cover
Contact Name
-
Contact Email
lppm@umkudus.ac.id
Phone
+6285117477445
Journal Mail Official
lppm@umkudus.ac.id
Editorial Address
https://ejr.umku.ac.id/index.php/JAI/pages/view/editorial-boards
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Abdimas Indonesia
ISSN : 26544822     EISSN : 26542544     DOI : doi.org/10.26751/jai
Jurnal Abdimas Indonesia aims to disseminate scholarly works and best practices related to the implementation of community engagement and empowerment activities based on science, technology, and local wisdom. The journal seeks to bridge academic knowledge with real-world community needs, supporting sustainable development and improving community welfare through participatory and innovative approaches. Scope of the Journal The journal publishes articles derived from community service and engagement activities conducted by academics, practitioners, and students. The scope includes, but is not limited to, the following areas: Community empowerment and capacity building Application of science, technology, and innovation for community development Health promotion and disease prevention in communities Education, literacy, and learning empowerment programs Economic empowerment, entrepreneurship, and MSME development Environmental conservation and sustainable development Social innovation and community-based solutions Appropriate technology and digital transformation for communities Disaster preparedness, mitigation, and community resilience Public policy implementation and community participation Cultural preservation and local wisdom-based community programs Evaluation and impact assessment of community service programs
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2023): JURNAL ABDIMAS INDONESIA" : 17 Documents clear
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN MELALUI LITERASI KEUANGAN DAN KESEHATAN KELUARGA Amalia Rahmawati; Anny Rosiana Masithoh; Nor Asiyah; Maryatin Maryatin; Noor Azizah; Moh Aris Prasetiyanto
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 5, No 2 (2023): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v5i2.2138

Abstract

Di dalam keluarga, keuangan dan kesehatan merupakan hal yang sangat vital. Sebagai seorang ibu, dituntut untuk mampu mengelola keuangan yang sehat sehingga dapat menjaga cash flow keluarga. Selain itu, dibidang kesehatan, seorang ibu dituntut untuk mampu memberikan pertolongan pertama jika ada anggota keluarga yang sakit. Sehingga ibu harus mampu menjadi mentri keuangan dan dokter di rumah tangga. Pengabdian ini dilaksanakan di PCNA Jati Kudus dengan 30 peserta ibu pengajian berusia 27-40 tahun. Peserta diberikan materi terkait pengelolaan keuangan, diantaranya apa pengelolaan keuangan, manfaat pengelolaan keuangan, serta bagaimana cara mengelola keuangan keluarga, membuat catatan pembukuan sederhana yang terdiri dari pembuatan anggaran keluarga dan pembuatan catatan harian kas, sehingga akan terlihat cash flow keluarga dan memberikan materi terkait literasi kesehatan, diantaranya cara mendapatkan informasi kesehatan yang benar serta bagaimana mencegah penyakit degenerative darah tinggi yang banyak dimiliki oleh Masyarakat Indonesia. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa peserta lebih memahami literasi kesehatan dan keuangan keluarga, dan mereka sudah mampu membuat pelaporan keuangan keluarga yang sehat sehingga perekonomian keluarga dapat berjalan dengan lancar. Selain itu, peserta telah menguasai literasi kesehatan secara fungsional, interaktif, dan krisis.
UPAYA MENINGKATKAN PENGETAHUAN MITIGASI BENCANA MELALUI EDUKASI KESEHATAN DI DESA BANGET KECAMATAN KALIWUNGU KABUPATEN KUDUS Okta Yosiana Dewi; Fariza Yulia Kartikasari; Tri Suwarto; Yunita Rusidah; Islami Islami; Dewi Nur Wakhidah; Nirmala Manik
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 5, No 2 (2023): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v5i2.2179

