cover
Contact Name
Gunawan Ikhtiono
Contact Email
gunawan@fai.uika-bogor.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
gunawan@fai.uika-bogor.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Fikrah : Jurnal Pendidikan Agama Islam
ISSN : 25991671     EISSN : 2599168X     DOI : https://doi.org/10.32832/fikrah
Core Subject : Education,
Fikrah : Jurnal Pendidikan Agama Islam is a peer-reviewed journal on Islamic education in the world. This journal is published by the Islamic Education Department, Faculty of Islamic Studies, Ibn Khaldun University, Bogor, Indonesia, in partnership with ISPI( Association of Indonesian Scholars of Education). Editors welcome scholars, researchers and practitioners of Islamic Education around the world to submit scholarly articles to be published through this journal. All articles will be reviewed by experts before accepted for publication. Each author is solely responsible for the content of published articles.
Articles 139 Documents
Model Pengajaran Adab untuk Generasi Z dan Alpha Abdul Rahman; Khaira Fillaili; Wardi; Masrizal; Shohibul Azmi
FIKRAH Vol 9 No 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Ibn Khaldun University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Generasi Alpha merupakan adik dari generasi Z, yang lahir antara tahun 2010 sampai 2025. Segala kemudahan yang ada karena pengaruh teknologi yang sedemikian maju, menjadikan generasi Alpha memiliki beberapa kekurangan dibandingkan dengan generasi-generasi khususnya dalam hal karakter, akhlak dan perilaku. Karakter generasi Alpha yang begitu unik ini, menjadikan perlu adanya metode khusus untuk menanamkan pendidikan yang mampu memberikan kontribusi terhadap perkembangan etika mereka dalam berperilaku. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui model pengajaran adab untuk generasi z dan alpha. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dan metode yang digunakan untuk memperoleh data adalah metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa, model pengajaran adab untuk generasi z dan alpha menunjukkan terdapat kontribusi yang cukup baik terhadap etika berperilaku generasi Alpha. Hal ini nampak pada hasil observasi dan wawancara kepada peserta didik yang menunjukkan hasil seperti; tingkat kecanduan game yang berkurang, ibadah yang lebih taat, etika serta sopan santun yang mulai terbangun, dan semangat belajar yang meningkat. Kata kunci: generasi alpha; aqidah akhlak; kontribusi pembelajaran; etika berperilaku.
Transformasi Kurikulum Pendidikan Islam dari Teologi Normatif ke Teologi Ekologis dalam Merespons Krisis Iklim Zulfikri Zulfikri; Mohamad Mahrusillah; Ecep Ishak Fariduddin
FIKRAH Vol 9 No 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Ibn Khaldun University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/fikrah.v9i2.23022

