cover
Contact Name
LINTANG PRAHITA NINGARUM
Contact Email
prahitaarum@gmail.com
Phone
+628882680008
Journal Mail Official
jurnalilmiahultras@gmail.com
Editorial Address
Kantor Pemerintah Terpadu Kabupaten Brebes, lt 3 Bapperida Kabupaten Brebes, Jl. Proklamasi No. 77 Brebes
Location
Kab. brebes,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Ultras
ISSN : -     EISSN : 26556855     DOI : -
Jurnal Ilmiah Ultras merupakan media ilmiah cetak yang menampilkan tulisan ilmiah hasil penelitian dan kajian dengan focus dan scope yang terdiri dari: Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan publik, Ekonomi dan Pembangunan Daerah, Inovasi dan Pengembangan IPTEK, serta Sosial dan Kemasyarakatan.
Articles 77 Documents
KAJIAN PENGATURAN TATA AIR UNTUK OPTIMALISASI LAHAN SAWAH DI KECAMATAN WANASARI KABUPATEN BREBES Juanita; Suwarno; Sakinah Fathrunnadi Shalihati
JURNAL ILMIAH ULTRAS BREBES Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Ultras Brebes
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Brebes

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terbangunnya ruas tol Jakarta-Semarang di Kabupaten Brebes memberikan keuntungan sosial ekonomi terutama pada pendapatan pemerintah namun juga menimbulkan permasalahan pada lingkungan, dimana sekitar 150 Ha sawah di Kecamatan Wanasari mengalami kebanjiran saat musim hujan tiba. Sebelum dibangunnya ruas tol, sistem irigasi dan drainase di lahan pertanian berfungsi dengan baik, namun dengan adanya jalan tol sistem drainasenya menjadi kurang optimal dalam pengaturan air. Tujuan penelitian ini adalah: 1) Mengetahui cakupan wilayah di Kecamatan Wanasari yang tergenang akibat pembangunan jalan tol. 2) Mengetahui permasalahan yang menyebabkan sistem tata air tidak berfungsi dengan baik akibat pembangunan jalan tol. 3) Mengetahui cara/metoda yang tepat pemecahan masalah lahan sawah yang semula tergenang menjadi lahan yang dapat berproduksi secara optimal. Metode pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara, observasi, studi pustaka dan Focus Grup Discussion (FGD). Wawancara dan FGD dilakukan untuk menggali informasi kepada warga masyarakat yang lahan sawahnya terdampak genangan dan pihak perangkat daerah terkait permasalahan yang menyebabkan sistem tata air tidak berfungsi dengan baik akibat pembangunan jalan tol. Observasi dilakukan untuk mengambil data lahan sawah yang terindikasi tergenang. Studi pustaka dan penggalian informasi tertulis dilakukan untuk memperoleh data curah hujan, luas lahan sawah, dan penggunaan lahan, serta data monografi Kecamatan Wanasari. Analisis penelitian menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa faktor yang mempengaruhi tata kelola dan genangan air di wilayah Kecamatan Wanasari bukan karena dampak pembangunan jalan tol saja, tetapi disebabkan oleh penyebab lainnya, yaitu dimensi saluran irigasi yang belum memenuhi kapasitas debit rencana, sehingga ketika memasuki musim hujan terjadilah genangan/banjir dan menyebar hampir seluruh desa yang ada di Kecamatan Wanasari. Diperlukan penanganan agar saluran irigasi dapat menampung debit rencana diantaranya pengerukan saluran, perencanaan ulang dan pelebaran saluran. 
