cover
Contact Name
Johan Wahyu Tri Astuti
Contact Email
johan@uinponorogo.ac.id
Phone
+6281233241764
Journal Mail Official
johan@uinponorogo.ac.id
Editorial Address
UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo Jl. Puspita Jaya, Pintu, Jenangan, Ponorogo, Jawa Timur 63492
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
EDUMANAGERIAL Journal of Islamic Education Management
Edumanagerial: Journal Of Islamic Education Management diterbitkan oleh jurusan MPI, Fakultas Pendidikan dan Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo sebagai media untuk meningkatkan kreativitas mahasiswa (khususnya mahasiswa jurusan MPI), dosen, akademisi, praktisi, peneliti, yang berkaitan dengan manajemen pendidikan. Jurnal ini menyediakan tempat publikasi yang ditinjau oleh rekan sejawat, ketat secara akademis dan diakui secara profesional. Edumanagerial: Journal Of Islamic Education Management ini menerbitkan artikel asli tentang studi manajemen pendidikan Islam, yang memuat kajian-kajian tentang studi manajemen pendidikan Islam, inovasi manajemen pendidikan Islam dan pemikiran dalam manajemen pendidikan Islam.
Articles 84 Documents
Penerapan Manajemen Strategis Sebagai Upaya Optimalisasi Sumber Daya Manusia di Dunia Pendidikan Kusumaningrum, Hesti; Ulwan, Muhammad Nabil; Nagip, Ahmad Sulthan; Mohammad, Rafi
Edumanagerial Vol. 3 No. 01 (2024): EDUMANAGERIAL : Journal of Islamic Education Management
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/edumanagerial.v3i01.3697

Abstract

Manajemen strategis telah diakui sebagai pendekatan yang efektif dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Namun, kegagalan penerapan manajemen strategis di institusi pendidikan sering terjadi karena kurangnya kesesuaian antara rencana strategis dengan dinamika lingkungan pendidikan yang terus berubah. Faktor lainnya adalah kurangnya keterlibatan semua pemangku kepentingan dalam proses perumusan dan implementasi strategi. Tujuan dari makalah ini adalah untuk menyoroti perlunya perubahan mendasar dalam pendekatan evaluasi kinerja guru. Evaluasi kinerja guru harus lebih terhubung dengan visi instruksional sistem pendidikan dan menyediakan metrik yang komprehensif untuk mengukur efektivitas pengajaran mereka. Selain itu, manajemen kinerja juga harus melibatkan umpan balik yang spesifik, pembinaan yang efektif, dan peluang pengembangan profesional yang jelas bagi guru. Manajemen strategis dianggap sebagai evolusi di bidang manajemen karena memungkinkan organisasi untuk terus berkembang dan bersaing dalam lingkungan yang terus berubah. Ada tiga strategi utama yang dapat menciptakan ekosistem yang baik dalam pendidikan: mengembangkan guru, memperkuat peran orang tua, dan melibatkan siswa dalam proses belajar mengajar. Perencanaan strategis lembaga pendidikan harus komprehensif dan mencakup berbagai tingkatan, mulai dari tingkat nasional hingga institusional. Implementasi strategi membutuhkan disiplin, komitmen, dan pengorbanan dari semua anggota organisasi, sementara evaluasi strategi penting untuk memastikan keberhasilan jangka panjang dengan memantau kinerja organisasi dan mengambil tindakan korektif jika diperlukan. Dengan mengubah pendekatan evaluasi kinerja guru agar lebih terhubung dengan tujuan pendidikan dan menyediakan alat yang lebih komprehensif untuk mengukur kinerja mereka, serta melibatkan manajemen kinerja yang holistik, organisasi dapat membantu karyawan untuk berkembang secara maksimal dan mencapai kesuksesan bersama dalam mencapai kualitas pendidikan yang lebih baik.
Pengelolaan Risiko Ketidakpastian Ekonomi Dalam Menentukan Biaya Pendidikan di Yayasan Tunas Unggul Qisthi, Sabilla; Hidayat, Wahyu
Edumanagerial Vol. 3 No. 01 (2024): EDUMANAGERIAL : Journal of Islamic Education Management
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/edumanagerial.v3i01.3726