Abstract

Krisis perubahan iklim global yang semakin kompleks menuntut pendidikan Islam untuk mereorientasi kerangka teologisnya agar tidak hanya berfokus pada dimensi normatif-doktrinal, tetapi juga responsif terhadap persoalan ekologis kontemporer melalui integrasi nilai tauhid, khalifah, dan rahmatan lil ‘alamin dalam konteks keberlanjutan lingkungan. Berdasarkan kebutuhan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pergeseran dari teologi normatif menuju teologi ekologis serta merumuskan model penguatan kurikulum pendidikan Islam yang integratif dan kontekstual dalam merespons climate crisis. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan model kajian pustaka (library research), melalui analisis kritis terhadap literatur terkait eco-theology, pendidikan Islam, dan pendidikan keberlanjutan, yang dianalisis menggunakan teknik analisis tematik-kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi kurikulum memerlukan perluasan makna tauhid sebagai prinsip keterhubungan kosmik, pemaknaan khalifah sebagai mandat etis keberlanjutan, serta reinterpretasi rahmatan lil ‘alamin sebagai visi ekologis kolektif; secara operasional, hal ini diimplementasikan melalui integrasi capaian pembelajaran berbasis kesadaran ekologis, pengembangan materi interdisipliner yang menghubungkan teks keagamaan dan krisis iklim, serta penerapan pedagogi kontekstual berbasis aksi yang mendorong kesalehan kolektif dan tanggung jawab sosial-ekologis peserta didik
Lembaga Pendidikan Islam Pra Kebangkitan Madrasah Fahmi Irfani
FIKRAH Vol 9 No 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Ibn Khaldun University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebelum munculnya madrasah sebagai lembaga pendidikan Islam formal pada abad ke-11 (era Nizam al-Mulk), dunia Islam telah memiliki dinamika pendidikan yang sangat kaya melalui lembaga-lembaga informal dan semi-formal. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi karakteristik, fungsi, dan transformasi lembaga pendidikan Islam pada masa pra-kebangkitan madrasah. Melalui metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi historis-literatur, artikel ini mengkaji peran penting lembaga seperti Kuttab, Masjid, Majelis Ilmi (Halaqah), Khan, hingga Bait al-Hikmah. Hasil kajian menunjukkan bahwa lembaga-lembaga pra-madrasah tidak hanya berfungsi sebagai tempat transmisi ilmu keagamaan (ulum al-din), tetapi juga menjadi pusat inkubasi pemikiran filsafat dan sains. Kebebasan akademik yang fleksibel pada masa ini menjadi fondasi kuat bagi standarisasi sistem pendidikan formal di masa sesudahnya. Artikel ini menyimpulkan bahwa kemunculan madrasah bukanlah sebuah lompatan budaya yang tiba-tiba, melainkan evolusi institusional dari praktik pendidikan pra-madrasah yang sudah mapan sebelumnya.
PERGESERAN DAN TRANSFORMASI POLA SISTEM PESANTREN DI INDONESIA Fahmi Irfani
FIKRAH Vol 8 No 2 (2024): DESEMBER
Publisher : Ibn Khaldun University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis fenomena pergeseran paradigma pendidikan dari pesantren salafiyah menuju bentuk pesantren modern. Transformasi ini menjadi krusial di tengah tuntutan globalisasi dan kebutuhan akan integrasi kurikulum agama dan umum. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor pendorong transformasi, mekanisme adaptasi kurikulum, serta implikasi perubahan tersebut terhadap identitas pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan pengasuh pesantren, pengajar, dan santri, serta studi dokumentasi kurikulum. Data dianalisis menggunakan teknik analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pergeseran dari salafiyah ke modern didorong oleh faktor internal berupa keinginan untuk tetap relevan dengan kebutuhan pasar kerja, serta faktor eksternal seperti regulasi pemerintah terkait standardisasi pendidikan nasional. Transformasi ini ditandai dengan adopsi sistem klasikal lintas jenjang, penggunaan teknologi informasi dalam pembelajaran, serta penggabungan kurikulum pesantren dengan kurikulum formal (Kemendikbud/Kemenag). Meskipun mengalami modernisasi secara struktural dan metodologis, pesantren tetap berupaya mempertahankan nilai-nilai fundamental tafakkuh fī al-dīn melalui kajian kitab kuning yang dimodifikasi. Temuan ini menyimpulkan bahwa pergeseran tersebut bukanlah bentuk penghilangan tradisi, melainkan upaya negosiasi dan hibriditas budaya pendidikan untuk menghadapi tantangan zaman modern. Kata Kunci: Pesantren Salafiyah, Pesantren Modern, Transformasi Pendidikan, Kurikulum Integratif, Globalisasi.
Korelasi Penggunaan Video Mapel PAI Channel Terhadap Motivasi Belajar Siswa SMA Farah Sauvika; Fahmi Irfani; Qurroh Ayuniyyah
FIKRAH Vol 10 No 1 (2026): JUNI
Publisher : Ibn Khaldun University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di tengah derasnya arus digitalisasi, pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) kerap menghadapi persoalan klasik: rendahnya motivasi belajar siswa. Berangkat dari keresahan tersebut, penelitian ini mengkaji sejauh mana pemanfaatan video "Mapel PAI Channel" di YouTube dapat berhubungan dengan motivasi belajar PAI siswa kelas X SMA Islam Al-Falah Cibinong, khususnya pada materi Wali Songo. Sebanyak 63 siswa dilibatkan sebagai responden melalui teknik total sampling, dengan data yang dijaring menggunakan kuesioner skala Likert dan diolah melalui uji korelasi Spearman rho. Motivasi belajar dalam penelitian ini dianalisis menggunakan model ARCS (Attention, Relevance, Confidence, Satisfaction) yang digagas oleh John Keller. Menariknya, kendati efektivitas video maupun motivasi siswa sama-sama berada dalam kategori sedang, keduanya menunjukkan korelasi positif yang sangat kuat dan signifikan (rs = 0,907; p < 0,001). Artinya, semakin intensif siswa memanfaatkan video tersebut, semakin tinggi pula dorongan belajarnya. Temuan ini memberi sinyal bahwa media video berbasis YouTube, jika dirancang dengan pendekatan pedagogis yang tepat, berpotensi menjadi penopang nyata bagi pembelajaran PAI di era Kurikulum Merdeka. Kata kunci: Media Pembelajaran Video; Motivasi Belajar; Wali Songo
Reaktualisasi Teori Al-Zarnuji Dalam Kitab Ta’lim Al-Muta’allim Dalam Menghadapi Tantangan Globalisasi Di Madrasah Aliyah Aisyatul Farhah; Zumrotul Mukaffa
FIKRAH Vol 10 No 1 (2026): JUNI
Publisher : Ibn Khaldun University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/fikrah.v10i1.23950

