cover
Contact Name
Dedi Sufriadi
Contact Email
dedisufriadi@gmail.com
Phone
+6285260082672
Journal Mail Official
jurnal@indopublishing.or.id
Editorial Address
Jln. Malahayati KM. 9 No. 14 Desa Kajhu Kabupaten Aceh Besar, Indonesia 23373
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Educational Journal
Published by Indo Publishing
ISSN : 31101526     EISSN : 31101151     DOI : doi.org/10.63822/edu
Core Subject : Education,
Dedicated to the dissemination of high-quality research in the field of education. It focuses on studies related to teaching and learning processes, curriculum development, educational environments, teacher education, educational technology, and education development at various levels. The journal welcomes original empirical research, theoretical contributions, and methodological innovations that advance understanding of how educational systems, instructional strategies, and learning environments can be improved to foster better educational outcomes.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 203 Documents
Strategi dan Pendekatan Pembelajaran Bahasa Arab yang Efektif untuk Meningkatkan Kompetensi Siswa Nailatuz Zamrudiah; Muhammad Akhyat Syahbani; M. Yunus Abu Bakar
Educational Journal Vol. 1 No. 4 (2026): MAY-JULY
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/fr15c273

Abstract

Arabic language learning plays a crucial role in Islamic education and in developing students' communicative competence. However, in practice, various problems remain, particularly the use of teacher-centered learning approaches that lack active student involvement. This study aims to analyze effective Arabic language learning strategies and approaches to improving student competence. The method used was a literature review, examining various relevant scientific sources, such as journals, books, and research articles. The results of the study indicate that an effective learning approach is student-centered, combined with Multiple Intelligences theory and a communicative approach. This approach can improve students' activeness, motivation, and overall language skills, including listening, speaking, reading, and writing. Furthermore, active and collaborative learning strategies, along with the use of authentic media and evaluation, also contribute significantly to improving the quality of learning. Thus, the integration of various innovative approaches and strategies can create more effective, interactive, and student-centered Arabic language learning that meets the needs of modern learners.
Implementasi Media Powtoon dalam Pembelajaran Matematika pada Materi Aritmatika Sosial di Kelas VII SMP Negeri 7 Tanimbar Selatan Glorien Yosina Rahandra; Yoseph Batkunde; Jakobus Dasmasela
Educational Journal Vol. 1 No. 4 (2026): MAY-JULY
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/b8v0sh94

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi media Powtoon dalam pembelajaran matematika pada materi aritmatika sosial di kelas VII SMP Negeri 7 Tanimbar Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes hasil belajar. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran berbasis Powtoon mampu menciptakan suasana belajar yang lebih menarik dan interaktif, meningkatkan motivasi belajar siswa, serta meningkatkan hasil belajar matematika siswa. Siswa terlihat lebih aktif dan antusias selama proses pembelajaran karena media video animasi mampu menyajikan materi secara lebih jelas dan menarik dibandingkan media konvensional. Implementasi media Powtoon dilakukan melalui pembuatan video animasi yang memuat materi aritmatika sosial, seperti harga jual, harga beli, diskon, dan kegiatan ekonomi sehari-hari. Penelitian juga menemukan bahwa siswa dengan kemampuan tinggi lebih mampu memahami dan menyelesaikan masalah matematika setelah menggunakan media Powtoon, sedangkan siswa dengan kemampuan rendah masih memerlukan pendampingan lebih lanjut. Secara keseluruhan, media Powtoon dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang efektif untuk mendukung pembelajaran matematika dan meningkatkan hasil belajar siswa.
Implementasi Framework Technological Pedagogical Content Knowledge dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu di SMA Negeri 9 Denpasar Ni Made Heni Lestari; I Gusti Ngurah Agung Wijaya Mahardika; Kadek Dwi Sentana Putra
Educational Journal Vol. 1 No. 4 (2026): MAY-JULY
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/q2tfvw87

