cover
Contact Name
Ari Zulsafar
Contact Email
journals@telkomuniversity.ac.id
Phone
+6285280983983
Journal Mail Official
journals@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi No.1, Sukapura, Kec. Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Proceeding of Community Service and Engagement
Published by Universitas Telkom
ISSN : -     EISSN : 29862892     DOI : https://doi.org/10.25124/cosecant
Core Subject :
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar ini adalah forum yang digunakan sebagai salah satu bentuk diseminasi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat, dimana pada forum ini para pelaksana PkM dapat berbagi pengalaman dan ide-ide inovatif, baik di bidang keteknikan ataupun sosial sains. Selain itu, seminar ini merupakan forum ilmiah untuk memfasilitasi upaya membangun kultur akademik dosen dan peneliti dalam menyebarluaskan hasil penelitian melalui kegiatan PkM dan untuk memberikan kesempatan kepada para stakeholder dari berbagai level kalangan dan industri serta pemerintah untuk merintis kerjasama yang saling menguntungkan.
Arjuna Subject : -
Articles 256 Documents
Implementasi Teknologi HygieScan sebagai Media Edukasi CTPS pada Siswa SDN Cipagalo 3 Bandung Salsabila Aurellia; Hesty Susanti; Fenty Alia; Hesty Syfa Asyafiah; Andi Tri Rahma Utami; Aurelia Ardhanisa Putri; Sharah Achmanda; Irfan Rifa’i
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 5 No. 2 (2025): Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v5i2.10310

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan praktik Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) sebagai bagian dari Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada siswa kelas 4 dan 5 SDN Cipagalo 3 Bandung melalui pendekatan demonstratif dan penggunaan teknologi tepat guna HygieScan. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, mulai dari pemberian edukasi mengenai PHBS dan teknik CTPS, senam cuci tangan sebagai metode interaktif, praktik langsung mencuci tangan, hingga evaluasi kebersihan tangan menggunakan perangkat HygieScan berbasis pencahayaan ultraviolet. Perangkat ini memberikan umpan balik visual yang memungkinkan siswa melihat area tangan yang masih terkontaminasi setelah mencuci tangan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan CTPS pada sebagian besar siswa, yang terlihat dari berkurangnya area bercahaya saat pemindaian kedua. Antusiasme siswa juga tinggi, ditunjukkan oleh banyaknya peserta yang secara sukarela melakukan pemeriksaan ulang. Evaluasi melalui kuesioner kepada guru dan siswa menunjukkan respons sangat positif terhadap metode edukasi yang digunakan, efektivitas fasilitator, serta harapan agar program serupa dilakukan kembali. Sebagai bentuk keberlanjutan, dua unit HygieScan beserta buku manual dan media edukasi dihibahkan kepada pihak sekolah untuk mendukung pemanfaatan alat secara mandiri. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi teknologi sederhana namun interaktif dapat menjadi strategi edukasi yang efektif dalam memperkuat pembiasaan CTPS dan mendukung pencapaian PHBS di Sekolah Dasar.
Pemberdayaan Kader Kesehatan dalam Implementasi Ergonomi Partisipatif untuk Pencegahan Stunting Mira Rahayu; Susmitha Canny; Erda Guslinar Perdana
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 5 No. 2 (2025): Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v5i2.10315

Abstract

Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk mendukung upaya pemerintah dalam pencegahan stunting di Kota Bandung melalui pemberdayaan kader kesehatan dengan pendekatan ergonomi partisipatif. Stunting masih menjadi permasalahan serius di Indonesia, termasuk di Bandung, yang dipengaruhi oleh kurangnya pemahaman masyarakat tentang gizi serta keterbatasan akses layanan kesehatan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader kesehatan dalam memberikan edukasi gizi, melakukan pemantauan tumbuh kembang anak, serta memperkuat peran kader sebagai agen perubahan di masyarakat. Metode yang digunakan mencakup identifikasi masalah melalui diskusi kelompok terarah, pelatihan kader kesehatan, penyuluhan interaktif, pendirian kebun gizi komunitas, monitoring pertumbuhan anak, serta evaluasi berbasis partisipasi masyarakat. Berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan terhadap 89 anak, ditemukan 27 anak mengalami gangguan pertumbuhan, 54 anak memiliki gangguan kesehatan, dan 26 anak dalam kondisi sehat. Rencana tindak lanjut disusun bersama tenaga medis dan kader, yang meliputi edukasi gizi, pendampingan keluarga prioritas, serta pelibatan masyarakat dalam kegiatan promotif dan preventif. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa partisipasi aktif kader kesehatan berkontribusi pada peningkatan pengetahuan masyarakat dan kesadaran akan pentingnya gizi seimbang. Dengan demikian, pemberdayaan kader melalui ergonomi partisipatif terbukti efektif dalam mendukung pencegahan s dan dapat menjadi model pengabdian berkelanjutan berbasis komunitas.
Penerapan Sistem Penerangan Tenaga Surya pada Lahan Pertanian sebagai Solusi Akses Energi Ramah Lingkungan di KWT Desa Sukapura Dino Caesaron; Sheila Amalia Salma; Reni Novita Sari; Nadia Daliana; Arif Dahlan
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 5 No. 2 (2025): Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v5i2.10319