Abstract

Globalisasi membawa perubahan besar dalam pendidikan, termasuk di Madrasah Aliyah, yang ditandai dengan perkembangan teknologi, arus informasi yang cepat, serta orientasi pendidikan yang semakin pragmatis. Kondisi ini berdampak pada melemahnya etika belajar dan menurunnya rasa hormat terhadap guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep pendidikan Burhan al-Din al-Zarnuji dalam kitab Ta’lim al-Muta’allim serta bentuk reaktualisasinya dalam menghadapi tantangan globalisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis library research melalui analisis isi dan interpretasi deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Zarnuji menempatkan adab sebagai fondasi utama pendidikan, meliputi niat yang benar, penghormatan kepada guru, kesungguhan belajar, dan keberkahan ilmu. Nilai-nilai tersebut relevan untuk diterapkan melalui integrasi adab dalam kurikulum, penguatan peran guru sebagai murabbi, serta pembentukan karakter peserta didik berbasis spiritualitas dan etika Islam. Kata Kunci: Al-Zarnuji; Ta’lim al-Muta’allim; pendidikan Islam; Madrasah Aliyah; globalisasi
Antara Konsep dan Realitas: Kepemimpinan Transformasional Kepala Madrasah dalam Supervisi Akademik dan Evaluasi Pembelajaran Samsudin Samsudin
FIKRAH Vol 10 No 1 (2026): JUNI
Publisher : Ibn Khaldun University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/fikrah.v10i1.24145

Abstract

Kepemimpinan kepala madrasah memiliki peran penting dalam menentukan kualitas pengelolaan pembelajaran di lembaga pendidikan Islam. Dalam praktiknya, pelaksanaan supervisi akademik dan evaluasi pembelajaran di madrasah masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan pembinaan profesional bagi guru serta belum optimalnya sistem evaluasi pembelajaran yang berkelanjutan. Oleh karena itu, kepemimpinan transformasional dipandang sebagai pendekatan yang relevan untuk mendorong peningkatan mutu pendidikan melalui penguatan supervisi akademik dan pengembangan evaluasi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepemimpinan transformasional kepala madrasah dalam memperkuat supervisi akademik serta pengembangan evaluasi pembelajaran guna meningkatkan mutu pendidikan di madrasah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian pustaka (library research) melalui analisis terhadap berbagai sumber ilmiah berupa buku, artikel jurnal, dan laporan penelitian yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional kepala madrasah berperan dalam membangun budaya kerja kolaboratif, meningkatkan profesionalisme guru melalui supervisi akademik yang reflektif, serta mendorong penerapan evaluasi pembelajaran yang lebih komprehensif dan berorientasi pada peningkatan kualitas pembelajaran. Dengan demikian, integrasi antara kepemimpinan transformasional, supervisi akademik, dan evaluasi pembelajaran menjadi faktor strategis dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan madrasah secara berkelanjutan.  Kata Kunci: Kepemimpinan Transformasional; Kepala Madrasah; Supervisi Akademik; Evaluasi Pembelajaran; Mutu Pendidikan
Model Pembelajaran Inkuiri Terintegrasi Ayat-Ayat Al-Qur’an Dan Pengaruhnya Terhadap Sikap Gotong Royong Siswa MIS Islamiyah Alfi Fadilah Ependi; Muhyani; Khaidir Fadil
FIKRAH Vol 10 No 1 (2026): JUNI
Publisher : Ibn Khaldun University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/fikrah.v10i1.24337

