cover
Contact Name
Ima Fransiska
Contact Email
jurnal_fkm@unsri.ac.id
Phone
+6285768587976
Journal Mail Official
jurnal_fkm@unsri.ac.id
Editorial Address
Faculty of Public Health, Jl. Palembang-Prabumulih, Km. 32,Ogan Ilir, South Sumatra, Indonesia.
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : 20866380     EISSN : 25487949     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM) is a scientific peer-reviewed journal. Its aims are to share out, to develop, to facilitate research findings in Public Health that it will give benefit to managers, decision makers, public health officer, health problem practitioners, lecturers, as well as students. The content of the journal includes literature review, research-based article dealing with: 1. Health policy and administration 2. Environmental health 3. Occupational health and safety 4. Public health nutrition 5. Health promotion and behavioral sciences 6. Epidemiology & Biostatistics 7. Others related to public health challenges
Articles 440 Documents
Hubungan Faktor Kondisi Fisik Rumah dan Perilaku Dengan Insiden Pneumonia pada Anak Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Yosomulyo Kota Metro Ayu Tri Darmawati; Elvi Sunarsih; Inoy Trisnaini
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2016): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Pneumonia masih menjadi masalah kesehatan yang menjadi penyebab utama kematian anak berusia dibawah lima tahun. Berdasarkan data Puskesmas Yosomulyo Kota Metro terjadi peningkatan kasus pneumonia selama tiga tahun berturut-turut. Puskesmas Yosomulyo merupakan puskesmas yang menempati urutan pertama kasus pneumonia tertinggi di Kota Metro. Penyebab pneumonia dapat diakibatkan oleh faktor lingkungan dalam rumah yang meliputi lingkungan fisik rumah dan faktor perilaku. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan kondisi fisik rumah dan perilaku terhadap terhadap kejadian diare. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi case control. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh balita yang tinggal di wilayah kerja Puskesmas Yosomulyo. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 108 sampel dengan perbandingan 1:3, yang terdiri dari 27 kasus pneumonia dan 81 kontrol yang merupakan tetangga terdekat kasus. Analisa data yang dilakukan adalah univariat, bivariat dan multivariat.Hasil Penelitian: Hasil analisis bivariat diketahui bahwa terdapat 8 variabel independen yang berhubungan dengan kejadian pneumonia pada anak balita yaitu luas ventilasi, kelembaban, pencahayaan, suhu, pendidikan ibu, keberadaan anggota keluarga yang merokok, kebiasaan membuka jendela dan kebiasaan membersihkan rumah. Hasil uji chi square menunjukkan bahwa nilai P value< 0,05 dan berdasarkan hasil uji regresi logistic variabel kebiasaan membuka jendela merupakan variabel yang paling dominan berhubungan kejadian pneumonia. Kesimpulan: Kebiasaan membuka jendela merupakan variabel yang paling dominan berhubungan dengan kejadian pneumonia pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Yosomulyo Kota Metro.
Evaluasi Pelaksanaan Program Contractor Safety Management System (CSMS) pada Project Turnaround (TA) di PT. Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang Muhammad Arif; Anita Camelia; Imelda G Purba
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2016): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Turnaround merupakan pekerjaan kegiatan dengan risiko tinggi yang dikerjakan kontraktor, apabila tidak dikelola dengan baik dapat mengakibatkan kecelakaan kerja. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi pelaksanaan program Contractor Safety Management System (CSMS) pada project turnaround di PT. Pupuk Sriwidjaja Palembang.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Informasi dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi dan telaah dokumen. Analisa data yang digunakan adalah content analysis. Uji validitas melalui triangulasi sumber, metode dan data. Hasil Penelitian: Pelaksanaan program Contractor Safety Management System (CSMS) pada project turnaround sudah berjalan dengan baik hanya saja pada project-project selain turnaround departemen K3 & LH kurang dilibatkan pada tahap penilaian risiko, pra-kualifikasi dan seleksi kontraktor.Kesimpulan: pelaksanaan program Contractor Safety Management System (CSMS) pada project turnaround di PT. Pupuk Sriwidjaja (PUSRI) Palembang secara umum sudah sesuai dengan Pedoman Tata Kerja Pengelolaan Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lindungan Lingkungan Kontraktor BP MIGAS. Disarankan untuk PT. Pupuk Sriwidjaja (PUSRI) Palembang agar meningkatkan komunikasi antara departemen pengadaan barang dan jasa dengan departemen K3 & LH terkait pekerjaan yang ditenderkan seperti tahapan penilaian risiko, pra-kualifikasi dan seleksi. Adanya sanksi terhadap kontraktor yang tidak rutin melaporkan data kinerja K3.