Abstract

Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Sukapura mengelola lahan pertanian yang meliputi kebun tanaman obat keluarga, area bercocok tanam, serta kolam ikan. Namun, keterbatasan penerangan pada malam hari menghambat pemeliharaan tanaman dan kolam, serta mengancam keamanan lahan. Untuk mengatasi hal tersebut, dilakukan implementasi sistem penerangan berbasis tenaga surya (solar cell) secara komunitas. Program ini tidak hanya bertujuan menyediakan akses penerangan yang andal dan ramah lingkungan, tetapi juga memberdayakan anggota KWT melalui pelatihan instalasi dan perawatan sistem. Metode pelaksanaan meliputi survei kebutuhan, perancangan sistem, instalasi panel & lampu, serta pelatihan dan pendampingan. Setelah pemasangan, sistem mampu memberikan penerangan stabil setiap malam tanpa biaya operasional tambahan dan mengurangi ketergantungan pada listrik rumah tangga. Anggota KWT dilaporkan memiliki pemahaman dasar tentang pengoperasian dan pemeliharaan solar cell. Inisiatif ini diharapkan menjadi model replikasi untuk desa-desa lain yang menghadapi keterbatasan akses energi.
Pengembangan Personal Branding Berbasis Konten Digital pada Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Bandung Reni Nuraen; Rana Akbari Fitriawan; Aditya Sakti Celestion Dewanto; Aisha Nabilatun Nasywa Fauziah; Kayra Fawnia Gamassy
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 5 No. 2 (2025): Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v5i2.10320

Abstract

Konten kreator merupakan salah satu profesi yang banyak diminati di era digital karena keunikan dan kebebasan dalam menuangkan ide kreatif. Fokus utama seorang konten kreator adalah menghasilkan karya yang mampu menarik perhatian audiens serta menyampaikan pesan yang bermakna melalui berbagai platform digital. Konten digital tidak hanya sekadar hiburan, tetapi juga sarana komunikasi, edukasi, promosi, dan ekspresi diri yang memiliki nilai strategis di masyarakat. Seiring perkembangan teknologi, kemampuan dalam menciptakan konten kreatif semakin dibutuhkan untuk membangun personal branding maupun mendukung pengembangan industri kreatif. Dengan begitu, menjadi konten kreator dapat menjadi wadah ekspresi diri sekaligus media komunikasi yang efektif di era modern. Dengan keterampilan yang tepat, karya konten kreator dapat dimanfaatkan untuk mendukung kreativitas, promosi, hingga pertumbuhan ekonomi digital. Kegiatan pengabdian masyarakat dengan tema konten kreator ini dilaksanakan untuk membekali siswa/i di SMKN 2 Bandung dengan keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Melalui pembekalan ini peserta pada SMKN 2 Bandung diharapkan mampu memahami teknik dasar pembuatan konten, membangun narasi kreatif, serta mengasah kemampuan digital agar lebih percaya diri dalam menghasilkan karya yang berkualitas. Pembekalan keterampilan kepada peserta diharapkan dapat memberikan dan mengembangkan kemampuan dalam menghasilkan konten digital yang mendukung promosi, komunikasi, dan pengembangan industri kreatif yang berkelanjutan.
Pelatihan Pengambilan Gambar Dan Editing Video Pada Videografi Untuk Pemula Di SMKN 9 Bandung Adrio Kusmareza Adim; Fiqie Lavani Melano; Pradipta Dirgantara; Aditya Sakti Celestion Dewanto; Aisha Nabilatun Nasywa Fauziah
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 5 No. 2 (2025): Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v5i2.10323

