cover
Contact Name
Ferdinan Bashofi
Contact Email
ferdinanbashofi@uibu.ac.id
Phone
+6285755554384
Journal Mail Official
maharsi@uibu.ac.id
Editorial Address
Jl. Citandui No.46, Purwantoro, Kec. Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur 65126
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
ISSN : 26562499     EISSN : 26848686     DOI : https://doi.org/10.33503/maharsi.v7i2
Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sociologi contains scientific articles, theoretical and empirical studies resulting from research by students, academics, and practitioners in the field of Science and Applied Science Education which can be implemented in the context of science learning. The scope of science in this journal includes but is not limited to Sociology, and History. The journal publishes state-of-art papers in fundamental theory, experiments, and simulation, as well as applications. Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sociologi  is a multidisciplinary journal committed to no single approach, discipline, methodology, or paradigm. This journal welcomes a variety of approaches (qualitative, quantitative, and mixed methods) to empirical research; and also publishes high-quality systematic reviews and meta-analyses.
Articles 143 Documents
Analisis Konsekuensi Pelaksanaan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar terhadap Interaksi Sosial: (Studi Kasus Pedagang Harian di Pasar Blimbing Kota Malang) Farlian Nudin, Florentianus; Agustin, Amanah; Pebri Setiani, Puspita
Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Vol. 6 No. 1 (2024): Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Publisher : UNIVERSITAS INSAN BUDI UTOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/maharsi.v6i1.300

Abstract

Pandemi Covid-19 yang melanda dunia, termasuk juga melanda Indonesia. Hal itu karena pemerintah harus menerapkan berbagai kebijakan untuk mencegah semakin merebaknya penularan virus itu, salah satunya adalah kebijakan PSBB. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian ini menyimpulkan: (1) konsekuensi interaksi sosial bagi pedagang di pasar Blimbing Kota Malang akibat PSBB, antara lain: (a) minimnya kontak fisik (pertemuan) antar pedagang, karena jadwal jualan mereka mengikuti aturan ganjil-genap, (b) minimnya kontak fisik (pertemuan) pedagang-pembeli, karena PSBB menyebabkan tidak banyak pembeli yang secara langsung membeli barang di pasar, tapi membeli melalui layanan pesan-antar, (c) komunikasi jarak jauh melalui media HP atau Whatsapp, sebab aturan PSBB sangat membatasi pertemuan orang per orang; (2) Upaya pedagang harian di pasar Blimbing Kota Malang untuk mengatasi konsekuensi interaksi sosial mereka akibat PSBB, antara lain: (a) pedagang menyebarkan nomor HP atau WA ke pelanggan agar tetap bisa berkomunikasi mengenai jual-beli barang, (b) pedagang menggunakan media HP untuk komunikasi jarak jauh, baik untuk berbicara (telepon atau chatting WA) dengan pedagang lain atau untuk komunikasi dengan para pelanggan yang hendak membeli barang, (c) pedagang membuka layanan pesan-antar, dimana pembeli memesan melalui telepon atau chatting WA, lalu pedagang mengirimkan barang melalui bantuan kurir pasar jika pembeli ingin barangnya diantarkan, (d) pedagang bekerjasama dengan kurir pasar untuk layanan pesan-antar barang.
Model Pengembangan Pembelajaran Sejarah Indonesia Berbasis Nilai Kesenian Ambiya dalam Meningkatkan Analisis Sejarah Lokal Indonesia Wahyu Hidayat, Arif; Setiawan, Hendri
Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Vol. 6 No. 1 (2024): Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Publisher : UNIVERSITAS INSAN BUDI UTOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/maharsi.v6i1.301

