cover
Contact Name
Ima Fransiska
Contact Email
jurnal_fkm@unsri.ac.id
Phone
+6285768587976
Journal Mail Official
jurnal_fkm@unsri.ac.id
Editorial Address
Faculty of Public Health, Jl. Palembang-Prabumulih, Km. 32,Ogan Ilir, South Sumatra, Indonesia.
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : 20866380     EISSN : 25487949     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM) is a scientific peer-reviewed journal. Its aims are to share out, to develop, to facilitate research findings in Public Health that it will give benefit to managers, decision makers, public health officer, health problem practitioners, lecturers, as well as students. The content of the journal includes literature review, research-based article dealing with: 1. Health policy and administration 2. Environmental health 3. Occupational health and safety 4. Public health nutrition 5. Health promotion and behavioral sciences 6. Epidemiology & Biostatistics 7. Others related to public health challenges
Articles 440 Documents
Analisis Determinan Keluhan Pendengaran Subyektif pada Masinis PT Kereta Api (Persero) Sub Divre III.1 Kertapati Palembang Suci Diana Mastro Yani; Achmad Fickry Faisya; Hamzah Hasyim
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2012): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Keluhan pendengaran subyektif yang dirasakan oleh masinis merupakan salah satu indikasi adanya gangguan kesehatan masinis, terutama yang terkait dengan pendengaran (Auditori) yang terjadi akibat kebisingan. Tingginya intensitas bising serta lama pajanan yang dialami masinis di dalam lokomotif dan tidak tersedianya Alat Pelindung Telinga bagi masinis dapat menyebabkan terjadinya keluhan pendengaran subyektif pada masinis.Metode : Penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan desain studi cross-sectional. Sampel penelitian adalah masinis dan asisten masinis sebanyak 106 orang. Teknik pengambilan sampel secara simple random sampling. Teknik analisis data secara univariat dan bivariat dengan statistic uji chi-square. Data kemudian disajikan dalam bentuk tabel dan dinarasikan untuk menginterpretasikan data tersebut.Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 4 variabel independent terdapat 2 variabel yang dinyatakan berhubungan secara statistik dengan keluhan pendengaran subyektif pada masinis yaitu lama pajanan (p-value : 0,018) dan intensitas kebisingan (p-value : 0,018).Kesimpulan : Sebagian besar masinis dan asisten masinis PT Kereta Api (Persero) Sub Divre III.1 mengalami keluhan pendengaran subyektif. Saran yang dapat diberikan dari hasil penelitian ini yaitu, diharapkan adanya alat peredam kebisingan serta pemeliharaan lokomotif, adanya program konservasi pendengaran, serta diharapkan adanya kegiatan monitoring dan evaluasi secara intensif dari pihak manajemen.Kata Kunci : Keluhan Pendengaran Subyektif, Masinis, Kebisingan
Analisis Pengendalian Potensi Bahaya dan Risiko Kecelakaan Secara Administratif di Betara Gas Plant Petrochina International Jabung Ltd. Eka Retvina D; Rini Mutahar; Rico Januar Sitorus
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2012): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Pertambangan minyak bumi dan gas alam termasuk daerah rawan kecelakaan. Pada umumnya kecelakaan terjadi karena kurangnya pengetahuan dan pelatihan, kurangnya pengawasan, tidak adanya izin keselamatan, rambu K3 yang sudah rusak dan ketidaksesuaian pelaksanaan SOP. Untuk itu, melalui analisis potensi bahaya dan risiko kecelakaan dapat didisain suatu upaya pengendalian yang bertujuan untuk mencegah terjadinya kecelakaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengendalian potensi bahaya dan risiko kecelakaan secara administratif di Betara Gas Plant PetroChina International Jabung Ltd.Metode : Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data penelitian dikumpulkan dengan cara wawancara mendalam dan observasi, serta menggunakan telaah pustaka perusahaan sebagai pembanding. Sumber informasi dalam penelitian ini berjumlah tujuh orang ditambah dengan satu orang informan