cover
Contact Name
Ainurizan Ridho Rahmatulloh
Contact Email
intensi@mercubuana-yogya.ac.id
Phone
+6282138431020
Journal Mail Official
intensi@mercubuana-yogya.ac.id
Editorial Address
https://ejurnal.mercubuana-yogya.ac.id/index.php/Intensi/about/editorialTeam
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Intensi (Integrasi Riset Psikologi)
ISSN : -     EISSN : 30483298     DOI : https://doi.org/10.26486/intensi.v1i1.3186
Jurnal Intensi (Integrasi Riset Psikologi) merupakan wadah untuk mempublikasikan berbagai riset atau temuan-temuan baru di bidang Psikologi, baik secara teoritis maupun praktis. Fokus penelitian antara lain Psikologi Klinis, Psikologi Pendidikan, Psikologi Industri Organisasi, Psikologi Perkembangan, dan Psikometri baik secara kuantitatif atau kualitatif. Jurnal intensi terbit selama dua kali dalam satu tahun di bulan Januari dan Juli oleh Universitas Mercu Buana Yogyakarta.
Articles 32 Documents
Harga Diri dan Kecenderungan Kecemasan Sosial pada Mahasiswa Dewasa Awal yang Merantau Mulianingrum, Revinka Christy; Putri Kita, Katrim Alifa
Jurnal Integrasi Riset Psikologi Vol 3 No 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/intensi.v3i1.4011

Abstract

Pada dasarnya, mahasiswa merantau untuk memperoleh pendidikan lebih lanjut dari daerah asal. Dari banyaknya permasalahan, kecenderungan kecemasan sosial menjadi salah satunya. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara harga diri dengan kecenderungan kecemasan sosial pada mahasiswa dewsa awal merantau. Hipotesis yang diajukan adalah adanya hubungan negatif antara harga diri dan kecemasan sosial. Subjek penelitian 216 mahasiswa dewasa awal merantau berusia 18-40 tahun. Metode pengumpulan data menggunakan skala kecemasan sosial dan skala harga diri. Sedangkan metode analisis data adalah analisis korelasi product moment menggunakan program SPSS versi 25. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh koefisien korelasi () = -0.401 (p < 0.050). Hasil ini menunjukkan bahwa ada hubungan negatif antara harga diri dan kecenderungan kecemasan sosial pada mahasiswa dewasa awal yang merantau, sehingga hipotesis diterima. Koefisien determinasi () sebesar 0.161 berarti harga diri menyumbangkan kontribusi sebesar 16,1% terhadap kecenderungan kecemasan sosial. Diharapkan penelitian ini dapat memberi tambahan informasi dan sebagai sarana untuk menambah ilmu pengetahuan, khususnya pada bidang psikologi sosial – klinis.
Loneliness dan binge watching pada dewasa awal: Peranan FOMO sebagai moderator Fernanda , Brigitta Nicola; Sahrani, Riana
Jurnal Integrasi Riset Psikologi Vol 3 No 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena di masyarakat menunjukkan bahwa makin banyak bermunculan platform streaming untuk menonton, serta semakin banyak orang menonton film yang memiliki banyak episode dalam satu waktu. Penelitian ini mengkaji peran kesepian (loneliness) dalam perilaku menonton maraton (binge-watching) pada dewasa awal, dengan Fear of Missing Out (FoMO) sebagai moderator. Penelitian ini melibatkan 355 partisipan (28 pria dan 327 wanita) berusia 20-30 tahun yang melakukan binge-watching, yang didefinisikan sebagai menonton dua atau lebih episode serial TV dalam satu sesi selama setidaknya dua jam di platform streaming seperti Netflix, Viu, dan Disney+. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif non-eksperimental dengan teknik purposive sampling. Instrumen pengukuran yang digunakan adalah Binge Watching Engagement and Symptoms Questionnaire (BWESQ), UCLA Loneliness Scale, dan Fear of Missing Out Scale (FoMOs). Analisis data dilakukan menggunakan Analisis Regresi Berganda (MRA) pada program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi signifikan antara loneliness dan binge-watching, namun FoMO tidak memoderasi hubungan diantara kedua variabel tersebut. Penelitian ini menemukan bahwa loneliness dapat menjadi penyebab orang melakukan perilaku binge-watching, terutama pada orang dewasa awal. Namun FoMO tidak secara signifikan mempengaruhi perilaku ini, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat faktor lain yang  mungkin berperan. Implikasi dan kontribusi penelitian ini adalah pentingnya membuat intervensi kepada Masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental, dengan cara mencari kegiatan positif dan mengatur diri. Kata Kunci: Binge-watching, dewasa awal, fear of missing out (FoMO), loneliness
Efektivitas pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku pengasuh orang dengan Skizofrenia Rosita, Febriana Ndaru; Nihayah, Maryama; Agustin, Dianingtyas; Kristiati, Aspi; Husniyah, Fatihatul; Sutarjo, Sutarjo
Jurnal Integrasi Riset Psikologi Vol 3 No 2 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/intensi.v3i2.4391

