cover
Contact Name
Bayu Anggileo Pramesona
Contact Email
bayu.pramesona@fk.unila.ac.id
Phone
+6281274004767
Journal Mail Official
jka@fk.unila.ac.id
Editorial Address
Jalan Sumantri Brojonegoro No.1 Gedung C FK Unila lt. 1 Ruang Jurnal Lakuna Rajabasa Bandar Lampung Kode Pos 35145 Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Published by Universitas Lampung
ISSN : 26557800     EISSN : 2356332X     DOI : https://doi.org/10.23960/jka
Core Subject : Health,
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine is a peer-reviewed scientific journal published by the Faculty of Medicine, University of Lampung. This journal serves as a platform for disseminating research findings and scholarly discussions in the fields of medicine, public health, environmental health, and their intersections with agriculture and agromedicine. The journal emphasizes preventive, promotive, and educational health strategies, especially within rural and agrarian communities.
Articles 565 Documents
Efek Protektif Thymoquinone Terhadap Gambaran Histopatologi Ginjal Tikus Putih (Rattus norvegicus) Galur Spraque dawley yang Diinduksi Rifampisin Rika Oktaria; Susianti Susianti; Ratna Dewi Puspita Sari
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 6 No. 1 (2019): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rifampisin merupakan salah satu terapi lini pertama dari tuberkulosis. Peningkatan kasus tuberkulosis setiap tahun menyebabkan penggunaan rifampisin juga sangat tinggi. Penggunaan rifampisin yang berlebihan menyebabkan efek samping berupa kerusakan ginjal. Kerusakan pada ginjal tersebut dapat diatasi dengan senyawa antioksidan. Salah satu antioksidan yang dapat digunakan adalah thymoquinone. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah thymoquinone dapat memberikan efek protektif terhadap gambaran histopatologi ginjal tikus putih (Rattus novergicus) galur Sprague dawley yang diinduksi rifampisin. Penelitian ini merupakan penelitian ekperimental menggunakan 25 ekor tikus putih galur Sprague dawley yang dibagi ke dalam 5 kelompok, yaitu kontrol 1 (K1) tikus yang tidak diberikan perlakuan, kontrol 2 (K2) diberikan rifampisin dosis 100 mg/100gBB serta P1, P2 dan P3 diberikan rifampisin 100 mg/100gBB dan thymoquinone dengan dosis berbeda yaitu 5 mg/kgBB, 10 mg/kgBB dan 20 mg/kgBB dalam waktu 14 hari. Hasil penelitian menunjukan bahwa rerata skor kerusakan ginjal pada K1: 1,28, K2: 3,16, P1: 2,08, P2: 2,12, P3: 2,88. Data yang diperoleh, diuji dengan u j i Kruskal-Wallis, didapatkan perbedaan bermakna p= 0,02 (p<0,05). Terdapat efek protektif thymoquinone terhadap gambaran histopatologi ginjal tikus putih (Rattus novergicus) galur Sprague dawley yang diinduksi rifampisin.Kata kunci: histopatologi ginjal, rifampisin, thymoquinone.
Efek Antibakteri Kopi Robusta yang Difermentasi dengan Kombucha Terhadap Salmonella typhi Romanna Julia Duma Simanjuntak; Evi Kurniawaty
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 6 No. 1 (2019): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demam tifoid menjadi masalah yang kompleks dengan meningkatnya kasus carrier atau relaps dan resistensi terhadap lebih dari satu obat. Penggunaan antibiotik lini pertama selama puluhan tahun menyebabkan terjadinya multidrug resistant Salmonella typhi (MDRST). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kopi kombucha sebagai alternatif antibakteri pada Salmonella typhi. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental menggunakan rancangan Post Test Only Control Group Design yang dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi FK Universitas Lampung. Sampel penelitian adalah isolat Salmonella typhi yang dibagi ke dalam 5 kelompok, yaitu kontrol positif (K(+), kontrol negatif (K(-), perlakuan dengan kopi kombucha fermentasi 6 hari (P1), 12 hari (P2), dan 18 hari (P3). Variabel bebas adalah variasi waktu fermentasi kopi kombucha 6, 12, dan 18 hari, sedangkan variabel terikat adalah diameter zona hambat. Data dikumpulkan dengan mengukur zonahambat yang terbentuk dari masing-masing perlakuan dengan jangka sorong. Data yang didapat diolah menggunakan program analisis data dengan uji One Way Anova, dilanjutkan uji post hoc untuk melihat kelompok yang memiliki perbedaan bermakna. Hasil rerata diameter zona hambat yaitu K(+): 42,89 mm, K(-): 0 mm, P1: 30,9 mm, P2: 28,46 mm, dan P3: 35,08 mm. Hasil analisis data yaitu terjadi penurunan efek antibakteri pada waktu fermentasi 12 hari. Kopi kombucha denganfermentasi 6, 12, dan 18 hari memiliki efek antibakteri terhadap Salmonella typhi yang mana kopi kombucha 18 hari memiliki diameter zona hambat tertinggi.Kata kunci: antibakteri, kopi kombucha, kultur kombucha, Salmonella typhi.