ahli.Hasil Penelitian : Hasil penelitian menyatakan bahwa semua potensi bahaya di plant menimbulkan risiko kecelakaan. Izin kerja yang ada diketahui efektif sebagai upaya pengendalian administratif. Tanda peringatan bahaya yang ada sangat perlu diterapkan dan efektif sebagai upaya pengendalian administratif. Pelatihan yang ada cukup efektif sebagai upaya pengendalian administratif jika diterapkan dengan benar dan sungguhsungguh. Perusahaan telah menerapkan inspeksi K3 secara rutin sehingga merupakan alternatif upaya pengendalian administratif yang efektif.Kesimpulan : Kesimpulan penelitian ini diketahui bahwa potensi bahaya yang ada di plant sangat rentan menimbulkan risiko kecelakaan sehingga memerlukan upaya pengendalian khususnya pengendalian administratif. Pengendalian administratif yang digunakan antara lain izin kerja, tanda peringatan bahaya, pelatihan dan inspeksi K3. Keempat pengendalian administratif ini dirasakan sangat perlu diterapkan dan efektif, tetapi masih belum optimal. Saran penelitian adalah meningkatkan pengetahuan dengan memperbanyak pelatihan, mensosialisasikan peraturan melalui penerapan tanda bahaya, dan memepertahankan kondisi peralatan dengan inspeksi. Khusus untuk izin kerja yang berisiko tinggi harus melampirkan JSA sebagai upaya keselamatan dalam bekerja.Kata Kunci : Potensi bahaya, Risiko kecelakaan, dan Pengendalian administratif
Preliminary Hazard Analysis pada Aktivitas Dry Process Pemisahan Bijih Timah dengan Mineral Ikutan di Unit Tinshed PT. Koba Tin Desheil Andarini; Elvi Sunarsih; Anita Camelia
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2012): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Setiap proses produksi di tempat kerja memiliki potensi bahaya (hazard) yang dapat menyebabkan kecelakaan. Proses produksi di unit tinshed menggunakan teknologi modern dalam penggunaan mesin atau alat produksi yang memiliki potensi bahaya dan berisiko menyebabkan kecelakaan. Informasi mengenai bahaya di unit tinshed masih minim sehingga dibutuhkan analisis mengenai hazard yang berpotensi timbul. Penelitian ini bertujuan untuk melaksanakan preliminary hazard analysis pada aktivitas dry process pemisahan bijih timah dengan mineral ikutan di Unit Tinshed PT. Koba Tin.Metode : Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber informan dalam penelitian ini berjumlah lima orang ditambah dengan tiga orang informan kunci. Instrumen penelitian ini menggunakan pedoman wawancara, hazard checklist, PHA Worksheet, dan dilakukan telaah dokumen.Hasil : Bahaya teridentifikasi berdasarkan peralatan yang digunakan adalah radiasi dari mineral ikutan, kebisingan, percikan material panas, getaran, kebakaran, petir, terjatuh, bahaya aliran magnet, terjepit, debu material, explosion, stabilitas peralatan terganggu, benda berputar, dan tersengat arus listrik. Bahaya yang memiliki risiko ekstrim adalah kebakaran. Pada tingkatan risiko ekstrim dibutuhkan tindak lanjut alternative pengendalian. Tindak lanjut yang dilakukan adalah dengan melaksanakan prosedur penanggulangan keadaan darurat kebakaran.Kesimpulan : Diperoleh 30 hazard dalam risiko sedang, 11 hazard risiko tinggi, 2 hazard risiko ekstrim dan 1 hazard risiko rendah. Disarankan agar melakukan inspeksi K3 secara rutin, memperhatikan keadaan ventilasi, menerapkan program pengendalian kebisingan, mengadakan training bagi karyawan, memperhatikan safety sign dan keadaan tangga, memperkaya materi safety talk serta dalam pelaksanaan identifikasi bahaya dan penilaian risiko sebaiknya dilakukan oleh orang yang berlatar belakang safety.Kata Kunci : Preliminary Hazard Analysis, Manajemen Risiko, Timah
Faktor Determinan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada Masyarakat Desa Sungai Rambutan Kecamatan Indralaya Utara Nur Alam Fajar; Misnaniarti
