cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia
ISSN : 14116502     EISSN : 27228649     DOI : -
Memuat informasi ilmiah bidang kimia dan pendidikan kimia berupa hasil penelitian, telaah pustaka, opini, makalah teknis, dan kajian buku
Arjuna Subject : -
Articles 317 Documents
Pengaruh Peta Konsep Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Liliriaja Pada Materi Pokok Hidrokarbon I Wayan Putra Ariwirawan; Muh. Yunus; Halimah Husain
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 20, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (560.998 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v20i2.13639

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan jenis penelitian quasy experiment yang bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh peta konsep melalui model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) terhadap hasil belajar siswa kelas X SMA Negeri 1 Liliriaja pada materi pokok hidrokarbon. Desain penelitian yang digunakan adalah “pretest- posttest contol group design”. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 1 Liliriaja yang terdiri dari 13 kelas yang terdistribusi atas 1 kelas khusus dan kelas X1-X9. Sedangkan sampel penelititan dipilih secara acak yaitu kelas X9 sebagai kelas eksperimen dan kelas X1 sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa masing-masing 30 orang. Kelas eksperimen dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe TPS dengan media peta konsep, sedangkan kelas kontrol dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe TPS dengan media power point. Variabel bebas pada penelitian ini adalah media pembelajaran peta konsep melalui model pembelajaran kooperatif tipe TPS dan variabel terikatnya yaitu hasil belajar. Pengambilan data hasil belajar dilakukan dengan pemberian pretest dan posttest. Data hasil belajar yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil analisis menunjukkan nilai rata-rata hasil belajar siswa kelas eksperimen pada pretest dan posttest berturut-turut yaitu 16,56 dan 76,73 dengan rata-rata N-Gain 0,725 dan kelas kontrol yaitu 25,27 dan 73,03 dengan rata-rata N-Gain 0,613. Hasil pengujian hipotesis menggunakan uji-t diperoleh nilai thitung = 3,002 dan pada taraf signifikan α = 0,05 dengan dk = 58 diperoleh ttabel = 2,0017. Oleh karena thitung > ttabel, maka H1 diterima dan H0 ditolak. Hal tersebut menunjukkan bahwa ada pengaruh media peta konsep melalui model pembelajaran koperatif tipe think pair share terhadap hasil belajar siswa. Kata kunci: Peta Konsep, TPS, Hasil Belajar, N-Gain ABSTRACT This study is an experiment research with quasi-experimental type aimed to know the positif influence of concept mapping through cooperative learning model type (TPS) towards learning outcome student class X SMA Negeri 1 Liliriaja in Hydrocarbons topic. The study design was “pretest-posttest control group design”. The population in this study were all class X SMA Negeri 1 Liliriaja which consists of 13 classes which distributed on one special class and class X1- X9. While the sample where chosen by random, the class has been chosen was X9 as experimental class and X1 as control class, with number of student in each class are 30 people. The experimental class was taught with cooperative learning model type TPS with concept mapping media, while the control class taught with cooperative learning model type TPS with power point media. The independent variable in this study is concept mapping media through cooperative learning model type TPS, and the dependent variable is the result of learning. Data retrieval of learning outcome achieved by giving a pretest and posttest. Learning outcome were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics. The analysis showed the average value of student learning outcomes experiment class in the pretest and posttest are 16,56 and 76,73, respectively, with an average N-Gain 0,725 and control class, 25,27dan 73,03 with an average of 0,613 N- Gain. The results of hypothesis testing using t-test values obtained at tcount = 3,002 and α = 0.05 significance level with df= 58 obtained ttable= 2,0017. Therefore, tcount > ttable, then H1 is accepted and H0 is rejected. It shows that there are influence concept mapping through cooperative learning model type think pair share to student outcome learning. Keywords: Concept mapping, TPS, Learning Outcome, N-Gain