Abstract

Negara Indonesia termasuk negara berkembang yang tingkat ekonominya masih bergantung pada pertumbuhan ekonomi dari negara pusat perekonomian. Hal tersebut akan menimbulkan ketidakpastian dalam ekonomi dan menjadi risiko untuk beberapa pihak, salah satunya dunia pendidikan. Risiko ini dapat disebut dengan risiko ketidakpastian ekonomi yang sangat berpengaruh pada pendidikan dalam menentukan harga jual di masyarakat. Maka, dalam permasalahan ini memerlukan penelitian terhadap penentuan biaya pendidikan dan risiko ketidakpastian ekonomi berserta proses pengelolaannya. Dan untuk memecahkan permasalahan tersebut penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data dari hasil wawancara, yang kemudian dianalisis secara logis. Sehingga menghasilkan temuan tentang hal-hal yang menjadi faktor penimbang dan penghambat berupa risiko ketidakpastian ekonomi dalam menentukan biaya pendidikan serta cara pengelolaan risiko tersebut. Selain berisi tentang temuan yang telah disebutkan di atas penelitian ini pun memperluas ruang lingkup penelitian sebelumnya tentang pengaruh ekonomi terhadap pendidikan. Dan penelitian ini menjelaskan bahwa pendidikan berkualitas memiliki biaya yang maksimal dan sesuai dengan perekonomian masyarakat.
Manajemen Program Entrepreneurship Dalam Menumbuhkan Jiwa Wirausaha Siswa di SMPN 2 Jetis Ponorogo Munawaroh, Siti; Nurbawani, Aris
Edumanagerial Vol. 3 No. 01 (2024): EDUMANAGERIAL : Journal of Islamic Education Management
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/edumanagerial.v3i01.3788

Abstract

Pengangguran terdidik di Indonesia terbilang cukup banyak. Meningkatnya jumlah pengangguran ini mengakibatkan melambatnya pertumbuhan ekonomi negara kita. Salah satu penyebabnya adalah jumlah wirausahawan atau pengusaha yang masih sangat rendah di Indonesia. Melihat realita tersebut, lembaga pendidikan perlu menyiapkan lulusan yang kreatif, solutif dan inovatif sehingga tidak tergantung pada lapangan pekerjaan yang ada. Penyelenggaraan program peningkatkan keterampilan wirausaha siswa menjadi salah satu cara yang dapat ditempuh oleh institusi pendidikan dalam mengembangkan jiwa entrepreneurship siswa. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Kegiatan perencanaan program entrepreneurship yang dilakukan yaitu dengan melakukan penguatan visi misi sekolah, analisis faktor internal dan eksternal, menentukan program dan tujuan, membentuk tim, serta melakukan rapat program dan anggaran. (2) Kegiatan implementasi program entrepreneurship yang dilakukan di SMPN 2 Jetis Ponorogo yaitu mengadakan pelatihan, pengadaan fasilitas, praktik pembuatan batik Shibori, Sarimpon dan hidroponik. Adapun sikap kewirausahaan yang ditanamkan dalam program entrepreneurship ini yaitu sikap percaya diri, berorientasi pada tugas dan hasil, berani mengambil resiko, keorisinilan, dan berorientasi pada masa depan. (3) Evaluasi program entrepreneurship di SMPN 2 Jetis Ponorogo dilakukan dengan beberapa tahap diantaranya yaitu pengawasan, rapat evaluasi, melakukan perbaikan perbaikan atas apa yang telah di evaluasi sebelumnya dan yang terakhir adalah melakukan inovasi produk.
Manajemen Kurikulum Cambridge Pada International Class Program Di SMAN 3 Ponorogo Hasna, Alfiya Amalia; Sonia, Nur Rahmi
Edumanagerial Vol. 3 No. 01 (2024): EDUMANAGERIAL : Journal of Islamic Education Management
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/edumanagerial.v3i01.3918

