cover
Contact Name
Dimas Qondias
Contact Email
Jurnal.jcpa2025@gmail.com
Phone
+6281337976383
Journal Mail Official
Jurnal.jcpa2025@gmail.com
Editorial Address
Jalan Trans Bajawa-Ende, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur
Location
Kab. ngada,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Citra Pendidikan Anak
Published by STKIP Citra Bakti
ISSN : -     EISSN : 28305671     DOI : https://doi.org/10.38048/jcpa
Jurnal Citra Pendidikan Anak mengkaji tentang hasil hasil penelitian dalam bidang: 1. Perencanaan Pembelajaran Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Dasar 2. Pembelajaran dan Media Pembelajaran Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Dasar 3. Pengembangan Bahan Ajar Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Dasar 4. Evaluasi Pembelajaran Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Dasar 5. Isu isu Terkini dalam Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Dasar
Articles 203 Documents
PENANAMAN NILAI KEDISIPLINAN BAGI ANAK DI SDK AERAMO Maria Helena Toyo; Maria Alexandria Wea; Maria Olivia Yoja; Intan Karmelian Nebo Lewa; Eleonora Febriyanti Mazu; Konstantinus Dua Dhiu
Jurnal Citra Pendidikan Anak Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Citra Pendidikan Anak
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcpa.v5i2.6870

Abstract

Penanaman nilai kedisiplinan merupakan bagian penting dalam pembentukan karakter siswa sekolah dasar karena berkaitan dengan tanggung jawab, keteraturan, dan kepatuhan terhadap aturan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penanaman nilai kedisiplinan bagi siswa di SDK Aeramo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung terhadap aktivitas siswa di lingkungan sekolah. Data dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan bentuk penanaman kedisiplinan yang diterapkan dalam kehidupan sekolah sehari-hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman nilai kedisiplinan di SDK Aeramo dilakukan melalui penerapan tata tertib sekolah, pembiasaan hadir tepat waktu, kedisiplinan dalam berpakaian, keteraturan dalam kegiatan belajar mengajar, pelaksanaan kegiatan rutin sekolah, serta keterlibatan siswa dalam menjaga kebersihan lingkungan. Proses tersebut diperkuat oleh peran guru sebagai pembimbing dan teladan dalam membangun perilaku disiplin siswa. Penanaman nilai kedisiplinan memberikan dampak positif terhadap perubahan perilaku siswa, seperti meningkatnya sikap tertib, tanggung jawab, kepatuhan terhadap aturan, dan penghargaan terhadap waktu. Dengan demikian, penanaman nilai kedisiplinan di sekolah dasar perlu dilaksanakan secara konsisten dan berkelanjutan agar mampu membentuk karakter siswa yang baik.
PENGENALAN LAPANGAN PERSEKOLAHAN DALAM MEMBENTUK KEPEKAAN PEDAGOGIK TERHADAP KEBERAGAMAN GAYA BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR KABUPATEN NGADA Petronela Dewita Ngula; Maria Ermelinda Moi; Maria Jesinia Ewo; Maria Florentina Mau; Pelipus Wungo Kaka
Jurnal Citra Pendidikan Anak Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Citra Pendidikan Anak
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcpa.v5i2.6881

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran Program Pengenalan Lapangan Persekolahan 1 dalam membentuk kepekaan pedagogik mahasiswa calon guru terhadap keberagaman gaya belajar siswa sekolah dasar di Kabupaten Ngada. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi di SDI Dolumolo, SDI Beiposo, SDI Bobou, dan SDK Pape. Subjek penelitian meliputi mahasiswa peserta PLP 1, guru, kepala sekolah, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa sekolah dasar memiliki gaya belajar yang beragam, yaitu visual, auditori, dan kinestetik. Gaya belajar visual dan kinestetik cenderung lebih dominan, terutama pada siswa kelas rendah. Melalui PLP 1, mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dalam mengamati proses pembelajaran, mengenali karakteristik belajar siswa, serta memahami strategi guru dalam menyesuaikan metode dan media pembelajaran. Dengan demikian, PLP 1 berperan penting sebagai pengalaman awal dalam membentuk kepekaan pedagogik mahasiswa calon guru terhadap kebutuhan belajar siswa yang beragam.
ANALISIS KULTUR SEKOLAH DALAM PEMBENTUKAN KEDISIPLINAN PESERTA DIDIK DI UPTD SDI WAEWARU Maria Antonia Meo; Wilibaldus Bhoke; Florentina Oje; Fernidita Kristiani Gedhi; Maria Anita Ringa
Jurnal Citra Pendidikan Anak Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Citra Pendidikan Anak
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcpa.v5i2.6882

