cover
Contact Name
Widhi Kurniawan
Contact Email
kurniawan.widhi@uho.ac.id
Phone
+62 813-1023-6923
Journal Mail Official
jipho@uho.ac.id
Editorial Address
Gedung Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo. Kampus Hijau Bumi Tridharma Jl. H.E.A. Mokodompit, Anduonohu, Kendari, Sulawesi Tenggara, Indonesia 93232.
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 25481908     DOI : https://doi.org/10.56625
Fokus JIPHO mempublikasikan hasil penelitian original dan artikel tentang peternakan tropis seperti sapi, kambing, kerbau, babi, domba, kelinci, kuda, ayam, itik, angsa, puyuh, dan aneka ternak lainnya. Ruang lingkup Ruang lingkup JIPHO meliputi pemuliaan dan genetika, reproduksi, fisiologi, nutrisi, teknologi pakan, hijauan pakan, produksi ternak, bioteknologi, tingkah laku, kesehatan, sistem peternakan, sosial ekonomi, kebijakan, dan teknologi hasil ternak.
Articles 312 Documents
Uji Fisiko Kimia Pelet Dedak Padi dengan Menggunakan Jenis Perekat yang Berbeda Dicky Virgianto Sewangi; La Malesi; Widhi Kurniawan
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 5, No 2 (2023):
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v5i2.35585

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi Uji Fisiko Kimia Pelet Dedak Padi dengan Menggunakan Jenis Perekat yang Berbeda. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 4 perlakuan dan masing-masing perlakuan terdiri atas 4 ulangan sehingga terdapat 16 unit satuan percobaan. Masing-masing perlakuan menggunakan dedak padi sebanyak 4 kg. Perlakuan yang digunakan dalam penelitian ini adalah P1 = dedak padi + 3% perekat komersial (LignoBond DD), P2 = dedak padi + 3% tepung tapioka, P3 = dedak padi + 3% tepung jagung, P4 = dedak padi + 3% tepung sagu. Variabel penelitian yang diamati adalah indeks durabilitas pelet, berat jenis pelet, densitas pelet, dan uji kimia pelet yang meliputi analisa kadar protein kasar (PK), bahan kering (BK), serta bahan organik (BO) pelet. Berdasarkan hasil penelitian, penambahan berbagai jenis perekat pelet memberikan pengaruh yang nyata (P<0,05) pada uji durabilitas pelet dan protein kasar hal ini membuktikan penggunaan perekat lokal lebih baik apabila dibandingkan dengan penggunaan perekat komersial yang sulit ditemukan dengan harga yang cukup mahal. Kata Kunci: Dedak Padi, LignoBond DD, Tepung Tapioka, Tepung Jagung, Tepung Sagu
Status Hematologi pada Ayam Kampung yang Diberi Bakteri Asam Laktat dari Air Nira dengan Dosis Berbeda Indra Muhamad; Nuraini Nuraini; Andi Murlina Tasse
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 2, No 1 (2020): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v2i1.11417

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pengaruh air nira mengandung bakteri asam laktat dengan berbagai dosis terhadap status hematologi pada ayam kampung. Penelitian ini menggunakan 64 ekor ayam kampung yang dibagi ke dalam 16 plot kandang dan rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL). Penelitian ini terdiri atas 4 perlakuan yaitu P0 (0% ANBAL), P1 (1% ANBAL), P2 (2% ANBAL), dan P3 (3% ANBAL), dan 4 ulangan. Variabel penelitian meliputi jumlah eritrosit, kadar hemoglobin, dan jumlah leukosit. Analisis data menggunakan sidik ragam. Rataan jumlah eritrosit (106/mm3) yaitu 6,20 (P0), 6,42 (P1), 6,41 (P2), dan 6,42 (P3).Kadar hemoglobin yaitu 9,08 (P0), 9,38 (P1), 9,78 (P2), dan 9,98 (P3) dan jumlah leukosit yaitu 4,19 (P0), 4,43 (P1), 5.02 (P2), dan 5,03 (P3). Hasil penelitin menunjukkan pemberian air nira mengandung bakteri asam laktat (ANBAL) 1-3% tidak mempengaruhi secara nyata (P>0,05) status hematologi (eritosit, hemoglobin, dan leukosit) ayam kampung umur 5 minggu
Pengaruh Substitusi Tepung Beras Ketan dan Tapioka Terhadap Kualitas Fisik Nugget Itik Reynold Aprilius Kandanglangi; Nur Santy Asminaya; Harapin Hafid
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 3, No 4 (2021): JIPHO (JURNAL ILMIAH PETERNAKAN HALU OLEO)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v3i4.21100

