cover
Contact Name
Nova Asvio
Contact Email
talim@mail.uinfasbengkulu.ac.id
Phone
+6285793886665
Journal Mail Official
talim@mail.uinfasbengkulu.ac.id
Editorial Address
Jl. Raden Patah, Kelurahan, Pagar Dewa, Selebar, Pagar Dewa, Selebar, Kota Bengkulu, Bengkulu 65144, Indonesia
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam
is an open-access, peer-reviewed academic journal established to disseminate state-of-the-art knowledge in the field of Islamic education. Published by the Pusat Publikasi Ilmiah of UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Indonesia. The journal serves as a scholarly platform that bridges theory and practice across diverse areas of Islamic educational studies. It aims to publish and disseminate high-quality research and is committed to providing a space for professionals, educators, teachers, college students, practitioners of Islamic education, and researchers to share their knowledge, innovations, and experiences in the dynamic and evolving field of Islamic education. This journal focuses on empirical, theoretical, and conceptual issues surrounding Islamic education.
Articles 337 Documents
Hubungan Pendidikan Agama Islam Dengan Tingkat Religiusitas wiwinda wiwinda
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 15, No 1 (2016): JUNI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v15i1.286

Abstract

Islamic education is the physical and spiritual guidance based on religious laws of Islam towards the establishment of a major personality dimensions according to Islam. Arifin, said Islamic religious education is an attempt to nurture the students to always be able to understand the teachings of Islam as a whole. Deeds of one's actions in daily life are not only seen from one dimension alone, but covers all the beliefs, worship, appreciation, religious knowledge and experience, all of which must relate to one another. Because every Muslim in thinking and acting being ordered according to the teachings of Islam in conducting economic activities, social, political or any activity Muslims are commanded to do so in order to worship Allah so that they act perfectly.
Analisis SWOT Pada Madrasah Ibtidaiyah Nur Riska Lubuklinggau Untuk Menjadi Madrasah Unggul Muhamad Akip; Sujarwo Sujarwo; Hecksa Manora; Azwar Rahmat
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 21, No 2 (2022): DESEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v21i1.2774

Abstract

Abstract: SWOT Analysis on Nur Riska Lubuklinggau Madrasah Ibtidaiyah to Become a Superior Madrasah This study aims to determine the weaknesses and strengths possessed by MI Nur Riska Lubuklinggau as well as the threats and opportunities that will be faced by Madrasas in the future. This research approach is qualitative. Data collection techniques used observation, interviews, and literature review. The study results show that in its operational strategy, this school always uses SWOT analysis in every institutional development strategy. In addition, it was found that MI Nur Riska's strength was winning various competitions, MI Nur Riska's weakness was not maximally accommodating students for more creativity, MI Nur Riska's opportunities to develop further were proven by the support from many parties, and MI Nur Riska's threats were the many other schools in Lubuklinggau City which also wants to build its school.Abstrak: Analisis SWOT Pada Madrasah Ibtidaiyah Nur Riska Lubuklinggau Untuk Menjadi Madrasah Unggul Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelemahan dan kekuatan yang dimiliki oleh MI Nur Riska Lubuklinggau serta ancaman dan peluang yang akan dihadapi oleh Madrasah pada masa yang akan datang. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif. Tteknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara serta kajian kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam strategi operasionalnya sekolah ini selalu menggunakan analisis SWOT dalam setiap melakukan strategi pengembangan lembaga. Selain itu ditemukan kekuatan MI Nur Riska adalah menjuarai berbagai kompetisi, kelemahan MI Nur Riska adalah Belum maksimalnya mewadahi siswa untuk lebih berkreativitas, Peluang MI Nur Riska untuk lebih berkembang terbukti dengan banyaknya dukungan dari banyak pihak, dan ancaman MI Nur Riska adalah banyaknya sekolah lain di Kota Lubuklinggau yang juga ingin mengembangkan sekolahnya.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR TAMBAHAN BAGI SANTRI BERKARAKTERISTIK INTROVERT PADA AKTIVITAS SPEAKING DI KELAS BAHASA INGGRIS SEKOLAH AGAMA BANTUAN KERAJAAN (SABK) DI PULAU PINANG MALAYSIA M. ARIF RAHMAN HAKIM
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 17, No 1 (2018): JUNI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v17i1.1181