Abstract

Bencana banjir diprioritaskan di Kabupaten Kudus karena indeks risikonya yang tinggi. Frekuensi banjir di Kabupaten Kudus meningkat setiap tahun dari 2017 hingga 2022, ke titik dimana sekarang menjadi bencana yang paling umum dibandingkan dengan bencana lainnya. Menurut BPBD Kabupaten Kudus (2021), pada tahun 2021 terdapat kejadian bencana banjir yang merendam total 15 desa dipicu oleh hujan intensitas tinggi dengan durasi yang lama. Untuk mengurangi risiko bencana dan menghindari banyaknya korban bencana banjir maka diperlukankesiapsiagaan menghadapi bencana. Kesiapsiagaan adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk mengantisipasi bencana melalui pengorganisasian serta melalui langkah yang tepat guna dan berdaya guna. Upaya atau kegiatan dalam rangka pencegahan dan mitigasi yang dilakukan, bertujuan untuk menghindari terjadinya bencana serta mengurangi risiko yang ditimbulkan oleh bencana. Kegiatan diawali dengan penjajagan untuk mengetahui dan mengkaji berbagai permasalahan kesehatan masyarakatdi lokasi kegiatan. Kegiatan penjajagan dilakukan dengan melibatkan stake holder terkait di lokasi kegiatan, yang terdiri dari Kepala Desa Banget, Ketua RT/RW, Tokoh Masyarakat, dan warga lokal. Pelaksanaan kegiatan di lokasi sasaran dilakukan pada jadwal yang telah disepakati pada saat koordinasi kegiatan sehingga tingkat kehadiran kelompok sasaran dan masyarakat dapat memenuhi target yang telah ditentukan. Kegiatan edukasi kepada masyarakat mengenai upaya peningkatan pengetahuan tentang mitigasi banjir melalui edukasi kesehatan berjalan dengan lancar dan mendapat respons positif dari masyarakat di Desa Banget Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus.Kata Kunci: mitigasi, bencana, banjir
PENINGKATAN PENGETAHUAN OBAT PADA ANAK USIA DINI MELALUI DAGUSIBU (DAPATKAN, GUNAKAN, SIMPAN, BUANG) OBAT KELAS A3 TK NEGERI PEMBINA BANTUL Ahmad Suriyadi Muslim; Zakiyyah Qurratul 'Aini
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 5, No 2 (2023): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v5i2.2241

Abstract

AbstrakSwamedikasi atau pengobatan sendiri secara mandiri merupakan salah satu cara masyarakat dalam mengatasi permasalahan kesehatan secara mandiri. Beberapa contoh permasalahan kesehatan pada anak yang dapat dilakukan swamedikasi oleh para orang tua yaitu batuk, pilek serta demam. Hal tersebut juga sering dilakukan oleh orang tua peserta didik di lingkungan Taman Kanak-Kanak (TK) Negeri Pembina Bantul. Pengabdian masyarakat berupa penyuluhan tentang DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan dan Buang) obat diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan anak terhadap obat. Pengabdian dilakukan pada tanggal 24 Agustus 2023 dengan diikuti peserta yang terdiri dari 20 siswa TK, 2 guru serta 4 orang tua siswa yang bertindak sebagai among kelas. Materi DAGUSIBU obat disampaikan dengan alat bantu PPT dan booklet yang dibuat semenarik mungkin serta dilakukan penjelasan kepada peserta.   Evaluasi kegiatan dilakukan dengan cara membagikan soal pre-test serta post-test yang dibantu oleh guru dan among kelas. Hasil evaluasi menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan peserta tentang obat terkait DAGUSIBU dari sebelum dan setelah dilakukan penyuluhan dengan hasil pre-test 55% jawaban benar dan hasil post-test 90% jawaban benar. Kata Kunci: DAGUSIBU, swamedikasi, TK Negeri Pembina Bantul AbstractSelf-medication or self-medication is one way for people to deal with health problems independently. Some examples of health problems in children that can be self-medicated by parents are coughs, colds and fever. This is also often done by parents of students in the Pembina Bantul Kindergarten (TK). Community service in the form of education about DAGUSIBU (Get, Use, Store and Dispose) of drugs is expected to increase children's knowledge of drugs. The service was carried out on August 24 2023 with participants consisting of 20 kindergarten students, 2 teachers and 4 parents who acted as members of the class. The DAGUSIBU medicine material was delivered using PPT tools and booklets which were made as attractive as possible and explained to the participants. Evaluation of activities is carried out by distributing pre-test and post-test questions assisted by the teacher and among the class. The evaluation results showed that there was an increase in drug knowledge related participants’ knowledge of releated medications to DAGUSIBU before and after the counseling with pretest results of 55% correct answer and posttest results of 90% correct answers.Keywords: DAGUSIBU, self-medication, Pembina Bantul Kindergarten
SOSIALISASI AKUPRESUR BSM (BODY SPACE MEDICINE) SEBAGAI UPAYA MENGURANGI KEJADIAN WORK RELATED MUSCULOSKELETAL DISORDER (WMSDS) Ahmad Farid; Ony Setiani; Yuli Setyaningsih; Yuniar Hanani Darundiati
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 5, No 2 (2023): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v5i2.2173