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kualitas fisik nugget itik dengan substitusi tepungberas ketan, dan tepung tapioka. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan AcakLengkap yang terdiri dari 5 perlakuan dan 5 ulangan. Variabel yang diamati dalam penelitian iniadalah pH, susut masak, dan rendemen. Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari 5 perlakuan dan5 ulangan. Subtitusi tepung beras ketan dan tepung tapioka terdiri dari tepung tapioka 100% dantepung beras ketan 0% (P1), tepung tapioka 75% dan tepung beras ketan 25% (P2), tepung tapioka50% dan tepung beras ketan 50% (P3), tepung tapioka 25% dan tepung beras ketan 75% (P4),tepung tapioka 0% dan tepung beras ketan 100% (P5). Hasil Penelitian ini menunjukan bahwapemberian subtitusi tepung beras ketan dan tepung tapioka tidak berpengaruh nyata terhadap pH,susut masak, dan rendemen.
Kondisi Membran Plasma Spermatozoa Sapi Bali Setelah Dipaparkan di Dalam Larutan Saline dengan Berbagai Konsentrasi Ella Fauzya; Takdir Saili; Asma Bio Kimestri; Rahim Aka
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 2, No 4 (2020): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v2i4.16919

Abstract

Kondisi membran plasma spermatozoa adalah salah satu faktor yang mempengaruhikualitas spermatozoa dan sangat penting dan mendasar dalam proses pembuahan. Penelitian inidilakukan untuk mengevaluasi kondisi membran plasma spermatozoa sapi Bali yang diinkubasidalam larutan saline (NaCl) dengan berbagai konsentrasi berbeda. Semen yang digunakanberasal dari sapi pejantan milik UPTD dari Pusat Pembibitan dan Pakan Hewan ProvinsiSulawesi Tenggara. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiridari 7 perlakuan dengan 4 ulangan (penampungan semen). Perlakuan adalah konsentrasilarutan NaCl, yaitu P1 (0,6%), P2 (0,7%), P3 (0,8%), P4 (0,9%), P5 (1,0%), P6 (1,1%), P7(1,2%). Pemeriksaan kondisi membran plasma spermatozoa menggunakan metode pewarnaaneosin nigrosine untuk melihat perubahan yang terjadi pada membran plasma spermatozoa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian larutan NaCl memiliki pengaruh yang sangatsignifikan (P <0,01) pada kondisi membran plasma spermatozoa sapi Bali. Persentase tertinggimembran plasma utuh spermatozoa adalah pada konsentrasi larutan P4 (89,29%). Spermatozoasapi Bali cenderung bertahan pada konsentrasi larutan lebih rendah dari 0,9% (0,6%; 0,7%;0,8%) dengan rata-rata 75,04% dibandingkan dengan larutan yang lebih tinggi dari0,9%.Konsentrasi NaCl 0,9% dapat mempertahankan membran plasma spermatozoa sapi Balidengan persentase tertinggi 89,29%. Larutan NaCl dengan konsentrasi 0,8% dan 1,0% dapatditoleransi oleh membran plasma spermatozoa sapi bali dengan nilai persentase 80,68% dan85,53%.
Kecernaan in Vitro Kulit Kacang Tanah Terfermentasi Dengan Effective Microorganism (Em-4) Dan Ragi Tempe Dalam Cairan Rumen Kambing Peranakan Etawa Hukusmu Irama; Widhi Kurniawan; Andi Murlina Tasse; Fuji Astuty Auza
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 4, No 1 (2022): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v4i1.23549