Abstract

Positivism and Postpositivism: A Paradigmatic Analysis of Science and Islamic Education in Indonesia Sulhan Yus; Warul Walidin; Zohaib Hassan Sain
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 23, No 2 (2024): DECEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v23i2.6364

Abstract

ENGLISH: Positivism and Postpositivism: A Paradigmatic Analysis of Science and Islamic Education in IndonesiaObjective: This study aims to compare the positivism and postpositivism paradigms within the context of science and Islamic education in Indonesia. Methods: The research uses a qualitative-descriptive design, with a literature review as the primary data collection method. This research was conducted in 2024, and data were analyzed using three steps: (1) data reduction, (2) data display, and (3) data presentation. Results: Islamic education in Indonesia predominantly uses a positivistic approach which emphasize scientific methods and objectivity in learning process. Conclusion: Islamic education in Indonesia needs to develop an integration between the two paradigms (positivism and post-positivism) by balancing objective scientific methods with more humanistic and transcendental perspectives. Contribution: This research contributes curriculum development in Islamic education. Positivism informs the formulation of curriculum grounded in factual and testable research results, while postpositivism ensures that the curriculum is relevant to students' social and cultural contexts.INDONESIAN: Positivisme dan Postpositivisme: Suatu Analisis Paradigma Ilmu dan Pendidikan Islam di IndonesiaTujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan antara paradigma positivisme dan postpositivisme dalam konteks ilmu pengetahuan dan pendidikan Islam di Indonesia. Metode: Desian penelitian menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif, dengan studi literatur sebagai instrumen utama. Penelitian ini dilaksanakan pada tahun 2024. Data dikumpulkan melalui telaah literatur (hasil penelitian). Analisis data dilakukan melalui (1) data reduction; (2) display data: (3) penyajian data: Hasil: Pendidikan Islam di Indonesia lebih dominan menggunakan pendekatan positivistik yang menekankan pada penggunaan metode ilmiah dan objektivitas dalam pembelajaran. Kesimpulan: pendidikan Islam di Indonesia perlu mengembangkan integrasi antara kedua paradigma tersebut (positivisme dan post-positivisme) dengan menyeimbangkan metode ilmiah yang objektif dan pendekatan yang lebih humanistik serta transendental. Kontribusi: Penelitian ini berkontribusi terhadap desain kurikulum pendidikan Islam. Positivisme berperan dalam merumuskan kurikulum yang berbasis pada fakta dan hasil riset yang dapat diuji, sementara postpositivisme mendorong agar kurikulum tersebut relevan dengan konteks sosial dan budaya siswa
Internalisasi Moderasi Beragama dalam Pengembangan Kurikulum Merdeka di Kelas 7 Ponpes Al-Islam Mega Sulistiyani Putri; Kasim Yahiji; Syarifuddin Ondeng; Muh. Arif
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 22, No 1 (2023): JUNI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v22i1.4515

