cover
Contact Name
Fatqu Rizki
Contact Email
indexsasi@apji.org
Phone
+6281269402117
Journal Mail Official
indexsasi@apji.org
Editorial Address
Perum. Bumi Pucang Gading, Jl. Watu Nganten 1 No. 1-6 Desa Batursari Kec. Mranggen, Jawa Tengah
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
ISSN : 29624436     EISSN : 29623839     DOI : https://doi.org/10.55606/kreatif.v5i4
Jurnal KREATIF memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara, terbit 1 tahun 4 kali (Maret, Juni September dan Desember) Focus dan Scope pada bidang pendidikan, Hukum, Ekonomi, Humaniora, Teknik, Pertanian, Komunikasi, Kesehatan, dan Rekayasa.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 482 Documents
Aplikasi APPA Dinas PRKP Cipta Karya Jember Dapat Membantu Disiplin Penyerapan Anggaran Daerah Antonius Bun Wijaya; Anisha Dwi Nur Fadlilah; Hanna Pratiwi; Yehezkiel Victorius Ermanto; Yulia Wahyuningsih
KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 2 No. 4 (2022): Desember : Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/kreatif.v2i4.830

Abstract

Jember merupakan sebuah kabupaten di provinsi Jawa Timur, Indonesia. Secara administratif, wilayah Kabupaten Jember terbagi menjadi 28 kecamatan dengan 226 desa dan 3 kecamatan dengan 22 kelurahan.Tentunya dengan banyaknya jumlah kecamatan dan kabupaten dalam hal penyerapan anggaran daerah memerlukan perhatian khusus agar semua anggaran daerah bisa terserap dengan baik. Serapan anggaran merupakan ukuran dari keberhasilan dari pemerintah daerah. Untuk mewujudkan serapan anggaran yang optimal dalam suatu daerah memerlukan sebuah solusi agar serapan anggaran daerah berjalan lancer, salah satu solusi yaitu dengan cara mengekstraksi kebutuhan akan kemudahan proses pengajuan anggaran berbasis teknologi sehingga memungkinkan memberi solusi terhadap beberapa kendala. Menanggapi berbagai permasalahan kompleks yang dialami oleh mitra, maka tim pengusul pengabdian merumuskan solusi yaitu dengan cara mengekstraksi kebutuhan akan kemudahan proses pengajuan anggaran yang berbasis teknologi yang disebut “APPA (Aplikasi Pemberitahuan Penyerapan Anggaran)”. Aplikasi yang dibuat ini nantinya akan terus dievaluasi dan dikembangkan sesuai dengan kebutuhan dinas terkait. Tujuan pengabdian ini adalah membantu membuat aplikasi pada Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman Dan Cipta Karya (DPRKPCP) yang membutuhkan alat bantu untuk proses pengajuan anggaran. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar perbaikan dan pengembangan pada penggunaan teknologi informasi pada proses penyerapan anggaran yang berimbas pada meningkatnya kinerja SKPD.
The Pemanfaatan Aplikasi Powtoon Sebagai Media Pembelajaran Bagi Guru Pendidikan Anak Usia Dini Cyintia Kumalasari; Marhamah
KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 2 No. 4 (2022): Desember : Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/kreatif.v2i4.900

Abstract

Implementasi kurikulum terbaru menuntut tenaga pendidik agar lebih menguasai teknologi informasi. Berbagai media pembelajaran berbasis teknologi pun bermunculan. Khususnya suatu media yang dapat menarik perhatian siswa, terutama anak usia dini. TK Islam YLPI dan TK Tahfidz YLPI menaruh perhatian besar terhadap pengenalan Bahasa Inggris kepada anak usia dini, Selain itu, TK Islam YLPI bekerjasama dengan TK Tahfidz YLPI memiliki konsep literasi digital yang bertujuan memperkenalkan indahnya budaya membaca ke peserta didik. Melalui adanya konsep literasi digital ini, tenaga pendidik membutuhkan media yang efektif untuk membuat bahan ajar. Dalam hal ini, peserta didik diajak untuk bermain sambil belajar membaca Bahasa Inggris melalui tontonan video animasi Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pelatihan pembuatan animasi sederhana kepada guru-guru Pendidikan agar memiliki keahlian yang mumpuni dalam membuat bahan ajar berbasis animasi untuk meningkatkan budaya literasi membaca siswa. Media yang digunakan yaitu aplikasi berbasis web bernama Powtoon.
Pelatihan Model Pembelajaran Langsung Sebagai Aplikasi CTL untuk Guru IPA SMP di Ogan Ilir Riyanto Riyanto; Mgs M. Tibrani; Safira Permata Dewi; Ermayanti Ermayanti; Yenny Anwar; Meilinda Meilinda; Susy Amizera; Elvira Destiansari; Nike Anggraini
KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 2 No. 4 (2022): Desember : Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/kreatif.v2i4.902

