cover
Contact Name
Ima Fransiska
Contact Email
jurnal_fkm@unsri.ac.id
Phone
+6285768587976
Journal Mail Official
jurnal_fkm@unsri.ac.id
Editorial Address
Faculty of Public Health, Jl. Palembang-Prabumulih, Km. 32,Ogan Ilir, South Sumatra, Indonesia.
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : 20866380     EISSN : 25487949     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM) is a scientific peer-reviewed journal. Its aims are to share out, to develop, to facilitate research findings in Public Health that it will give benefit to managers, decision makers, public health officer, health problem practitioners, lecturers, as well as students. The content of the journal includes literature review, research-based article dealing with: 1. Health policy and administration 2. Environmental health 3. Occupational health and safety 4. Public health nutrition 5. Health promotion and behavioral sciences 6. Epidemiology & Biostatistics 7. Others related to public health challenges
Articles 440 Documents
Pengaruh Pendidikan Gizi tentang Sarapan pada Siswa SD/MI Terpilih di Kota Depok, Jawa Barat Nur Intania Sofianita; Ratu Ayu Dewi Sartika
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2014): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Sarapan adalah kegiatan makan pada pagi hari yang dilakukan seseorang sebelum melakukan aktifitas harian sebelum pukul 9.00 pagi. Manfaat sarapan bagi siswa yaitu meningkatkan kadar gula darah untuk kerja otak dan menambah konsentrasi belajar.Metode : Penelitian ini menggunakan disain studi kuasi eksperimental (pre-post intervention). Kegiatan intervensi dilakukan dalam bentuk belajar sambil bermain menggunakan media (poster, leaflet, kartu bergambar dan kwartet) dan metode (diskusi kelompok, bermain dan lomba cerdas cermat), yang dilaksanakan tiap minggu selama satu bulan.Hasil Penelitian : Setelah dilakukan pendidikan gizi tentang sarapan pagi pada siswa SD/MI terjadi peningkatan skor pengetahuan gizi siswa sebesar 1,50±1,27 (p<0,05) dan skor sikap sebesar 1,00±0,63 (p<0,05). Peningkatan skor pengetahuan dan sikap tertinggi terjadi pada siswa SD Negeri dibandingkan dengan siswa MI/Madrasah Ibtidaiyah (p<0,05).Kesimpulan : Perlu adanya kerja sama antara dinas pendidikan dasar dengan pihak sekolah dasar (SD) dan dinas pendidikan agama dengan pihak madrasah ibtidaiyah (MI) untuk menambahkan pendidikan gizi pada kurikulum siswa SD/MI serta mengembangkan media KIE gizi (Komunikasi, Informasi dan Edukasi) yang lebih menarik, bervariasi dan tidak membosankan dalam kegiatan promosi gizi tentang makanan seimbang khususnya manfaat sarapan pagi bagi siswa.Kata Kunci : Sarapan, Pengetahuan, Sikap, Pendidikan Gizi, Siswa
Analisis Determinan Sosial Kesehatan dengan Kejadian Malaria di Wilayah Kerja Puskesmas Puput Vini Aristianti; Najmah; Rini Mutahar
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2014): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Malaria adalah penyakit yang dapat dicegah dan disembuhkan namun lebih dari satu juta orang meninggal karena malaria setiap tahun. Malaria adalah penyakit yang secara signifikan berpengaruh pada orang miskin yang mengalami kekurangan ekonomi, sosial dan pendidikan. Malaria juga merupakan penyakit yang tumbuh subur pada keadaan krisis dan perpindahan penduduk (Oxfam, 2008). Wilayah kerja puskesmas puput merupakan daerah endemis tinggi malaria dengan API 43,92‰ pada tahun 2011 dan merupakan yang tertinggi di kabupaten