Abstract

Abstract : Internalization of Religious Moderation in the Development of an Independent Curriculum in Grade 7 of Ponpes Al-IslamThis research raises three issues: How to internalize religious moderation in developing an independent curriculum in madrasas, what is the meaning of religious moderation, how to develop an independent curriculum in madrasas. The type of research used is qualitative research using observation, observation and documetation methods. The sources of research data include primary data and secondary data. Data collection techniques used by data reduction, data presentation, and verification. The results of this study show that, Religious moderation is a conscious effort in understanding, instilling and cultivating an understanding of religious, ethnic, racial and cultural diversity through various approaches, strategies and appropriate methods so that moderate attitudes and behaviors are reflected in the values of religious moderation, among others, respect for diversity, tolerance, moderation, balance, and justice in each student. The curriculum was developed with the aim of improving the quality of education because the heart of an education is the curriculum.Abstrak : Internalisasi Moderasi Beragama dalam Pengembangan Kurikulum Merdeka di Kelas 7 Ponpes Al-IslamPenelitian ini mengangkat tiga masalah: Bagaimana internalisasi moderasi beragama dalam pengemabngan kurikulum merdeka di madrasah, apa pengertian moderasi beraga, bagaimana pengembangan kurikulum merdeka di madrasah. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif menggunakan metode pengamatan, observasi dan dokumetasi. Adapun sumber data penelitian meliputi data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan secara reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, Moderasi beragama adalah upaya sadar dalam memahami, menanamkan dan menumbuhkan pemahaman atas keberagaman agama, etnis, ras dan budaya melalui berbagai macam pendekatan, strategi dan metode yang tepat sehingga tumbuh sikap dan perilaku moderat yang tercermin dalam nilai-nilai moderasi beragama antara lain, penghargaan terhadap keragaman, toleransi, moderat, keseimbangan, dan keadilan pada diri setiap peserta didik. Kurikulum dikembangkan dengan tujuan meningkatkan kualitas pendidikan dikarenakan jantung dari suatu pendidikan adalah kurikulum.
Tinjauan Filosofis Tentang Metode Pendidikan Islam alimni alimni
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 14, No 2 (2015): DESEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v14i2.275

Abstract

Telaah Pemikiran Abdul Wahhab Khallaf terhadap Sumber Pendidikan Islam Reizahra Diannisa; Ellya Roza; Eva Dewi
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 22, No 1 (2023): JUNI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v22i2.2547

Abstract

Abstract: Abdul Wahhab Khallaf's thought Analysis of the Source of Islamic EducationEducational activities carried out both in the preparation of theoretical concepts and in their operational implementation must have a solid foundation. The source of Islamic education is something that is very concerned in individual and social structuring so that it can apply Islam perfectly. The purpose of Islamic education is to help students grow and develop through the actualization of their potential based on the moral principles of the Qur'an, science and life skills. This article aims to formulate the sources of Islamic education through Abdul Wahhab Khallaf's opinion on the Al-Quran, Al-Sunnah, Al-Ijma', Al-Qiyas. This research uses a type of Library study research (Library Research) which means research by collecting data from various literatures. The literature studied is not limited to books but can also be in the form of documentation materials, e-books, journals and previous research. The emphasis of library research is to find various theories, laws, arguments, principles, opinions, ideas and others that can be used to analyze and solve the problem under study. Thus it can be concluded that Abdul Wahab Khalaf has a lot of contribution in the world of Islamic Education and is a source of Islamic Education.Abstrak: Telaah Pemikiran Abdul Wahhab Khallaf terhadap Sumber Pendidikan IslamAktivitas pendidikan yang dilakukan baik dalam penyusunan konsep teoritis maupun dalam pelaksanaan operasionalnya harus memiliki dasar kokoh. Sumber pendidikan islam merupakan hal yang sangat di perhatikan dalam penataan individual dan sosial sehingga dapat mengaplikasikan islam secara sempurna. Tujuan pendidikan islam ialah membantu anak didik agar tumbuh berkembang melalui aktualisasi potensi diri berdasarkan kaidah-kaidah moral Al-Qur’an, ilmu pengetahuan dan keterampilan hidup. Artikel ini bertujuan untuk merumuskan sumber-sumber Pendidikan islam melalui pendapat Abdul Wahhab Khallaf terhadap Al-Quran, Al-Sunnah, Al-Ijma’, Al-Qiyas. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian studi Pustaka (Library Research) yang berarti penelitian dengan cara pengumpulan data dilakukan dengan menghimpun data dari berbagai literatur. Literatur yang diteliti tidak terbatas pada buku-buku tetapi dapat juga berupa bahan-bahan dokumentasi, e-book, jurnal dan penelitian terdahulu. Penekanan penelitian kepustakaan adalah ingin menemukan berbagai teori, hukum, dalil, prinsip, pendapat, gagasan dan lain-lain yang dapat dipakai untuk menganalisis dan memecahkan masalah yang diteliti. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Abdul Wahab Khalaf memiliki kontirbusi yang sangan banyak dalam dunia Pendidikan Islam dan menjadi sumber Pendidikan Islam.
Problematika Kenakalan Pada Kalangan Remaja Khermarinah Khermarinah
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 16, No 2 (2017): DESEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v16i2.843