Abstract

Keberadaan budaya dan nilai-nilai tradisi lokal cenderung menurun sebagai akibat dari perkembangan teknologi dan informasi yang sangat pesat. Dalam pembelajaran sejarah di sekolah, gerakan pelestarian budaya melalui penerapan model pembelajaran berbasis budaya lokal harus diterapkan. Ini akan memungkinkan generasi muda untuk lebih memahami dan mengenal budaya lokal sehingga dapat dijaga. Tujuan penelitian ini adalah untuk 1) mengembangkan model pembelajaran berbasis nilai-nilai kesenian Ambiya untuk meningkatkan pemahaman sejarah siswa, dan 2) menguji seberapa efektif pengembangan model pembelajaran berbasis nilai-nilai kesenian Ambiya untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang sejarah lokal mereka. Penelitian ini melibatkan seluruh Madrasah Aliyah (Swasta) di Kabupaten Blitar. Cluster random sampling digunakan dalam metode pengambilan sampel. Pengumpulan data menggunakan wawancara dan instrumen untuk memahami sejarah lokal. Analisis data menggunakan pendekatan kualitatif berupa saran ahli model pembelajaran dan pendekatan kuantitatif yaitu uji normalitas, uji homogenitas, dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan model pembelajaran berbasis nilai-nilai kesenian Ambiya sangat cocok diterapkan dalam pembelajaran sejarah di sekolah. Hal ini ditunjukkan dari hasil penilaian validator dan mendapatkan nilai rata-rata 8,6. Keefektifan pengembangan model pembelajaran berbasis nilai kesenian Ambiya mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap sejarah lokal dengan tingkat ketuntasan belajar mencapai 80%. Abstrak dalam bentuk paragraf yang memuat: uraian singkat mengenai masalah dan tujuan penelitian, metode penelitian, dan hasil penelitian atau pemikiran.
IMPLEMENTASI METODE PEMBELAJARAN PEER TEACHING METHODS DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS VII PADA PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5) DI SMP NURUL ISLAM KOTA PROBOLINGGO Hasanah, Uswatun; Prastiwi Sriwijayanti, Ribut; Hidayati, Nur
Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Vol. 5 No. 2 (2023): Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Publisher : UNIVERSITAS INSAN BUDI UTOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/maharsi.v5i2.302

Abstract

Dalam kegiatan pembelajaran siswa kurang terlibat dalam proses pembelajaran yaitu ketika guru mengadopsi metode pembelajaran yang monoton sehingga hal tersebut dapat membuat rendahnya motivasi siswa dalam belajar. Untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dibutuhkan suatu metode pembelajaran yang dapat melibatkan siswa dalam proses pembelajaran. Bertolak dari konteks yang terjadi, adapun yang menjadi tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi metode pembelajaran peer teaching methods dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada projek penguatan profil pelajar pancasila di SMP Nurul Islam Probolinggo. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Prosedur pengumpulan data yakni observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dengan subjek penelitian kepala sekolah, wali kelas, guru mapel, dan siswa SMP Nurul Islam Probolinggo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembelajaran Peer Teaching Methods cukup efektif karena dapat membantu siswa untuk belajar secara mandiri, aktif, kreatif, dan bernalar kritis hal tersebut sesuai dengan dimensi dalam nilai-nilai pancasila. Dalam pelaksanaannya siswa terlibat dalam pembelajaran karena pembelajaran berpusat pada siswa (student centered) dan guru sebagai fasilitator atau narasumber. Terdapat kendala dalam pelaksanaannya yaitu 1) peserta didik menjadi kurang serius dalam belajar, 2) sulit dalam menentukan tutor. Solusi akan kendala tersebut 1) Diberikan sanksi/hukuman/teguran, 2) memilih tutor berdasarkan kriteria yaitu siswa yang aktif berbicara didalam kelas, siswa yang menguasai materi dan siswa yang percaya diri. Projek yang diselenggarakan adalah suara demokrasi. Dengan demikian peserta didik mengalami pengetahuan sebagai proses penguatan karakter sekaligus untuk belajar dari lingkungan.
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN INOVATIF OLEH GURU SEJARAH DI KABUPATEN KUDUS TAHUN 2023 Ayu Mawarti, Dyah
Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Vol. 5 No. 2 (2023): Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Publisher : UNIVERSITAS INSAN BUDI UTOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/maharsi.v5i2.303