Abstract

Pendidikan Agama Hindu memiliki peran penting dalam membentuk karakter, moral, dan spiritual siswa. Namun, dalam era digital saat ini, pembelajaran masih menghadapi tantangan dalam mengintegrasikan teknologi dengan maksimal dengan materi dan strategi pembelajaran. Di SMA Negeri 9 Denpasar, penerapan teknologi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Hindu belum sepenuhnya terintegrasi secara efektif. Studi ini menyoroti implementasi framework Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) sebagai strategi untuk menciptakan pembelajaran yang lebih inovatif, interaktif, dan relevan dengan perkembangan zaman. Tujuan studi ini yaitu (1) untuk mendeskripsikan implementasi framework TPACK dalam pembelajaran Pendidikan Agama Hindu, (2) untuk mengetahui kendala yang dihadapi dalam memadukan unsur teknologi, pedagogik, dan konten, serta (3) untuk menganalisis upaya yang dilaksanakan dalam mengatasi kendala tersebut di SMA Negeri 9 Denpasar. Studi ini dianalisis menggunakan teori TPACK, teori belajar humanistik, dan teori konstruktivisme. Studi ini ialah penelitian deskriptif kualitatif. Penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, studi kepustakaan, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Implementasi framework TPACK dalam pembelajaran Pendidikan Agama Hindu di SMA Negeri 9 Denpasar telah diterapkan pada tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran dengan memadukan aspek teknologi, pedagogik, dan konten, meskipun belum sepenuhnya optimal. (2) Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan sarana dan prasarana, belum meratanya penguasaan teknologi, serta kesulitan dalam mengintegrasikan teknologi dengan strategi pembelajaran dan materi ajar. (3) Upaya yang dilaksanakan dalam mengatasi kendala tersebut yaitu dengan bersikap fleksibel dalam pembelajaran, memanfaatkan perangkat yang tersedia seperti handphone siswa, serta menyesuaikan penggunaan teknologi dengan kondisi dan kebutuhan pembelajaran di kelas.
Teknik Dasar Bola Voli: Analisis Service Atas, Passing Bawah, dan Passing Atas dalam Pembelajaran dan Permainan Bola Voli Yuro Fanorotodo Harefa; Ferdi Saragih; Syaiful Arif; Muhammad Ishak; Rahmi Aulia
Educational Journal Vol. 1 No. 4 (2026): MAY-JULY
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/dnb91n36

Abstract

Bola voli merupakan salah satu cabang olahraga beregu yang menuntut penguasaan teknik dasar secara baik agar permainan dapat berlangsung efektif dan kompetitif. Dalam praktiknya, kemampuan service atas, passing bawah, dan passing atas menjadi fondasi utama yang menentukan kualitas permainan sebuah tim. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peranan teknik dasar bola voli, khususnya service atas, passing bawah, dan passing atas, dalam mendukung performa pemain pada proses pembelajaran maupun pertandingan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui kajian berbagai jurnal ilmiah nasional dan internasional terbitan tahun 2020–2025 yang berkaitan dengan teknik dasar bola voli. Hasil kajian menunjukkan bahwa penguasaan service atas berpengaruh terhadap efektivitas serangan awal dan tekanan terhadap lawan. Sementara itu, passing bawah memiliki fungsi dominan dalam menerima servis dan mempertahankan ritme permainan, sedangkan passing atas berperan penting dalam membangun pola serangan yang terstruktur. Selain faktor teknik, keberhasilan penguasaan ketiga keterampilan tersebut dipengaruhi oleh koordinasi gerak, kekuatan otot, konsentrasi, serta metode latihan yang digunakan pelatih atau guru pendidikan jasmani. Penelitian ini juga menemukan bahwa pendekatan latihan yang variatif dan kontekstual lebih efektif dibandingkan metode latihan monoton. Dengan demikian, penguasaan teknik dasar bola voli tidak hanya dipahami sebagai kemampuan mekanis semata, melainkan sebagai bagian dari proses pembentukan strategi, kerja sama tim, dan kesiapan mental pemain dalam pertandingan.
Sosiologi Lembaga Pendidikan: Pendidikan Agama Inklusif dan Pembentukan Solidaritas Lintas Identitas di Madrasah Diniyah Ar-Rahman Nila Kholishotul Ma'rufah; Muh Hanif
Educational Journal Vol. 1 No. 4 (2026): MAY-JULY
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/yn990286

