cover
Contact Name
Fatimah Fitriani Mujahidah
Contact Email
fatimahfitrianim@gmail.com
Phone
+62411492401
Journal Mail Official
fatimahfitrianim@gmail.com
Editorial Address
BTN Kupang Permai, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Aksi dan Inovasi Sosial
Published by Saintify Publish
ISSN : -     EISSN : 30897556     DOI : https://doi.org/10.69632/jais.v1i02.19
Jurnal Aksi dan Inovasi Sosial dengan nomor registrasi ISSN 3089-7556 (online) merupakan jurnal multidisiplin yang diterbitkan oleh Lembaga Saintify Publish. Jurnal ini memuat banyak permasalahan secara umum yang terjadi dalam masyarakat. Setiap naskah yang dikirimkan akan dibaca oleh tim editorial. Naskah yang dievaluasi oleh editor dan dianggap tidak sesuai dengan kriteria jurnal akan ditolak tanpa review. Kemudian naskah yang mempunyai minat khusus pembaca dikirimkan ke peer reviewer, dengan 2 (dua) reviewer berbeda untuk setiap artikel. Tim editorial mengambil keputusan berdasarkan rekomendasi pengulas. Jurnal Aksi dan Inovasi Sosial diterbitkan dua kali setahun. Dewan Redaksi mengundang penulis untuk mengirimkan naskah terbaik untuk diterbitkan di jurnal ini.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 19 Documents
Hipertensi dan Kesehatan: Skrining dan Edukasi Untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Orang Dewasa Di Klinik Fauziah Makassar Ismi Irfiyanti Fachruddin; Sakinah Amir; Andi Hardianti; Syamsuriah Syamsuriah; Anwar Lubis
Jurnal Aksi dan Inovasi Sosial Vol. 2 No. 01 (2026): Volume 2 Nomor 1, Februari 2026
Publisher : Saintify Publish

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69632/jais.v2i01.62

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat dan sering kali tidak terdeteksi dini. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan skrining dan edukasi terkait hipertensi pada orang dewasa di Klinik Fauziah. Kegiatan ini melibatkan pemeriksaan tekanan darah secara langsung (skrining) untuk mengidentifikasi individu yang berisiko atau sudah mengalami hipertensi, serta memberikan edukasi mengenai pencegahan dan pengelolaan hipertensi melalui gaya hidup sehat. Metode yang digunakan mencakup pemeriksaan kesehatan, sesi edukasi interaktif, dan evaluasi umpan balik dari peserta. Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan mendapatkan respon yang baik dari para peserta, ditunjukkan oleh tingginya partisipasi (45 responden) dan antusiasme dalam sesi edukasi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa peserta memiliki peningkatan pemahaman tentang pentingnya deteksi dini hipertensi dan kesadaran untuk menerapkan pola hidup sehat, seperti mengurangi asupan garam, rutin berolahraga, dan mengelola stres. Dengan keberhasilan ini, kegiatan skrining dan edukasi diharapkan dapat dilakukan secara berkala sebagai upaya pencegahan hipertensi yang efektif dan berkelanjutan dalam masyarakat.
Integrasi Edukasi Kesehatan Reproduksi dan Ekoteologi dalam Meningkatkan Ketahanan Remaja Pesantren terhadap Risiko Pergaulan Bebas dan Pernikahan Dini Tri Wahyuningsih; Nurhidayat Triananinsi; Devian Apriani; Leli Wahyuni; Zelna Yuni Andryani; Ferawati Taherong
Jurnal Aksi dan Inovasi Sosial Vol. 2 No. 01 (2026): Volume 2 Nomor 1, Februari 2026
Publisher : Saintify Publish