Abstract

The results of an interview with a science teacher in Ogan Ilir district that science teachers mastered the skills of various learning models including direct learning models. Some of the junior high school science materials are declarative or procedural. Material that is declarative or procedural requires skills that are carried out in stages of the entire series of activities displayed. The purpose of this community service activity (CSA) is to improve the ability of junior high school science teachers to master the direct teaching model, compile a direct teaching model rpp and be able to implement the direct teaching model in the classroom. The implementation of the activity is carried out in several stages, namely: 1. The preparatory stage, namely field observations and interviews with teachers, reading references to direct learning model materials, holding discussions with PPM team members, preparing training materials in the form of Power Point, approaching school staff and teachers and coordinating related parties. 2. Implementation stage, namely direct training with training methods, demonstrations and discussions and visualizations. Through CSA activities, science teachers from the Ogan Ilir MGMP groups can compile or modify direct learning models with a scientific approach. MGMP science teachers have been able to make 5 aspects of learning implementation planning (LIP), namely listing: learning indicators and objectives, organizing materials, media and learning resources, learning activity steps, and evaluating learning outcomes. Therefore, the RPP format made by mgmp science teachers in Ogan Ilir district was declared feasible. This is evident from the assessment results with all 100 values. After attending the CSA training material, participants enjoyed the material presented, felt that this material was very necessary and felt that their knowledge increased
Optimalisasi Peran Takmir Masjid dalam Membendung Gerakan Islam Radikal di Kabupaten Wonosobo Sri Haryanto
KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 1 No. 4 (2021): Desember : Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/kreatif.v1i4.926

Abstract

Di Kabupaten Wonosobo berdasar pada data Kementerian Agama kabupaten Wonosobo (2020) terdapat 1379 masjid yang sebagain besar tersebar diwilayah pedesaan. Berdasar pada penulusaran lapangan (transec) Dari sekian banyak masjid yang ada di Kabupaten Wonosobo sebagai besar (82%) masih berkutat pada fungsi sebagai tempat ibadah mahdhoh, lebih khusus tempat shalat, membaca Al-Qur’an, berinfaq dan lain sebagainya. Fungsi itu pun belum maksimal sebab masih banyak masjid di Kabupaten Wonosobo yang dikunjungi jemaahnya pada saat-saat tertentu saja, misalnya di awal-awal bulan Ramadhan, hari Jumat dan di hari raya. Sedangkan di hari-hari lain sangat sedikit Jemaah yang beribadah didalamnya. Bahkan ada masjid yang jemaahnya hanya beberapa orang saja. Di Kabupaten Wonosobo fungsi peran sosial masjid pada masyarakat, masih sangat sedikit (rendah), padahal masjid selain sebagai tempat ibadah (mahdhoh) dapat pula difungsikan menjadi sumber kemakmuran masyarakat, pusat informasi, pendidikan dan pelatihan, diskusi suputar isu-isu kontemporer, sumber Inisiator, sumber tempat mencari ilmu, relasi, dan bahkan sebagai pusat gerakan untuk menangkal merebaknya faham atau gerakan islam garis keras (Islam Radikal) yang dapat mengancam keamanan dan kerukukunan umat. Peran social dan pencegahan keterpengaruhan umat (jama’ah) terhadap gerakan islam radikal, serperti ISIS, JI, al-Qaeda dan sebagainya ini dapat terwujud apabila kepengurus masjid (takmir masjid) memiliki kesadaran, konsep yang jelas dan pemahaman yang komprehensif tentang faham-faham yang tidak sesuai dengan ajaran Islam, Pancasila dan NKRI. Program pembeberdayaan takmir masjid sebagai benteng untuk menangkal gerakan islam radikal ini akan dilakukan melalui langkah, Identifikasi awal; Konsultasi dan Koordinasi; Analisis social (focus group discution); Penyusunan rencana aksi; Aksi (Workshop/Sarasehan); Membangun kemitraan; Pembinaan, dan Monitoring dan Evaluasi. Setelah progam pemberdayaan takmir masjid ini dapat terealisasikan dengan baik, diharapkan agar kelompok sasaran (takmir masjid se Kabupaten Wonosobo) memiliki keasadaran dan pemahaman yang komprehensif tentang gerakan Islam Radikal yang akhir-akhir ini meresahakan umat, dari kesadaran dan pemahaman tersebut diharapkan takmir masjid dapat mensosialisasikan dan memberikan pemahaman tentang Gerakan Islam Radikal pada masyarakat sekitarnya (jama’ah nya).
PELATIHAN PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI DAN NUMERASI Haris Munandar; Erga Kurniawati; Thayban Thayban
KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 2 No. 3 (2022): September : Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/kreatif.v2i3.1069