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2012): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Berdasarkan data tahun 2010, kejadian diare dan ISPA di Provinsi Sumatera Selatan masih cukup tinggi. Begitu pula di Kabupaten Ogan Ilir, angka penderita diare dan ISPA masih cukup tinggi yakni 8358 penderita diare dan 23.308 penderita ISPA. Hal ini mungkin disebabkan karena rendahnya cakupan air bersih, rendahnya pengetahuan masyarakat, perilaku yang kurang sehat serta faktor lain. Sehingga tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap terhadap Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada masyarakat di Desa Sungai Rambutan Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir tahun 2011.Metode : Penelitian ini menggunakan desain observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh masyarakat Desa Sungai Rambutan Kabupaten Ogan Ilir. Sampel berjumlah 108 orang yang dipilih dengan menggunakan cara simple random sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara langsung dengan responden menggunakan kuesioner. Analisis data yang dilakukan adalah analisis univariat dan bivariat.Hasil Penelitian : Diketahui bahwa sebagian besar responden berumur lebih dari 30 tahun (74,1%), pendidikan mayoritas di bawah SMA (98,1%), responden mayoritas bekerja nonformal sebagai petani/ buruh (77,8%). Dari total responden sebanyak 39,8% yang memiliki pengetahuan baik dan 59,3% yang mempunyai sikap tidak mendukung terhadap Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), sedangkan 69,4% responden yang tidak berperilaku hidup bersih dan sehat. Ada hubungan signifikan antara pengetahuan masyarakat terhadap Perilaku Hidup Bersih dan Sehat dengan nilai PValue = 0,004. Tidak ada hubungan signifikan antara sikap masyarakat terhadap Perilaku Hidup Bersih dan Sehat dengan nilai PValue = 0,085.Kesimpulan : Pengetahuan merupakan faktor determinan yang berpengaruh terhadap Perilaku Hidup Bersih dan Sehat masyarakat di Desa Sungai Rambutan. Disarankan agar diadakan kegiatan promosi kesehatan berupa penyuluhan secara terprogram dan kontinyu oleh Puskesmas di wilayah setempat dalam mewujudkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di masyarakat.Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Perilaku, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat.
Analisis Determinan Pemberian Makanan Tambahan Status terhadap Gizi Kurang Anak Usia 6-24 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Keramasan Dwi Yulia Maritasari; Iwan Stia Budi; Suci Destriatania
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2012): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Gizi kurang merupakan suatu keadaan yang terjadi akibat tidak terpenuhinya asupan makanan. Gizi kurang dapat terjadi karena seseorang mengalami kekurangan salah satu zat gizi atau lebih dalam tubuh. Beberapa upaya telah dilakukan oleh pemerintah tekait masalah gizi kurang salah satunya yaitu Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) anak usia 6-24 bulan keluarga miskin. Akan tetapi, jumlah kasus gizi kurang di wilayah kerja puskesmas keramasan masih terus meningkat untuk dua tahun terakhir 2010-2011.Metode : Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 44 orang dengan teknik pengambilan sampel insidental. Responden diwawancarai dengan menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan dengan analisis univariat dan bivariat dengan uji chi-square, fisher exact, dan Wilcoxon.Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan (pvalue = 0,019) dan sikap responden (pvalue = 0,017), pemantauan (pvalue = 0,042) dan dukungan tenaga kesehatan (pvalue = 0,040) berhubungan secara signifikan dengan pemberian makanan tambahan, serta pemberian makanan tambahan (pvalue = 0,0001) berhubungan secara signifikan dengan status gizi. Ada perbedaan status gizi sebelum dan sesudah pelaksanaan PMT (pvalue = 0,0001), akan tetapi sekitar 70,5% anak masih berstatus gizi kurang setelah pemberian makanan tambahan.Kesimpulan : Terdapat hubungan antara pengetahuan, sikap, pemantauan/monitoring, dukungan tenaga kesehatan terhadap pemberian makanan tambahan, ada hubungan antara pemberian makanan tambahan dengan status gizi, serta adanya perbedaan status gizi sebelum dan sesudah pemberian makanan tambahan (PMT) selama 90 hari. Hal ini menunjukan bahwa status gizi di wilayah kerja puskesmas keramasan dipengaruhi oleh pemberian makanan tambahan.Kata Kunci : Pemberian Makanan Tambahan (PMT), Gizi Kurang, Puskesmas, Anak Usia 6-24 bulan
