cover
Contact Name
Muhamad Ahyar Rasidi
Contact Email
ccgedu.org@gmail.com
Phone
+6287865186492
Journal Mail Official
itengabdi@gmail.com
Editorial Address
Jalan By Pass BIL Lombok Tengah
Location
Kab. lombok tengah,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Ite Ngabdi
ISSN : -     EISSN : 30908094     DOI : https://doi.org/10.61798/dzwvew81
Ite Ngabdi (E-ISSN: 3090-8094) is a Sasak language phrase which means “we serve”. Ite Ngabdi published by Yayasan Cendekia Citra Gemilang contains scientific articles from various disciplines adopted in multiple community service activities and other applied research. Articles published in Ite Ngabdi include original scientific research results, new scientific review articles, or comments or criticisms of existing writings published in Ite Ngabdi or other scientific periodicals. This journal disseminates research results, ideas, and good practices in the community by focusing on the following areas: 1) Education for sustainable development, 2) Community empowerment, 3) Environment, 3) Local Food Security; Training, Marketing, Appropriate Technology, 4) Social Access; 5) Community Service by Students; 6) Border Areas, Underdeveloped Areas. This journal is published twice a year, in June and December. Articles can be written in Indonesian or English
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2025): ITE NGABDI" : 12 Documents clear
THE GUIDANCE IN READING THE QURAN AT ISHLAHUL UMMAH Ernaliana
Ite Ngabdi Vol. 1 No. 2 (2025): ITE NGABDI
Publisher : ite ngabdi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/jsnkxg24

Abstract

The ability to read the Qur’an is an important skill learned by Muslims. However, not all can read the Qur’an with the correct recitation rules. Therefore, parents need to be firm in understanding and practicing the Qur’an. This service aims to assist TPQ Ishlahul Ummah students in studying the Qur’an according to the rules of Tajweed. This activity was attended by 20 students, with 15 women and five men. Each student has problems in learning Tajwid, including memorizing the letters of each Tajwid law. The service process is carried out through interviews, training, mentoring, and evaluation. The service results illustrate that implementing mentoring provides a separate motivational spirit for students and accelerates understanding the procedures for reading the Qur’an using recitation.
DEVELOPMENT OF AKHLAQ WITH THE MCCB MODEL: STRENGTHENING TEACHER LITERATURE Lalu Asriadi; Ziyad
Ite Ngabdi Vol. 1 No. 2 (2025): ITE NGABDI
Publisher : ite ngabdi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/vyyf0k17

Abstract

This study strengthens teacher literature on efforts to overcome bullying in Madrasah. Bullying is a matter that can be a stumbling block for schools in presenting humanity. Teachers need supplementary knowledge on fostering students’ morals with the MMCB model. The results of the community service provide an overview that teachers increasingly understand the MMCB model and how to anticipate and handle it. Teachers also seem enthusiastic about the material. The first material is about bullying behavior at school, which includes understanding the forms, causes, and how to overcome bullying attitudes. The second material is about Moral Development, which consists of understanding morals, types of morals, how to strengthen morals, and the role of teachers and parents in fostering children’s morals
KONTRIBUSI MAHASISWA KKP DALAM MENCEGAH STUNTING PADA ANAK DI DESA SEMBUNG Yulia Restiyana
Ite Ngabdi Vol. 1 No. 2 (2025): ITE NGABDI
Publisher : ite ngabdi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/hyptwn93

