cover
Contact Name
MERIL VALENTINE MANANGKOT
Contact Email
merilvalentine@unud.ac.id
Phone
+6281237456666
Journal Mail Official
copingners.journal@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Udayana Jln. PB Sudirman, Denpasar-Bali 80113
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Coping : Community of Publishing in Nursing
Published by Universitas Udayana
ISSN : 27151980     EISSN : 27151980     DOI : -
Core Subject : Health,
Community of Publishing in Nursing (COPING) merupakan e-journal yang disunting oleh Dewan Redaksi Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Jurnal ini merupakan salah satu wahana pengembangan Evidence Based Nursing dalam pengembangan dan update ilmu-ilmu keperawatan serta meningkatkan kualitas asuhan keperawatan pada pasien. Naskah yang diterima oleh redaksi merupakan karya asli, belum pernah dipublikasikan / tidak sedang dalam proses seleksi maupun editing pada jurnal lain. Naskah yang diterima berupa hasil penelitian pada berbagai bidang kajian keperawatan, meliputi pendidikan keperawatan, keperawatan medikal bedah, keperawatan maternitas, keperawatan anak, keperawatan jiwa, manajemen keperawatan, keperawatan komunitas, keperawatan keluarga, keperawatan gerontik, keperawatan gawat darurat kritis, keperawatan pariwisata, dan penggunaan teknologi dalam keperawatan. Naskah akan disunting oleh dewan redaksi dan mitra bestari sebelum diterbitkan.
Articles 96 Documents
GAMBARAN SIKAP ORANG TUA MENGENAI PEMBERIAN PENDIDIKAN SEKSUAL PADA ANAK DI TK NEGERI PEMBINA DENPASAR Gaby Margaretha; Ida Arimurti Sanjiwani; Ni Ketut Guru Prapti; Ni Luh Putu Shinta Devi
Community of Publishing in Nursing Vol. 13 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2025.v13.i02.p07

Abstract

Berbagai bentuk kekerasan seksual, seperti pelecehan seksual, pemerkosaan, eksploitasi seksual, dan pelecehan seksual di dunia maya, dapat menimpa siapa saja, termasuk anak-anak. Salah satu bentuk untuk mencegah kekerasan seksual, diperlukan pendekatan holistik yang mencakup berbagai aspek, termasuk pendidikan seksual yang komprehensif. Tujuan studi ini ialah untuk menganalisis gambaran sikap orang tua mengenai pemberian pendidikan seksual pada anak di TK Negeri Pembina Denpasar. Studi ini ialah studi kuantitatif dengan desain deskriptif. Teknik pengambilan sampel penelitian ini adalah purposive sampling. Jumlah responden pada studi ini yakni 85 responden. Pengumpulan data didapatkan dengan pengisian kuesioner sikap orang tua dijalankan secara online. Adapun analisis data penelitian ini memanfaatkan analisis statistik deskriptif. Hasil studi ini menyampaikan mayoritas responden pada studi ini memerankan sikap netral mengenai pemberian pendidikan seksual anak di TK Negeri Pembina Denpasar total 39 responden (45,9%). Sedangkan total 4 responden (4,7%) memiliki sikap positif, 21 responden (24,7%) memiliki sikap cenderung positif, 14 responden (16,5%) memiliki sikap cenderung negatif, dan 7 responden (8,2%) memiliki sikap negatif. Berdasarkan hasil penelitian, diharapkan orang tua dan sekolah mampu bekerja sama agar melakukan pembekalan kepada orang tua serta anak mengenai pendidikan seksual anak usia dini.
GAMBARAN TINGKAT DAN TUNTUTAN STRES AKADEMIK MAHASISWA BARU TAHUN PERTAMA PSSKPPN DALAM MENJALANI SEMESTER AWAL Ni Putu Nesia Santika Dewi; I Kadek Saputra; I Gusti Ngurah Juniartha
Community of Publishing in Nursing Vol. 13 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2025.v13.i01.p15