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kultur sekolah dalam membentuk kedisiplinan peserta didik di lingkungan sekolah dasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kultur sekolah dalam pembentukan kedisiplinan peserta didik di UPTD SDI Waewaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi selama dua minggu di UPTD SDI Waewaru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kultur sekolah diterapkan melalui budaya senyum, salam, dan sapa, pengondisian awal sebelum pembelajaran, pelaksanaan upacara bendera, pembinaan penggunaan atribut seragam, serta pembiasaan menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan sekolah. Kultur tersebut membantu peserta didik membangun sikap tertib, sopan, bertanggung jawab, dan menghargai aturan. Meskipun masih terdapat beberapa siswa yang belum sepenuhnya disiplin, pembiasaan yang dilakukan secara konsisten mampu mendukung pembentukan karakter disiplin. Dengan demikian, kultur sekolah berperan penting dalam memperkuat kedisiplinan peserta didik di UPTD SDI Waewaru.
ANALISIS PELAKSANAAN BUDAYA 5S SEBAGAI BENTUK PEMBIASAAN NILAI LITERASI BUDAYA DAN KEWARGAAN DI SEKOLAH DASAR KATOLIK MATALOKO Marianus Bule; Qondias, Dimas; Stefanus Emanuel Ba’i; Lusia Kedo; Kornelis Darno
Jurnal Citra Pendidikan Anak Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Citra Pendidikan Anak
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcpa.v5i2.6891

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan budaya 5S sebagai bentuk pembiasaan nilai literasi budaya dan kewargaan di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, siswa, dan staf sekolah. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya 5S telah dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari warga sekolah dan didukung oleh pembiasaan serta program sekolah. Pelaksanaan budaya 5S mencerminkan lima aspek utama, yaitu sopan santun, penghormatan, interaksi sosial positif, disiplin sosial, dan pembiasaan hidup bersama. Aspek-aspek tersebut tampak dalam kebiasaan memberi salam, menyapa, bertutur santun, menghargai sesama, membangun hubungan yang ramah, serta menjalankan kebiasaan sosial secara bersama-sama. Dengan demikian, budaya 5S dapat dipahami sebagai wujud literasi budaya dan kewargaan di sekolah dasar.
PEMBIASAAN LITERASI SEBAGAI STRATEGI PEMBENTUKAN KEDISIPLINAN SISWA DI SD NEGERI BATAWA Maria Heldiana Rendang; Roswita Yuliana Wea; Humbelina Eva Soli
Jurnal Citra Pendidikan Anak Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Citra Pendidikan Anak
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcpa.v5i2.6892

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan budaya kedisiplinan melalui kegiatan literasi di SD Negeri Batawa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi guru dan peserta didik yang terlibat dalam kegiatan literasi dan pembiasaan kedisiplinan di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya kedisiplinan di SD Negeri Batawa diterapkan melalui berbagai kegiatan pembiasaan, seperti apel pagi, doa bersama, menjaga kebersihan lingkungan, penerapan tata tertib sekolah, budaya 5S, keteladanan guru, serta kegiatan literasi membaca 15 menit sebelum pembelajaran. Kegiatan literasi tersebut berperan dalam membentuk kedisiplinan peserta didik, terutama dalam hal ketepatan waktu, kepatuhan terhadap aturan, tanggung jawab membawa dan membaca buku, serta kesiapan mengikuti proses pembelajaran. Dengan demikian, kegiatan literasi tidak hanya berfungsi untuk meningkatkan kemampuan membaca, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter disiplin peserta didik di sekolah dasar.
PENGEMBANGAN MEDIA DADU PUTAR HURUF UNTUK KEMAMPUAN MEMBACA AWAL PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI KOBER PEU PADO Salfiana Ndaki; Marsianus Meka
Jurnal Citra Pendidikan Anak Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Citra Pendidikan Anak
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcpa.v5i3.2859