Abstract

Permasalahan tubuh pendek atau stunting yang disebabkan karena terjadinya gizi buruk pada balita, kurangnya asupan makanan yang bergizi yang kaya akan zat besi merupakan pengaruh utama yang menyebabkan terjadinya stunting. Faktor-faktor yang dapat memicu stunting meliputi kondisi sosial ekonomi yang menghambat untuk mendapatkan makanan dengan gizi yang baik, asupan gizi yang baik pada saat ibu hamil, penyakit pada bayi. Sehingga di masa yang akan datang balita akan mengalami kesulitan dalam mencapai perkembangan fisik yang normal dan kognitif yang optimal. Hal itu dapat dilakukan pencegahan dengan memberikan gizi kepada ibu hamil dan memperhatikan pola makanan ibu hami dan anak balita dari awal 1.000 hari masa kehidupannya dan mengontrol secara berkala kondisi balita dan rajin menjalani imunisasi. Dikarenakan stunting adalah merupakan masalah secara nasional tidak hanya individual, maka wajib bagi pemerintah untuk ikut andil dalam proses percepatan penurunan angka stunting pada anak. Dalam hal ini pemerintah ikut andil melalui pemberian dana dan juga dukungan serta suport terhadap keluarga yang anaknya mengalami stunting.
PELATIHAN BOLA VOLI DASAR UNTUK REMAJA KARANG TARUNA DI DESA TAMBE DALAM MENINGKATKAN KUALITAS AKTIVITAS FISIK YANG SEHAT DI KALANGAN REMAJA Taufiq Hidayat; Rizky Aris Munandar; Zakir Burhan
Ite Ngabdi Vol. 1 No. 2 (2025): ITE NGABDI
Publisher : ite ngabdi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/a939x863

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan dan dampak pelatihan bola voli dasar terhadap peningkatan kualitas aktivitas fisik yang sehat di kalangan remaja Karang Taruna Desa Tambe, Kecamatan Bolo. Kegiatan pelatihan berlangsung selama lima hari dan melibatkan 25 peserta remaja. Materi yang diberikan mencakup teori dan praktik teknik dasar bola voli, yaitu servis, passing atas dan bawah, smash, blocking, dan rotasi pemain. Metode yang digunakan dalam penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai instrumen pengumpulan data. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam aspek keterampilan teknis, koordinasi motorik, dan partisipasi aktif peserta dalam aktivitas fisik. Selain itu, pelatihan turut mendorong perubahan perilaku ke arah gaya hidup yang lebih sehat dan aktif, serta memperkuat interaksi sosial dan kerja sama antaranggota Karang Taruna. penelitian ini menunjukkan bahwa pelatihan olahraga berbasis komunitas dapat menjadi strategi efektif dalam membentuk pola hidup sehat dan membangun karakter remaja di lingkungan desa
Sosialisasi Peraturan Dan Perwasitan Cabang Olahraga Petanque Untuk Menghadapi Kejurprov Tahun 2025 Di Tanah Laut Amalia, Bonita; Dadang Prayoga, Hegen; Maulana, Ahmad; Wahyu Dirgantoro, Edwin
Ite Ngabdi Vol. 1 No. 2 (2025): ITE NGABDI
Publisher : ite ngabdi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/jv9py843

Abstract

Olahraga petanque masuk ke kalimantan selatan pertama kali tahun 2014. Minimnya pemahaman dan partisipasi masyarakat dalam olahraga ini berdampak pada kurangnya frekuensi pertandingan serta kesempatan bagi para pemain maupun wasit untuk mengasah keterampilan mereka. Oleh sebab itu perlu adanya peningkatan penguasaan dan pemahaman dari segi peraturan dan perwasitan, agar para peserta yang ditugaskan sebagai arbitre pada ajang kejurprov nanti dapat membantu, mempermudah dan mengaplikasikannya saat bertugas dikerjurprov nanti. Metode dalam pengabdian ini berupa sosialisasi penyampaian materi, praktek dan evaluasi. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk mempersiapkan arbitre yang bertugas diajang kejurprov nanti dan dapat dijadikan sebagai modal untuk bisa ikut serta dalam pelatihan arbitre lisensi nasional. Luaran yang ingin dicapai adalah publikasi ilmiah pada jurnal ber ISSN.
PELATIHAN SEPAKTAKRAW DENGAN MEDIA BOLA ROTAN KARET UNTUK SISWA SDN HANDIL BAKTI Kasanrawali, Andi; Habibie, Muhammad; Dadang Prayoga, Hegen; Mawardi, Muh
Ite Ngabdi Vol. 1 No. 2 (2025): ITE NGABDI
Publisher : ite ngabdi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/qz6j9x15