Pengaruh Induksi Gelombang Elektromagnetik Ponsel Terhadap Sel Spermatosit Primer pada Tikus Putih Galur Spraque dawley Tara Aulianova; Soraya Rahmanisa; Fitria Saftarina; Susianti Susianti
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 6 No. 1 (2019): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengguna ponsel laki-laki biasanya menyimpan ponsel di saku celana. Sedangkan banyak penelitian epidemiologi menyimpulkan penggunaan ponsel berperan menyebabkan infertilitas pria. Radiasi gelombang elektromagnetik ponsel dapat menimbulkan stres oksidatif yang mempunyai pengaruh terhadap fungsi dan struktur testis, berupa berkurangnya jumlah sel spermatogenik. Penelitian ini terdapat 25 sampel terbagi menjadi 5 kelompok. Kelompok kontrol positif (K+) hanya diberi pakan dan minum, kelompok kontrol negatif (K-) diberi pakan dan minum serta diberi induksi paparan ponsel (SAR 1,56 W/kg),perlakuan 1 (P1) diberikan dosis tomat 1,85 g dan zink 0,54 mg dan diinduksi paparan ponsel (SAR 1,56 W/kg), perlakuan 2 (P2) diberikan dosis tomat 3,4 g dan zink 0,27 mg dan diinduksi paparan ponsel (SAR 1,56 W/kg), perlakuan 3 (P3) diberikan dosis tomat 7,4 g dan zink 0,135 mg dan diinduksi paparan ponsel (SAR 1,56 W/kg). Perlakuan diberikan selama 35 hari. Diperoleh pada P1, P2 dan P3 sel spermatosit primer berpengaruh nyata dengan α=0,05.Kata kunci: sel spermatosit primer, tomat, zink.
Efek Protektif Pemberian Kombinasi Tomat (Solanum lycopersicum L.) dan Zink terhadap Motilitas dan Morfologi Sperma Tikus Putih Jantan (Rattus norvegicus L.) Galur Sprague dawley yang Diinduksi Gelombang Elektromagnetik Telepon Seluler Diah Ayu Larasati; Soraya Rahmanisa; TA Larasati
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 6 No. 1 (2019): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telepon seluler (ponsel) merupakan salah satu sumber radiasi elektromagnetik. Efek samping bagi para penggunanya adalah paparan radiasi gelombang elektromagnetik yang memiliki efek stres oksidatif terhadap tubuh. Tomat dan zink adalah antioksidan yang memiliki efek potensial tinggi yang dapat menangkal stres oksidatif. Desain penelitian menggunakan rancangan acak lengkap. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara simpel randomisasi. Sampel terdiri dari 25 ekor tikusjantan yang dibagi dalam 5 kelompok, yaitu Kelompok kontrol normal (K1) tidak diberikan perlakuan, kelompok K2, perlakuan 1 (P1), perlakuan 2 (P2), perlakuan 3 (P3) diberi paparan ponsel 2 jam selama 35 hari. P1 diberi zink 0,135 mg dan tomat 1,85 gr, P2 diberi zink 0,27 mg dan tomat 3,7 gr dan P3 diberi zink 0,54 mg dan tomat 7,4 gr. Analisis menggunakan One-Way ANOVA menunjukkan p=0,001 untuk motilitas dan morfologi spermatozoa. Dosis tomat dan zink yang efektif terhadap motilitas dan morfologi spermatozoa adalah 0,54 mg dosis zink dan 7,4 gr dosis tomat. Terdapat efek protektif pemberian kombinasi tomat dan zink terhadap motilitas dan morfologi spermatozoa tikus jantan yang diinduksi gelombang elektromagnetik ponsel.Kata Kunci: morfologi, motilitas, stres oksidatif, tomat, zink.