Abstract

Pemijatan atau akupresur menjadi bagian dari tindakan (BSM) Body Space Medicine yang telah terbukti secara empiris mampu mengurangi nyeri pada otot. Akupresur BSM menggunakan delapan titik utama antara lain Baihui 百会, Dazhui 大椎, Hegu 合谷, Neiguan 内关 Changqiang 长强, San-yinjiao 三阴交, Zusanli 足三里, dan Zhiyin 至阴 . Tujuan sosialisasi ini yaitu memberikan pemahaman kepada Masyarakat terkait terapi non obat untuk mengatasi nyeri otot dengan titik akupresur BSM. Metode Sosialisasi: menggunakan metode sistem learning by doing, ceramah, diskusi dan tanya jawab dalam forum berkumpul masyarakat. Keseluruhan subyek peserta yaitu 162 orang warga prambatanlor. Hasil sosialisasi ini para peserta mendapatkan pengetahuan  yang meningkat dengan persentase sebanyak 71.6% memeliki pengetahuan yang baik terhadap akupresur dan warga mampu menjawab pertanyaan yang diberikan dengan benar. Saran yang bisa diberikan untuk sosialisasi selanjutnya antara lain selain akupresur, pentingnya warga mampu memahami terkait stretching disela jam pekerjaan. Kata Kunci: Akupresur, BSM, Body Space Medicine
PENCEGAHAN STUNTING MELALUI EDUKASI JAM’IYAH AISYIYAH KUDUS Sukarmin Sukarmin; Diah Andriani; M. Fauzi Bahari; Hendra S. Kurnia; Ulin Nuha; Muhammad Abdul Rozaq
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 5, No 2 (2023): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v5i2.2182

Abstract

AbstractStunting is still a major problem in developing countries, including Indonesia. Stunting will have an impact on brain development and children's thinking skills and trigger various serious diseases. Education is one of the efforts that can be done in reducing the incidence of stunting. Education can play a role in increasing understanding and application of stunting prevention. The education conducted on 35 people of Jam'iyah Aisyiyah Kudus used lecture and discussion techniques as well as evaluation instruments consisting of 10 questionnaires on stunting conducted before and after education. The evaluation results after education showed 42.8% of the majority of of knowledge was high. These results show the importance of education about stunting needs to be encouraged at community meetings.     Keywords: education, application, stunting reduction, knowledge
PENGUATAN EKONOMI USAHA MIKRO DAN KECIL MELALUI SERTIFIKAT HALAL “SELF DECLARE” Tuti' Nadhifah; Nunung Agus Firmansyah; Ahmad Nur Syafiq; Nurul Islamiyah; Alif Kiky Listiyati
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 5, No 2 (2023): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v5i2.2238