Abstract

Era globalisasi seperti saat ini, lembaga pendidikan dituntut untuk selalu melakukan inovasi agar lembaga pendidikan tersebut mampu bersaing secara nasional maupun internasional. Salah satu inovasi yang saat ini banyak digunakan adalah penggunaan kurikulum internasional, salah satunya adalah kurikulum Cambridge. Untuk keberhasilan kurikulum Cambridge, maka diperlukan manajemen yang baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan mengenai perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dari kurikulum Cambridge pada International Class Program di SMAN 3 Ponorogo. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Adapun hasil dari penelitian ini adalah 1) Perencanaan kurikulum Cambridge meliputi merumusakan tujuan, menentukan mata pelajaran, mempersiapkan sumber daya manusia yang meliputi guru dan murid, mempersiapkan framework, lesson plan, dan worksheet. Selain itu juga mempersiapkan media pembelajaran, metode pembelajaran dan evaluasi pembelajaran yang akan digunakan. 2) Pelaksanaan kurikulum Cambridge meliputi mengadakan pelatihan guru, menyusun framework, lesson plan, dan worksheet. Menggunakan media pembelajaran meliputi power poin, laboratorium, alat peraga serta menggunakan metode pembelajaran yang disesuaikan dengan siswa. 3) Evaluasi kurikulum dilakukan dengan dua cara yaitu evaluasi diri sekolah dan evaluasi cambridge. Sedangkan untuk evaluasi hasil belajar siswa ada lima jenis yaitu yaitu worksheet, evaluasi per-bab, middle test, final test, dan mokking test.
Pengaruh Transformasional Leadership Kepala Madrasah dan Komitmen Terhadap Kinerja Guru di MA Al-Islam Joresan Ponorogo Ula, Haizatul; Fu'adi, Athok
Edumanagerial Vol. 3 No. 01 (2024): EDUMANAGERIAL : Journal of Islamic Education Management
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/edumanagerial.v3i01.3923

Abstract

Sebagai pemegang kebijakan utama dalam lembaga pendidikan, Kepala Madrasah memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan proses pendidikan berjalan lancar. Tugasnya sangat penting bagi semua pihak terkait, termasuk pendidik, siswa, staf administrasi, pemerintah, dan masyarakat. Harapan mereka adalah agar kepala sekolah dapat mengemban tugasnya dengan efektif untuk mewujudkan visi dan misi sekolah demi kemajuan bersama. Keberhasilan kepala sekolah dalam menjalankan sekolahnya tercermin dari semakin meningkatnya kesadaran guru untuk meningkatkan kinerjanya sebagai salah satu faktor efektif, melalui peningkatan keterampilan guru dalam melaksanakan tugas mengajar, peningkatan efektivitas kegiatan profesional guru, dan peningkatan kinerja guru dan peningkatan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Pengaruh transformasional leadership kepala madrasah di MA AL-Islam Joresan Ponorogo. (2) pengaruh komitmen terhadap kinerja guru di MA AL-Islam Joresan Ponorogo. (3) pengaruh transformasional ledership kepala madrasah dan komitmen terhadap kinerja guru di MA AL-Islam Joresan Ponorogo. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan sampel 53 responden Guru di MA Al-Islam Joresan Ponorogo. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner menggunakan skala Likert. Analisis data menggunakan regresi linier berganda untuk mengevaluasi pengaruh antar variabel secara bersama-sama. Hasil pengujian menunjukkan 1.) adanya pengaruh signifikan Transformasional Leadership Kepala Madrasah terhadap Kinerja Guru di MA Al-Islam Joresan Ponorogo, dengan nilai R Square sebesar 62%. 2.) Terdapat pengaruh signifikan Komitmen terhadap Kinerja Guru di MA Al-Islam Joresan Ponorogo, dengan nilai R Square mencapai 77,9%. 3.) Transformasional Leadership dan Komitmen secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Guru di MA Al-Islam Joresan Ponorogo, dengan nilai R Square sebesar 78,5%.
Pengaruh Kesejahteraan Guru Terhadap Kinerja Guru di SMP Al Fath Cirendeu Tangerang Selatan Fazar, Ahmad; Kusumaningrum, Hesti; Faizah, Faizah
Edumanagerial Vol. 3 No. 2 (2024): EDUMANAGERIAL : Journal of Islamic Education Management
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/edumanagerial.v3i2.4185