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan sosial anak usia dini melalui kegiatan permainan bola kasti. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan subjek sebanyak 16 anak. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi menggunakan lembar observasi kemampuan sosial yang mencakup tiga dimensi, yaitu empati, afiliasi dan resolusi konflik, serta pengembangan kebiasaan positif. Data dianalisis secara deskriptif dengan menghitung skor, persentase, dan kategori perkembangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan sosial anak secara keseluruhan memperoleh rata-rata capaian sebesar 71,53% dengan kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH). Pada dimensi empati, aspek pengertian, tenggang rasa, dan kepedulian masing-masing memperoleh persentase 70,31%. Pada dimensi afiliasi dan resolusi konflik, aspek komunikasi dan penyelesaian konflik masing-masing memperoleh 73,44%, sedangkan kerja sama memperoleh 70,31%. Pada dimensi pengembangan kebiasaan positif, aspek kesopanan dan kemandirian masing-masing memperoleh 68,75%, sedangkan tanggung jawab mencapai 78,13% dengan kategori Berkembang Sangat Baik (BSB). Temuan ini menunjukkan bahwa permainan bola kasti dapat digunakan sebagai aktivitas bermain kelompok yang mendukung munculnya kemampuan sosial anak usia dini.
ANALISIS KEBUTUHAN MEDIA KARTU EMOSI UNTUK MENDUKUNG KEMAMPUAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA 5–6 TAHUN DI TKK NEGERI TIBAKISA Angelina Kurnia Juita; Otavani Meno; Elisa Yunita Sada
Jurnal Citra Pendidikan Anak Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Citra Pendidikan Anak
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcpa.v5i3.4665

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan media kartu emosi dalam mendukung kemampuan sosial emosional anak usia 5–6 tahun di TKK Negeri Tibakisa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek sebanyak 32 anak usia 5–6 tahun yang terdiri atas 12 anak laki-laki dan 20 anak perempuan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan sosial emosional anak belum berkembang secara merata. Sebagian anak telah mampu mengekspresikan emosi dan memahami kondisi emosional teman, sedangkan sebagian lainnya masih memerlukan pendampingan dalam mengenali, mengekspresikan, dan mengelola emosi secara tepat. Hasil analisis juga menunjukkan bahwa TKK Negeri Tibakisa belum memiliki media kartu emosi yang secara khusus digunakan untuk mendukung pembelajaran sosial emosional. Kondisi tersebut menunjukkan adanya kebutuhan terhadap media visual yang sederhana, menarik, mudah digunakan, dan sesuai dengan karakteristik anak usia dini. Dengan demikian, media kartu emosi dibutuhkan sebagai media pendukung pembelajaran untuk membantu guru memberikan stimulasi sosial emosional kepada anak. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar awal untuk pengembangan, validasi, dan pengujian media kartu emosi pada penelitian selanjutnya.
KAJIAN LITERATUR TENTANG EFEKTIVITAS METODE DAN MEDIA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DALAM MENANAMKAN NILAI-NILAI PANCASILA DI SD Surayanah; Andimas Renda Kevindo; Diana Madya Ratri; Dhiya Nasywa; Dwi Monna Fadila
Jurnal Citra Pendidikan Anak Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Citra Pendidikan Anak
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcpa.v5i3.5606