Analisis Determinan Kejadian Hipertensi di Puskesmas Merdeka Kota Palembang Vinna Rahayu Ningsih; Imelda G Purba; Achmad Fickry Faisya
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2012): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang tidak secara langsung membunuh penderitanya, tetapi melalui komplikasinya bersifat fatal seperti pada mata, jantung, ginjal dan otak. Hipertensi pada dasarnya akan menggurangi harapan hidup para penderitanya. Hipertensi merupakan penyebab kematian nomor tiga di dunia dan hampir 1 milyar orang atau 1 dari 4 orang dewasa menderita hipertensi. Dari data Dinkes kota Palembang, kasus hipertensi tertinggi terdapat di Puskesmas Merdeka, sebesar 5.806 kasus tahun pada 2011.Metode : Jenis penelitian ini adalah metode analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh keseluruhan pasien Puskesmas Merdeka Kota Palembang yang berobat pada saat penelitian. Teknik pengambilan sampel adalah accidental sampling yang memenuhi kriteria inklusi. Responden diwawancarai dengan kuesioner. Analisis data dilakukan dengan analisis univariat dan bivariat dengan uji chi-square.Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara statistik variabel yang berhubungan secara signifikan terhadap kejadian hipertensi yaitu umur (p=0,0001), riwayat keluarga hipertensi (ρ=0,025), konsumsi rokok (p=0,031), konsumsi kopi (ρ=0,045), penggunaan pil kontrasepsi (ρ=0,01), obesitas (ρ=0,011), olahraga (ρ=0,011) dan konsumsi garam berlebih (ρ =0,001). Sedangkan yang tidak memiliki hubungan yaitu jenis kelamin (ρ=0,038), konsumsi alkohol (ρ= 0,740) dan penggunaan pil kontrasepsi (ρ=0,821).Kesimpulan : Penulis menyarankan melakukan penyuluhan yang rutin yang disertai dengan pemeriksaan tekanan darah pada peserta penyuluhan, penyediaan leaflet, poster, dll, dan untuk masyarakat diharapkan melakukan pemeriksaan berkala tekanan darah khususnya penderita hipertensi dan diharapkan penerapan pola makan dan pola hidup sehat.Kata Kunci : Hipertensi, Determinan
Isu Strategis Peningkatan Kerjasama Tim dalam Menurunkan Kasus Pneumonia pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Bunut Kabupaten Pesawaran Propinsi Lampung Diky Ardi Yudha; Iwan Stia Budi; Rini Mutahar
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2012): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) terutama pneumonia merupakan penyebab utama kesakitan dan kematian balita di negara berkembang termasuk di Indonesia. Dari 15 juta kematian yang diperkirakan terjadi di kalangan anak berusia di bawah lima tahun setiap tahun di negara sedang berkembang, kira-kira 4 juta (26,6%) kematian disebabkan oleh penyakit ISPA terutama pneumonia. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya meningkatkan kerjasama tim dalam menurunkan kasus pneumonia pada balita di wilayah kerja Puskesmas Bunut.Metode : Penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan pendekatan observasional. Unit analisis dalam penelitian ini adalah unit-unit kerja yang berada di wilayah kerja Puskesmas Bunut sedangkan yang menjadi sampelnya adalah pegawai yang bekerja di unit kerja tersebut yang berjumlah 21 orang. Teknik pengambilan sampel secara purposive sampling.Hasil penelitian : Dari aspek komitmen tim mayoritas tidak baik, dari 10 unit kerja terdapat 5 unit kerja yang komitmennya tidak baik. Selain itu, dari aspek uraian tugas mayoritas adanya rangkap tugas pada unit kerja dan kurangnya koordinasi antara unit kerja. Dari aspek keterbukaan tim mayoritas tidak baik, dari 10 unit kerja terdapat 7 unit kerja yang keterbukaannya tidak baik. Dari aspek koordinasi tim mayoritas tidak baik, dari 10 unit kerja terdapat 6 unit kerja yang koordinasinya tidak baik. Dari aspek konsekuen tim mayoritas tidak baik, dari 10 unit kerja terdapat 5 unit kerja yang konsekuennya tidak baik.Kesimpulan : Pegawai pada tiap unit kerja yang ada di Puskesmas Bunut lebih meningkatkan upaya kerjasama tim dalam menurunkan kasus pneumonia pada balita, khususnya dari komitmen tim, keterbukaan tim, koordinasi tim, konsekuen tim serta harus adanya pembagian tugas yang jelas agar tidak terjadinya rangkap tugas dan tumpang tindih dalam menjalankan tugasnya.Kata Kunci : Kerjasama Tim, Kasus Pneumonia Pada Balita, Puskesmas