Abstract

Artikel ini dirancang untuk mengkaji pendidikan agama inklusif dan pembentukan solidaritas lintas identitas di Madrasah dalam perspektif sosiologi lembaga pendidikan. Fokus kajian diarahkan pada argumen bahwa pendidikan agama inklusif dapat memperkuat solidaritas lintas identitas dengan menempatkan agama sebagai sumber etika sosial, bukan alat eksklusi kelompok. Masalah ini penting karena lembaga pendidikan tidak hanya menjadi tempat transmisi pengetahuan, tetapi juga arena pembentukan relasi sosial, nilai, kepatuhan, identitas, dan peluang hidup peserta didik. Penelitian dirancang dengan pendekatan kualitatif lapangan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data utama diarahkan untuk membaca tiga bukti empiris: praktik pembelajaran agama yang menekankan kemanusiaan, keadilan, dan penghargaan perbedaan.; kegiatan sosial bersama lintas kelas, organisasi, agama, atau latar budaya.; serta wawancara siswa tentang perubahan pandangan terhadap kelompok berbeda. Secara konseptual, artikel ini bertumpu pada pendidikan agama inklusif, solidaritas lintas identitas, dan etika sosial keagamaan sebagai pisau baca. Kontribusi artikel terletak pada penyusunan penjelasan empiris yang menghubungkan praktik keseharian lembaga pendidikan dengan struktur sosial yang lebih luas. Dengan demikian, tulisan ini diharapkan membantu mahasiswa menyusun artikel yang tidak sekadar deskriptif, tetapi analitis, argumentatif, dan relevan bagi pengembangan mutu pendidikan Islam.  
Best Practice Pembelajaran Civic di Sekolah Dasar: Studi Kualitatif tentang Strategi Guru dalam Mengembangkan Civic Literacy Siswa Asafitri Choirunnisa
Educational Journal Vol. 1 No. 4 (2026): MAY-JULY
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/9k3j6n06

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik baik pembelajaran civic education di sekolah dasar melalui pendekatan systematic literature review. Sumber data berasal dari artikel yang diperoleh melalui basis data Scopus dan diseleksi menggunakan alur PRISMA. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran civic education di sekolah dasar masih menghadapi tantangan berupa dominasi orientasi kognitif, penggunaan model pembelajaran yang kurang interaktif, keterbatasan sumber daya, dan belum meratanya pemanfaatan media digital . Namun, berbagai studi juga memperlihatkan bahwa model pembelajaran aktif seperti project-based learning, problem-based learning, dan pembelajaran kontekstual mampu meningkatkan motivasi, hasil belajar, berpikir kritis, serta karakter siswa . Selain itu, media berbasis inkuiri, multimedia interaktif, dan media digital terbukti memperkuat literasi kewargaan, identitas sipil, kreativitas, dan partisipasi siswa . Kajian ini juga menegaskan bahwa integrasi nilai multikultural, budaya lokal, dan pengalaman hidup siswa menjadi unsur penting dalam pembelajaran kewarganegaraan yang efektif . Secara keseluruhan, praktik baik pembelajaran civic education di sekolah dasar ditandai oleh keterpaduan antara model pembelajaran partisipatif, media kontekstual, materi berbasis nilai, dan kesiapan guru dalam mengelola pembelajaran yang reflektif. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi guru, peneliti, dan pengambil kebijakan dalam mengembangkan pembelajaran kewarganegaraan yang lebih inovatif dan bermakna.   
Manajemen Peserta Didik dalam Meningkatkan Motivasi Belajar di SMP Negeri 6 Medan: Studi Kualitatif melalui Wawancara Guru dan Siswa Resti Citra Dewi; Genysa Arkwayani Pakpahan; Martha Putri Grasya Banurea; Rahel Simamora; Mardiani Harahap; Siti Handayani
Educational Journal Vol. 1 No. 4 (2026): MAY-JULY
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/0fmacb43