Perbedaan Hasil Belajar Siswa yang Diajar Menggunakan Model Pembelajaran Teams Games Tournaments (TGT) dengan Model Pembelajaran Konvensional Di Kelas Xi Mia SMA Negeri 2 Pangkajene (Studi pada Materi Pokok Asam Basa) Nur Wahyuninsih Yunus; Muhammad Anwar; Alimin Alimin
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 18, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.507 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v18i1.4672

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya perbedaan hasil belajar siswa yang yang diajar menggunakan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) dengan model pembelajaran konvensional di kelas XI MIA SMA Negeri 2 Pangkajene pada materi pokok asam basa. Penelitian ini merupakan penelitian komparatif dengan desain penelitian “Posttest only control design”. Populasi penelitian adalah kelas XI MIA SMA Negeri 2 Pangkajene yang terdiri atas 5 (Lima) kelas yang berjumlah 150 peserta didik. Pengambilan sampel dilakukan secara acak dan terpilih kelas XI Pascal sebagai kelas eksperimen I dengan jumlah 30 siswa dan kelas XI Gregor Mendel sebagai kelas eksperimen II yang terdiri atas 30 siswa. Penelitian ini terdiri dari dua variabel. Variabel bebas yaitu, Teams Games Tournament (TGT) dan model pembelajaran konvensional, variabel terikatnya yaitu hasil belajar peseta didik. Pengambilan data dilakukan dengan pemberian tes pilihan ganda sebanyak 20 nomor yang telah divalidasi isi. Data dikumpulkan dengan pemberian posttest. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Nilai rata-rata kelas eksperimen I dan eksperimen II masing-masing sebesar 87,83 dan 79,3 dengan standar deviasi masing-masing secara berturut-turut 8,31 dan 10,26. Persentase ketuntasan untuk masing-masing kelas eksperimen I dan kelas eksperimen II yaitu 80% dan 60%. Data tidak terdistribusi normal dan bersifat homogen. Pengujian hipotesis dilakukan dengan uji mann-whitney (U-Test) menghasilkan Zhitung > Ztabel = 2,59 > 1,64 pada ═ 0,05. Disimpulkan bahwa ada perbedaan hasil belajar siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) dengan model pembelajaran konvensional di kelas XI MIA SMA Negeri 2 Pangkajene pada materi pokok asam basa.Kata Kunci: Teams Games Tournament (TGT), Hasil Belajar, Model Pembelajaran Konvensional,asam basaABSTRACTThis study aims to determine the differences in learning outcomes of students who were taught by using learning models Teams Games Tournament (TGT) with conventional learning models in class XI SMA MIA 2 Pangkajene in the subject matter acid-base. This study is a comparative research design "posttest only control design". The population of this study was a class XI SMA Negeri 2 Pangkajene MIA that consisting of 5 (five) classes, there was 150 students. Sampling was done randomly and was elected class XI Pascal as the first experimental class with 30 students and the number of class XI Gregor Mendel as an experimental class II consisted of 30 students. This study consisted of two variables, variables namely. Teams Games Tournament (TGT) and conventional learning model as independent variable and result of students as independent the presented. Data collection was performed by administering multiple choice test as many as 20 numbers that have been by content validated. Data were collected by administering the posttest. Data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics. The average value of the experimental class I and experiment II respectively 87.83 and 79.3 with a standard deviation of each respectively 8.31 and 10.26. The percentage of completeness for each experimental class I and class II experiment is 80% and 60%. The data were not normally distributed and homogeneous. Hypothesis testing is done with the Mann-Whitney test (U-test) produces Zhitung> Ztabel = 2.59> 1.64 at α = 0.05. It was concluded that there are differences in learning outcomes of student who were taught by using learning model Teams Games Tournaments (TGT) with conventional learning models in class XI MIA at SMA Negeri 2 Pangkajene in the subject matter acid-base.Keywords: Teams Games Tournament (TGT), Results Learning, Learning Model Conventional, acid-base