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada guru-guru SD Al Huda Kota Selatan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis teknologi yang diharapkan dapat meningkatkan kemampuan lietrasi dan numerasi siswa. Pelatihan ini terdiri dari dua tahapan yakni tahap pertama berupa observasi dan wawancara, kemudian tahap kedua atau pelaksanaan yang terdiri dari pemaparan materi yang dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab. Pelatihan yang dilakukan menunjukkan adanya tambahan motivasi bagi guru untuk mecoba mengaplikasikan teknologi dan media pembelajaran dalam kegiatan belajar mengajar di kelas. Kegiatan ini cukup efektif dilakukan terlihat dari antusiasme guru mengikuti pelatihan dan meminta diadakannya pelatihan serupa secara berkala.
Pelatihan Dasar Menganalisis Data dengan Mengunakan Google Colab di SMA Muhammadiyah Kendari Yuliyanah Sain; Aynun Andriani; Nahla Nurhidayah
KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 3 No. 1 (2023): Maret : Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/kreatif.v3i1.1163

Abstract

Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) merupakan bentuk pelaksanaan menteri pendidikan dan kebudayaan yang bertujuan mendorong mahasiswa untuk menguasai berbagai keilmuan untuk bekal memasuki dunia kerja. Yang wajib dilakukan oleh mahasiswa, pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan ini adalah memberikan pengetahuan tentang dasar bahasa pemrograman phyton. Mata pelajaran informatika mencakup lima materi yang bakal menunjang kompetensi siswa di era revolusi industri 4.0. Yakni, teknik komputer, jaringan komputer/internet, analisis data, dampak sosial informatika, dan programming. Mata pelajaran Informatika sesuai dengan kebutuhan masa depan anak bangsa. SMA MUHAMMADIYAH KENDARI adalah salah satu SLTA yang siap menerapkan mata pelajaran informatika sebagai mata pelajaran utama (wajib) yang akan diterapkan secara serentak pada Tahun Pelajaran 2021/2022, dengan keterbatasan guru informatika (komputer) yang dimilki oleh SMA MUHAMMADIYAH KENDARI sehingga merasa perlu Siswa/I-nya untuk mendapatkan pembelajaran diluar dari pada jadwal belajar yang ada disekolah. Asistensi Mengajar yang kami lakukan yaitu memberikan pelatihan dengan materi diantaranya adalah dasar bahasa pemrograman phyton, aplikasi google colab dan pemrosesan data dengan menggunakan bahasa python. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah ceramah, tanya jawab dan praktikum. Hasil dari pelatihan ini didapatkan bahwa para peserta pelatihan merasa kegiatan ini sangat bermanfaat dan dapat menambah pamahaman serta keterampilan mereka dalam hal menggunakan google colab dan pemahaman bahasa pemrograman terutama bahasa pemrograman Phyton.
Pemberdayaan Masyarakat Menuju Sadar Pariwisata di Desa Wisata Rancangsari Wilayu Kecamatan Selomerto Kabupaten Wonosobo Robingun Suyud El Syam; Sagita Woulandari; Chusnul Ayu Azizah; Arief Viantoro; Ihya Lutfi Musfiroh; Anjasmara Anjasmara; Alfiah Hasnatur Ristina Azizah; Annisa Wahyu Lailatufitria
KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 3 No. 1 (2023): Maret : Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/kreatif.v3i1.1178

Abstract

Undang-undang nomor 6 tahun 2014 tentang desa memberi peluang bagi pemerintah desa mengembangkan potensi lokal untuk dikelola sebagai destinasi wisata. Hal ini merupakan peluang bagai setiap desa demi pembangunan yang berkelanjutan. Secara tidak langsung kegiataan tersebut dapat mengurangi angka kemiskinan. Tujuan pengabdian ini mengurai pemberdayaan masyarakat menuju sadar pariwisata di Desa Wisata Rancangsari Wilayu Kecamatan Selomerto Kabupaten Wonosobo. Tahapan pemberdayaan melalui tiga langkah: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Setting penelitian kualitatif dengan mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, Focus Group Discussion (FGD), dan pengisian kuesioner. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa kegiatan pendampingan desa wisata ini sangat efektif dalam memberi pemahaman masyarakat tentang pariwisata. Dampak positif kegiatan ini secara spesifik, terjadi peningkatan pemahaman dan keterampilan masyarakat terhadap pengembangan usaha pariwisata. Program pendampingan lanjutan diperlukan agar pariwisata desa Wilayu semakin berkembang dan diminati. Penelitian merekomendasi pembaca fokus pada hasil penting dan bagaimana mengisi kesenjangan penelitian, kebaruan penelitian dan kontribusinya serta implikasinya pada area studi yang lebih luas.
Pelatihan Penggunaan Google Classroom Sebagai Alternatif Media Pembelajaran Di SD Swasta Pangeran Antasari Saut M.Simamora; Amir Danis; Sri Ramadhani; Sugito Sugito; Siti Rahmadhani Siregar
KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 2 No. 2 (2022): Juni : Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/kreatif.v2i1.1184