Abstract

Analysis of Islamic Education Learning Planning Based on Religious Moderation in Indonesian State Islamic Religious Universities Karliana Indrawari; Bakti Komlasari; Weni Sasmita; Erik Wiranata
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 23, No 2 (2024): DECEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v23i2.4105

Abstract

ENGLISH: Analysis of Islamic Education Learning Planning Based on Religious Moderation in Indonesian State Islamic Religious UniversitiesObjective: This study aims to provide constructive input to educators at IAIN Curup, Bengkulu, Indonesia, in developing learning strategies that are more effective and follow the principles of religious moderation. Methods: This type of research uses a qualitative approach with a field study method. This research was conducted in 2023. The research subjects were lecturers, Deans, Heads of Islamic Education Study Programs, and students. Observation, interview, and documentation were used in data collection. Data analysis includes data review, data reduction, and data conclusion. Results: Learning planning in the Islamic Education Study Program at IAIN Curup focuses on religious moderation by integrating varied learning methods and considering the local context. Conclusion: The Islamic Education Study Program at IAIN Curup emphasizes religious moderation as a major component of its learning strategy. Students are taught to understand and apply the values of moderation in their daily lives through holistic approaches. Contribution: The research contributes as a guide for lecturers and a reference for the government and educational institutions in formulating Islamic education policies based on religious moderation.INDONESIAN: Analisis Perencanaan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Moderasi Beragama di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri IndonesiaTujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memberikan masukan yang konstruktif kepada para pendidik di lingkungan IAIN Curup, Bengkulu, Indonesia dalam menyusun strategi pembelajaran yang lebih efektif dan sesuai dengan prinsip-prinsip moderasi beragama. Metode: Jenis penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi lapangan. Penelitian ini dilaksanakan pada tahun 2024. Subyek penelitian yaitu Dosen, Dekan, Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam dan Mahasiswa. Observasi, Wawancara dan Dokumentasi dugunakan dalam pengumpulan data. Analisis data meliputi pengajian data, reduksi data dan kesimpulan data. Hasil: perencanaan pembelajaran di Program Studi Pendidikan Agama Islam di IAIN Curup menitikberatkan pada moderasi beragama melalui integrasi metode pembelajaran yang variatif, serta mempertimbangkan konteks lokal. Kesimpulan: Program Studi Pendidikan Agama Islam di IAIN Curup menekankan moderasi beragama sebagai komponen utama dari strategi pembelajarannya. Mahasiswa diajarkan untuk memahami dan menerapkan nilai-nilai moderasi dalam kehidupan sehari-hari melalui pendekatan holistik. Kontribusi: penelitian berkontribusi sebagai panduan bagi dosen dan referensi bagi pemerintah dan lembaga pendidikan dalam menyusun kebijakan pendidikan Islam berbasis moderasi beragama.
Strategi Tokoh Adat Dalam Meningkatkan Pemaham Moh. Lukman Hakim; Sugiatno Sugiatno; Eka Yanuarti3 Yanuarti; Idi Warsah
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 19, No 1 (2020): JUNI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v19i1.3103

Abstract

Abstract: Traditional Leaders’ Strategies In Improving Islmic Understanding Of SAD (Suku Anak Dalam) ChildrenThis study aimed to find out a depiction of traditional leaders’ strategies in improving children's understanding of Islam in the tribe called SAD (Suku Anak Dalam) in Sungai Jernih Village, Muratara District, South Sumatra. The key informants of this study were the traditional leaders in the village, and additional (secondary) informants were religious instructors and village officials. Data were collected through interview and observation techniques, and the data analysis comprised data selection, data presentation, verification, and conclusion drawing. This study obtained the following conclusions: The strategies carried out by traditional leaders in improving religious understanding of the Suku Anak Dalam (SAD) Children encompassed: 1) establishing houses of worship for Muslims: 2. Activating routinely religious programs in the aforesaid places of worship; and 3) Establishing a religion-based school, namely Madrasah Ibtidaiyah Darussalam.

Page 7 of 34 | Total Record : 337