Analisis Implementasi Kegiatan Promotif dan Preventif di Puskesmas Kampus Palembang Tahun 2010 Mariatul Fadillah
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2012): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Sebagian besar program Puskesmas yang ada selayaknya bersifat promotif dan preventif, namun pada kenyataannya kegiatan yang dijalankan Puskesmas sehari-hari tetap bersifat kuratif dan rehabilitatif, programprogram promotif dan preventif yang telah dirancang dengan baik di puskesmas seringkali tidak berjalan sesuai dengan tujuan awalnya, beberapa kendala seperti keterbatasan dana dan hasil yang diperoleh dari kegiatan promotif dan preventif dalam meningkatkan kualitas kesehatan seringkali muncul menjadi penghambat sulitnya programprogram tersebut untuk dijalankan dengan baik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui implementasi kegiatan promotif dan preventif di puskesmas kampus Palembang tahun 2010.Metode : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penelitian yang berupa wawancara akan dilakukan di Puskesmas Kampus Palembang pada bulan Juni 2010.Hasil Penelitian : Implementasi kegiatan promotif dan preventif di Puskesmas Kampus Palembang belum berjalan sesuai dengan perencanaan yang telah dibuat, Beberapa kegiatan promotif dan preventif yang telah direncanakan tidak dijalankan secara terjadwal, bahkan beberapa program belum dijalankan sama sekali, Faktor penghambat dalam implementasi kegiatan promotif dan preventif di Puskesmas Kampus Palembang yang paling berperan adalah kurangnya biaya, kurangnya petugas kesehatan, kurangnya kerjasama petugas kesehatan, kader dan masyarakat serta belum ada sistem manajemen yang baik dalam menjalankan kegiatan-kegiatan tersebut, Dari beberapa program promotif dan preventif yang telah dijalankan dengan baik memberikan hasil yang baik berupa perubahan perilaku kesehatan masyarakat.Kesimpulan : Diperlukan sistem manajemen kesehatan yang baik di Puskesmas Kampus Palembang agar kegiatan promotif dan preventif dapat berjalan optimal sesuai dengan yang telah direncanakan.Kata Kunci : Implementasi, Promotif & Preventif, Puskesmas
Pemantauan Pertumbuhan Balita di Posyandu Fatmalina Febry
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2012): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa balita adalah masa periode emas karena pada masa ini pertumbuhan mengalami peningkatan yang sangat pesat. Jika pertumbuhan balita tidak dipantau dengan baik dan mengalami gangguan tidak akan dapat diperbaiki pada periode selanjutnya. Sehingga perlu dilakukan pemantauan pertumbuhan rutin pada pertumbuhan balita sehingga dapat terdeteksi apabila ada penyimpangan pertumbuhan dan dapat dilakukan penanggulangan sedini mungkin sehingga tidak terjadi gangguan pada proses tumbuh kembang balita.Kata Kunci : Pemantauan pertumbuhan, balita, posyandu
Pengaruh Life Skills terhadap Perilaku Seks pada Remaja di Wilayah Seberang Ulu Kota Palembang Iche Andriyani Liberty; Nur Alam Fajar; Elvi Sunarsih
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2012): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Seks merupakan aspek yang berperan penting bagi perkembangan diri remaja. Mobilitas dan pembangunan berbagai fasilitas di Kota Palembang, khususnya Wilayah Seberang Ulu semakin meningkat. Peningkatan pembangunan ini menimbulkan dilema tersendiri, disatu sisi masyarakat sangat membutuhkan pembangunan, namun disisi lain terjadi kemunduran moral remaja yang mengubah nilai, norma dan gaya hidup mereka yang diikuti dengan revolusi media dan perilaku yang semakin bebas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh life skills terhadap perilaku seks pada remaja. Penelitian ini dilakukan pada Bulan Mei-Juni 2011 di Wilayah Seberang Ulu