DESA INOVASI : PENGUATAN PRODUK LOKAL BERBASIS KELOMPOK UNTUK KEMANDIRIAN DAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT Iwan Prihantoro; Yuli Retnani; Muhammad Agus Setiana; Taryati; Agustinus
JURNAL ILMIAH ULTRAS BREBES Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Ultras Brebes
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Brebes

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Desa inovasi adalah desa yang warga masyarakatnya mampu mengenali, mengatasi masalah dan meningkatkan perekonomiannya dengan memanfaatkan teknologi dari sumberdaya yang ada di sekitarnya secara mandiri. Diperlukan upaya yang lebih serius bagi kelompok masyarakat untuk memahami prinsip, skill dan strategi untuk terciptanya desa inovasi berbasis kelompok yang efektif dan efisien. Kegiatan dilakukan di kelompok ternak Sugih Mukti, Desa Buara, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, Provinsi Jawa Tengah. Tujuan dari kegiatan ini untuk terciptanya desa inovasi melalui penguatan produk lokal berbasis kelompok untuk kemandirian dan kesejahteraan masyarakat. Beberapa kegiatan yang dilakukan, meliputi : (1) Pembuatan Desain Pilot Project unit bisnis desa inovasi di kelompok ternak Sugih Mukti, (2) penetapan dan pendampingan dalam pengembangan unit bisnis ternak berbasis sumberdaya local, (3) penetapan dan pendampingan unit bisnis pakan ternak, meliputi : quality control bahan baku, quality control produk, pengemasan, branding dan pemasaran. Metode pelaksanaan yang dipergunakan dalam kegiatan adalah adalah metode partisipatif yaitu melakukan kegiatan dalam bentuk pemberian penyuluhan dan bimbingan di kelompok ternak Sugih Mukti Desa Buara. Output kegiatan ini meliputi : (1) Desain Pilot Project unit bisnis desa inovasi di kelompok ternak Sugih Mukti, (2) Terciptanya unit bisnis ternak berbasis komoditas ternak ruminansia kecil (kambing dan domba) dan ternak ruminansia besar (Sapi Jabres), (3) Dihasilkan dua jenis produk konsentrat pakan ternak berkualitas dengan kode SM12 dan SM13 yang dihasilkan dari komposisi bahan, meliputi 70% menggunakan tongkol jangung, tumpi dan jerami kedelai, (4) Dihasilkan produk berupa bahan baku pakan, meliputi : diantaranya jagung, dedak, garam, kapur, jerami kacang kedelai, tongkol jagung dan tumpi jagung (5) Dihasilkan mitra produksi dan mitra pasar untuk wilayah Brebes dan Bogor, (6) Dihasilkan total pemasaran produk sebesar 5-7 ton/bulan dapat menuju kemandirian pangan dan kesejahteraan desa dengan adanya pengembangan unit bisnis. 
PENGEMBANGAN KLASTER INOVASI KOPI UNTUK MENJADI PRODUKUNGGULAN DAERAH KABUPATEN BREBES Sutarmin; Aqib Ardiansyah; Arief Adhy Kurniawan; Undri Rastuti; Siti Badiatul Umroh; Eka Septiani Putri; Ivan Akmal Nur
JURNAL ILMIAH ULTRAS BREBES Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Ultras Brebes
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Brebes

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu upaya strategis dalam mendukung pengembangan industri kopi rakyat di Kabupaten Brebes menjadi produk unggulan daerah adalah melalui pengembangan klaster inovasi kopi. Melalui pengembangan klaster inovasi diharapkan secara akan terjadi inovasi primer dan inovasi sekunder pada produk kopi yang pada akhirnya menghasilkan produk yang kompetitif. Untuk mencapai tujuan di atas perlu dilakukan kajian pengembangan klaster inovasi kopi agar menjadi produk unggulan daerah sehingga dapat memberikan kontribusi yang lebih maksimal dalam peningkatan pendapatan petani dan produk domestik regional bruto (PDRB) Kabupaten Brebes dari sektor perkebunan. Kajian dilakukan di semua wilayah Kabupaten Brebes terutama di 4 kecamatan penghasil kopi, yaitu Salem, Bantarawung, Paguyangan dan Sirampog. Metode pengambilan data dengan menggunakan kuisioner, wawancara, observasi serta diskusi kelompok mendalam. Berdasarkan kajian yang dilakukan diperoleh hasil bahwa (a) Budaya inovasi pada petani kopi di Kabupaten Brebes sudah mulai berjalan. (b) Para pelaku bisnis kopi di Brebes kebanyakan belum bisa menyajikan data volume produksi dan penjualannya. (c) Volume produksi sangat penting ditingkatkan karena akan membawa dampak bagi peningkatan kesejahteraan para pelaku bisnis kopi yang ada di Kabupaten Brebes. (d) Inovasi kualitas produk masih terbatas dan didominasi oleh Kecamatan Sirampog, terutama dari daerah Guci Dawuhan. (e) Dalam model pengembangan klaster inovasi, klaster inovasi tersusun atas subklaster yang terdiri dari subklaster petani, subklaster inovasi primer, subklaster inovasi sekunder dan subklaster lain-lain. (f) Dalam mengembangkan klaster inovasi berbasis managemen diperlukan SDM yang memiliki jiwa agen perubahan. (g) Aspek keuangan atau permodalan, pengetahuan dan pemasaran adalah kendala utama yang dirasakan oleh para pelaku usaha dalam menjalankan bisnis proses kopi di Kabupaten Brebes. 