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pelatihan keluarga dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mendampingi Orang Dengan Skizofrenia (ODS). Partisipan dalam penelitian ini adalah pengasuh ODS yang mengikuti pelatihan tersebut berjumlah 25 orang. Penelitian ini menggunakan kuasi eksperimen dengan one group pre-posttest design. Evaluasi dilakukan menggunakan model evaluasi Kirkpatrick yang mencakup reaksi partisipan terhadap proses pelatihan, perubahan pengetahuan, dan perubahan perilaku pengasuh. Reaksi partisipan dan perubahan pengetahuan dianalisis menggunakan paired sample t-test dan perubahan perilaku dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar partisipan puas dengan pelatihan ini; pelatihan ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan kesehatan mental pengasuh, dengan t(25) = -16,3 p < 0,01. Perubahan perilaku pengasuh di eksplorasi menggunakan wawancara pada partisipan. Ada tiga tema perubahan perilaku yang muncul paska pelatihan, yaitu niteni (memperhatikan perilaku ODS), wanti-wanti (mewaspadai dan mencegah gejala kambuh), mbombong (memuji ODS), dan resetting pikiran (mengubah pola pikir dan sikap pengasuh terhadap ODS). Kata Kunci: pengasuh orang dengan skizofrenia, pengetahuan, perilaku, efektivitas pelatihan, model kirkpatrick.
Mindful parenting dan regulasi emosi pada Ibu Pegawai Negeri Sipil (PNS): Peran moderasi usia Rinaldi, Martaria Rizky; Hardika , Jelang
Jurnal Integrasi Riset Psikologi Vol 3 No 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/intensi.v3i1.4400

