cover
Contact Name
Ristiani
Contact Email
ferdi@bbg.ac.id
Phone
+6282273305152
Journal Mail Official
ferdi@bbg.ac.id
Editorial Address
Jl. Bunga Ncole Raya Komp.Medan Permai No.100, Kemenangan Tani, Kec. Medan Tuntungan, Kota Medan, Sumatera Utara 20136, Medan, Provinsi Sumatera Utara, 20136
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kesehatan & Kebidanan Nusantara
ISSN : -     EISSN : 30479584     DOI : 10.62710
Core Subject : Health,
JKKN: Jurnal Kebidanan & Kesehatan Nusantara adalah jurnal online dalam bidang kebidanan yang dikelola oleh Prodi Kebidanan Langsa Poltekkes Kemenkes Aceh dengan nomor ISSN (Online): , ISSN (Print) : . Terbit dua kali dalam setahun (Juni dan Desember). FJK memuat berbagai artikel sebagai hasil penelitian (original research), tinjauan pustaka dan laporan kasus di bidang kebidanan. JKKN menerima manuskrip dari hasil penelitian bidang keilmuan kebidanan, yang meliputi: kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, bayi dan balita, masa remaja, Keluarga Berencana (KB), klimakterium, komunitas kebidanan, pendidikan kebidanan dan terapi komplementer dalam kebidanan.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2026): Maret" : 8 Documents clear
PENGARUH MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP PENGETAHUAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA GURU Crismoni, Cut Fauziah Anugerah
Jurnal Ilmu Kesehatan & Kebidanan Nusantara Vol. 3 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Akademi Kebidanan Nusantara 2000

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/ynczbd57

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian penting dari kesehatan secara umum, khususnya pada anak usia sekolah yang rentan mengalami masalah seperti karies gigi akibat kebiasaan menjaga kebersihan mulut yang kurang optimal. Guru memiliki peran strategis dalam membentuk perilaku kesehatan siswa, sehingga perlu dibekali pengetahuan yang memadai melalui media pendidikan yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media audiovisual terhadap pengetahuan kesehatan gigi dan mulut pada guru. Penelitian menggunakan desain quasi experiment dengan rancangan pretest–posttest with one group design. Sampel penelitian berjumlah 30 guru di SDN 1 Simpang Peut, Kecamatan Kuala, Kabupaten Nagan Raya, yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner sebelum dan sesudah intervensi berupa video edukasi kesehatan gigi dan mulut, kemudian dianalisis menggunakan uji Paired T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi sebagian besar pengetahuan guru berada pada kategori kurang baik (63,3%), sedangkan setelah intervensi seluruh responden berada pada kategori baik (100%). Nilai rata-rata pengetahuan meningkat dari 50 menjadi 94 dengan nilai p-value 0,000 (<0,05), yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan media audiovisual terhadap peningkatan pengetahuan guru. Media audiovisual terbukti efektif karena mampu melibatkan indra penglihatan dan pendengaran secara simultan, sehingga meningkatkan perhatian, pemahaman, dan retensi informasi. Oleh karena itu, penggunaan media audiovisual dapat menjadi strategi promosi kesehatan yang efektif dan berkelanjutan dalam meningkatkan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut di lingkungan sekolah.
PENGARUH EDUKASI PEMELIHARAAN KESEATAN GIGI DAN MULUT TERHADAP PENGETAHUAN DAN KEMAMPUAN MENYIKAT GIGI PADA SISWA SEKOLAH DASAR Ayatullissa; Nur, Arnela
Jurnal Ilmu Kesehatan & Kebidanan Nusantara Vol. 3 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Akademi Kebidanan Nusantara 2000

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/02kjbp57

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian penting dari kesehatan umum yang berpengaruh terhadap kualitas hidup, khususnya pada anak usia sekolah. Rendahnya pengetahuan dan keterampilan dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut dapat meningkatkan risiko terjadinya karies gigi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut terhadap pengetahuan dan kemampuan menyikat gigi pada siswa sekolah dasar. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan desain quasi eksperimen menggunakan rancangan pre-test dan post-test non-equivalent control group design. Penelitian dilakukan di MIN 5 Aceh Besar dengan jumlah sampel 36 siswa yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol, masing-masing sebanyak 18 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner untuk mengukur pengetahuan dan lembar observasi untuk menilai kemampuan menyikat gigi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon dan Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan dan kemampuan menyikat gigi pada kedua kelompok setelah diberikan edukasi (p = 0,000). Uji Mann Whitney menunjukkan terdapat perbedaan bermakna antara kelompok intervensi dan kontrol terhadap pengetahuan (p = 0,007) dan kemampuan menyikat gigi (p = 0,000), dengan peningkatan lebih tinggi pada kelompok yang mendapatkan metode demonstrasi. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan gigi dan mulut, terutama dengan metode demonstrasi, efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan menyikat gigi pada siswa sekolah dasar.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DENGAN KETERATURAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH Napitu, Vinni Yuliana; Nadeak, Yasrida
Jurnal Ilmu Kesehatan & Kebidanan Nusantara Vol. 3 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Akademi Kebidanan Nusantara 2000