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas metode dan media pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) dalam mendukung pemahaman dan penerapan nilai-nilai Pancasila pada siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode kajian literatur dengan menelusuri sumber ilmiah melalui Google Scholar menggunakan kata kunci yang relevan dengan metode pembelajaran PKn, media pembelajaran, dan nilai-nilai Pancasila. Literatur diseleksi berdasarkan kesesuaiannya dengan fokus kajian, kemudian dianalisis secara deskriptif-kualitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa metode tanya jawab, diskusi, dan role playing dapat meningkatkan keterlibatan, kerja sama, keterampilan sosial-emosional, serta hasil belajar siswa. Media gambar, audiovisual, komik, dan Augmented Reality juga membantu menyajikan materi secara lebih konkret, menarik, dan kontekstual. Namun, sebagian besar penelitian masih menggunakan hasil belajar, motivasi, dan respons siswa sebagai indikator efektivitas, sedangkan perubahan sikap dan penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari belum banyak diukur secara langsung. Dengan demikian, metode interaktif yang dipadukan dengan media kontekstual, keteladanan, pembiasaan, dan refleksi berkelanjutan berpotensi memperkuat pembelajaran nilai-nilai Pancasila di sekolah dasar.
DESKRIPSI KEMAMPUAN SOSIAL ANAK USIA DINI MELALUI PERMAINAN BOLA KASTI Maria Felinsia Mbipi; Maria Hermina Bhebhe; Maria Wihelimina Mamo; Konstantinus Dua Dhiu
Jurnal Citra Pendidikan Anak Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Citra Pendidikan Anak
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcpa.v5i3.6587

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan sosial anak usia dini melalui kegiatan permainan bola kasti. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan subjek sebanyak 16 anak. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi menggunakan lembar observasi kemampuan sosial yang mencakup tiga dimensi, yaitu empati, afiliasi dan resolusi konflik, serta pengembangan kebiasaan positif. Data dianalisis secara deskriptif dengan menghitung skor, persentase, dan kategori perkembangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan sosial anak secara keseluruhan memperoleh rata-rata capaian sebesar 71,53% dengan kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH). Pada dimensi empati, aspek pengertian, tenggang rasa, dan kepedulian masing-masing memperoleh persentase 70,31%. Pada dimensi afiliasi dan resolusi konflik, aspek komunikasi dan penyelesaian konflik masing-masing memperoleh 73,44%, sedangkan kerja sama memperoleh 70,31%. Pada dimensi pengembangan kebiasaan positif, aspek kesopanan dan kemandirian masing-masing memperoleh 68,75%, sedangkan tanggung jawab mencapai 78,13% dengan kategori Berkembang Sangat Baik (BSB). Temuan ini menunjukkan bahwa permainan bola kasti dapat digunakan sebagai aktivitas bermain kelompok yang mendukung munculnya kemampuan sosial anak usia dini.
STIMULASI KEMAMPUAN BERCERITA ANAK USIA DINI MELALUI MEDIA BONEKA TANGAN DI TK NEGERI MAUWARU Elisabeth Tantiana Ngura; Puput Diana Yasin
Jurnal Citra Pendidikan Anak Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Citra Pendidikan Anak
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcpa.v5i3.6800

Abstract

Kemampuan bercerita merupakan salah satu aspek perkembangan bahasa yang perlu distimulasi sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan stimulasi kemampuan bercerita anak melalui penggunaan media boneka tangan di TK Negeri Mauwaru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas delapan anak kelompok B berusia 5–6 tahun. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi selama kegiatan pembelajaran, kemudian dianalisis dengan mengelompokkan hasil pengamatan berdasarkan indikator kemampuan bercerita, menyajikan data secara deskriptif, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media boneka tangan mampu menarik perhatian dan mendorong keterlibatan anak dalam kegiatan bercerita. Kemampuan yang tampak meliputi keberanian berbicara, kelancaran menggunakan kalimat sederhana, penggunaan kosakata yang lebih beragam, kemampuan menyusun urutan cerita sederhana, serta penggunaan ekspresi dan intonasi sesuai dengan tokoh yang dimainkan. Sebagian anak masih memerlukan pertanyaan penuntun dan bantuan guru untuk melanjutkan cerita. Dengan demikian, media boneka tangan dapat digunakan sebagai media pembelajaran alternatif untuk menstimulasi kemampuan bercerita anak usia dini. Temuan penelitian ini terbatas pada delapan anak dalam satu kegiatan pembelajaran di TK Negeri Mauwaru.