Abstract

Mahasiswa PSSKPPN Universitas Udayana semester awal mengalami tingkat stres akademik yang cukup tinggi sehingga memerlukan perhatian yang lebih. Faktor-faktor penyebab mahasiswa mengalami stres disebabkan oleh dua faktor yaitu internal dan eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat dan tuntutan stres akademik mahasiswa baru tahun pertama PSSKPPN di Universitas Udayana. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif observasional. Responden penelitian ini adalah mahasiswa baru tahun pertama PSSKPPN di Universitas Udayana sejumlah 84 responden. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Probability Sampling dengan menggunakan metode Simple Random Sampling. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan dua instrumen pengambilan data menggunakan kuisioner Perception of Academic Stress (PAS) dan kuisioner Student-Life Stress Inventory (SLSI). Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden berusia 19 tahun sebanyak 62 orang (73,8%), dan didominasi oleh perempuan sebanyak 75 orang (89,3%). Hasil penelitian mengenai tingkat stres akademik mahasiswa sebagian besar responden memiliki tingkat stres akademik sedang sebanyak 59 orang (70,2%), tingkat stres akademik tinggi sebanyak 24 orang (28,6%) dan tingkat stres akademik rendah sebanyak 1 orang (1,2%). Dan hasil dari tuntutan stres akademik mahasiswa yaitu tinggi, mahasiswa mengalami frustasi dalam kategori tinggi sebanyak 44 orang (52,4%). Pada indikator konflik menunjukkan, sebagian besar mengalami tuntutan stres akibat konflik yang tinggi sebanyak 72 orang (85,7%), kemudian 72 orang (85,7%) mengalami tuntutan stres akibat tekanan dalam kategori tinggi. Sedangkan sebanyak 47 orang (56%) mengalami tuntutan stres akibat perubahan dalam kategori tinggi, serta sebanyak 43 orang (51,2%) mengalami tuntutan stres pemaksaan yang tinggi juga. Dari data ini, dapat disimpulkan bahwa mayoritas mahasiswa mengalami tuntutan stres akibat konflik dan tekanan. Dari temuan tersebut disarankan mahasiswa dapat menerapkan strategi koping stres.
GAMBARAN PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PERILAKU KESELAMATAN BERKENDARA PADA WISATAWAN MANCANEGARA DALAM MENCEGAH KECELAKAAN KENDARAAN BERMOTOR DI BALI Sahila Mutia Rizqi; Ni Kadek Ayu Suarningsih; Nyoman Agus Jagat Raya
Community of Publishing in Nursing Vol. 13 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2025.v13.i01.p01

Abstract

Pelanggaran berkendara yang sering dilakukan oleh wisatawan mancanegara di Bali dapat berisiko untuk meningkatkan angka kecelakaan bermotor. Kecelakaan berkendara dapat menimbulkan dampak, seperti cedera fisik, kehilangan nyawa, serta kerugian secara material. Pelanggaran lalu lintas seperti tidak menggunakan helm, tidak membawa surat berkendara, hingga memalsukan plat nomor kendaraan oleh wisatawan mancanegara menggambarkan bahwa wisatawan mancanegara tidak berkendara dengan aman. Situasi tersebut dapat membahayakan keselamatan diri pengemudi serta penumpangnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan, sikap, dan perilaku keselamatan berkendara pada wisatawan mancanegara dalam mencegah kecelakaan kendaraan bermotor di Bali. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel penelitian ini berjumlah 30 responden. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah accidental sampling. Alat ukur pada  penelitian  ini menggunakan kuesioner pengetahuan, sikap, dan perilaku keselamatan berkendara. Hasil penelitian ini adalah sebanyak 73,3% responden mempunyai pengetahuan yang baik terhadap keselamatan berkendara, sebanyak 56,7% responden memiliki sikap yang baik terhadap keselamatan berkendara, dan sebanyak 50% responden memiliki perilaku tidak aman, serta 50% lainnya memiliki perilaku aman terhadap keselamatan berkendara. Berdasarkan data ini, meskipun pengetahuan baik, sikap baik, namun perilaku tidak aman dan perilaku aman masih dalam posisi berimbang, sehingga saran yang dapat diberikan kepada tenaga kesehatan adalah dapat berkolaborasi dengan pihak wisata terkait untuk mempromosikan kesadaran akan keselamatan berkendara kepada semua wisatawan, baik sebelum keberangkatan maupun selama wisatawan berada di destinasi wisata.
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN TINGKAT STRES MAHASISWA TINGKAT SATU PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PENDIDIKAN PROFESI NERS FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA I Made Sucitayasa; Ni Made Dian Sulistiowati; Kadek Eka Swedarma; Putu Ayu Emmy Savitri Karin
Community of Publishing in Nursing Vol. 13 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2025.v13.i01.p14