bangka barat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besar faktor risiko determinan sosial kesehatan dengan kejadian malaria di wilayah kerja Puskesmas Puput Kabupaten Bangka Barat Tahun 2012.Metode : Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode kasus kontrol tidak berpasangan, dengan besar sampel kelompok kasus 58 responden dan kontrol 58 responden, yang diambil berdasarkan populasi dengan teknik pengambilan sampel purposive dari data hasil pemeriksaan darah malaria pasien pada puskesmas puput tahun 2012. Data diolah dengan program SPSS 19 dan dilakukan analisis univariat, bivariate dan multivariate dengan α: 0,05.Hasil Penelitian : Variabel yang ternyata berpengaruh dengan kejadian malaria adalah kondisi rumah (p=<0,001), kondisi lingkungan luar rumah (p=<0,001), kondisi lingkungan kerja (p=0,001), kebiasaan keluar rumah pada malam hari (p=<0,001), perilaku pencegahan malaria (p=<0,001), pelayanan kesehatan (p=0,007) dan migrasi (p=0,004). Tidak ada hubungan yang bermakna antara status sosial ekonomi dengan kejadian malaria (p=0,266). Analisis regresi logistik berganda menunjukkan bahwa variabel yang merupakan faktor risiko malaria adalah kebiasaan keluar rumah pada malam hari (adjusted OR: 6,7; 95% CI: 1,6-28,4), kondisi lingkungan luar rumah (adjusted OR: 5,6; 95% CI: 1,2-25,5) dan perilaku pencegahan malaria (adjusted OR: 4,1; 95% CI: 1,4-11,9).Kesimpulan : Pengendalian malaria baik penyuluhan maupun penyemprotan (IRS) harus lebih ditingkatkan pada wilayah yang sangat berisiko sebagai tempat perkembangbiakkan dan peristirahatan nyamuk anopheles sebagai vektor malaria. Dibuat kebijakan mengenai penduduk pendatang yang berasal dari luar Provinsi Bangka Belitung agar diberikan obat pencegahan malaria dan informasi mengenai malaria sebelum memasuki Provinsi Bangka Belitung, karena Bangka Belitung merupakan daerah endemis malaria. Serta jaminan kesehatan yang juga mencangkup pendatang / imigran.Kata Kunci : malaria, determinan sosial kesehatan, determinan sosial malaria, Puput Bangka Barat
Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Kebakaran di Rumah Sakit Dr. Sobirin Kabupaten Musi Rawas Tahun 2013 Syafran Arrazy; Elvi Sunarsih; Anita Rahmiwati
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2014): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Rumah sakit (RS) berisiko tinggi menimbulkan korban jiwa saat terjadi kebakaran. Selain itu juga terhadap gedung, proses kegiatan, dampak sosial dan image RS. Hal ini dikarenakan RS menyimpan benda-benda mudah terbakar dengan sebagian besar penghuninya adalah pasien yang dalam kondisi tidak mampu secara fisik sehingga memerlukan bantuan dalam evakuasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sistem manajemen keselamatan kebakaran di Rumah Sakit Dr. Sobirin Kabupaten Musi Rawas.Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Informan dalam penelitian ini terdiri dari delapan orang informan dari Panitia Kesehatan dan Keselamatan Kerja Rumah Sakit (PK3RS) yang merupakan perwakilan dari berbagai bidang di RS. Metode pengumpulan informasi melalui wawancara mendalam, Focus Group Discussion (FGD), observasi dan telaah dokumen. Analisa yang digunakan adalah analisa isi dan data disajikan dalam bentuk matriks dan narasi.Hasil Penelitian : Kebijakan manajemen telah disosialisasikan kepada seluruh karyawan melalui pelatihan. Identifikasi sumber bahaya kebakaran belum terdokumentasi dengan baik. Program pencegahan dan