Hubungan Gaya Hidup dengan Dismenore Primer pada Wanita Dewasa Muda Nada Ismalia; TA Larasati; Efrida Warganegara
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 6 No. 1 (2019): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dismenore primer adalah nyeri saat menstruasi tanpa adanya kelainan pada alat genital dan dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara gaya hidup (tingkat aktivitas fisik, tingkat stres, konsumsi fast food dan perokok pasif) dengan dismenore primer pada mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Lampung angkatan 2015. Jenis penelitiannya observasional analitik menggunakan pendekatan potong lintang dengan jumlah sampelsebanyak 129 mahasiswi. Pengumpulan data melalui kuesioner Numeric Rating Scale, Global Physical Activity Questionnaire, kuesioner Kessler Psychological Distress Scale, Food Frequency Questionnaire dan kuesioner perokok pasif. Analisis data secara univariat dan bivariat (chi square). Hasil yang diperoleh bahwa responden yang mengalami dismenore primer sebesar 62%, memiliki tingkat aktivitas fisik ringan sebesar 80,6%, memiliki tingkat stres ringan sebesar 32,6%, seringmengonsumsi fast food sebesar 71,4% dan bukan perokok pasif sebesar 82.2%. Berdasarkan uji statistik didapatkan adanya hubungan antara dismenore primer dengan tingkat aktivitas fisik (p=0,012 dengan OR=3,088 dan CI=1,257-7.588) dan konsumsi fast food (p=0,048 dengan OR=2,559 dan CI=0,988-6,624), sedangkan tidak terdapat hubungan antara dismenore primer dengan tingkat stres (p=0,347) dan perokok pasif (p=0,077).Kata kunci: aktivitas fisik, dismenore primer, konsumsi fast food, perokok pasif, stres
Hubungan Asupan Makan dengan Kejadian Kurang Energi Kronis (KEK) pada Wanita Usia Subur (WUS) di Kecamatan Terbanggi Besar Kabupaten Lampung Tengah Meriska Cesia Putri; Dian Isti Angraini; Rizki Hanriko
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 6 No. 1 (2019): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prevalensi KEK di Provinsi Lampung menurut profil kesehatan Provinsi Lampung tahun 2016 adalah sebesar 21,3% pada wanita hamil dan 17,5% pada wanita tidak hamil. Kurang energi kronik (KEK) adalah salah satu fokus dalam program 1.000 hari pertama kehidupan (HPK). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan asupan makan terhadap kejadian KEK pada WUS. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional dengan metode cluster sampling. Responden penelitian berjumlah 61 WUS yang berusia 20-35 tahun. Data asupan makan didapatkan dari kuesioner food recall 2x24 jam dan data lingkar lengan atas (LILA) didapatkan melalui pengukuran langsung. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji fisher exact. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat sebesar 4,9% responden menderita KEK dengan mayoritas responden memiliki asupan energi kurang (54,1%), asupan karbohidrat lebih (72,1%), asupan protein kurang (91,8%), asupan lemak kurang (98%), dan asupan zat besi kurang (100%), dengan hasil analisis bivariat fisher exact didapatkanbahwa asupan energi tidak berhubungan secara signifikan (p=0,589), asupan karbohidrat tidak berhubungan secara signifikan (p=0,455), asupan protein tidak berhubungan secara signifikan (p=0.230), asupan lemak berhubungan secara signifikan (p=0.049) dengan kejadian KEK, dan asupan zat besi tidak dapat diukur signifikansinya karena seluruh responden memiliki asupan zat besi yang kurang. Terdapat hubungan signifikan antara asupan lemak dengan kejadian KEK pada WUSdi Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah.Kata kunci: asupan makan, KEK, LILA, WUS