Hubungan Kualitas Pelayanan dengan Loyalitas Pasien di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Khusus Mata Provinsi Sumatera Selatan Adelina Fitri; Najmah Najmah; Asmaripa Ainy
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2016): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Meningkatnya jumlah rumah sakit di Indonesia baik yang dikelola oleh pemerintah maupun swasta menuntut rumah sakit untuk memberikan tingkat kepedulian, profesionalisme dan kompetensi maksimal yang mencerminkan kualitas pelayanan terbaik. Kualitas memberikan dorongan khusus bagi organisasi untuk memahami harapan pelanggan sebagai upaya untuk meningkatkan kepuasan dan menciptakan loyalitas pelanggan. Tujuan studi ini adalah menganalisis hubungan kualitas pelayanan dengan loyalitas pasien Metode: Menggunakan metode survei analitik, dengan pendekatan potong lintang (cross sectional). Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah pasien yang sedang berobat di Instalasi Rawat Jalan RSKM yang berjumlah 102 orang berdasarkan kriteria inklusi. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan sampling acak secara proporsi. Teknik analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji statistik fisherexact. Data disajikan dalam analisis p-value, prevalensi rasio (PR) dan 95% interval kepercayaan (CI). Hasil Penelitian: Secara umum sebanyak 46.2% responden yang loyal berusia 41-64 tahun, 32.3% tamat SD, 80.6% berjarak >5 KM dari rumah sakit. Dari analisis bivariat didapatkan variabel yang berhubungan dengan loyalitas pasien di RSKM Provinsi Sumatera Selatan adalah akses pelayanan (95% CI 4.3 PR (1.293-14.300)) dan interaksi petugas dengan pasien (95% CI 6.786 PR (2.140-21.515)), sedangkan keamanan (PR 95% CI 1.248 (0.281-5.540)), kenyamanan (PR 95% CI 4.136 (1.201-14.246)) dan waktu tunggu (PR 95% CI 1.951 (0.259-14.717)) tidak memiliki hubungan dengan loyalitas pasien.Kesimpulan: Loyalitas pasien di RSKM Provinsi Sumatera Selatan dipengaruhi oleh akses pelayanan dan interaksi petugas dengan pasien.Kata Kunci: Kualitas pelayanan, kepuasan, loyalitas.
Konsep Pengolahan Limbah Rumah Tangga dalam Upaya Pencegahan Pencemaran Lingkungan Elvi Sunarsih
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2014): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Limbah adalah bahan buangan atau bahansisa yang tidak digunakan lagi dari hasil kegiatan manusia baik pada skala rumah tangga, industri, maupun pertambangan. Pada konsentrasi tertentu, kehadiran limbah dapat berdampak negatif terhadap lingkungan dan terhadap kesehatan manusia, sehingga perlu dilakukan penanganan yang tepat terhadap limbah. Limbah rumah tangga adalah limbah yang berasal dari dapur, kamar mandi, cucian, limbah bekas industri rumah tangga dan kotoran manusia. Limbah rumah tangga yang terlalu banyak jika tidak dapat ditanggulangi sangat berpotensi mencemari dan meracuni lingkungan.Pengolahan limbah rumah tangga ini bertujuan untuk menghindari terjadinya pencemaran terhadap lingkungan yang dapat berdampak terhadap terganggunya kesehatan masyarakat.Metode : Makalah ini merupakan study literature dari berbagai sumber dan referensi terkait.Hasil : Limbah padat yang bersumber dari limbah rumah tangga meliputi limbah Organik dan limbah anorganik. Pengolahan limbah ada tiga jenis yaitu pengolahan secara fisika, pengolahan secara kimia, dan pengolahan secara biologi. Pencemaran lingkungan akibat limbah rumah tangga telah mencakup semua elemen yakni udara, air, dan tanah.Kesimpulan : Pengolahan limbah rumah tangga yang tepat sangat diperlukan untuk menghindari terjadinya pencemaran terhadap lingkungan. Adapun pengolahan limbah rumah tangga yang baik disesuaikan dengan jenis limbah rumah tangga yang dihasilkan.Kata Kunci : Pengolahan Limbah, Rumah Tangga, Pencemaran Lingkungan
Hubungan Sarapan Pagi dengan Prestasi Belajar Siswa Sekolah Dasar Anita Rahmiwati