pengendalian kebakaran juga telah dijalankan. Organisasi telah dibentuk Panitia keselamatan kerja, kebakaran dan kewaspadaan bencana dengan uraian kerja yang jelas. Pelatihan belum dilakukan secara rutin. Sarana proteksi kebakaran masih mengandalkan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Proses inspeksi dan pemeliharaan telah dilakukan secara rutin. Upaya tanggap darurat kebakaran dipersiapkan dengan membuat standar operasional prosedur (SOP) dan diagram khusus ketika terjadi kebakaran. Sistem pelaporan belum dilakukan walau telah memiliki prosedur dan format laporan. Audit kebakaran sudah dilakukan secara internal dan tidak rutin.Kesimpulan : Sistem manajemen keselamatan kebakaran di Rumah Sakit telah terlaksana. Namun masih perlu beberapa peningkatan pada sosialisasi kebijakan kepada pasien, pelatihan rutin, penambahan alat proteksi, pencatatan dan pendokumentasian setiap kegiatan atau kejadian serta evaluasi manajemen.Kata kunci : Sistem Manajemen, Pencegahan, Pengendalian dan Penanggulangan Kebakaran
Analisis Implementasi Kebijakan Jaminan Persalinan (Jampersal) Tingkat Puskesmas di Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2012 Oka Lesmana S; Misnaniarti; Iwan Stia Budi
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2014): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang : Kebijakan Jaminan Persalinan (Jampersal) merupakan kebijakan yang baru berjalan hampir dua tahun sejak Januari tahun 2011. Program Jampersal bertujuan untuk menurunkan AKI dan AKB sesuai dengan target MDGs. Namun pada kenyataannya belum ada perubahan yang signifikan terhadap penurunan AKI dan AKB tahun 2011. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan mengetahui lebih jauh implementasi kebijakan Jaminan Persalinan di Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2012 sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2562/ MENKES/PER/XII/2011 Tentang Petunjuk Teknis Jaminan Persalinan.Metode : Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Data diperoleh melalui hasil wawancara mendalam, observasi kualitatif dan telaah dokumen. Data dianalisis menggunakan analisis isi. Unit penelitiannya adalah dua puskesmas di wilayah Kabupaten Ogan Ilir dengan jumlah informan sebanyak 7 orang.Hasil Penelitian : Seluruh informan sudah mengetahui tujuan Jampersal ini dan sebagian besar informan memiliki pengetahuan yang baik terkait dengan Jampersal. Dalam pelaksanaannya di Dinas Kesehatan dan Puskesmas sudah sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2562/MENKES/PER/XII/2011 Tentang Petunjuk Teknis Jaminan Persalinan. Namun ada kendala guna pencapaian tujuan Jaminan Persalinan ini antara lain : ketersediaan SDM tidak sebanding dengan jumlah penduduk yang dilayani, pembayaran klaim selalu terlambat, dan belum beroperasinya RSUD Kabupaten Ogan Ilir menjadi kendala bagi pelayanan persalinan tingkat lanjutan.Kesimpulan : Maka dapat disimpulkan bahwa implementasi kebijakan Jaminan Persalinan di wilayah Kabupaten Ogan Ilir tahun 2012 masih ditemukan kendala pada input dan proses implementasi Jampersal. Saran untuk Tim Pengelola dan Puskesmas adalah agar dapat menyepakati waktu bersama untuk pembayaran klaim dana Jampersal dan segera mengoperasikan RSUD Kabupaten Ogan Ilir karena kurangnya efektifitas target dan efisiensi waktu jika pelayanan persalinan tingkat lanjutan harus dirujuk ke Rumah Sakit di luar Kabupaten Ogan Ilir.Kata Kunci : Analisis Implementasi Kebijakan, Jaminan Persalinan.