Abstract

Guru merupakan faktor yang dominan dalam kaitannya dengan peningkatan kualitas pendidikan. Keterlibatan guru dalam pendidikan sangat penting karena guru merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sistem pendidikan secara keseluruhan yang terlibat langsung dalam proses belajar mengajar, serta hasil belajar. Dalam meningkatkan kinerja guru dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya dengan memperhatikan kesejahteraan guru di lembaga pendidikan yang ada. Kesejahteraan guru harus sangat diperhatikan, karena guru memiliki peran penting dalam membentuk dan mendidik generasi muda untuk masa depan yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kesejahteraan guru terhadap kinerja guru di SMP AL Fath Cirendeu. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan menggunakan sampel 23 responden guru di SMP AL Fath Cirendeu. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan menggunakan skala likert. Analisis data yang digunakan dengan analisis regresi linier sederhana untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh kesejahteraan terhadap kinerja guru. Berdasarkan hasil pengujian menunjukkan adanya pengaruh signifikan kesejahteraan guru terhadap kinerja guru di SMP AL Fath Cirendeu, dengan nilai R square sebesar 0,804 (80,4%), yang artinya variabel kesejahteraan guru (X) menerangkan variabel kinerja guru (Y) sebesar 80,4%, sedangkan sisanya yaitu 19,6% diterangkan oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini.
Penguatan Karakter Peduli Lingkungan di MI Ma’arif Ponorogo Fitri, Eka Zulfa Lailatul; Ngadhimah, Mambaul
Edumanagerial Vol. 3 No. 2 (2024): EDUMANAGERIAL : Journal of Islamic Education Management
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/edumanagerial.v3i2.4186

Abstract

Salah satu karakter penting yang perlu ditanamkan pada peserta didik adalah karakter peduli lingkungan. Hal itu disebabkan karena kurangnya kepekaan generasi saat ini terhadap kebersihan dan kerapian lingkungan yang dibuktikan dengan banyak ditemukannya orang dewasa maupun anak–anak ketika di tempat umum membuang sampah sembarangan meskipun sudah disediakan tempat sampah, dan masih terdapat lingkungan yang kumuh di sekitar sekolah. Sehingga semakin hari kondisi lingkungan semakin memprihatinkan. Berangkat dari hal tersebut penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengidentifikasi kebijakan pendidikan karakter peduli lingkungan dan implementasi penguatan karakter peduli lingkungan peserta didik di MI Ma’arif 1 Babadan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik analisis data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hal yang dilakukan oleh MI Ma’arif 1 Babadan mengenai peduli lingkungan berdasarkan pada Kebijakan Nasional Pendidikan Lingkungan Hidup (Jaknas PLH) melalui Keputusan Presiden No. 22 Tahun 2016, UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Pasal 18 ayat 1, UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas Pasal 35 ayat 4, Perda Provinsi Jawa Timur No. 6 Tahun 2019, Perda Kabupaten Ponorogo No. 12 Tahun 2012 dan juga kebijakan kepala madrasah tentang pengadaan pendidikan lingkungan hidup yang berdasarkan pada fenomena yang terjadi di lingkungan. Kebijakan tersebut diimplementasikan melalui berbagai program seperti penambahan muatan lokal PLH, pembiasaan pengelolaan sampah dengan 3R (Reuse, Recycle, Reduce) di madrasah, menjaga kebersihan lingkungan kelas maupun madrasah, program tidak adanya uang saku dan program kelas alam. Hasil dari implementasi tersebut menunjukkan hasil yang positif yang dibuktikan dengan meningkatnya kesadaran dan kepedulian peserta didik terhadap lingkungan.
Fenomena Keraguan Saat Berdiskusi: Strategi Refleksi Mahasiswa Manajemen Pendidikan Islam IAIN Kediri Muslimin, Ikhwanul; Wulandari, Titis Dwi
Edumanagerial Vol. 3 No. 2 (2024): EDUMANAGERIAL : Journal of Islamic Education Management
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/edumanagerial.v3i2.4187