Abstract

PPH or what can be called Halal Product Process Assistance in PDM Kudus is a community service activity where this service assists micro and small business actors in PDM Kudus City in order to assist in making or processing the halal products or services they have. The Free Halal Certification Program (SEHATI) is a program planned by the government and is free of charge, meaning it is free. This program is offered by the Ministry of Religion through BPJPH or commonly referred to as the body that administers halal product guarantees. The SEHATI program was initiated with the aim of being a strategy to accelerate the increase in the number of micro and small business actors to become halal certified. This service activity uses the PAR (Participatory Action Research) method. The PAR method was chosen because this service activity involves community participation, especially PDM members, in assisting activities regarding the halal product process in Kudus City. The business actors who are accompanied are business actors who become and take part in PDM (Regional Muhammadiyah Leadership) lectures with various kinds of food products. Mentoring activities apart from training micro and macro business actors, also assist micro and small business actors in filling out the SJPH Manual and filling in business actor statements via the SiHalal application. Apart from that, this assistance also helps small and micro business actors in PDM in inputting data into the SiHalal application, after which verification and validation are carried out on products or services registered in the SiHalal application in the SEHATI program. Based on this, the result of this service activity is obtaining halal certification for products or services by micro and small business actors in PDM Kudus City. This mentoring activity serves to obtain more added value and further guarantee a product or service that they are proposing to obtain a halal certificate through the SEHATI (Free Halal Certificate) program. Apart from that, the result of this service activity is to provide an explanation of the importance of halal certification. Apart from being able to guarantee the halalness of products, it can also be an economic booster such as increasing market share and increasing business competitiveness. Products will be more accepted in the market, especially among Muslim consumers who need halal products in both domestic and international markets.
EDUKASI PEMANFAATAN TANAMAN HERBAL DALAM MENGOBATI PENYAKIT YANG SERING TERJADI DI MASYARAKAT Nurani Puspa Ningrum; Heni Risnawati; Hasriyani Hasriyani; Yulisetyaningrum Yulisetyaningrum; Widya Cholid Wahyudin
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 5, No 2 (2023): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v5i2.2132

Abstract

Abstract Hypertension, cholesterol, gout and ARI are diseases that often infect the community. High blood pressure is what causes hypertension. This increases the chance of heart disease and stroke as well as other health problems. The body makes cholesterol from fats found in animal products. Due to the presence of uric acid crystals, gout conditions cause joint pain or inflammation. Infections that attack the respiratory tract and are caused by viruses are called acute respiratory infections or ARI. The service technique is carried out through lectures and discussions about diseases that often attack the surrounding environment and the use of medicinal plants in nature. It is hoped that the public will become more familiar with various diseases, including hypertension, cholesterol, gout and ARI, use herbal plants to cure these diseases, and become more concerned about their own health as a result of service activities. Kata Kunci: Hypertension, Cholesterol, Uric Acid, ARI 
MENUMBUHKAN JIWA TECHNOPRENEURSHIP GENERASI MUDA MELALUI PRODUK KREATIF DAN INOVATIF Mu’aida Wijayanti; Cikita Berlian Hakim; Mu’adzah Mu’adzah
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 5, No 2 (2023): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v5i2.2271

