak pada masyarakat endemik malaria. Metode: Survei dilakukan pada penduduk sekitar domisili penderita malaria di daerah endemik malaria Desa Jatirejo Kaligesing Purworejo. Variabel pengamatan yaitu jarak kandang dengan pemukiman, jumlah kambing dalam kandang, perilaku pengusiran nyamuk. Etik penelitian dikeluarkan oleh Komisi Etik Penelitian Kesehatan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Semarang.  Hasil: Seluruh kandang ternak berjarak lebih dari 10 m dari tempat tinggal. Jumlah kambing etawa tiap kandang berkisar antara 2 – 3 ekor. Tidak ada yang membalurkan insektisida pada hewan ternak untuk mencegah serangan nyamuk. Perilaku pengusiran nyamuk dengan membakar jerami di sekitar kandang ternak 75.3%.  Simpulan : Upaya pengalihan serangan gigitan Anopheles yang dilakukan adalah memelihara ternak kambing ditempatkan pada kandang berjarak lebih 10 meter dari rumah hunian. Pengusiran nyamuk metode pengasapan dengan membakar jerami atau rumput kering di malam hari potensial efektif meminimalkan serangan pada ternak namun perlu diwaspadai berbaliknya nyamuk ke area pemukiman penduduk.
Peran Dukungan Keluarga, Petugas Kesehatan dan Perceived Stigma dalam Meningkatkan Kepatuhan Minum Obat pada Penderita Tuberculosis Paru Cucu Herawati; R Nur Abdurakhman; Nararya Rundamintasih
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia Volume 15. No. 1. Tahun 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.267 KB) | DOI: 10.26714/jkmi.15.1.2020.19-23

Abstract

Latar belakang: Tuberculosis merupakan penyebab kematian kedua setelah Human Immunodificiency Virus. Kepatuhan pasien dalam pengobatan TB Paru sangat penting untuk mencapai tujuan Millenium Development Goals (MDGs) dalam rangka menurunkan penyebaran TB. Peran determinan perilaku terutama predisposing factor dan reinforcing factor mempunyai peranan penting dalam rangka meningkatkan kepatuhan pengobatan penderita TB. Tujuan: Untuk mengetahui peran dukungan keluarga, petugas kesehatan dan perceived stigma dalam meningkatkan kepatuhan minum obat pada penderita Tuberculosis. Metode: Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain studi cross secstional. Populasi penelitian sebanyak 31 responden penderita Tuberculosis di wilayah UPT Puskesmas Kejaksan Kota Cirebon Tahun 2019. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Analisa data menggunakan univariat dan bivariate dengan uji chi-square. Hasil: Didapatkan ada hubungan antara dukungan keluarga (p-value 0,007), dukungan petugas kesehatan (p-value 0,03) dan perceived stigma (p-value 0,047) dengan kepatuhan minum obat pada Penderita TB Paru. Kesimpulan: Perlunya meningkatkan peran dukungan keluarga dan petugas kesehatan dalam konseling dan edukasi terkait penyakit serta dampak pengobatan TB Paru sehingga dapat mengurangi perceived stigma pada penderita dan dapat meningkatkan kepatuhan minum obat Tuberculosis.
Kepemimpinan dan Motivasi Kerja Tenaga Kesehatan di Puskesmas Kota Yogyakarta Heni Rusmitasari; Ahmad Ahid Mudayana
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia Volume 15. No. 1. Tahun 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.026 KB) | DOI: 10.26714/jkmi.15.1.2020.47-51

Abstract

Latar belakang: Sumber daya manusia merupakan salah satu faktor terpenting dalam organisasi karena menjadi kunci kesuksesan organisasi di masa sekarang maupun mendatang. Dalam sebuah organisasi diperlukan peran kepemimpinan yang baik. Adanya kepemimpinan yang baik maka akan meningkatkan motivasi kerja pegawainya. Tujuan: Menganalis hubungan kepemimpinan dengan motivasi kerja pada tenaga kesehatan di Puskesmas Kota Yogyakarta. Metode: Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Kota Yogyakarta, dengan jumlah sampel sebanyak 289 responden. Data diambil menggunakan kuesioner yang sebelumnya telah dilakukan uji validitas dan reliabilitas.  Analisis data menggunakan uji statistik chi-square untuk mengetahui hubungan antara variabel kepemimpinan dengan variabel motivasi kerja. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian didapat bahwa kepemimpinan yang diterapkan di Puskesmas Kota Yogyakarta termasuk ke dalam kategori baik yaitu sebanyak 176 (60.9%) responden. Motivasi kerja yang dimiliki termasuk dalam kategori tinggi yaitu sebanyak 155 (53.6%) responden. Hasil statistik uji chi-square antara kepemimpinan dengan motivasi kerja diperoleh nilai p = 0.000. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara kepemimpinan dengan motivasi kerja pada tenaga kesehatan di Puskesmas Kota Yogyakarta.
Resistensi Vektor Dengue Strain Pedesaan Terhadap Malathion 5% Wahyu Handoyo; Fitri Widayati Endarning Hartati
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia Volume 15. No. 1. Tahun 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.653 KB) | DOI: 10.26714/jkmi.15.1.2020.6-9