KAJIAN KEBIJAKAN PEMULIHAN EKONOMI DAN SOSIAL PASCA PANDEMI COVID-19 KABUPATEN BREBES Robby Setiadi; Syaeriefful Ikhwan; Moh. Toharudin; Mukson; Slamet Bambang Riono; Suci Nur Utami
JURNAL ILMIAH ULTRAS BREBES Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Ultras Brebes
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Brebes

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi virus corona 2019 menimbulkan dampak perekonomian di berbagai aspek ekonomi terutama pada pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) diantaranya; turunnya daya beli masyarakat, banyak pusat promosi produk UMKM yang ditutup (lokasi car free day dan pasar mingguan, bahan baku produksi sulit didapat, banyak karyawan pelaku UMKM yang dirumahkan sementara / putus hubungan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis dampak dari adanya wabah / pandemi virus corona 2019 terhadap perekonomian masyarakat di Kabupaten Brebes; dampak dari adanya wabah / pandemi virus corona 2019 terhadap kondisi sosial masyarakat di Kabupaten Brebes; dan strategi pemulihan ekonomi masyarakat di Kabupaten Brebes dalam mengatasi wabah / pandemi virus corona 2019. Populasi penelitian ini diambil dari masyarakat Kabupaten Brebes. Sampel penelitian diambil 15 s.d. 16 warga dari masing-masing Kecamatan Ketanggungan, Brebes, Bulakamba, Ketanggungan dan Losari. Penelitian menggunakan metode survei dengan deskriptif kuntitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Dampak dari adanya wabah / pandemi virus corona 2019 terhadap perekonomian masyarakat di Kabupaten Brebes menunjukkan bahwa bantuan sosial memberikan pengaruh yang kuat dan signifikan dengan arah positif sebesar 0,65 dengan tingkat signifikansi P= 0,000 (P<0,05). Dengan demikian, variabel bantuan sosial mempengaruhi daya beli masyarakat sebagai upaya mengatasi permasalahan perekonomian dimasa pandemic; (2) Dampak dari adanya wabah / pandemi virus corona 2019 terhadap kondisi sosial masyarakat di Kabupeten Brebes menunjukan bahwa bantuan sosial memberikan pengaruh yang kuat dan signifikan dengan arah positif sebesar 0,75 dengan tingkat signifikansi P= 0,000 (P<0,05). Dengan demikian, variabel bantuan sosial mempengaruhi kondisi sosial masyarakat; (3) Strategi pemulihan ekonomi masyarakat di Kabupaten Brebes dalam mengatasi wabah / pandemi virus corona 2019 terdapat 2 fase pemulihan ekonomi yang tersusun dari fase awal penyelamatan (emergency strategy), dan dilanjutkan dengan fase pemulihan (recovery strategy). 