Perbedaan Penyembuhan Luka Sayat secara Makroskopis antara Pemberian Topikal Ekstrak Sel Punca Mesenkimal Tali Pusat Manusia dengan Povidone Iodine Pada Tikus Putih Jantan (Rattus norvegicus) Galur Sprague dawley Firza Syailindra; Evi Kurniawaty; Dyah Wulan SRW; Waluyo Rudiyanto
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 6 No. 1 (2019): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Luka merupakan kasus yang sering dialami oleh setiap manusia. Penyembuhan luka menjadi penting karena fungsi spesifik kulit bagi tubuh. Povidone iodine termasuk pengobatan luka yang sering digunakan. Pengobatan luka lain yang saat ini dikembangkan adalah ekstrak sel punca mesenkimal tali pusat manusia berupa Wharton Jelly Mesenchymal Stem Cells (WJMSCs) yang memiliki kemampuan berdiferensiasi menjadi sel lain. Penelitia ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan penyembuhan luka sayat antara ekstrak WJMSCs dengan povidone iodine yang meliputi waktu penyembuhan luka, infeksi lokal, dan reaksi alergi. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental menggunakan 18 ekor tikus putih jantan (Rattus norvegicus) Galur Sprague dawley yang dikelompokkan menjadi tiga perlakuan berbeda, terdiri atas kelompok K: kontrol negatif (akuades), P1: povidone iodine, dan P2: ekstrak WJMSCs. Pengamatan luka sayat dilakukan selama 14 hari menggunakan kriteria Nagaoka kemudian dianalisis menggunakan uji statistik deskriptif kategorik dan one way ANOVA. Waktu penyembuhan luka kelompok K: 16,67% lambat dan 83,3% sedang, P1: 16,67% lambat dan 83,3% sedang, P2: 83,3% sedang dan 16,7% cepat. Perbedaan rerata P1 dengan P2: 3,33 hari. Infeksi lokal dan reaksi alergi 100% tidak ada. Terdapat perbedaan waktu penyembuhan luka sayat antara ekstrak WJMSCs dengan povidone iodine secara bermakna (p value <0,05) dan tidak ada infeksi lokal ataupun reaksi alergi yang terjadi.Kata kunci: ekstrak sel punca mesenkimal tali pusat manusia, luka sayat, penyembuhan luka, povidone iodine.
Perbandingan Efek Pemberian Ekstrak Etanol Daun Kemangi (Ocimum sanctum L.) terhadap Daya Hambat Pertumbuhan Staphylococcus aureus dan Salmonella typhi Secara In Vitro Atika Threenesia; Muhammad Ricky Ramadhian
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 6 No. 1 (2019): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya angka kematian akibat infeksi dan peningkatan resistensi antibiotik sehingga diperlukan terapi alternatif memanfaatkan bahan alami tanaman. Tanaman kemangi mengandung senyawa flavonoid, tannin dan minyak atsiri yang bersifat antibakteri. Untuk mengetahui efek pemberian ekstrak etanol daun kemangi terhadap daya hambat pertumbuhan bakteri. Desain penelitian adalah analitik laboratorik dengan metode eksperimen perbandingan kelompok statis. Penelitianini menggunakan bakteri Staphylococcus aureus dan Salmonella typhi yang diujikan dengan ekstrak etanol daun kemangi pada konsentrasi 20%, 40%, 60%, 80%, 100% lalu diukur zona hambat yang terbentuk. Hasil penelitian ini menunjukkan rerata diameter zona hambat pada bakteri Staphylococcus aureus sebesar 14,96 mm dan Salmonella typhi sebesar 8,04 mm. Hasil analisis penelitian dengan menggunakan uji t tidak berpasangan didapatkan p < 0,05. Ekstrak daun kemangi memiliki aktifitas antibakteri pada bakteri Staphylococcus aureus dan Salmonella typhi. Dan ekstrak etanol daun kemangi tidak dapat melebihi kontrol positif pada penelitian.Kata kunci: Ekstrak etanol daun kemangi , Salmonella typhi, Staphylococcus aureus.