Abstract

Mahasiswa awal merupakan mahasiswa yang berada pada tahap awal studi di perguruan tinggi, biasanya pada tahun pertama atau kedua yang rentan terjadi stres. Salah satu faktor yang berhubungan yaitu dukungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial dengan tingkat stres mahasiswa tingkat satu Program Studi Sarjana Keperawatan dan Pendidikan Profesi Ners Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian ini melibatkan 94 orang sebagai responden dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner tentang tingkat stres dan dukungan sosial. Hasil uji analisis dilakukan dengan menggunakan spearman rho. Hasil penelitian menunjukkan 77,6% mengalami stres sedang, 62,8% dengan dukungan sosial yang tinggi. Terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dengan tingkat stres mahasiswa tingkat satu Program Studi Sarjana Keperawatan dan Pendidikan Profesi Ners Fakultas Kedokteran Universitas Udayana dengan nilai r = -0,301 dan p = 0,003. Oleh karena itu, dukungan sosial sangat diperlukan oleh mahasiswa tingkat satu untuk beradaptasi di lingkungan perkuliahan yang baru.
GAMBARAN NILAI ANKLE BRACHIAL INDEX (ABI) PADA PASIEN DIABETES MELLITUS DI PUSKESMAS II NEGARA Muhamad Yuslim Wajidal Muiz; Desak Made Widyanthari; Ni Ketut Guru Prapti; Putu Oka Yuli Nurhesti
Community of Publishing in Nursing Vol. 13 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2025.v13.i01.p03

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan gangguan insulin yang menyebabkan hiperglikemia yang jika tidak tertangani dalam waktu yang lama dapat menyebabkan terjadinya Peripheral Artery Disease (PAD). PAD memiliki kecenderungan asymptomatic sehingga penanganan PAD yang tidak adekuat mengakibatkan kondisi yang serius seperti amputasi, gangguan kapasitas fungsional, dan kualitas hidup. Pemeriksaan yang dapat mendeteksi PAD adalah pemeriksaan Ankle Brachial Index (ABI) yang dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran nilai ABI berdasarkan jenis kelamin, usia, lama menderita, riwayat hipertensi, IMT, GDP, status merokok. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif kuantitatif. Teknik sampling yang digunakan adalah non-probability sampling dengan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang pasien DM di wilayah kerja Puskesmas II Negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pasien DM berjenis kelamin wanita sebesar 56,7%, usia tengah (44-59 tahun) 46,7%, tidak merokok 100%, memiliki GDP tinggi 66,7%, IMT kategori normal 76,7%, memiliki riwayat hipertensi 73,3%, lama menderita  tahun 83,3% dan nilai ABI pasien pada rentang normal sebesar 56,7% dan PAD Ringan 43,3%. Pasien DM yang mengalami PAD berjenis kelamin perempuan sebanyak 26,7%, usia lansia 20%, hipertensi 3,3%, IMT normal 30%, GDP tinggi 30%, tidak merokok 43,3% dan lama menderita  tahun 33,3%. Kesimpulan penelitian ini yaitu mayoritas pasien DM yang mengalami PAD memiliki hipertensi, GDP tinggi, pada IMT normal, tidak merokok, lama menderita  tahun dan berjenis kelamin wanita. Diharapkan pada penelitian selanjutnya mengkaji status kesehatan masa lalu seperti status kolesterol, status merokok masa lalu, tingkat aktivitas, hiperlipidemia, dan riwayat penyakit gagal ginjal kronik.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN PERMAINAN MONOPOLI TERHADAP PENGETAHUAN PERSONAL HYGIENE PADA ANAK USIA SEKOLAH DI SD NEGERI 1 SUMERTA Ni Made Oktariani Atmaja; Luh Mira Puspita; Ni Luh Putu Shinta Devi; Kadek Cahya Utami
Community of Publishing in Nursing Vol. 13 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2025.v13.i02.p09