Abstract

Penerapan metode pembelajaran inovatif oleh para guru sejarah di Kabupaten Kudus berdampak pada pengalaman belajar siswa dalam mata pelajaran sejarah. Metode pembelajaran tradisional dalam mata pelajaran sejarah sering kali hanya berfokus pada penjelasan teori dan pemahaman konsep. Namun, dengan adanya perkembangan teknologi dan pendekatan pembelajaran yang lebih interaktif, metode pembelajaran inovatif dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik dan relevan bagi siswa. Penelitian ini dikaji dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengambilan data dilakukan melalui observasi, wawancara dokumentasi. Hasil wawancara kemudian dikaitkan dengan hasil observasi, kuisioner, dan dokumentasi ketika proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para guru sejarah di Kabupaten Kudus telah menerapkan berbagai metode pembelajaran inovatif dan memberikan hasil positif. Mereka memanfaatkan teknologi dalam pengajaran, permainan peran, proyek kolaboratif, dan kunjungan lapangan. Melalui penggunaan teknologi, guru dapat memanfaatkan sumber daya digital seperti video, presentasi multimedia, dan sumber informasi online untuk membantu siswa memahami konten sejarah dengan cara yang lebih menarik dan interaktif. Selain itu, metode pembelajaran inovatif seperti jig saw, think pair and share, mind mapping, diskusi kelompok dapat melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran. Dengan menggunakan permainan peran, siswa dapat menjalankan simulasi sejarah yang membuat mereka untuk lebih memahami konteks dan situasi yang terjadi pada masa lampau. Proyek kolaboratif juga mendorong siswa untuk bekerja dalam tim dan mengembangkan kemampuan berpikir kritis serta kreativitas dalam mempresentasikan hasil penelitian mereka.
PENGARUH KEMAJUAN TEKNOLOGI TERHADAP PERILAKU PSIKOPATOLOGIS INTERNET GAMING DISORDER PADA REMAJA Kurniawan, Fahmi; Novriza Setya Dhewantoro, Happri; Malik, Imam
Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Vol. 5 No. 2 (2023): Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Publisher : UNIVERSITAS INSAN BUDI UTOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/maharsi.v5i2.304

Abstract

Kemajuan teknologi menjadi suatu tonggak perkembangan sejarah kehidupan sejarah kehidupan manusia. Majunya perkembangan teknologi menjadi kehidupan manusia menjadi lebih muda dikarenakan segala bidang kehidupan manusia menjadi lebih mudah. Salah satu perkembangan teknologi yang berdampak besar bagi kehidupan manusia adalah internet. Perkembangan teknologi internet terus berkembang secara pesat seiring dengan perkembangan teknologi pada umumnya. Dengan adanya internet, manusia lebih mudah dalam menjalani kehidupan. Selain itu, internet juga memberikan akses tidak terbatas pada manusia dalam mengakses hal apapun salah satunya adalah game online. Game online adalah suatu permainan berbasis teknologi yang dimainakn secara online. Namun, dalam praktiknya banyak dampak buruk yang didapatkan dari bermain game online. Oleh karena itu, artikel ini akan membahas mengenai implikasi dai kemajuan teknologi terhadap psikopatologis internet gaming disorder. Metode yang digunakan dalam tulisan ini adalah dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa library research. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif dan fishbone dengan menganalisis sebab dan akibat kemajuan teknologi dengan adanya internet gaming disorder pada remaja. Berdasarkan analisis menggunakan analisis fishbone, didapatkan bahwa terdapat beberapa faktor yang menyebabkan remaja memainkan game online secara berlebihan sehingga timbul adanya permasalahan psikopatologis internet gaming disorder.
EKSISTENSI KELOMPOK PENGRAJIN TENUN IKAT DESA PRAIBAKUL SUMBA BARAT NTT Rambu Leki Nguju, Marga; Fatmawati, Fatmawati
Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Vol. 5 No. 2 (2023): Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Publisher : UNIVERSITAS INSAN BUDI UTOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/maharsi.v5i2.306