ANALISIS DAMPAK PEMBANGUNAN KAWASAN INDUSTRI BREBES TERHADAP USAHA MASYARAKAT PESISIR DI KABUPATEN BREBES Moh. Toharudin; Slamet Bambang Riono; Syariefful Ikhwan; Wadli; Hanari Fajarini; Robby Setiadi
JURNAL ILMIAH ULTRAS BREBES Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Ultras Brebes
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Brebes

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan Kawasan Industri Brebes berharap akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, akan tetapi dalam pembangunan KIB membutuhkan lahan yang cukup luas tentunya menimbulkan masalah baru bagi masyarakat terdampak. Tujuan dilaksanakannya kajian ini adalah untuk : mengetahui dampak pembangunan Kawasan Industri Brebes terhadap usaha masyarakat pesisir (ekonomi dan sosial) di Kabupaten Brebes dan upaya untuk mengatasi dampak pembangunan Kawasan Industri Brebes terhadap usaha masyarakat pesisir di Kabupaten Brebes. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, dilaksanakan dengan pola kerja sama antara Baperlitbangda Kabupaten Brebes dengan Lembaga Penelitian atau Perguruan Tinggi yang kompeten. Lokasi kegiatan ini di Kec. Losari, Kec. Tanjung, dan Kec. Bulakamba. Pengumpulan data primer menggunakan kuesioner dengan teknik simple random sampling kepada 110 petani pesisir terdampak KIB di 11 desa sampel dari tiga kecamatan. Metode analisis datanya menggunakan model analisis regresi berganda (multiple regresi). Hasil penelitiannya adalah (1) Pembanguan Kawasan Industri Brebes memberikan Dampak Ekonomi-Sosial Masyarakat Pesisir (Y) sebesar 0.387 terhadap variabel EkonomiPendapatan Masyarakat Pesisir. Pembanguan Kawasan Industri Brebes memberikan Dampak Ekonomi-Sosial Masyarakat Pesisir (Y) sebesar 0.238 terhadap variabel Ekonomi-Daya Beli Masyarakat. Pembanguan Kawasan Industri Brebes memberikan Dampak Ekonomi-Sosial Masyarakat Pesisir (Y) sebesar 0.147 terhadap variabel Sosial-Tingkat Pendidikan Masyarakat Pesisir. Pembanguan Kawasan Industri Brebes memberikan Dampak Ekonomi-Sosial Masyarakat Pesisir (Y) sebesar 0.209 terhadap variabel Sosial-Kesehatan Masyarakat Pesisir. Pembanguan Kawasan Industri Brebes memberikan Dampak Ekonomi-Sosial Masyarakat Pesisir (Y) sebesar 1.104 terhadap variabel Sosial-Peralihan Kerja Masyarakat Pesisir; (2) Upaya untuk mengatasi dampak yaitu pemerintah perlu mengeluarkan kebijakan yang menguntungkan dan memprioritaskan masyarakat sekitar agar dapat bekerja dan memanfaatkan peluang untuk berdagang. Masyarakat sekitar perlu dibekali dengan beberapa keterampilan berwirausaha yang sesuai dengan potensinya masing-masing, Pemerintah membuat kesepakatan dengan pemilik industri untuk dapat memberikan kompensasi baik tunai maupun dalam bentuk layanan kesehatan dan beasiswa pendidikan untuk masyarakat sekitar kawasan industri Brebes. 
Kajian Hasil Pengujian Empiris Implementasi E-Government di Indonesia Mubarok, Abdulloh; Rahmatika, Dien Noviany; Firmansyah, Fahmi; Rahmawati, Eka
JURNAL ILMIAH ULTRAS BREBES Vol 5 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Ultras Brebes
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Brebes

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Artikel ini bertujuan mengeksplorasi dan mereview literatur terkait pengujian secara empiris implementasi egovernment di Indonesia. Untuk mencapai tujuan tersebut, penulis mengumpulkan data dengan teknik literature review dan menemukan 16 artikel relevan. Proses review terhadap literatur tersebut menyimpulkan ada tiga tipe pengujian: pertama pengujian implementasi e-government berdasarkan lembaga pemerintahan, seperti provinsi, kabupaten/kota, kecamatan dan desa. Kedua pengujian implementasi e-government berdasarkan sektor kegiatan seperti kementerian, diskominfo, kantor samsat dan lain-lain. Ketiga pengujian implementasi e-government berdasarkan tahapan implementasi. Hasil pengujian implementasi e-government berdasarkan lembaga pemerintahan dan sektor secara umum menyimpulkan untuk kota-kota besar seperti Bandung dan Surabaya, jumlah dan jenis e-government yang diaplikasikan cenderung banyak dan beragam. Implementasi ini dilakukan dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih baik terhadap masyarakat. Sementara untuk kabupaten dan lembaga pemerintahan di bawahnya e-government yang diaplikasikan cenderung sederhana. Adapun hasil pengujian implementasi e-government berdasarkan tahapan implementasinya secara umum menyimpulkan perkembangan implementasi e-government masuk dalam tahapan pemantapan dengan peringkat rendah. Aplikasi e-government belum dimanfaatkan secara efektif dan maksimal. 