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membekali siswa SMKN 9 Bandung dengan keterampilan videografi dasar, termasuk pengambilan gambar dan editing video, guna mendukung pengembangan industri kreatif di era digital. Melalui pendekatan praktis, kegiatan ini menjawab tantangan keterbatasan akses pelatihan multimedia di sekolah menengah kejuruan. Hasilnya menunjukkan peningkatan kompetensi siswa dalam teknik videografi, yang selaras dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 4, 8, dan 9. Kegiatan ini melibatkan 38 siswa jurusan Desain Komunikasi Visual dan menghasilkan karya video yang aplikatif untuk media sosial dan industri kreatif.
Pemanfaatan Website E-Commerce untuk Mendukung Peningkatan Potensi Pasar UMKM Desa Banjarsari Syfa Nur Lathifah; Nia Ambarsari; Zalina Fatima Azzahra; Taufiq Maulana Firdaus
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 5 No. 2 (2025): Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v5i2.10324

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam penguatan ekonomi desa, namun masih menghadapi berbagai kendala dalam pemanfaatan teknologi digital, khususnya pada aspek pemasaran, pengelolaan produk, dan literasi digital. Desa Banjarsari, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, memiliki potensi UMKM berbasis produk lokal yang cukup beragam, tetapi sebagian besar masih mengandalkan metode pemasaran tradisional sehingga jangkauan pasar belum optimal. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk mengembangkan platform e-commerce desa yang terintegrasi dengan marketplace, meningkatkan literasi digital pelaku UMKM, serta memperkuat peran BUMDes dalam pengelolaan dan kurasi produk unggulan desa. Metode pelaksanaan PkM dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap pelaksanaan, dikembangkan website e-commerce desa dengan fitur katalog produk, produk unggulan, manajemen produk, dashboard admin BUMDes, serta integrasi ke marketplace dan WhatsApp, disertai dengan pelatihan dan pendampingan bagi UMKM dan BUMDes. Evaluasi dilakukan melalui blackbox testing, usability testing, serta kuesioner kepuasan peserta pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem e-commerce berfungsi dengan baik dan diterima secara positif oleh pengguna, dengan tingkat kesesuaian fitur dan minat penggunaan ulang yang cukup tinggi. Selain itu, pelatihan mampu meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri pelaku UMKM dalam memanfaatkan platform digital sebagai sarana pemasaran. Meskipun demikian, hasil evaluasi juga menunjukkan perlunya pendampingan lanjutan untuk mendukung proses adopsi teknologi. Secara keseluruhan, kegiatan ini berkontribusi dalam mendorong transformasi digital UMKM Desa Banjarsari dan berpotensi menjadi model pengembangan digitalisasi UMKM berbasis desa secara berkelanjutan.
Digital Marketing for Smart Youthpreneur: Mengembangkan Jiwa Wirausaha Siswa melalui Pemasaran Online Indria Angga Dianita; Almira Shabrina; Nabila Zahiro; Taufiqul Hakim; Selvy Kusuma Putri
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 5 No. 2 (2025): Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v5i2.10326

Abstract

Perkembangan teknologi yang semakin pesat menuntut generasi muda untuk memiliki kemampuan adaptif, terutama dalam memanfaatkan digital marketing sebagai peluang pengembangan usaha. Sebagai respon terhadap kebutuhan tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat "Digital Marketing for Smart Youthpreneur: Mengembangkan Jiwa Wirausaha Siswa melalui Pemasaran Online" diselenggarakan untuk membantu siswa SMKN 7 Bandung memahami praktik pemasaran digital yang relevan dengan tuntutan industri kreatif masa kini. Pelatihan ini bertujuan untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan siswa melalui penguasaan strategi pemasaran berbasis teknologi, mulai dari membangun citra usaha, membuat konten kreatif, hingga mengoptimalkan media sosial sebagai sarana promosi yang efektif. Selain itu, kegiatan ini turut memberikan wawasan mengenai pentingnya membaca tren pasar, memahami perilaku audiens digital, serta memanfaatkan berbagai platform online secara strategis agar siswa dapat melihat potensi usaha dari perspektif yang lebih luas dan berorientasi pada perkembangan zaman. Diharapkan melalui pelatihan ini, siswa mampu membangun motivasi berwirausaha sejak dini, lebih percaya diri dalam memanfaatkan teknologi secara produktif, serta mampu menciptakan peluang usaha yang berkelanjutan di era digital.
Public Speaking sebagai Strategi Penguatan Kepercayaan Diri dan Keterampilan Komunikasi Siswa SMKN 15 Bandung Almira Shabrina; Indria Angga Dianita; Silvya Haryacovil; Rizkyna Mutia; Mhd Dian Al Fajr
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 5 No. 2 (2025): Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v5i2.10327