Abstract

Ibu bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) menghadapi berbagai tuntutan, seperti tanggung jawab pekerjaan dan pengasuhan, yang dapat memengaruhi regulasi emosi mereka. Regulasi emosi yang buruk dapat berdampak pada kesejahteraan psikologis, menghambat kemampuan ibu untuk menghadapi tekanan, dan menurunkan kinerja. Mindful parenting, pendekatan pengasuhan berbasis kesadaran penuh, memiliki potensi untuk meningkatkan regulasi emosi dan kesejahteraan ibu. Meskipun beberapa penelitian sebelumnya telah mengeksplorasi hubungan mindful parenting dan regulasi emosi, kajian tentang peran usia sebagai moderator dalam hubungan ini, terutama pada ibu bekerja sebagai PNS, masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran moderasi usia dalam hubungan antara mindful parenting dan regulasi emosi pada ibu bekerja sebagai PNS, sehingga memberikan kebaruan dalam konteks populasi spesifik dan variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Data dikumpulkan secara online menggunakan Google Form, yang disebarkan melalui media sosial kepada 88 ibu bekerja sebagai PNS yang memiliki anak minimal satu orang dan bekerja selama minimal satu tahun. Partisipan mengisi skala regulasi emosi, skala mindful parenting, dan kuesioner demografis setelah memberikan informed consent secara daring. Analisis data dilakukan dengan uji moderasi menggunakan software Jamovi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mindful parenting berhubungan positif signifikan dengan regulasi emosi. Usia juga berhubungan positif dengan regulasi emosi, tetapi interaksi mindful parenting dan usia tidak signifikan, sehingga usia bukanlah moderator dalam hubungan ini. Namun, analisis simple slope menunjukkan bahwa mindful parenting memiliki pengaruh lebih kuat terhadap regulasi emosi pada ibu dengan usia yang lebih tua. Temuan ini menegaskan pentingnya mindful parenting dalam mendukung regulasi emosi ibu bekerja, khususnya pada kelompok usia tertentu. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis untuk pengembangan program peningkatan mindful parenting bagi ibu bekerja sebagai PNS. Kata Kunci: mindful parenting, regulasi emosi, ibu bekerja, usia, PNS
Efektivitas expressive writing untuk menurunkan kecemasan penderita gangguan bipolar Setyo Anggoro, Luke
Jurnal Integrasi Riset Psikologi Vol 3 No 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/intensi.v3i1.4407

Abstract

Gangguan bipolar merupakan salah satu gangguan mood yang ditandai dengan perubahan suasana hati yang ekstrem, dari episode mania hingga depresi. Selain itu, penderita bipolar juga mengalami kecemasan, yang dapat memperburuk kondisi klinis dan meningkatkan risiko kekambuhan serta rawat inap. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas expressive writing untuk menurunkan kecemasan pada penderita gangguan Bipolar. Metode kuasi eksperimen one group pretest-posttest digunakan sebagai desain penelitian ini. Teknik sampling dengan memanfaatkan purposive sampling. Sejumlah 6 orang dengan rentang usia 21-50 tahun digunakan sebagai subjek penelitian. Instrument yang digunakan adalah dengan menggunakan Beck Anxiety Inventory (BAI) versi Indonesia untuk kecemasan, alat ukur tersebut sudah teruji validatas dan reliabiltasnya. Uji validitas yang dilakukan menghasilkan validitas yang memiliki korelasi yang positif (r = .52, p < .01). Uji reliabilitas yang dilakukan menghasilkan nilai koefisien Cronbach Alpha sebesar 0,86. Teknik intervensi menggunakan expressive writing. Teknik analisis data dengan menggunakan paired sample t test. Penelitian ini diperoleh ada perbedaan sebelum dan sesudah dilakukan intervensi expressive writing. Hal ini berdasarkan uji t dengan p value yang memperoleh nilai 0,001 < 0,005. Maka dari itu menurut analisis data statistik dapat disimpulkan bahwa expressive writing dapat menurunkan tingkat kecemasan pada penderita gangguan Bipolar. Menulis tentang pengalaman emosional dapat memberikan manfaat psikologis, termasuk pengurangan gejala kecemasan. Kata Kunci: Expressive Writing, Kecemasan, Bipolar
Optimisme dan grit akademik pada siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Insan Utami, Narastri; Clementino, Paskhalie
Jurnal Integrasi Riset Psikologi Vol 3 No 2 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/intensi.v3i2.4414

