cover
Contact Name
M Rusli B
Contact Email
pusdig.id@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
pusdig.id@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Griya Lumandi Permai Blok B19, Kec. Wara Selatan, Palopo
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Bayt Al Hikmah (Jurnal Pendidikan dan Pengembangan Masyarakat Islam)
ISSN : 30905133     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Bayt Al Hikmah adalah Jurnal Pendidikan dan Pengembangan Masyarakat Islam yang diterbitkan dan dikelola oleh Pustaka Digital Indonesia. Bayt Al Hikmah menerbitkan artikel penelitian asli atau artikel tinjauan tentang Pendidikan dan Pendidikan dan Pengembangan Masyarakat Islam yang ditulis dalam bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan atau Bahasa Arab. Bayt Al Hikmah memiliki visi untuk menjadi jurnal bereputasi dan menerbitkan karya tulis berkualitas baik. Bayt Al Hikmah bertujuan untuk menyediakan wadah publikasi bagi dosen, peneliti, mahasiswa, dan Praktisi di seluruh dunia untuk dipublikasikan di jurnal kami. Secara spesifik, cakupan Jurnal Bayt Al Hikmah: Jurnal Pendidikan dan Pengembangan Masyarakat Islam adalah: (1) Pendidikan Agama Islam dan (2) Study Tentang Pengembangan Masyarakat Islam. Bayt Al Hikmah akan diterbitkan secara elektronik 2 kali setahun pada bulan Juni dan Desember Secara Open Acces. Pengumuman penerimaan makalah terbuka akan dilakukan di situs web ini
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 43 Documents
Desain Pembelajaran Alquran Hadits pada Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) Kaila Fadia Ilayya; Sonia Rahmawati; Mayang Dwi Anggraeni; Shofil Fikri
Bayt Al Hikmah: Jurnal Pendidikan dan Pengembangan Masyarakat Islam Vol. 2 No. 2 (2026): Januari - Juni 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/BaytAl-Hikmah.758

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya desain pembelajaran Al-Qur'an Hadist sebagai salah satu faktor yang menentukan keberhasilan proses pembelajaran di MTs dan MA. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan konsep desain pembelajaran Al-Qur'an Hadist, implementasinya pada jenjang MTs dan MA, serta tantangan dalam pengembangannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan. Data diperoleh melalui studi dokumentasi terhadap buku, artikel ilmiah, dan dokumen kebijakan yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain pembelajaran Al-Qur'an Hadist perlu dirancang secara sistematis dengan mengintegrasikan tujuan pembelajaran, karakteristik peserta didik, materi ajar, strategi, media, dan asesmen. Desain pembelajaran tidak hanya berorientasi pada penguasaan pengetahuan, tetapi juga pembentukan sikap religius, keterampilan, dan kemampuan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dan Hadist. Implementasi pembelajaran pada MTs lebih menekankan penguasaan kompetensi dasar, seperti membaca Al-Qur'an, memahami makna ayat dan hadist, menghafal, serta pembiasaan perilaku religius. Sementara itu, pada MA pembelajaran diarahkan pada pengembangan kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills/HOTS), analisis kandungan ayat dan hadist, serta penerapan ajaran Islam dalam konteks kehidupan kontemporer. Penelitian ini juga menemukan adanya tantangan berupa keterbatasan kompetensi pedagogik guru, pemanfaatan teknologi digital yang belum optimal, keterbatasan sarana dan prasarana, serta asesmen yang masih berorientasi pada aspek kognitif. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan desain pembelajaran yang sistematis, inovatif, dan berbasis teknologi dapat menjadi acuan bagi guru dan madrasah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Al-Qur'an Hadist sesuai dengan karakteristik peserta didik pada setiap jenjang pendidikan. Dengan demikian, desain pembelajaran yang adaptif dan komprehensif berperan penting dalam mendukung tercapainya pembelajaran Al-Qur'an Hadist yang efektif, bermakna, dan berorientasi pada pembentukan kompetensi serta karakter peserta didik.
Desain dan Model Pengembangan Kurikulum Bahasa Arab Berbasis Pendekatan Multikultural dan Interdisipliner di Lembaga Pendidikan Islam Indonesia Ahmad Sururi; Hamzah Fathurrohman Arroja; Acep Hermawan; Isop Syafei
Bayt Al Hikmah: Jurnal Pendidikan dan Pengembangan Masyarakat Islam Vol. 2 No. 2 (2026): Januari - Juni 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/BaytAl-Hikmah.777

