cover
Contact Name
Wheny Utariningsih
Contact Email
lembagarisetm@gmail.com
Phone
+6282213200972
Journal Mail Official
lembagarisetm@gmail.com
Editorial Address
Komplek Firya Mansion, Jl Paya Billi - Panggoi, Dusun A Bahagia, Desa Panggoi, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Aceh, Indonesia
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Wacana Sosial Nusantara
ISSN : -     EISSN : 31106439     DOI : -
Jurnal Wacana Sosial Nusantara: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial is a multi and interdisciplinary peer-reviewed academic research journal serving the broad social sciences community. The journal welcomes excellent contributions that advance our understanding on a broad range of topics including anthropology, sociology, history, politic, economy, education, culture, psychology, management, art, linguistics, and law.
Articles 37 Documents
Peran Open-Source Intelligence (OSINT) sebagai Early Warning Ukraina Menjelang Invasi Rusia Februari Tahun 2022 Safira; Adira May Cantica Sembiring; Muhammad Zaydan Firdaus; Nafisah Dian Tsabitah; Gabriella Aldeheid Conda Longdong; Ivandra Solihin
Jurnal Wacana Sosial Nusantara Vol. 2 No. 6 (2026): Jurnal Wacana Nusantara - Juni 2026
Publisher : Jurnal Wacana Sosial Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.20817731

Abstract

Open Source Intelligence (OSINT) menjadi salah satu pendekatan intelijen modern yang memanfaatkan sumber informasi terbuka untuk mendukung identifikasi ancaman keamanan. Dalam konteks invasi Rusia terhadap Ukraina pada Februari 2022, OSINT berperan penting dalam mengungkap berbagai indikasi persiapan militer sebelum serangan berlangsung. Melalui pemanfaatan citra satelit komersial, media sosial, laporan media, dan data geospasial terbuka, berbagai aktivitas seperti mobilisasi pasukan, penempatan kendaraan tempur, pembangunan fasilitas logistik, dan peningkatan kesiapan operasional Rusia dapat terdeteksi lebih awal. Informasi yang diperoleh dari sumber terbuka kemudian diverifikasi melalui teknik geolokasi dan analisis lintas sumber sehingga menghasilkan gambaran situasi yang lebih akurat. Kehadiran OSINT menunjukkan bahwa data yang tersedia secara publik dapat digunakan sebagai instrumen peringatan dini (early warning) dalam mendukung pemahaman terhadap dinamika keamanan internasional. Meskipun demikian, OSINT masih menghadapi berbagai keterbatasan, seperti risiko misinformasi, bias data, volume informasi yang sangat besar, serta ketergantungan pada proses verifikasi dan respons pengambil kebijakan. Oleh karena itu, OSINT lebih tepat diposisikan sebagai pelengkap intelijen konvensional dalam membangun sistem peringatan dini yang lebih komprehensif dan adaptif terhadap ancaman keamanan modern.
Hubungan Antara Keterlibatan Pengasuhan Ayah dengan Self-Efficacy pada Pekerja Fatherless di Kabupaten Bekasi Jusini Delas Halifah; Ferdy Muzzamil; Rizma Afian Azhiim
Jurnal Wacana Sosial Nusantara Vol. 2 No. 6 (2026): Jurnal Wacana Nusantara - Juni 2026
Publisher : Jurnal Wacana Sosial Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.20849334

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keterlibatan pengasuhan ayah dengan self-efficacy pada pekerja fatherless di Kabupaten Bekasi. Penelitian menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan melibatkan 120 pekerja fatherless yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah Father Involvement Scale Indonesia Version (FIS-IV) dan skala self-efficacy berdasarkan teori Bandura yang diadaptasi dari Cahyani (2022). Hasil analisis korelasi Spearman menunjukkan terdapat hubungan positif yang signifikan antara keterlibatan pengasuhan ayah dengan self-efficacy (ρ = 0,393; p < 0,001). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi keterlibatan pengasuhan ayah yang dirasakan individu, maka semakin tinggi pula self-efficacy yang dimiliki.
Penggunaan Cryptocurrency sebagai Pencucian Uang oleh Pelaku Korupsi Nico apriliantono; Ocvi Chatarina Hermawan; Susan Eka Primasary; Tedy Halim
Jurnal Wacana Sosial Nusantara Vol. 2 No. 7 (2026): Jurnal Wacana Nusantara - Juli 2026
Publisher : Jurnal Wacana Sosial Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.21224296