Abstract

Dalam konteks pendidikan, aspek psikologis seperti optimisme dan grit telah diidentifikasi sebagai determinan utama dalam keberhasilan akademik peserta didik. Optimisme menggambarkan harapan individu terhadap kemungkinan hasil positif di masa depan, sedangkan grit merujuk pada kemampuan mempertahankan kegigihan dan komitmen dalam mengejar tujuan jangka panjang. Kedua karakteristik ini berperan dalam membentuk respons siswa terhadap hambatan akademik serta ketekunan mereka dalam mencapai prestasi optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara optimisme dengan grit akademik pada siswa sekolah menengah atas (SMA) yang berdomisili di wilayah Yogyakarta. Hipotesis yang diajukan menyatakan adanya korelasi positif antara kedua variabel tersebut. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 90 siswa SMA yang tinggal di Yogyakarta. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data adalah Skala Grit dan Skala Optimisme. Analisis data dilakukan dengan teknik korelasi Product Moment Pearson. Hasil analisis menunjukkan nilai koefisien korelasi (rxy) sebesar 0,682 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,050), yang mengindikasikan hubungan positif yang signifikan antara optimisme dan grit akademik. Temuan ini mendukung hipotesis yang diajukan.selain itu, nilai koefisiensi determinasi (R2) sebesar 0,465 menunjukkan bahwa optimisme memberikan kontribusi efektif sebesar 46,5% terhadap grit akademik, sementara 53,5% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar variabel yang diteliti dalam studi ini. Kata Kunci: grit, optimisme, generasi Z
Hubungan antara regulasi diri dengan perilaku cyberloafing pada karyawan generasi Z Shintya Bunga Arlinda Ginting; Reny Yuniasanti
Jurnal Integrasi Riset Psikologi Vol 3 No 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/intensi.v3i1.4416

Abstract

Cyberloafing merupakan tindakan menyimpang yang tidak sesuai dengan aturan pada lingkungan kerja, yaitu meliputi browsing internet atau mengecek email pribadi saat bekerja. Dengan perilaku tersebut, menyimpang dan melanggar ketentuan atau peraturan yang ditetapkan oleh organisasi dapat merugikan kesejahteraan anggota serta suatu organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk memahami mengetahui relasi yang terjadi pada regulasi diri dengan perilaku cyberloafing pada karyawan generasi Z. Penentuan subjek yang dimanfaatkan pada penelitian yaitu purposive sampling. Dalam penelitian, subjek yang digunakan sebanyak 61 responden, yaitu karyawan berusia 18-29 tahun (generasi Z) dan memiliki akses internet di kantor. Metode pengumpulan data menggunakan skala short version of self-regulation questionnaire (SSRQ) dan skala cyberloafing. Pada pelaksanaan uji hipotesis, digunakan analisis korelasi product moment. Dengan begitu, penelitian ini menghasilkan nilai korelasi (rxy)= -0,519 dengan perolehan p=0,001 artinya ditemukan relasi negatif yang terjadi pada regulasi diri dengan perilaku cyberloafing. Hal itu bermakna bahwa semakin tinggi regulasi diri akan berpengaruh pada semakin rendahnya perilaku cyberloafing. Sedangkan, apabila regulasi diri yang dimiliki rendah akan berpengaruh pada semakin tingginya perilaku cyberloafing. Informasi ini dapat berguna bagi perusahaan untuk melakukan intervensi melalui peningkatan regulasi diri pada karyawan generasi Z guna mengurangi tingkat cyberloafing di kalangan mereka. Kata Kunci: regulasi diri, cyberloafing, karyawan generasi Z
Peran academic burnout terhadap prokrastinasi akademik pada mahasiswa kota Malang Maulana, Adzi; Syakarofath, Nandy Agustin
Jurnal Integrasi Riset Psikologi Vol 3 No 2 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/intensi.v3i2.4593