Rekonstruksi Makna Pembangunan Manusia Menurut Bappenas Rifai, Ahmad
JURNAL ILMIAH ULTRAS BREBES Vol 5 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Ultras Brebes
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Brebes

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Penelitian ini memiliki pokok pembahasan pada permasalahan konsep pembangunan manusia selama era reformasi yang belum menjadi fokus sentral dalam pembangunan di Indonesia. Fakta ini menyebabkan banyaknya generasi penerus bangsa yang tidak memahami sejarah dan pentingnya Pancasila bagi keberlangsungan kehidupan berbangsa dan negara. Untuk itu, dibutuhkan dasar sekaligus pondasi penting dari pembangunan manusia yang mampu memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila secara benar dan konsekuen. Penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisis konsep pembangunan manusia Indonesia yang termaktub dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahap III tahun 2015-2019 dengan menggunakan tinjauan filsafat Pancasila. Sumber primer yang digunakan dalam penelitian ini adalah konsep-konsep pembangunan yang telah disusun oleh Bappenas yang termaktub dalam RPJMN 2015-2019. Rekonstruksi makna pembangunan manusia menurut Bappenas adalah: Pertama, Pancasila sebagai dasar falsafah negara tidak bisa dipengaruhi oleh segala perbedaan seperti keagamaan, kesukuan, kewarganegaraan, golongan, dan sebagainya. Demikian pula Pancasila tidak dapat dipengaruhi oleh segala perubahan, seperti perubahan keadaan, peristiwa, tempat (dalam dan luar Indonesia), waktu, komposisi penduduk, pola hubungan antar warga, bangsa, dan negara, dan hubunganhubungan lainnya. Kedua, dalam rangka mewujudkan tujuan pembangunan nasional, manusia Indonesia harus dikembalikan pada dasar-dasar hakikat manusia sebagai "monopluralis". Unsur-unsur hakikat manusia monopluralis meliputi susunan kodrat manusia, baik jiwa ataupun raga, sifat kodrat manusia sebagai makhluk mandiri yang berdiri sendiri dan sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa. Ketiga, paradigma pembangunan bangsa dan negara harus dalam suasana baru sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi mutakhir, tetapi tetap berada di dalam nilai-nilai dasar Pancasila, yaitu nilai-nilai keimanan dan ketakwaan pada Tuhan Yang Maha Esa dengan dasar kemanusiaan yang adil dan beradab, karena manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan mempunyai hak dasar yang sama, tidak dibedakan dengan keturunan, warna kulit, suku bangsa dan penggolongan lainnya. 
Evaluasi Program Keluarga Harapan (PKH) Dalam Upaya Peningkatan Ekonomi Keluarga Penerima Manfaat Di Kecamatan Bumiayu Kabupaten Brebes Budiarti, Eti; Pramono, Tangguh Dwi
JURNAL ILMIAH ULTRAS BREBES Vol 5 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Ultras Brebes
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Brebes

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan program bantuan tunai bersyarat yang bertujuan untuk mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kualitas SDM pada kelompok sangat miskin. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana PKH mampu meningkatan ekonomi keluarga penerima manfaat. Penelitian ini bersifat kualitatif, dengan pendekatan fenomenologi, pengambilan datanya menggunakan metode observasi dan wawancara mendalam terhadap mantan pengurus keluarga penerima manfaat PKH yang telah melakukan graduasi mandiri atau mengundurkan diri dari bantuan PKH di tahun 2021. Penentuan subyek penelitian dengan cara purposive sampling sebanyak 3 KPM sebagai informan utama dan 3 Pendamping PKH sebagai informan pendukung. Hasil penelitian diketahui adanya KPM PKH yang mengundurkan diri untuk tidak menerima bantuan PKH, meski di tahun 2021 pandemi covid 19 telah ikut menurunkan penghasilan masyarakat, namun tidak membuat penerima bantuan surut untuk mengudurkan diri dari bantuan PKH, karena merasa diri telah mampu, dan telah dapat memanfaatkan bantuan untuk modal usaha, hingga berkembang dan membuat KPM menjadi mandiri. Pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) saat ini sudah sesuai dengan yang seharusnya, yaitu dapat meningkatkan kesejahteraan perekonomian keluarga. 