Abstract

Perkembangan teknologi keuangan digital, khususnya cryptocurrency,telah membuka celah baru bagi pelaku korupsi dalam melakukanpencucian uang. Penelitian ini bertujuan menganalisis penggunaancryptocurrency sebagai instrumen pencucian uang oleh pelaku tindakpidana korupsi serta mengkaji kerangka hukum yang berlaku diIndonesia dalam menanggulangi praktik tersebut. Metode yangdigunakan adalah yuridis normatif, dengan pendekatan peraturanperundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual(conceptual approach), bersumber dari bahan hukum primer berupaUndang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan danPemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang, Undang-UndangNomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi,serta bahan hukum sekunder berupa jurnal ilmiah, buku, dan literaturrelevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anonimitas,desentralisasi, dan kecepatan transaksi pada platform cryptocurrencymempersulit pelacakan aset hasil korupsi, sementara regulasi yang adabelum secara komprehensif mengakomodasi karakteristik unik asetkripto. Diperlukan pem
Taksonomi Bloom dan Pendidikan Islam Nurahdillah Morra Bilu; Muljono Damopolii; Usman
Jurnal Wacana Sosial Nusantara Vol. 2 No. 7 (2026): Jurnal Wacana Nusantara - Juli 2026
Publisher : Jurnal Wacana Sosial Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.21350122

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis relevansi epistemologis Taksonomi Bloom dengan pendidikan Islam, mengkaji implementasinya pada ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik, serta mengidentifikasi tantangan dan strategi penerapannya dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research dan dianalisis melalui teknik content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Taksonomi Bloom selaras dengan tujuan pendidikan Islam dalam membentuk insan kamil melalui pengembangan kemampuan berpikir, internalisasi nilai, dan penguasaan keterampilan ibadah secara terpadu. Meskipun demikian, implementasinya masih menghadapi berbagai kendala, antara lain dominasi pembelajaran berbasis hafalan, keterbatasan kompetensi pedagogis guru dalam mengembangkan Higher Order Thinking Skills (HOTS), serta kompleksitas penilaian ranah afektif dan psikomotorik. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kompetensi guru, penyederhanaan kurikulum pada materi esensial, pengembangan asesmen autentik, dan pemanfaatan teknologi pendidikan sebagai strategi untuk mengoptimalkan penerapan Taksonomi Bloom dalam pendidikan Islam
Dari One Best Method Menuju Conditional Knowledge: Rekonstruksi Prinsip Situasional dalam Pembelajaran PAI Zidny Irfanal Haqq; Muljono Damopolii; Usman
Jurnal Wacana Sosial Nusantara Vol. 2 No. 7 (2026): Jurnal Wacana Nusantara - Juli 2026
Publisher : Jurnal Wacana Sosial Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.21350069

Abstract

Penelitian ini bertujuan merekonstruksi prinsip-prinsip situasional dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) melalui pergeseran paradigma dari one best method menuju conditional knowledge. Kajian ini dilatarbelakangi oleh kecenderungan penggunaan metode pembelajaran secara universal tanpa mempertimbangkan karakteristik peserta didik, materi, tujuan, dan konteks pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis library research melalui analisis karya-karya utama dan artikel ilmiah bereputasi menggunakan teknik analisis konseptual dan sintesis teoretis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas pembelajaran tidak ditentukan oleh keunggulan suatu metode, melainkan oleh kesesuaiannya dengan konteks. Rekonstruksi yang dihasilkan mengidentifikasi empat prinsip utama pendekatan situasional, yaitu kesesuaian metode dengan konteks, adaptabilitas metodologis, kontekstualisasi konten, dan partisipasi aktif pebelajar. Selain itu, metode pembelajaran dipetakan berdasarkan empat orientasi teoretis (behavioristik, kognitif, konstruktivis, dan humanistik) serta lima fungsi instruksional (presentasi, elaborasi, aplikasi, eksplorasi, dan refleksi). Penelitian ini menghasilkan kerangka konseptual yang menempatkan conditional knowledge sebagai dasar pemilihan dan pengombinasian metode pembelajaran PAI secara adaptif, kontekstual, dan responsif terhadap keragaman kondisi pembelajaran.
Sistem Kepemimpinan Dalam Hukum Tata Negara Islam Ahmad Fadly Rahman; Muhammad Ali Afsar; Kurniati
Jurnal Wacana Sosial Nusantara Vol. 2 No. 7 (2026): Jurnal Wacana Nusantara - Juli 2026
Publisher : Jurnal Wacana Sosial Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.21350152