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69632/jais.v2i01.81

Abstract

Remaja pesantren merupakan kelompok usia yang berada pada fase transisi perkembangan biologis, psikologis, dan sosial, di era digital, tantangan tersebut semakin kompleks sehingga rentan terhadap berbagai risiko kesehatan reproduksi, termasuk pergaulan bebas dan pernikahan dini. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan remaja pesantren terhadap risiko pergaulan bebas dan pernikahan dini melalui integrasi edukasi kesehatan reproduksi dan pendekatan ekoteologi. Kegiatan dilaksanakan di Pesantren Bukit Hidayah Malino, santri sebagai peserta utama. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan edukatif interaktif, diskusi partisipatif, refleksi nilai-nilai keislaman, serta aksi lingkungan berupa penanaman pohon sebagai simbol integrasi antara kesehatan manusia dan kelestarian lingkungan. Evaluasi kegiatan diukur melalui indikator kualitatif berupa observasi dan diskusi partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kesadaran santri mengenai kesehatan reproduksi remaja, risiko pergaulan bebas, serta dampak pernikahan dini terhadap kesehatan di masa depan dan pentingnya perilaku hidup sehat dan kepedulian lingkungan sebagai bagian dari nilai keislaman.
Edukasi Gizi Berbasis Contextual Learning di Ruang Publik: Upaya Penanggulangan Beban Ganda Malnutrisi di Kabupaten Maros Rahmawati Rahmawati; Andi Nursiah; Idris Idris; Alfisar Alfisar; Sitti Asiah; Muhammad Amin; Zubaedah Zubaedah; Hadira Andriani
Jurnal Aksi dan Inovasi Sosial Vol. 2 No. 01 (2026): Volume 2 Nomor 1, Februari 2026
Publisher : Saintify Publish

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69632/jais.v2i01.84

Abstract

Indonesia menghadapi beban gizi ganda (double burden of malnutrition) yang signifikan, ditandai dengan kemunculan stunting dan obesitas secara bersamaan, termasuk di Kabupaten Maros. Masalah ini diperburuk oleh rendahnya literasi gizi dan gaya hidup sedenter. Pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi gizi komprehensif melalui pendekatan contextual learning bagi 22 pengunjung Car Free Day (CFD) Maros. Metode yang digunakan meliputi skrining antropometri, penyuluhan interaktif, serta demonstrasi pangan lokal fungsional (olahan bayam-singkong). Hasil skrining menunjukkan 54,5% peserta mengalami gizi lebih (40,9% obesitas dan 13,6% overweight), 36,4% normal, dan 9,1% gizi kurang. Melalui contextual learning, peserta tidak hanya menerima teori tetapi mampu merefleksikan hambatan harian dalam memilih pangan sehat di lingkungan obesogenik CFD. Kesimpulannya, edukasi interaktif di ruang publik efektif meningkatkan partisipasi masyarakat dan menjadi instrumen strategis untuk intervensi gizi guna memutus rantai malnutrisi di Kabupaten Maros.
Edukasi Gizi Melalui Kelas Ibu Balita Dengan Media Power Point Dan Demonstrasi Pemorsian Makanan Bergizi Seimbang Untuk Balita 0-23 Bulan Muhammad Basri; Khairun Nisa; Nur Rahma Srifitayani; Ghea Fricillia Sambe; Iriyani Harun
Jurnal Aksi dan Inovasi Sosial Vol. 2 No. 01 (2026): Volume 2 Nomor 1, Februari 2026
Publisher : Saintify Publish