Faktor Internal dan Eksternal Motivasi Kader Kesehatan dalam Pelaksanaan Desa Siaga di Wilayah Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2011 Andodi; Asmaripa Ainy; Misnaniarti
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2014): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Peran kader kesehatan sangat penting sekali dalam mendukung berjalannya program desa siaga. Kader kesehatan mempunyai tugas yang sangat kompleks dan beragam dalam pengembangan desa siaga, oleh karena itu kader kesehatan diharapkan memiliki motivasi tinggi dalam menjalankan tugas sehari-hari.Metode : Penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 6 orang informan antara lain 2 informan kunci dan 4 informan pembanding. Instrumen yang digunakan adalah pedoman wawancara mendalam, lembar observasi dan dilakukan telaah dokumen.Hasil : Faktor internal yang mempengaruhi motivasi kerja kader yaitu adanya pendidikan dan pelatihan untuk pengembangan diri, adanya pengakuan dari pemerintah setempat dan adanya penghargaan yang diberikan oleh dinas kesehatan kepada kader apabila berprestasi dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya. Selain itu dalam menjalankan tugas, hubungan baik dengan atasan ataupun dengan teman kerja terjalin dengan baik dan ditambah lagi dengan adanya perhatian dari dinas kesehatan melalui kegiatan supervisi.Kesimpulan : Sebagian besar kader kesehatan desa siaga memiliki tanggung jawab yang berperan penting dalam pengelolaan program desa siaga, membantu mengembangkan dan mengelola UKBM, serta membantu mengidentifikasi dan melaporkan kejadian di masyarakat yang dapat berdampak pada masyarakat.Kata Kunci : Kader Kesehatan, Desa Siaga, Motivasi  
Gambaran Citra Tubuh dan Faktor-faktor yang Berhubungan terhadap Status Gizi Remaja Putri SMAN 17 Palembang dan SMA Nurul Iman Palembang Tahun 2009 Aprilia Arieska Fajri K; Fatmalina Febry; Rini Mutahar
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2014): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Remaja merupakan sumber daya manusia yang merupakan aset negara. Perkembangan informasi, teknologi, dan kebudayaan memberikan pengaruh yang besar bagi remaja terutama pada gaya hidup modern remaja putri di perkotaan. Salah satu perubahan yang mulai nampak khususnya bagi remaja putri yaitu mulai memperhatikan penampilan tubuh yang dalam hal ini mengurangi berat badan. Remaja putri memiliki keinginan kuat untuk kurus sesuai dengan image yang berkembang di masyarakat yang mengatakan bahwa kurus itu cantik, meski tidak ada alasan kesehatan remaja putri tersebut melakukan hal itu.Metode : Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah populasi di dua sekolah sebanyak 206 orang. Sedangkan sampel penelitian ini berjumlah 136 orang dari dua sekolah yang diambil dengan cara stratified proportional random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner, lembar recall 24 jam, lembar Food Frequency Quationare (FFQ), timbangan injak, dan microtoice.Hasil Penelitian : Hasil penelitian di dua SMA menunjukkan bahwa sebagian besar remaja putri SMAN 17 Palembang memiliki citra tubuh positif sedangkan citra tubuh negatif dimiliki oleh remaja putri SMA Nurul Iman Palembang. Terdapat keterkaitan antara status gizi baik dan lebih ternyata diimbangi dengan citra tubuh yang positif, frekuensi makan, tingkat kecukupan energi, tingkat kecukupan protein, aktivitas olahraga, dan konsumsi fast food juga memiliki keterkaitan dengan status gizi remaja putri.Kesimpulan : Pengetahuan dan informasi tentang gizi dan kesehatan khusunya tentang citra tubuh yang baik diperlukan untuk membentuk pola konsumsi makan yang baik pada remaja sehingga kebutuhan nutrisi remaja dapat terpenuhi. Dengan tetap memberikan pengetahuan dan informasi yang benar mengenai citra tubuh akan membawa pengaruh dampak positif terhadap status gizi remaja putri.Kata Kunci : Citra Tubuh, Status Gizi
Pengendalian Persediaan Obat Umum dengan Analisis ABC Indeks Kritis di IFRSI Siti Khadijah Palembang Asri Tri Wahyuni; Iwan Stia Budi; Suci Destriatania
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2014): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Instalasi Farmasi RSI Siti Khadijah melayani seluruh kebutuhan obat baik dari poli rawat jalan maupun rawat inap. Pengendalian terhadap pengelolaan obat di IFRSI Siti Khadijah kurang baik. Hal ini terlihat masih ada terjadinya kekosongan persediaan obat pada waktu tertentu.Metode : Jenis Penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah obat umum (reguler) sebanyak 1202 item obat dan sampel sebanyak 180 item obat umum dengan menggunakan simple random sampling. Nilai kritis obat umum melalui form check list sedangkan data sekunder diperoleh dari laporan data Instalasi Farmasi RSI Siti Khadijah.Hasil Penelitian : Dengan menggunakan Analisis ABC Indeks Kritis, hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 180 item obat, 37 item merupakan kelompok A, 96 item obat dikelompokkan sebagai kelompok B, dan 47 item obat merupakan kelompok C. Adapun pengendalian persediaan terhadap perencanaan, pengadaan, serta penyimpanan dan penyaluran untuk kelompok obat umum A indeks kritis yang telah dilakukan di IFRSI Siti Khadijah belum berjalan dengan baik, hal ini dilihat dari perhitungan jumlah kebutuhan obat dengan metode konsumsi yang tidak tepat, perhitungan jumlah pengadaan dan waktu pengadaan hanya berdasarkan perkiraan saja serta masih terjadinya beberapa item obat yang mengalami kekosongan dan kelebihan persediaan selama periode Januari-Maret 2012.Kesimpulan : Instalasi Farmasi RSI Siti Khadijah perlu menerapkan metode ABC Indeks Kritis dalam menetapkan prioritas perencanaan, pengadaan dan pengawasan penggunaan obat sehingga lebih efektif dan efisien yang tujuannya agar tidak lagi terjadi kekosongan persediaan ataupun kelebihan persediaan.Kata Kunci : Pengendalian Persediaan, Analisis ABC Indeks Kritis.