Abstract

Diskusi merupakan kegiatan yang wajib dimiliki disetiap atmosfer pembelajaran kelas mahasiswa, namun ekspektasi yang diharapkan malahan tidak sesuai target dan tujuan dari diskusi itu sendiri. Diskusi harusnya menguatkan topik pemabahsan perkuliahan, mensintesis beberapa pendapat kolega belajarnya, hingga melahirkan suatu gagasan baru, namun diskusi yang dialami mahasiswa dalam subjek penelitian ini sangat jauh dari prospek demikian. Disinyalir mahasiswa terdapat keraguan dalam proses diskusi kelas karena terdapat beberapa faktor seperti rasa kurang percaya diri, takut salah, khawatir akan diejek atau ditertawakan oleh teman sekelas, serta ketidaktahuan atau ketidakpahaman terhadap topik yang dibahas. Studi ini menelaah tentang strategi refleksi kebenaran kepada mahasiswa guna meningkatkan atmosfer diskusi kelas yang sangat aktif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan kualitatif dengan desain studi kasus, peneliti melakukan observasi partisipatif dalam beberapa sesi diskusi kelas. Hasil temuan mengungkapkan bahwa refleksi filsafat kebenaran dapat membuat mahasiswa memikirkan kembali apa yang mereka takutkan, kemudian pada proses selanjutnya mereka dapat secara lugas berbicara dengan percaya diri. Refleksi ini terdapat rencana aksi yang meliputi tahapan 1) Introduction Self-Reflection, 2) Group Reflection, dan 3) Guided Reflection.
Strategi Peningkatan Peserta Didik Dalam Manajemen Pemasaran Pendidikan di SMK NU Temanggung Zahid, Muhammad Sholihuddin; Kurniandini, Sholeh; Mubarok, Najib
Edumanagerial Vol. 3 No. 2 (2024): EDUMANAGERIAL : Journal of Islamic Education Management
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/edumanagerial.v3i2.4188

Abstract

SMK NU merupakan satu satunya SMK yang berciri khas Nahdlatul Ulama di Kabupaten Temanggung. Warga kabupaten Temanggung sebagian besar merupakan jama'ah Nahdlatul Ulama. Namun SMK NU Temanggung tidak mendapatkan animo masyarakat dibuktikan dalam lima tahun terakhir SMK NU mengalami penurunan signifikan jumlah peserta didik baru. Peneletian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana langkah-langkah manajemen pemasaran pendidikan dan strategi peningkatan peserta didik di SMK NU Temanggung. Berdasarkan jenis data penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dan desain penelitianya menggunakan studi kasus. Sumber data menggunakan data primer dan data skunder. Data primer diperoleh dari observasi dan wawancara dengan kepala sekolah, ketua panitia PPDB dan Panitia PPDB. Sedangkan data skunder diperoleh dari literatur-literatur yang relevan dengan penelitian ini. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisa data dilakukan dengan tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa SMK NU Temanggung telah melaksanakan langkah-langkah manajemen pemasaran pendidikan dalam kegiatan PPDB. Namun belum memaksimalkan semua tahap-tahap strategi pemasaran pendidikan
Impelementasi Manajemen Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) di SMPN 9 Cikole-Sukabumi Hidayat, Wahyu; Agustinawati, Siti Fauziah
Edumanagerial Vol. 3 No. 2 (2024): EDUMANAGERIAL : Journal of Islamic Education Management
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/edumanagerial.v3i2.4189

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi Manajemen Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) di SMPN 9 Sukabumi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian adalah guru-guru di SMPN 9 Sukabumi, dan metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan beberapa aspek terkait implementasi PKB di SMPN 9 Sukabumi. Pertama, langkah-langkah pengembangan keprofesian berkelanjutan yang dilakukan guru antara lain mengikuti BIMTEK, aktif dalam MGMP atau KKG, menyusun karya ilmiah seperti PTK dan Best Practice, serta banyak membaca dan mengevaluasi kinerja. Kedua, kegiatan dan program PKB yang diterapkan meliputi pengembangan diri, publikasi ilmiah, dan karya inovatif, dengan program seperti program kualifikasi guru, sertifikasi, pelatihan berbasis kompetensi, supervisi pendidikan, dan pemberdayaan MGMP. Ketiga, model pengembangan PKB yang diterapkan mengacu pada teori yang dikemukakan oleh para ahli, dengan implementasi berupa kelompok belajar seperti KKG dan MGMP, pendampingan oleh guru senior, serta kegiatan seminar, workshop, dan peer coaching. Keempat, kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan PKB meliputi pemahaman guru terhadap Permendiknas No. 16 Tahun 2007, karakteristik peserta didik yang beragam, serta keterbatasan pemahaman terhadap teknologi informasi. Untuk mengatasi kendala ini, disarankan untuk menyediakan fasilitas internet sebagai media pembelajaran, serta menyelenggarakan In House Training (IHT) untuk meningkatkan pemahaman dan kinerja guru. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan keprofesian berkelanjutan di SMPN 9 Sukabumi berjalan dengan baik, meskipun terdapat beberapa tantangan yang perlu diatasi.