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem kepemimpinan dalam hukum tata negara Islam serta relevansinya terhadap penyelenggaraan pemerintahan modern. Kajian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami konsep kepemimpinan yang tidak hanya berorientasi pada kekuasaan, tetapi juga berlandaskan nilai amānah, keadilan, musyawarah, persamaan, dan kemaslahatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis library research melalui pendekatan normatif, konseptual, dan historis. Sumber data penelitian berasal dari Al-Qur’an, hadis, kitab fiqh siyāsah, buku, jurnal ilmiah, serta literatur yang relevan dengan kajian hukum tata negara Islam. Analisis data dilakukan menggunakan teknik content analysis untuk mengidentifikasi prinsip, mekanisme, dan tujuan kepemimpinan dalam perspektif Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem kepemimpinan dalam hukum tata negara Islam berlandaskan konsep imāmah, khilāfah, dan wilāyah yang menempatkan pemimpin sebagai pemegang amanah untuk menjaga agama, menegakkan keadilan, mengatur urusan masyarakat, dan mewujudkan kemaslahatan. Prinsip amānah, al-‘adl, syūrā, al-musāwah, dan maṣlaḥah menjadi dasar utama dalam penyelenggaraan pemerintahan. Nilai-nilai tersebut memiliki relevansi terhadap ketatanegaraan modern, terutama dalam aspek negara hukum, partisipasi masyarakat, akuntabilitas, dan good governance. Penelitian ini menegaskan bahwa kepemimpinan Islam tetap memiliki kontribusi konseptual dalam membangun pemerintahan yang adil, bertanggung jawab, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Pelaksanaan Azas Kontradiktur Delimitasi di Wilayah Kota Jayapura Sella Petrix Pelupessy; Berd Elkiopas Pelupessy
Jurnal Wacana Sosial Nusantara Vol. 2 No. 6 (2026): Jurnal Wacana Nusantara - Juni 2026
Publisher : Jurnal Wacana Sosial Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.21861687

Abstract

Penelitian dengan judul “Penerapan Asas Kontradiktur Delimitasi Pada Sengketa Batas Tanah di Kota Jayapura”, dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui dan memahami penerapan azas tanah kontradiktur delimitasi dalam pendaftaran tanah sporadik di Kota Jayapura serta jaminan kepastian hukum terhadap tanah adat dalam penerapan asas kontradiktur delimitasi. Penelitian ini tergolong dalam jenis penelitian hukum empirik, dimana kajian terhadap hukum tidak hanya menyangkut aspek normatif belaka, tetapi hukum dapat dikaji dari aspek empirisnya, yakni bagaimana hukum agrarian dan peraturan pendaftaran tanah itu seyogianya dalam kehidupan masyarakat. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa penerapan azas kontradiktur delimitasi dalam pendaftaran tanah sporadik di Kota Jayapura diperhadapkan dengan ketidakjelasan batas-batas tanah adat baik yang dimiliki oleh persekutuan maupun perorangan, serta adanya penyerobotan hak atas tanah dengan menghilangkan patok batas-batas tanah yang sudah ada. Penerapan asas kontradiktur delimitasi yang dimaksudkan untuk meniadakan konflik ataupun sengketa terhadap batas-batas tanah adat yang digantungkan pada batas alamiah, sehingga dapat terjaminnya kepastian hukum atas kepemilikan bidang tanah di Kota Jayapura. Oleh sebab itu, petugas ukur dari Kantor Pertanahan Kota Jayapura harus cermat dan melakukan penelitian secara komperhensip terhadap bidang-bidang tanah yang akan didaftarkan secara sporadik.

Page 4 of 4 | Total Record : 37