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/ygch0k58

Abstract

Anemia pada kehamilan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan karena berdampak pada kesehatan ibu dan janin. Salah satu upaya pencegahan yang direkomendasikan adalah konsumsi tablet tambah darah (Fe), namun tingkat kepatuhan ibu hamil masih rendah dan dipengaruhi berbagai faktor, termasuk pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu hamil dengan keteraturan konsumsi tablet Fe. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 52 ibu hamil yang dipilih dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden berusia 20–35 tahun, berpendidikan SMA, tidak bekerja, multigravida, dan memiliki kadar Hb <11,5 gr%. Sebagian besar ibu memiliki pengetahuan kurang (42,3%) dan tidak teratur mengonsumsi tablet Fe (59,6%). Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan ibu dengan keteraturan konsumsi tablet Fe (p-value = 0,003). Ibu dengan pengetahuan lebih baik cenderung lebih teratur mengonsumsi tablet Fe dibandingkan ibu dengan pengetahuan kurang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan pengetahuan ibu hamil sangat penting dalam meningkatkan kepatuhan konsumsi tablet Fe sebagai upaya pencegahan anemia selama kehamilan. Oleh karena itu, diperlukan edukasi kesehatan yang berkelanjutan melalui tenaga kesehatan dan program antenatal care untuk meningkatkan kesadaran dan perilaku ibu hamil dalam menjaga status kesehatannya.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP SUAMI TERHADAP MINAT VASEKTOMI: TINJAUAN LITERATUR Andrista, Dina Evelyn; Sutrisminah, Emi
Jurnal Ilmu Kesehatan & Kebidanan Nusantara Vol. 3 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Akademi Kebidanan Nusantara 2000

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/m7gmft78

Abstract

Partisipasi pria dalam program Keluarga Berencana (KB) di Indonesia masih rendah, khususnya dalam penggunaan Metode Operatif Pria (MOP) atau vasektomi, yang dipengaruhi oleh keterbatasan pengetahuan dan sikap negatif suami. Literatur review ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan dan sikap suami terhadap minat mengikuti MOP berdasarkan temuan penelitian terkini. Penelusuran artikel dilakukan melalui database Google Scholar dan PubMed pada periode 2021–2026 dengan kriteria artikel full text berbahasa Indonesia dan Inggris, sehingga diperoleh 10 artikel yang dianalisis secara naratif. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengetahuan yang baik dan sikap positif secara konsisten berhubungan dengan meningkatnya minat dan partisipasi pria dalam MOP, sementara hambatan utama meliputi stigma budaya, persepsi negatif terhadap maskulinitas, serta keterbatasan akses informasi. Studi intervensi menunjukkan bahwa edukasi berbasis komunitas dan dukungan pasangan efektif meningkatkan pengetahuan dan minat pria, meskipun perubahan sikap memerlukan intervensi yang berulang. Disimpulkan bahwa pengetahuan dan sikap merupakan determinan penting minat suami terhadap MOP, sehingga diperlukan penguatan intervensi edukatif yang terstruktur dan melibatkan pasangan untuk meningkatkan partisipasi pria dalam program KB.
HUBUNGAN PENGGUNAAN KONTRASEPSI HORMONAL DENGAN HIPERTENSI PADA WANITA USIA SUBUR: SCOPING REVIEW Clairina, Olinda Zeva; Machfudloh
Jurnal Ilmu Kesehatan & Kebidanan Nusantara Vol. 3 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Akademi Kebidanan Nusantara 2000

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/f7y0ad04

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering dialami oleh wanita usia subur (WUS), salah satu faktor penyebabnya yaitu penggunaan kontrasepsi hormonal. Kontrasepsi hormonal seperti pil, suntik, dan implan mengandung hormon estrogen dan progesteron yang berpotensi memengaruhi sistem kardiovaskular. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penggunaan kontrasepsi hormonal dengan kejadian hipertensi pada wanita usia subur. Penelitian ini menggunakan pendekatan Scoping Review yang dilakukan sesuai dengan framework dari Arksey dan O’Malley yang terdiri dari 5 langkah. Dari tinjauan 10 artikel yang terdiri dari 8 kuantitatif dan 2 kualitatif. Ditemukan bahwa hubungan antara penggunaan kontrasepsi hormonal dengan kejadian hipertensi pada wanita usia subur sangat signifikan. Ada hubungan antara penggunaan kontrasepsi hormonal dengan hipertensi pada wanita usia subur. Oleh karena itu, diperlukan peran tenaga kesehatan, khususnya bidan, dalam memberikan konseling dan pemantauan tekanan darah secara rutin pada akseptor kontrasepsi hormonal guna mencegah terjadinya hipertensi.
PENGARUH EDUKASI MEDIA VIDEO DAN MEDIA BOOKLET TERHADAP PENCEGAHAN PERNIKAHAN DINI PADA REMAJA : LITERATUR REVIEW Maesaroh, Erlina; Realita, Friska
Jurnal Ilmu Kesehatan & Kebidanan Nusantara Vol. 3 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Akademi Kebidanan Nusantara 2000