Pengaruh Suhu Air Perendaman terhadap Mutu Tepung Buah Mengkudu (Morinda citrifolia Linn.) Asriani Asriani; Netti Herawati; Halimah Husain
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 19, No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (640.986 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v19i1.6637

Abstract

ABSTRAKBuah mengkudu (Morinda citrifolia Linn.) merupakan salah satu buah tropis Indonesia dengan tingkat produktivitas yang tinggi. Tepung buah mengkudu dapat digunakan sebagai produk olahan yang dapat bertahan lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu air perendaman terhadap mutu tepung buah mengkudu. Jenis penelitian eksperimen meliputi preparasi sampel, perendaman, pengeringan, pengayakan dan uji mutu tepung. Aspek kimia meliputi karbohidrat, protein, kadar air, kadar abu dan uji organoleptik meliputi tekstur, aroma dan warna. Pembuatan tepung buah mengkudu menggunakan suhu perendaman bervariasi 5 , 28 , 100 , dan tanpa perendaman sebagai kontrol. Proses pembuatan tepung buah mengkudu yang memperoleh hasil baik mengacu pada SNI adalah perendaman dengan suhu 100 . Hasil analisis aspek kimia rendemen 10,1959%, kadar karbohidrat 21,4553%, Kadar Protein 9,2902%, kadar air basis kering 8,9767% basis basa 8,2403% dan kadar abu 3,4696%. Uji organoleptik tepung berwarna kecoklatan, memiliki bau khas tidak tajam dan tekstur yang halus.Kata kunci: Morinda citrifolia Linn., Mengkudu, Tepung, Perendaman ABSTRACTNoni (Morinda citrifolia Linn.) is one of Indonesian tropical fruit with a high level of productivity. Noni’s powder could be utilized as a long-period product. This research aims to know the effect of water soaking temperature on the quality of noni powder. The Type of this experimental research include sample preparation, soaking, drying, sieving and powder quality test. The chemical aspects include protein, carbohydrates, water, ash, and organoleptic test such as texture, aroma, and color. Making noni powder needs some kinds of temperature such as 5℃, 28℃, 100℃ and without soaking as control. The process of making noni powder which acquire good result refers to SNI is soaking with temperature 100℃. Result of aspect chemistry have 10.1959% yield, 21.4553% carbohydrate, 9.2902% protein, 8.9767% dry basis water, 8.2403% water wet basis and 3.4696% ash content, and organoleptic test of brown powder have a little special aroma and soft texture.Keywords: Morinda citrifolia Linn., Noni, Powder, Soaking
Isolasi dan Identifikasi Senyawa Metabolit Sekunder Ekstrak Metanol Batang Brotowali (Tinospora crispa Linn) Musdalifa Musdalifa; Ratnawaty Maming; Iwan Dini
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 15, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.47 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v15i2.4597

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi senyawa metabolit sekunder dari ekstrak metanol batang brotowali. Penelitian dilakukan melalui beberapa tahap yaitu maserasi dengan menggunakan pelarut metanol, ekstraksi, fraksinasi, pemurnian, dan identifikasi. Identifikasi dilakukan meliputi uji golongan dan uji spektroskopi IR. Hasil penelitian diperoleh isolat murni berbentuk kristal berwarna putih dan memberikan hasil positif melalui uji pereaksi Wagner dan Meyer. Spektroskopi IR menunjukkan adanya beberapa gugus fungsi isolat yaitu: N–H ulur, C–N, C–H (–CH3 dan –CH2) alifatik, C=C ulur dan C–H aromatik. Hasil identifikasi spektrum IR menunjukkan bahwa isolat yang diperoleh merupakan golongan senyawa alkaloid.Kata kunci : Isolasi, Tinospora crispa Linn, AlkaloidABSTRACTThe purpose of this research is to isolate and identify the secondary metabolites compound from methanol extract of bark brotowali. The isolation of secondary metabolite compound include: maseration using methanol, extraction, fractionation, purification, and identification. Identification test is conducted by reagent test and IR spectroscopy. The isolated obtained in white crystal and positive to Wagner and Meyer reagent test. IR spectroscopy showed the presence of some functional groups of isoted that: N–H stretch, C–N, C–H (–CH3 and –CH2) aliphatic, C=C stretch and C–H aromatic. Base on those data, it is concluded that the isolate is alkaloid compounds.Keywords: Isolation, Tinospora crispa Linn, Alkaloid