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran inkuiri terintegrasi ayat-ayat Al-Qur’an serta pengaruhnya terhadap sikap gotong royong siswa kelas V MIS Islamiyah. Penelitian ini menggunakan metode campuran (mixed methods) dengan desain sequential explanatory. Tahap kuantitatif dilakukan untuk mengukur pengaruh model pembelajaran melalui angket dan posttest, sedangkan tahap kualitatif dilakukan melalui observasi dan wawancara untuk memperkuat hasil kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 30 siswa, terdiri atas 15 siswa kelas eksperimen dan 15 siswa kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri terintegrasi ayat-ayat Al-Qur’an dilaksanakan melalui tahapan orientasi, perumusan masalah, pengumpulan data, pengujian hipotesis, dan penarikan kesimpulan dengan mengintegrasikan nilai-nilai Islam pada setiap tahapan pembelajaran. Secara kuantitatif, rata-rata sikap gotong royong siswa pada kelas eksperimen sebesar 106,27 dengan nilai minimum 90 dan maksimum 114, sedangkan pada kelas kontrol sebesar 93,87 dengan nilai minimum 72 dan maksimum 111.Hasil tersebut menunjukkan bahwa model pembelajaran inkuiri terintegrasi ayat-ayat Al-Qur’an berpengaruh positif terhadap sikap gotong royong siswa. Temuan kualitatif juga menunjukkan peningkatan pada aspek kolaborasi, kepedulian, dan berbagi selama proses pembelajaran. Dengan demikian, model ini dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif untuk mengembangkan karakter sosial siswa madrasah ibtidaiyah. Kata Kunci: Model Pembelajaran Inkuiri; Ayat-Ayat Al-Qur’an; Gotong Royong; Siswa MI; Karakter Sosial
Manajemen Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan: Penguatan Kurikulum Berbasis Industri di Sekolah Menengah Kejuruan Rizadzul Fahmi; Fahmi Irfani
FIKRAH Vol 10 No 1 (2026): JUNI
Publisher : Ibn Khaldun University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/fikrah.v10i1.24523

Abstract

Transformasi industri yang pesat, yang didorong oleh digitalisasi dan inovasi teknologi, telah meningkatkan permintaan akan lulusan kejuruan yang memiliki kompetensi yang selaras dengan kebutuhan pasar tenaga kerja yang terus berkembang. Penelitian ini mengkaji peran pengelolaan kurikulum dalam memperkuat kurikulum berbasis Bisnis dan Industri (DUDI) di sekolah menengah kejuruan serta mengeksplorasi bagaimana pendidikan kejuruan dan model Teaching Factory berkontribusi dalam meningkatkan kesiapan lulusan. Penelitian ini menggunakan tinjauan pustaka kualitatif dengan menganalisis artikel jurnal ilmiah, buku akademik, kebijakan pemerintah, dan publikasi relevan lainnya. Data yang dikumpulkan dianalisis melalui seleksi sistematis, sintesis, dan interpretasi kritis. Temuan menunjukkan bahwa manajemen kurikulum yang efektif memerlukan kolaborasi berkelanjutan antara sekolah dan industri melalui penyelarasan kurikulum, pembelajaran berbasis kompetensi, penerapan Teaching Factory, serta pengalaman pembelajaran berbasis kerja. Strategi-strategi terintegrasi ini meningkatkan relevansi pendidikan kejuruan, memperkuat kompetensi profesional siswa, dan mempersiapkan lulusan dengan lebih baik untuk merespons perubahan teknologi serta tuntutan dinamis tenaga kerja industri. Keywords: Manajemen Kurikulum DUDI; Pendidikan Kejuruan; Teaching Factory