Kota Palembang.Metode: Merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Subjek yang diteliti yaitu semua remaja yang berumur 12-21 tahun yang ada di Wilayah Seberang Ulu Kota Palembang dengan besar sampel sebanyak 96 responden. Uji statistik menggunakan uji chi square dengan menggunakan program SPSS 17.Hasil Penelitian: Menunjukkan bahwa ada pengaruh life skills (p=0,015), hard skill (pengetahuan seks) (p=0,012), soft skills (religiusitas, kepercayaan diri, dan konsep diri) (p=0,000) terhadap perilaku seks pada remaja, secara parsial religiusitas (p=0,015), kepercayaan diri (p=0,018), dan konsep diri (p=0,027) juga berpengaruh terhadap perilaku seks.Kesimpulan: Life skills, soft skill, religiusitas, kepercayaan diri, dan konsep diri merupakan faktor risiko sedangkan hard skill merupakan faktor pencegah terjadinya perilaku seks bebas pada remaja. Diperlukan suatu pengembangan model pendidikan berbasiskan life skill untuk mencegah perilaku seks bebas (life skills based education for free sex prevention) pada remaja.Kata Kunci: Remaja, life skills, perilaku seks

Page 8 of 44 | Total Record : 440


Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 3 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM) Vol. 16 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM) Vol. 16 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM) Vol. 15 No. 3 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM) Vol. 15 No. 2 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM) Vol. 15 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM) Vol. 14 No. 3 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM) Vol. 14 No. 2 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM) Vol. 14 No. 1 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM) Vol. 13 No. 3 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM) Vol. 13 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM) Vol. 13 No. 1 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM) Vol. 12 No. 3 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM) Vol. 12 No. 2 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM) Vol. 12 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM) Vol. 11 No. 01 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM) Vol. 11 No. 3 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM) Vol. 11 No. 2 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 10 No. 3 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM) Vol. 10 No. 2 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM) Vol. 10 No. 1 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 9 No. 3 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2017): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2017): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2017): Jurnal Ilmu Kesehatan Mayarakat Vol. 7 No. 3 (2016): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2016): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2016): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2015): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2015): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2015): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2014): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2014): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2014): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2013): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2013): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2013): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2012): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2012): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2012): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2011): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2011): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2011): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2010): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2010): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2010): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat More Issue