Uji Stabilitas Pigmen Merah Antosianin Dari Daun Jati Muda (Tectona grandis Linn f) terhadap pH sebagai Pewarna Alami Surianti Surianti; Halimah Husain; Sulfikar Sulfikar
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 20, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.817 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v20i1.13623

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini adalah penelitian eksplorasi yang bertujuan untuk mengetahui kestabilan pigmen merah antosianin dari daun jati muda (Tectona grandis Linn f) terhadap pH. Daun jati muda diperoleh dari perkebunan jati Dusun Bera, Desa Laringgi, Kec. Marioriawa Kab.Soppeng. Penelitian ini menggunakan metode maserasi dengan pelarut asam sitrat 10% dalam aquades (1:5), kestabilannya diuji dengan menggunakan pH 1, 3, 5 dan 7 yang ditinjau secara visual perubahan warna dan spektroskopi UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak pigmen warna antosianin pada pH 1 secara visual berwarna kuning, pH 3 berwarna merah, pH 5 dan pH 7 berwarna oranye. Hasil spektrofotometri menunjukkan λmaks warna oranye yaitu 418,10-461,70 nm. Berdasarkan data hasil penelitian yang diperoleh, disimpulkan bahwa pigmen merah antosianin dari daun jati muda kemungkinan stabil pada pH 3. Kata kunci: stabilitas antosianin, daun jati, pH ABSTRACT This research was an exploratory research that aimed to determine the stability of the anthocyanin red pigment from young leaf of teak (Tectona grandis Linn f) toward pH. Young teak leaf was obtained from teak garden Dusun Bera, Desa Laringgi, Kec. Marioriawa, Kab. Soppeng. This research used maceration method using 10% citric acid solvent in distilled water (1: 5), its stability was examined using a pH of 1, 3, 5 and 7 which reviewed its colourly change spectroscopy of UV-Vis. The resulted that the red pigment extracts in pH 1 visually yellow colour, pH 3 red, pH 5 and pH 7 orange. The spectrofotometry resulted of orange λmaks colourly. Was 418.10-461.70 nm.Based on research data obtained, concluded that the anthocyanin red pigment from young leaf of teak was maybe stable at pH 3. Keywords: stability of anthocyanin, teak leaf, pH
Pengaruh Konsentrasi Ion Cr(VI) terhadap Daya Adsorpsi Karbon Aktif Tongkol Jagung (Zea mays) Widiastini Arifuddin
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 16, No 2 (2015)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.117 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v16i2.4553

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ion Cr(VI) terhadap daya adsorpsi karbon aktif dan pola adsorpsi yang sesuai dengan adsorpsi karbon aktif tongkol jagung terhadap ion Cr(VI). Karbon aktif dibuat melalui tiga tahap, (1) tahap dehidrasi, (2) tahap karbonasi, (3) tahap aktivasi. Proses aktivasi dilakukan secara fisik pada suhu 500oC selama 2 jam dan secara kimia Dengan menggunakan KOH 8%. Karbon aktif tongkol jagung kemudian digunakan untuk mengadsorpsi ion Cr(VI) dengan konsentrasi 10, 20, 30, 40, dan 50 ppm yang dianalisis dengan menggunakan spektrofotometer serapan atom (SSA) pada panjang gelombang 357,9 nm. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa semakin tinggi konsentrasi ion Cr(VI) maka semakin tinggi pula daya serap adsorpsi karbon aktif tongkol jagung. Pola adsorpsi karbon aktif terhadap ion Cr(VI) mengikuti pola adsorpsi Freundlich dengan persamaan garis lurus y=1,326x–2,239 dan nilai koefisien regresi (R2)=0,810 dengan kapasitas adsorpsi sebesar 173,3804 mg/g.Kata kunci: Adsorpsi, Karbon Aktif Tongkol Jagung, Ion Cr(VI) ABSTRACTThis research is to know the influence of Cr(VI) ion concentration to adsorption capacity of activated carbon and the adsorption form based on the adsorption of activated carbon stem of ear of corn to Cr(VI) ion. Activated Carbon made with three phases, (1) dehidration phase, (2) carbonisation phase, (3) activation phase. Physical activation carried out in temperatur of 500oC for 2 hours and chemical activation by used KOH 8%. Activated carbon stem of ear of corn use to adsorped Cr(VI) ion with 10, 20, 30, 40, and 50 ppm concentration and analized with SSA in 357,9 nm wavelenght. Based on the analysis value show that the increasingly of Cr(VI) ion concentration on make the apsorption capacity of activated carbon stem of ear of corn increase too. The pattern of activated carbon adsorption to Cr(VI) ion follow Freundlich adsorption pattern with linear equation y = 1,326x-2,239 and regresi coefficient value (R2) = 0,810 with adsorption capacity 173,3804 mg/g.Keywords : Adsorption, Activated Carbon Stem of Ear of Corn, Cr(VI) Ion
Pengaruh StrategiThink Talk Write Pada Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas XI MS SMA Negeri 2 Bulukumba (Studi Pada Materi Pokok Laju Reaksi) Santi Hasmarani; Sumiati Side; Sulfikar Sulfikar
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 15, No 1 (2014)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.853 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v15i1.4619

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini adalah penelitian eksperimen semu yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi think talk write pada model pembelajaran problem based learning terhadap keterampilan berpikir kritis siswa Kelas XI MS SMA Negeri 2 Bulukumba. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah strategi think talk write pada model pembelajaran problem based learning dan variabel terikatnya adalah keterampilan berpikir kritis siswa pada materi pokok laju reaksi. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI MS SMA Negeri 2 Bulukumba. Teknik pengambilan sampel yaitu random sampling. Sampel penelitian terdiri dari 2 kelas yaitu kelas XI MS2 sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa 37 orang dan kelas XI MS3 sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa 39 orang. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini yaitu lembar observasi untuk mengetahui aktivitas siswa dan tes keterampilan berpikir kritis siswa untuk mengetahui keterampilan berpikir kritis siswa. Data hasil penelitian diperoleh dengan menilai aktivitas keterampilan berpikir kritisnya selama proses pembelajaran dan memberikan tes keterampilan berpikir kritis pada materi pokok laju reaksi berupa post-test yang dianalisis menggunakan uji-t. Hasil analisis statistika inferensial diperoleh thitung (5.33) >ttabel (1,67) pada ????═ 0,05. Disimpulkan bahwa strategi think talk write pada model pembelajaran problem based learning berpengaruh terhadap keterampilan berpikir kritis Siswa Kelas XI MS SMA Negeri 2 Bulukumba pada materi pokok laju reaksi.Kata Kunci : Think talk write, Problem based learning, Keterampilan berpikir kritis, Laju reaksiABSTRACTThe research was a quasi-experimental that aimed to know the effect of think talk write strategy on problem based learning model toward student’s critical thinking skill of class XI MS SMA Negeri 2 Bulukumba. The independent variable in this experiment was Think Talk Write Strategy on problem based learning model and the dependent variable was student’s critical thinking skill on reaction rate subject matter. The population was class XI MS SMA Negeri 2 Bulukumba. Taking technique of sample was random sampling. The sample of this research consisted of two classes, namely class XI MS2 as a experiment class with 37 students and class XI MS3 as a control class with 39 students. Instrument in my research are observation sheet to know the activity of student and test of critical thinking skill to know the critical thinking skill student. The data of the research were gathered by valuated critical thinking skill activity during learning in class room and testing the students’ critical thinking skill on reaction rate subject matter for post-test which were analyzed by using t-test. Results of inferential statistical analysis were tcalculated (5.33) higher than ttable (1,67) on α ═ 0,05. Conclude that think talk write strategy on problem based learning model gives effected toward student’s critical thinking skill of class XI MS SMA Negeri 2 Bulukumba on reaction rate subject matter.Keywords: Think talk write, Problem based learning, Critical thinking skill, Reaction rate