Abstract

Motivasi belajar merupakan faktor penting yang menentukan keberhasilan proses pembelajaran di sekolah. Rendahnya motivasi belajar siswa menjadi permasalahan yang kompleks dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk metode pengajaran, hubungan guru-siswa, beban tugas, serta kondisi lingkungan kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi rendahnya motivasi belajar Ekonomi siswa serta mengidentifikasi upaya manajemen peserta didik yang dapat diterapkan untuk meningkatkannya di SMP Negeri 6 Medan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara langsung dengan guru dan siswa sebagai informan utama, serta kajian pustaka sebagai data sekunder. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Validitas data diperkuat melalui teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya motivasi belajar siswa dipengaruhi oleh empat faktor utama, yaitu beban tugas yang berlebihan, metode pengajaran yang kurang variatif dan interaktif, hubungan guru-siswa yang kurang harmonis, serta kondisi lingkungan kelas yang belum kondusif. Upaya manajemen peserta didik yang diterapkan meliputi pengelompokan siswa berdasarkan kemampuan, pemberian motivasi dan penghargaan, variasi metode pembelajaran, serta kolaborasi antara guru mata pelajaran dengan guru bimbingan dan konseling. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen peserta didik yang terencana dan komprehensif memiliki peran strategis dalam meningkatkan motivasi belajar siswa secara berkelanjutan.
Peran Profesionalisme Guru pada Era Teknologi Digital dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran: Systematic Literature Review Adventi Silaban; Destri Rosmailin Sitanggang; Meiya Chaterine Fedora Tarigan; Jenari Sembiring; Resti Citra Dewi
Educational Journal Vol. 1 No. 4 (2026): MAY-JULY
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/zksxy504

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji secara sistematis peran profesionalisme guru di era teknologi digital dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang eksponensial pada abad ke-21 telah mentransformasi lanskap pendidikan secara fundamental, menuntut guru untuk tidak hanya menguasai konten keilmuan, tetapi juga memiliki kompetensi digital yang memadai guna mendukung proses belajar mengajar yang bermakna dan berpusat pada peserta didik. Penelitian ini menggunakan desain Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada panduan PRISMA 2020. Penelusuran dilakukan pada empat basis data elektronik—Google Scholar, Scopus, ERIC, dan Garuda—menggunakan kombinasi kata kunci terkait profesionalisme guru, kompetensi digital, dan kualitas pembelajaran. Dari total 487 artikel yang ditemukan pada tahap identifikasi awal, sebanyak 35 artikel ditetapkan sebagai sampel final setelah melalui proses penyaringan berlapis berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Analisis data menggunakan pendekatan sintesis naratif-tematik. Hasil sintesis mengidentifikasi empat tema utama: (1) dimensi kompetensi profesional guru yang relevan di era digital—terutama TPACK (Technological Pedagogical Content Knowledge) dan literasi digital; (2) kontribusi nyata profesionalisme guru terhadap peningkatan kualitas pembelajaran, termasuk peningkatan motivasi belajar dan capaian akademik peserta didik; (3) hambatan dan tantangan yang dihadapi guru, seperti kesenjangan infrastruktur teknologi, rendahnya literasi digital, dan beban administratif berlebih; serta (4) strategi efektif pengembangan profesionalisme guru, meliputi komunitas praktik virtual, pelatihan berkelanjutan, dan kepemimpinan transformasional kepala sekolah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa profesionalisme guru yang holistik dan adaptif merupakan fondasi utama keberhasilan transformasi digital dalam pendidikan, dan keberhasilannya mensyaratkan dukungan kebijakan yang komprehensif, infrastruktur yang merata, serta program pengembangan profesional yang berkelanjutan.
Implementasi Kepemimpinan Spiritual Kepala Madrasah dan Budaya Religius dalam Membentuk Kinerja Guru di MI Roudlotul Hikmah Mojokerto Muhammad Ibnu Alwan Khoirul; Eka Rizki Amalia
Educational Journal Vol. 1 No. 4 (2026): MAY-JULY
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/dfgdzp84