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh permasalahan dalam pembelajaran sepaktakraw di SDN Handil Bakti, yang mencakup penggunaan media pembelajaran yang kurang sesuai, keterbatasan sarana prasarana, serta metode pembelajaranyang belum inovatif. Bola takraw yang digunakan di sekolah terbuat dari plastik sintetis yang keras, sehingga menyebabkan ketidaknyamanan dan rasa takut cedera pada siswa, sertaberdampak pada rendahnya partisipasi dalam pembelajaran. Selain itu, keterbatasan ruang bermain dan metode pengajaran yang monoton turut memperburuk efektivitas proses belajar-mengajar.Sebagai solusi atas permasalahan tersebut, ditawarkan inovasi media pembelajaranberupa bola takraw berbahan rotan karet yang lebih lunak dan ramah anak. Kegiatanpengabdian ini mencakup pengenalan bola rotan karet kepada guru dan siswa, pelatihanteknik dasar sepaktakraw dengan media tersebut, serta simulasi pembelajaran langsung di lingkungan sekolah. Inovasi ini tidak hanya bertujuan meningkatkan motivasi dankeselamatan siswa, tetapi juga mendukung pelestarian olahraga tradisional Indonesia dalam konteks pendidikan dasar. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan edukatif, dengan melibatkan langsung guru dan siswa kelas 5 dalam kegiatan pelatihan. Kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan proses pembelajaran pendidikan jasmani yang lebih aman, menarik, dan bermakna, serta memperkuat nilai-nilai sportivitas, kerja sama, dan budaya lokal di kalangan peserta didik.
PENDAMPINGAN MASSAGE CEDERA OLAHRAGA PADA KKG PJOK SD SE-KOTA LUBUKLINGGAU PROVINSI SUMATERA SELATAN Darsi, Helvi; Endang Suswati; Ira Miyarni; Erick Salman; Dra. Marianita; Rahmi
Ite Ngabdi Vol. 1 No. 2 (2025): ITE NGABDI
Publisher : ite ngabdi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/d57avc96

Abstract

Massage cedera olahraga adalah suatu seni gerak tangan yang bertujuan untuk membantu proses penangan dan penyembuhan terhadap cedera olahraga. Massage dapat diberikan kepada semua orang, laki-laki, perempuan, tua, muda, dewasa maupun anak-anak. Metode yang akan digunakan untuk mencapai tujuan dari kegiatan PKM adalah, pendampingan, pelatihan, penyediaan fasilitas, dan pemberdayaan dengan tahapan-tahapan sebagai berikut : 1) tahap persiapan perancangan Massage olahraga; 2) tahap penilaian 3) tahap perencanaan; 4) tahap performulasi rencana; 5) tahap pelaksanaan program kegiatan; 6) tahap evaluasi. Hasil kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang akan dilaksanakan pada KKG pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan (PJOK) tingkat SD adalah untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan Massage cedera olahraga. Kegiatan ini bertujuan untuk: 1) meningkatkan pengetahuan mitra tentang keterampilan Massage cedera olahraga, 2) melatih mitra untuk dapat melaksanakan kegiatan Massage cedera olahraga secara mandiri. 3) menjadikan program Massage cedera olahraga sebagai industri olahraga. Hasil yang diharapkan dalam kegiatan PKM adalah berkembangnya tim mitra dengan bertambahnya kemampuan dalam program Massage cedera olahraga dan dapat menjadi contoh bagi guru PJOK yang lain dalam hal pengembangan usaha. Luaran yang akan dicapai dalam PKM ini terbit di media Online Linggaupos.bacakoran.co dan terbit di jurnal ite ngabdi.
PELAYANAN KANTOR PENYULUH AGAMA: INSIGHT KEGIATAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN MAHASISWA Ar Rosikh; Sri Rahayu
Ite Ngabdi Vol. 1 No. 2 (2025): ITE NGABDI
Publisher : ite ngabdi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/6j95jy93