Pengembangan Modul Analisis Volumetri Berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) pada LSP P1 Analis Kimia SMK-SMAK Makassar I Ketut Suryawirawan
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 18, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.971 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v18i2.5895

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui desain/alur kerja pengembangan modul melaksanakan analisis volumetri berbasis SKKNI, CBT dan pembelajaran mandiri dan untuk mengetahui kualitas modul yang telah dikembangan sampai pada hasil uji coba lapangan skala luas. Pegembangan modul melaksanakan analisis volumetri berbasis SKKNI di LSP P1 Analis Kimia SMK-SMAK Makassar berpedoman pada langkah-langkah pokok pengembangan Borg & Gall (1983) yang dikombinasikan dengan langkah-langkah pengembangan modul yang terdapat dalam panduan Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Pendidik Kementerian Pendidikan. Modul yang dikembangkan yaitu: Panduan modul, Buku informasi, Buku Kerja dan Buku Penilaian. Ditinjau dari ketepatan cakupan isi, penggunaan bahasa, tampilan, sajian dan kelengkapan modul telah divalidasi oleh tiga orang ahli dan hasilnya valid dan reliabel. Berdasarkan uji validitas korelasi bivariate product moment dan uji reliabilitas koefisien Alpha Cronbach prestasi hasil belajar setelah mempelajari modul dengan software SPSS 22 diperoleh hasil modul melaksanakan analisis volumetri  telah valid dan reliabel. Hasil uji coba oleh empat orang asesor atau 100% dan 38 dari 40 atau 92,50% peserta uji kompetensi memberikan respon positif mengenai penggunaan modul sebelum uji kompetensi, dengan demikian telah terpenuhi aspek kepraktisan. Tingkat ketuntasan belajar siswa diukur dari prestasi belajar kognitif dan psikomotorik setelah mempelajari modul sebesar 97,50% telah memenuhi kriteria keefektifan.Kata kunci: SKKNI, CBT, Valid dan Reliabel ABSTRACTThe objectives of the research are to discover the design/workflow of volumetric analysis module based on SKKNI (Indonesian National Work Competence Standart), CBT, and independent learning to discover the quality of module developed until lerge scale field test result. The development of volumetric analysis module based on SKKNI in LSP P1 of Chemistry Analysis of SMK-SMAK Makassar is based on basic stages by Borg & Gall’s (1983) development stages combined with module development stages contained in Directorarate General of Educator and Teacher Quality Improvement of Education Minister guide. The module developed re: Module Guide, Information Book, Work Book and Assessment Book. In terms of content coverage accuracy, languange usange, display, course and completeness of the module had been validated by three experts and the result is valid and reliable. Based on validity test of bivariate product moment correlation and reliability test of Alpha Cronbach coefficient of learning result achievement and after studying the module with SPSS 22 software, it is obtained  the result of volumetric analysis module is valid and reliable. The test result based on four assessor is 100% or 38 out of 40 or 92,50% of competency test give positive response on the untilization of module before competency test; therefore, practicality aspect had been fulfilled. The students’ learning completeness levels measured from cognitive and psychomotor learning achievements after studying the module is 97,50% which had fulfilled effectiveness criteriaKeywords: SKKNI, CBT, valid and reliable
Pengembangan Perangkat Assessment Berbasis Keterampilan Generik Sains pada Mata Kuliah Praktikum Kimia Dasar Lanjut Haksani .