Analisis Implementasi Pengelolaan Sampah di Kampus Unsri Inderalaya Tahun 2013 Sartika; Achmad Fickry Faisya; Asmaripa Ainy
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2014): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Pengelolaan sampah adalah kegiatan yang sistematis, menyeluruh, dan berkesinambungan yang meliputi pengurangan dan penanganan sampah. Penanganan sampah dapat teratasi apabila ada komitmen dan kerja sama dari segala pihak yang terkait dalam pengelolaan sampah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengelolaan sampah di kampus Unsri Inderalaya.Metode : Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif. Sumber informasi dari penelitian ini diperoleh melalui informan yaitu sebanyak 8 orang. Metode pengumpulan data yaitu dengan menggunakan metode observasi. wawancara mendalam, dan telaah dokumen. Alat pengumpulan data berupa lembar observasi (checklist), dokumentasi (pengambilan gambar), dan panduan wawancara. Data kemudian disajikan dalam bentuk tabel dan narasi untuk menginterpretasikan data tersebut.Hasil Penelitian : Unsri belum memiliki kebijakan dan strategi pengelolaan sampah, tidak terdapat organisasi khusus dalam pengelolaan sampah di kampus Unsri Inderalaya, pengelolaan sampah di kampus Unsri Inderalaya hanya meliputi bagian penanganan sampah saja, pembiayaan operasional pengelolaan sampah belum dianggarkan secara khusus ke dalam anggaran kas Unsri, dan pengelolaan sampah di kampus Unsri Inderalaya belum sepenuhnya melibatkan peran serta masyarakat (civitas akademika) Unsri.Kesimpulan : Pengelolaan sampah di kampus Unsri Inderalaya belum maksimal apabila dilihat pada UU RI No. 18 Tahun 2008, PP RI No. 81 Tahun 2012, dan SNI 19-2454-2002. Saran penelitian ini sebaiknya kebijakan manajemen terkait pengelolaan sampah di kampus Unsri Inderalaya dibuat ke dalam suatu kebijakan tertulis sebagai langkah awal menuju Kampus Hijau mengingat Unsri yang memiliki visi menuju World Class University.Kata Kunci : Pengelolaan sampah, kebijakan dan strategi, penanganan sampah, pembiayaan, peran civitas akademika
Faktor Risiko Fisik dan Pekerjaan terhadap Keluhan Low Back Pain pada Pekerja Pembuat Genteng di Desa Gedung Rejo BK. 9 OKU Timur Anita Agustina; Anita Camelia; Hamzah Hasyim
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2014): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Pembuatan Genteng yang dilakukan secara manual dapat berisiko Low back pain. LBP merupakan keluhan yang paling banyak dijumpai pada pekerja khususnya pada kegiatan mengangkat yang masih dilakukan secara manual dan bekerja dengan posisi tubuh yang salah. Keluhan LBP dapat disebabkan beberapa faktor diantaranya faktor risiko fisik dan pekerjaan.Metode : Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan disain cross sectional yang dilakukan pada 91pembuat genteng di desa Gedung Rejo BK.9 OKU Timur. pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan juga melakukan tes Lasegue untuk mendukung diagnose LBP. Pengolahan data menggunakan SPSS dengan melakukan analisis univariat, bivariat menggunakan uji chi-square dan photovoice.Hasil Penelitian : Dari 91 responden terdapat 67 (73,6%) pekerja yang mengalami keluhan LBP, dan 24 (26,4%) pekerja tidak ada keluhan LBP. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara umur dengan keluhan LBP (ρ value = 0,015), postur membuat genteng ρ value = 0,002), postur mengangkat (ρ value = 0,023), berat beban yang diangkat (ρ value = 0,001), masa kerja (0,0001), dan frekuensi ( dengan keluhan LBP. Tidak ada hubungan antara jenis Kelamin (ρ value = 0,116), obesitas (ρ value = 0,152), dan waktu istirahat (ρ value = 0,697) dengan keluhan LBP.Kesimpulan : Terdapat Hubungan bermakna antara Umur, Postur kerja membuat genteng, postur kerja mengangkat genteng, Berat beban yang diangkat, masa kerja dan Frekuensi angkat dengan keluhan LBP.Kata Kunci : Low back pain, faktor risiko fisik, pekerjaan, mengangkat.
