cover
Contact Name
Dedi Sufriadi
Contact Email
dedisufriadi@gmail.com
Phone
+6285260082672
Journal Mail Official
jurnal@indopublishing.or.id
Editorial Address
Jln. Malahayati KM. 9 No. 14 Desa Kajhu Kabupaten Aceh Besar, Indonesia 23373
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Educational Journal
Published by Indo Publishing
ISSN : 31101526     EISSN : 31101151     DOI : doi.org/10.63822/edu
Core Subject : Education,
Dedicated to the dissemination of high-quality research in the field of education. It focuses on studies related to teaching and learning processes, curriculum development, educational environments, teacher education, educational technology, and education development at various levels. The journal welcomes original empirical research, theoretical contributions, and methodological innovations that advance understanding of how educational systems, instructional strategies, and learning environments can be improved to foster better educational outcomes.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 136 Documents
Struktur Dramatik dan Penokohan dalam Naskah Drama "Bila Malam Bertambah Malam" Adelia P.A , Jesinta; Devina Gulo, Helen; Pakpahan, Prawesti; Br Lubis , Christina; Nainggolan, Tiur; Rumapea, Ely Mutiara; Therecia Br Sitepu, Ardina
Educational Journal Vol. 1 No. 4 (2026): MAY-JULY
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/saf71d94

Abstract

Penelitian ini membahas struktur dramatik dan penokohan dalam naskah drama Bila Malam Bertambah Malam karya Putu Wijaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan struktur dramatik yang meliputi eksposisi, komplikasi, klimaks, dan resolusi, serta menganalisis karakter tokoh-tokoh dalam drama. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan strukturalisme. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca dan catat terhadap dialog, alur, serta unsur intrinsik dalam naskah drama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur dramatik dalam drama tersusun secara runtut dan efektif sehingga mampu membangun konflik sosial dan psikologis secara mendalam. Penokohan dalam drama digambarkan secara kuat melalui karakter Gusti Biang, Wayan, Ngurah, dan Nyoman yang memiliki sifat dan pandangan hidup yang saling bertentangan. Konflik yang terjadi dalam drama memperlihatkan adanya benturan antara tradisi, sistem kasta, dan nilai kemanusiaan. Melalui struktur dramatik dan penokohan yang kuat, Putu Wijaya berhasil menyampaikan kritik sosial terhadap sistem kasta yang kaku dalam masyarakat serta menggambarkan dampaknya terhadap kehidupan manusia.
Penerapan Strategi Pembelajaran Aktif pada Mata Pelajaran Ekonomi di SMAN 8 Prabumulih Annisa Azzarah
Educational Journal Vol. 1 No. 4 (2026): MAY-JULY
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/avvf9746

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana strategi pembelajaran aktif diterapkan dalam mata pelajaran Ekonomi di SMAN 8 Prabumulih, meskipun terdapat keterbatasan dalam sarana dan prasarana yang tersedia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dalam mendalam. Subjek penelitian ini meliputi guru mata pelajaran Ekonomi serta siswa kelas X dan XI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun para guru menghadapi kendala seperti kurangnya perangkat teknologi dan ruang belajar yang tidak cukup, mereka masih bisa menerapkan berbagai strategi pembelajaran aktif seperti diskusi kelompok, pembelajaran berbasis masalah, simulasi, serta metode tanya jawab yang interaktif. Kreativitas guru dalam menggunakan sumber belajar yang berbeda terbukti bisa meningkatkan partisipasi dan semangat belajar siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kurangnya sarana dan prasarana tidak menjadi penghalang mutlak dalam menerapkan pembelajaran aktif, asalkan ada komitmen dan inovasi dari para guru.  
Pengaruh Kreativitas Guru dan Peran Orang Tua terhadap Prestasi Belajar di SMAN I Kecamatan Ciruas Apni, Sri Nurul; Munandar , Septian Aris
Educational Journal Vol. 1 No. 4 (2026): MAY-JULY
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/akvwg440

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kreativitas guru  dan peran orang tua terhadap prestasi belajar  di SMAN 1 Kecamatan Ciruas. Metode yang digunakan yakni metode kuantitatif. Siswa kelas sebelas di SMAN 1 Kecamatan Ciruas menjadi subjek penelitian. Sebanyak 77 individu digunakan sebagai sampel, dipilih menggunakan rumus Slovin dan pengambilan sampel acak sederhana. Kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data, dan IBM SPSS digunakan untuk analisis. Temuan menunjukkan bahwa prestasi belajar dipengaruhi secara positif dan signifikan oleh kreativitas guru (p = 0,000). Selain itu, peran orang tua memiliki pengaruh yang menguntungkan dan substansial (p = 0,000). Pada saat yang sama, kedua faktor tersebut berkontribusi sebesar 59,6% (R2 = 0,596) terhadap kinerja belajar dan memiliki pengaruh yang signifikan (p = 0,000). Secara bersamaan, kreativitas guru  dan peran orang tua secara signifikan meningkatkan prestasi belajar siswa. Kolaborasi aktif antara guru dan orang tua diperlukan untuk mengoptimalkan prestasi akademik siswa.
Integrasi Laborotorium Alam dan Laborotorium Buatan (Teknologi) dalam Meningkatkan Keterampilan Pembelajaran Bahasa Arab di Era Digital Salwa, Dewi Khalwatus; Rahmatillah, Diniy; Bilqisti, Al Fath; Bakar, M. Yunus Abu
Educational Journal Vol. 1 No. 4 (2026): MAY-JULY
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/efz51b65