Abstract

Perilaku personal hygiene yang rendah pada anak sekolah dasar dapat meningkatkan risiko anak mengalami berbagai penyakit seperti diare, sakit gigi, dan penyakit kulit. Upaya pencegahan sangat diperlukan untuk meningkatkan perilaku ini. Pemberian intervensi berupa pendidikan kesehatan menggunakan metode yang menarik minat dan interaksi anak selama pembelajaran diharapkan dapat meningkatkan perilaku personal hygiene. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan permainan monopoli terhadap pengetahuan personal hygiene anak usia sekolah di SD Negeri 1 Sumerta. Penelitian ini menggunakan desain pra experimental dengan jenis one group pre-test and post-test design. Dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 32 siswa, teknik pengambilan sampel menggunakan metode total sampling. Hasil analisis data menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan nilai p=0,00 (α<0,05), yang berarti adanya perbedaan yang bermakna antara skor pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan dengan menggunakan permainan monopoli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pengetahuan anak tentang personal hygiene sebelum intervensi berada pada kategori baik sebesar 37,4%, dan meningkat menjadi 100% dalam kategori baik setelah intervensi. Diharapkan hasil ini dapat berkontribusi bagi anak usia sekolah dalam meningkatkan pengetahuan terkait personal hygiene, sehingga mereka mampu menerapkan dan mempertahankan pola hidup bersih dan sehat secara konsisten.
INTERVENSI NON-FARMAKOLOGIS UNTUK MENGATASI GANGGUAN SUASANA HATI PADA REMAJA: SCOOPING REVIEW Brian Joel Sapulette; Alessandra Hernanda Soselisa; Putri Ramadhanti; Kiki Amanda Fatmawati; Humairatun Zakiyah; Tiara Royani; Ida Ayu Mas Prabhasuari; Muhammad Ulin Nuha; Intansari Nurjannah
Community of Publishing in Nursing Vol. 13 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2025.v13.i02.p14

Abstract

Remaja rentan mengalami mood disorder disebabkan oleh ketidakmampuannya dalam menggambarkan emosi atau perasaannya. Mood disorder pada remaja dapat terjadi pada beberapa kondisi seperti remaja dengan gangguan kecemasan, dysthymia, gangguan depresi mayor, bipolar dan ADHD. Penulisan ini bertujuan untuk mengidentifikasi intervensi non farmakologi untuk mengatasi mood disorder pada remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan scoping review yang mengacu pada guideline PRISMA-Scr (Preferred Reporting Items for Systematic reviews and Meta-Analyses extension for Scoping Reviews) checklist and explanation. Pencarian artikel dilakukan pada enam database elektronik yaitu PubMed, Scopus, ScienceDirect, Proquest, EbscoHost, Cochrane, dan hand searching Google Scholar. Proses pencarian artikel dengan menggunakan kerangka kerja Problem (P), Intervention (I), Comparison (C), dan Outcome (O). Terdapat eligibility criteria meliputi artikel terbit lima tahun terakhir, intervensi non farmakologi, artikel berbahasa Inggris, adolescent dan youth dengan diagnosa medis mood disorder seperti bipolar disorder, cyclothymia, hypomania, depresi mayor, disruptive mood dysregulation disorder, persistent depressive disorder, dan premenstrual dysphoric disorder. Delapan artikel menggunakan desain penelitian Randomized Controlled Trial (RCT) dengan sampel yang mengalami mood disorder pada depresi (62,5%), bipolar (0,25%) dan attention-deficit/hyperactivity disorder (ADHD) (0,125%). Intervensi non farmakologis yang ditemukan yaitu internet-based psychodynamic therapy (IPDT), intervensi permainan terapeutik ReThink, intervensi ambiguous hallmark program (AHP), intervensi cognitive behavior therapy (CBT), family-focused therapy (FFT), intervensi psikoedukasi, dan mindfullness therapy berbasis aplikasi CARE. Terapi non farmakologi menggunakan pendekatan yang holistik dalam mengelola berbagai kondisi kesehatan baik secara mandiri maupun komplementer dari terapi farmakologi.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENINGKATAN BERAT BADAN PADA BAYI BERAT LAHIR RENDAH YANG DIBERIKAN PERAWATAN METODE KANGURU Ni Putu Manik Cahyati; Luh Mira Puspita; Ni Luh Putu Shinta Devi; Francisca Shanti Kusumaningsih
Community of Publishing in Nursing Vol. 13 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2025.v13.i04.p02