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 14, No 1 (2013)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.037 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v14i1.790

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang difokuskan untuk mengembangkan perangkat assessment berbasis keterampilan generik sains (KGS) pada mata kuliah praktikum kimia dasar lanjut yang meliputi pra-praktikum, proses praktikum, dan laporan praktikum. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini mengadopsi model pengembangan perangkat Plomp, yang terdiri dari fase investigasi awal, fase desain, fase realisasi/konstruksi, fase tes, evaluasi dan revisi, dan fase implementasi. Perangkat assessment berbasis KGS dikembangkan telah divalidasi oleh dua orang ahli kemudian direvisi sehingga didapatkan perangkat valid. Uji coba terbatas dan implementasi dilakukan di Jurusan Kimia FMIPA Universitas Negeri Makassar dengan jumlah mahasiswa 30 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat assessment yang dikembangkan setelah dilakukan validasi dinyakatan valid karena koefisien validasi isi > 0,75 atau 0,75% yaitu 1,00. Perangkat assessment dinyatakan praktis karena sebagian besar aspek direspon positif oleh asisten. Perangkat assessment dinyatakan efektif karena telah memenuhi kriteria keefektifan, dengan hasil: (1) Skor keseluruhan praktikan berada pada kategori sangat baik, (2) Aktivitas asisten dan praktikan terpenuhi. Kata kunci; generik sains,assessment, praktikum kimia ABSTRACT This study is a development research which focused by developing assessment instrument based on Science Generic Skill (SGS) on advance chemistry experimental, include pre-experiment, experiment process, and experiment report. This research adopted the development model of Plomp’s lesson instrument, consist of several phases; initial investigation, design phase, realization/construction phase, test phase, evaluation phase, revision phase, and implementation phase. The developed assessment instrument based on SGS has been validated by two experts and also been revised, thus the valid instrument was achieved. Partial try out and implementation were done at Chemistry Department of Mathematic and Natural Sciences Faculty UNM, by number of sample are 30 students. The result shows that the developed assessment instrument was valid categorize, validation coefficient of >0.75 or 0.75 % is 1.00. The developed assessment instrument was practical for most of the aspect were given positive response by the assistant. The developed assessment instrument was effective, comply effectively criteria (1)  score of all students were very good category (2) activities of assistant and students were fulfilled. Key words: generic sains,assessment, chemistry experimental
Perbandingan Aktivitas dan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 14 Makassar yang diajar Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe NHT dan STAD (Studi pada Materi Pokok Struktur Atom) Azmi Arimi Rahmatullah; Taty Sulastry; Sugiarti Sugiarti
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 20, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (644.597 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v20i1.13612

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu yang bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan aktivitas dan hasil belajar antara peserta didik yang diajar dengan menggunakan pembelajaran kooperatif tipe NHT dan peserta didik yang diajar dengan pembelajaran kooperatif tipe STAD. Desain penelitian adalah “Posttest-Only Design”. Variabel bebas pada penelitian ini adalah pembelajaran kooperatif tipe NHT dan pembelajaran kooperatif tipe STAD dan variabel terikatnya yaitu aktivitas dan hasil belajar. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas X SMA Negeri 14 Makassar yang terdiri dari 10 kelas dengan jumlah peserta didik 350 orang, sedangkan sampel penelitian adalah kelas X2 sebagai kelas NHT dan kelas X5 sebagai kelas STAD. Data hasil penelitian terhadap aktivitas dan hasil belajar masing-masing diperoleh melalui lembar observasi aktivitas dan tes hasil belajar. Data tersebut kemudian dianalisis menggunakan uji-t. Berdasarkan masing-masing data diperoleh nilai thitung=3.33>t(0,05;68)=1.99 untuk aktivitas belajar dan thitung=3.14>t(0,05;68)=1.99 untuk hasil belajar. Disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar peserta didik kelas X SMAN 14 Makassar yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe NHT lebih tinggi dibandingkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada meteri struktur atom. Kata kunci: STAD (Student Team Achievement Devision), aktivitas belajar, hasil belajar. ABSTRACT This was a quasi experiment research which aimed to compare the activity and learning achievement between students who was taught by cooperative learning type NHT and who was taught by cooperative learning type STAD. Research design is “Posttest-Only Design”. Independent variable in this research were cooperative learning type NHT and cooperative learning type STAD while dependent variable were learning activity and learning achievement. Population in this research was all classes X of Senior High School 14 Makassar that consisted of 10 classes with the number of students was 350, whereas research sample were class X2 as NHT class and X5 as STAD class. Data of activity and learning achievement were gathered by observation sheet and post-test, respectively. Those datas were analyzed by using t-test. Based on result, tcalculated=3.33>t(0,05;68)=1.99 for learning activity and tcalculated=3.14>t(0,05;68)=1.99 for lerning achievement. It was conclude that students activity and learning achievement grade X of Senior High School 14th Makassar taught by cooperative learning model tpe NHT was highr than cooperative learning model type STAD on atomic structure subject matter. Keywords: Numbered Head Together, Student Team Achievement Division, learning activity, learning achievement