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/rxd39p73

Abstract

Pernikahan dini pada remaja masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dan sosial yang berdampak pada kesehatan reproduksi, kesejahteraan mental, dan perkembangan sosial remaja. Pengetahuan yang terbatas serta kurangnya akses terhadap informasi kesehatan yang akurat menyebabkan remaja lebih rentan terhadap pernikahan usia dini. Media pendidikan kesehatan seperti video dan booklet sering digunakan dalam program edukasi remaja, namun efektivitas keduanya dalam mencegah pernikahan dini masih menunjukkan hasil yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh media video dan booklet dalam pencegahan pernikahan dini pada remaja. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka dengan menelusuri artikel ilmiah pada basis data PubMed dan Google Scholar. Sebanyak sepuluh artikel yang dapat diakses secara penuh, diterbitkan dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris pada periode tahun 2021 hingga 2026, dipilih berdasarkan kesesuaiannya dengan topik penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa intervensi pendidikan menggunakan media video mampu meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja mengenai pencegahan pernikahan dini. Selain itu, media booklet juga terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan pemahaman remaja terhadap dampak pernikahan dini. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa penggunaan media edukasi berbasis multimedia dapat menurunkan keinginan remaja untuk menikah pada usia muda. Secara umum, media video berperan lebih besar dalam memengaruhi sikap dan meningkatkan kesadaran remaja, sedangkan booklet memperkuat pemahaman kognitif melalui informasi tertulis. Kombinasi penggunaan media video dan booklet dapat menjadi strategi edukasi yang lebih komprehensif dan berkelanjutan dalam upaya pencegahan pernikahan dini pada remaja.
PENGARUH PENGETAHUAN PASANGAN USIA SUBUR (PUS) TERHADAP MINAT PENGGUNAAN METODE AMENORE LAKTASI (MAL): LITERATURE RIVIEW Pratiwi, Nur Rahma Galuh; Sutrisminah, Emi
Jurnal Ilmu Kesehatan & Kebidanan Nusantara Vol. 3 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Akademi Kebidanan Nusantara 2000

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/fxrrv981

Abstract

Pengetahuan pasangan usia subur (PUS) merupakan faktor penting dalam pemilihan metode kontrasepsi pascapersalinan, termasuk Metode Amenore Laktasi (MAL). Rendahnya pemanfaatan MAL di Indonesia sering dikaitkan dengan keterbatasan pemahaman mengenai mekanisme kerja dan syarat efektivitas metode tersebut; World Health Organization  (WHO, 2025) Artikel ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan PUS dengan minat penggunaan MAL sebagai kontrasepsi pascapersalinan. Penelitian ini menggunakan metode literature review naratif dengan penelusuran artikel melalui basis data Google Scholar dan PubMed pada periode 2021–2026. Sebanyak 11 artikel penelitian original dianalisis secara deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan yang baik berhubungan dengan sikap positif dan meningkatnya minat penggunaan MAL. Namun, sebagian besar penelitian juga menemukan adanya kesenjangan antara pengetahuan umum dan pemahaman teknis mengenai tiga syarat utama efektivitas MAL, sehingga praktik penggunaan metode ini masih rendah. Oleh karena itu, edukasi dan konseling kesehatan reproduksi yang berkelanjutan sangat diperlukan.
PENGARUH PIJAT OKSITOSIN TERHADAP PRODUKSI ASI PADA IBU POST PARTUM DI PMB NORA MELISA MARPAUNG, S.Keb, Bd Hilda Delita; Lasria Yolivia Aruan; Eka Falentina Tarigan; Nurmalina Hutahaean
Jurnal Ilmu Kesehatan & Kebidanan Nusantara Vol. 3 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Akademi Kebidanan Nusantara 2000

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/jve4gg87

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) merupakan nutrisi terbaik bagi bayi usia 0–6 bulan, namun tidak semua ibu post partum mengalami kelancaran produksi ASI pada hari-hari awal setelah persalinan. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi ASI adalah pijat oksitosin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pijat oksitosin terhadap produksi ASI pada ibu post partum di PMB Nora Melisa Marpaung, S.Keb., Bd Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan rancangan pretest and posttest without control group. Sampel berjumlah 20 ibu post partum hari ke-2 sampai ke-3 yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Produksi ASI diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan gelas ukur. Analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon Rank Test pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata produksi ASI sebelum intervensi sebesar 12,75 ml dan meningkat menjadi 27,75 ml setelah dilakukan pijat oksitosin. Hasil uji statistik diperoleh nilai Z sebesar -3,844 dengan p value 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan pijat oksitosin terhadap peningkatan produksi ASI. Dengan demikian, pijat oksitosin dapat dijadikan sebagai salah satu intervensi efektif untuk membantu meningkatkan produksi ASI pada ibu post partum.

Page 1 of 1 | Total Record : 8