Abstract

Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) berisiko mengalami masalah kesehatan seperti Respiratory Distress Syndrome (RDS), asfiksia, dan pneumonia. Salah satu intervensi yang dapat diberikan untuk BBLR dalam membantu meningkatkan berat badannya adalah Perawatan Metode Kanguru (PMK). Terdapat banyak faktor dalam pelaksanaan PMK yang berhubungan dengan peningkatan berat badan BBLR diantaranya adalah usia gestasi, jenis kelamin, berat badan lahir bayi, suhu bayi, paritas, durasi tinggal di RS, durasi pemberian PMK, dan waktu pertama diberikan PMK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan peningkatan berat badan pada Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) yang diberikan Perawatan Metode Kanguru (PMK). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Sampel pada penelitian ini berjumlah 87 data rekam medis dan lembar PMK BBLR di Rumah Sakit Bali Mandara. Hasil uji statistik pada variabel bebas dengan skala data numerik menggunakan uji Spearman Rank dan pada skala data nominal menggunakan Korelasi Point Biserial.  Hasil uji mendapatkan hasil bahwa faktor usia gestasi, berat badan lahir bayi, suhu bayi, durasi tinggal di RS, dan waktu pertama diberikan PMK berhubungan dengan peningkatan berat badan pada BBLR yang diberikan PMK dengan p-value <0,05. Berdasarkan hasil tersebut, maka diharapkan tenaga kesehatan untuk memperhatikan faktor-faktor tersebut guna mengoptimalkan pemberian PMK untuk BBLR.
HUBUNGAN ACADEMIC SELF-EFFICACY DENGAN ACADEMIC BURNOUT PADA MAHASISWA KEPERAWATAN UNIVERSITAS UDAYANA Olga Penaten Demon; Made Rini Damayanti S; I Made Suindrayasa
Community of Publishing in Nursing Vol. 13 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2025.v13.i03.p07

Abstract

Stressor sehari-hari yang dihadapi oleh mahasiswa keperawatan selama proses pendidikan membuat mahasiswa rentan terhadap stres akademik. Stres tanpa manajemen yang tepat dapat membuat mahasiswa mengembangkan academic burnout, yang bisa memperburuk kesehatan dan performa mahasiswa. Academic self-efficacy merupakan faktor protektif internal terhadap academic burnout yang ditimbulkan oleh seorang individu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara academic self-efficacy dengan academic burnout pada mahasiswa Keperawatan Universitas Udayana, Indonesia. Penelitian menggunakan metode deskriptif korelatif dengan rancangan cross sectional. Seratus delapan puluh (180) dari 320 mahasiswa dipilih dengan metode stratified random sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner Academic Nurse Self-Efficacy Scale (ANSEs) dan Maslach Burnout Inventory-Student Survey (MBI-SS) versi Bahasa Indonesia. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi yang lemah antara tingkat academic self-efficacy dengan tingkat academic burnout (r= -0,354; p=0,000, α=0,05). Simpulan dari penelitian ini adalah academic self-efficacy dapat memengaruhi academic burnout di antara populasi penelitian. Temuan penelitian ini dapat dijadikan pedoman untuk penelitian selanjutnya dengan topik yang relevan dan memberikan informasi dasar untuk merancang program promosi kesehatan yang sesuai untuk meningkatkan academic self-efficacy mahasiswa keperawatan.
HUBUNGAN SELF-COMPASSION DENGAN RESILIENSI CAREGIVER ORANG DENGAN SKIZOFRENIA (ODS) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS III DENPASAR UTARA Ni Kadek Shanti Widya Pertiwi; Putu Ayu Emmy Savitri Karin; Ni Made Dian Sulistiowati; Kadek Eka Swedarma; I Nyoman Dharma Wisnawa
Community of Publishing in Nursing Vol. 13 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2025.v13.i01.p10

Abstract

Caregiver dalam merawat Orang Dengan Skizofrenia (ODS) akan merasakan beban berat yang mengharuskan caregiver memiliki kemampuan resiliensi yang baik. Self-compassion merupakan faktor yang dapat memengaruhi resiliensi caregiver. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan self-compassion dan resiliensi caregiver ODS. Metode penelitian ini merupakan metode kuantitatif dengan analisis deskriptif korelatif dan desain penelitian cross-sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 84 orang caregiver di wilayah kerja Puskesmas III Denpasar Utara. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner Skala Welas Diri (SWD) dan Connor-Davidson Resilience Scale short version (CD-RISC-10) dalam versi bahasa Indonesia. Responden dalam penelitian ini sebagian besar merupakan laki-laki (67%) dan orang tua dari ODS (48%). Caregiver mayoritas berusia 48 tahun dan telah merawat ODS selama 1 tahun. Hasil uji korelasi Spearman Rank menunjukkan bahwa nilai korelasi (r) sebesar 0,726 dan p-value sebesar 0,000 (p<0,05). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang kuat dan signifikan antara self-compassion dan resiliensi. Diharapkan bagi keluarga untuk mempertahankan tingkat self-compassion dengan mengikuti pelatihan di fasyankes terdekat.

Page 7 of 10 | Total Record : 96