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang eksistensi kelompok pengerajin tenun ikat yang beranggotakan ibu-ibu rumah tangga yang ada di desa Praibakul Sumba Barat NTT. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan observasi pada pengrajin kelompok Tenun ikat, wawancara mendalam dengan narasumber, dan dokumentasi saat kegiatan menenun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemberdayaan terhadap kelompok pengrajin tenun ikat di desa Praibakul oleh pemerintah sudah dilakukan mulai dari pemberian UMKM, pelatihan, pendampingan, peningkatan kelompok dengan tujuan untuk meningkatkan hasil tenun agar bisa membantu perekonomian keluarga serta lebih banyak pesanan baik dilingkungan sekitar dan juga luar daerah. Tetapi masih ada tantangan, hambatan yang dialami kelompok pengerajin tenun ikat di desa Praibakul sehingga peningkatan taraf hidup, pemasaran kain tenun ikat desa Praibakul kurang maksimal, diantaranya adalah kurangnya SDM, kebutuhan keluarga yang kurang terpenuhi, kurangnya kreatifitas serta kurang minatnya generasi muda terhadap kerajinan tenun ikat yang sebenarnya generasi muda sebagai salah satu SDM yang dibutuhkan saat ini.
KONSTRUKSI NILAI-NILAI AFFECTION, BEHAVIOR, COGNITIVE PANCASILA MELALUI TAHAP PENGAMBILAN PERAN (ROLE TAKING STAGE) MEAD UNTUK KETERATURAN SOSIAL Yulianto, Ach.
Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Vol. 5 No. 2 (2023): Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Publisher : UNIVERSITAS INSAN BUDI UTOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/maharsi.v5i2.307

Abstract

Masyarakat semakin permisif dalam melihat fenomena social. Kontrol sosial semakin memudar. Apalagi sejak era milineum dengan perkembangan teknologi infomasi komunikasi semakin pesat, masyarakat lebih senang dan akrab berteman dengan smartphone dari pada dunia nyata. Maka terjadilah proses pergeseran nilai-nilai dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang berdasarkan Pancasila. Mungkin Pancasila pada zaman orde lama dan orde baru masih terjadi proses internalisasi dan aplikasi oleh sebagian masyarakat. salah satu penyebab terjadinya proses permasalahan sosial budaya dan ekonomi dalam kehidupan bangsa Indonesia, termasuk maraknya tindak pidana korupsi sebagai kejahatan luar biasa (extraordinary crime) yang merata mulai strata atas (white collar crime) sampai akar rumput (blue collar crime). Tujuannya adalah bagaimana agar Pancasila terpatri dalam kehidupan budaya masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif yaitu penelitian ini memberikan gejala-gejala, fakta-fakta atau kejadian secara sistematis dan akurat tentang sifat populasi atau daerah tertentu. Namun penulis juga menggunakan pendekatan kualitatif yaitu untuk mencari kualifikasi fenomena, sehingga melakukan serap informasi dari berbagai pihak ketiga (triangulasi). Kesimpulan dari penelitian ini adalah Pancasila terpatri dalam kehidupan budaya masyarakat, jika masyarakat Indonesia terutama melalui pemerintah melaksanakan kewenangannya dalam memaksa masyarakat untuk melakukan tahapan pengambilan peran sesuai pendapat George Herbert Mead melalui berbagai tahap pengambilan peran (role taking stage)
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN AKTIFITAS BELAJAR SISWA Hardian, Mirza; Dartika Dewi, Sesie; Norfarlina, Norfarlina
Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Vol. 5 No. 1 (2023): Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Publisher : UNIVERSITAS INSAN BUDI UTOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/maharsi.v5i1.308