Abstract

Prokrastinasi akademik merupakan permasalahan umum yang seringkali dihadapi oleh mahasiswa. Prokrastinasi akademik dapat memberikan dampak yang buruk bagi proses pendidikan mahasiswa. Penelitian ini dilakukan untuk menyelidiki bagaimana peran academic burnout terhadap prokrastinasi akademik yang dialami oleh mahasiswa Kota Malang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian diambil menggunakan teknik convenience sampling, dan melibatkan total 199 mahasiswa tahun studi ke 3, 4, dan 5 yang sedang berkuliah di Kota Malang. Kemudian, penelitian ini menggunakan Maslach Burnout Inventory-Student Survey (MBI-SS) dan skala Prokrastinasi Akademik sebagai instrumen penelitian. Selanjutnya, teknik analisis regresi linear sederhana dipilih untuk menguji hipotesis dalam penelitian ini. Temuan penelitian menunjukkan bahwa academic burnout memiliki peran yang positif yang berkontribusi 24,2% (R2 = 0.242) terhadap variasi prokrastinasi akademik. Atau dengan kata lain, semakin tinggi skor academic burnout yang dialami mahasiswa, maka semakin tinggi skor prokrastinasi akademik yang dialami mahasiswa.  Kata Kunci: academic burnout, mahasiswa, prokrastinasi
Resiliensi pascabencana: Eksplorasi pengalaman sosial dan emosional penyintas tsunami Aceh Cut Geubrina Rizky; Dira Silviana; Nashwa Sifa Safira; Assyifa Amaniyya; Marty Mawarpury
Jurnal Integrasi Riset Psikologi Vol 3 No 2 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/intensi.v3i2.4619

Abstract

Tsunami Aceh tahun 2004 merupakan bencana besar yang tidak hanya menyebabkan kerusakan fisik, tetapi juga membawa dampak jangka panjang terhadap kondisi sosial dan emosional para penyintas. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman sosial dan emosional para penyintas yang kehilangan keluarga inti, serta memahami bagaimana mereka membangun kembali kehidupan setelah lebih dari dua dekade berlalu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan empat partisipan berusia 25–60 tahun yang dipilih melalui teknik criterion sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan observasi, lalu dianalisis menggunakan teknik analisis tematik Braun dan Clarke. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyintas mengalami perubahan signifikan dalam peran sosial, dinamika relasi keluarga, serta pembentukan kembali identitas dan makna hidup. Secara emosional, mereka menghadapi trauma jangka panjang, gejala psikologis seperti kecemasan dan kesedihan mendalam, serta proses adaptasi yang sangat dipengaruhi oleh dukungan sosial, nilai spiritual, dan solidaritas komunitas. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya pendekatan pemulihan pascabencana yang bersifat holistik, berkelanjutan, dan berpusat pada manusia, dengan memperhatikan aspek sosial dan emosional penyintas sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari proses rekonstruksi pascabencana. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan kebijakan penanganan bencana yang lebih responsif terhadap kebutuhan psikososial korban, serta menjadi referensi penting dalam bidang psikologi, sosiologi, dan studi kebencanaan. Kata Kunci: Emosional, Pengalaman, Penyintas Bencana Tsunami, Sosial
Penerapan token ekonomi dalam modifikasi perilaku terhadap kualitas tidur klien penyalahguna napza dalam proses pemulihan Septiana Ambarwati
Jurnal Integrasi Riset Psikologi Vol 4 No 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/intensi.v4i1.4655

Abstract

Penyalahgunaan NAPZA berdampak serius terhadap kualitas tidur klien yang menjalani rehabilitasi, seperti insomnia dan gangguan tidur lainnya yang dapat menghambat proses pemulihan. Kualitas tidur yang buruk dapat memperburuk kondisi psikologis dan meningkatkan risiko kekambuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan token ekonomi sebagai metode modifikasi perilaku dalam meningkatkan kualitas tidur klien penyalahguna NAPZA yang menjalani program rehabilitasi Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM). Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed method dengan model sequential exploratory. Hasil penelitian menunjukkan adanya kualitas tidur yang baik pada ketiga subjek setelah penerapan token ekonomi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa token ekonomi efektif digunakan sebagai strategi penguatan positif dalam memodifikasi perilaku tidur klien penyalahguna NAPZA di rehabilitasi IBM, dan dapat menjadi pendekatan alternatif dalam mendukung keberhasilan program pemulihan. Kata Kunci: token ekonomi, modifikasi perilaku, kualitas tidur, penyalahguna NAPZA

Page 3 of 4 | Total Record : 32