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan diri dan keterampilan komunikasi publik siswa sekolah menengah kejuruan sebagai penguatan soft skills menghadapi dunia kerja. Mitra kegiatan adalah siswa SMKN 15 Bandung yang memiliki kompetensi teknis di bidang pariwisata dan seni, namun masih mengalami kecemasan saat berbicara di depan umum. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui pelatihan public speaking yang mencakup penyampaian materi dasar komunikasi, latihan teknik vokal dan bahasa tubuh, simulasi tampil di depan publik, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap pentingnya komunikasi verbal dan non-verbal, meningkatnya kepercayaan diri, serta berkurangnya kecemasan komunikasi. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa pelatihan public speaking berbasis praktik efektif dalam memperkuat soft skills siswa SMK dan perlu dikembangkan secara berkelanjutan.
Pelatihan Content Creator: Melatih Keterampilan Peserta Didik Dalam Membuat Konten Digital Yang Menarik di SMK N 9 Bandung Abdul Fadli Kalaloi; Aiza Nabilla Arifputri; Rahmalia Kasih A; Shafwan Harits A; Sabrina Salsabila
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 5 No. 2 (2025): Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v5i2.10328

Abstract

Pembuatan Konten Digital yang Menarik dapat meningkatkan pemahaman terutama pada Peserta Didik. Kegiatan Pengabdian Masyarakat dengan judul “Pelatihan Content Creator: Melatih Keterampilan Peserta Didik Dalam Membuat Konten Digital Yang Menarik di SMK N 9 Bandung”. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dalam kemampuan menghasilkan konten digital yang menarik dan relevan pada perkembangan dunia digital saat ini. Oleh karena itu, pelatihan ini dirancang khusus untuk membekali siswa dengan teknik dan strategi keterampilan yang dapat mendukung pengembangan pada konten yang dapat memberikan dampak pada masa depan mereka. Melalui pendekatan praktis dan interaktif, para siswa akan mempelajari berbagi aspek pembuatan konten, seperti pembuatan konten kreatif, membaca engagement pada suatu konten, dan keterampilan dalam penulisan dan pengeditan sebuah konten. Diharapkan, pelatihan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan praktik siswa, tetapi juga memperluas wawasan mereka tentang peluang karir di industri kreatif dan digital.
Peningkatan Keterampilan Public Speaking bagi Siswa SMKN 5 Bandung melalui Seminar“Speak to Lead:Transforming Ideas into Influence” Nisa Nurmauliddiana Abdullah; Moch Syahriar Sugandi; Annisa Tribudiati Danaatmaja; Nabillah Indah Lestari; Ival Fauzi Rahman
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 5 No. 2 (2025): Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v5i2.10329

Abstract

Efektivitas pelatihan public speaking dalam meningkatkan kemampuan komunikasi telah terbukti mampu memperkuat pemahaman serta kepercayaan diri peserta didik, khususnya dalam menghadapi tuntutan akademik dan dunia kerja. Kegiatan pengabdian masyarakat dengan judul “Speak to Lead: Transforming Ideas into Influence” diselenggarakan untuk mengembangkan keterampilan berbicara di depan umum bagi siswa SMKN 5 Bandung. Pelatihan ini bertujuan membekali siswa dengan teknik penyampaian gagasan yang jelas, persuasif, dan berpengaruh melalui penguasaan prinsip komunikasi yang tepat. Dalam perkembangan era modern yang menuntut kemampuan presentasi profesional, keterampilan public speaking menjadi kompetensi penting yang harus dimiliki generasi muda. Melalui pendekatan seminar, praktik langsung, serta simulasi situasional, peserta memperoleh pemahaman mengenai struktur penyampaian pesan, pengelolaan kecemasan, serta strategi retorika. Program ini diharapkan tidak hanya memperbaiki kemampuan berbicara siswa, tetapi juga membuka wawasan mereka mengenai penerapan keterampilan komunikasi dalam konteks kepemimpinan dan dunia industri. Keywords: kepemimpinan, komunikasi, kompetensi siswa, pelatihan, public speaking