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2014): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Anak usia sekolah adalah investasi bangsa, karena mereka adalah generasi penerus bangsa. Kualitas bangsa dimasa depan ditentukan oleh kualitas anak-anak saat ini. Upaya peningkatan sumber daya manusia harus dilakukan sejak dini, sistematis dan berkesinambungan. Tumbuh kembang anak yang optimal tergantung pemberian nutrisi yang baik, baik segi kualitas maupun kuantitas. Kebiasaan sarapan pagi dapat berkontribusi terhadap status gizi anak. Anak yang biasa makan pagi akan dapat memenuhi kebutuhan gizinya dalam sehari. Sarapan pagi penting karena jarak yang cukup lama antara makan malam dan makan pagi sehingga kadar glukosa dalam tubuh menurun. Jika meninggalkan sarapan, tubuh akan berusaha menaikkan gula darah dengan mengambil cadangan dari lemak sehingga akan menganggu konsentrasi belajar pada anak sehingga akan mempengaruhi prestasi belajar anak. Penelitian ini dilakukan untuk melihat hubungan sarapan pagi dengan prestasi belajar pada anak usia sekolah dasar.Metode : Sampel dari penelitian ini adalah siswa Sekolah Dasar Islam Terpadu Bina Ilmi yang duduk di kelas IV dan V sebanyak 50 siswa yang diambil secara acak. Desain penelitian cross sectional dengan pendekatan kuantitatif menggunakan kuisioner terstruktur.Hasil Penelitian : Hanya 52% siswa yang selalu sarapan pagi dan sebagian besar siswa sarapan pagi di rumah (96%), ibu adalah orang yang menyiapkan sarapan pagi (76%). Siswa kadang-kadang mengkonsumsi susu/sereal saat sarapan pagi (30%),jarang mengkonsumsi makanan instan saat sarapan (44%) dan saat sarapan mengkonsumsi sebanyak 1 porsi makanan (48%),menu yang sering dikonsumsi adalah nasi, laukpauk, buah dan sayur (36%). Siswa kadang-kadang jajan (40%). Sebanyak 38% siswa merasa bahwa dengan sarapan pagi sangat mempengaruhi konsentrasi belajar (38%) dan membuat belajar menjadi semangat (44%) serta kesehatan menjadi baik atau fit (66%). Pihak sekolah selalu menyarankan agar sarapan pagi kepada siswa (48%). Terdapat hubungan yang signifikan antara jenis kelamin dengan prestasi belajar. Kemudian hasil Prevalensi Rasio menunjukan bahwa anak laki-laki cenderung memiliki prestasi belajar di atas rata-rata 3,8 kali lebih besar dari anak perempuan. Tidak ada hubungan antara kebiasaan sarapan dengan prestasi belajar.Kesimpulan : Tidak ada hubungan antara kebiasaan sarapan dengan prestasi belajar. Kebiasaan sarapan pagi anak Sekolah Dasar masih tergantung dengan ibunya. Oleh karena itu seorang ibu harus meluangkan waktu untuk menyiapkan sarapan yang bergizi supaya anak bisa lebih berkonsentrasi belajar sehingga dapat meningkatkan prestasi belajar anak.Kata Kunci : Sarapan Pagi, Prestasi Belajar, Siswa Sekolah Dasar
Analisis Pelaksanaan Program Asi Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Lumpatan Kabupaten Musi Banyuasin Rini Andriani; Asmaripa Ainy; Suci Destriatania
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2016): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Program ASI eksklusif merupakan program promosi pemberian ASI saja kepada bayi tanpa memberikan makanan atau minuman lain. Puskesmas Lumpatan telah melakukan sosialisasi dan advokasi kepada masyarakat melalui kegiatan posyandu. Walaupun sosialisasi dan advokasi telah dilakukan beberapa kali, namun pelaksanaan sosialisasi dan advokasi tersebut belum berjalan secara efektif. Hal ini terbukti dari menurunnya cakupan pemberian ASI eksklusif di Puskesmas Lumpatan, untuk tahun 2010 sebesar 77%, tahun 2011 sebesar 62%, tahun 2012 sebesar 61% dan tahun 2013 sebesar 61% sehingga belum mencapai target pemberian ASI eksklusif yang ditetapkan oleh Dinas Kesehatan dan MDGs yaitu 80%. Tujuan studi ini adalah menganalisis pelaksanaan program asi eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Lumpatan Metode: Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penentuan informan digunakan purposive sampling. Informan berjumlah 17 orang, terdiri atas 5 orang pihak puskesmas, 7 orang bidan desa dan 5 orang ibu-ibu yang mempunyai bayi berusia 0-11 bulan. Penelitian dilakukan dengan metode wawancara mendalam dan observasi. Uji validitas dengan cara triangulasi sumber, metode dan data. Hasil Penelitian: Tenaga kesehatan di Puskesmas Lumpatan dilihat dari kualitasnya belum sesuai dengan peraturan Kepmenkes