Penggunaan Narkotika Mendukung Perilaku-Perilaku Berisiko Rico Januar Sitorus
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2016): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Penyalahgunaan narkotika merupakan masalah kesehatan masyarakat yang sangat penting karena dapat mengakibatkan ketergantungan, kerugian ekonomi, kerugian kesehatan dan dampak sosial penyalahgunaan narkotika memberikan perubahan terhadap perilaku si pengguna. Perubahan perilaku pengguna narkotika lebih cenderung ke perilaku negatif yang mendukung terjadinya masalah baik kesehatan ataupun hubungan sosial. Tujuan studi ini adalah menggambarkan penggunaan narkotika mendorong perilaku-perilaku berisiko.Metode: Makalah ini merupakan study literature dari berbagai sumber terkait dengan penggunaan narkotika.Hasil Penelitian: Berbagai hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku merokok dan minum alkohol berhubungan dengan penyalahgunaan narkotika. Perilaku seksual berisiko juga banyak dilakukan oleh para pecandu narkotika. Perilaku-perilaku berisiko ini sangat berdampak buruk bagi kesehatan fisik dan psikologis para pecandu narkotika. Dampak buruk yang dapat terjadi dari penyalahgunaan zat ini yaitu dari terganggunya kesehatan karena ketergantungan hingga dapat menyebabkan kematian bagi para pemakainya, rusaknya generasi penerus bangsa mengingat sebagian besar pemakainya adalah generasi muda, dan pada keadaan tertentu dapat menyebabkan terjadinya penularan infeksi HIV/AIDS . Kesimpulan: Untuk mencegah dampak buruk yang diakibatkan penggunaan narkotika dan perilaku-perilaku berisiko, dianjurkan untuk meningkatkan self efficacy, dukungan keluarga untuk pemulihan, menjauhkan diri dari pengaruh kelompok pergaulan sebelumnya dan menjalani rehabilitasi.

Page 11 of 44 | Total Record : 440


Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 3 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM) Vol. 16 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM) Vol. 16 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM) Vol. 15 No. 3 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM) Vol. 15 No. 2 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM) Vol. 15 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM) Vol. 14 No. 3 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM) Vol. 14 No. 2 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM) Vol. 14 No. 1 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM) Vol. 13 No. 3 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM) Vol. 13 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM) Vol. 13 No. 1 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM) Vol. 12 No. 3 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM) Vol. 12 No. 2 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM) Vol. 12 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM) Vol. 11 No. 01 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM) Vol. 11 No. 3 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM) Vol. 11 No. 2 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 10 No. 3 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM) Vol. 10 No. 2 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM) Vol. 10 No. 1 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 9 No. 3 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2017): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2017): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2017): Jurnal Ilmu Kesehatan Mayarakat Vol. 7 No. 3 (2016): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2016): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2016): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2015): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2015): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2015): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2014): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2014): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2014): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2013): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2013): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2013): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2012): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2012): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2012): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2011): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2011): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2011): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2010): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2010): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2010): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat More Issue