Abstract

Pengembangan kurikulum Bahasa Arab di lembaga pendidikan Islam perlu disesuaikan dengan tuntutan pembelajaran abad ke-21 yang menekankan kompetensi komunikatif, penghargaan terhadap keberagaman budaya, dan integrasi berbagai disiplin ilmu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis desain kurikulum Bahasa Arab dalam perspektif multikultural serta mengkaji model pengembangan kurikulum berbasis pendekatan interdisipliner. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Data diperoleh melalui studi dokumentasi, observasi, dan wawancara pada empat lembaga pendidikan Islam, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum Bahasa Arab masih berorientasi pada penguasaan kaidah kebahasaan dengan representasi budaya lokal yang terbatas dan belum mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu secara sistematis. Sebagai alternatif, penelitian ini menawarkan model pengembangan kurikulum berbasis empat pilar, yaitu linguistik, antropologi budaya, ilmu pendidikan, dan kajian keislaman. Model tersebut diharapkan mampu menghasilkan pembelajaran Bahasa Arab yang lebih komunikatif, inklusif, kontekstual, serta relevan dengan kebutuhan peserta didik di era global. Temuan penelitian ini dapat menjadi acuan bagi pengembang kurikulum, pendidik, dan pembuat kebijakan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Arab di Indonesia. Implikasi penelitian ini memberikan acuan konseptual bagi pengembang kurikulum, pendidik, dan pengambil kebijakan dalam merancang pembelajaran Bahasa Arab yang lebih komunikatif, inklusif, dan kontekstual. Dengan demikian, pengembangan kurikulum berbasis pendekatan multikultural dan interdisipliner berpotensi meningkatkan relevansi pembelajaran Bahasa Arab terhadap kebutuhan peserta didik di era global.
Desain Pembelajaran Alquran Hadis pada Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) Muhammad Hisnul Mail; Meta Fairust Saqilah; Laila Zahra Ramadhani
Bayt Al Hikmah: Jurnal Pendidikan dan Pengembangan Masyarakat Islam Vol. 2 No. 2 (2026): Januari - Juni 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/BaytAl-Hikmah.788

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya desain pembelajaran Al-Qur'an Hadis sebagai salah satu faktor yang menentukan keberhasilan proses pembelajaran di MTs dan MA. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan konsep desain pembelajaran Al-Qur'an Hadis, implementasinya pada jenjang MTs dan MA, serta tantangan dalam pengembangannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan. Data diperoleh melalui studi dokumentasi terhadap buku, artikel ilmiah, dan dokumen kebijakan yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain pembelajaran Al-Qur'an Hadis perlu dirancang secara sistematis dengan mengintegrasikan tujuan pembelajaran, karakteristik peserta didik, materi ajar, strategi, media, dan asesmen. Desain pembelajaran tidak hanya berorientasi pada penguasaan pengetahuan, tetapi juga pembentukan sikap religius, keterampilan, dan kemampuan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dan Hadis. Implementasi pembelajaran pada MTs lebih menekankan penguasaan kompetensi dasar, seperti membaca Al-Qur'an, memahami makna ayat dan hadis, menghafal, serta pembiasaan perilaku religius. Sementara itu, pada MA pembelajaran diarahkan pada pengembangan kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills/HOTS), analisis kandungan ayat dan hadis, serta penerapan ajaran Islam dalam konteks kehidupan kontemporer. Penelitian ini juga menemukan adanya tantangan berupa keterbatasan kompetensi pedagogik guru, pemanfaatan teknologi digital yang belum optimal, keterbatasan sarana dan prasarana, serta asesmen yang masih berorientasi pada aspek kognitif. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan desain pembelajaran yang sistematis, inovatif, dan berbasis teknologi dapat menjadi acuan bagi guru dan madrasah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Al-Qur'an Hadis sesuai dengan karakteristik peserta didik pada setiap jenjang pendidikan. Dengan demikian, desain pembelajaran yang adaptif dan komprehensif berperan penting dalam mendukung tercapainya pembelajaran Al-Qur'an Hadis yang efektif, bermakna, dan berorientasi pada pembentukan kompetensi serta karakter peserta didik.