RI tahun 2013 yang menyatakan bahwa setiap tempat pelayanan kesehatan perlu memiliki konselor menyusui terlatih sedangkan di Puskesmas Lumpatan belum memiliki tim konselor ASI, dilihat dari kuantitasnya sudah sesuai dengan UU No 40 tahun 2004. Dana program ASI eksklusif bersumber dari dana BOK dan ASTA (Asuransi Muba Semesta). Program ASI eksklusif bukan program prioritas di Puskesmas Lumpatan sehingga masih terdapat kekurangan sarana dan prasarana seperti pojok laktasi dan media penyuluhan di Desa Bailangu Timur dan Bailangu Barat.Kesimpulan: Pelaksanaan program dilakukan dengan penyuluhan saat pemeriksaan di puskesmas dan kegiatan posyandu. Faktor penyebab menurunnya cakupan ASI eksklusif dalam penelitian ini adalah metode sosialisasi dari bidan desa, pengetahuan ibu rendah dan pemberian makanan prelaktal madu serta susu formula kepada bayi baru lahi dan pemberian MP-ASI yang terlalu dini. Kata Kunci: Program ASI eksklusif, konselor ASI, metode sosialisasi
Analisis Pengelolaan Program Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) di Puskesmas Sungai Pinang Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2013 Ellis Sepianessi; Fatmalina Febry; Iwan Stia Budi
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2014): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) adalah bantuan Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Daerah untuk percepatan MDGs bidang kesehatan tahun 2015 melalui peningkatan kinerja Puskesmas dalam menyelenggarakan pelayanan kesehatan yang bersifat promotif dan preventif. Rekapitulasi pelaksanaan program BOK di Kabupaten Ogan Ilir tahun 2013, menunjukkan penyerapan dana paling rendah dari 25 Puskesmas adalah Puskesmas Sungai Pinang. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengelolaan program BOK di Puskesmas Sungai Pinang Kabupaten Ogan Ilir tahun 2013.Metode : Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi dengan pendekatan kualitatif. Informasi dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap 10 informan, serta dilakukan observasi dan telaah dokumen. Uji validitas melalui triangulasi sumber, metode, dan data.Hasil Penelitian : Petugas pengelola program BOK di Puskesmas Sungai Pinang berjumlah 2 orang tim pengelola BOK (Kepala Puskesmas dan Bendahara BOK) dan 6 orang sebagai penanggungjawab program BOK. Ketersediaan sarana dan prasarana masih terbatas dikarenakan dana BOK tidak boleh dipergunakan untuk penyediaan sarana dan prasarana. Jadwal pelaksanaan program BOK tidak tepat, sehingga pelaksanaan program belum berhasil dan tujuan pelaksanaan program BOK belum tercapai. Monitoring pelaksanaan program BOK dilakukan secara tidak langsung oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Ilir.Kesimpulan : Pelaksanaan program BOK di Puskesmas Sungai Pinang belum berjalan dengan maksimal. Sehingga, disarankan untuk meningkatkan motivasi dan tanggung jawab penanggung jawab program untuk melaksanakan kegiatan agar mencapai target dan tujuan MDGs 2015.Kata Kunci : BOK, MDGs 2015
Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Produktivitas Kerja Perawat di Rs Bhayangkara Palembang Tahun 2014 Ditha Meirany Putri; Suci Destriatania; Rini Mutahar
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2014): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Peran sumber daya manusia sangat diperlukan di rumah sakit karena berhubungan langsung dengan kepuasan yang akan dirasakan pelanggan/pasien. Pelayanan keperawatan menjadi posisi kunci dalam pelayanan rumah sakit, sehingga diharapkan mampu menghasilkan produktivitas kerja yang tinggi dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Untuk mencapai pertumbuhan produktivitas kerja yang optimal diperlukan beberapa faktor pendukung. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan produktivitas kerja perawat di RS. Bhayangkara Palembang Tahun 2014 berdasarkan motivasi, etos kerja, pelatihan, iklim kerja, gaji dan manajemen.Metode : Penelitian ini menggunakan metode survei analitik secara kuantitatif, dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah seluruh perawat di RS. Bhayangkara Palembang yang berjumlah 71 orang. Teknik analisa data secara univariat dan bivariat dengan uji chi square, yang dilanjutkan dengan uji multivariat yang menggunakan regresi logistik ganda.Hasil Penelitian : Dari hasil analisis bivariat yang berhubungan dengan produktivitas kerja perawat di RS. Bhayangkara Palembang adalah motivasi (RP 95% CI=1.829 (1.043-3.209)), pelatihan (RP 95% CI=2.062 (1.249-3.406)), iklim kerja (RP 95% CI=1.931 (1.203-3.101)), dan gaji (RP 95% CI=2.509 (1.380-4.560)), sementara etos kerja (RP 95% CI=1.391 (0.88-2.201)) dan manajemen (RP 95% CI=1.026 (0.640-1.647) tidak memiliki hubungan terhadap produktivitas kerja perawat. Dari analisis multivariat ternyata variable yang paling besar pengaruhnya terhadap produktivitas kerja perawat di RS. Bhayangkara Palembang adalah gaji.Kesimpulan : Penelitian ini menunjukkan bahwa produktivitas kerja perawat di RS. Bhayangkara Palembang dipengaruhi oleh faktor motivasi, pelatihan, iklim kerja, dan gaji. Saran dari penelitian ini adalah RS. Bhayangkara Palembang melakukan monitoring dan mengevaluasi produktivitas kerja dari perawat dan memantau kebijakan tentang program reward dan punishment juga sistem gaji, serta perlu adanya pengembangan karir yang merata bagi setiap perawat dan kesempatan pelatihan dan pendidikan berkelanjutan bagi para perawat.Kata Kunci : Produktivitas Kerja, Motivasi, Etos Kerja, Pelatihan, Iklim Kerja, Gaji, Manajemen
Ekstrak Daun Kelor Terhadap Peningkatan Asupan dan Berat Badan Ibu Hamil Pekerja Sektor Informal Hermansyah; Veni Hadju; Burhanuddin Bahar
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2014): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Penelitian ini ingin mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun kelor terhadap peningkatan asupan dan berat badan ibu hamil pekerja sektor informal.Lokasi penelitian adalah empat Puskesmas di Kecamatan Manggala yakni Puskesmas Batua, Antang, Perumnas Antang dan Tamangapa. Metode : Desain penelitian yang digunakan adalah randomized controlled Double Blind dengan ibu hamil umumnya bekerja sebagai penjual di pasar tradisional. Subjek dibagi menjadi 2 kelompok dengan kelompok intervensi (n=35) memperoleh ekstrak daun kelor dan tablet Fe dan kelompok kontrol (nj=33) hanya menerima tablet Fe. Pola konsumsi dan berat badan diukur oleh petugas lapangan yang terlatih.T-test digunakan untuk melihat perbedaan peningkatan asupan dan berat badan antara kelompok.Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan karakteristik subjek sebelum penelitian (P>0.05).Setelah intervensi, Asupan energi dan asam folat menurun pada kedua kelompok dengan penurunan lebih besar dan bermakna pada kelompok kontrol (p<0,05), namun perbedaan penurunannya tidak bermakna (p>0,05). Asupan protein, zat besi, dan serat juga menurun pada kedua kelompok namun tidak bermakna dan perbedaan penurunannya tidak bermakna (p>0,05). Asupan Vitamin C dan vitamin E menurun pada kedua kelompok dengan penurunan lebih besar pada kelompok intervensi dan bermakna (p<0,05), namun perbedaan penurunannya tidak bermakna (p>0,05). Asupan zink meningkat pada kelompok intervensi dan menurun pada kelompok kontrol yang tidak bermakna, namun perbandingan antar kelompok menunjukkan perbedaan yang bermakna (p<0,05). Berat badan ibu hamil terlihat meningkat baik pada kelompok intervensi (56,06 ± 9,86 menjadi 61,23 ± 9,85, p=0,000) maupun kelompok kontrol (58,66 ± 10,07 menjadi 61,74 ± 9,86, p=0,000) dan terlihat perbedaan yang bermakna untuk peningkatan ini antara ke dua kelompok (5,16 ± 2,38 vs. 3,08 ± 1,81, p=0.000).Kesimpulan : Pemberian ekstrak daun kelor dapat meningkatkan berat badan namun tidak dapat memberikan peningkatan asupan ibu hamil pekerja sektor informal.Kata Kunci : Ekstrak daun kelor, ibu hamil, asupan
Hubungan Tempat Perindukan Nyamuk dengan Kejadian Malaria di Pesawaran Kholis Ernawati; Umar F. Achmadi; Herika Hayurani