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa terhadap mata pelajaran PKn dengan menggunakan pembelajaran berbasis masalah. Model pembelajaran berbasis masalah adalah model pembelajaran berbasis masalah dan menghadapkan siswa pada berbagai masalah untuk dipecahkan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 12 IPA 1 SMA Negeri 2 Kundur Utara. Alat pengumpulan data berupa lembar observasi dan lembar angket. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan persentase. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus dimulai dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan penyebaran angket. Materi pembelajaran diterapkan dengan model pembelajaran berbasis masalah yang dapat meningkatkan aktivitas belajar dengan rata-rata 73 % menjadi 87% yang terbukti mengalami perubahan yang lebih aktif dalam pembelajaran. Hasil analisis data menunjukkan bahwa dengan penerapan pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas 12 IPA 1 SMA Negeri 2 Kundur Utara.
TRADISI PERNIKAHAN MABANG HANDAK (MORGE SIWE) DI SUKU KAYU AGUNG OGAN KOMERING ILIR (OKI) Susanti, Ratna; Syafruddin, Syafruddin; Dhita Naoemy, Aulia
Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Vol. 5 No. 1 (2023): Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Publisher : UNIVERSITAS INSAN BUDI UTOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/maharsi.v5i1.309

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui proses perkawinan mabang handak pada masyarakat adat morge siwe di Kayuangung Kabupaten Ogan Komering Ilir. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode penelitian deskriptif dengan teknik pengumpulan data adalah teknik observasi dan wawancara. Hasil yang didapat oleh peneliti yaitu perkawinan mabang handak merupakan proses perkawinan yang sangat lengkap, yang telah ditentukan oleh pemangku adat dan rangkaian tersebut tidak dapat diubah, karena perkawinan mabang handak merupakan tingkatan perkawinan ke empat yang ada pada masyarakat adat Kayuagung.
AKTUALISASI NILAI-NILAI PANCASILA DALAM TRADISI DIBA’AN PADA MASYARAKAT SIDOARJO Sugiantoro, Sugiantoro; Imam Khairi, Ahmad; Wahyudianto, Fadli
Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Vol. 5 No. 1 (2023): Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Publisher : UNIVERSITAS INSAN BUDI UTOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/maharsi.v5i1.310

Abstract

Aktualisasi nilai-nilai Pancasila dalam tradisi diba’an merupakan suatu bentuk kegiatan merealisasikan nilai dan norma dengan tindakan dan perbuatan yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari, salah satunya adalah tradisi diba’an yang dilakukan oleh masyarakat Sidoarjo. Diba’an atau maulid Diba’ merupakan sebuah tradisi kesenian membaca dan melantunkan sholawat kepada Nabi Mummad SAW yang dilakukan oleh masyarakat yang beragama Islam terutama masyarakat yang beragama Islam yang ada di Sidoarjo. Diba’ yang dilakukan oleh masyarakat Sidoarjo merupakam adat kebiasaan yang dilakukan secara turun temurun dan menjadi bagian dari budaya Indonesia yang memiliki nilai-nilai Pancasila yang terkandung secara intrinsik di dalamnya dan mewariskan nilai kebiasaan yang positif yang mengandung nilai sosial, nilai religious, moral serta nilai budaya, Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Lokasi penelitian dilakukkan pada masyarakat Desa Tanggul, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam tradisi Diba’ terdapat pengamalan nilai-nilai Pancasila yang selama ini dipraktikkan oleh masyarakat Sidoarjo. Nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi diba’an tertransmisikan dengan baik dan berkaitan erat dengan nilai-nilai yang terkandung dalam sila Pancasila yaitu sila pertama hingga sila kelima. Pancasila sendiri merupakan nilai-nilai luhur yang digali dari budaya bangsa di Nusantara dan memiliki dasar kehidupan manusia yang diakui secara universal dan berlaku sepanjang zaman, sehingga hal tersebut sangat relevan dengan tradisi Diba’ yang berkembang pada masyarakat Sidoarjo yang merupakan wadah silaturahmi dan media dakwah bagi masyarakat Sidoarjo

Page 5 of 15 | Total Record : 143