Abstract

Latar belakang: Aedes aegapty merupakan vektor utama Demam Berdarah Dengue (DBD). Pemberantasan vektor menggunakan insektisida terutama di daerah endemis paling diminati oleh masyarakat. Penelitian ini untuk mengetahui resistensi insektisida temephos dan malathion terhadap vektor dengue di daerah pedesaan yang endemis DBD. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah larva strain Batursari. Sampel sebanyak 60 rumah yang diambil dari 20 rumah disekitar rumah kasus DBD dengan ketinggian wilayah yang bervarisai. Variabel bebas dari penelitian ini adalah ketinggian wilayah, bahan aktif insektisida, jumlah kematian nyamuk. Variabel terikat resistensi larva dan nyamuk Aedes terhadap temephos dan malathion. Hasil: berdasarkan hasil observasi larva di Wilayah Desa Batursari RW 30, RW 3, RW XX adalah jenis Aedes Aegypti. Paparan dengan malathion 5 % di dapatkan hasil kepingsanan nyamuk terjadi di menit ke 10 dengan rata rata 2.8. Mortalitas menunjukkan persentase 100% untuk semua wilayah dengan Malathion 5%. Simpulan: Larva dan nyamuk Aedes aegypti di wilayah desa Batursari masih rentan terhadap Malathion 5%, sehingga insektisida masih efektif untuk pengendalian vektor di wilayah tersebut.
Analisis Spasial dan Pemodelan Faktor Risiko Kejadian Demam Berdarah Dengue Tahun 2016-2018 di Kota Kupang Nur Arifatus Sholihah; Pius Weraman; Jacob M. Ratu
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia Volume 15. No. 1. Tahun 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1370.989 KB) | DOI: 10.26714/jkmi.15.1.2020.52-61

Abstract

Latar Belakang: Demam Berdarah Dengue adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue. Kota Kupang memiliki tingkat mobilitas penduduk yang tinggi. Pemberantasan penyakit menular membutuhkan informasi yang berbasis lokasi sehingga pola penyebaran penyakitnya dapat diketahui sebagai acuan dalam pencegahan dan pengendalian. Tujuan: untuk mengetahui model dan pola spasial faktor risiko kejadian DBD tahun 2016-2018 di wilayah pesisir dan perbukitan Kota Kupang. Metode: Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain case control.  Sampel kasus diambil secara total sampling sebanyak 93 kasus. Analisis menggunakan uji chi square dan regresi logistik. Hasil: Faktor host yang signifikan berpengaruh pada kejadian DBD di wilayah pesisir adalah umur (0,000), jenis kelamin (0,015), pendidikan (0,064), jenis pekerjaan (0,000) dan penggunaan obat anti nyamuk (0,026), sedangkan di wilayah perbukitan adalah umur (0,001), jenis pekerjaan (0,096) dan penggunaan obat anti nyamuk (0,003). Faktor lingkungan signifikan di wilayah pesisir adalah kepadatan (0,001), kegiatan PSN (0,000), sedangkan di wilayah perbukitan   jarak pohon pisang (0,044), kelembaban (0,026) dan kegiatan PSN (0,003). Faktor risiko  berpengaruh secara simultan di wilayah pesisir adalah umur (OR:13,497), kegiatan PSN (OR:6,546), pekerjaan (OR:3,237), sedangkan di wilayah perbukitan adalah umur (OR:74,59) dan kegiatan PSN (OR:15,193). Kesimpulan: Kasus DBD di wilayah pesisir lebih tinggi dibandingkan wilayah perbukitan dan secara spasial penyebaran kasus DBD di wilayah pesisir dan wilayah perbukitan menjadi wilayah fokus evaluasi dan intervasi program.

Page 1 of 1 | Total Record : 10