Abstract

KKN yang dilaksanakan bertujuan untuk melatih siswa dan guru SD Swasta Pangeran Antasari menggunakan media e-learning Google Classroom di masa pandemi Covid 19. Dengan pelatihan ini, siswa dan guru dapat mengoptimalkan penggunaan Google Classroom dalam proses pembelajaran. Pelaksanaan pengabdian ini terdiri dari tiga tahapan yaitu: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap persiapan dilakukan untuk menggali permasalahan terkait potensi e-learning di masa pandemi Covid 19. Pada tahap ini disampaikan materi e-learning dan pelatihan cara mengakses dan menggunakan Google Classroom. Tahap evaluasi dilakukan untuk mengetahui kendala selama pelatihan. Kegiatan ini menghasilkan peningkatan pengetahuan siswa dan guru SD Swasta Pangeran Antasari tentang e-learning dan terampil menggunakan Google Classroom sebagai media pembelajaran online yang interaktif dan menyenangkan dalam proses kegiatan belajar mengajar di masa pandemi Covid 19 dan produk e-learning yaitu Google Classroom sebagai media pembelajaran online yang mudah digunakan.
PELATIHAN AUTENTIK KURIKULUM 2013 DI SD PANGERAN ANTASARI Sri Ramadhani; Siti Rahmadhani Siregar; Amir Danis; Saut Mardame Simamora; Sugito Sugito
KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 1 No. 2 (2021): Juni : Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/kreatif.v1i2.1187

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di Sekolah Dasar Pangeran Antasari berjalan dengan lancar.Kegiatan yang diawali dengan penjelasan (tutorial) selama 3 hari. Setelah peserta melewati rangkaian kegiatan ini, diberikan pelatihan dan bimbingan Autentik Kurikulum 2013.Kegiatan ini sangat dirasakan manfaatnya bagi Guru SD Pangeran Antasari, karena merupakan solusi atas masalah sulitnya dalam penerapan kurikulum 2013 melalui kegiatan ini dapat diperoleh solusinya. Atas dasar itu, para peserta berkeinginan untuk merancang dan melanjutkan program ini melalui kegiatan lanjutan. Berdasarkan hasil yang telah diperoleh, kegiatan ini merupakan pelaksanaan program strategis untuk memberikan layanan pengembangan kompetensi guru, khususnya dalam merencanakan dan melaksanakan proses pembelajaran yang berdasarkan kurikulum 2013. Adapun dari perspektif penentu kebijakan, kegiatan ini merupakan kepanjangan tangan untuk mensosialisasikan ragam kegiatan pengembangan profesi kepada para guru di lapangan, khususnya berupa autentik kurikulum 2013.
Edukasi Tablet Tambah Darah Selama Kehamilan Di Puskesmas Kecamatan Sumbawa Unit II Luh Putu Sri Yuliastuti; Galuh Permatasari; Gladeva Yugi Antari
KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 3 No. 1 (2023): Maret : Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/kreatif.v3i1.1189

Abstract

Anemia pada ibu hamil adalah suatu keadaan dimana kadar hemoglobin dalam tubuh kurang dari 11 gr/%. Penyebab anemia antara lain kekurangan zat besi, asam folat, kekurangan mineral dan vitamin seperti vitamin B12, vitamin C dan adanya penyakit infeksi. Selama kehamilan, pencegahan dan penanganan pertama pada anemia adalah dengan memberikan tablet tambah darah. Tujuan kegiatan ini yaitu mendampingi mahasiswa kebidanan dalam memberikan edukasi ibu hamil tentang cara minum tablet tambah darah di Puskesmas Kecamatan Sumbawa Unit II. Rencana kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan edukasi langsung pada ibu hamil yang melakukan pemeriksaan kehamilan. Pelaksanaan kegiatan ini sesuai tujuan yaitu dapat menambah pengetahuan ibu hamil tentang tablet tambah darah serta menambah kompetensi mahasiswa dalam melakukan penyuluhan. Dengan kegiatan ini diharapkan dalam jangka panjang dapat mengurangi komplikasi pada ibu dan bayi oleh karena penyakit atau kondisi yang dapat dicegah dengan konsumsi tablet tambah darah.

Page 7 of 49 | Total Record : 482