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakteristik fermentasi dari bahan pakan kulit kacang tanah yang difermentasi dengan campuran EM-4 dan ragi tempe secara in vitro menggunakan cairan rumen kambing peranakan etawa. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 macam perlakuan dan masing-masing perlakuan terdiri atas 4 ulangan sehingga diperoleh 20 unit percobaan. Perlakuan terdiri dari P1= Tanpa Fermentor, P2 = Fermentasi dengan 46% v/b EM4 Tanpa Ragi Tempe, P3 = Fermentasi dengan 46% v/b EM4 dan 8% b/b Ragi Tempe, P4 = Fermentasi dengan 46% v/b EM4 dan 10% b/b Ragi Tempe, P5 = Fermentasi dengan 46% v/b EM4 dan 12% b/b Ragi Tempe. Variabel yang diamati yaitu Kecernaan Bahan Kering, Kecernaan Bahan Organik, Derajat Keasaman (pH), Konsentrasi N-NH3, dan Produksi Asam Lemak Terbang ( Volatile Fatty Acid). Data hasil pengamatan dianalisis dengan menggunakan analisis ragam dan uji lanjut Duncan. Hasil penelitian menunjukan bahwa kombinasi 46% EM-4 v/b dan ragi tempe 12% b/b sebagai fermentor dapat meningkatkan kecernaan bahan kering dan kecernaan bahan organik kulit kacang tanah fermentasi  namun masih berada di bawah nilai kecernaan minimum dan kadar pH, konsentrasi N-NH3, dan produksi VFA total rumen dalam kondisi normal untuk mendukung proses fermentasi pakan yang baik dalam rumen kambing PE.
Evaluasi Komposisi Botani dan Kapasitas Penggembalaan Padang Mekar di Kecamatan Poleang Utara Kabupaten Bombana Wa Ode Winda Winda Nur Sabila; La Malesi; Widhi Kurniawan
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 6, No 2 (2024):
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v6i2.47170

Abstract

Kabupaten Bombana memiliki padang penggembalaan dengan luas ±3.167 ha dan memiliki potensi sumber daya alam untuk mendukung program pengembangan ternak potong.Kabupaten Bombana memiliki jumlah sapi potong yaitu 51. 067 ekor. Kecamatan Poleang Utara Kabupaten Bombana merupakan daerah pengembangan ternak sapi potong dengan luas padang penggembalaan ±150 ha.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi komposisi botani dan kapasitas tampung Penggembalaan Padang Mekar di Kecamatan Poleang Utara Kabupaten Bombana Sulawesi Tenggara. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode survei dan pengukuran serta pengamatan langsung di lapangan. Pengukuran produksi hijauan menggunakan metode “Actual Weight Estimate” dengan menggunakan kuadran ukur 1 m x 1 m. Data yang diperoleh ditabulasi dan dianalisis menggunakan metode deksriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggembalaan Padang Mekar memiliki presentase rumput 71,29%, leguminosa 3,24% dan gulma 25,48%. Kapasitas tampung Penggembalaan Padang Mekar yakni 0.58 ST/ha/tahun dengan produksi hijauan segar berupa rumput 1.058 kg/ha, leguminosa 51,5 kg/ha, dan gulma 534,5 kg/ha.
Penampilan Produksi Telur Burung Puyuh (Coturnix coturnix japonica) yang Diberi Ekstrak Kulit Jengkol (Pitheecellobium jarigan (Jakc) prain) dalam Air Minum Suryadi Pinang; La Malesi; Achmad Selamet Aku
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 2, No 2 (2020): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v2i2.16860

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh pemberian ektrak kulit jengkol pada level yang berbeda dalam air minum terhadap penampilan produksi telur burung puyuh. Penelitian ini menggunakan 80 ekor burung puyuh yang dibagi menjadi 4 perlakuan serta 4 ulangan, dan setiap ulangan terdiri dari 5 ekor burung puyuh yang dirancang menggunakan rancangan acak lengkap. Penelitian ini menggunakan ekstrak kulit jengkol dan burung puyuh yang di pelihara selama 30 hari. Parameter yang di ukur adalah konsumsi pakan, bobot telur, produksi telur, dan konversi pakan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan sidik ragam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak kulit jengkol tidak memberikan pengaruh nyata (P>0,05) terhadap konsumsi pakan, bobot telur, produksi telur, dan konversi pakan.
Karakteristik Sistem Pemeliharaan Ayam Kampung Di Kecamatan Kaledupa Kabupaten Wakatobi Andris Surahman; La Ode Arsad Sani; Syamsuddin Syamsuddin
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 4, No 3 (2022):
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v4i3.27028