Abstract

Pengabdian melalui Praktik Kerja Lapangan (PKL) di KUA Kecamatan Sekarbela bertujuan untuk: (1) mengetahui peran penyuluh agama dalam bimbingan calon pengantin (Bimwin); (2) memahami mekanisme pelaksanaan bimbingan pra-nikah secara langsung; dan (3) meningkatkan pengalaman praktis mahasiswa dalam pembinaan sosial keagamaan. Pelaksanaan kegiatan menggunakan strategi observasi, wawancara, partisipasi aktif, dan dokumentasi pada kegiatan Bimwin, penyuluhan pengukuran arah kiblat, serta bimbingan ibadah di sekolah. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa penyuluh agama berperan penting sebagai pendidik, motivator, konselor, dan mediator dalam mempersiapkan calon pengantin menuju keluarga sakinah. Mahasiswa memperoleh pengalaman teknis terkait metode penentuan arah kiblat, serta memahami proses edukasi keagamaan di sekolah. Beberapa kendala yang muncul antara lain keterbatasan penyuluh, sarana pembelajaran, dan partisipasi peserta yang belum optimal. Secara keseluruhan, PKL ini meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam praktik pembinaan keagamaan dan memperkuat sinergi antara lembaga keagamaan dan masyarakat.
MENGHADIRKAN DESA RAMAH ANAK MELALUI UPAYA PENCEGAHAN PERNIKAHAN DINI DAN STUNTING Nopal Junanda Pratama; Muhamad Ahyar Rasidi; Indah Angi Maulida
Ite Ngabdi Vol. 1 No. 2 (2025): ITE NGABDI
Publisher : ite ngabdi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/8d6pqf45

Abstract

Artikel ini mengkaji tingginya prevalensi pernikahan dini di Desa Pemongkong, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur, serta dampaknya terhadap kesehatan, pendidikan, dan kualitas hidup perempuan. Melalui studi kasus di SMPN 1 Jerowaru dan kegiatan posyandu di 12 dusun, penelitian ini mengidentifikasi faktor penyebab, dampak multidimensional, dan strategi pencegahan pernikahan dini dalam kerangka Desa Ramah Perempuan. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi tatap muka kepada remaja terkait kesehatan reproduksi, risiko pernikahan dini, pencegahan stunting, serta keterlibatan dalam pelayanan posyandu. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan dan kesadaran remaja, sementara posyandu berperan strategis dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak meskipun partisipasi masyarakat masih perlu diperkuat. Penelitian ini merekomendasikan sosialisasi berkelanjutan, optimalisasi peran tokoh masyarakat, dan penguatan kolaborasi lintas sektor.
Impact of Vanilla Sector Degradation on Socioeconomic in Rural Madagascar Eric, Ralainirina Razokiny; Emynorane, Ralaivao Hanginiaina; Arrive, Jean Tsitaire
Ite Ngabdi Vol. 1 No. 2 (2025): ITE NGABDI
Publisher : ite ngabdi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/0pdhry09

Abstract

This study examines the economic impacts of vanilla sector degradation in rural Madagascar, with the primary aim of understanding how market instability and environmental stress affect smallholder livelihoods. The study uses a qualitative dominant mixed approach, combining household surveys, semi-structured interviews, and group discussions conducted with 20 participants drawn from major vanilla producing communities. The findings show that heavy dependence on vanilla income exposes households to pronounced vulnerability during periods of price decline, leading to reduced food security, increased labor pressure, and unstable land use practices. These impacts interact and reinforce one another, extending the consequences of sector degradation beyond income loss alone. The study demonstrates that degradation of the vanilla sector generates multidimensional livelihood risks in rural Madagascar.

Page 1 of 2 | Total Record : 12