Abstract

Technopreneur salah satu bagian dari perkembangan berwirausaha (entrepreneur) yang memberikan gambaran berwirausaha dengan menggunakan inovasi berbasis teknologi. Dengan pengembangan technopreneurship dapat memberikan dampak baik secara ekonomi, sosial maupun lingkungan. Pengabdian pada masyarakat ini dilaksanakan pada para generasi muda khususnya remaja putri dan umum di desa Jepang kecamatan Mejobo Kabupaten Kudus. Salah satu contoh produk kreatif dan inovatif yang dipilih sebagai pelatihan kewirausahaan adalah membuat aneka jenis buket yaitu buket bunga, buket uang, buket boneka dan buket snack. Kegiatan pelatihan membuat buket ini diikuti oleh lebih dari 40 generasi muda khususnya remaja putri selama 6 jam, dimana kegiatan awal adalah seminar kewirausahaan dari dosen Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Kudus, yang kemudian dilanjutkan praktek dan pelatihan pembuatan berbagai jenis buket. Hasil akhir dari kegiatan ini para generasi muda khususnya remaja putri yang mengikuti kegiatan ini dapat berkreasi sendiri mengembangkan bakat dan keterampilan dalam membuat berbagai jenis buket. Diharapkan para generasi muda tumbuh jiwa technopreneurship untuk menciptakan ide-ide, inovasi-inovasi baru berbagai produk kreatif yang memiliki nilai jual dengan memanfaatkan teknologi digital dalam pemasarannya.
SOSIALISASI CEGAH STUNTING ANAK DENGAN ASUPAN PROTEIN HEWANI Anisa Sholikhati; Arief Adi Saputro; Achmad Ridwan; Nunung Qomariyah; Susi Nurohmi; Milad Naufal Akbar
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 5, No 2 (2023): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v5i2.2210

Abstract

Stunting merupakan gangguan tumbuh dan kembang anak yang salah satu penyebabnya adalah masalah kurang gizi kronis. Stunting yang telah terjadi apabila tidak diimbangi dengan cath-up growth (tumbuh kejar) akan berpotensi terhambatnya pertumbuhan motorik dan mental, rendahnya kemampuan belajar, meningkatkan resiko penyakit kronis seperti obesitas, diabetes dan hipertensi. Asupan makanan yang penting untuk mencegah stunting anak adalah protein hewani. Asupan makanan ini berperan penting dalam tumbuh kembang anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi tentang pencegahan stunting anak dengan asupan protein hewani. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat melalui dua tahap yaitu tahap koordinasi dan tahap sosialisasi. Tahap koordinasi dilaksanakan tim dengan mitra yaitu anggota Nasyiatul Aisyiah Desa Papringan, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus terkait dengan perijinan kegiatan. Tahap sosialisasi merupakan inti pelaksanaan kegiatan dengan kegiatan awal yaitu tim memberikan informasi tentang definisi stunting dan bagaimana ciri-ciri anak stunting, kegiatan selanjutnya adalah tim menjelaskan penyebab stunting pada anak dan menjelaskan cara pencegahan stunting anak dengan asupan protein hewani. Mitra dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini sangat aktif dan antusias dalam mengikuti kegiatan sosialisasi.
PENINGKATAN KESEHATAN KELUARGA MELALUI PENGABDIAN MASYARAKAT DENGAN PEMBERIAN MODISCO UNTUK MENINGKATKAN STATUS GIZI BALITA Indanah Indanah; Siti Mutomimah; Artha Amelia; Khotijah Khotijah; IIn Awalia; Unggul Dewi; Ayu Winarti
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 5, No 2 (2023): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v5i2.2234

Abstract

Stunting didefinisikan sebagai kondisi gizi buruk yang bertahan lama selama pertumbuhan dan perkembangan sejak awal kehidupan. Beberapa faktor, seperti karakteristik keluarga dan balita serta asupan, dapat menyebabkan stunting.  Pemerintah menargetkan prevalensi stunting di Indonesia turun menjadi di bawah 14% pada tahun 2024. Dengan demikian, target penurunan tahunan harus berkisar 2,7%. Program pengabdian kepada masyarakat ini di laksanakan di Desa Soco, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, berfokus pada intervensi gizi sensistif dengan mengajarkan ibu balita tentang cara memberi makan makanan tambahan berupa  modisco (Modified Dried Skimmed Milk And Coconut Oil). Kader Kesehatan Desa Soco terlibat dalam kegiatan ini, dengan mengajarkan tantang menyiapkan menu makan sehat dengan tema isi piringku dan modisco. Kegiatan ini dilakukan untuk mendukung penurunan kasus stunting balita, di desa Soco, kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus. Kegiatan ini mendapat tanggapan positif dari kader Kesehatan di Desa Soco tersebut.

Page 1 of 2 | Total Record : 17