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2014): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan malaria dengan tempat perindukan nyamuk Anopheles berupa lahan tambak terlantar. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2011. Lokasi penelitian adalah desa pantai di desa Sukarame, Sukamaju, dan Kampung Baru kecamatan Punduh Pedada, Kabupaten Pesawaran Propinsi Lampung, Indonesia. Metode : Data yang digunakan adalah data kasus malaria positif plasmodium dari laporan Puskesmas Pedada tahun 2010 dan hasil riset Strategi Nasional yang dilaksanakan di Punduh Pedada tahun 2010. Pemetaan lokasi menggunakan alat Global Positioning System (GPS). Data diolah dengan software ArcView 3.1. Digunakan peta citra satelit google earth 2007. Analisis hubungan malaria dengan tempat perindukan didasarkan pada buffer zone.Hasil penelitian : Hasil penelitian yaitu a) luas lokasi tambak di Punduh Pedada 472,412 Ha, b) ada hubungan antara habitat perindukan dengan kasus malaria, c) ada kemungkinan adanya penambahan tambak yang berpotensi menjadi tempat perindukan yaitu 7 lokasi di Sukarame, 14 lokasi di Sukamaju, dan 6 lokasi di Kampung Baru, dan d) sebagian besar masyarakat berisiko kena malaria karena lokasi pemukiman berada dekat lahan tambak.Kata Kunci : Teknologi Penginderaan Jauh, Global of Positioning System (GPS), Malaria, Tempat Perindukan Nyamuk, Tambak Terlantar

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 3 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM) Vol. 16 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM) Vol. 16 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM) Vol. 15 No. 3 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM) Vol. 15 No. 2 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM) Vol. 15 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM) Vol. 14 No. 3 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM) Vol. 14 No. 2 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM) Vol. 14 No. 1 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM) Vol. 13 No. 3 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM) Vol. 13 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM) Vol. 13 No. 1 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM) Vol. 12 No. 3 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM) Vol. 12 No. 2 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM) Vol. 12 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM) Vol. 11 No. 01 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM) Vol. 11 No. 3 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM) Vol. 11 No. 2 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 10 No. 3 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM) Vol. 10 No. 2 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM) Vol. 10 No. 1 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 9 No. 3 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2017): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2017): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2017): Jurnal Ilmu Kesehatan Mayarakat Vol. 7 No. 3 (2016): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2016): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2016): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2015): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2015): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2015): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2014): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2014): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2014): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2013): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2013): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2013): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2012): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2012): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2012): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2011): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2011): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2011): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2010): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2010): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2010): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat More Issue