Abstract

Melihat kondisi peternakan ayam kampung di Kecamatan Kaledupa Kabupaten Wakatobi, rata-rata digemari dan digeluti oleh masyarakat. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan populasi ayam kampung di Kecamatan Kaledupa Kabupaten Wakatobi dapat dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya adalah dengan memperbaiki manajemen pemeliharaan. Saat ini masyarakat hanya memelihara ayam kampung sebagai usaha sampingan yang dikelola secara tradisional tanpa introduksi teknologi. Namun demikian data tentang karakteristik sistem pemeliharaan ayam kampung belum banyak terpublikasi, sehingga dianggap perlu dilakukan penelitian. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi karakteristik sistem pemeliharaan ayam kampung di Kecamatan Kaledupa Kabupaten Wakatobi. Variabel yang diamati dalam penelitian  ini meliputi karakteristik responden meliputi pendidikan, umur, jenis kelamin. Sistem pemeliharaan meliputi sistem pemeliharaan intensif, semi intensif dan ekstensif. Tujuan pemeliharaan, serta skala usaha kepemilikan dan  dinamika populasi meliputi jumlah ayam, jenis kelamin dan umur. Sumber bibit, pakan dan pengendalian penyakit. Penentuan lokasi dan penentuan responden dilakukan secara Purposive sampling. Data yang diperoleh berupa data primer dan sekunder dengan cara enumator wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sistem pemeliharaan Ayam Kampung oleh peternak di Kecamatan Kaledupa Kabupaten Wakatobi sebagian besar mengembangkan sistem pemeliharaan secara semi intensif (60%). Kemudian sistem pemeliharaan ekstensif (32%) dan yang paling sedikit yaitu sistem pemeliharaan intensif  (8%). Jumlah ayam kampung yang dimiliki peternak dilokasi penelitian sebanyak 1465 ekor, tersebar di Desa Sombano, Desa Lefuto, Desa Ambeua Raya, Desa Balasuna Selatan dan Desa Horuo.
Gambaran Eritrosit, Hemoglobin dan Hematokrit Pada Ayam Ras Petelur Jantan yang Diberi Ekstrak Daun Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa) Wahyudi Wahyudi; Amiludin Indi; Muhammad Amrullah Pagala
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 3, No 2 (2021): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v3i2.18023

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran eritrosit, hemoglobin danhematokrit ayam ras petelur jantan dengan pemberian ekstrak daun mahkota dewa. Bahan yangdigunakan yaitu Ayam Ras Petelur jantan dan Ekstrak Daun Mahkota Dewa. Rancangan yangdigunakan dalam peneltian ini yaitu metode eksperimen dengan rancangan acak lengkap (RAL) yangterdiri dari 4 perlakuan 4 pengulangan, dengan perlakuan A0 (Air Minum(kontrol), A1 (Air Minum+Ekstrak daun mahkota dewa 1 ml), A2 (Air Minum+ Ekstrak daun mahkota dewa 3 ml), dan A3 (AirMinum+ Ekstrak daun mahkota dewa 5 ml). Berdasarkan hasil dan pembahasan, maka dapatdisimpulkan bahwa pemberian ekstrak daun mahkota dewa berbeda nyata terhadap jumlah eritrositdan kadar hemoglobin, namun tidak berbeda nyata terhadap total hematokrit pada ayam ras petelurjantan.
Nilai Gizi Duck Nugget dengan Penambahan Tepung Jagung yang Berbeda Awal Awal; Restu Libriani; Harapin Hafid
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 5, No 2 (2023):
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v5i2.29856

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertjuan untuk menganalisis nilai gizi nugget daging itik dengan penambahan tepung jagung dengan persentase yang berbeda. Penelitian ini mengunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dengan 5 kali ulangan ulangan meliputi P0= control (tepung terigu), P1= tepung jaguang 10%, P2= tepung jagung 20%, P3= tepung jagung 30%. Parameter pengukuran pada penelitian ini adalah Kadar Air, Kadar Abu, Kadar Protein dan Kadar Lemak. Penelitian ini ditabulasi dalam Ms. excel dan di analisis menggunakan SPSS 16 untuk melihat perlakuan jenis filler nugget. Apabila berpengaruh nyata maka di lanjutkan dengan uji beda nyata. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penambahan tepung jagung dengan persentase berbeda tidak berpengarun nyata (P>0,05). Kata Kunci: Daging itik, nilai gizi, Nugget, tepung jagung