Abstract

Pembelajaran bahasa arab di era teknologi menuntut inovasi yang mampu menggabungkan pengalaman belajar kontekstual dengan dukungan teknologi digital. Penelitian ini membahas pemanfaatan laborotorium alam dan laborotorium buatan sebagai strategi inovatif dalam pembelajaran bahasa arab. Laborotorium alam memanfaatkan lingkungan nyata seperti pasar, masjid , taman dan komunitas penutur untuk memberikan pengalaman belajar yang autentik dan bermakna. Sementara itu, laborotorium buatan menggunakan media berbasis teknologi seperti multimedia interaktif, e-learning, virtual reality, dan artificial intelligence untuk menciptakan pembelajaran yang fleeksibel, menarik, dan personal  Hasil kajian menunjukkan bahwa pemanfaatan kedua jenis laboratorium tersebut mampu meningkatkan motivasi belajar, memperkuat pemahaman kosakata dan struktur bahasa dalam konteks nyata, mengembangkan keterampilan menyimak, berbicara, membaca, dan menulis secara seimbang, serta menumbuhkan kepercayaan diri peserta didik dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Arab. Integrasi laboratorium alam dan laboratorium buatan juga memberikan peluang bagi guru untuk menciptakan pembelajaran yang lebih variatif, efektif, dan sesuai dengan karakteristik generasi digital. Dengan demikian, model pembelajaran ini dapat menjadi alternatif strategis dalam meningkatkan mutu pembelajaran bahasa Arab agar lebih adaptif terhadap perkembangan zaman dan kebutuhan peserta didik.
Globalisasi Pendidikan dalam Pembelajaran Sekolah Dasar melalui Pemanfaatan Teknologi Digital serta Dampaknya terhadap Perkembangan Kemandirian Berpikir Siswa Tussadia, Nur Halima; Mailin, Mailin; Malelling, Andi Rosita; Safaruddin, Safaruddin
Educational Journal Vol. 1 No. 4 (2026): MAY-JULY
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/qqqm0928

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh globalisasi pendidikan melalui pemanfaatan teknologi digital terhadap perkembangan kemandirian berpikir siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah kajian literatur (literature review) dengan menganalisis berbagai jurnal ilmiah yang relevan dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui proses pengumpulan, seleksi, dan sintesis hasil penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran memiliki pengaruh positif terhadap kemandirian berpikir siswa. Teknologi digital mendorong siswa untuk lebih aktif, mandiri, serta mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah. Selain itu, media pembelajaran digital juga terbukti meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Namun, implementasinya masih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan infrastruktur, kompetensi guru, serta literasi digital siswa yang belum merata. Dengan demikian, pemanfaatan teknologi digital perlu dioptimalkan melalui strategi pembelajaran yang tepat agar dapat mendukung perkembangan kemandirian berpikir siswa secara maksimal di era globalisasi.
Kebijakan Penjurusan SMA dalam Perspektif Konstruktivisme Vygotsky Azira, Aisya Laili; Winangun, M. Mamduh
Educational Journal Vol. 1 No. 4 (2026): MAY-JULY
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/ady6sq43

Abstract

April 2025, rencana dalam memperlakukan kembali sistem penjurusan IPA, IPS, dan Bahasa di SMA mulai tahun pengajaran 2025/2026 diumumkan oleh Kementian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), sebagai pembalikan dari kebijakan yang sebelumnya yang sudah dihapus dalam Kurikulum Merdeka. Keputusan tersebut telah mendapatkan kritik dari beberapa pihak dikarenakan dianggap tergesa-gesa dan belum didukung dari landasan akademik yang kuat. Artikel ini memiliki tujuan guna melakukan analisis permasalahan tersebut dengan menggunakan pandangan dari teori konstruktivisme sosial dari Lev Vygotsky, dengan menekankan pada perbedaan secara konseptual antara pembelajaran dan pembelajaran sebagai kerangka analisis utama. Metode yang digunakan adalah studi kasus berbasis data sekunder dari pemberitaan media massa dan literatur akademis. Hasil analisis menunjukkan bahwa kebijakan penjurusan bekerja pada level pembelajaran (instruction) sebagai rancangan eksternal, tetapi berpotensi menghambat proses belajar (learning) yang bersifat internal apabila struktur sosial yang terbentuk mempersempit Zone of Proximal Development siswa. Artikel ini merekomendasikan agar desain penjurusan tetap memberi ruang bagi kolaborasi lintas rumpun ilmu dan scaffolding yang kontekstual.