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69632/jais.v2i01.85

Abstract

Rendahnya pengetahuan ibu balita tentang gizi seimbang merupakan salah satu faktor yang berkontribusi terhadap terjadinya masalah gizi pada anak usia dini. Kegiatan ini dilaksanakan oleh mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Puskesmas Cendrawasih dengan tujuan meningkatkan pengetahuan ibu tentang gizi   seimbang untuk balita. Program yang dilaksanakan berupa edukasi gizi melalui kelas ibu balita dengan menggunakan media PowerPoint dan demonstrasi pemorsian makanan bergizi seimbang untuk balita usia 0–23 bulan. Sasaran kegiatan adalah ibu yang memiliki balita di Posyandu Kenanga III, Kelurahan Tamparang Keke. Metode pelaksanaan meliputi ceramah interaktif, diskusi, dan demonstrasi langsung. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta setelah edukasi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata post-test ≥30 poin dengan nilai signifikansi <0,05 yang menandakan bahwa edukasi gizi efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu tentang gizi seimbang bagi balita. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan penerapan pola makan bergizi seimbang di tingkat keluarga serta mendukung upaya pencegahan masalah gizi di wilayah kerja Puskesmas Cendrawasih.
Evaluasi Pemahaman Gizi dan Diet Melalui Pembelajaran Berbasis Kuis Interaktif pada Mahasiswa Tata Boga Anwar Lubis; Andi Hardianti; Syamsuriah Syamsuriah; Ismi Irfiyanti Fachruddin; Ulfa Diya Atiqa
Jurnal Aksi dan Inovasi Sosial Vol. 2 No. 01 (2026): Volume 2 Nomor 1, Februari 2026
Publisher : Saintify Publish

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69632/jais.v2i01.86

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pemahaman mengenai pentingnya gizi seimbang melalui metode kuis interaktif pada mahasiswa program studi tata boga. Kegiatan ini melibatkan 29 peserta dengan latar belakang pendidikan yang homogen, yang mengikuti kuis berbasis daring mencakup tiga kategori utama: Kebiasaan Makan dan Gizi Seimbang, Pengetahuan Dasar Gizi, dan Sumber Makanan dan Fungsi Gizi. Data yang dikumpulkan meliputi tingkat akurasi, waktu yang dibutuhkan untuk menjawab setiap pertanyaan, serta distribusi jawaban benar dan salah. Hasil menunjukkan bahwa peserta memiliki pemahaman yang lebih baik dalam kategori yang aplikatif seperti "Sumber Makanan dan Fungsi Gizi" dengan tingkat kesalahan 17%. Sebaliknya, kategori "Pengetahuan Dasar Gizi" mencatat tingkat kesalahan tertinggi sebesar 28% dengan tingkat akurasi terendah, yaitu 50%. Meskipun waktu menjawab pada kategori pengetahuan dasar tergolong cepat (22 detik), hal ini mengindikasikan bahwa peserta cenderung menebak atau asal menjawab karena kurangnya pemahaman mendalam pada materi tersebut. Secara keseluruhan, kuis interaktif efektif digunakan sebagai instrumen evaluasi untuk mengidentifikasi kesenjangan pengetahuan gizi pada mahasiswa. Penelitian ini menyarankan penguatan materi pada aspek konsep dasar gizi melalui pendekatan yang lebih aplikatif guna meningkatkan kompetensi mahasiswa di bidang gizi.  
Penerapan Terapi Kelompok Terapeutik dalam Meningkatkan Integritas Psikososial Lansia di Kecamatan Tegallega, Bogor Raphita Diorarta; Sri Gunda Fahriana Fahruddin; T Widya Naralia; Eny Dewi Pamungkas; Hesti Rahayu; Syamikar Baridwan Syamsir
Jurnal Aksi dan Inovasi Sosial Vol. 2 No. 02 (2026): Volume 2 Nomor 2, Agustus 2026
Publisher : Saintify Publish