Abstract

Teacher performance is one of the main factors in improving the quality of Islamic education in madrasahs. However, challenges in developing teacher professionalism require leadership that is not only administrative in nature but also spiritual and supported by a strong religious culture. This study is important to examine the implementation of the spiritual leadership of the madrasah principal and religious culture in shaping teacher performance at MI Roudlotul Hikmah Mojokerto. The purpose of this study is to describe the implementation of the principal’s spiritual leadership, the application of religious culture, and their impact on teacher performance. This research employed a qualitative approach with a case study design. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation involving the madrasah principal, teachers, and educational staff. Data analysis was conducted through data reduction, data presentation, and conclusion drawing, while data validity was tested through source and technique triangulation. The findings revealed that the implementation of spiritual leadership was manifested through exemplary behavior, Islamic motivation, spiritual guidance, and humanistic communication. Religious culture was implemented through habituation of worship activities, collective prayers, and the culture of greetings and politeness. The implementation had a positive impact on improving teachers’ discipline, responsibility, professionalism, and work ethic. Therefore, spiritual leadership and religious culture are important foundations for strengthening the quality of Islamic education in madrasahs.
Pengembangan Modul Ajar Training Kit Instalasi Audio Video Mobil untuk Meningkatkan Hasil Belajar Praktikum Teknik Audio Video di SMK Kal-1 Surabaya Atikah Fadhillah Alliatuzzahro; Ali Nur Fathoni; Nur Kholis; Fendi Achmad
Educational Journal Vol. 1 No. 4 (2026): MAY-JULY
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/cd0asz91

Abstract

This study aims to develop a feasible Car Audio-Video Installation Training Kit Learning Media to address the lack of E-Module learning media in the planning and installation elements of audio-video systems, particularly for the Car Audio-Video Installation Training Kit in Grade XI Audio Video Engineering (TAV) at SMK KAL-1 Surabaya. This research employs the ADDIE development model within a Research and Development (R&D) framework. The validity of the product was assessed through material validation and media validation of the E-Module. The material validation obtained a score of 92%, while the media validation achieved 88.75%, resulting in an average score of 90%, which falls into the very valid category. Furthermore, the results of the practicality test based on student responses at SMK KAL-1 Surabaya showed a score of 88.75%, categorized as very practical. The effectiveness of the learning media was measured using the N-Gain test to determine the effectiveness of the implemented treatment. The N-Gain results for cognitive learning outcomes showed an average N-Gain score of 0.51, indicating a moderate category. This means that the learning media is effective in improving students’ learning outcomes. To compare the average pretest and posttest scores, a Paired Sample T-Test was conducted, yielding a significance value of 0.000, which indicates a significant difference. It can be concluded that the developed learning media is suitable for use in the learning process and can also serve as a reference for developing learning media in other instructional components. In the psychomotor domain, most students were able to assemble and test the Car Audio-Video Installation Training Kit correctly and in accordance with established procedures. Most students achieved a score of 88.53%, indicating that their psychomotor skills have met the Minimum Mastery Criteria (KKTP). In the affective domain, most students demonstrated good discipline, responsibility, and cooperation during the learning process and practical activities using the Car Audio-Video Installation Training Kit. Students actively followed instructions, maintained occupational safety, and respected their peers’ opinions during group discussions. Most students obtained a score of 95.47%, indicating that their affective attitudes have reached the good to very good criteria.