Dampak Pendapatan Daerah dan Kemandirian Daerah terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Brebes Tahun 2012-2021 Hirbasari, Ira Amanda
JURNAL ILMIAH ULTRAS BREBES Vol 5 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Ultras Brebes
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Brebes

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pendapatan Daerah yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah, Dana Perimbangan dan Lain-Lain Pendapatan Yang Sah terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Brebes dari Tahun 2012-2021 melalui variabel intervening Kemandirian Daerah. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda dengan software SPSS 22. Data yang digunakan adalah data sekunder yang meliputi data deret waktu (time series) tahun 2012-2021 di Kabupaten Brebes. Manfaat dari penelitian ini adalah sebagai bahan kajian pemerintah daerah kabupaten Brebes dalam mengambil kebijakan yang berkaitan dengan keuangan daerah khususnya Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Brebes. Hasil analisis menunjukkan bahwa Pendapatan Asli Daerah, Dana Perimbangan, Lain-Lain Pendapatan Yang Sah, dan Kemandirian Daerah secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi. Secara Parsial, model 1 menunjukkan bahwa Pendapatan Asli Daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kemandirian Daerah sementara Dana Perimbangan dan Lain-Lain Pendapatan Yang Sah berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemandirian daerah. Secara parsial, model 2 menyimpulkan bahwa Pendapatan Asli Daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Dana perimbangan dan Lain-Lain Pendapatan Yang Sah memiliki pengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, sedangkan Kemandirian Daerah berpengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi namun pengaruhnya juga tidak signifikan. Hasil analisis keuangan daerah menujukkan bahwa Rasio Derajat Desentralisasi Fiskal Kabupaten Brebes masuk dalam kategori kurang. Rasio Ketergantungan menunjukkan bahwa Kabupaten Brebes masuk dalam kategori sangat tinggi. Rasio Kemandirian daerah menunjukkan hasil bahwa kabupaten Brebes masih masuk dalam kategori rendah sekali yang artinya Pemerintah Kabupaten Brebes belum mampu melaksanakan otonomi daerah secara baik yang diberikan pemerintah pusat 
PENGARUH PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAHAN, KUALITAS APARATUR PEMERINTAH, DAN GOOD GOVERNANCE TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN BERBASIS AKRUAL DI KABUPATEN TEGAL, KABUPATEN BREBES, DAN KOTA TEGAL Utami, Wilfah Fiqhiani; Rahmatika, Dien Noviany; Raharjo, Teguh Budi
JURNAL ILMIAH ULTRAS BREBES Vol 5 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Ultras Brebes
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Brebes

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penerapan standar akuntansi pemerintahan, Kualitas Aparatur Pemerintah dan Good Governance Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Berbasis Akrual. Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai bagian keuangan di BPKAD, BAPPEDA Dan Inspektorat di Kabupaten Tegal, Kabupaten Brebes dan Kota Tegal dengan jumlah responden sebanyak 45 orang. Teknik analisis yang digunakan adalah Regresi Linier Berganda dengan bantuan SPSS 22. Hasil Penelitian menunjukan bahwa Penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan dan Good Governance berpengaruh positif Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Berbasis Akrual. Sedangkan Kualitas Aparatur Pemerintah tidak berpengaruh positif Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Berbasis Akrual di Kabupaten Tegal, Kabupaten Brebes dan Kota Tegal