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69632/jais.v2i02.93

Abstract

Peningkatan jumlah lanjut usia (lansia) seiring bertambahnya angka harapan hidup menimbulkan berbagai permasalahan kesehatan, terutama pada aspek psikososial, seperti kesepian, isolasi sosial, penurunan harga diri, dan kesulitan adaptasi terhadap proses menua. Kondisi ini memerlukan intervensi yang mampu meningkatkan kesejahteraan psikososial lansia secara komprehensif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan tumbuh kembang lansia pada aspek psikososial melalui terapi kelompok terapeutik. Kegiatan dilaksanakan di Kecamatan Tegallega, Bogor, dengan melibatkan 16 lansia berusia di atas 60 tahun. Intervensi dilakukan dalam enam sesi terstruktur yang membahas perubahan pada aspek biologis, psikologis, sosial, dan spiritual selama proses menua. Evaluasi dilakukan menggunakan metode pre-test dan post-test untuk menilai pemahaman lansia sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan rerata skor dari 9,8 pada pre-test menjadi 13,4 pada post-test, dengan persentase peningkatan sebesar 36,7%. Peningkatan tertinggi ditemukan pada aspek biologis (40,9%) dan psikologis (39,6%), diikuti aspek sosial (36,0%) dan spiritual (27,9%). Hasil ini menunjukkan bahwa terapi kelompok terapeutik efektif dalam meningkatkan pemahaman, kemampuan adaptasi, interaksi sosial, serta kesejahteraan psikososial lansia. Dengan demikian, intervensi terbukti secara signifikan meningkatkan pemahaman lansia pada seluruh aspek psikososial, dengan capaian tertinggi pada dimensi biologis dan psikologis
Penguatan Kapasitas Kader dan Orang Tua dalam Pemanfaatan KMS Untuk Pemantauan Pertumbuhan Balita Nurul Fitri Sugiarti Syam
Jurnal Aksi dan Inovasi Sosial Vol. 2 No. 02 (2026): Volume 2 Nomor 2, Agustus 2026
Publisher : Saintify Publish

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69632/jais.v2i02.97

Abstract

Masih ditemukannya kasus stunting di wilayah kerja Puskesmas Bara-Barayya menuntut penguatan pemantauan pertumbuhan balita melalui Kartu Menuju Sehat (KMS) yang selama ini belum optimal dilakukan oleh kader Posyandu dan orang tua. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memperkuat kapasitas kader dan orang tua dalam pemanfaatan KMS melalui pendekatan pendampingan partisipatif (participatory mentoring) yang mengintegrasikan edukasi, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan. Kegiatan pada April 2026 ini melibatkan 34 peserta (7 kader Posyandu dan 27 orang tua). Evaluasi menggunakan desain one-group pretest-posttest untuk pengetahuan dan observasi terstruktur untuk menilai enam indikator keterampilan. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, di mana kategori baik melonjak dari 23,5% menjadi 82,4% dan rata-rata nilai meningkat dari 63,06 ± 3,27 menjadi 86,62 ± 3,79 (meningkat 37,36%; p < 0,001). Selain itu, rata-rata capaian keterampilan peserta mencapai 86,40%, dengan 88,2% peserta berkategori baik dan tidak ada yang berkategori kurang. Disimpulkan bahwa pendampingan partisipatif efektif meningkatkan pengetahuan kognitif dan keterampilan psikomotorik dalam pemanfaatan KMS. Peningkatan kapasitas ini menjadi fondasi kemandirian kader dan orang tua dalam mendeteksi dini gangguan pertumbuhan, seperti growth faltering, guna mencegah risiko stunting baru di tingkat masyarakat
Sosialisasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba: Penguatan Peran Keluarga Kelurahan Tamalanrea Andi Hardianti; Ismi Irfiyanti Fachruddin; Ulfa Diya Atiqa; Anwar Lubis; Sakinah Amir
Jurnal Aksi dan Inovasi Sosial Vol. 2 No. 02 (2026): Volume 2 Nomor 2, Agustus 2026
Publisher : Saintify Publish