Hubungan Kecanduan Bermain Game Online pada Smartphone (Mobile Online Games) terhadap Prestasi Akademik Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Lampung Arif Satria P; Merry Indah Sari; M. Ricky Ramadhian; Rika Lisiswanti
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 6 No. 1 (2019): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan internet di Indonesia sangat pesat. Salah satu perkembangan internet yang marak digemari adalah game online. Kemudahan untuk mengakses game online didukung dengan kehadiran smartphone, diduga dapat menyebabkan kecanduan. Fenomena kecanduan game online pada smartphone dapat mempengaruhi prestasi akademik mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi potong lintang dengan metode deskriptif-korelatif. Pengambilan sampelmenggunakan teknik total sampling dengan kriteria inklusi berupa mahasiswa angkatan 2013 yang pernah bermain game online pada smartphone dalam 6 bulan terakhir. Penelitian ini dilakukan di Fakultas Kedokteran Universitas Lampung terhadap 91 mahasiswa sebagai responden. Responden diminta mengisi kuesioner Game Addiction Scale for Adolescents yang telah diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia. Prestasi akademik dinilai dalam bentuk Indeks Prestasi Kumulatif (IPK). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman. Sebanyak 47,17% mahasiswa terindikasi kecanduan. Skor kecanduan tertinggi yang diperoleh ialah 103 dan yang terendah ialah 21. Nilai prestasi tertinggi ialah 3,80 dan terendah ialah 1,15. Hasil analisis bivariat dengan uji korelasi didapatkan p value <0,05 (p=0,001) denganr= - 0,396. Terdapat hubungan negatif lemah kecanduan bermain game online pada smartphone terhadap prestasi akademik mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Lampung.Kata kunci: game online, kecanduan, prestasi akademik, smartphone.
Efek Toksik Ekstrak Etanol 96% Biji Jengkol (Pithecollobium lobatum benth) terhadap Gambaran Histopatologi Hepar dan Kadar SGPT (Serum Glutamic Pyruvate Transaminase) serta SGOT (Serum Glutamic Oxaloacetic Transaminase) Tikut Putih (Rattus norvegicus) Jantan Galur Sprague dawley Restu Pemanggih; Novita Carolia; TA Larasati
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 6 No. 1 (2019): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jengkol diduga memiliki efek samping yang buruk terhadap organ tubuh, salah satunya adalah hepar. Untuk mendiagnosis adanya kerusakan sel hepar, dilakukanlah pemeriksaan histopatologi hepar serta pemeriksaan enzim SGPT dan SGOT. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efek toksik ekstrak etanol 96% biji jengkol terhadap gambaran histopatologi hepar dan kadar enzim SGPT serta SGOT. Penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan rancanganPost Test Only Control Group Design. Sampel dalam penelitian ini adalah tikus putih (Rattus norvegicus) jantan galur Sprague dawley, berjumlah 20 ekor yang dibagi menjadi 4 kelompok, yaitu kelompok kontrol negatif (diberikan aquades), perlakuan 1 (diberikan dosis ekstrak jengkol 1200 mg/kgBB), perlakuan 2 (diberikan dosis ekstrak jengkol 2400 mg/kgBB),perlakuan 3 (diberikan dosis ekstrak jengkol 4800 mg/kgBB) selama 14 hari. Kemudian dilakukan pengambilan darah tikus dengan teknik pungsi transkardial untuk dilakukan pemeriksaan kadar enzim SGPT dan SGOT, dan dilakukan pembedahan untuk pengambilan organ hepar yang akan digunakan untuk pemeriksaan histopatologi. Berdasarkan hasil uji One way ANOVA, diperoleh nilai p=0,001 terhadap gambaran histopatologi hepar tikus, sedangkan terhadap kadar SGPT dan SGOT, diperoleh nilai p=0,001 dan p=0,001. Hal ini menyatakan bahwa pemberian ekstrak etanol biji jengkol berpengaruh terhadap gambaran histopatologi, SGPT, dan SGOT. Dosis 1200 mg/kgBB, 2400 mg/kgBB, dan 4800 mg/kgBB berpengaruh terhadap kerusakan histopatologi hepar dan kadar SGPT, sedangkan pada SGOT hanya dosis 2400 mg/kgBB dan 4800 mg/kgBB yang memiliki pengaruh. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat efek toksik pemberian ekstrak etanol 96% biji jengkol terhadap gambaran histopatologi hepar dan kadar enzim SGPT serta SGOT.Kata kunci: hepar, histopatologi, jengkol, SGOT, SGPT