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69632/jais.v2i02.98

Abstract

Penyalahgunaan narkoba masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dan sosial yang serius, sehingga upaya pencegahannya tidak dapat hanya mengandalkan penegakan hukum, tetapi memerlukan peran aktif keluarga dan masyarakat, terutama ibu-ibu yang berperan sentral dalam pengawasan rumah tangga. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas keluarga dalam pencegahan dan penanganan dini penyalahgunaan narkoba pada warga Kelurahan Tamalanrea. Metode yang digunakan adalah pre-test untuk mengukur pengetahuan awal peserta, dilanjutkan dengan ceramah interaktif menggunakan media presentasi dan diskusi terbuka, serta diakhiri dengan post-test untuk mengevaluasi peningkatan pengetahuan. Kegiatan ini diikuti oleh 40 warga (36 perempuan dan 4 laki-laki) yang sebagian besar adalah ibu-ibu, bersama pengurus lingkungan setempat dan narasumber dari Rumah Sehat Lembaga Peduli Anak Indonesia Cerdas (RSLPAIC). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan rata-rata skor pengetahuan dari 50,2 (kategori kurang) pada pre-test menjadi 84,0 (kategori baik) pada post-test, meningkat 33,8 poin atau 67,3 persen, dengan 36 dari 40 peserta (90 persen) mengalami peningkatan skor. Peningkatan terbesar terjadi pada aspek pengetahuan mengenai tanda-tanda dini dan peran keluarga dalam pencegahan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis komunitas yang interaktif efektif meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan keluarga dalam mencegah dan merespons penyalahgunaan narkoba di tingkat rumah tangga. Program lanjutan yang berkelanjutan, seperti pemantauan berkala dan pembentukan kader keluarga peduli narkoba, disarankan untuk memperkuat dampak jangka panjang kegiatan ini.
Optimalisasi Pemantauan Tumbuh Kembang Anak Usia Prasekolah Melalui Skrining DDST II dan Edukasi Orang Tua di Posyandu Ramanda Gita Hermawati; Putri Fatma Fathihah; Tarisa Putri Artamevia; Alipa Putri Nopianti R; Chica Riska Ashari
Jurnal Aksi dan Inovasi Sosial Vol. 2 No. 02 (2026): Volume 2 Nomor 2, Agustus 2026
Publisher : Saintify Publish

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69632/jais.v2i02.110

Abstract

Pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini merupakan hal yang penting karena gangguan pertumbuhan dan perkembangan, termasuk keterlambatan tumbuh kembang (development delay), masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius baik di negara maju maupun negara berkembang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengukur tumbuh kembang anak usia 37–59 bulan serta memberikan edukasi kepada ibu balita di Posyandu Ramanda tahun 2023. Kegiatan dilaksanakan di Posyandu Ramanda, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dengan menggunakan pengukuran antropometri (berat badan, tinggi badan, dan lingkar kepala), kuesioner pengetahuan yang diberikan dalam bentuk pre-test dan post-test, serta Denver Developmental Screening Test II (DDST II) untuk menilai perkembangan motorik kasar, motorik halus-adaptif, bahasa, dan personal-sosial. Sebanyak 15 anak usia 37–59 bulan beserta ibunya berpartisipasi dalam kegiatan ini. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh balita (100%) memiliki status gizi normal berdasarkan indeks BB/TB, TB/U, BB/U, IMT/U, dan LK/U, serta seluruh balita memiliki perkembangan yang sesuai dengan usianya berdasarkan hasil DDST II. Pengetahuan ibu tentang tumbuh kembang anak meningkat pada 73,3% ibu setelah diberikan edukasi, tetap sama pada 20% ibu, dan menurun pada 6,7% ibu. Hasil ini menunjukkan bahwa balita yang dipantau di Posyandu Ramanda secara umum memiliki pertumbuhan fisik yang baik dan perkembangan yang sesuai usia, serta edukasi kesehatan yang diberikan efektif meningkatkan pengetahuan sebagian besar ibu. Pemantauan pertumbuhan dan edukasi yang berkesinambungan di tingkat posyandu perlu terus dilakukan untuk menjaga tumbuh kembang anak yang optimal.

Page 2 of 2 | Total Record : 19